• Tidak ada hasil yang ditemukan

Rancangan Aktualisasi dan Habituasi

Dalam dokumen optimalisasi pelaksanaan screening penyakit (Halaman 36-45)

Selama bekerja di Puskesmas Kaligesing Kabupaten Purworejo, penulis menemukan beberapa isu yang terdapat di tempat kerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) penulis sebagai perawat terampil di Puskesmas Kaligesing. Untuk rancangan aktualisasi ini, penulis mengambil dari tupoksi penulis untuk melaksanakan edukasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat dalam rangka melakukan upaya promotif. Berikut rancangan aktualisasi dan habituasi yang penulis dapatkan mulai dari identifikasi isu.

Identifikasi Isu (diambil dari USG)

Isu yang diangkat (core issue)

: 1. Belum optimalnya pelaksanaan screening PTM pada pasien usia produktif di Puskesmas Kaligesing Kabupaten Purworejo.

2. Rendahnya presentase capaian dosis 3 vaksinasi Covid 19 di desa Donorejo di wilayah kerja Puskesmas Kaligesing Kabupaten Purworejo.

3. Rendahnya angka capaian Imunisasi kejar pada balita usia 12-59 bulan di Puskesmas Kaligesing Kabupaten Purworejo.

: Belum optimalnya pelaksanaan screening PTM pada pasien usia produktif di Puskesmas Kaligesing Kabupaten Purworejo.

Penyebab isu prioritas : 1. Belum optimalnya edukasi oleh tenaga kesehatan (man)

2. Belum tersedianya media edukasi PTM di Puskesmas (material)

3. Belum tersedianya pelayanan screening PTM di dalam Gedung Puskesmas (method) 4. Belum maksimalnya monitoring dan

evaluasi (method)

5. Kurangnya penyuluhan mengenai pentingnya deteksi dini PTM (milieu)

27

Gagasan pemecahan isu : Optimalisasi pelaksanaan screening Penyakit Tidak Menular (PTM) pada pasien usia produktif dengan tersedianya Pelayanan Pojok PTM di Puskesmas Kaligesing Kabupaten Purworejo.

Selanjutnya akan dilakukan 5 kegiatan sebagai berikut:

1. Membuat media edukasi tentang pentingnya deteksi dini PTM melalui poster dan leaflet.

2. Membuat media edukasi tentang pentingnya deteksi dini PTM melalui video.

3. Melakukan penyuluhan kepada pasien dan masyarakat tentang PTM.

4. Melaksanaan kegiatan Pojok PTM.

5. Melakukan evaluasi kegiatan Pojok PTM.

Tabel 2.6 Matriks Rancangan Aktualisasi dan Habituasi

NO KEGIATAN TAHAPAN

KEGIATAN OUTPUT / HASIL KETERKAITAN SUBSTANSI MATA PELATIHAN

KONTRIBUSI VISI DAN MISI ORGANISASI

PENGUATAN NILAI-NILAI ORGANISASI

1 2 3 4 5 6 7

1. Membuat media edukasi tentang pentingnya deteksi dini PTM melalui poster dan leaflet Sumber kegiatan:

inovasi

Tersedianya media edukasi berupa poster dan leaflet

Keterkaitan kegiatan dengan Manajemen ASN:

- Saya membuat media edukasi dengan komitmen untuk memberikan informasi yang benar dan tidak menyesatkan (kode etik dan perilaku ASN no. 9)

Keterkaitan kegiatan dengan Smart ASN:

- Saya menggunakan aplikasi Canva untuk membuat poster dan leaflet (digital skill)

- Saya tidak melakukan plagiat dan memberikan informasi yang benar serta valid dalam proses membuat media edukasi (digital ethics)

- Saya menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dalam pembuatan media edukasi (digital culture)

Adanya media edukasi poster dan leaflet memberi kontribusi terhadap

pencapaian Visi Pemerintah Kabupaten Purworejo, yaitu

“Purworejo berdaya saing 2025” dan mendukung Misi ke-4, yaitu “Meningkatkan daya saing kualitas pelayanan publik dan penyelenggaraan

pemerintahan yang baik (good governance)”. Serta memberi kontribusi

terhadap pencapaian Visi Puskesmas Kaligesing yaitu

Tercapainya mutu pelayanan kesehatan yang profesional menuju terwujudnya masyarakat kaligesing sehat dan mandiri” dan Misi

Puskesmas Kaligesing yang ke-2 yaitu “Mendorong hidup sehat bagi keluarga dan masyarakat

Terdapatnya media edukasi poster dan leaflet menguatkan nilai organisasi Puskesmas Kaligesing yaitu Terampil dan Profesional

a) Mencari referensi untuk pembuatan media edukasi

Materi dasar penyusunan media edukasi

Saya mencari referensi media edukasi dengan cermat

(AKUNTABEL) dari sumber yang valid dan dapat dipercaya dengan kualitas terbaik (KOMPETEN) yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat (BERORIENTASI PELAYANAN)

Terampil yaitu cakap dalam menyelesaikan tugas

Profesional yaitu bekerja sesuai dengan tupoksi, kewenangan dan kemampuan b) Membuat desain Draft desain Saya akan terus berinovasi dan

29 media edukasi

leaflet dan poster

media edukasi berupa leaflet dan poster

mengembangkan kreativitas dalam penyusunan desain media edukasi (ADAPTIF) dengan kualitas terbaik (KOMPETEN) c) Mendiskusikan

draft dengan pimpinan dan unit terkait

Masukan dan persetujuan media edukasi dari pimpinan serta unit terkait

Saya melakukan diskusi dengan pimpinan dan unit terkait untuk mendapatkan kualitas terbaik (KOMPETEN) dan akan melakukan perbaikan sesuai masukan (BERORIENTASI PELAYANAN)

d) Mencetak leaflet dan poster

Leaflet dan poster dicetak

Saya mencetak leaflet dan poster dengan kualitas terbaik

(KOMPETEN) sehingga dapat dipahami oleh masyarakat (BERORIENTASI PELAYANAN) e) Mendistribusikan

media edukasi

Media edukasi dicetak dan disebarluaskan

Saya mendistribusikan media edukasi agar memenuhi

kebutuhan masyarakat dan agar mencapai kepuasan masyarakat (BERORIENTASI PELAYANAN) 2. Membuat media

edukasi tentang pentingnya deteksi dini PTM melalui video Sumber kegiatan:

inovasi

Tersedianya media edukasi video

Keterkaitan kegiatan dengan Manajemen ASN:

- Saya membuat video edukasi dengan komitmen untuk memberikan informasi yang benar dan tidak menyesatkan (kode etik dan perilaku ASN no. 9)

Keterkaitan kegiatan dengan Smart ASN:

- Saya menggunakan aplikasi pembuat animasi untuk membuat video (digital skill) - Saya tidak melakukan plagiat

dan memberikan informasi

Adanya video edukasi memberi kontribusi terhadap pencapaian Visi Pemerintah Kabupaten Purworejo, yaitu

“Purworejo berdaya saing 2025” dan mendukung Misi ke-4, yaitu “Meningkatkan daya saing kualitas pelayanan publik dan penyelenggaraan

pemerintahan yang baik (good governance)”. Serta memberi kontribusi

terhadap pencapaian Visi Puskesmas Kaligesing yaitu

Terdapatnya video edukasi menguatkan nilai organisasi Puskesmas Kaligesing yaitu Terampil dan Profesional

yang benar serta valid dalam proses membuat media edukasi (digital ethics)

- Saya menggunakan Bahasa Indonesia yang baik (digital culture)

Tercapainya mutu pelayanan kesehatan yang profesional menuju terwujudnya masyarakat kaligesing sehat dan mandiri” dan Misi

Puskesmas Kaligesing yang ke-2 yaitu “Mendorong hidup sehat bagi keluarga dan masyarakat

a) Mencari referensi untuk pembuatan video edukasi

Mendapatkan referensi video edukasi

Saya mencari referensi video edukasi dengan cermat

(AKUNTABEL) dari sumber yang valid dan dapat dipercaya dengan kualitas terbaik (KOMPETEN) yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat (BERORIENTASI PELAYANAN)

Terampil yaitu cakap dalam menyelesaikan tugas

Profesional yaitu bekerja sesuai dengan tupoksi, kewenangan dan kemampuan b) Membuat video

edukasi

Draft video edukasi

Saya akan terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas dalam penyusunan desain video edukasi (ADAPTIF) dengan kualitas terbaik (KOMPETEN) c) Mendiskusikan

draft dengan pimpinan dan unit terkait

Masukan dan persetujuan media edukasi dari pimpinan serta unit terkait

Saya melakukan diskusi dengan pimpinan dan unit terkait untuk mendapatkan kualitas terbaik (KOMPETEN) dan akan melakukan perbaikan sesuai masukan (BERORIENTASI PELAYANAN)

d) Mengunggah video edukasi di kanal youtube Puskesmas

Adanya video edukasi di kanal youtube

Puskesmas

Saya mengunggah video edukasi ke kanal youtube Puskesmas agar memenuhi kebutuhan

masyarakat dan agar mencapai kepuasan (BERORIENTASI PELAYANAN)

3. Melakukan penyuluhan kepada pasien dan masyarakat tentang PTM

Masyarakat paham mengenai Penyakit Tidak Menular

Keterkaitan kegiatan dengan Manajemen ASN:

- Saya menyampaikan

penyuluhan dengan

bertanggung jawab dan

Penyuluhan kesehatan memberi kontribusi terhadap pencapaian Visi Pemerintah Kabupaten Purworejo, yaitu

Penyuluhan kesehatan menguatkan nilai organisasi Puskesmas

31 Sumber

kegiatan: SKP

memberikan informasi yang benar dan tidak menyesatkan (kode etik dan perilaku ASN no. 1 dan no.9) sebagai wujud pelayan publik (Fungsi ASN Pelayan publik)

Keterkaitan kegiatan dengan Smart ASN:

- Saya menggunakan laptop dan proyektor dalam melakukan penyuluhan (digital skill)

- Saya memberikan informasi yang benar serta valid dalam 31esehata materi penyuluhan (digital ethics)

“Purworejo berdaya saing 2025” dan mendukung Misi ke-4, yaitu “Meningkatkan daya saing kualitas pelayanan publik dan penyelenggaraan

pemerintahan yang baik (good governance)”. Serta memberi kontribusi

terhadap pencapaian Visi Puskesmas Kaligesing yaitu

Tercapainya mutu pelayanan kesehatan yang profesional menuju terwujudnya masyarakat kaligesing sehat dan mandiri” dan Misi

Puskesmas Kaligesing yang ke-4 yaitu “Memelihara dan meningkatkan kesehatan perorangan, keluarga, masyarakat, beserta lingkungan”

Kaligesing yaitu Terampil dan Profesional

a) Melakukan konsultasi dengan kepala puskesmas tentang kegiatan penyuluhan

Mendapatkan persetujuan dan masukan

kegiatan

Saya melakukan konsultasi dengan kepala puskesmas sebagai wujud terbuka dalam bekerja sama (KOLABORATIF) sehingga dapat melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik (KOMPETEN) dan bertanggung jawab (AKUNTABEL)

Terampil yaitu cakap dalam menyelesaikan tugas

Profesional yaitu bekerja sesuai dengan tupoksi, kewenangan dan kemampuan b) Melakukan

kontrak waktu dengan pihak terkait

Mendapatkan kesepakatan jadwal penyuluhan

Saya melakukan kontrak waktu dengan pihak terkait sebagai wujud kesediaan bekerjasama

(KOLABORATIF) agar mencapai keberhasilan (KOMPETEN) c) Melakukan

penyusunan dan persiapan bahan penyuluhan

Mendapatkan materi dasar penyuluhan

Saya mencari referensi dengan cermat (AKUNTABEL) dari sumber yang valid dan dapat dipercaya dengan kualitas terbaik (KOMPETEN) yang dapat

dipahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat

(BERORIENTASI PELAYANAN)

d) Melakukan penyuluhan tentang Penyakit Tidak Menular

Adanya laporan kegiatan

penyuluhan

Saya akan melaksanakan

penyuluhan dengan bertanggung jawab, disiplin dan berintegritas tinggi (AKUNTABEL) dengan kualitas terbaik (KOMPETEN) untuk menjaga nama baik ASN, pimpinan, instansi dan negara (LOYAL)

4. Melaksanaan Kegiatan Pojok PTM

Sumber kegiatan:

inovasi

Adanya peningkatan capaian target screening PTM

Keterkaitan kegiatan dengan Manajemen ASN:

- Saya melakukan kegiatan Pojok

PTM dengan jujur,

bertangggung jawab, cermat dan sopan (kode etik dan perilaku ASN no. 1,2, dan 3) dan memberikan pelayanan publik yang profesional serta berkualitas (Tugas ASN)

Keterkaitan kegiatan dengan Smart ASN

- Saya menggunakan whatsapp dalam berkoordinasi dengan tenaga kesehatan yang lain (digital skill)

- Saya menggunakan Microsoft office dalam mengumpulkan data kegiatan Pojok PTM (digital skill)

Kegiatan Pojok PTM memberi kontribusi terhadap pencapaian Visi Pemerintah Kabupaten Purworejo, yaitu

“Purworejo berdaya saing 2025” dan mendukung Misi ke-4, yaitu “Meningkatkan daya saing kualitas pelayanan publik dan penyelenggaraan

pemerintahan yang baik (good governance)”. Serta memberi kontribusi

terhadap pencapaian Visi Puskesmas Kaligesing yaitu

Tercapainya mutu pelayanan kesehatan yang profesional menuju terwujudnya masyarakat kaligesing sehat dan mandiri” dan Misi

Puskesmas Kaligesing yang ke-4 yaitu “Memelihara dan meningkatkan kesehatan perorangan, keluarga, masyarakat, beserta lingkungan

Kegiatan Pojok PTM menguatkan nilai organisasi Puskesmas Kaligesing yaitu Terampil dan Profesional

a) Melakukan konsultasi dengan kepala puskesmas tentang Pojok PTM

Adanya masukan dan saran untuk pelaksanaan kegiatan Pojok PTM

Saya melakukan konsultasi untuk mendapatkan persetujuan kegiatan sesuai dengan kewenangan (AKUNTABEL)

Terampil yaitu cakap dalam menyelesaikan tugas

Profesional yaitu bekerja sesuai dengan tupoksi, kewenangan dan b) Melakukan

koordinasi dengan petugas PTM

Adanya masukan untuk

pelaksanaan

Saya melakukan kerja sama dan diskusi antar petugas kesehatan (KOLABORATIF) agar

33 kegiatan Pojok

PTM

terwujudnya kinerja terbaik (KOMPETEN) dan bertanggung jawab (AKUNTABEL)

kemampuan

c) Menyiapkan ruangan dan alat pelaksanaan

kegiatan Pojok PTM

Ruangan dan alat-alat pelaksanaan kegiatan Pojok PTM yang siap digunakan

Saya menyiapkan ruangan dan alat-alat dengan bertanggung jawab (AKUNTABEL) agar pelaksanaan kegiatan Pojok PTM berjalan lancar dan berhasil (KOMPETEN) sehingga pasien mendapat kepuasan

(BERORIENTASI PELAYANAN) d) Melakukan

kegiatan Pojok PTM di dalam Gedung Puskesmas

Adanya laporan kegiatan

Saya akan melaksanakan Pojok PTM dengan bertanggung jawab, disiplin dan berintegritas tinggi (AKUNTABEL) dengan kualitas terbaik (KOMPETEN) untuk menjaga nama baik instansi (LOYAL)

5. Melakukan Evaluasi kegiatan Pojok PTM

Sumber kegiatan: SKP

Saran, masukan dan perbaikan untuk ke depannya

Keterkaitan kegiatan dengan Manajemen ASN:

- Saya melakukan evaluasi dan membuat rencana tindak lanjut untuk meningkatkan mutu pelayanan puskesmas (kode etik dan perilaku ASN no.1)

Keterkaitan kegiatan dengan Smart ASN:

- Saya menggunakan media whatsapp untuk berkoordinasi (digital skill)

- Saya menggunakan Microsoft word untuk membuat laporan evaluasi (digital skill)

- Saya menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dalam membuat laporan evaluasi

Terlaksananya evaluasi kegiatan memberi kontribusi terhadap pencapaian Visi Pemerintah Kabupaten Purworejo, yaitu

“Purworejo berdaya saing 2025” dan mendukung Misi ke-4, yaitu “Meningkatkan daya saing kualitas pelayanan publik dan penyelenggaraan

pemerintahan yang baik (good governance)”. Serta memberi kontribusi

terhadap pencapaian Visi Puskesmas Kaligesing yaitu

Tercapainya mutu pelayanan kesehatan yang profesional menuju

Terlaksananya evaluasi kegiatan menguatkan nilai organisasi Puskesmas Kaligesing yaitu Terampil, Obyektif dan Profesional

(digital culture) terwujudnya masyarakat kaligesing sehat dan mandiri” dan Misi

puskesmas kaligesing yang ke-4 yaitu “Memelihara dan meningkatkan kesehatan perorangan, keluarga, masyarakat, beserta lingkungan

a) Mempersiapkan data yang telah didapatkan

Terkumpulnya data evaluasi hasil screening dan hasil edukasi

Saya mempersiapkan data untuk evaluasi secara cermat dan bertanggung jawab

(AKUNTABEL)

Terampil yaitu cakap dalam menyelesaikan tugas

Obyektif yaitu keadaan yang sebenarnya tanpa dipengaruhi pendapat atau pandangan pribadi

Profesional yaitu bekerja sesuai dengan tupoksi, kewenangan dan kemampuan b) Membuat laporan

hasil evaluasi

Adanya laporan evaluasi

Saya melakukan evaluasi kegiatan sebagai bentuk komitmen

(LOYAL) untuk melakukan perbaikan tiada henti

(BERORIENTASI PELAYANAN) dengan kinerja terbaik

(KOMPETEN) c) Melaporkan hasil

evaluasi kepada kepala puskesmas

Adanya rencana tindak lanjut

Saya melakukan pelaporan hasil evaluasi kepada kepala

puskesmas sebagai bentuk tanggung jawab terhadap

pelaksanaan kegiatan Pojok PTM (AKUNTABEL) dan bentuk

kontribusi saya untuk Puskesmas (LOYAL)

35

Dalam dokumen optimalisasi pelaksanaan screening penyakit (Halaman 36-45)

Dokumen terkait