TINJAUAN PUSTAKA
A. Realishasi Kegiatan
Pemberian Tablet Tambah Darah dan Penyuluhan Tentang Bahayanya Penyakit Anemia dilakukan dengan beberapa tahapan Yaitu sebagai berikut:
1) Mahasiswa sebagai tim membantu menyusun kegiatan dengan berkonformasi pada pihak puskesmas.
2) Penyuluhan dilakukan oleh pihak puskesmas, mahasiswa kukrta membantu dalam pendataan dan mengkooridnasikan kegiatan agar tetap teratur.
3) Membagikan Tablet Tambah darah kepada Para siswa, dan membantu memberitahu cara meminum tablet tambah darah ke pada siswi
4) Kemudian Mahasiswa mencatat siswi yang telah mengambil Tablet Tambah darah, serta membantu mengumpulkan data dari masing-masing siswa yang telah mengambil tablet tambah darah
B. Kendala Kegiatan
Pada Pelaksanaan kegiatan kendala kegiatan ini adalah ruang kelas, karena dengan siswi yang cukup ramai ini, dengan ruangan yang kurang memadai maka kegiatan tersebut sedikit terhambat karena adanya keributan dan desak-desakan yang
dilakukan oleh siswi.
Gambar 4.4.6 Pemberian Tablet tambah darah pada siswa SMP/SMA di sekitar Keluarah Madani Kukerta UNRI 2024
4.4.7 Program Pilihan : Penyuluhan Literasi Digital Mengenai Aware dalam Penggunaan Sosial Media Di Era Society 5.0
A. Realisasi Kegiatan
Penyuluhan Literasi Digital Mengenai Aware dalam Penggunaan Sosial Media di Era Society 5.0 dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu sebagai berikut :
1) Mahasiswa sebagai tim penyuluh melakukan penyuluhan yang terdiri dari tiga aspek sebagai berikut
a) Tim penyuluh memberikan pengetahuan akan pentingnya literasi digital.
b) Tim penyuluh kemudian memberikan kesempatan bagi wargamasyarakat untuk bertanya, berdiskusi serta bermusyawarahmengenai hal-hal yang perlu dilakukan dalam menggunakan media social.
c) Tim penyuluh memberikan contoh hasil sikap siswa/siswa yang sudah menggunakan media sosial dengan baik dan positif.
2) Tim penyuluh mengamati perubahan perilaku yang diharapkan, yaitu semakin paham dan terampilnya masyarakat akan penggunaan perangkat digital secara bijak dan membuat media sosial yang diperuntukan belajar dan mencari informasi.
3) Tim penyuluh mengamati perubahan-perubahan perilaku tersebut dan diharapkan dapat diterapkan pada tindakan nyata yang berpengaruh langsung
terhadap kegiatan yang berkaitan dengan penggunaan media sosial
4) Setelah terjadi perubahan perilaku, kemudain siswa/siswi juga menjadi agen yang memberikaan sedukasi kepada teman-teman dan lingkungan sekitar.
B. Kendala Kegiatan
Kendala dari penyuluhan ini tidak memiliki alat proyektor untuk menampilkan PPT yang telah dipersiapkan oleh tim penyuluh.
Gambar 4.4.7 Penyuluhan Literasi Digital Mengenai Aware dalam Penggunaan Sosial Media Di Era Society 5.0 di MA. Hidayatul Mubtadi’in. Kukerta UNRI 2024
4.4.8 Program Pilihan : Pembuatan Barcode Qris untuk UMKM yang ada di Kelurahan Madani
A. Realisasi kegiatan
Pada saat pelaksanaan program kerja pembuatan barcode qris, tim kukerta melaksanakannya di UMKM-UMKM Kelurahan Madani. Kegiatan ini dilakukan pada pagi dan sore hari bersama UMKM dan tim kukerta.kegiatan ini dimulai dengan sosialisasi menjelaskan tentang pengertian dari qris, manfaat dan tujuan dari qris di setiap UMKM yang tim kukerta jumpai.
Setelah itu tim kukerta membantu para UMKM mendaftar di aplikasi brimo untuk menjadi merchant di bank bri agar bisa mendapatkan barcode qris. Waktu mendaftar memerlukan syarat menjadi merchant seperti no nik, ktp, email dan no hp. Setelah tim kukerta selesai mendaftarkan para UMKM maka akan mendapat no tiket/ no antrian di email para UMKM untuk di proes barcode qrisnya.
Setelah barcode di dapatkan maka tim kukerta bergerak untuk mencetak barcode tersebut dan di laminating setelah itu di berikan ke para UMKM untuk di digunakan
oleh mereka.
B. Kendala Kegiatan
Pada saat pelaksanaan kegiatan pembuatan barcode qris, terdapat kendala saat melakukan pendaftaran menjadi merchant karena ketidaksesuaian data antara ktp dan data yang lain. Selain itu kendala lainnya rekening yang sudah mati membuat tidak bisa mendaftar di aplikasi brimo.
Gambar 4.4.8 Pembuatan Barcode Qris untuk UMKM yang ada di Kelurahan Madani Kukerta UNRI 2024
4.4.9 Program Pilihan : Pembuatan bakso ikan goreng untuk meningkatkan UMKM di Kelurahan Madani
A. Realisasi Kegiatan
Pelaksanaan program kerja terkait dengan pembuatan bakso ikan goreng untuk meningkatkan UMKM di kelurahan Madani dilaksanakan pada Kamis, 8 Agustus 2024. Sosialisasi terkait dengan UMKM pembuatan bakso ikan goreng ini dilaksanakan di kantor kelurahan Madani dengan melibatkan ibu-ibu PKK. Pada pukul 14.00 WIB, kegiatan dimulai dengan pembukaan yang dipandu oleh pelaksana yaitu dari tim KKN universitas Riau. selanjutnya diberikan penjelasan tentang tujuan dan manfaat pembuatan bakso ikan goreng sebagai produk UMKM.
Setelah pembukaan dilanjutkan dengan pembagian materi tentang resep pembuatan bakso ikan goreng tersebut, materi ini berisi tentang cara memilih ikan yang tepat, proses pengolahan, dan tips untuk meningkatkan kualitas produk.
Pada pukul 14.30 WIB, pelatihan langsung dimulai dengan demonstrasi cara
pelaksana. Setelah demonstrasi, produk bakso ikan goreng disajikan untuk dinikmati oleh semua ibu-ibu PKK dan juga dibuka sesi diskusi dan tanya jawab untuk memastikan bahwa semua ibu-ibu memahami proses pembuatan yang dilakukan. Setelah sesi tanya jawab dan diskusi dilakukan maka dilanjutkan dengan evaluasi untuk mengetahui keberhasilan dan kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian kegiatan pembuatan bakso ikan goreng berhasil dilaksanakan dan diharapkan dapat meningkatkan UMKM di kelurahan Madani.
B. Kendala Kegiatan
Pada saat pembuatan bakso ikan goring ini terdapat kendala seperti susah memisahkan kulit ikan dari daging ikan, sehingga harus lebih hati-hati dalam proses pemisahan.
Gambar 4.4.9 Pembuatan bakso ikan goreng untuk meningkatkan UMKM di Kelurahan Madani Kukerta UNRI 2024
4.4.10 Program Pilihan : pembuatan keripik kelapa untuk meningkatkan UMKM di Kelurahan Madani
A. Realisasi Kegiatan
Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Madani Kecamatan Reteh untuk meningkatkan pendapatan keluarga dan pemanfaatan sumber daya alam khususnya kelapa muda dengan membuka peluang usaha inovasi keripik berbahan baku kelapa muda.
Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat Kelurahan Madani terdiri dari ibu rumah tangga, remaja putri, dan warga lainnya. Pada kegiatan ini kami melakukan
pengolahan kelapa muda menjadi keripik sehingga menghasilkan produk keripik kelapa dengan rasa yang renyah dan lebih tahan lama serta diberi tambahan variasi rasa pedas manis.
B. Kendala Kegiatan
Pada saat pelaksanaan kegiatan pembuatan keripik kelapa untuk meningkatkan UMKM di Kelurahan Madani tidak ada kendala.
Gambar 4.4.10 pembuatan keripik kelapa untuk meningkatkan UMKM di Kelurahan Madani Kukerta UNRI 2024
4.4.11 Program Pilihan : Membangun Plang Jalan untuk kemajuan kelurahan madani
A. Realisasi Kegiatan
Salah satu program kerja di KKN Kelurahan Madani dan adalah adanya pemasangan plang nama jalan, dalam melaksanakan kegiatan pemasangan plang nama jalan di Kelurahan Madani ini dilakukan secara bergotong royong.
Pemasangan plang nama jalan ini sangat diharapkan dapat berkelanjutan secara menyeluruh di wilayah lainnya, sehingga jika dilihat secara fungsi dan manfaatnya bagi masyarakat dalam kelurahan maupun pengguna jalan lainnya akan sangat berguna dan bermanfaat. Dan juga, setelah pelaksanaan kegiatan pemasangan plang nama jalan ini, diharapkan semua pengguna jalan yang melewati kelurahan ini dapat terbantu saat mengakses jalan dengan adanya plang nama jalan tersebut.
Kegiatan program kerja ini dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2024 jam 15.00 WIB. Pelaksanaan pembuatan plang jalan ini dilakukan bersama pemuda warga di kelurahan madani. Berikut tahap pemasangan plang jalan sebagai berikut .
saat pemasangan plang jalan dan efisiensi waktu, sebelum itu mahasiswa Kukerta kelurahan madani telah mmbuat papan nama jalan custom dan tiangnya dai besi berukuran untuk papan nama 10 x 40 cm dan tiangnya berukuran 2 meter. Tahap kedua membuat cor-an agar plang jalan tersebut kokoh dan tahan lama, tahap ketiga pemasangan plang jalan pada tepi jalan dan mengecor plang jalan tersebut bersama pak saparuddin sebagai lurah madani dan pemuda kelurahan madani . kegiatan ini berlangsung 3 jam dan berjalan lancar tanpa hambatan
Di sisi lain dari dari adanya pembuatan papan nama atau plang nama jalan adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat dan pengguna jalan lainnya yang ingin mencari lokasi atau jalan tertentu di Kelurahan Madani.
Sedangkan tujuan pembuatan papan nama jalan untuk melengkapi plang nama jalan di yang belum terpasang. Sasaran dari kegiatan atau program ini adalah untuk menciptakan wilayah Kelurahan Madani yang lebih tertata dan dikenali. Mahasiswa KKN UNRI di Kelurahan Madani membuat plang nama jalan tersebut berjumlah 4 nama yaitu parit 4, Parit 5, parit 6 dan parit 7.
B. Kendala kegiatan
Pada saat pelaksanaan kegiatan pembuatan plang jalan di sekitar kelurahan madani. Saat pembuatan papan nama jalan membutuhkan biaya besae dikarenakan papan nama jalan tersebut terbuat dari plat seng sehingga mahasiswa kukerta membuat proposal agar biaya tersebut menjadi ringan , kendala selanjutnya terletak pada tiang yang digunakan tiang tersebut terbuat dari besi sehingga membutuhkan biaya yang besar.
Gambar 4.4.11 Membangun Plang Jalan untuk kemajuan kelurahan madani Kukerta UNRI 2024