• Tidak ada hasil yang ditemukan

RELEVANSI DAN REAKTUALISASI PRAKTIKUM AUDIT BERBASIS ONLINE

RELEVANSI DAN REAKTUALISASI

Beberapa faktor dapat mempengaruhi kualitas hasil audit yang dihasilkan oleh auditor, diantaranya yaitu kompetensi, independensi dan motivasi. Sebagai seorang auditor, maka sangat dibutuhkan upaya untuk meningkatkan kompetensi agar dapat menjalankan tugas audit dengan baik. Peningkatan kompetensi auditor dapat didukung dengan mengikuti pelatihan profesional berkelanjutan. Selanjutnya, kemampuan auditor dalam menyusun laporan audit juga dipengaruhi oleh independensi dan motivasi, karena kualitas audit bersumber dari mental audit.(Jefrynaldi, 2021)

Audit atau pemeriksaan laporan keuangan dapat dilakukan oleh pihak internal maupun eksternal, pihak yang melakukan audit tersebut merupakan auditor yang mempunyai sikap independen karena output dari kegiatan audit yaitu berupa opini atas akuntabilitas dari entitas yang diaudit. Auditor eksternal dalam menyampaikan pendapat terkait dengan kewajaran terhadap laporan keuangan, berkaitan dengan materialitas berdasarkan kesesuaian penyusunan laporan keuangan dengan prinsip akuntansi berterima umum (Mulyadi, 2014).

Gambar 1. Statistik Akuntan Publik Indonesia

Potensi bagi para mahasiswa sangat terbuka luas untuk berperan aktif sebagai auditor, sebagaimana data yang dirilis oleh IAPI (Ikatan Akuntan Publik Indonesia), bahwa sebaran akuntan publik yang berusia kurang dari 30 tahun menunjukkan data yang sangat rendah. Maka perlu adanya upaya peningkatan kompetensi audit bagi mahasiswa, yang sesuai dengan kondisi entitas keuangan yang sudah memanfaatkan media berbasis online.

Perkuliahan auditing merupakan mata kuliah prasyarat untuk mengikuti kuliah praktikum audit, agar para mahasiswa mendapatkan pengetahuan yang baik di bidang auditing. Mata kuliah praktikum audit sesuai dengan capaian pembelajaran yang sudah disusun, yaitu untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa terkait dengan praktikum dalam proses audit, termasuk menganalisis kasus yang mungkin akan ditemui di lapangan pada saat melakukan audit. Siklus dalam kegiatan audit dimulai dengan membuat perencanaan audit, pelaksanaan audit dan membuat laporan audit.(RPS, 2020)

Kegiatan pembelajaran pada Perguruan Tinggi merupakan implementasi sistem pengajaran dengan metode mengaktifkan peran mahasiswa, sehingga dosen selaku perantara dapat berperan sebagai pihak yang menyampaikan konsep keilmuan. Jenis metode pembelajaran yang dapat diterapkan yaitu : ceramah, tanya jawab, diskusi, tugas belajar dan resitasi, kerja kelompok, demonstrasi, role playing, problem solving, team teaching, drill, field-trip, recource person, survey masyarakat dan simulasi. Dosen seharusnya menerapkan metode pembelajaran secara kombinasi dan bergantian, agar kelemahan pada salah satu metode dapat teratasi dengan metode lainnya.(Sudjana, 2009)

Mata kuliah praktikum auditing pada masa sebelum pandemi, tentu saja dapat dilakukan secara intensif melalui tatap muka antara dosen dan mahasiswa, dengan mengerjakan penugasan praktikum auditing sesuai modul yang tercetak dan dikerjakan secara manual. Namun, di tengah masa new normal karena terdampak pandemi covid-19, kegiatan tatap muka tersebut tidak dapat dilakukan, sebagai upaya dalam mengurangi kerumunan dan mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi potensi penyebaran covid-19.

Perkuliahan secara online mengharuskan adanya penyesuaian dalam mata kuliah praktikum auditing.

Penyampain materi dapat dilakukan oleh dosen pengampu secara virtual melalui zoom atau google meet, sehingga record dapat disetel ulang kembali oleh mahasiswa apabila ada part-part materi audit yang belum dapat dipahami. Dalam hal ini, kuliah virtual memberikan keuntungan yang besar bagi para mahasiswa, karena interaksi dengan dosen dapat tetap dilakukan. Salah satu metode pembelajaran untuk praktikum auditing yang dapat diterapkan yaitu dengan Project Based Learning sesuai dengan Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 tahun 2020 (Kemendikbud, 2020), namun karena kondisi new normal yang sangat membatasi aktivitas para mahasiswa dari berbagai daerah, maka metode daring lebih aman dan efektif diterapkan.

Output dalam praktikum audit yaitu mahasiswa dapat mengetahui dan memahami dengan baik praktik penyusunan Kertas Kerja Pemeriksaan (KKP), melaksanakan sesuai rencana audit, serta dapat melaksanakan proses audit sesuai dengan prosedur audit yang sudah direncanakan.

Materi dalam mata kuliah praktikum audit, (Yusup, 2007) terdiri dari 12 materi, yaitu : 1). Perencanaan pemeriksaan dan sistem akuntansi, 2). Pemeriksaan piutang dagang dan penjualan, 3). Pemeriksaan kas, 4).

Pemeriksaan persediaan dan pembelian, 5).

Pemeriksaan utang dagang dan utang yang tidak dicatat, 6). Pemeriksaan pencatatan gaji dan utang beban, 7).

Pemeriksaan beban dibayar dimuka, 8). Pemeriksaan surat-surat berharga dan investasi, 9). Pemeriksaan aktiva tetap, 10). Pemeriksaan utang wesel dan utang bunga, 11). Pemeriksaan modal saham dan laba ditahan, 12). Penyelesaian pemeriksaan

Berkas pengerjaan mahasiswa pada mata kuliah praktikum audit, dapat dikerjakan melalui excel file yang dikirimkan melalui V-Class pada aplikasi Smurt yang sudah dikembangkan oleh pihak kampus yang terdiri dari tiga bagian, yaitu Kertas Kerja Pemeriksaan (KKP), Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dan Konfirmasi Hutang Piutang.

Kertas Kerja Pemeriksaan (KKP) berupa Work Balance Sheet (WBS), Work Profit and Loss (WPL) yang dilengkapi dengan index per akun. Sedangkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) merupakan bagian akhir dalam penugasan dalam menyusun hasil audit.

DAFTAR PUSTAKA

Arens, et al. (2011). Jasa Audit dan Assurance, Alih Bahasa Amir Abdul Jusuf, Buku 1. Salemba Empat.

Jefrynaldi, H. (2021). Pengaruh Kompetensi, Indepensi, dan Motivasi Auditor Terhadap Kualitas Audit Internal (Studi Empiris pada Badan Usaha Milik Swasta dan Badan Usaha Milik Negara di Kota Padang). Jurnal Eksplorasi Akuntansi, Volume 3, 233–247.

Kemendikbud, R. (2020). Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Panyebaran Coronavirus

Disease (Covid-19).

https://pusdiklat.kemdikbud.go.id/surat-edaran- mendikbud-no-4-tahun-2020-tentang-

pelaksanaan-kebijakan-pendidikan-dalam-masa- darurat-penyebaran-corona-virus-disease-covid- 1-9/#:~:text=Sawangan%2C%20Pusdiklat%E2%8 0%94%20Menteri%20Pendidikan%20dan,masa

%20da.

Mulyadi. (2014). Audit 1 (Edisi ke-4). Salemba Empat.

RPS, T. P. (2020). RPS Praktikum Auditing. IAIN Kudus.

Sudjana, N. (2009). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Remaja Rosdakarya.

Yusup, A. H. S. A. K. (2007). Praktikum Auditing. Pusat Penerbitan Akademi Akuntansi YKPN.

ANALISIS PEMANFAATAN MODUL