7 PURPOSE LEVEL 8
BAB 3 GAMBARAN UMUM WILAYAH
C. Kelas Jalan
3.3 RENCANA DETAIL TATA RUANG (RDTR)
3.3.2 Kecamatan Boyolali
Kecamatan Boyolali merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten di Boyolali yang juga akan dilalui oleh jalan tol. Kecamatan ini merupakan ibukota dan pusat pemerintahan dari Kabupaten Boyolali serta berbatasan langsung dengan Kecamatan Ampel, Cepogo, Musuk, Mojosongo dan Kabupaten Semarang. Berdasarkan RDTR Kecamatan Boyolali Tahun 2012 diketahui bahwa penggunaan lahan eksisting di Kecamatan Boyolali mayoritas berupa lahan permukiman sebesar 46,83%. Secara lebih rinci dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel III.14
Luas Penggunaan Lahan Eksisting Kecamatan Boyolali
No. Tata Guna Lahan Luas (Ha) Persentase (%) 1 Air Tawar 8,97 0,24 2 Bangunan 1,06 0,03 3 Hutan 18,56 0,49 4 Kebun 415,07 10,90 5 Permukiman 1.783,23 46,83 6 Sawah Irigasi 391,75 10,29 7 Tegalan 1.189,39 31,23
TOTAL 3.808,03 100,00
Sumber : RDTR Kawasan Perkotaan Boyolali, Tahun 2012
Sedangkan untuk rencana pola ruang di Kecamatan Boyolali diketahui bahwa peruntukkan lahannya didominasi oleh zona peruntukkan lain berupa lahan pertanian sebesar 28,26% dan zona perumahan sebesar 38,78%. Secara lebih jelas dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel III.15
Luas Rencana Pola Ruang Kecamatan Boyolali
No. Rencana Zonasi Luas (Ha) Persentase (%)
1 Zona Industri 25,50 0,67
2 Zona Perdagangan Dan Jasa 542,43 14,24
3 Zona Perkantoran 73,53 1,93
4 Zona Perumahan 1.476,69 38,78
5 Zona Peruntukkan Khusus 3,52 0,09 6 Zona Peruntukkan Lainnya 1.076,03 28,26 7 Zona Ruang Terbuka Hijau 47,60 1,25 8 Zona Sarana Pelayanan Umum 39,98 1,05 9 Zona Perlindungan Setempat 522,75 13,73
TOTAL 3.808,03 100,00
Sumber : RDTR Kawasan Perkotaan Boyolali, Tahun 2012 3.3.3 Kecamatan Mojosongo
Kecamatan Mojosongo merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten di Boyolali yang akan dilalui oleh jalan tol. Kecamatan ini berbatasan langsung dengan Kecamatan Boyolali, Teras, Kabupaten Semarang dan Kabupaten Klaten. Berdasarkan RDTR Kecamatan Mojosongo Tahun 2012 diketahui bahwa penggunaan lahan eksisting di Kecamatan Mojosongo mayoritas berupa lahan pertanian lahan kering sebesar 42,33%. Secara lebih rinci dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel III.16
Luas Penggunaan Lahan Eksisting Kecamatan Mojosongo
No. Tata Guna Lahan Luas (Ha) Persentase (%)
1 Fas Kesehatan 0,60 0,01
2 Fas Olahraga 3,67 0,08
3 Fas Pendidikan 10,84 0,25
4 Fas Peribadatan 1,26 0,03
5 Fasilitas Umum 0,62 0,01
6 Gudang 0,74 0,02
7 Industri 29,60 0,68
8 Kantor Pemerintahan 0,34 0,01
9 Makam 12,05 0,28
10 Militer 2,23 0,05
11 Perdagangan dan Jasa 12,26 0,28
12 Perkantoran 1,04 0,02
13 Permukiman 1.316,55 30,16
14 Pertanian Lahan Basah 1.115,27 25,55 15 Pertanian Lahan Kering 1.847,60 42,33
16 Peternakan 1,41 0,03
17 RTH 8,35 0,19
18 Rekreasi 0,23 0,01
TOTAL 4.364,66 100,00
Sumber : RDTR Kecamatan Mojosongo, Tahun 2012
Sedangkan untuk rencana pola ruang di Kecamatan Mojosongo diketahui bahwa peruntukkan lahannya didominasi oleh zona peruntukkan lain berupa lahan pertanian sebesar 58,86% dan zona perumahan sebesar 38,08%. Secara lebih jelas dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel III.17
Luas Rencana Pola Ruang Kecamatan Mojosongo
No. Rencana Zonasi Luas (Ha) Persentase (%)
1 Zona Industri 72,42 1,66
2 Zona Perumahan 1.662,12 38,08
3 Zona Perlindungan Setempat 61,16 1,40 4 Zona Peruntukan Lainnya 2.568,96 58,86
TOTAL 4.364,66 100,00
Sumber : RDTR Kecamatan Mojosongo, Tahun 2012 3.3.4 Kecamatan Teras
Kecamatan Teras merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten di Boyolali yang akan dilalui oleh jalan tol. Kecamatan ini berbatasan langsung dengan Kecamatan Mojosongo, Banyudono, Sawit, Sambi, Kabupaten Semarang dan Kabupaten Klaten. Berdasarkan RDTR Kecamatan Teras Tahun 2012 diketahui bahwa penggunaan lahan eksisting di Kecamatan Teras mayoritas berupa sawah irigasi sebesar 57,86%. Secara lebih rinci dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel III.18
Luas Penggunaan Lahan Eksisting Kecamatan Teras
No. Tata Guna Lahan Luas (Ha) Persentase (%)
1 Air Tawar 13,62 0,43
2 Bangunan 19,52 0,62
3 Kebun 298,47 9,45
4 Permukiman 838,54 26,54
5 Sawah Irigasi 1.828,40 57,86
No. Tata Guna Lahan Luas (Ha) Persentase (%)
6 Tegalan 161,38 5,11
TOTAL 3.159,93 100,00
Sumber : RDTR Kecamatan Teras, Tahun 2012
Sedangkan untuk rencana pola ruang di Kecamatan Teras diketahui bahwa peruntukkan lahannya didominasi oleh zona peruntukkan lain berupa lahan pertanian sebesar 51,68% dan zona perumahan sebesar 41,17%. Secara lebih jelas dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel III.19
Luas Rencana Pola Ruang Kecamatan Teras
No. Rencana Zonasi Luas (Ha) Persentase (%)
1 Zona Industri 133,10 4,21
2 Zona Perumahan 1.301,05 41,17
3 Zona Perlindungan Setempat 51,68 1,64 4 Zona Peruntukan Lainnya 1.674,16 52,98
TOTAL 3.159,99 100,00
Sumber : RDTR Kecamatan Teras, Tahun 2012
3.3.5 Kecamatan Banyudono
Kecamatan Banyudono merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten di Boyolali yang juga akan dilalui oleh jalan tol. Kecamatan ini berbatasan langsung dengan Kecamatan Teras, Sawit, Sambi, Ngemplak, dan Kabupaten Sukoharjo. Berdasarkan RDTR Kecamatan Banyudono Tahun 2012 diketahui bahwa penggunaan lahan eksisting di Kecamatan Banyudono mayoritas berupa sawah irigasi sebesar 65,14%. Secara lebih rinci dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel III.20
Luas Penggunaan Lahan Eksisting Kecamatan Banyudono No. Tata Guna Lahan Luas (Ha) Persentase (%)
1 Air Tawar 14,82 0,54 2 Bangunan 4,42 0,16
3 Kebun 184,55 6,72
4 Permukiman 724,22 26,38 5 Sawah Irigasi 1.788,26 65,14
6 Tegalan 29,08 1,06
TOTAL 2.745,35 100,00
Sumber : RDTR Kecamatan Banyudono, Tahun 2012
Sedangkan untuk rencana pola ruang di Kecamatan Banyudono diketahui bahwa peruntukkan lahannya didominasi oleh zona peruntukkan lain berupa lahan pertanian sebesar 49,27% dan zona perumahan sebesar 29,53%. Secara lebih jelas dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel III.21
Luas Rencana Pola Ruang Kecamatan Banyudono
No. Rencana Zonasi Luas (Ha) Persentase (%)
1 Zona Industri 40,44 1,47
2 Zona Pariwisata 2,11 0,08 3 Zona Perdagangan Dan Jasa 26,63 0,97 4 Zona Perkantoran 2,65 0,10 5 Zona Perlindungan Setempa 362,16 13,19
6 Zona Perumahan 810,75 29,53
No. Rencana Zonasi Luas (Ha) Persentase (%) 7 Zona Peruntukan Khusus 0,94 0,03 8 Zona Ruang Terbuka Hijau 17,26 0,63 9 Zona Sarana Pelayanan Umu 129,73 4,73 10 Zona Peruntukan Lainnya 1.352,68 49,27
TOTAL 2.745,35 100,00
Sumber : RDTR Kecamatan Banyudono, Tahun 2012 3.3.6 Kecamatan Ngemplak
Kecamatan Ngemplak merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Boyolali yang akan dilalui oleh jalan tol. Kecamatan ini berbatasan langsung dengan Kecamatan Banyudono, Sambi, Nogosari, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Karanganyar, dan Kota Surakarta. Berdasarkan RDTR Kecamatan Ngemplak Tahun 2014 diketahui bahwa penggunaan lahan eksisting di Kecamatan Ngemplak mayoritas berupa sawah irigasi sebesar 59,97%, secara rinci dapat dilihat dibawah ini.
Tabel III.22
Luas Penggunaan Lahan Eksisting Kecamatan Ngemplak No. Tata Guna Lahan Luas (Ha) Persentase (%)
1 Air Tawar 165,12 4,20
2 Bandara 84,63 2,15
3 Bangunan 1,81 0,05
4 Kebun 75,92 1,93
5 Permukiman 1.187,44 30,18 6 Sawah Irigasi 2.359,56 59,97
7 Tegalan 60,18 1,53
TOTAL 3.934,66 100,00
Sumber : RDTR Kecamatan Ngemplak, Tahun 2014
Sedangkan untuk rencana pola ruang di Kecamatan Ngemplak diketahui bahwa peruntukkan lahannya didominasi oleh zona peruntukkan lain berupa lahan pertanian sebesar 36,20% dan zona perumahan sebesar 41,54%. Secara lebih jelas dapat dilihat pada tabel berikut.
Tabel III.23
Luas Rencana Pola Ruang Kecamatan Ngemplak
No. Rencana Zonasi Luas (Ha) Persentase (%)
1 Zona Industri 229,78 5,84
2 Zona Khusus 11,51 0,29
3 Zona Pariwisata 6,31 0,16
4 Zona Perdagangan Dan Jasa 18,78 0,48
5 Zona Perkantoran 4,77 0,12
6 Zona Perlindungan Setempat 547,64 13,92
7 Zona Perumahan 1.640,16 41,54
8 Zona Peruntukan Lainnya 1.424,20 36,20 9 Zona Ruang Terbuka Hijau 49,87 1,27 10 Zona Sarana Pelayanan Umum 1,64 0,04
TOTAL 3.934,66 100,00
Sumber : RDTR Kecamatan Ngemplak, Tahun 2014