BAB III METODE PENELITIAN
3.9 Rencana Penyajian Hasil
Tabel 3. 2 Responden di Puskesmas PONED di kota Bandung
Karakteristik dasar subjek penelitian n=…..
Pekerjaan Dokter umum Dokter gigi Perawat Perawat gigi Bidan
Tenaga kesehata lain Usia (tahun ) rerata (SB)
Masa kerja di Puskesmas tersebut (tahun) rerata(SB) Masa kerja sesuai dengan profesi (tahun) rerata (SB)
Tabel 3. 3 Hasil data kuesioner pada puskesmas PONED di Kota Bandung.
3.10. Etika Penelitian
Untuk mengatasi masalah etika yang mungkin terjadi, maka peneliti melakukan hal-hal sebagai berikut :
No Dimensi Kategori Budaya
Kuat (n=..)
Sedang (n=..)
Lemah (n=..) 1 Harapan dan tindakan manajer dan supervisor dalam
mempromosikan keselamtan pasien 2 Kerja sama dalam satu unit
3 Pembelajaran terorganisir dan perkembangan berkelanjutan
4 Keterbukaan dalam komunikasi
5 Unpan balik dan komunikasi tentang kesalahan 6 Respon tidak menghukum terhadap kesalahan 7 Staffing
8 Dukungan manajemen terhadap keselamatan pasien 9 Kerja sama antar unit
10 Handoff dan transisi
11 Persepsi keseluruhan terhadap keselamatan pasien 12 Frekuensi pelaporan kejadian
1. Peneliti mengisi formulir etik untuk selanjutnya ditujukan kepada Komite Etik FK Unpad untuk dapat membagikan kuesioner ke Puskesmas PONED Kota Bandung,
2. Peneliti juga akan meminta persetujuan responden terlebih dahulu.
3.11. Waktu dan Tempat Penelitian
Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Poned di Kota Bandung mulai dari Februari 2017 - Juni 2017.
Tabel 3. 4 Rencana Waktu Penelitian Bulan Penentuan
Judul
Penyusunan Draft
Sidang Proposal
Pengambilan dan Pengolahan
Data
Sidang Skripsi
September 2016 Oktober 2016 November 2016 Desember 2016 Januari 2017 Februari 2017 Maret 2017 April 2017 Mei 2017 Juni 2017
DAFTAR PUSTAKA
1. Annas GJ. The patient's right to safety-improving the quality of care through litigation against hospitals. New England Journal of Medicine.
2006;354(19):2063.
2. Nash DB, Goldfarb NI. The Quality Solution: The Stakeholder's Guide to Improving Health Care: Jones & Bartlett Learning; 2006.
3. Instrumen Akreditasi Rumah Sakit Standar Akreditasi Versi 2012 (2012).
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia no.1691/Menkes/Per/VIII/2011 tentang Keselamatan Pasien Rumah Sakit, (2011).
5. Levinson DR, General I. Adverse Events in Hospitals: National Incidence among Medicare Beneficiaries. Department of Health and Human Services Office of the Inspector General. 2010.
6. 10 Facts on Patient Safety. World Health Organization; [updated Juni 2014; cited 2016 13 Oktober]; Available from:
http://www.who.int/features/factfiles/patient_safety/en/.
7. Qoomerah SN, Lidiyah U, A. Hubungan Faktor Komunikasi dengan Insiden Keselamatan Pasien. Journal of Ners Community. 2016;6:166-74.
Epub November 2016.
8. Panduan Nasional Keselamatan Pasien Rumah Sakit: Departemen Kesehatan R.I; 2006.
9. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 496/Menkes/SK/IV/2005 tentang Pedoman Audit Medis di Rumah Sakit, (2005).
10. Kohn LT, Corrigan JM, Donaldson MS. To Err Is Human: Building a Safer Health System: National Academies Press; 2000.
11. Sorra JG, L., Streagle S, Famolaro T, Yount N, Behm J. AHRQ Hospital Survey on Patient Safety Culture: User’s Guide: Agency for Healthcare Research and Quality; 2016.
12. Wang X, Liu K, You LM, Xiang JG, Hu HG, Zhang LF, et al. The Relationship between Patient Safety Culture and Adverse Events: a Questionnaire Survey. Int J Nurs Stud. 2014;51(8):1114-22. Epub 2014/01/15.
13. Mardon RE, Khanna K, Sorra J, Dyer N, Famolaro T. Exploring relationships between hospital patient safety culture and adverse events.
Journal of patient safety. 2010;6(4):226-32.
14. Huang DT, Clermont G, Kong L, Weissfeld LA, Sexton JB, Rowan KM, et al. Intensive Care Unit Safety Culture and Outcomes: a US Multicenter Study. International Journal for Quality in Health Care. 2010;22(3):151- 61.
15. Standar Pelayanan Minimal di Puskesmas no.128, (2004).
16. Aranaz-Andres JM, Aibar C, Limon R, Mira JJ, Vitaller J, Agra Y, et al. A Study of The Prevalence of Adverse Events in Primary Healthcare in Spain. Eur J Public Health. 2012;22(6):921-5. Epub 2012/11/28.
17. Data Dasar Puskesmas Kementrain Kesehetan Republik Indonesia, 2013.
18. Primary Care in Spain. European forum for primary care; 2011 [updated 2016; cited 2016 22 November]; Available from:
http://www.euprimarycare.org/column/primary-care-spain.
19. Bodour S, Fliz E. A survey on patient safety culture in primary healthcare services in Turkey. International Journal for Quality in Health Care 2009.
2009;21(Number 5):348-55.
20. Findaryati A, Mustika R, Felaza E, Herqutant, Wardani ESK, Iryani D, et al. Modul Pelatihan untuk Pelatih Keselamatan Pasien: Ristekdikti; 2015.
21. PSNet. AHRQ; [cited 2016 6 November]; Available from:
https://psnet.ahrq.gov/glossary/p.
22. Emanuel L, Berwick D, Conway J, Combes J, Hatlie M, Leape L, et al.
What Exactly is Patient Safety? National Center for Biotechnology Information. 2008.
23. Pelaporan Insiden. Fakultas Kedokteran Universitas Barawijaya; 2015 [updated 2015; cited 2016 13 Desember]; Available from:
http://ppds.fk.ub.ac.id/wp-content/uploads/2015/10/2015_Pelaporan- Insiden.pdf.
24. Keselamatan Pasien Rumah Sakit, (2011).
25. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2015, (2015).
26. Sallie, Weaver, Lisa., Lubomksi, Renee, Wilson, et al. Promoting a Culture of Safety as a Patient Safety Strategy. National Center for Biotechnology Information. 2012. ACP.
LAMPIRAN
Kuesioner Budaya Keselamatan Pasien
Survey ini menanyakan pendapat anda mengenai isu keselamatan pasien, kesalahan medis, dan pelaporan kejadian pada puskesmas anda. Anda membutuhkan waktu 10-15 menit untuk mengisi survey ini. Jika anda tidak ingin menjawab kuesioner ini, anda diperbolehkan untuk tidak mengisi kesioner ini
Sesi A: Unit/area kerja
Jawab sesuai dengan keadan unit di puskesmas/ unit area di puskesmas dimana anda bekerja
No Pernyataan Sangat
tidak setuju
Setuju Netral Tidak setuju
Sangat tidak setuju 1 Orang-orang saling
mendukung di unit anda bekerja
2 Jumlah karyawan cukup untuk menangani beban kerja yang ada di unit anda bekerja
3 Ketika ada banyak pekerjaan yang harus segera diselesaikan , kami bekerja bersama-sama sebagai satu tim untu menyeleseikan pekerjaan tersebut
Dilanjutkan
Kejadia didefi isika se agai segala je is eror, kesalaha , kecelakaan,insiden ataupun peyimpangan, baik yang hasilnya merugikan pasien maupun yang tidak merugikan pasien
Kesela ata pasie didefi isika se agai upaya e egah da menghindari terlukanya pasien/ kejadian yang tidak diharapkan yang terjadi akibat pelayanan kesehatan
Sesi A: Unit/area kerja (Lanjutan)
Jawab sesuai dengan keadan unit di puskesmas/ unit area di puskesmas dimana anda bekerja
No Pernyataan Sangat
tidak setuju
Setuju Netral Tidak setuju
Sangat tidak setuju 4 Orang-orang di unit anda
bekerja saling
menghormati satu sama lain
5 Para karyawan dalam unit anda bekerja melebihi batas waktu lama bekerja maksimum yang paling baik untuk keselamatan pasien
6 Kami secara aktif melaksanakan tindakan- tindakan yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pasien
7 Karyawan sementara yang kami miliki di unit kami melebihi jumlah
maksimum karyawan sementara yang paling baik untuk keselamatan pasien
8 Karyawan merasa
dipojokan jika melakukan kesalahan
9 Kesalahan yang telah terjadi mendorong ke perubahan yang baik 10
Hanya suatu kebetulan bahwa kesalahan- kesalahan yang serius tidak terjadi
Dilanjutkan
Sesi A: Unit/area kerja (Lanjutan)
Jawab sesuai dengan keadan unit di puskesmas/ unit area di puskesmas dimana anda bekerja
No Pernyataan Sangat
tidak setuju
Setuju Netral Tidak setuju
Sangat tidak setuju 11 Ketika suatu area di unit
puskesmas ini sangat sibuk, orang-orang turut mebantu
12 Ketika suatu kejadian dilaporkan, rasanya seperti pelakunya yang dilaporkan bukan kesalahannya 13 Setelah kami membuat
perubahan untuk
meningkatkan keselamatan pasien, kami mengevaluasi keefektivitas dari
perubahan tersebut 14
Kami bekerja di keadaan krisis yaitu kami harus menyeleseikan sangat banyak hal dan dalam waktu yang singkat 15 Keselamatan pasien tidak
pernah dikorbankan untuk dapat mennyelesikan lebih banyak pekerjaan
16
Staf kuatir bahwa kesalahan yang mereka lakukan akan disimpan dalam data penilaian kerja mereka
17 Kami memiliki masalah keselamatan pasien di unit ini
18 Prosedur dan sistem kami sudah baik dalam
mencegah terjadinya kesalahan
Dilanjutkan
Sesi B: Pengawas/Manajer anda
Berikan persetujuan ataupun ketidak setujuan anda tentang supervisi / manajer atau tentang seseorang, kepada siapa anda secara langsung melapor .
No Pernyataan Sangat
tidak setuju
Setuju Netral Tidak setuju
Sangat tidak setuju 1 Supervisi /manajer saya
memuji ketika dia melihat pekerjaan dilakukan sesuai dengan prosedur
keselamatan pasien 2 Supervisi/manajer
mempertimbangkan saran karyawan untuk
meningkatkan keselamatan pasien secara serius
3 Ketika ada banyak pekerjaan,
supervisi/manajer saya ingin kami bekerja cepat walaupun harus mengambil jalan pintas
4 Manajer/supervise
sayatidak memperhatikan masalah keselamatan pasien yang terjadi berulang-ulang
Sesi C: Komunikasi
Seberapa sering hal ini terjadi di area unit /unit puskesmas dimana anda bekerja?
No Pernyataan Tidak
pernah
Jarang Kadang- kadang
Sering Selalu 1 Kami diberikan umpan
balik mengenai perubahan yang dilakukan
Dilanjutkan
Sesi C: Komunikasi (lanjutan)
Seberapa sering hal ini terjadi di area unit /unit puskesmas dimana anda bekerja?
No Pernyataan Tidak
pernah
Jarang Kadang- kadang
Sering Selalu 2 Karyawan bebas
menyatakan pendapatnya jika dia melihat sesuatu yang dapat secara negatif mempengaruhi
keselamatan pasien 3 Kami diberitahukan mengenai kesalahan yang terjadi di unit ini 4 Karyawan merasa bebas
untuk mepertanyakan keputusan atau tindakan orang dengan wewenang lebih tinggi
5 Kami mendiskusikan cara untuk mencegah kesalahan terulang kembali
6 Karyawan takut untuk mengajukan pertanyaan ketika merasakan ada sesuatu yang tidak benar
Dilanjutkan
Sesi D: Frekuensi Pelaporan kejadian
Di area/unit puskesmas dimana anda bekerja, ketika terjadi kesalahan, seberapa sering hal ini dilaporkan?
No Pernyataan Tidak
pernah
Jarang Kadang- kadang
Sering Selalu 1 Ketika terjadi kesalahan,
tetapi kesalahan
diketahui dan diperbaiki sebelum memberikan efek ke pasien, seberapa sering hal ini
dilaporkan?
2 Ketika kesalahan dilakukan, tetapi tidak berpotensi merugikan pasien, seberapa sering hal ini dilaporkan?
3 Ketika kesalahan dilakukan sebenarnya dapat merugikan pasien, tetapi pada saat itu pasien tidak dirugikan, seberapa sering hal ini dilaporkan?
Sesi E: Jenjang keselamatan pasien
Silakan nilai bagaimana keselamatan pasien secara keseluruhan di unit area/unit puskesmas dimana anda bekerja
Sempurna Sangat baik Cukup Buruk Sangat buruk
Sesi F: Puskesmas PONED tempat anda bekerja
Silahkan isi apakah anda setuju dataupun tidak setuju mengenai pernyatan dibawah ini mengenai puskesmas dimana anda bekerja
No Pernyataan Sangat
tidak setuju
Setuju Netral Tidak setuju
Sangat tidak setuju 1 Manajement Puskesmas
menyediakan lingkungan kerja yang meningkatkan keselamatan pasien 2 Unit –unit di puskesmas
tidak berkoordinasi dengan baik
3 Terjadi kesalahan ketika mentrasfer pasien dari satu unit ke unit yang lain 4 Ada kerja sama yang baik
dari unit-unit di puskesmas yang perlu bekerja
bersama sama
5 Informasi penting pasien sering kali hilang ketika penggantian giliran jaga (shift changes)
6 Bekerja dengan karyawan dari unit yang berbeda sering kali tidak meyenangkan 7 Masalah sering kali
muncul ketika ada tukar informasi antar unit di puskesmas
8 Tindakan dari manajemen puskesmas menunjukan bahwa keslamatan pasien nomor satu
9 Manajemen puskesmas terlihat hanya tertarik pada isu keselamatan pasien jika terjadi kejadian yang tidak diharapkan
Dilanjutkan
Sesi F: Puskesmas PONED tempat anda bekerja (lanjutan )
Silahkan isi apakah anda setuju dataupun tidak setuju mengenai pernyatan dibawah ini mengenai puskesmas dimana anda bekerja
No Pernyataan Sangat
tidak setuju
Setuju Netral Tidak setuju
Sangat tidak setuju 10 Unit unit di puskesmas
bekerja sama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pasien 11 Bagi pasien pergantian
giliran jaga (shift changes) merupakan suatu
persoalan
Sesi G: Jumlah kejadian yang dilaporkan
Dalam kurun waktu 12 bulan terakhir, berapa berkas laporan kejadian yan pernah anda isi dan kumpulkan/kirimkan?
a. Tidak pernah
b. 1-2 laporan kejadian c. 3-5 laporan kejadian d. 6-10 laporan kejadian e. 11-20 laporan kejadian
f. 21 atau lebih laporan kejadian Sesi H: Latar belakang informasi
1. Berapa lama anda telah bekerja di puskesmas ini a. Kurang dari 1 tahun
b. 1-5 tahun c. 6-10 tahun d. 11-15 tahun e. 16-20 tahun
f. 21 tahun atau lebih
2. Berapa lama anda telah bekerja di unit puskesmas anda saat ini?
a. Kurang dari 1 tahun b. 1-5 tahun
c. 6-10 tahun d. 11-15 tahun
e. 16-20 tahun
f. 21 tahun atau lebih
3. Secara umum, berapa jam dalam seminggu anda bekerja di puskesmas?
a. Kurang dari 20 jam dalam 1 minggu b. 20-39 jam dalam satu minggu c. 40-59 jam dalam satu inggu d. 60- 79 jam dalam satu minggu e. 80-99 jam dalam satu minggu
f. 100 jam atau lebih dalam satu mingu
4. Apa posisi /pekerjaan anda di puskesmas ini? Pilih satu jawab yang paling menggambarkan pekerjaan anda
a. Dokter umum b. Dokter gigi c. Perawat d. Perawat gigi e. Bidan
f. Kepala puskesmas
g. Tenaga kesehatan lain, yaitu,_____________________________
5. Apakah dengan posisi/ pekerjaan anda, anda secara langsung berinteraksi dengan pasien
a. Ya, Saya berinteraksi dengan pasien
b. Tidak, saya tidak berinteraksi dengan pasien
6. Berapa lama anda telah bekerja sesuai dengan profesi anda saat ini?
a. Kurang dari 1 tahun b. 1- 5 tahun
c. 6-10 tahun d. 11-15 tahun e. 16-20 tahun
f. 21 tahun atau lebih