• Tidak ada hasil yang ditemukan

Respon Guru dan Siswa

Dalam dokumen pengembangan media pembelajaran moker dalam (Halaman 77-80)

BAB IV DESKRIPSI, INTERPRETASI DAN PEMBAHASAN

E. Respon Guru dan Siswa

1. Deskripsi Hasil Angket Respon Guru

Respon guru dilakukan pada hari Sabtu tanggal 16 Juli 2022 yang diberikan kepada Vicky Darmawan, S.Pd selaku guru kelas IV SDN 1 Karangtengah, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek. Berikut ini hasil penilaian angket respon guru.

Tabel 4.7 Hasil Angket Respon Guru

No Aspek Indikator Skor

5 4 3 2 1 1. Pengguna

an media

Media Moker Dalam(Mockup Sumber Daya Alam) mudah digunakan dalam pembelajaran.

Media Moker Dalam(Mockup Sumber

Daya Alam)) aman digunakan bagi siswa √ 2. Isi media Media Moker Dalam(Mockup Sumber

Daya Alam) berisi tentang materi

sumber daya alam. √

Media Moker Dalam(Mockup Sumber Daya Alam) dapat digunakan untuk memahami tentang materi sumber daya alam.

3. Tingkat kegunaan media

Media Moker Dalam(Mockup Sumber Daya Alam) dapat digunakan dalam

jangka waktu lama √

Media Moker Dalam(Mockup Sumber Daya Alam) membantu guru untuk menyampaikan materi sumber daya alam.

Penggunaan Moker Dalam(Mockup Sumber Daya Alam) membuat siswa aktif dalam pembelajaran √ Media Moker Dalam(Mockup Sumber Daya Alam) sesuai dengan karakteristik

kelas IV Sekolah Dasar. √

Penggunaan media Moker

Dalam(Mockup Sumber Daya Alam) dapat membuat pembelajaran menjadi menyenangkan.

TOTAL SKOR 41

SKOR MAKSIMAL 45

PRESENTASE SKOR 91%

Dari tabel 4.7 dapat disimpulkan bahwa hasil respon guru memperoleh skor presentase 91%. Dengan demikian, media pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam) mencapai kategori sangat baik sehingga media dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

2. Deskripsi Hasil Angket Respon Siswa

Respon siswa dilakukan pada hari Sabtu tanggal 16 Juli 2022 yang diberikan kepada seluruh siswa kelas IV SDN 1 Karangtengah, Kecamatan Pangul, Kabupaten Trengalek dengan hasil sebagai berikut.

62

Tabel 4.8 Hasil Angket Respon Siswa

No Nama Pernyataan 1 - 10

Jumlah 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

1. Adinda Listiyanto 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 2. Afika Marsya Chalista 1 0 1 1 1 1 1 1 1 1 9 3. Austina Cinta Zafrani 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 4. Annisa Rahmah Baiti 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 9 5. Arga Raehanditya 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 6. Arum Padma Pawitra 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 7. Avrizal Richi 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 8. Azzahra Eka Setiani 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 9. Candra Kirana 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 10. Dhannise Anugrah P.P 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 11. Diana Andra Aprilian 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 12. Karimah Istaz Widiarini 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 13. Muhamad Tiodhani S. 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 14. Najwa Ferdina Kamalin 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 15. Qiuizal Axel Zidan H. 1 1 1 1 0 1 1 1 1 1 9 16. Rafael Aldo Giovanno 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 17. Reyhan Pricka Pradana 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 18. Syifa Amelia Natasya 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 19. Taufiq Nabil Azzam 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10 20. Zildhania Aulia Putri 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 10

Jumlah Skor 197

Skor Maksimal 200

Presentase Skor 98,5%

Dari tabel 4.8 dapat disimpulkan bahwa hasil penilaian angket respon siswa memperoleh skor presentase 98,5%. Dengan demikian, media pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam) mencapai kategori respon siswa sangat baik sehingga media dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran. Hasil penilaian tesebut sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

F. Pembahasan Hasil Penelitian 1. Spesifikasi Media

Penelitian ini menghasilkan media pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam). Media tersebut dapat di bongkar pasang dan sangat cocok digunakan dalam pembelajaran IPS materi sumber daya alam.

Media memiliki ukuran 36cm x 18cm sehingga mudah untuk dibawa. Media yang di buat berbentuk persegi yang terbuat dari kayu dan triplek, bagian atas terdapat papan yang dapat di geser ke kanan dan kekiri, bagian penutup bisa dibuka membentuk persegi panjang dengan ukuran 67cm x 17cm.

Dibagian bawah media terdapat laci yang digunakan untuk menyimpan gambar atau materi pelajaran. Gambar yang terdapat pada laci tersebut nantinya dapat di letakkan oleh siswa sesuai dengan kriteria gambar tersebut.

Spesifikasi dari mediaMoker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam) ini hanya bisa digunakan untuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial materi sumber daya alam kelas IV Sekolah Dasar.

2. Kevalidan Media Pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam)

Kevalidan media pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam) dapat diketahui dari hasil validasi konstruksi media dengan hasil penilaian sebesar 87%. Dengan demikian, media pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam) dapat dikatakan sangat valid karena skor tersebut telah memenuhi kriteria kevalidan yaitu lebih dari 71%-85%.

Perolehan hasil angket validasi konstruksi media tersebut dapat dijelaskan

64

dari aspek tampilan media memperoleh skor sangat baik dalam jenis bahan, ukuran media dan kesesuaian gambar dalam materi. Dari aspek penggunaan memperoleh skor baik karena media mudah dibawa dan mudah digunakan oleh guru dan siswa.

Sedangkan angket validasi materi diketahui dari hasil validasi materi dengan hasil penilaian sebesar 90%. Dapat dikatakan valid karena skor tersebut telah memenuhi kriteria kevalidan lebih dari 71%-85%. Dari hasil penilaian tersebut media Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam) dikatakan valid dan sangat baik digunaka. Perolehan hasil angket tersebut dapat dijelaskan dari aspek kesesuaian materi dengan kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, dan kalimat yang digunakan efektif. Materi jenis-jenis, manfaat, dan pelestarian sumber daya alam dalam kategori sangat baik.

3. Keefektifan Media Pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam)

Berdasarkan hasil uji coba terbatas dapat diketahui bahwa hasil nilai rata-rata siswa memperoleh presentase skor 88%, nilai tersebut menunjukkan bahwa siswa mampu memperoleh nilai di atas KKM yang telah ditentukan yaitu 70 dengan ketuntasan klasikal 100%. Dengan demikian, media pembelajaranMoker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam) dinyatakan sangat efektif digunakan dalam proses pembelajaran dalam skala kecil.

Sedangkan dari uji coba luas diketahui bahwa hasil nilai rata-rata siswa memperoleh presentase skor 90%, nilai tersebut menunjukkan bahwa siswa mampu memperoleh nilai di atas KKM yang telah ditentukan dengan ketuntasan klasikal 92,85%. Dengan demikian media pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam) dinyatakan sangat efektif digunakan dalam proses pembelajaran dalam skala besar.

4. Respon Guru dan Siswa Terhadap Media Pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam)

Respon guru terhadap media Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam)dapat diketahui melalui angket respon yang diberikan kepada guru.

Dalam uji coba yang telah dilakukan, hasil angket respon guru mencapai skor 91%. Dari hasil penilaian tersebut media Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam)dikatakan baik untuk digunakan.Perolehan hasil angket respon guru tersebut dapat dijelaskan bahwa dari aspek penggunaan media mudah digunakan dalam pembelajaran dengan baik, baik sekali digunakan oleh siswa, isi media baik sekali yang berisi materi sumber daya alam dan siswa dapat memahami materi, tingkat kegunaan media sangat baik dalam jangka waktu lama, baik untuk membantu guru menyampaikan materi, sangat baik membuat siswa aktif, medi baik sesuai karakteristik siswa, baik untuk meningtkatkan siswa dan memotivasi siswa dalam pembelajaran.

Sedangkan hasil angket respon siswa terhadap media Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam)memperoleh presentase sebesar 99,2%. Dari hasil penilaian tersebut media Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam)

66

dikatakan baik untuk digunakan. Perolehan hasil angket respon siswa tersebut dapat dijelaskan bahwa tampilan media sangat baik dan menarik, kemudahan media untuk digunakan, dipahami dan meningkatkan minat belajar siswa sangat baik.

5. Kelebihan dan Kekurangan Media Pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam)

a. Kelebihan Media Pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam)

Setiap media yang dikembangkan pasti memiliki kelebihan masing-masing. Berikut ini adalah kelebihan dari media pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam).

1) Sesuai dengan materi sumber daya alam 2) Dapat dibongkar pasang

3) Media tahan lama karena terbuat dari kayu dan triplek 4) Mudah dibawa

b. Kekurangan Media Pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam)

Pada media yang dikembangkan ini pastinya juga memiliki kekurangan. Berikut ini adalah kekurangan dari media pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam).

1) Waktu pembuatan media cukup lama

2) Stiker yang ditempel sebagai background mudah lepas

3) Penyanga gambar yang ada mudah kusut karena terbuat dari kertas karton

6. Faktor Pendukung dan Penghambat Implementasi Media a. Faktor Pendukung Implementasi Media

1) Guru memiliki kemampuan untuk mengkondisikan dalam suatu proses pembelajaran

2) Antusias siswa dalam menggunakan media pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam)

b. Faktor Penghambat Implementasi Media 1) Guru kurang mampu menguasai media

2) Guru belum bisa membuat suasana kelas yang kondusif 3) Siswa kurang kondusif

68 BAB V

SIMPULAN, IMPLIKASI, DAN SARAN

A. Simpulan

Berdasarkan hasil validasi konstruksi media, validasi materi, hasil keefektifan, serta respon guru dan siswaterhadap media pembelajaran Moker Dalam ( Mockup Sumber Daya Alam) materi sumber daya alam untuk siswa kelas IV, dapat disimpulkan sebagai berikut.

1. Media pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam) materi sumber daya alam untuk siswa kelas IV dinyatakan valid.

Media pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam) materi sumber daya alam dinyatakan valid melalui tahap validasi yang dilakukan oleh validator media dengan memperoleh hasil presentase skor 87%, dan dari validator materi memperoleh hasil presentase skor 90%.

Berdasarkan hasil tersebut, maka pengembangan media pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam) ini dinyatakan layak dan valid untuk digunakan.

2. Media pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam) materi sumber daya alam untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar dinyatakan efektif.

Efektivitas media pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam) materi sumber daya alam dapat dilihat dari hasil evaluasi siswa.

Melalui hasil evaluasi diperoleh rata-rata nilai evaluasi sebesar 90.

Hasil dari evaluasi menunjukkan bahwa mencapai KKM ≥ 70 dan dinyatakan tuntas secara klasikal dengan presentase 92,85%. Berdasarkan pernyataan tersebut, menentukan bahwa media pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam) efektif dan layak digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

3. Media pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam) materi sumber daya alam untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar dinyatakan sangat baik oleh guru dan siswa.

Berdasarkan uji coba yang telah dilakukan, respon guru terhadap media pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam) memperoleh hasil presentase skor 91% untuk uji coba terbatas dan 91%

presentase untuk coba luas. Sedangkan respon siswa terhadap media pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam) memperoleh hasil presentase skor 98,5%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat dinyatakan bahwa media pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam) sangat baik digunakan dalam pembelajaran materi sumber daya alam untuk siswa kelas IV sekolah dasar dinyatakan efektif.

B. Implikasi

Adapun hasil dari penelitian ini dikembangkan implikasi Secara teoritis dan implikasi secara praktis sebagai berikut.

1. Implikasi Teoritis

Media pembelajaran Moker Dalam (Mockup Sumber Daya Alam) dapat memberikan inovasi pembaruan dalam menyampaikan materi pembelajaran.

70

Pembelajaran menggunakan media ini dapat meningkatkan rasa keingintahuan dan ketertarikan siswa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran. Sehingga dengan media ini dapat meningkatkan pemahaman siswa kelas IV dan nilai rata- rata materi sumber daya alam datas Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM).

2. Implikasi Praktis

Ruang belajar yang interaktif dapat menjadi solusi untuk guru di era sekarang. Ruang belajar yang interaktif juga menjadikan guru lebih mudah dalam menyampaikan materi, serta mempermudah guru dalam mengevaluasi hasil belajar siswa. Ruang belajar interaktif dapat meningkatkan kefokusan siswa dalam memahami materi yang disampaikan, miningkatkan ke aktifan siswa, meningkatkan rasa senang belajara siswa. Selain untuk guru dan siswa, ruang belajar interaktif dapat menunjang dalam meningkatkan kulaitas serta mutu sekolah menjadi lebih baik.

C. Saran

1. Untuk Kepala Sekolah

Pemanfaatan sarana dan prasarana yang ada disekolah perlu untuk dimanfaatkan sebaik mungkin dalam menghadapi pembelajaran interaktif saat ini. Peningkatan kemampuan mengajar seperti pelatihan, seminar workshop yang berkaitan dengan penggunaan mendia pembelajaran perlu diakan untuk meningkatkan kemampuan guru serta guru dapat memanfaatkan atau mengembangkna media yang sesuai karakteristik dan kebutauahan siswa, dan menjadi bekal dalam menghadapi pembaharuan kurikulum pembelajaran di era kemajuan selanjutnnya

2. Untuk Guru

Guru sebgaai vsilitator diharapakn jauh lebih inovatif, kreatif, dan intensif dalam mengelola kelas untuk meningkatkan pemahaman siswanya.

Tidak menutup kemungkinan bahka pembeljaaran saat ini tergolong sangat susah untuk dilakaukan karena keterbatasan media pembelajaran yang ada dalam sekolah. Sehingga guru dalam melakukan pembelajaran harus mulai menggunakan media pembelajaran untuk membantu siswa mudah dalam memahai materi yang telah disampaikn.

3. Untuk Pneliti Selanjutnya

Kembangkan media sesuai keadaan yang dibutuhkan. Apabila inging mengebangakan media pembelajaran visual interaktif hendaknya mempertimbnagakn beberapa kelemahan yang ada dlam media yang ingin dikembangkan. Pelajari lebih lanjut jneis media yang dikembangkan.

Rencanakan denagn baik waktu yang dibutuhkan dalam pembutan media sehingga sesuai dengan harapan. Kesulitan yang peneliti alami dalam proses pengebnagan produk ini adalah sulitnya orang yang bias membuat media ini dibuat secara cepat. Selain itu biaya pembuatan yang sedikit mahal.

72

DAFTAR PUSTAKA

Akbar, Sa’dun.2015. Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Dayanti, Eva Nuri. 2014. Pemanfaatan Media Mock-Up Tentang Energi Listrik Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Dalam Mata Pelajaran IPA Pada Siswa Kelas VI SDN Gelam II Candi Sidoarjo. Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan.

Haryono, Ari Dwi. 2015. Metode Praktis Pengembangan Sumber dan Media Pembelajaran. Malang: Genius Media & Pustaka Inspiratif.

Hasan, Muhammad dkk. 2021. Media Pembelajaran. Klaten: Tahta Media Group.

Hasanah, Nur. 2020. Pengembangan Media Pembelajaran Mock-Up Pada Materi Komponen Ekosistem Kelas V SDN 2 Sembuluh 1 Kecamatan Danau Sembuluh. Digital Library IAIN Palangkaraya.

Iswandi, dan Indang Dewata. 2020. Pengelolaan Sumber Daya Alam. Yogyakarta:

CV Budi Utama.

Jupri. 2010. Sumber Daya Alam.Bandung: Direktori File UPI

Kemendikbud. 2014. Permendikbud No. 57 Tahun 2014 Lampiran III Tentang Pembelajaran Tematik.

Maulidina, Eka dan Suryanti. 2019. Pengaruh Media Mock Up Pada Pembelajaran IPA Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V SDN. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

Munir, Fatkhul. 2020. Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pemanfaatan Sumber Daya Alam Di desa Muaramas Kecamatan Mejusi Timur Kabupaten Mesuji. Fakukltas Dakwah Dan Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Raden Intan Lampung.

Ningsih, Wirda dan Mardhatillah. Penerapan Audio-Visual Terhadap Keaktifan Pada Materi Hubungan Antara Sumber Daya Alam Dengan Lingkungan Siswa Kelas IV SD Negeri Pasi Teungoh Kecamatan Kaway XVI. Bina Gogik: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar.

Nurlaila, Nisa dkk. 2016. Pengembangan Media Mock-up Pada Model Pembelajaran Latihan Penelitian Di Sekolah Dasar. Jurnal PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah PGSD.

Dalam dokumen pengembangan media pembelajaran moker dalam (Halaman 77-80)

Dokumen terkait