• Tidak ada hasil yang ditemukan

Respon Masyarakat Terhadap Manajemen Strategi

BAB II PAPARAN DATA DAN TEMUAN

C. Respon Masyarakat Terhadap Manajemen Strategi

dana/keuntungan yang diperoleh BUMDES Syariah yang akan digunakan.

Ini semua strategi BUMDES Syariah supaya keuntungan yang diperoleh tidak diperuntungkan bagi satu pihak tetapi untuk kepentingan bersama, sehingga kami masyarakat akan selalu nyaman dengan strategi yang dilakukan oleh pihak pengurus BUMDES Syariah Desa Kembang Kuning.

Kondisi di atas sebagaimana tergambar dari hasil wawancara peneliti dengan Sekretaris BUMDES Syariah Desa Kembang Kuning bernama Bapak Lalu Wendi Wilyan yang mengatakan:

“selain kami gunakan untuk modal usaha lagi, dari keuntungan yang diperoleh kami menyumbangkan kepada anak-anak muda Desa Kembang Kuning untuk acara-acara perlombaan keagamaan maupun sosial, bahkan lomba ditingkat nasionalpun itu dana BUMDES Syariah yang digunakan, itu cara kami supaya kegiatan usaha semakin maju”

Gambaran di atas merupakan strategi BUMDES Syariah untuk meningkatkan semangat dan kerja sama masyarakat Desa Kembang Kuning dengan keberadaan BUMDES Syariah.

C. Respon Masyarakat Terhadap Manajemen Strategi Pengelolaan

di antaranya:

1. Faktor internal, yaitu faktor yang ada dalam diri individu. Hal ini dikarenakan pada diri manusia sebagai individu memiliki dua unsur yaitu jasmani dan rohani, sehingga ketika seseorang mengadakan tanggapan terhadap stimulus tetap akan dipengaruhi oleh kedua unsur tersebut. Jika salah satu unsur itu terganggu maka akan melahirkan tanggapan yang bberbeda. Unsur jasmani meliputi keberadaan, keutuhan, dan cara bekerjanya, alat indera, urat syaraf dan bagian-bagian tertentu pada otaknya. Sedangkan unsur rohani meliputi keberadaan, perasaan, akal, fantasi, pandangan jiwa, mental pikiran, motivasi dan lain sebagainya.

2. Faktor eksternal yaitu faktor lingkungan dari individu tersebut. Faktor ini seringkali disebut dengan faktor stimulus yaitu sebuah faktor psikis yang berhubungan dengan obyek menimbulkan stimulus mengenai indera.

Berangkat dari faktor internal dan eksternal respon masyarakat terdapat dua respon yaitu, respon positif dan respon negatif Terhadap Strategi Manajemen Pengelolaan BUMDES Syariah. untuk mengetahui respon yang diterima atau ditolak oleh masyarakat Desa Kembang Kuning terhadap Strategi Manajemen Pengelolaan BUMDES Syariah Beserta Keberadaan BUMDES Syariah Di Desa Kembang Kuning.

1. Respon Positif/ Respon Yang Diterima Oleh Masyarakat

Respon positif apabila masyarakat mempunyai tanggapan atau reaksi positif dimana mereka dengan antusias ikut berpartisipasi menjalankan program atau kegiatan yang diselanggarakan oleh pihak

pengurus BUMDES Syariah Desa Kembang Kuning seperti manajemen strategi pengelolaan BUMDES Syariah beserta keberadaan BUMDES Syariah di Desa Kembang Kuning adalah sebagai berikut:

a. Masyarakat Mendukung Dan Antusias Terhadap Keberadaan BUMDES Syariah Di Desa Kembang Kuning.

Salah satu program pemerintah desa kembang kuning adalah meningkatkan perekonomian masyarakat desa kembang kuning, dengan hadir dan berdirinya BUMDES Syariah desa kembang kuning masyarakat dan pemerintah desa kembang kuning sangat mendukung dan antusias terhadap keberadaan BUMDES Syariah di Desa Kembang Kuning maupun Strategi Manajemen Pengelolaan BUMDES Syariah Desa Kembang Kuning.

Kondisi di atas sebagaimana tergambar dari hasil wawancara peneliti dengan Kepala Desa Kembang Kuning Bapak H. Lalu Sujian yang mengatakan:

“Sangat membantu masyarakat desa ini pengelolaan yang cukup bagus dari kepengurusan sebelumnya, sudah sesuai dengan syariat Islam, saya juga selain kepala desa, nasabah juga di BUMDES Syariah ini”62

Pernyataan Bapak H. Lalu Sujian dibenarkan oleh Bapak Irwan Rodhini selaku Aparat Desa Kembang Kuning (Kasi Pemerintah) Terhadap Strategi Manajemen Pengelolaan BUMDES Syariah Desa Kembang Kuning yang mengatakan:

“Cara pengurus BUMDES Syariah untuk mengelola BUMDES sudah cukup bagus, kenapa saya mengatakan hal demikian karena masyarakat

62 H. Lalu Sujian, Wawancara, Kembang Kuning, 19 Juni 2020.

di sini sudah mudah sekali untuk mendapatkan modal usaha, tidak repot untuk menunggu antrian lama di bank, semoga Kepengurusan selanjutnya juga sama seperti ini, ini semua rencana Anggota Desa dan pengurus BUMDES untuk mensehajahterakan masyarakat”63

Pemrnyataan Bapak Irwan Rodhini dibenarkan oleh Bapak H.

Nurul Mukhlisin selaku Tokoh Agama/Tokoh Masyarakat yang mengatakan:

“Benar, bagus, semua masyarakat disini terbantu oleh BUMDES ini, walaupun baru beberapa tahun berjalan dan tidak banyak jumlahnya tapi sangat membantu, walaupun sekali dua kali masyarakat merasa susah karena angsurannya, karena angsurannya ada yang sekali seminggu dan ada yang sekali sebulan, tapi ekonomi masyarakat disini berjalan lancar. Karena sedikit-sedikit susah udah ada BUMDES ini tempat pinjam. Pengelolaan Bumdes ini cukup bagus nak, karena setiap ada kegiataan keagamaan, sosial dan olahraga Pengurus BUMDES ini yang mengurus segala kebutuhannya dan yang mengelola BUMDES, Wisata juga disini BUMDES semua nak, sangat bagus bersyukur sekali.64

Pernyataan Bapak H. Nurul Mukhlisin dibenarkan oleh Bapak Husen yang bukan nasabah di BUMDES Syariah yang mengatakan:

“Bagus, lancar, membantu ekonomi masyarakat meningkat, membantu pariwisata semakin maju, beberapa tahun ini banyak bangunan toko dan usaha-usaha masyarakat karena dibantu oleh Bumdes Syariah Desa Kembang Kuning, saya bukan nasabah. Tapi kami semua masyaraakat di sini terus melihat dan mendengar perkembangan usaha BUMDES yang rancang oleh pemerintah desa”65

Pernyataan Bapak Husen dibenarkan oleh Bapak Lalu Hamdan salah satu nasabah BUMDES Syariah Kembang yang mengatakan:

“iya benar, pengelolaannya cukup baik dan bagus, kami disini bersyukur dari adanya BUMDES Syariah ini sangat membantu kami.

saya memiliki homestay insyaAllah halal karena yang membiayai dan menyediakan kebutuhan homestay saya ini adalah BUMDES Syariah ini. Makanya ketika ada wisatawan dan wisatawati yang akan menginap

63 Irwan Rodhini, Wawancara, Kembang Kuning, 19 Juni 2020

64 H.Nurul Mukhlisin, Wawancara, Kembang Kuning, 22 Juni 2020

65 Husen, Wawancara, Kembang Kuning, 29 Juni 2020.

dengan pasangannya kami meminta ktp beserta buku nikahnya itu berlaku bagi wisata lokal bedal lagi dengan asing. Saya melakukan hal yang seperti ini karena yang kasih modal yang menyediakan kebutuhan saya adalah BUMDES Syariah dengan sedikit keuntungan bisa dibilanng seperti itu dek. Makanan yang saya sediakan dihomestay itu adalah hasil dari pertanian masyarakat sini, kami tidak perna membeli ke pasar kotaraja untuk kebutuhan makanan yang di homestay ini kami hanya membeli hasil pertanian, peternakan disini, agar kami sama-sama merasakan kesejahteraan yang sudah direncanakan oleh pemerintah disini beserta pengurus BUMDES Syariah Desa Kembang Kuning Ini.66

Beranjak dari wawancara tersebut tidak hanya pihak pengurus BUMDES dan aparat desa yang mengatakan Strategi Manajemen Pengelolaan yang dilakukan oleh pengurus BUMDES Syariah Desa Kembang Kuning, cukup bagus dan banyak diminati oleh Masyarakat Desa Kembang Kuning serta membantu perekonomian masyarakat biasa. Tokoh Agama/Tokoh Masyarakat juga mengetakan hal yang sama sebagaimana yang diungkap oleh aparat desa dan pengurus BUMDES Syariah Desa Kembang Kuning Kabupaten Lombok Timur.

b. Masyarakat Semangat Terhadap Kemudahan Mengambil Pembiayaan Di BUMDES Syariah.

Salah satu produk dan strategi manajemen pengelolaan yang dilakukan oleh pengurus BUMDES Syariah adalah produk pembiayaan, dimana pembiayaan yang dilakukan oleh pihak pengurus BUMDES Syariah untuk membantu usaha dan kegiatan masyarakat desa kembang kuning, produk pembiayaan dan strategi manajemen pengelolaan BUMDES Syariah dijelasakan dalam Al-qur’an sebagaimana firman Allah Swt, yaitu:

66 Lalu Hamdan, Wawancara, Kembang Kuning, 25 Juni 2020.

ٌم ك ٌ ْجأ فع ف ا سح اضْ ق هَ ْق ه ْ م

Artinya:

“Siapakah yang mau meminjamkan kepada Allah pinjaman yang baik, Allah akan melipatgandakan (balasan) pinjaman itu untuknya dan dia akan memperoleh pahala yang banyak”67

Ayat di atas menjelaskan bahwa siapa yang meminjamkan pinjaman karena Allah maka Allah akan melibat-gandakan balasan untuknya.

Kondisi di atas sebagaimana tergambar dari hasil wawancara peneliti dengan Ibu Sita Verawati nasabah yang mengambil pembiayaan di BUMDES Syariah yang mengatakan:

“Tidak terlalu repot dek, kita cukup punya kamauan untuk mengambil pembiayaan di BUMDES Syariah dikasih kemudahan, saya senang dengan adanya BUMDES Syariah modal usaha saya semakin bertambah untuk usaha, saya tidak bayar koperasi seperti dulu tiap hari, tetapi sekarang saya bayar sekali seminggu dan ada juga yang bayar sekali sebulan, tergantung bulan dan tahun yang diambil”68

Pernyataan Ibu Sita Verawati dibenarkan oleh Ibu Kiki nasabah pembiayaan BUMDES Syariah Desa Kembang yang mengatakan:

“Pembiayaan yang dikelola oleh pengurus BUMDES Syariah bagus, membantu kami masyarakat disini, lebih-lebih yang punya usaha, karena untuk ambil pembiayaan disini harus punya usaha”69

Berdasarkan hasil wawancara dengan nasabah pembiayaan BUMDES Syariah, respon positif masyarakat terhadap strategi manajemen pengelolaan pembiayaan BUMDES Syariah Desa Kembang

67 QS Al-Hadiid (57) : 11

68 Sita Verawati, Wawancara, Kembang Kuning, 22 Juni 2020.

69 Kiki, Wawancara, Kembang Kuning, 22 Juni 2020.

Kuning yang dilakukan oleh pihak pengurus BUMDES Syariah benar dilakukan, sehingga masyarakat banyak yang mendukung dan antusias terhadap strategi manajemen pengelolaan pembiayaan BUMDES Syariah Desa Kembang Kuning.

c. Antusias Masyarakat Terhadap Simpanan Tabungan Wadi’ah BUMDES Syariah Desa Kembang Kuning.

Program usaha dan produk BUMDES Syariah selain dari kegiatan usaha memberikan pembiayaan kepada masyarakat, juga memiliki tanggung jawab untuk usaha simpanan tabungan wadi’ah, dimana simpanan tabungan wadi’ah adalah titipan murni dari satu pihak ke pihak yang lain, baik individu maupun badan hukum yang harus dijaga dan dikembalikan kapan saja penitip menghendakinya.

Simpanan tabungan wadi’ah yang dikelola oleh BUMDES Syariah banyak diminati oleh masyarakat, sehingga nasabah simpanan tabungan wadi’ah semakin tahun semakin banyak dan semakin lama/semakin sering nasabah menitipkan simpanan tabungan wadi’ah maka semakin tinggi saldo simpanan tabungan wadi’ah nasabah.

BUMDES Syariah tidak mengambil sepersepun kepada nasabah simpanan tabungan wadi’ah karena strategi BUMDES Syariah ini untuk memperlancar kegiatan usaha BUMDES Syariah sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah Swt, yaitu:

ْحت ْ أ س ه ْ ب ْمتْ ح ْ أ ت م ْْ د ت ْ أ ْمك مْأ هَ ه

ْ عْ ب ب ْم ظع ه ع هَ ه َ ا ب اع س ك هَ ه َ

Artinya :

“Sesungguhnya Allah menyuruh kamu untuk menyampaikan amanat (titipan), kepada yang berhak menerimanya”70

Ayat diatas menjelaskan bahwa menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya.

Tabel 2

Jumlah Nasabah Simpanan Tabungan Wadi’ah Pertahun Di BUMDES Syariah Desa Kembang Kuning.

Tahun

Jumlah Nasabah Tabungan Wadi’ah

2016 61

2017 101

2018 198

2019 220

2020 364

Sumber : Dokumentasi BUMDES Syariah Desa Kembang Kuning.

Berdasarkan hasil temuan peneliti nasabah simpanan tabungan wadi’ah pertahun semakin meningkat dengan respon dan antusias masyarakat terhadap simpanan tabungan Wadi’ah Bumdes Syariah Desa Kembang Kuning.

Kondisi di atas sebagaimana tergambar dari hasil wawancara peneliti dengan Ibu Murniati nasabah simpanan tabungan wadi’ah di BUMDES Syariah yang mengatakan:

“Saya belum perna mengambil atau mengeluarkan simpanan tabungan saya sedikitpun, jumlah saldo simpanan tabungan saya masih dengan sama yang saya setorkan, tidak diambil sepersepun oleh BUMDES Syariah, malah saya sisrkan terus uang untuk bisa menabung disana”71

Pernyataan Ibu Murniati dibenarkan oleh Ibu Baiq Wasni nasabah

70 Qs. An-Nisa (2) : 58

71 Muniarti, Wawancara, Kembang Kuning, 22 Juni 2020.

simpanan tabungan wadi’ah BUMDES Syariah Desa Kembang yang mengatakan:

“Nabung di BUMDES Syariah ini bagus tidak menarik biaya apa-apa justru kita hemat menabung disini, kalok kita butuh tinggal ambil. Sama seperti kita menabung dibank”72

Berdasarkan hasil wawancara dengan nasabah simpanan tabungan wadi’ah BUMDES Syariah, respon positif masyarakat terhadap strategi manajemen pengelolaan simampanan tabungan wadi’ah BUMDES Syariah Desa Kembang Kuning yang dilakukan oleh pihak pengurus BUMDES Syariah cukup membantu masyarakat simpanan tabungan, tanpa menarik biaya sedikitpun, sehingga masyarakat banyak yang mendukung dan antusias terhadap strategi manajemen pengelolaan simpanan tabungan wadi’ah BUMDES Syariah Desa Kembang Kuning.

2. Respon Negatif/ Respon yang Tidak Bisa Diterima oleh Masyarakat

Respon negatif atau respon afektif merupakan respon yang berhubungan dengan emosi, sikap dan menilai seseorang terhadap sesuatu.

Respon negative yaitu apabila masyarakat memberikan tanggapan yang negatif yang kurang antusias terhadap strategi manajemen pengelolaan BUMDES Syariah dan kurang berpartisipasi menjalankan program yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa dan Pengurus BUMDES Syariah Desa Kembang Kuning. Adapun respon masyarakat yang tidak berpartisipasi terhadap strategi manajemen pengelolaan BUMDES Syariah Desa Kembang Kuning adalah sebagai berikut.

72 Baiq Wasni, Wawancara, Kembang Kuning, 22 Juni 2020.

a. Masyarakat yang menginginkan jumlah yang banyak dalam pembiayaan BUMDES Syariah Desa Kembang Kuning.

Kegiatan usaha BUMDES Syariah Desa Kembang selain mendapatkan antusias/respon positif dan semangat kerja sama dengan masyarakat juga mendapatkan respon negative dari masyarakat yang kurang mendukung terhadap strategi manajemen pengelolaan BUMDES Syariah, sehingga masyarakat juga ada yang menginginkan jumlah yang banyak dalam pembiayaan tetapi pengurus BUMDES Syariah memberikan kepada masyarakat sesuai program kerja yang sudah dirumuskan dan sepakati bersama dengan pemerintah desa maupun masyarakat.

Kondisi di atas sebagaimana tergambar dari hasil wawancara peneliti dengan Ibu Budi Nurul Fahmi Nasabah Yang memiliki tabungan di BUMDES Syariah namu tidak mengambil pembiayaan di BUMDES Syariah yang mengatakan:

“pengelolaanya cukup baik, masyarakat di sini banyak yang mengambil pembiayaan di BUMDES Syariah, saya tidak perna ambil pembiayaan/kredit disana tetapi saya hanya menabung saja, karena saya maunya dijumlah yang besar seperti dibank, jumlah yang dikasih tidak banyak makanya saya maunya ambil di bank atau di pegadaian biar bisa ambil banyak”73

Pernyataan Ibu Budi Nurul Fahmi dibenarkan Oleh Ibu Tuti yang bukan nasabah di BUMDES Syariah yang mengatakan:

“Saya belum melakukan simpanan ataupun pembiayaan disana, karena disana pembiayaannya sedikit dikasih, jangka waktunya juga terlalu pendek, sehingga nanti sering kita bayar angsurannya”74

73 Budi Nurul Fahmi, Wawancara, Kembang Kuning, 25 Juni 2020.

74 Tuti, Wawancara, Kembang Kuning, 25 Juni 2020.

Berdasarkan hasil wawancara dengan masyarakat yang belum menjadi nasabah di BUMDES Syariah Desa Kembang Kuning juga masyarakat yang kurang antusias terhadap strategi manajemen pengelolaan BUMDES Syariah dikarenakan jumlah pembiayaan yang diberikan pengurus BUMDES Syariah kepada masyarakat tidak berjumlah banyak dan jangka waktu yang digunakan itu pendek, sehingga respon masyarakat kurang baik terhadap strategi manajemen pengelolaan BUMDES Syariah Desa Kembang Kuning.

b. Masyarakat Yang Tidak Sejalan Dengan Pemerintah Desa Kembang Kuning/Perbedaan Sosial dan Politik.

Hasil temuan peneliti dilapangan bahwa ada masyarakat yang kurang antusias terhadap keberadaan maupun strategi manajemen pengelolaan BUMDES Syariah karena perbedaan sosial dan politik, sehingga masyarakat tersebuat tidak bisa merasakan dana desa yang sama-sama dikelola oleh pemerintah desa dengan masyarakat.

Kondisi di atas sebagaimana tergambar dari hasil wawancara peneliti dengan Ibu Marfiah yang bukan nasabah di BUMDES Syariah yang mengatakan:

“Saya tidak mau menabung ataupun meminjam ke BUMDES Syariah karena jumlahnya sedikit. Kami juga tidak akan dikasih karena kami tidak memilih Pak Kades kemarin, maksud perbedaan politik. Biarkan orang lain aja yang mengambil pembiayaan ataupun menabung disana, kami cukup dengan modal yang kami miliki sendiri”75

Gambaran kondisi di atas merupakan respon masyarakat yang

75 Marfiah, Wawancara, Kembang Kuning, 29 Juni 2020

kurang antusias terhadap strategi manajemen pengelolaan BUMDES Syariah maupun keberadaan BUMDES Syariah.

Respon negatif atau masyarakat yang kurang antusias terhadap manajemen strategi pengelolaan BUMDES Syariah tidak terlalu banyak yang ditemukan oleh peneliti pada saat di lapangan, hanya beberapa orang saja, itupun terjadi karena perbedaan politik antara masyarakat tersebut dengan pengurus BUMDES Syariah Desa Kembang Kuning.