• Tidak ada hasil yang ditemukan

Ruang Lingkup Materi Muatan

Dalam dokumen PDF Naskah Akademik - Unud (Halaman 39-50)

A. Jangkauan

5.2 Ruang Lingkup Materi Muatan

35 BAB V

JANGKAUAN, ARAH PENGATURAN, DAN RUANG LINGKUP MATERI MUATAN PERATURAN DAERAH

36

BAB MATERI MUATAN

I KETENTUAN UMUM

II IZIN PENGUMPULAN UANG DAN/ABARANG III PENGUMPULAN UANG DAN BARANG

IV UNDIAN GRATIS BERHADIAH (UGB V KEWAJIBAN PEMEGANG IJIN

VI BIAYA ADMINISTRASI VII PENGAWASAN

VIII PEMBIAYAAN IX PENGAWASAN

X SANKSI ADMINSTRASI XI KETENTUAN PENYIDIKAN XII KETENTUAN PIDANA XIII KETENTUAN PENUTUP

37 BAB VI

PENUTUP

A. Kesimpulan

Berdasarkan kajian yang telah di lakukan di BAB terdahulu, dapat ditarik kesimpulan

Pertama, bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Bali memiliki kewenangan untuk melakukan pengaturan tentang Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) dan Undian Gratis Berhadiah (UGB), Kedua kewenangan tentang pembentukan Peraturan Daerah tentang rumah Kos berdasarkan :

a. Pasal 18 ayat (6) UUD NRI 1945

b. Undang-Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II Dalam Wilayah Daerah-Daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1958 Nomor 122, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1655);

c. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1954 tentang Undian (Lembaran Negara RI Tahun 1954 No 75, Tambahan Lembaran Negara RI No 623)

d. Undang-undang Nomor 9 Tahun 1961 tentang Pengumpulan Uang atau Barang (Lembaran Negara Tahun 1961 Nomor 214, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2273);

e. Undang-undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial (Lembaran Negara Tahun 2009

38 Nomor 214, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2273);

f. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234).

g. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

h. Peraturan Menteri Sosial RI No 14 A/HUK/2006 tentang Izin Undian

Ketiga, penyusunan Peraturan Daerah diperlukan agar Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) dan Undian Gratis Berhadiah (UGB), memiliki landasan dan kepastian dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Keempatma, arah, sasaran, dan jangkauan pengaturan, dan ruang lingkup materi muatan Peraturan Daerah yang akan dibentuk adalah:

1. Arah pengaturan dari Peraturan Daerah yang akan dibentuk ini adalah memberikan landasan dan kepastian

39 hukum dalam Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) dan Undian Gratis Berhadiah (UGB),

2. Sasaran yang hendak diwujudkan dari Peraturan Daerah yang akan dibentuk ini adalah Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) dan Undian Gratis Berhadiah (UGB), yang transparan, efektif dan memiliki kepastian hukum.

3. Jangkauan pengaturan dari Peraturan Daerah yang akan dibentuk ini adalah memberikan pedoman bagi:

a. Pemerintah Provinsi dalam memfasilitasi dalam Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) dan Undian Gratis Berhadiah (UGB),;

b. Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) dan Undian Gratis Berhadiah (UGB), dalam menetapkan pelaksaan Pengelolaan dan pengaturan

4. Ruang lingkup materi muatan Peraturan Daerah yang akan dibentuk Pembinaan dan Pengawasan.

B. SARAN

Penyusunan Naskah Akademik ini berikut Konsep Awal Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengumpulan Uang dan Barang (PUB) dan Undian Gratis Berhadiah (UGB), diadakan FGD yang melibatkan SKPD terkait maupun para pengemban kepentingan dengan tujuan mendapat saran dan kritik menuju penyempurnaan naskah ini. sesuai dengan asas keterbukaan dan ketentuan tentang partisipasi masyarakat dalam Pasal 96 UU P3 2011 dan Pasal 354 ayat (4) UU Pemerintahan Daerah 2004. Dalam Pasal 354 ayat (4) UU

40 Pemerintahan Daerah 2014. Pasal partisipasi masyarakat dalam bentuk kegiatan :

a. konsultasi publik;

b. musyawarah;

c. kemitraan;

d. penyampaian aspirasi;

e. pengawasan; dan/atau

f. keterlibatan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan

41 DAFTAR PUSTAKA

BUKU

Joeniarto, 1980, Selayang Pandang Tentang Sumber Sumber Hukum Tata Negara Di Indonesia, Yogyakarta, Liberty, Jogyakarta, cet II

Wija Atmaja, Diadaptasi dari Gede Marhaendra “Politik Pluralisme Hukum dalam Pengakuan Kesatuan Masyarakat Hukum Adat dengan Peraturan Daerah”, Disertasi Doktor, Program Doktor Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Brawijaya, Malang, 2012.

Manan,Bagir 1992, Dasar-Dasar Perundangan Di Indonesia, Indo Hill, Co. Jakarta, h.152.

Rasjidi Lili & Arief Sidharta ( 1988), Filsafat Hukum – Mashab dan Refleksinya, PT Remaja Rosda Karya, Bandung.

Rusli.Hardijan Metode Penelitian Hukum Normatif: Bagaimana?.

Law Review Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan.

Volume V No. 3 Tahun 2006.

Seidman Ann, Robert Seidman, 2002, Penyusunan RUU Dalam Perubahan Masyarakat Yang Demokratis, Penyunting, Yohanes Usfunan cs., Elips, Jakarta.

Soekanto Soerjono dan Sri Mamudji. 2009. Penelitian Hukum Normatif Suatu Tinjauan Singkat, Cetakan ke – 11. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada

Soekanto.Soerjono 1986. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta : UI Press.

Soekanto. Soerjono 1984. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta : Universitas Indonesia.

PERATAURAN PERUNDANG-UNDANGAN Pasal 18 ayat (6) UUD NRI 1945

Undang-Undang Nomor 69 Tahun 1958 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Tingkat II Dalam Wilayah Daerah-Daerah Tingkat I Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1958

42 Nomor 122, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1655);

Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1954 tentang Undian (Lembaran Negara RI Tahun 1954 No 75, Tambahan Lembaran Negara RI No 623).

Undang-undang Nomor 9 Tahun 1961 tentang Pengumpulan Uang atau Barang (Lembaran Negara Tahun 1961 Nomor 214, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2273);

Undang-undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial (Lembaran Negara Tahun 2009 Nomor 214, Tambahan Lembaran Negara Nomor 2273);

Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234).

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58 , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

Peraturan Menteri Sosial RI No 14 A/HUK/2006 tentang Izin Undian

43 DAFTAR PUSTAKA

UU No 28 Tahun 2004 tentang Yayasan

UU No 24 Tahun 2007 tenteng PenanggulanganBencana UU No 11Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial

UU No 13 Tahun 2011 Tentang Penanganan Fakir Miskin Peraturan Pemerintah RI No 29 Tahun 1980 Tentang Pelaksanaan Pengumpulan Sumbangan

Peraturan Pemerintah No 42 Tahun 1981 Tentang Pelayanan Soial Bagi Fakir Miskin

Keputusan Menteri Sosial RI No 1/ HUK/1995 tentang Pengumpulan Sumbangan untuk Korban Bencana

Keputusan Menteri Sosial RI No 84/HUK/1997 Tentang Pelaksanaan Pemberian Bantuan Sosial bagi Keluarga Miskin

Keputusan Menteri Sosial RI No 56/HUK/1996 tentang Pelaksanaan Pengumpulan Sumbangan oleh Masyarakat

44 Peraturan Menteri Sosial No 86/HUK//2010 tentang Organisasi Tata Kerja Kementrian Sosial

ketentuan UGB:

UU No 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial UU No 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin

Peraturan Pemerintah No 132 Tahun 2000 tentang Pajak Penghasilan atas Hadiah Undian

Peraturan Pemerintah No 3 Tahun 2012 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kementrian Sosial

Peraturan Presiden No 24 Tahun 2000 tentang Kedudukan, Tugas dan Fungsi Kementrian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Eselon I Kementrian Negara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden No 92 Tahun 2011

Keputusan Presiden RI No 48 Tahun 1973 tentang Penertiban Penyelenggaraan Undian

Peraturan Menteri Sosial RI No 14 A/HUK/2006 tentang Izin Undian

Peraturan Menteri Sosial RI No 86/HUK/2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementrian Sosial RI

Peraturan Menteri Sosial RI No 14 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Hibah Langsug Dalam Negeri dalam Bentuk Uang Keputusan Menteri Sosial RI No 73/HUK/2002 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemberian Izin dan Penyelenggaraan Undian Gratis Keputsan Menteri Sosial RI No 118/HUK/2011 tentang Pemberi Kuasa Untuk Menandatangani Keputusan Menteri Sosial RI tentang Pemberian Izin Penyelenggaraan Undian Gratis Berhadiah dan Pengumpulan Uang atau Barang

45 Keputusan Menteri Sosial No 187/HUK/2011 tentang Penunjukan Kuasa Penggunaan Anggaran, Pejabat Penandatanganan SPM, Bendahara Penerimaan dan Bendahara Pengeluaran di Lingkungan Kementrian Sosial Tahun Anggaran 2012

Buku :

Hardijan Rusli. Metode Penelitian Hukum Normatif: Bagaimana?.

Law Review Fakultas Hukum Universitas Pelita Harapan.

Volume V No. 3 Tahun 2006.

Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Undian Berhadiah (UGB) dan Pengumpulan Uang/Barang (PUB), Dinas Sosial Provinsi Bali.

Peter Mahmud Marzuki. 2009. Penelitian Hukum. Jakarta : Kencana Prenada Media Group.

Soerjono Soekanto dan Sri Mamudji. 2009. Penelitian Hukum Normatif Suatu Tinjauan Singkat, Cetakan ke – 11.

Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Soerjono Soekanto. 1984. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta : Universitas Indonesia.

Soerjono Soekanto. 1986. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta : UI Press.

Dalam dokumen PDF Naskah Akademik - Unud (Halaman 39-50)

Dokumen terkait