• Tidak ada hasil yang ditemukan

RUDIANTO 2. SYAFII

Keywords: Situational Leadership Style and Work Spirit

H. Tehnik Analisis data 1. Analisis deskriptif

1. RUDIANTO 2. SYAFII

KA. OPERASIONAL

BAHIDU BENDAHARA UMUM

IKE NURJANNI

LOGISTIK SUPRIADI KEUANGAN

AHMAD S.

ASSET SURIADI SDM

RAFIKA DURI

ADMINISTRASI RATNA

KEPALA CABANG 1. JUSMAN (MASDAENG) 2. BASIR.A (AYAM BALAP) 3. SYUKRAN (MBD 1) 4. ARMAN (MBD 2) 5. ILHAMUDDIN (MBD 3) 6. ROBY D. (L. PA’ DAENG) 7. SYAMSUDDIN (CANGKUNING) DIREKSI OPERASIONAL

Struktur Organisasi adalah gambaran yang menunjukkan hubungan tugas/pekerjaan dalam organisasi yang mengatur batas, wewenang dan tanggung jawab dalam setiap organisasi. Adapun susunan organisasi dan tata kerja Kantor CV. Daeng Kuliner Makassar (DKM) terdapat 8 bagian yaitu:

1) Direktur Utama Fungsi jabatan:

a. Mengkoordinasikan dan mengendalikan kegiatan-kegiatan di bidang administrasi, keuangan dan kepegawaian.

b. Mengkoordinasikan dan mengendalikan kegiatan pengadaan dan peralatan perlengkapan.

c. Mengendalikan uang pendapatan.

d. Memimpin rapat umum dalam hal untuk memastikan pelaksanaan tata tertib keadilan dan kesempatan bagi semua untuk berkontribusi secara tepat, menyesuaikan alokasi waktu per item masalah, menentukan urutan agenda mengarahkan diskusi kearah konsensus menjelaskan dan menyimpulkan tindakan dan kebijakan.

e. Memberikan instruksi kepada Kepala Cabang agar dalam menjalankan operasional perusahaan sesuai dengan arahan Direktur utama.

f. Memimpin seluruh Pegawai dan komite eksekutif.

2) Sumber Daya Manusia ( SDM )

Sumber daya manusia (SDM) mempunyai tugas dalam mengkoordinasikan kegiatan pengelolaan kepegawaian dan karyawan menjelaskan terkait tugas tanggung jawab karyawan,

memberikan kesempatan kepada karyawan yang di anggap memiliki potensi akan di berikan kesempatan jenjang karir yang sesuai dengan kemampuan yang di milikinya sehingga dalam pengaplikasian job description yang di amanahkan lebih optimal dan komperenship secara profesional, agar dalam melaksanakan tugas sesuai dengan standar Perusahaan. pengembangan SDM serta pengelola rumah tangga perusahaan. Dalam penyelenggaraannya sumber daya manusia (SDM) mempunyai tugas :

a. Mengkoordinasikan dan merumuskan perencanaan sumber daya manusia dan pemberdayaan kepegawaian dan karyawan (man power planning) sesuai kebutuhan perusahaan.

b. Mengkoordinasikan perumusan system dan kebijakan imbal jasa pegawai/karyawan dengan mempertimbangkan “internal dan external euity”.

c. Bersama manajemen merumuskan pola pengembangan organisasi perusahaan.

d. Menyelenggarakan system informasi SDM dalam satu data base kepegawaian.

e. Mengkoordinasikan perumusan kebijakan perencanaan, pengorganisasian dan program pelatihan pengembangan SDM.

f. Menyiapkan program-program penelusuran bakat, pembinaan kepribadian dan pelatihan keterampilan bagi

pegawai/karyawan secara maksimal demi kepentingan ke dua belah pihak.

g. Melakukan kajian dan evaluasi terhadap efektifitas program dan kontribusi peraturan bagi perkembangan perusahaan.

h. Mengevaluasi hasil penilaian kinerja pegawai/karyawan yang telah di laksanakan bersama para atasan.

i. Memberitahukan terkait tata tertib umum dan standar operasional perusahaan dalam penyelenggaraan system (SOP).

3) Direksi Keuangan ( kepala Keuangan )

Sebagai jabatan penting dalam perusahaan, pada direksi Keuangan harus mengetahui semua hal yang berkaitan dengan keuangan. Karena direksi keuangan tidak jauh dari analisis keuangan perencanaan keuangan. Adapun fungsi jabatan direksi sebagai berikut:

a. Bekerjasama dengan direksi lain, bertugas merencanakan dan meramalkan beberapa aspek dalam perusahaan termasuk perencanaan umum keuangan perusahaan.

b. Bertugas mengambil keputusan penting investasi dan berbagai pembiayaan serta semua hal terkait dengan keputusan tersebut.

c. Direksi keuangan bertugas dalam menjalankan dan mengoperasikan roda kehidupan perusahaan seefisien mungkin dengan menjalin kerjasama dengan direksi lain.

d. Direksi keuangan bertugas merencanakan, mengatur dan mengontrol perencanaan laporan dan pembiayaan perusahaan.

e. Bertugas merencanakan dan mengontrol arus kas perusahaan.

4) Direksi Logistik Fungsi jabatan:

a. Menyusun kebijakan dan strategi logistik perusahaan untuk menjadi acuan dalam pengelolaan logistik dalam menunjang pengadaan kebutuhan barang di setiap outlet CV. Daeng Kuliner Makassar.

b. Menganalisa total kebutuhan barang dan mengatur penyediaan, pengadaan, dan pengiriman barang sedemikian rupa agar alokasi barang di setiap outlet dapat memenuhi kebutuhan dengan efisien, efektif dan tepat waktu.

c. Menganalisa jumlah dan jenis persediaan barang di gudang untuk mengontrol akurasi data persediaan dan tingkat persediaan yang sehat di setiap outlet.

d. Merencanakan dan mengkoordinasikan pengiriman barang dari pemasok atau gudang, termasuk menentukan ekspedisi dan rute, untuk memastikan pengiriman dilakukan dengan tepat waktu dan efisien, serta barang diterima oleh setiap cabang sesuai dengan yang telah ditentukan dari pihak store.

e. Menerima dan memproses permintaan barang dari setiap store atau outlet, dan mengontrol pengiriman barang dari

pemasok ( supplier ) agar barang dapat diterima oleh gudang, sesuai dengan waktu, kuantitas, kualitas dan biaya yang telah ditentukan.

f. Menyusun anggaran biaya logistik dan menjaga agar kegiatan operasional dapat berjalan dengan efisien sesuai anggaran yang telah dialokasikan.

5) Kepala Operasional Fungsi jabatan:

a. Merencanakan, melaksanakan dan mengawasi seluruh pelaksanaan operasional perusahaan.

b. Membuat standar perusahaan mengenai semua proses operasional, produksi, proyek, dan kualitas hasil produk.

c. Membuat strategi dalam pemenuhan target perusahaan dan cara mencapai target tersebut.

d. Mengecek, mengawasi dan menentukan semua kebutuhan dalam operasional perusahaan.

e. Merencanakan, menentukan, mengawasi, mengambilan keputusan dan mengkoordinasi dalam hal keuangan untuk kebutuhan operasional perusahaan.

f. Mengawasi seluruh karyawan apakah tugas yang dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur.

g. Bertanggungjawab pada pengembangan kualitas produk ataupun karyawan.

h. Membuat laporan kegiatan untuk diberikan kepada direktur Utama.

i. Bertanggungjawab pada proses operasional produksi, proyek dan kualitas hasil produksi.

6) Pimpinan Wilayah Fungsi jabatan:

a. Bertugas memimpin perusahaan cabang di tempat kedudukannya dan bertindak atas nama direksi baik dalam maupun di luar perusahaan tetap berkoordinasi pada kantor pusat.

b. Memegang rahasia perusahaan cabang baik secara internal perusahaan maupun eksternal perusahaan dalam pengambilan keputusan yang tepat setiap masalah yang terjadi di perusahaan cabang.

c. Mengawasi seluruh karyawan apakah tugas yang dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur.

d. Bertanggungjawab pada pengembangan kualitas produk ataupun karyawan.

e. Membuat strategi dalam pemenuhan target yang telah di berikan kepada store/outlet.

f. Memberikan kontribusi yang nyata atas perkembangan dan ekspansi wilayah cabang dan pemberdayaan sumber daya manusia untuk memotivasi pegawai/karyawan dalam pencapaian target.

7) Kepala Cabang

Kepala cabang adalah seorang yang bertanggungjawab atas pencapaian dan kiinerja store dengan melakukan perencanaan,

memonitoring, evaluasi , mengkoordinir dengan memenuhi target sesuai yang telah di tetapkan perusahaan. Fungsi jabatan sebagai berikut:

a. Merencanakan langkah strategi store seperti mengatur penjadwalan karyawan.

b. Memonitoring dan mengevakuasi pencapaian target yang telah di tetapkan perusahaan.

c. Mengambil semua tindakan yang diperlukan serta bertanggungjawab atas hasil keputusan agar store berjalan lancar.

d. Mengontrol semua kesiapan store baik peralatan persediaan barang sampai kesiapan kerja karyawan.

e. Memantau tugas-tugas kapten serta mengevakuasi ulang kinerja kapten atau kepala shift.

f. Menguasai negosiasi baik customer maupun pihak lain yang terkait.

g. Memberikan laporan hasil kegiatan store yang valid kepada perusahaan.

h. Mengawal aturan-aturan perusahaan yang telah ditetapkan untuk diberlakukan di store

i. Merencanakan posting anggaran untuk operasional store.

j. Mengontrol tingkat kebutuhan barang atau bahan baku yang digunakan dalam setiap operasional.

k. Membuat program kerja yang terencana untuk kemajuan perusahaan di wilayah operasional.

8) Administrasi

Sebagai pembantu umum kepala Administrasi dalam mengimput laporan yang di peroleh dari setiap cabang CV. Daeng Kuliner Makassar serta melaksanakan kegiatan surat-menyurat, dokumentasi dan pengarsipan surat, laporan dan kwitansi pembayaran supplier.

d. Jenis Usaha yang Dikelola

CV. Daeng Kuliner Makassar bergerak di bidang kuliner modern dan tradisional yaitu pembuatan makanan dan minuman yang berlatarkan makanan dan minuman, dan konsep modern seperti seafood dan aneka juice. Perusahaan ini memilih usaha di bidang makanan dan minuman karena usaha ini disesuaikan dengan kebutuhan dan dengan skill yang perusahaan miliki serta faktor pendukung yang memadai untuk megembangkan usaha ini.

e. Jenis Usaha yang Direncanakan

Perusahaan sepakat untuk membuat suatu usaha di bidang kuliner modern dan tradisional yaitu pembuatan makanan dan minuman.

Dengan jenis makanan dan minumannya secara garis besar yaitu aneka sayur, ayam bakar dan goreng, seafood serta aneka juice dan minuman. Perusahaan yakin usaha ini akan berkembang dengan baik karena perusahaan sudah menjalin kerjasama dengan beberapa supplier bahan baku serta telah dikenal dalam lingkup masyarakat setempat dan memiliki SDM yang telah siap kerja secara mandiri dan profesional sehingga dapat mempermudah perusahaan untuk mengembangkan perusahaan dengan membuka

outlet tidak hanya dalam lingkup daerah sulawesi selatan saja tapi akan dikembangkan hingga ke seluruh indonesia.

f. Kegiatan Pasar dan Pemasaran 1. Lingkungan Usaha

CV. Daeng Kuliner hanya pemasarannya di wilayah Makassar sahaja jenis usaha di bidang makanan dan minuman memiliki peluang yang sangat menjanjikan, karena makanan dan minuman adalah kebutuhan primer manusia, ditambah lagi dengan banyaknya jumlah tenaga kerja sekitar dan penduduk di wilayah Makassar dan sekitarnya. Oleh karena itu, perusahaan bertekad mengembangkan usaha kuliner modern dan tradisional karena ditunjang dari banyaknya peluang dalam mengembagkan jenis usaha ini.

Dokumen terkait