• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sabre

Dalam dokumen Prospektus Rights Issue II GIAA (Halaman 94-97)

Kondisi II: Apabila seluruh Pemegang Saham melaksanakan haknya dalam PUT II, di mana jumlah maksimum penerimaan PUT II sebesar Rp12,4 triliun, maka dana tersebut, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan

Per 31 Desember Per 30 Juni

B. Sabre

a. Kegiatan Usaha dan Perizinan

Sejarah Sabre (d/h PT Abacus Distribution Systems Indonesia) bermula dari persetujuan Menteri Telekomunikasi dan Menteri Keuangan atas skema kerja sama joint venture antara Garuda Indonesia dengan Abacus International. Atas persetujuan tersebut, Garuda Indonesia kemudian membentuk tim Mega CRS. PT Abacus Distribution Systems Indonesia atau juga dikenal dengan Abacus Indonesia kemudian resmi terbentuk pada tanggal 1 Maret 1995. Sabre merupakan salah satu Perusahaan Anak yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 1 tanggal 1 Maret 1995 yang kemudian diperbaiki dengan Akta Perbaikan No. 53 tanggal 28 Juni 1995, keduanya dibuat di hadapan Anna Sunarhadi, S.H., Notaris di Jakarta, telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia, sebagaimana diubah dari waktu ke waktu dan untuk selanjutnya disebut sebagai Menkumham, berdasarkan Keputusan No. C2- 8542.HT.01.01.TH’95 tanggal 13 Juli 1995 dan telah didaftarkan di Kantor Pendaftaran Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di bawah No. 1156/1995 tanggal 21 Juli 1995, serta telah diumumkan dalam BNRI No. 9 tanggal 30 Januari 1996, Tambahan No. 1231

Posisi pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2020

Jumlah aset menurun sebesar 18% menjadi Rp2.735.657 juta pada 31 Desember 2021 dari Rp3.322.516 juta pada 31 Desember 2020 terutama disebabkan oleh penurunan nilai aset lancar akibat berkurangnya jumlah piutang usaha pada Desember 2021. Jumlah liabilitas menurun sebesar 0,3% menjadi Rp1.648.510 juta pada 31 Desember 2021 dari Rp1.653.366 juta pada 31 Desember 2020 terutama disebabkan oleh penurunan jumlah liabilitas jangka panjang akibat berkurangnya liabilitas sewa dan liabilitas pascakerja. Jumlah ekuitas menurun sebesar 39% menjadi Rp1.087.146 juta pada 31 Desember 2021 dari Rp1.669.150 juta pada 31 Desember 2020 terutama disebabkan oleh akumulasi kerugian pada periode Desember 2021.

Laporan Laba Rugi Komprehensif

(dalam jutaan Rupiah)

30 Juni 31 Desember

Uraian 2022 2021 2021 2020

Jumlah Pendapatan 557.641 526.682 1.012.726 1.365.873

Laba (Rugi) Periode/Tahun Berjalan (104.349) (210.038) (669.375) (704.174) Laba (Rugi) Komprehensif Periode/Tahun Berjalan (99.046) (224.016) (582.004) (950.653) Periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022 dibandingkan dengan periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021

Jumlah pendapatan meningkat sebesar 6% menjadi Rp557.641 juta untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2022 dari Rp526.682 juta untuk periode yang sama tahun sebelumnya terutama disebabkan oleh meningkatnya pendapatan seiring kondisi pandemi yang telah terkendali. Jumlah rugi periode berjalan meningkat sebesar 50% menjadi rugi Rp104.349 juta untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2022 dari rugi Rp210.038 juta untuk periode yang sama tahun sebelumnya terutama disebabkan oleh peningkatan pendapatan lain-lain. Jumlah rugi komprehensif periode berjalan meningkat sebesar 56% menjadi rugi Rp99.046 juta untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2022 dari rugi Rp224.016 juta untuk periode yang sama tahun sebelumnya terutama disebabkan oleh berkurangnya nilai rugi tahun berjalan akibat operasi yang sudah tidak berjalan.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020

Jumlah pendapatan menurun sebesar 26% menjadi Rp1.012.726 juta untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 dari Rp1.365.873 juta untuk tahun sebelumnya terutama disebabkan oleh menurunnya pendapatan akibat pandemi yang belum berakhir. Jumlah rugi tahun berjalan membaik sebesar 5% menjadi rugi Rp669.375 juta untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 dari rugi Rp704.174.116.446 untuk tahun sebelumnya terutama disebabkan oleh berkurangnya rugi setelah beban pajak penghasilan dari operasi yang dihentikan. Jumlah rugi komprehensif tahun berjalan mengalami perbaikan sebesar 35% menjadi Rp582.004 juta untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 dari Rp950.652 juta untuk tahun sebelumnya terutama disebabkan oleh peningkatan nilai revaluasi tanah dan bangunan serta pengukuran kembali imbalan pascakerja.

B. Sabre

a. Kegiatan Usaha dan Perizinan

Sejarah Sabre (d/h PT Abacus Distribution Systems Indonesia) bermula dari persetujuan Menteri Telekomunikasi dan Menteri Keuangan atas skema kerja sama joint venture antara Garuda Indonesia dengan Abacus International. Atas persetujuan tersebut, Garuda Indonesia kemudian membentuk tim Mega CRS. PT Abacus Distribution Systems Indonesia atau juga dikenal dengan Abacus Indonesia kemudian resmi terbentuk pada tanggal 1 Maret 1995. Sabre merupakan salah satu Perusahaan Anak yang didirikan berdasarkan Akta Pendirian No. 1 tanggal 1 Maret 1995 yang kemudian diperbaiki dengan Akta Perbaikan No. 53 tanggal 28 Juni 1995, keduanya dibuat di hadapan Anna Sunarhadi, S.H., Notaris di Jakarta, telah memperoleh pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia, sebagaimana diubah dari waktu ke waktu dan untuk selanjutnya disebut sebagai Menkumham, berdasarkan Keputusan No. C2- 8542.HT.01.01.TH’95 tanggal 13 Juli 1995 dan telah didaftarkan di Kantor Pendaftaran Pengadilan Negeri Jakarta Pusat di bawah No. 1156/1995 tanggal 21 Juli 1995, serta telah diumumkan dalam BNRI No. 9 tanggal 30 Januari 1996, Tambahan No. 1231

Anggaran dasar terakhir Sabre adalah sebagaimana tercantum dalam Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No. 18 tanggal 10 September 2020, yang dibuat dihadapan Eira Aurelia Hollanda, S.H., Notaris di Kabupaten Bogor, yang telah disetujui oleh Menkumham berdasarkan Surat Keputusan Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar No. AHU- 0063003.AH.01.02.TAHUN 2020 tanggal 14 September 2020, yang telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkumham di bawah No. AHU-0152483.AH.01.11.TAHUN 2020 tertanggal 14 September 2020 (“Akta No. 18/2020”). Berdasarkan Akta No. 18/2020, para pemegang saham Sabre telah menyetujui perubahan Pasal 3 anggaran dasar Sabre.

Berdasarkan anggaran dasar Sabre, maksud dan tujuan Sabre ialah melaksanakan kegiatan usaha pada bidang teknologi informasi, yakni (i) aktivitas pengembangan aplikasi perdagangan melalui internet (e-commerce) dan (ii) portal web dan/atau platform digital dengan tujuan komersial.

Kegiatan usaha yang telah benar-benar dijalankan saat ini adalah kegiatan di bidang jasa portal web dan platform digital untuk komersial.

Sabre berdomisili di Jl. Mampang Prapatan Raya No. 93, Jakarta Selatan, DKI Jakarta.

b. Struktur Permodalan dan Kepemilikan Saham

Berdasarkan Akta Keputusan Pemegang Saham No. 1 tanggal 2 Maret 2015, yang dibuat dihadapan Deddy Kurniawan, S.H., M.Kn. Notaris di Kabupaten Bogor, yang telah diberitahukan kepada dan mendapat laporan penerimaan pemberitahuan dari Menkumham berdasarkan Surat No. AHU—AH.01.03-0014993 tanggal 10 Maret 2015, yang didaftarkan pada Daftar Perseroan No. AHU-0028329.AH.01.11.Tahun 2015 tanggal 10 Maret 2015, struktur permodalan dan susunan pemegang saham Sabre terakhir adalah sebagai berikut:

Keterangan Nilai Nominal Rp. 1.099.500,- per Saham

Jumlah Saham

(Lembar) Jumlah Nilai Nominal

(Rupiah) Persentase

Modal Dasar 10.000 10.995.000.000 (%)

Modal Ditempatkan dan Disetor

1. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk 2.375 2.611.312.500 95,00%

2. Sabre Asia Pacific Pte., Ltd. 125 137.437.500 5,00%

Jumlah 2.500 2.748.750.000 100%

Saham Dalam Portepel 7.500 8.246.250.000

c. Pengurusan dan Pengawasan

Berdasarkan: (i) Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 26 tanggal 22 Juni 2020, yang dibuat dihadapan Eira Aurelia Hollanda, S.H., Notaris di Kabupaten Bogor, yang telah diberitahukan kepada dan mendapat laporan penerimaan pemberitahuan dari Menkumham berdasarkan Surat No.AHU-AH.01.03-0256957 tanggal 24 Juni 2020, didaftarkan pada Daftar Perseroan No.AHU-0099031.AH.01.11.Tahun 2020 tanggal 24 Juni 2020; (ii) Akta Pernyataan Keputusan Rapat No. 27 tanggal 20 Oktober 2020, dibuat dihadapan Eira Aurelia Hollanda, S.H., Notaris di Kabupaten Bogor, yang telah diberitahukan kepada dan mendapat laporan penerimaan pemberitahuan dari Menkumham berdasarkan Surat No.AHU- AH.01.03-0400506 tanggal 22 Oktober 2020, didaftarkan pada Daftar Perseroan No.AHU-0177921.AH.01.11.Tahun 2020 tanggal 22 Oktober 2020; (iii) Akta Pernyataan Keputusan rapat umum pemegang saham tahunan No. 18 tanggal 15 September 2021, yang dibuat dihadapan Eira Aurelia Hollanda, S.H., Notaris di Kabupaten Bogor, yang telah diberitahukan kepada dan mendapat laporan penerimaan pemberitahuan dari Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0449635 tanggal 17 September 2021 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkumham di bawah No. AHU-0159661.AH.01.11.TAHUN 2021 tanggal 17 September 2021; dan (iv) Akta Pernyataan Keputusan Pemegang Saham No. 9 tanggal 17 Februari 2022, yang dibuat dihadapan Eira Aurelia Hollanda, S.H., Notaris di Kabupaten Bogor, yang telah diberitahukan kepada dan mendapat laporan penerimaan pemberitahuan dari Menkumham sebagaimana ternyata dalam Surat No. AHU-AH.01.03-0109141 tanggal 18 Februari 2022 dan telah didaftarkan dalam Daftar Perseroan pada Kemenkumham di bawah No. AHU-0034372.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal 18 Februari 2022, susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Sabre Travel Network Indonesia pada tanggal Prospektus ini diterbitkan adalah sebagai berikut:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Aryaperwira Adileksana Komisaris : Brett Scott Thorstad Komisaris : Abdul Aziz

Direksi

Direktur : Elisabeth Enny Kristiani d. Perizinan

Pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini, Sabre telah memiliki izin-izin antara lain:

No. Perizinan Nomor dan Tanggal Masa Berlaku

1. NIB yang dikeluarkan oleh Lembaga

OSS. No. 9120208752658, yang ditetapkan

dengan perubahan ke-11 pada tanggal 5 April 2021.

Berlaku selama Sabre TNI menjalankan kegiatan usahanya.

2. NPWP yang dikeluarkan oleh Departemen Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pajak.

No. 01.061.111.9-093.000, tidak

bertanggal. Berlaku selama Sabre TNI

menjalankan kegiatan usahanya.

3. Izin Usaha yang dikeluarkan oleh Keputusan Menteri Negara Pengerak Dana Investasi/Ketua BPKM.

No. 520/T/PARPOSTEL/1995, yang diterbitkan pada tanggal 24 Oktober 1995.

Berlaku untuk jangka waktu sampai dengan bulan April 2025.

4. Laporan Kegiatan Penanaman Modal yang dikeluarkan oleh Kementerian Investasi/BKPM.

No. LK1608460 – Produksi, yang diterbitkan pada tanggal 23 September 2022.

Masa berlaku tidak dicantumkan.

e. Ikhtisar Data Keuangan Penting Laporan Posisi Keuangan

(dalam USD)

Uraian 30 Juni 31 Desember

2022 2021 2020

Jumlah Aset 8.480.922 8.949.823 10.587.882

Jumlah Liabilitas 1.310.010 1.519.051 1.785.978

Jumlah Ekuitas 7.170.912 7.430.772 8.801.904

Posisi pada tanggal 30 Juni 2022 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2021

Jumlah aset menurun sebesar 5% menjadi USD8.481 juta pada 30 Juni 2022 dari USD8.949 juta pada 31 Desember 2021 terutama disebabkan oleh menurunnya jumlah kas dan setara kas serta penurunan jumlah aset tidak lancar lainnya.

Jumlah liabilitas menurun sebesar 14% menjadi USD1.310 juta pada 30 Juni 2022 dari USD1.519 juta pada 31 Desember 2021 terutama disebabkan oleh penurunan jumlah liabilitas jangka panjang akibat berkurangnya jumlah liabilitas imbalan pascakerja. Jumlah ekuitas menurun sebesar 3,5% menjadi USD7.171 juta pada 30 Juni 2022 dari USD7.431 pada 31 Desember 2021 terutama disebabkan oleh akumulasi kerugian tahun berjalan.

Posisi pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2020

Jumlah aset menurun sebesar 15% menjadi USD8.949 juta pada 31 Desember 2021 dari USD10.587 juta pada 31 Desember 2020 terutama disebabkan oleh berkurangnya jumlah kas dan setara kas. Jumlah liabilitas menurun sebesar 15% menjadi USD1.519 juta pada 31 Desember 2021 dari USD1.785 juta pada 31 Desember 2020 terutama disebabkan oleh penurunan jumlah beban akrual dan kewajiban imbalan pascakerja. Jumlah ekuitas menurun sebesar 16% menjadi USD7.430 juta pada 31 Desember 2021 dari USD8.801 juta pada 31 Desember 2020 terutama disebabkan oleh akumulasi kerugian tahun berjalan.

Laporan Laba Rugi Komprehensif

(dalam USD)

30 Juni 31 Desember

Uraian 2022 2021 2021 2020

Jumlah Pendapatan 560.933 161.400 361.692 168.655

Rugi Periode/Tahun Berjalan (165.646) (851.413) (1.384.292) (2.465.181)

Rugi Komprehensif Periode/Tahun Berjalan (259.862) (852.326) (1.371.132) (2.052.765)

Direksi

Direktur : Elisabeth Enny Kristiani d. Perizinan

Pada tanggal diterbitkannya Prospektus ini, Sabre telah memiliki izin-izin antara lain:

No. Perizinan Nomor dan Tanggal Masa Berlaku

1. NIB yang dikeluarkan oleh Lembaga

OSS. No. 9120208752658, yang ditetapkan

dengan perubahan ke-11 pada tanggal 5 April 2021.

Berlaku selama Sabre TNI menjalankan kegiatan usahanya.

2. NPWP yang dikeluarkan oleh Departemen Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pajak.

No. 01.061.111.9-093.000, tidak

bertanggal. Berlaku selama Sabre TNI

menjalankan kegiatan usahanya.

3. Izin Usaha yang dikeluarkan oleh Keputusan Menteri Negara Pengerak Dana Investasi/Ketua BPKM.

No. 520/T/PARPOSTEL/1995, yang diterbitkan pada tanggal 24 Oktober 1995.

Berlaku untuk jangka waktu sampai dengan bulan April 2025.

4. Laporan Kegiatan Penanaman Modal yang dikeluarkan oleh Kementerian Investasi/BKPM.

No. LK1608460 – Produksi, yang diterbitkan pada tanggal 23 September 2022.

Masa berlaku tidak dicantumkan.

e. Ikhtisar Data Keuangan Penting Laporan Posisi Keuangan

(dalam USD)

Uraian 30 Juni 31 Desember

2022 2021 2020

Jumlah Aset 8.480.922 8.949.823 10.587.882

Jumlah Liabilitas 1.310.010 1.519.051 1.785.978

Jumlah Ekuitas 7.170.912 7.430.772 8.801.904

Posisi pada tanggal 30 Juni 2022 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2021

Jumlah aset menurun sebesar 5% menjadi USD8.481 juta pada 30 Juni 2022 dari USD8.949 juta pada 31 Desember 2021 terutama disebabkan oleh menurunnya jumlah kas dan setara kas serta penurunan jumlah aset tidak lancar lainnya.

Jumlah liabilitas menurun sebesar 14% menjadi USD1.310 juta pada 30 Juni 2022 dari USD1.519 juta pada 31 Desember 2021 terutama disebabkan oleh penurunan jumlah liabilitas jangka panjang akibat berkurangnya jumlah liabilitas imbalan pascakerja. Jumlah ekuitas menurun sebesar 3,5% menjadi USD7.171 juta pada 30 Juni 2022 dari USD7.431 pada 31 Desember 2021 terutama disebabkan oleh akumulasi kerugian tahun berjalan.

Posisi pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan posisi pada tanggal 31 Desember 2020

Jumlah aset menurun sebesar 15% menjadi USD8.949 juta pada 31 Desember 2021 dari USD10.587 juta pada 31 Desember 2020 terutama disebabkan oleh berkurangnya jumlah kas dan setara kas. Jumlah liabilitas menurun sebesar 15% menjadi USD1.519 juta pada 31 Desember 2021 dari USD1.785 juta pada 31 Desember 2020 terutama disebabkan oleh penurunan jumlah beban akrual dan kewajiban imbalan pascakerja. Jumlah ekuitas menurun sebesar 16% menjadi USD7.430 juta pada 31 Desember 2021 dari USD8.801 juta pada 31 Desember 2020 terutama disebabkan oleh akumulasi kerugian tahun berjalan.

Laporan Laba Rugi Komprehensif

(dalam USD)

30 Juni 31 Desember

Uraian 2022 2021 2021 2020

Jumlah Pendapatan 560.933 161.400 361.692 168.655

Rugi Periode/Tahun Berjalan (165.646) (851.413) (1.384.292) (2.465.181)

Rugi Komprehensif Periode/Tahun Berjalan (259.862) (852.326) (1.371.132) (2.052.765)

Periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2022 dibandingkan dengan periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2021

Jumlah pendapatan meningkat sebesar 248% menjadi USD560.933 untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2022 dari USD161.400 untuk periode yang sama tahun sebelumnya terutama disebabkan oleh meningkatnya pendapatan komisi. Jumlah rugi periode berjalan menurun sebesar 81% terutama disebabkan oleh berkurangnya beban usaha menjadi USD37.928 dari sebelumnya USD182.597 dan beban penjualan menjadi USD215.310 dari sebelumnya USD524.788.

Tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2021 dibandingkan dengan tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2020

Jumlah pendapatan meningkat sebesar 114% menjadi USD361.692 untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 dari USD168.655 untuk tahun sebelumnya terutama disebabkan oleh peningkatan pendapatan komisi. Jumlah rugi tahun berjalan membaik sebesar 44% menjadi rugi USD1.384.292 untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 dari rugi USD2.465.181 untuk tahun sebelumnya terutama disebabkan oleh peningkatan jumlah pendapatan yang diiringi dengan penurunan beban usaha dan beban penjualan. Jumlah rugi komprehensif tahun berjalan membaik sebesar 33%

menjadi rugi USD1.371.132 untuk tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 dari rugi USD2.052.765 untuk tahun sebelumnya terutama disebabkan oleh pengukuran kembali atas kewajiban imbalan pascakerja.

Dalam dokumen Prospektus Rights Issue II GIAA (Halaman 94-97)