• Tidak ada hasil yang ditemukan

Saksi SUGIANTO THIAN

Mahkamah Agung Republik Indonesia

2) Saksi SUGIANTO THIAN

• Bahwa saksi pernah dimintai keterangan oleh Penyidik Kepolisian dan keterangannya dalam berita acara penyidikan tersebut adalah benar ;

• Bahwa saksi bekerja di divisi Teknologi Informasi BCA di Jalan Brigjen Katamso No.1 Slipi, Jakarta Barat sejak tahun 2007 dimana saat ini menjabat sebagai Sr. IT Analyst, tugas dan tanggung jawab saya adalah melakukan analisa, design dan development system core banking BCA ;

• Bahwa yang saksi ketahui dalam perkara ini adalah sehubungan adanya transaksi transfer antar bank yang terjadi di daerah Pekalongan, Tegal

Halaman 41 Putusan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 41

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

dan Yogyakarta oleh nasabah BCA yang mencurigakan dan dilakukan saat proses akhir hari system BCA sedang berjalan ;

• Bahwa danya Tindak pidana transfer dana, pencurian uang milik BCA diketahui pertama kali terjadi pada bulan Mei 2015, adapun untuk kejadiannya terjadi sejak bulan Maret s.d Mei 2015 di Pekalongan, Tegal, Magelang, dan Yogyakarta ;

• Bahwa Para terdakwa memanfaatkan kondisi sistem BCA dimana terdapat kemungkinan kegagalan transaksi apabila saldo di rekening tidak mencukupi setelah dilakukan pembebanan biaya administrasi ;

• Bahwa cara pelaku dalam melakukan tindak pidana tersebut adalah pelaku telah melakukan transfer uang namun saldonya tidak terdebet dan terhadap saldo yang tidak terdebet tersebut pelaku kemudian melakukan penarikan/transfer kerekening lain, adapun untuk contoh kejadiannya adalah sebagai berikut:

a. Pelaku mempersiapkan saldo awal sekitar Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) dan dengan saldo tersebut pelaku dapat memiliki/mendapatkan uang dengan jumlah sekitar Rp. 20.000.000 (dua puluh juta rupiah) pada setiap rekening nasabah BCA.

b. Uang sekitar Rp. 20.000.000 (dua puluh juta rupiah) tersebut dilakukan melalui dua tahap yaitu pertama uang sekitar Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) ditrasnfer ke rekening bank lain dan kedua uang sekitar Rp.

10.000.000 (sepuluh juta rupiah) ditarik tunai oleh pelaku dan atau ditransfer ke rekening lain;

c. Transfer uang pertama yaitu sekitar Rp.10.000.000 (sepuluh juta rupiah) tersebut sebagian besar ditransfer ke rekening Bank mandiri atas nama WILDAN MUHAMMAD dan MUHAMMAD TAUFIK”

• Bahwa benar telah terjadi tranfer dana tersebut diatas pada waktu minggu ke tiga setiap bulannya, kejadian tersebut terjadi dengan cara pelaku melakukan tranfer dana pertama sekitar Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) ke rekening bank lain pada saat sistem BCA sedang batch (proses akhir hari dan sistem offline) yang mana sistem bank akan melakukan proses pemotongan biaya administrasi sebagai prioritasnya, sehingga transfer tersebut gagal didebet namun penerima uang sudah mendapatkan dananya sesuai yang ditranfer, dan dikarenakan gagal debet sehingga saldo akan kembali lagi oleh karena itu pelaku

42

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 42

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

melakukan penarikan tunai/transfer saldo tersebut pada saat sistem sudah online ;

• Bahwa kronologis kejadian sehingga Para Terdakwa dapat sehingga mendapatkan uang senilai jumlah sekitar Rp. 20.000.000 (dua puluh juta rupiah) dengan hanya mempunyai saldo awal sekitar Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) serta pada saat sistem BCA sedang batch (proses akhir hari dan sistem offline) yang mana sistem bank akan melakukan proses pemotongan biaya administrasi sebagai prioritasnya ? Awalnya pada tanggal 20 Maret 2015, Pelaku mempersiapkan dana di rekeningnya sebesar tarikan maksimum pada ATM yaitu Rp. 10.000.000.

Kemudian disaat sistem sedang melakukan proses akhir hari yaitu sekitar pukul 21.00 WIB s/d 00.00 WIB, pelaku melakukan transaksi penarikan dana sebesar saldo yang telah disiapkan. Secara sistem, transaksi yang dilakukan pelaku pada saat sistem sedang melakukan proses akhir hari akan disimpan dalam transaksi penampungan sementara, transaksi selesai dan uang diberikan ke pelaku. Pada periode pengenaan biaya administrasi sistem memprioritaskan pembebanan biaya administrasi terlebih dahulu sebelum memproses transaksi yang ada di penampungan sementara. Dikarenakan saldo rekening menjadi tidak mencukupi setelah dikenakan biaya administrasi, maka transaksi di penampungan sementara akan menjadi gagal dan pindah ke penampungan transaksi yang akan dikoreksi. Sebelum proses koreksi dilakukan, pelaku melakukan transaksi penarikan kembali sebesar sisa saldo setelah pembebanan biaya administrasi. Pada saat proses koreksi dilakukan system tidak berhasil melakukan pendebetan dana dikarenakan saldo rekening tidak mencukupi ;

• Bahwa Para Terdakwa dengan sengaja membiarkan saldo rekening tidak mencukupi sehingga proses koreksi yang dicoba dilakukan setiap hari oleh system BCA selalu gagal, pola yang sama diulangi oleh pelaku pada saat pembebanan biaya administrasi berikutnya yaitu tanggal 17 April 2015 dan 15 Mei 2015.

• Bahwa proses yang dilakukan oleh Para Terdakwa dalam hal ini antara lain : transaksi dengan nomor kartu 60190016962822221 dan no.

rekening BCA 2380648043 a.n. ASEP ZAKARIA pada tanggal 15 Mei 2015 (dari 46 rekening yang melakukan transaksi serupa) adalah :

Halaman 43 Putusan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 43

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Awalnya pada tanggal 15 Mei 2015, Pelaku menyiapkan dana pada rekening BCA 2380648043 an. ASEP ZAKARIA sebesar Rp. 10.010.000.

Kemudian pada pukul 21:23:51 WIB Pelaku dengan nomor kartu 60190016962822221 dan no. rekening BCA 2380648043 a.n. ASEP ZAKARIA melakukan transaksi transfer ke Bank Mandiri no. rekening 9000027883579 a.n. WILDAN MUHAMAD sebesar Rp. 9.993.500 dan berhasil, dan rekening tujuan yaitu Mandiri sudah ter kredit sebesar Rp.

9.993.500, tetapi untuk pendebetan transaksi tersebut dan biaya transaksi sebesar Rp. 6.500 di rekening nasabah BCA masih disimpan dalam transaksi penampungan sementara. Dikarenakan pukul 21.00 s/d 24.00 adalah proses akhir hari bank (proses batch) termasuk didalamnya pendebetan biaya admin untuk rekening tahapan sebesar Rp. 13.000, maka secara system saldo rekening nasabah rekening BCA 2380648043 an. ASEP ZAKARIA terpotong Rp. 13.000 menjadi Rp. 9.997.000.

Setelah proses akhir hari bank selesai, sekitar pukul 00.01 WIB system akan memproses transaksi yang ada pada penampungan sementara nasabah no. rekening BCA 2380648043 a.n. ASEP ZAKARIA yaitu biaya transaksi transfer ke Bank Mandiri sebesar Rp. 6.500 menjadi sisa saldo sebesar Rp. 9.990.500 dan juga transaksi transfer ke Bank Mandiri no.

rekening 9000027883579 a.n. WILDAN MUHAMAD sebesar Rp.

9.993.500, Dikarenakan saldo nasabah setelah dipotong biaya administrasi dan biaya transaksi adalah sebesar Rp. 9.990.500 tetapi transaksi transfer ke Bank Mandiri no. rekening 9000027883579 a.n.

WILDAN MUHAMAD sebesar Rp. 9.993.500 (lebih besar dari saldo yang dimiliki oleh nasabah), maka secara system transaksi yang dilakukan tersebut digagalkan dan saldo nasabah tetap Rp. 9.990.500. Dalam hal ini, pelaku kemudian diantara jam 00.01 s/d 03.00 WIB, sebelum proses koreksi dilakukan (pada sekitar pukul 03.00) pelaku kembali melakukan transaksi transfer sebesar Rp. 9.970.000 ;

• Bahwa data rekening dari nasabah yang dicurigai ada kejanggalan sebagai berikut:

1) M BASIRUN 02500228507

MOH ISHAQ MAULANA 02500239070

ASEP ZAKARIA 02380648043

ACHMAT MUZAFAK 02490270810

SIDROTUL MUNTAHA 02380664413

44

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 44

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

KHAIRUL KHAKIM 02380663123

SAIFUL ANAM 03820598643

M RIFAN 02380716804

SUPARNO 03820593234

MUHSIN 02380716201

M RIZALUL ADAM 02380177695

SURYAJI SUKMA ALAM 02500305528 MUCHAMAT RISKI ARISTA 02380743216

M NAFIUL 02380750166

A JAZULI 02380722502

SYAHULUL SOFYAN 02380766836

ARIF KURNIAWAN 02510473381

KHUSAINI 03820611992

ABDUL MANAN 03820614835

AHMAT ZAMRONI 02510474298

NUR KHAKIM 02380706485

ROHIM 02380762768

KHAIRIL ANWAR 02510477424

MUHRONI 02380757268

AHMAD YUSRON 02380783251

ISKANDAR ZULKARNAIN 03820617435 MUHAMMAD HAVID RIZQON 03820620509

IMAM TAUFIK 02380792705

KHIKMATUL KHASANAH 02500343772

MUHAMMAD KHARIS 02380739821

NOVILA 02500340463

GUNAWAN 02380800147

IMRON 02380797383

M RIZQUL MAULANA 02380740918

SUPARNO 03820621912

MUCHAMMAD GURUH ADIOSO 02380716081

M RIFATUL KHAMDI 02380750557

AMINUDIN 02500349801

HANDARSIH 03820573764

FAHMI KURNIAWAN 02380781509

EKA SUSILOWATI 02380789356

KACENDRO 02510490480

IDRIS EFENDI 02500354871

ISKANDAR WANTO 02497088832

ALFIAN ROMADHON 02380336653

ISMAIL 02500098174

• Bahwa pada tanggal 20-03-2015 pukul 21:30:32 kartu ATM 6019002560737332 milik M. BASIRUN melakukan transaski transfer ke

Halaman 45 Putusan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 45

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

rekening Bank Mandiri nomor 1390004527424 an. Dani Mahendra dengan nominal Rp 10.000.000 dan keterangan transaksi tersebut BERHASIL. Namun terlihat di Mutasi Tahapan rekening nomor 02500228507 an. M BASIRUN transaksi transfer ke rekening Bank Mandiri nomor 1390004527424 an. Dani Mahendra dengan nominal Rp 10.000.000 tidak tercatat atau tidak mengurangi saldo namun tetap dikenakan biaya Administrasi atas transaksi transfer yang berhasil yang dilakukan ke Bank Lain sebesar Rp 6.500. Hal ini dikarenakan terjadinya transaksi dilakukan disaat sistem sedang melakukan proses jurnal / akhir hari di mana pada periode pengenaan biaya administrasi sistem memprioritaskan pembebanan biaya administrasi terlebih dahulu sebelum memproses transaksi yang ada di penampungan sementara ;

• Bahwa pada tanggal 15-05-2015 pukul 21:36:05 kartu ATM 6019002614595884 milik MOH ISHAQ MAULANA melakukan transaski transfer ke rekening Bank Mandiri nomor 1390015878139 an. Ali Usman dengan nominal Rp 9.880.000 dan keterangan transaksi tersebut BERHASIL.Namun terlihat di Mutasi Tahapan rekening nomor 02500239070 an. MOH ISHAQ MAULANA transaksi transfer ke rekening Bank Mandiri nomor 1390015878139 an. Ali Usman dengan nominal Rp 9.880.000 tidak tercatat atau tidak mengurangi saldo namun tetap dikenakan biaya Administrasi atas transaksi transfer yang berhasil yang dilakukan ke Bank Lain sebesar Rp 6.500. Hal ini dikarenakan terjadinya transaksi dilakukan disaat sistem sedang melakukan proses jurnal / akhir hari di mana pada periode pengenaan biaya administrasi sistem memprioritaskan pembebanan biaya administrasi terlebih dahulu sebelum memproses transaksi yang ada di penampungan sementara ;

• Bahwa pada tanggal 15-05-2015 pukul 21:23:51 kartu ATM 6019001696282221 milik ASEP ZAKARIA melakukan transaski transfer ke rekening Bank Mandiri nomor 9000027883579 an. Wildan Muhammad dengan nominal Rp 9.993.500 dan keterangan transaksi tersebut BERHASIL. Namun terlihat di Mutasi Tahapan rekening nomor 02380648043 an. ASEP ZAKARIA transaksi transfer ke rekening Bank Mandiri nomor 9000027883579 an. Wildan Muhammad dengan nominal Rp 9.993.500 tidak tercatat atau tidak mengurangi saldo namun tetap dikenakan biaya Administrasi atas transaksi transfer yang berhasil yang

46

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 46

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

dilakukan ke Bank Lain sebesar Rp 6.500.Hal ini dikarenakan terjadinya transaksi dilakukan disaat sistem sedang melakukan proses jurnal / akhir hari di mana pada periode pengenaan biaya administrasi sistem memprioritaskan pembebanan biaya administrasi terlebih dahulu sebelum memproses transaksi yang ada di penampungan sementara ;

• Bahwa pada tanggal 15-05-2015 pukul 21:27:00 kartu ATM 6019001650213550 milik ACHMAT MUZAFAK melakukan transaski transfer ke rekening Bank Mandiri nomor 9000027883579 an. Wildan Muhammad dengan nominal Rp 9.993.500 dan keterangan transaksi tersebut BERHASIL. Namun terlihat di Mutasi Tahapan rekening nomor 02490270810 an. ACHMAT MUZAFAK transaksi transfer ke rekening Bank Mandiri nomor 9000027883579 an. Wildan Muhammad dengan nominal Rp 9.993.500 tidak tercatat atau tidak mengurangi saldo namun tetap dikenakan biaya Administrasi atas transaksi transfer yang berhasil yang dilakukan ke Bank Lain sebesar Rp 6.500. Hal ini dikarenakan terjadinya transaksi dilakukan disaat sistem sedang melakukan proses jurnal / akhir hari di mana pada periode pengenaan biaya administrasi sistem memprioritaskan pembebanan biaya administrasi terlebih dahulu sebelum memproses transaksi yang ada di penampungan sementara ;

• Bahwa pada tanggal 15-05-2015 pukul 21:53:39 kartu ATM 6019002598076422 milik SIDROTUL MUNTAHA melakukan transaski transfer ke rekening Bank Mandiri nomor 9000030561808 an.

Muhammad Haris dengan nominal Rp 8.993.500 dan keterangan transaksi tersebut BERHASIL. Namun terlihat di Mutasi Tahapan rekening nomor 02380664413 an. SIDROTUL MUNTAHA transaksi transfer ke rekening Bank Mandiri nomor 9000030561808 an.

Muhammad Haris dengan nominal Rp 8.993.500 tidak tercatat atau tidak mengurangi saldo namun tetap dikenakan biaya Administrasi atas transaksi transfer yang berhasil yang dilakukan ke Bank Lain sebesar Rp 6.500. Hal ini dikarenakan terjadinya transaksi dilakukan disaat sistem sedang melakukan proses jurnal / akhir hari di mana pada periode pengenaan biaya administrasi sistem memprioritaskan pembebanan biaya administrasi terlebih dahulu sebelum memproses transaksi yang ada di penampungan sementara ;

Halaman 47 Putusan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 47

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

• Bahwa pada tanggal 17-04-2015 pukul 21:19:11 kartu ATM 6019001072615580 milik KHAIRUL KHAKIM melakukan transaski transfer ke rekening Bank Mandiri nomor 9000030561808 an.

Muhammad Haris dengan nominal Rp 9.833.500 dan keterangan transaksi tersebut BERHASIL.Namun terlihat di Mutasi Tahapan rekening nomor 02380663123 an. KHAIRUL KHAKIM transaksi transfer ke rekening Bank Mandiri nomor 9000030561808 an. Muhammad Haris dengan nominal Rp 9.833.500 tidak tercatat atau tidak mengurangi saldo namun tetap dikenakan biaya Administrasi atas transaksi transfer yang berhasil yang dilakukan ke Bank Lain sebesar Rp 6.500. Hal ini dikarenakan terjadinya transaksi dilakukan disaat sistem sedang melakukan proses jurnal / akhir hari di mana pada periode pengenaan biaya administrasi sistem memprioritaskan pembebanan biaya administrasi terlebih dahulu sebelum memproses transaksi yang ada di penampungan sementara ;

• Bahwa pada tanggal 17-04-2015 pukul 21:36:57 kartu ATM 6019002587583305 milik SAIFUL ANAM melakukan transaski transfer ke rekening Bank Mandiri nomor 1390015768876 an. Misbakhul Munir dengan nominal Rp 9.943.000 dan keterangan transaksi tersebut BERHASIL. Namun terlihat di Mutasi Tahapan rekening nomor 03820598643 an. SAIFUL ANAM transaksi transfer ke rekening Bank Mandiri nomor 1390015768876 an. Misbakhul Munir dengan nominal Rp 9.943.000 tidak tercatat atau tidak mengurangi saldo namun tetap dikenakan biaya Administrasi atas transaksi transfer yang berhasil yang dilakukan ke Bank Lain sebesar Rp 6.500. Hal ini dikarenakan terjadinya transaksi dilakukan disaat sistem sedang melakukan proses jurnal / akhir hari di mana pada periode pengenaan biaya administrasi sistem memprioritaskan pembebanan biaya administrasi terlebih dahulu sebelum memproses transaksi yang ada di penampungan sementara ;

• Bahwa pada tanggal 17-04-2015 pukul 21:26:42 kartu ATM 6019002021441292 milik M RIFAN melakukan transaski transfer ke rekening Bank Mandiri nomor 1390016440756 an. Siswandi dengan nominal Rp 9.993.500 dan keterangan transaksi tersebut BERHASIL .Namun terlihat di Mutasi Tahapan rekening nomor 02380716804 an. M RIFAN transaksi transfer ke rekening Bank Mandiri

48

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 48

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

nomor 1390016440756 an. Siswandi dengan nominal Rp 9.993.500 tidak tercatat atau tidak mengurangi saldo namun tetap dikenakan biaya Administrasi atas transaksi transfer yang berhasil yang dilakukan ke Bank Lain sebesar Rp 6.500. Hal ini dikarenakan terjadinya transaksi dilakukan disaat sistem sedang melakukan proses jurnal / akhir hari di mana pada periode pengenaan biaya administrasi sistem memprioritaskan pembebanan biaya administrasi terlebih dahulu sebelum memproses transaksi yang ada di penampungan sementara ;

• Bahwa pada tanggal 15-05-2015 pukul 21:33:40 kartu ATM 6019001663822975 milik SUPARNO melakukan transaski transfer ke rekening Bank Mandiri nomor 9000022158340 an. Muhammad Taufik dengan nominal Rp 9.993.500 dan keterangan transaksi tersebut BERHASIL. Namun terlihat di Mutasi Tahapan rekening nomor 03820593234 an. SUPARNO transaksi transfer ke rekening Bank Mandiri nomor 9000022158340 an. Muhammad Taufik dengan nominal Rp 9.993.500 tidak tercatat atau tidak mengurangi saldo namun tetap dikenakan biaya Administrasi atas transaksi transfer yang berhasil yang dilakukan ke Bank Lain sebesar Rp 6.500. Hal ini dikarenakan terjadinya transaksi dilakukan disaat sistem sedang melakukan proses jurnal / akhir hari di mana pada periode pengenaan biaya administrasi sistem memprioritaskan pembebanan biaya administrasi terlebih dahulu sebelum memproses transaksi yang ada di penampungan sementara ;

• Bahwa pada tanggal 17-04-2015 pukul 21:55:31 kartu ATM 6019001670385339 milik MUHSIN melakukan transaski transfer ke rekening Bank Mandiri nomor 9000022156179 an. Nur Said dengan nominal Rp 9.889.723 dan keterangan transaksi tersebut BERHASIL.

Namun terlihat di Mutasi Tahapan rekening nomor 02380716201 an.

MUHSIN transaksi transfer ke rekening Bank Mandiri nomor 9000022156179 an. Nur Said dengan nominal Rp 9.889.723 tidak tercatat atau tidak mengurangi saldo namun tetap dikenakan biaya Administrasi atas transaksi transfer yang berhasil yang dilakukan ke Bank Lain sebesar Rp 6.500. Hal ini dikarenakan terjadinya transaksi dilakukan disaat sistem sedang melakukan proses jurnal / akhir hari di mana pada periode pengenaan biaya administrasi sistem

Halaman 49 Putusan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 49

Dokumen terkait