• Tidak ada hasil yang ditemukan

Mahkamah Agu Mahkamah Agung Republik Indo ... - JDIH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Mahkamah Agu Mahkamah Agung Republik Indo ... - JDIH"

Copied!
125
0
0

Teks penuh

(1)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

P U T U S A N

Nomor : 14/PID.Sus/2016/PN.Pkl.

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA Pengadilan Negeri Pekalongan yang mengadili perkara pidana dengan acara biasa pada peradilan tingkat pertama menjatuhkan putusan sebagai berikut, terhadap terdakwa :

I.Nama lengkap : MUHAMMAD TAUFIK ; Tempat lahir : Pekalongan ;

Umur/Tanggal lahir : 27 Tahun / 5 September 1988 ; Jenis kelamin : Laki-laki ;

Kebangsaan : Indonesia ;

Tempat tinggal : Jalan Tentara Pelajar Gg.7 C/103 Rt.02/02 Kel. Kandang Panjang, Kec. Pekalongan Utara, Pekalongan, Jawa Tengah dan alamat Jalan Urip Sumoharjo, Buaran Nomor 2018 Kel. Kradenan, Kec. Pekalongan Selatan, Pekalongan, Jawa Tengah ;

Agama : Islam ;

Pekerjaan : Wiraswasta ;

II. Nama lengkap : KHOIRUL ANAM ; Tempat lahir : Pekalongan ;

Umur/Tanggal lahir : 31 Tahun / 12 Mei 1984 ; Jenis kelamin : Laki-laki ;

Kebangsaan : Indonesia ;

Tempat tinggal : Kradenan Gg.8 Rt.001 Rw.006 Kel. Kradenan, Kec. Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan, Jawa Tengah ;

Agama : Islam ;

Pekerjaan : Buruh Harian Lepas ; III. Nama lengkap : ZUHRI ; Tempatlahir : Pekalongan ;

Umur/Tanggallahir : 26 Tahun / 1 Nopember 1989 ; Jeniskelamin : Laki-laki ;

Halaman 1 Putusan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 1

(2)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Kebangsaan : Indonesia ;

Tempat tinggal : Jalan Kradenan Gg.8 Rt.001 Rw.005, Kel. Kradenan, Kec. Pekalongan Selatan, Pekalongan, Jawa Tengah ; Agama : Islam ;

Pekerjaan : Wiraswasta ;

Para Terdakwa ditahan dengan jenis penahanan rumah tahanan negara, oleh :

1. Penyidik sejak tanggal 9 Oktober 2015 sampai dengan tanggal 28 Oktober 2015 ;

2. Perpanjangan oleh Penuntut Umum sejak tanggal 29 Oktober 2015 sampai dengan tanggal 7 Desember 2015 ;

3. Perpanjangan oleh Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan sejak tanggal 8 Desember 2015 sampai dengan tanggal 6 Januari 2016 ;

4. Perpanjangan oleh Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan sejak tanggal 7 Januari 2016 sampai dengan tanggal 5 Februari 2016 ;

5. Penuntut Umum sejak tanggal 3 Februari 2016 sampai dengan tanggal 22 Februari 2016 ;

6. Hakim Pengadilan Negeri Pekalongan sejak tanggal 18 Februari 2016 sampai dengan tanggal 18 Maret 2016 ;

7. Perpanjangan Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan sejak tanggal 19 Maret 2016 sampai dengan tanggal 17 Mei 2016 ;

8. Perpanjangan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Semarang sejak tanggal 18 Mei 2016 sampai dengan 16 Juni 2016 ;

Para Terdakwa tidak didampingi Penasihat Hukum ; Pengadilan Negeri tersebut ;

Telah membaca :

1. Surat Pelimpahan perkara dengan acara biasa dari Kepala Kejaksaan Negeri Pekalongan tanggal 16 Februari 2016 beserta Berkas Perkara atas nama para terdakwa tersebut di atas ;

2. Surat Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Pekalongan tanggal 18 Februari 2016 tentang Penunjukan Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili Perkara ini;

3. Surat Penetapan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Pekalongan tanggal 18 Februari 2016 tentang Penetapan hari sidang ;

2

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 2

(3)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Telah mendengar dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum ;

Telah mendengar keterangan Saksi-saksi dan Para Terdakwa ; Telah mendengar tuntutan pidana Jaksa Penuntut Umum yang pada pokoknya mohon agar Majelis Hakim yang mengadili perkara ini menjatuhkan putusan sebagai berikut :

1. Menyatakan terdakwa I.MUHAMMAD TAUFIK,terdakwa II. KHOIRUL ANAMdan terdakwa III. ZUHRIterbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana “turut serta menempatkan, mentransfer, mengalihkan, membelanjakan, atau perbuatan lain atas Harta Kekayaan yang diketahuinya atau patut diduganya merupakan hasil tindak pidanadengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal usul Harta Kekayaan”sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam dakwaan Pertama Pasal 3 UU.RI Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Jo Pasal 55 ayat (1) ke - 1 KUHP.

2. Menjatuhkan pidana terhadap para terdakwa tersebut dengan pidana penjara sebagai berikut:

1. Terdakwa MUHAMMAD TAUFIK

• Penjara selama 6 (enam) Tahun, Dan;

• Denda sebesar Rp 2.000.000.000,- (dua milyar rupiah), Subsidair 6 (enam) Bulan kurungan.

2. Terdakwa KHOIRUL ANAM

• Penjara selama 5 (lima) Tahun, Dan;

• Denda sebesar Rp 2.000.000.000,- (dua milyar rupiah), Subsidair 6 (enam) Bulan kurungan.

3. Terdakwa ZUHRI

• Penjara selama 4 (empat) Tahun, Dan;

• Denda sebesar Rp 2.000.000.000,- (dua milyar rupiah) Subsidair 6 (enam) bulan kurungan.

Pidana tersebut dikurangi selama para terdakwa berada dalam tahanan sementara dan memerintahkan agar para terdakwa tetap berada dalam tahanan;

3. Menyatakan barang bukti berupa:

Halaman 3 Putusan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 3

(4)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

• 8 (delapan) Buah buku tabungan BCA a.n. YENIARTI nomor rekening 2380739901

• 1 (satu) Buah buku tabungan BCA an YENIARTI nomor rekening 3820579525

• 1 (satu) Buah ATM Platinum Bank BCA No.Kartu 6019 0045 1784 9988

• 1 (satu) Buah Memory card Micro SD Merk V-Gen 8 GB

• 1 (satu) Buah Helm Putih

• 1 (satu) Buah Kaos garis hitam putih

• 1 (satu) Buah HP Blacberry 9790 putih

• 1 (satu) Buah Simcard Axis

Dirampas untuk dimusnahkan

• 1 (satu) Buah KTP an. MUHAMMADTAUFIK

Dikembalikan kepada Terdakwa MUHAMMAD TAUFIK

• 1 (satu) Buah KTP Provinsi Jawa Tengah an. KHOIRUL ANAM Dikembalikan kepada Terdakwa KHOIRUL ANAM

• 1 (satu) Buah Kartu ATM Bank Mandiri No. Kartu 461699418228 8730 Dirampas untuk dimusnahkan

• 1 (satu) Buah KTP Provinsi Jawa Tengah An.ZUHRI Dikembalikan kepada Terdakwa ZUHRI

• 1 (satu) Buah Handphone Merk Nokia 105 Warna Hitam beserta1 (satu) simcard Indosat

• 1 (satu) Buah Memory card Micro SD Merk V- Gen 8 GB Dirampas untuk dimusnahkan

• 1 (satu) Bundel LOG CCTV Transaksi AN :

1. KHAIRUL HAKIMNomorrekening; .02380663123 2. ACHMAT MUZAFAK Nomor rekening. 02490270810 3. SUPARNO Nomor rekening; 03820593234

4. M. RIZALUL ADAM Nomor rekening; 02380177695 5. MUHSIN Nomor rekening, 02380716201

6. MUCHAMAT RISKI ARISTA Nomor rekening; 02380743216 7. M. NAFIUL Nomor rekening; 02380750166

8. SYAHLUL SOFYAN Nomor rekening; 02380766836 9. ARIF KURNIAWAN Nomor rekening-02510473381 10.AHMAD YUSRON Nomor rekening; 02380783251

4

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 4

(5)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

11.KHUSAINI Nomor rekening; 03820611992 12.IMRON Nomor rekening; 02380797383

13.M. RIQULMAULANA Nomor rekening; 02380740918 14.AMINUDIN Nomor rekening; 02500349801

15.HANDARSIH Nomor rekening; 03820573764

16.FAHMI KURNIAWAN Nomor rekening: 02380781509 17.ISKANDAR WANTO Nomor rekening; 02497088832 18.KACENDRO Nomor rekening: 02510490480

19.ASEP ZAKARIA Nomor rekening; 02380648043 20.IDRIS EFENDI Nomor rekening-02500354871 21.M. IRFAN Nomor rekening; 02380716804

22.EKA SUSILOWATI Nomor rekening; 02380789356 23.M. BASIRUN Nomor rekening; 02500228507 24.SAIFUL ANAM Nomor rekening; 038205986433

25.SIDROTUL MUNTAHA Nomor rekening; 02380664413 26.A. JAZULI Nomor rekening; 02380722502

27.ABDUL MANAN Nomor rekening; 03820614835 28.AHMAT ZAMRONI Nomor rekening; 02510474298 29.NUR KHAKIM Nomor rekening; 02380706485 30.KHAIRIL ANWAR Nomor rekening; 02510477424

31.ISKANDAR ZULKARNAIN Nomor rekening; 03820617435 32.MUHAMMAD HAVID RISQON Nomor rekening; 03820620509 33.MOH. ISHAQ MAULANA Nomor rekening; 02500239070 34.ROHIM Nomor rekening; 02380762768

35.IMAM TAUFIK Nomor rekening; 02380792705

36.SURYAJI SUKMA ALAM Nomor rekening; 02500305528 37.KHIKMATUL KHASANAH Nomor rekening; 02500343772 38.NOVILA Nomor rekening; 02500340463

39.MUHAMMAD KHARIS Nomor rekening; 02380739821 40.GUNAWAN Nomor rekening; 02380800147

41.MUCHAMMAD GURUH ADIOSO Nomor rekening; 02380716081 42.M.RIFATULKHAMDI Nomor rekening; 02380750557

43.MUHRONI Nomor rekening-02380757268

44.ALFIAN ROMADHON Nomor rekening; 02380336653 45.SUPARNO Nomor rekening; 03820621912

Halaman 5 Putusan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 5

(6)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

46.ISMAIL Nomor rekening; 02500098174 47.YENIARTI Nomor rekening; 2380739901

48.MUHAMMAD TAUFIK Nomor rekening; 2380346730 49.WILDAN MUHAMMAD RIZKI Nomor rekening; 3820611607

• Uang tunai sebesar Rp. 50.048.264,94 (lima puluh juta empat puluh delapan ribu dua ratus enam puluh empat poin sembilan empat) dari rekening a.n MUHAMMAD TAUFIK Nomor Rekening 2380346730

• Uang tunai sebesar Rp. 30.033.287,96 (tiga puluh juta tiga puluh tiga ribu dua ratus delapan puluh tujuh poin sembilan enam) dari rekening a.n WILIDAN MUHAMMAD RIZKI Nomor Rekening 3820611607

• 1 (satu) Bundel Aplikasi Pembukaan Rekening dan Mutasi/rekening Koran periode bulan April 2015 s/d bulan Mei 2015 atas nama:

1. JAZULI NomorRekening 02380722502,

BCAKCUPEKALONGAN

2. ABDUL MANAN Nomor Rekening 03820614835, BCA KCP SULTAN AGUNG, PEKALONGAN

3. ACHMAT MUZAFAK Nomor Rekening : 02490270810, BCA KCP BATANG

4. M BASIRUN Nomor Rekening 02500228507, BCA KCP KEDUNGWUNI, PEKALONGAN 5. MOH ISHAQ MAULANA Nomor

Rekening; 02500239070, KCP KEDUNGWUNI, PEKALONGAN 6. ASEP ZAKARIA Nomor

Rekening 02380648043, BCA KCU PEKALONGAN

7. SIDROTUL MUNTAHA Nomor Rekening 02380664413, BCA KCUPEKALONGAN

6

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 6

(7)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

8. KHAIRUL KHAKIM Nomor Rekening 02380663123, BCA KCU PEKALONGAN

9. SAIFUL ANAM Nomor Rekening 03820598643, BCA KCP

SULTAN AGUNG,

PEKALONGAN

10.M RIFAN Nomor Rekening;

02380716804, BCA KCU PEKALONGAN

11.SUPARNO Nomor Rekening;

03820593234, BCA KCP

SULTAN AGUNG,

PEKALONGAN

12.MUHSIN Nomor Rekening;

02380716201, BCA KCU PEKALONGAN

13.M RIZALUL ADAM Nomor Rekening; 02380177695, BCA KCU PEKALONGAN

14.SURYAJI SUKMA ALAM Nomor Rekening 02500305528,BCA

KCP KEDUNGWUNI,

PEKALONGAN

15.MUCHAMAT RISKI ARISTA Nomor Rekening; 02380743216.

BCA KCU PEKALONGAN 16.M NAFIUL Nomor Rekening

02380750166, BCA KCU PEKALONGAN

17.SYAHULUL SOFYAN Nomor Rekening;02380766836, BCA KCU PEKALONGAN

18.ARIF KURNIAWAN Nomor Rekening; 02510473381, BCA

Halaman 7 Putusan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 7

(8)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

KCP WIRADESA,

PEKALONGAN

19.KHUSAINI Nomor Rekening 03820611992, BCA KCP

SULTAN AGUNG,

PEKALONGAN

20.AHMAT ZAMRONI Nomor Rekening : 02510474298, BCA

KCP WIRADESA,

PEKALONGAN

21.NURKHAKIMNomor Rekening 02380706485, BCA KCU PEKALONGAN

22.ROHIM Nomor Rekening 02380762768, BCA KCU PEKALONGAN

23.KHAIRIL ANWAR Nomor Rekening 02510477424, BCA

KCP WIRADESA,

PEKALONGAN

24.MUHRONI Nomor Rekening 02380757268, BCA KCU PEKALONGAN

25.AHMAD YUSRON Nomor Rekening : 02380783251, BCA KCU PEKALONGAN

26.ISKANDAR ZULKARNAIN Nomor Rekening 03820617435, BCA KCP SULTAN AGUNG, PEKALONGAN

27.MUHAMMAD HAVID RIZQON Nomor Rekening 03820620509, BCA KCP SULTAN AGUNG, PEKALONGAN

8

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 8

(9)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

28.IMAM TAUFIK Nomor Rekening 02380792705, BCA KCU PEKALONGAN

29.KHIKMATUL KHASANAH Rekening; 02500343772, BCA

KCP KEDUNGWUNI,

PEKALONGAN

30.MUHAMMAD KHARIS Nomor Rekening 02380739821, BCA KCU PEKALONGAN

31.NOVILA Nomor Rekening;

02500340463, BCA KCP KEDUNGWUNI, PEKALONGAN 32.GUNAWAN Nomor Rekening;

02380800147, BCA KCU PEKALONGAN

33.IMRON Nomor Rekening 02380797383, BCA KCU PEKALONGAN

34.M RIZQUL MAULANA Nomor Rekening; 02380740918, BCA KCU PEKALONGAN

35.SUPARNO Nomor Rekening 03820621912, BCA KCP

SULTAN AGUNG,

PEKALONGAN

36.MUCHAMMAD GURUH

ADIOSO Nomor Rekening 02380716081, BCA KCU PEKALONGAN

37.M RIFATUL KHAMDI Nomor Rekening; 02380750557, BCA KCU PEKALONGAN

Halaman 9 Putusan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 9

(10)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

38.AMINUDIN Nomor Rekening;

02500349801, BCA KCP KEDUNGWUNI, PEKALONGAN 39.HANDARSIH Nomor Rekening;

03820573764, BCA KCP

SULTAN AGUNG,

PEKALONGAN

40.FAHMI KURNIAWAN Nomor Rekening; 02380781509, BCA KCU PEKALONGAN

41.EKA SUSILOWATI Nomor Rekening; 02380789356, BCA KCU PEKALONGAN

42.KACENDRO Nomor Rekening;

02510490480, BCA WIRADESA PEKALONGAN

43.IDRIS EFENDI Nomor Rekening; 02500349801, BCA

KCP KEDUNGWUNI,

PEKALONGAN

44.ISKANDAR WANTO Nomor Rekening 02497088832, BCA KCP BATANG

45.ALFIANROMADHON Nomor Rekening; 02380336653, BCA KCU PEKALONGAN

46.ISMAIL Nomor Rekening;

02500098174, BCA KCP KEDUNGWUNI, PEKALONGAN 47.WILDAN MUHAMMAD RIZKI

Nomor rekening: 3820611607

KCP SULTAN AGUNG

PEKALONGAN

10

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 10

(11)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

48.MUHAMMAD TAUFIK Nomor rekening: 02380346730 KCU PEKALONGAN

49.YENIARTI Nomor rekening:

2380739901 KCP SULTAN AGUNG PEKALONGAN

Dikembalikan kepada pihak Bank BCA Pusat Jl. MH.

THAMRIN No. 1 Jakarta Pusat melalui saksi HENI MUJIATI

• 1 (satu) Bundel Aplikasi Pembukaan Rekening dan Mutasi/rekening atas nama:

1. SISWANDI Nomor Rekening: 1390016440756; KC Pekalongan Hayam Wuruk

2. MUHAMMAD HARIS Nomor Rekening 9000030561808;

KC Pekalongan Imam Bonjol

3. ALI USMAN Nomor Rekening: 1390015878139; KC Pasar Kajen

4. DANI MAHENDRA Nomor Rekening; 1390004527424; KC Pekalongan Alun-alun

5. IWAN IRFANDI Nomor Rekening; 9000027883660; KC Pekalongan Imam Bonjol

6. KHOIRUL ANAM Nomor Rekening; 1390016442802; KC Pekalongan Kedung Wuni

7. LAILA MUFIDAH Nomor Rekening; 1390010822074; KC Pekalongan Imam Bonjol

8. MAFRUKHIN Nomor Rekening: 1390012183954; KC Pekalongan Hayam Wuruk

9. MISBAKHUL MUNIR Nomor Rekening: 1390015768876;

KC Pekalongan Alun-alun

10.MUCHIBAH Nomor Rekening: 1390016404521; KC Pekalongan Hayam Wuruk

11.MUH. KHILMI HUSEN Rekening: 1390012441220; KC Pekalongan Hayam Wuruk

12.MUHAMMAD ADIB BAIH Nomor Rekening:

1390012166199; KC Pekalongan Alun-alun

Halaman 11 Putusan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 11

(12)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

13.MUHAMMAD FEBRl Nomor Rekening: 1390012475855 Pekalongan Hayam Wuruk

14.MUHAMMAD MASRUR Nomor Rekening: 1390016481578;

KC Pekalongan Hayam Wuruk

15.MUHRONI Rekening: 1390012500611 KC Pekalongan Hayam Wuruk

16.NUR SAID Nomor Rekening: 9000022156179; KC Pekalongan Imam Bonjol

17.RIKI FAUZI SABRAWI Nomor Rekening; 1350010720298 Cabang Salatiga

18.RIYANTO Nomor Rekening: 1390011826652; KC Pekalongan Hayam Wuruk

19.RIZQI KAMALIA Nomor Rekening; 1390016475075; KC Pekalongan Hayam Wuruk

20.SLAMET MAULIDIN Nomor Rekening; 1390012536086;

KC Pekalongan Hayam Wuruk

21.WILDAN MUHAMMAD RIZKI Nomor Rekening;

9000027883579 KC Pekalongan Imam Bonjol

22.MUHAMMAD TAUFIK Nomor Rekening; 9000022158340, KC Pekalongan Imam Bonjol

Dikembalikan kepada pihak Bank Mandiri melalui saksi MOCHAMMAD INDRAJID R.P

4. Menetapkan supaya para terdakwa dibebani untuk membayar biaya perkara masing-masing sebesar Rp 5.000,- (limaribu rupiah).

Telah mendengar uraian Permohonan Para Terdakwa yang diajukan secara tertulis di Persidangan pada tanggal 24 Mei 2016 pada pokoknya Para Terdakwa mengakui bersalah, menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya, oleh karenanya mohon kepada Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini memberikan putusan hukuman yang seringan-ringannya ;

Telah mendengar tanggapan (Replik) secara lisan dari Jaksa Penuntut Umum yang pada pokoknya berketetapan pada tuntutannya dan telah mendengar pula tanggapan (Duplik) lisan dari Para Terdakwa yang berketetapan pada permohonannya tersebut ;

12

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 12

(13)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Telah memperhatikan barang bukti yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum di Persidangan ;

Menimbang, bahwa Para Terdakwa oleh Jaksa Penuntut Umum telah didakwa sebagai berikut :

KESATU

--- Bahwa para terdakwa 1. MUHAMMAD TAUFIK baik secara sendiri- sendiri maupun secara bersama-sama dengan terdakwa 2. KHOIRUL ANAM dan terdakwa 3. ZUHRI, pada sekitar bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2015 atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam tahun 2015, bertempat dibeberapa gerai ATM di daerah Pekalongan atau setidak- tidaknya pada suatu tempat yang masih berada dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Pekalongan, mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan, atau yang turut serta melakukan perbuatan, yang menempatkan, mentransfer, mengalihkan, membelanjakan, membayarkan, menghibahkan, menitipkan,membawa ke luar negeri, mengubah bentuk, menukarkan dengan mata uang atau surat berharga atau perbuatan lain atas Harta Kekayaan yang diketahuinya atau patut diduganya merupakan hasil tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal usul Harta Kekayaan. Perbuatan tersebut dilakukan para terdakwa dengan cara sebagai berikut :

• Bahwa berawal pada akhir bulan Desember 2014 pada saat bermain game poker di internet, terdakwa 2. KHOIRUL ANAM memasukkan uang dari rekening BCA nomor ke rekening MANDIRI nomor untuk deposit ke website judi online (poker) yang ingin dimainkan oleh terdakwa 2.

KHOIRUL ANAM pada sekitar pukul 22.00 Wib senilai Rp.200.000,- (dua ratus ribu rupiah). Kemudian terdakwa 3. ZUHRI meminjam ATM Bank BCA nomor rekening 2380663123 atas nama KHAIRUL KHAKIM milik terdakwa 2. KHOIRUL ANAM dengan maksud untuk digunakan mendeposit ke website judi online untuk bermain poker bersama dengan terdakwa 2. KHOIRUL ANAM, kemudian memasukkan setoran tunai ke rekening milik terdakwa 2. KHOIRUL ANAM pada saat jam BCA online pada pukul 00.30 Wib melalui setoran cdm. Pada saat terdakwa 3.

ZUHRI ingin memasukan setoran tunai senilai Rp.100.000,-(seratus ribu rupiah), terdakwa 3 ZUHRI melihat saldo rekening Bank BCA nomor

Halaman 13 Putusan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 13

(14)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

rekening 2380663123 atas nama KHAIRUL KHAKIM milik terdakwa 2.

KHOIRUL ANAM masih ada saldo senilai Rp. 180.500,- (seratus delapan puluh ribu lima ratus rupiah), kemudian terdakwa 3. ZUHRI menyampaikan ke terdakwa 2. KHOIRUL ANAM bahwa saldo di rekening terdakwa 2. KHOIRUL ANAM masih ada. Setelah melihat hal tersebut maka sebulan kemudian terdakwa 2. KHOIRUL ANAM mencoba mengisi saldo rekening BCA miliknya senilai Rp.400.000 (empat ratus ribu rupiah) dengan tujuan untuk bermain judi online (poker). Kemudian pada jam yang sama pukul 22.00 Wib terdakwa 2. KHOIRUL ANAM mencoba kembali melakukan transfer untuk deposit ke website judi online, sampai akhirnya terdakwa 2. KHOIRUL ANAM menang bermain poker pukul 03.00 Wib dengan mendapat untung senilai Rp. 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah). Dikarenakan terdakwa 2. KHOIRUL ANAM mendapatkan untung maka kemudian terdakwa 2. KHOIRUL ANAM mentransfer kembali ke rekening BCA senilai dengan uang awal yang ada di saldo yaitu Rp. 400.000,- (empat ratus ribu rupiah).

• Bahwa selanjutnya terdakwa 2. KHOIRUL ANAM menceritakan hal tersebut kepada terdakwa 1. MUHAMMAD TAUFIK tentang peluang tersebut, kemudian terdakwa 1. MUHAMMAD TAUFIK memberikan modal sebesar Rp.6.000.000,- (enam juta rupiah) kepada terdakwa 2.

KHOIRUL ANAM dan dari hasil tersebut terdakwa 2. KHOIRUL ANAM diberi keuntungan sebanyak Rp. 2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu rupiah) oleh terdakwa 1. MUHAMMAD TAUFIK. Dimana dalam melakukan perbuatannya tersebut terdakwa 1. MUHAMMAD TAUFIK ikut menemani terdakwa 2. KHOIRUL ANAM. Selanjutnya setelah mengetahui hal tersebut maka terdakwa 1. MUHAMMAD TAUFIK melakukannya sendiri perbuatan yang sama yang dilakukan oleh terdakwa 2. KHOIRUL ANAM, dengan cara terlebih dahulu meminjam rekening ATM milik teman terdakwa 1. MUHAMMAD TAUFIK sebanyak 21 ATM. Dimana terdakwa 1. MUHAMMAD TAUFIK melakukan penarikan melalui ATM BCA sebanyak 21 ATM, dan berhasil mendapatkan keuntungan uang.

• Bahwa kemudian selain mengajak terdakwa 1. MUHAMMAD TAUFIK, ternyata terdakwa 2. KHOIRUL ANAM juga memberitahu terdakwa 3.

ZUHRI mengenai hal tersebut dapat mangambil uang di ATM BCA

14

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 14

(15)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

karena adanya sistem yang eror. Kemudian terdakwa 2. KHOIRUL ANAM mengajak terdakwa 3. ZUHRI untuk membuktikannya, dan setelah mengetahui caranya maka terdakwa 3. ZUHRI melakukannya sendiri perbuatan yang sama yang dilakukan terdakwa 2. KHOIRUL ANAM dengan terlebih dahulu meminjam rekening ATM milik teman terdakwa 3. ZUHRI. Dimana terdakwa 3. ZUHRI ikut dengan terdakwa 2.

KHOIRUL ANAM melakukan penarikan melalui ATM BCA sebanyak 5 ATM, kemudian terdakwa 3 ZUHRI melakukan penarikan melalui ATM BCA sebanyak 2 ATM bersama dengan ZAINAL (DPO), dan dari 7 kali transaksi penarikan tersebut maka terdakwa 3. ZUHRI mendapatkan keuntungan uang.

• Bahwa selain bersama dengan terdakwa 1. MUHAMMAD TAUFIK dan terdakwa 3. ZUHRI, ternyata terdakwa 2. KHOIRUL ANAM juga melakukan perbuatan tersebut sendiri, yaitu :

• Pada bulan Maret 2015 terdakwa 2. KHOIRUL ANAM meminjam 1 satu buah ATM BCA dari temannya yaitu Sdr. JEFFRY (nomor ATM dan nomor rekening terdakwa tidak ingat) kemudian terdakwa 2 KHOIRUL ANAM melakukan setoran tunai Rp.5.000.000,- (lima juta rupiah), setelah itu dari ATM tersebut terdakwa 2. KHOIRUL ANAM melakukan penarikan tunai melalui ATM sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah), dan oleh terdakwa 2. KHOIRUL ANAM ditransfer melalui ATM BCA ke rekening Bank Mandiri sebesar Rp. 5.000.000,- atas nama AHEM.

• Pada bulan April 2015 terdakwa 2. KHOIRUL ANAM meminjam 1 satu buah ATM BCA dari temannya yaitu Sdr. ANIS (nomor ATM dan nomor rekening terdakwa tidak ingat) kemudian terdakwa 2 KHOIRUL ANAM melakukan setoran tunai sebesar Rp.10.000.000 – (sepuluh juta rupiah), kemudian terdakwa 2. KHOIRUL ANAM melakukan transfer melalui ATM BCA ke Bank Mandiri atas nama WAWAN sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) dan setelah itu terdakwa 2. KHOIRUL ANAM melakukan penarikan melalui ATM BCA sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah).

• Pada bulan Maret 2015 terdakwa 2. KHOIRUL ANAM meminjam 1 satu buah ATM BCA dari temannya yaitu Sdr. ARIES (nomor ATM dan nomor rekening terdakwa tidak ingat) kemudian terdakwa 2.

Halaman 15 Putusan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 15

(16)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

KHOIRUL ANAM melakukan setoran tunai sebesar Rp.10.000.000,- (sepuluh juta rupiah), kemudian terdakwa 2.

KHOIRUL ANAM melakukan transfer melalui ATM BCA ke Bank Mandiri atas nama KHOIRUL ANAM sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) dan setelah itu terdakwa 2. KHOIRUL ANAM melakukan penarikan melalui ATM BCA sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah).

• Pada bulan April 2015 terdakwa 2. KHOIRUL ANAM meminjam 1 satu buah ATM BCA dari temannya yaitu Sdr. ARIES (untuk nomor ATM dan nomor rekening terdakwa tidak ingat), untuk rekening tersebut digunakan terdakwa 2. KHOIRUL ANAM untuk menyimpan hasil uang yang terdakwa 2. KHOIRUL ANAM dapatkan dari pinjaman ATM milik JEFFRY dan ANIS.

• Bahwa terdakwa 2. KHOIRUL ANAM dalam menjalankan pengambilan uang tersebut selama tiga bulan berturut-turut (Maret 2015, April 2015 dan Mei 2015), yang mana hasilnya oleh terdakwa 2. KHOIRUL ANAM dibagi dengan Sdr. SURI sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah), Sdr. OBET sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah), Sdr. JAINT sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah), dan terdakwa 2. KHOIRUL ANAM sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah).

• Bahwa perbuatan para terdakwa tersebut akhirnya diketahui pihak Bank BCA pada hari Senin tanggal 18 Mei 2015, yang mana pihak Halo PT.

BCA, Tbk, menerima informasi dari tim Rekonsiliasi yakni saksi YENTONIUS JERRIEL HO adanya kejanggalan pada report compare transaksi transfer PRIMA (R-5246) dimana terdapat 17 transaksi transfer dari nasabah BCA ke rekening bank lain (Mandiri) berstatus gagal dilakukan pada saat jam batch IDS (offline) dengan nominal yang sama, yaitu Rp. 9.993 500,- (sembilan juta sembilan ratus sembilan puluh tiga ribu lima ratus rupiah).

• Bahwa transfer dana tersebut diatas dilakukan pada waktu minggu ke tiga setiap bulannya, kejadian tersebut terjadi dengan cara terdakwa melakukan tranfer dana pertama sekitar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) ke rekening bank lain pada saat sistem BCA sedang batch (proses akhir hari dan sistem offline) yang mana sistem bank akan

16

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 16

(17)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

melakukan proses pemotongan biaya administrasi sebagai prioritasnya, sehingga transfer tersebut gagal didebet namun penerima uang sudah mendapatkan dananya sesuai yang ditranfer, dan dikarenakan gagal debet sehingga saldo akan kembali lagi oleh karena itu terdakwa melakukan penarikan tunai/transfer saldo tersebut pada saat sistem sudah online.

• Bahwa selain itu ditemukan beberapa transaksi lain yang mengindikasikan kesamaan orang-orang yang terlibat di dalamnya, dimana sekelompok nasabah memanfaatkan waktu dimana ATM offline dengan pola transaksi :

• Transaksi transfer ke bank lain dilakukan pada tanggal pendebetan biaya administrasi bulanan, pada saat batch IDS (offline) dengan nominal maksimal yang tersedia di rekening.

• Setelah batch IDS selesai, nasabah menemukan bahwa transaksi transfer ke bank lain tersebut berhasil, namun gagal mendebet rekeningnya dikarenakan adanya pendebetan biaya administrasi bulanan yang menyebabkan saldo nasabah tidak cukup.

• Nasabah mentransfer dana yang ada ke rekening lain di BCA dengan nominal maksimal yang tersisa di rekening.

• Koreksi debet yang dilakukan oleh SPC pada H+1 akan gagal karena rekening sudah dikosongkan oleh nasabah.

• Bahwa selanjutnya pihak BCA melakukan analisa transaksi rekening dan pengamatan CCTV, kemudian terlihat : terdakwa 1. MUHAMMAD TAUFIK, terdakwa 2. KHOIRUL ANAM, terdakwa 3. ZUHRI sedang melakukan transaksi / transfer / penarikan uang tunai di beberapa ATM di Pekalongan.

• Bahwa sebagaimana hasil pemeriksaan beberapa rekening yang digunakan para terdakwa oleh Ahli PPATK, saksi MUHAMMAD NOVIAN, SH, MH, berpendapat sesuai dengan keahliannya bahwa modus pencucian uang yang digunakan atau dilakukan oleh para terdakwa yaitu melalui:

• Penggunaan rekening atas nama orang lain untuk melakukan transaksi dengan menggunakan sumber dana yang berasal dari hasil tindak pidana, bertujuan agar transaksi yang dilakukan tidak terlihat sebagai transaksi yang dilakukan untuk kepentingan

Halaman 17 Putusan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 17

(18)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

tersangka (sebagai beneficial owner atau penerima manfaat), sehingga asal usul harta kekayaan tidak diketahui berasal dari hasil tindak pidana;

• Melakukan transaksi dengan cara penarikan tunai atau penyetoran tunai dengan menggunakan sumber dana yang berasal dari hasil tindak pidana, memiliki tujuan untuk memutus mata rantai aliran dana, agar menyulitkan penelusuran dana khususnya terkait informasi sumber dana dan tujuan penggunaan dana, sehingga asal usul harta kekayaan tidak dapat diketahui;

• Bahwa perbuatan yang dilakukan para terdakwa yaitu menempatkan, mentransfer, mengalihkan, membelanjakan, membayarkan, menghibahkan, menitipkan,membawa ke luar negeri, mengubah bentuk, menukarkandengan mata uang atau surat berharga atau perbuatan lainatas Harta Kekayaan yang diketahuinya atau patutdiduganya merupakan hasil tindak pidana sebagaimanadimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal usul Harta Kekayaan yang dimilikinya.Dan atas kejadian tersebut pihak BCA mengalami kerugian sebagai berikut :

TOTAL KERUGIAN YANG DILAKUKAN OLEH MUHAMMAD TAUFIK

NO TRANSFER DARI TUJUAN KERUGIA

N NAMA

NO. REK NAMA NO. REK

1 MUHAMM

AD TAUFIK

2380346730 DEPOSIT

2 WILDAN

MUHAMM AD

3280611607 DEPOSIT

3 ASEP

ZAKARIA 2380648043 WILDAN MUHAMM AD

90000278 83579 Rp.

9,993,500

4 ACHMAT

MUZAFAK 2490270810 WILDAN MUHAMM AD

90000278 83579 Rp.

9,993,500

5 SUPARN

O 3820593234

MUHAMM AD TAUFIK

90000221 58340 Rp.

9,993,500

6 MUCHAM 2380743216 90000221 Rp.

18

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 18

(19)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

AT RISKI

ARISTA MUHAMM

AD TAUFIK

58340 9,993,500

7 SYAHULU

L SOFYAN

2380766836 WILDAN MUHAMM AD

90000278 83579 Rp.

9,993,500 8 KHUSAINI 3820611992

MUHAMM AD TAUFIK

90000221 58340 Rp.

9,993,500

9 ABDUL

MANAN 3820614835 WILDAN

MUHAMM AD

90000278 83579 Rp.

9,993,500

10 AHMAT

ZAMRONI 2510474298 WILDAN MUHAMM AD

90000278 83579 Rp.

9,993,500

11 KHAIRIL

ANWAR 2510477424 WILDAN MUHAMM AD

90000278 83579 Rp.

9,993,500

12 IMAM

TAUFIK 2380792705 WILDAN MUHAMM AD

90000278 83579 Rp.

9,993,500

13 KHIKMAT

UL KHASANA H

2500343772 WILDAN MUHAMM AD

90000278 83579 Rp.

9,990,000

14 NOVILA 2500340463 WILDAN

MUHAMM AD

90000278 83579 Rp.

9,993,500

15 GUNAWA

N 2380800147 WILDAN

MUHAMM AD

90000278 83579 Rp.

9,993,500

16 IMRON 2380797383 WILDAN

MUHAMM AD

90000278 83579 Rp.

9,993,500

17 M RIZQUL

MAULANA 2380740918 MUHAMM AD MANSRU R

13900164 81578 Rp.

9,993,500

18 SUPARN

O 3820621912

MUHAMM AD TAUFIK

90000221 58340 Rp.

9,993,500

19 M

RIFATUL KHAMDI

2380750557

MUHAMM AD TAUFIK

90000221 58340 Rp.

9,993,500

20 HANDARS

IH 3820573764 WILDAN

MUHAMM AD

90000278 83579 Rp.

9,993,500

Halaman 19 Putusan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 19

(20)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

21 EKA

SUSILOW ATI

2380789356 WILDAN MUHAMM AD

90000278 83579 Rp.

9,993,500

22 KACENDR

O 2510490480

MUHAMM AD TAUFIK

90000221 58340 Rp.

9,993,500

23 IDRIS

EFENDI 2500354871 WILDAN MUHAMM AD

90000278 83579 Rp.

9,990,000

24 ARIF

KURNIAW AN

2510473381 WILDAN MUHAMM AD

90000278 83579 Rp.

9,993,500 T O T A L

Rp.219,85 0,000

TOTAL KERUGIAN YANG DILAKUKAN OLEH KHOIRUL ANAM

NO TRANSFER DARI TUJUAN KERUGIA

N

NAMA NO. REK NAMA NO. REK

1 KHAIRUL

KHAKIM 2380663123

MUHAMM AD HARIS

90000305

61808 Rp.

9,833,000

2 ISKANDA

R WANTO 2497088832 KHOIRUL

ANAM 13900164

42802 Rp.

9,993,000

3 ROHIM 2380762768 KHOIRUL

ANAM 13900164

42802 Rp.

9,993,000

4 M.

NAFIUL 2380750166 LAILA

MUFIDAH 13900108

22074 Rp.

9,994,000

5 M.

BASIRUN 2500228507 DANI MAHEND RA

13900045 27424 Rp.

10,000,00 0

6 AMINUDI

N 2500349801 RIKI

FAUZI SABRAWI

13500107

20298 Rp.

9,980,000

T O T A L Rp.

59,793,00 0

TOTAL KERUGIAN YANG DILAKUKAN OLEH ZUHRI

NO TRANSFER DARI TUJUAN KERUGIA

20

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 20

(21)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

N NAMA

NO. REK NAMA NO. REK

1

SAIFUL

ANAM 3820598643

MISBAKH UL MUNIR

13900157 68876 Rp.

9,833,000

2 SIDROTU

L

MUNTAH A

2380664413

MUHAMM AD HARIS

90000305 61808 Rp.

9,993,000

T O T A L

Rp.19,826 ,000

TOTAL KERUGIAN SELURUHNYA

Rp.299,46 9,000

• Bahwa selanjutnya setelah menerima laporan dari pihak BCA, maka Subdit IT dan Cyber Crime Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri yakni saksi I WAYAN JUNIARTAWAN dan saksi RIYANTO beserta tim melakukan penangkapan para terdakwa dan melakukan penyitaan barang bukti di rumah mereka masing-masing di daerah Pekalongan, yakni :

1. Terdakwa MUHAMMAD TAUFIK yang ditangkap di alamat Jl. Urip Sumoharjo Buaran No. 218, Kel. Kradenan, Pekalongan Selatan, Jawa Tengah, dan barang buktinya adalah sebagai berikut :

a. 8 (delapan) buah buku tabungan BCA a.n. YENIARTI nomor rekening 2380739901;

b. 1 (satu) buah buku tabungan BCA a.n. YENIARTI nomor rekening 3820579525;

c. 1 (satu) buah ATM Platinum Bank BCA No. Kartu 6019 0045 1784 9988;

d. 1 (satu) buah Memory card Micro SD Merk V-Gen 8GB;

e. 1 (satu) buah Helm Putih;

f. 1 (satu) buah Kaosgaris hitam putih;

g. 1 (satu) buah HP Blackberry 9790 putih;

h. 1 (satu) buah Simcard Exis;

Halaman 21 Putusan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 21

(22)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

i. 1 (satu) buah KTP an. MUHAMMAD TAUFIK;

2. Terdakwa KHOIRUL ANAM yang ditangkap di alamat Jl. Urip Sumoharjo Buaran Rt.002 Rw. 006, Kel. Kradenan, Pekalongan Selatan, Jawa Tengah, dan barang buktinya adalah sebagai berikut : a. 1 (satu) buah KTP Provinsi Jawa Tengah a.n. KHOIRUL ANAM;

b. 1 (satu) buah Kartu ATM Bank Mandiri No. Kartu 4616 9941 8228 8730;

3. Terdakwa ZUHRI yang ditangkap di alamat Jl. Banyu Urip Sumoharjo Buaran Rt.001 Rw.005, Kel. Kradenan, Pekalongan Selatan, Jawa Tengah, dan barang buktinya adalah sebagai berikut :

a. 1 (satu) buah KTP Provinsi Jawa Tengah a.n. ZUHRI;

b. 1 (satu) buah Handphone Merk Nokia 105 warna hitam beserta 1 (satu) simcard Indosat;

c. 1 (satu) buah Memory card Micro SD Merk V-Gen 8GB;

Kemudian para terdakwa berikut barang buktinya diserahkan ke Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri guna pengusutan lebih lanjut.

--- Perbuatan para terdakwa tersebut sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 3 UURI Nomor 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan Dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang Jo Pasal 55 ayat (1) ke - 1 KUHP.

Atau, KEDUA

--- Bahwa para terdakwa 1. MUHAMMAD TAUFIK baik secara sendiri- sendiri maupun secara bersama-sama dengan terdakwa 2. KHOIRUL ANAM dan terdakwa 3. ZUHRI, pada sekitar bulan Maret sampai dengan bulan Mei 2015 atau setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam tahun 2015, bertempat dibeberapa gerai ATM di daerah Pekalongan atau setidak- tidaknya pada suatu tempat yang masih berada dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Pekalongan, melakukan pencurian yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu. Perbuatan tersebut dilakukan para terdakwa dengan cara sebagai berikut :

• Bahwa berawal pada akhir bulan Desember 2014 pada saat bermain game poker di internet, terdakwa 2. KHOIRUL ANAM memasukkan uang dari rekening BCA nomor ke rekening MANDIRI nomor untuk deposit ke

22

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 22

(23)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

website judi online (poker) yang ingin dimainkan oleh terdakwa 2.

KHOIRUL ANAM pada sekitar pukul 22.00 Wib senilai Rp.200.000,- (dua ratus ribu rupiah). Kemudian terdakwa 3. ZUHRI meminjam ATM Bank BCA nomor rekening 2380663123 atas nama KHAIRUL KHAKIM milik terdakwa 2. KHOIRUL ANAM dengan maksud untuk digunakan mendeposit ke website judi online untuk bermain poker bersama dengan terdakwa 2. KHOIRUL ANAM, kemudian memasukkan setoran tunai ke rekening milik terdakwa 2. KHOIRUL ANAM pada saat jam BCA online pada pukul 00.30 Wib melalui setoran cdm. Pada saat terdakwa 3.

ZUHRI ingin memasukan setoran tunai senilai Rp.100.000,-(seratus ribu rupiah), terdakwa 3 ZUHRI melihat saldo rekening Bank BCA nomor rekening 2380663123 atas nama KHAIRUL KHAKIM milik terdakwa 2.

KHOIRUL ANAM masih ada saldo senilai Rp. 180.500,- (seratus delapan puluh ribu lima ratus rupiah), kemudian terdakwa 3. ZUHRI menyampaikan ke terdakwa 2. KHOIRUL ANAM bahwa saldo di rekening terdakwa 2. KHOIRUL ANAM masih ada. Setelah melihat hal tersebut maka sebulan kemudian terdakwa 2. KHOIRUL ANAM mencoba mengisi saldo rekening BCA miliknya senilai Rp.400.000 (empat ratus ribu rupiah) dengan tujuan untuk bermain judi online (poker). Kemudian pada jam yang sama pukul 22.00 Wib terdakwa 2. KHOIRUL ANAM mencoba kembali melakukan transfer untuk deposit ke website judi online, sampai akhirnya terdakwa 2. KHOIRUL ANAM menang bermain poker pukul 03.00 Wib dengan mendapat untung senilai Rp. 1.500.000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah). Dikarenakan terdakwa 2. KHOIRUL ANAM mendapatkan untung maka kemudian terdakwa 2. KHOIRUL ANAM mentransfer kembali ke rekening BCA senilai dengan uang awal yang ada di saldo yaitu Rp. 400.000,- (empat ratus ribu rupiah).

• Bahwa selanjutnya terdakwa 2. KHOIRUL ANAM menceritakan hal tersebut kepada terdakwa 1. MUHAMMAD TAUFIK tentang peluang tersebut, kemudian terdakwa 1. MUHAMMAD TAUFIK memberikan modal sebesar Rp.6.000.000,- (enam juta rupiah) kepada terdakwa 2.

KHOIRUL ANAM dan dari hasil tersebut terdakwa 2. KHOIRUL ANAM diberi keuntungan sebanyak Rp. 2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu rupiah) oleh terdakwa 1. MUHAMMAD TAUFIK. Dimana dalam melakukan perbuatannya tersebut terdakwa 1. MUHAMMAD TAUFIK

Halaman 23 Putusan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 23

(24)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

ikut menemani terdakwa 2. KHOIRUL ANAM. Selanjutnya setelah mengetahui hal tersebut maka terdakwa 1. MUHAMMAD TAUFIK melakukannya sendiri perbuatan yang sama yang dilakukan oleh terdakwa 2. KHOIRUL ANAM, dengan cara terlebih dahulu meminjam rekening ATM milik teman terdakwa 1. MUHAMMAD TAUFIK sebanyak 21 ATM. Dimana terdakwa 1. MUHAMMAD TAUFIK melakukan penarikan melalui ATM BCA sebanyak 21 ATM, dan berhasil mendapatkan keuntungan uang.

• Bahwa kemudian selain mengajak terdakwa 1. MUHAMMAD TAUFIK, ternyata terdakwa 2. KHOIRUL ANAM juga memberitahu terdakwa 3.

ZUHRI mengenai hal tersebut dapat mangambil uang di ATM BCA karena adanya sistem yang eror. Kemudian terdakwa 2. KHOIRUL ANAM mengajak terdakwa 3. ZUHRI untuk membuktikannya, dan setelah mengetahui caranya maka terdakwa 3. ZUHRI melakukannya sendiri perbuatan yang sama yang dilakukan terdakwa 2. KHOIRUL ANAM dengan terlebih dahulu meminjam rekening ATM milik teman terdakwa 3. ZUHRI. Dimana terdakwa 3. ZUHRI ikut dengan terdakwa 2.

KHOIRUL ANAM melakukan penarikan melalui ATM BCA sebanyak 5 ATM, kemudian terdakwa 3 ZUHRI melakukan penarikan melalui ATM BCA sebanyak 2 ATM bersama dengan ZAINAL (DPO), dan dari 7 kali transaksi penarikan tersebut maka terdakwa 3. ZUHRI mendapatkan keuntungan uang.

• Bahwa selain bersama dengan terdakwa 1. MUHAMMAD TAUFIK dan terdakwa 3. ZUHRI, ternyata terdakwa 2. KHOIRUL ANAM juga melakukan perbuatan tersebut sendiri, yaitu :

• Pada bulan Maret 2015 terdakwa 2. KHOIRUL ANAM meminjam 1 satu buah ATM BCA dari temannya yaitu Sdr. JEFFRY (nomor ATM dan nomor rekening terdakwa tidak ingat) kemudian terdakwa 2 KHOIRUL ANAM melakukan setoran tunai Rp.5.000.000,- (lima juta rupiah), setelah itu dari ATM tersebut terdakwa 2. KHOIRUL ANAM melakukan penarikan tunai melalui ATM sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah), dan oleh terdakwa 2. KHOIRUL ANAM ditransfer melalui ATM BCA ke rekening Bank Mandiri sebesar Rp. 5.000.000,- atas nama AHEM.

24

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 24

(25)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

• Pada bulan April 2015 terdakwa 2. KHOIRUL ANAM meminjam 1 satu buah ATM BCA dari temannya yaitu Sdr. ANIS (nomor ATM dan nomor rekening terdakwa tidak ingat) kemudian terdakwa 2 KHOIRUL ANAM melakukan setoran tunai sebesar Rp.10.000.000 – (sepuluh juta rupiah), kemudian terdakwa 2. KHOIRUL ANAM melakukan transfer melalui ATM BCA ke Bank Mandiri atas nama WAWAN sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) dan setelah itu terdakwa 2. KHOIRUL ANAM melakukan penarikan melalui ATM BCA sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah).

• Pada bulan Maret 2015 terdakwa 2. KHOIRUL ANAM meminjam 1 satu buah ATM BCA dari temannya yaitu Sdr. ARIES (nomor ATM dan nomor rekening terdakwa tidak ingat) kemudian terdakwa 2.

KHOIRUL ANAM melakukan setoran tunai sebesar Rp.10.000.000,- (sepuluh juta rupiah), kemudian terdakwa 2.

KHOIRUL ANAM melakukan transfer melalui ATM BCA ke Bank Mandiri atas nama KHOIRUL ANAM sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) dan setelah itu terdakwa 2. KHOIRUL ANAM melakukan penarikan melalui ATM BCA sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah).

• Pada bulan April 2015 terdakwa 2. KHOIRUL ANAM meminjam 1 satu buah ATM BCA dari temannya yaitu Sdr. ARIES (untuk nomor ATM dan nomor rekening terdakwa tidak ingat), untuk rekening tersebut digunakan terdakwa 2. KHOIRUL ANAM untuk menyimpan hasil uang yang terdakwa 2. KHOIRUL ANAM dapatkan dari pinjaman ATM milik JEFFRY dan ANIS.

• Bahwa terdakwa 2. KHOIRUL ANAM dalam menjalankan pengambilan uang tersebut selama tiga bulan berturut-turut (Maret 2015, April 2015 dan Mei 2015), yang mana hasilnya oleh terdakwa 2. KHOIRUL ANAM dibagi dengan Sdr. SURI sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah), Sdr. OBET sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah), Sdr. JAINT sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah), dan terdakwa 2. KHOIRUL ANAM sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta rupiah).

• Bahwa perbuatan para terdakwa tersebut akhirnya diketahui pihak Bank BCA pada hari Senin tanggal 18 Mei 2015, yang mana pihak Halo PT.

Halaman 25 Putusan

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui : Email : [email protected]

Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 25

Referensi

Dokumen terkait

8 Tahun 2010 tentang Pencegahan & Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang : Setiap Orang yang berada di dalam atau di luar wilayah Negara Kesatuan Republik

Setiap orang di luar wilayah negara Republik Indonesia yang memberikan bantuan, kemudahan, sarana, atau keterangan untuk terjadinya tindak pidana sebagaimana

“tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5

(4) Dalam hal Warga Negara Indonesia yang menjadi Korban tindak pidana terorisme di luar wilayah negara Republik Indonesia, Keluarga, atau ahli warisnya menunjuk kuasa, permohonan

Setiap orang di luar wilayah negara Republik Indonesia yang memberikan bantuan, kemudahan, sarana, atau keterangan untuk terjadinya tindak pidana terorisme, dipidana dengan pidana

Setiap orang di luar wilayah negara Republik Indonesia yang memberikan bantuan, kemudahan, sarana, atau keterangan untuk terjadinya tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam Pasal

Putusan Nomor 60 P/HUM/2020 bertentangan dengan berbagai peraturan perundang-undangan yang ada di atasnya yaitu: - Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan; -

DI 249202 sebesar Rp.1.000.000.000,- satu milyar rupiah, namun ditolak saksi ERRYL EA SALAINTI selaku Kepala Cabang Mandiri Kantor Kas Gedung Jakarta Talavera dan saksi ADIT PRASETYO