Hasil Belajar
B. Saran
58 BAB V
SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan
1. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajan Predict-Observe-Explain (POE) dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi jaringan tumbuhan. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata pada kelas eksperimen yaitu 79,3 lebih tinggi dari kelas kontrol yaitu 68,6.
2. Terdapat pengaruh model pembelajan Predict-Observe-Explain (POE) terhadap hasil belajar siswa.. Hal ini dilihat dari data hasil uji hipotesis menggunakan uji analisis N-Gain Independent Samples Test pada hasil belajar siswa didapatkan nilai Sig (2-tailed) 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa hasil belajar H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat dikatakan terdapat pengaruh model pembelajan Predict- Observe-Explain (POE) terhadap hasil biologi materi jaringan tumbuhan pada siswa kelas XI MIPA di SMA Negeri 8 Gowa.
59 1. Bagi Sekolah
Pihak sekolah mampu memberikan masukan dan dukungan bagi guru biologi di sekolah yang masih menggunakan metode konvensional untuk dapat menerapkan berbagai metode lain, seperti metode pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) sebagai upaya meningkatkan hasil belajar biologi siswa materi jaringan tumbuhan.
2. Bagi Guru
Memberi pengetahuan baru kepada guru bahwa metode pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) salah satu metode untuk meningkatkan motivasi siswa agar berani menyampaikan pendapat dalam hasil akhir diskusi sehingga nantinya dapat menjadi alternatif yang dapat diterapkan di dalam kelas.
3. Bagi Peneliti
Penelitian ini menjadi pengalaman sebagai masukan sekaligus sebagai pengetahuan dalam mengetahui penerapan metode pembelajaran Predict-Observe-Explain (POE) pada saat kegiatan pembelajaran di dalam kelas.
60
DAFTAR PUSTAKA
Erviana Luci . 2016. Pengaruh Model Pembelajaran POE (Predict-Observe- Explain) terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas XII Pada Materi Fotosintesis di MAN 2 Palembang. Skripsi. Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palaembang.
Indrawati, dan Setiawan, W. (Eds). 2009. Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan untuk Guru SMA. Bandung: PTK IPA.
Jufri W. (Ed) 2013. Belajar dan Pembelajaran Sains. Bandung : Pustaka Reka Cipta.
Kearney, M. 2004. Classroom Use of Multimedia Supported Predict–Observe–
Explain Tasks in a Social Constructivist Learning Environment. Research in Science Education.
Liew, C.W. 2004. The effectiveness of predict-observe-explain technique indiagnosing student‟s understanding of science and identifying their level of achievement. Doctor of Science Education. Curtin University of Technology, Science and Mathematics Education Centre.
Restami, M.P, Suma, K, dan Pujanji, M. (Eds) 2013. Pengaruh Model Pembelajaran POE (Predict-Observe-Explain) Terhadap Pemahaman Konsep Fisika Dan Sikap Ilmiah Ditinjau Dari Gaya Belajar Siswa. e- Journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha. Program StudiBK.(Online)(http://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JJPM/article/vie w/4000). Diakses pada tanggal 5 Desember 2016.
Rahwan, Syamsu, dan Yusuf Kendek. (Eds) 2012. Pengaruh Model Pembelajaran POE (Predict-observe-explain) Terhadap Hasil Belajar Siwa Kelas XI IPA Pada Materi Fluida Statis di SMA Negeri 6 Palu. Jurnal pendidikan fisika tadulako online (JPFT). Program studi pendidikan fisika FKIP Universitas Tadulako palu-sulawesi tengah. Vol. 7 No. 1: ISSN 2338-3240
Rahayu, S. 2012. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model POE Berbantuan Media “I am a Scientist. Innovative Journal of Curriculum and Educational Technology 2 (1): 128–133
Ria Inayatush Shofiah, Singgih Bektiarso (Eds). 2017. Pengaruh model POE (Predict-observe-explain) dengan metode eksperimen terhadap hasil belajar IPA dan retensi siswa di SMP. Jurnal Pembelajaran Fisika. Program studi pendidikan fisika FKIP Universitas Jember. Vol. 6 No. 4: ISSN 356-363
61
Rosyid, Moh.Zaiful., dkk. 2019. Prestasi Belajar. Malang: CV. Literasi Nusantara Abadi.
Rusman. 2012. Model-model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Sasmita, DP, dkk. 2017. Upaya Meningkatkan Minat dan Hasil Belajar Fisika Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Talking Stick Pada Materi Listrik Dinamis di Kelas X Sman 10 Muaro Jambi.Jurnal Edu Fisika Vol. 02 No. 01, Juli 2017.
Suyono, dan Hariyanto. 2012. Belajar dan Pembelajaran Teori dan Konsep Dasar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Pendidikan pendekatan Kuantitatif, kualitatfi, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suprijono, Agus. 2009. Cooperative Learning Teori dan Aplikasi Paikem. Pustaka Belajar. Yogyakarta.
Susanto, Ahmad. 2013. Teori Belajar & Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta:
Prenadamedia Group.
Warsono, dan Hariyanto. 2012. Pembelajaran Aktif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Widyaningrum, R. 2013. Pengembangan Modul Berorientasi POE (Predict- Observe-Explain) Berwawasan Lingkungan pada materi Pencemaran untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Bioedukasi Universitas Sebelas Maret Vol 6: 100–117.
Yamin, M. dan Ansari, B.I. 2009. Taktik Mengembangkan Kemampuan Individual Siswa. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
62
L A M P
I
R
A
N
63 Lampiran 1 : Silabus
SILABUS Satuan Pendidikan : SMAN 8 GOWA
Mata Pelajaran : Biologi Kelas / Program : XI MIPA Semester : Ganjil
Tahun : 2018 / 2019
Standar Kompetensi : 2. Memahami keterkaitan antara struktur dan fungsi jaringan tumbuhan, serta penerapannya dalam konteks Alokasi Waktu : 3 jp (3 x 45menit)
Kompetensi Dasar
Materi Pembelajaran
Kegiatan Pembelajaran
Indikator Penilaian Alokasi Waktu (menit)
Sumber/ Bahan/
Alat
Nilai Karakter 3.3
Menganalisis keterkaitan antara struktur sel pada jaringan tumbuhan dengan fungsi organ pada tumbuhan
Jaringan pada tumbuhan dan fungsinya.
Jaringan tumbuhan terdiri dari
jaringan embrionik dan jaringan dewasa.
Jaringan embrionik meliputi jaringan
Predict : (memprediksi dan
menyimpulkan sementara berdasarkan informasi)
Diskusi mengamati gambar yang
Menjelaskan macam- macam jaringan pada tumbuhan
Menyebutkan struktur dari masing- masing jaringan pada tumbuhan
Menjelaskan
Penilaian Proses
Jenis: Tertulis
Alat penilaian:
Lembar observasi Penilaian Hasil
Prosedur : Posttest
Jenis Tertulis
3 x 45 Sumber:
Karmana, Oman,2007, Cerdas Belajar Biologi,
Bandung:
Grafindo Media Pratama.
Alat/bahan:
Slide dan
Jujur, menghargai perbedaan pendapat, menunjukkan kerjasama, memiliki motivasi tinggi dalam pembelajaran
64 meristem. Jaringan
dewasa meliputi jaringan epidermis, jaringan parenkim, jaringan kolenkim, jaringan
sklerenkim,
jaringan pembuluh, jaringan gabus,dan jaringan kambium pembuluh.
Fungsi jaringan berbeda-beda.
Struktur jaringan pada organ tumbuhan.
Perbedaan struktur jaringan pada organ tumbuhan monokotil dan dikotil.
dilihat pada LKS tentang jenis-jenis jaringan pada tumbuhan Observe : (mengumpulkan data atau
informasi melalui penerapan, menemukan fakta yang relevan)
Melakukan sebuah demonstrasi terkait materi melalui video/gambar dan
memberikan waktu kepada siswa untuk melakukan observasi dari video atau
fungsi dari masing- masing jaringan pada tumbuhan
Menyebutkan struktur jaringan dari masing- masing organ pada tumbuhan
Membedakan struktur jaringandari Batang dan Akar pada tumbuhan monokotil dan dikotil
Bentuk Obyektif
Alat penilaian : posttest
:
gambar, LKS 1 dan 2, viewer dan
komputer/laptop
65 gambar yang
ditampilkan guru
Explaint : (menjelaskan suatu kejadian secara terperinci)
Siswa
memperbaiki atau
menambahkan penjelasan kepada hasil observasinya di LKS
tentang materi dan
mempresentasi kan di depam kelas
66 Lampiran 2 : Rencana Pelaksanaan Pembelajaran
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Sekolah :SMAN 8 GOWA
Mata Pelajaran : Biologi Kelas/Semester : XI/Ganjil
Materi Pokok : Struktur dan Fungsi Jaringan pada Tumbuhan Alokasi Waktu : 2 x 45 Menit (Pertemuan 1)