• Tidak ada hasil yang ditemukan

Saran

Dalam dokumen KISI-KISI INSTRUMEN (Halaman 58-149)

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka beberapa hal yang disarankan sebagai berikut:

1. Pengembangan LKPD berpikir kritis pada materi gerak melingkar beraturan (GMB) masih memiliki keterbatasan dalam mencakup materi.

2. Kepada tenaga pendidik SMA khususnya tenaga pendidik fisika seharusnya mengembangkan perangkat pembelajaran agar fasilitas peserta didik terpenuhi dalam proses pembelajaran.

42

3. Penerapan LKPD berpikir kritis selanjutnya diharapkan mampu digunakan secara keseluruhan serta didampingi dengan sumber referensi lain dan disesuaikan dengan tingkat berpikir peserta didik.

43

Peserta Didik (LKPD) Berpikir Kritis Matematika Kelarutan dan Hasil Kali Pada Mata Pelajaran Kimia Di SMA.

Affandy, H., Aminah, N. S., & Supriyanto, A. (2019). Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Fluida Dinamis Di SMA Batik 2 Surakarta . Jurnal Materi dan Pembelajaran Fisika (JMPF(, (4).

Agustina, F. (2016). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Konsep Pencemaran Lingkungan Menggunakan Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah Untuk

SMA Kelas X. Retrieved from

(https://journal.uny.ac.id/index.php/pythagoras/article/download/9673/pdf

Anniswati, Thamrin, & Santih. (2019). Aplikasi Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Masalah Untuk Minat Belajar dan Penguasaan Konsep Fisika Pada Materi Bunyi Peserta Didik Kelas VIII MTs Madani Alauddin PaoPao. Jurnal Pendidikan Fisika Vol.4 No. 2, (2).

Depdiknas. (2003, juli). Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional. Retrieved from www.depdiknas.go.id:

http://lppks.kemdikbud.go.id/upload/pengumuman/uu_no_20_tahun_2003.pdf Desmita. (2016). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Dewi , Z. (2019). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Predict- Observasi-Explain (POE) Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar dan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik. 11.

Fatmawati, A. (2016). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Konsep Pencemaran Lingkungan Menggunakan Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah Untuk

SMA Kelas X. Retrieved from

(https://journal.uny.ac.id/index.php/pythagoras/article/download/9673/pdf Fisher, A. (2009). Berpikir Kritis Sebuah Pengantar. Jakarta: Erlangga.

Harlinda, F. (2014). Analisis Berpikir Kritis Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Berdasarkan Polya Pada Pokok Bahasan Persamaan Kuadrat.

Universitas Sebelas Maret Surakarta, 913.

Haryadi, I. (2017). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berpikir Kritis Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama. Universitas Terbuka.

44

Haryadi, I. (2017). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berpikir Kritis Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama. Jurnal Universitas Terbuka.

Ismatullah, K., & Ahmad, F. (2018). Pengembangan Softwere Fisika Berbasis Android Sebagai Media Belajar Pada Materi Asas Black. Jurnal Pendidikan Informatika V. 2, No. 2 , (2).

Kaniaty, M., Syarip, H., & Kosasih, E. (2018). Tingkat Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Soal-Soal Teks Nonfiksi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Vol.5, No.3, (2).

Marhamah, S. (2020). PengembanganModul Tata Surya Berbasis Nilai-Nilai Kearifan Lokal Kelas X SMA Negeri 1 Natar Kabupaten Lampung Selatan Tahun 2019.

Universitas Lampung.

Mukti, F., Connie, & Rosane, M. (2018). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pembelajaran Fisika Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa SMA Sint Carolus Kota Bengkulu. Jurnal Kumparan Fisika V.1, No.3, (2).

Nurlina, Rahmawati, & Yani, A. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas X MIA 1 SMA Negeri 2 Sungguminasa Kabupaten Gowa. Jurnal Pendidikan Fiska. Vol.3, No.3.

Nurmalita, P., Rini, B., & Elvin, Y. E. (2020). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Fisika Berbasis LCDSdengan Model Contextual Teaching and Learninguntuk Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa SMApada Materi Momentum dan Impuls. Jurnal Pendidikan Fisika V.10, No. 2, (2).

Nurwahyuningsih, Ahmad, H., & Satutik, R. (2019). Pemecahan Masalah Usaha Dan Energi Dengan Model Pembelajaran Berbasis Proyek Ditinjau Dari Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik. Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi Vol. 5, No.

2, (3).

Pusfarani. (2016). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Model Pembelajaran Berbasis Masalah yang Mengakomodasi Gender untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMP pada Materi Sains.

Tesis Program Pascasarjana Magister Keguruan IPA Universitas Lampung, 21.

Pusfarani. (2016). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Model Pembelajaran Berbasis Masalah yang Mengakomodasi Gender untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMP pada Materi Sains.

Tesis Program Pascasarjana Magister Keguruan IPA Universitas Lampung, (21).

Rahmawati, I., Arif, H., & Sri, R. (2016). Analisis Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP Pada Materi Gaya dan Pengembangannya. Jurnal Pros.Semsas Pend. Ipa Pascasarjana UM. Vol.1.

Retnawati, H. (2016). Analisis Kuantitatif Instrumen Penelitian. Yogyakarta: Paranama Publishing.

Rochmawati, Y., Sri, W., & Rayendra, W. B. (2017). Pengembangan Modul IPA Terpadu Berbasis Sets Pada Pokok Bahasan Usaha dan Energi Di SMP. Jurnal Pendidikan Fisika Jember , (2).

Santrock, J. (2011). Perkembangan Anak Edisi 7 Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Sari, K. (2019). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Pembelajaran Biologi Berbasis Keterampilan Berpikir Kritis Pada Materi Ekosistem MTs Kela VII. LPPM UM METRO Vol.4. No.1.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:

Alfabeta.

Suryani, N., Achmad, S., & Aditin, P. (2018). Media Pembelajaran Inovatif dan Pengembangannya. Bandung: Rosdakarya.

Suryani, N., Setiawan, A., & Putria, A. (2018). Media Pembelajaran Inovatif dan Pengembangannya. Bandung: Rosdakarya.

Susetyo, B. (2015). Prosedur Penyusunan dan Analisis Tes untuk Penilaian Hasil Belajar Bidang Kognitif. Bandung: PT Refka Aditama.

Wahyu, A. (2017). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Discussion Activity yang Terintegrasi Nilai-Nilai Keislaman Dengan Pendekatan Pictorial Riddle Pada Pokok Bahasan Pecahan Kelas VII MTs Nurul Islam Lampung Selatan. Skripsi UIN Raden Intan, 13.

Wahyu, A. (2017). Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Discussion Activity yang Terintegrasi Nilai-Nilai Keislaman Dengan Pendekatan Pictorial Riddle Pada Pokok Bahasan Pecahan Kelas VII MTs Nurul Islam Lampung Selatan. Jurna UIN Raden Intan, (13).

Winarni, E. W., & Irwan, K. (2020). Pengembangan Lembar Kegiatan Mahasiswa (LKM) denganModel Project-Based Learning (PjBL) untuk MeningkatkanLiterasi Sains pada Perkuliahan IPA Pendidikan Dasar. Jurnal Pembelajaran dan Pengajaran Dasar Vol. 3, No. 2.

Yaumi, M. (2012). Pembelajaran Berbasis Multiple Intelegences. Jakarta: Dian Rakyat.

Yaumi, M. (2012). Pembelajaran Berbasis Multiple Intelegences. Jakarta: Dian Rakyat.

46

LAMPIRAN-LAMPIRAN

48

LAMPIRAN I

KISI-KISI INSTRUMEN

50

1. Kisi-kisi Respon Peserta Didik

No Indikator Pernyataan

Nomor Soal Positif Negatif 1. Memiliki

daya tarik

 LKPD berpikir kritis menuntut saya untuk memiliki rasa ingin tahu

 LKPD tidak menarik digunakan dalam pembelajaran

5 7

2. Desain LKPD menarik

 LKPD menarik sehingga tidak membosankan

 Tulisan dalam LKPD berpikir kirits jelas dan mudah dibaca

 LKPD berpikir kritis ditulis dengan kalimat yang jelas dan mudah dipahami

 Gambar pada prosedur kerja LKPD jelas

 LKPD berpikir kritis menyediakan ruang untuk menuliskan hasil kegiatan dalam LKPD

 Materi pada LKPD tersusun secara acak sehingga sulit untuk saya pahami

 Alat dan bahan dalam LKPD berpikir kritis kurang lengkap

 Pertanyaan dalam LKPD tidak jelas sehingga saya sulit mengerjakannya

1, 2,9,12 , 14

4, 11, 13

3. Langkah- langkah mudah dipahami

 Prosedur kerja pada LKPD jelas dan mudah dimengerti

 Percobaan yang dilakukan pada LKPD ini tidak sesuai dengan materi

3 6

4. Pengetahu an yang diperoleh dari LKPD

 Kegiatan dalam LKPD berpikir kritis membantu saya dalam mencapai tujuan pembelajaran

 LKPD membuat saya berpikir lebih mendalam pada materi fisika

 Permasalahan dalam LKPD sesuai dengan kehidupan nyata

 Kegiatan dalam LKPD menyulitkan saya untuk aktif terlibat dalam percobaan

10, 15, 16

8

LAMPIRAN II

INSTRUMEN PENELITIAN

52

IIa. Lembar Validasi Instrumen

IIb. Lembar Hasil Validasi LKPD

Validator 1: Dewi Hikmah Marisda, S.Pd., M.Pd

54

Validator 2 : Nurazmi, S.Pd., M.Pd

56

IIc. Lembar Hasil Validasi Angket Persepsi Peserta Didik Validator 1 : Dewi Hikmah Marisda, S.Pd., M.Pd

58

Validator 2 : Nurazmi, S. Pd., M.Pd

60

IId. Hasil Validasi

No Komponen Butir

Penilaian

Validator Tingkat Relevansi

Persentase I II (%)

1. Format 1. Kejelasan pembagian materi

2. Sistem penomoran jelas 3. Jenis dan ukuran huruf

sesuai

4. Kesesuaian tata letak gambar, grafik maupun tabel

5. Teks dan ilustrasi seimbang

4 4 4 3 3

4 3 4 4 4

D D D D D

92,5

2. Isi 1. Isi LKPD mudah

dipahami dan konstektual 2. Aktivitas dirumuskan

dengan jelas dan operasional

3. Kesesuaian isi materi materi dan tugas-tugas dengan alokasi waktu yang ada

3 3 4

3 3 4

D D D

83,3

3. Bahasa 1. Bahasa dan istilah yang digunakan dalam LKPD mudah dipahami

2. Bahasa yang digunakan benar sesuai EYD dan menggunakan

arahan/petunjuk yang jelas sehingga tidak menimbulkan penafsiran yang ganda

4

4 3

2

D

B 81,2

4. Manfaat/

kegunaan LKPD

1. Penggunaan LKPD sebagai bahan ajar bagi guru

2. Penggunaan LKPD sebagai pedoman belajar bagi peserta didik

4 4

3 3

D

D 87,5

Rata-rata 86,1%

62

1. Hasil Validasi Lembar Kerja Peserta Didik

2. Hasil Validasi Lembar Respon Peserta Didik

No Komponen Butir Penilaian

Validator

Tingkat Relevansi

Presentase (%) I II

1. Format 1. Mencantumkan petunjuk pengisian angket yang dinyatakan dengan jelas 2. Mencantumkan judul

angket yang jelas 3. Jenis dan ukuran huruf

sesuai

4. Pengaturan ruang/tata letak/penomoran yang jelas

3

3 4 4

3

3 3 3

D

D D D

81,2

2. Isi 1. Pernyataan-pernyataan yang disajikan dalam angket jelas dan mudah dipahami

2. Menyediakan kolom penilaian dengan jelas dan rapi

3. Pernyataan-pernyataan yang disajikan dalam angket cukup untuk mewakili respon peserta didik terhadap LKPD yang telah dikembangkan.

3

4 4

3

4 4

D

D D

91,7

3. Bahasa 1. Bahasa dan istilah yang digunakan dalam angket persepsi peserta didik mudah dipahami 2. Bahasa yang digunakan

benar sesuai EYD dan menggunakan

arahan/petunjuk yang jelas sehingga tidak menimbulkan penafsiran

4

4 4

3

D

D 95,8

ganda

3. Bahasa yang digunakan bersifat komunikatif dan sesuai untuk peserta didik

4 4 D

Rata-rata 89,6%

IIe. Hasil Uji Gregory oleh Validator Hasil Uji Gregory Validasi LKPD

No

Komponen Skala Penilaian

Format Validator I Validator II

Tingkat Relevansi

1

1 4 4 D

2 4 3 D

3 4 4 D

4 3 4 D

5 3 4 D

2

Isi

1 3 3 D

2 3 3 D

3 4 4 D

3

Bahasa

1 4 3 D

2 4 2 B

4

Manfaat/kegunaan LKPD

1 4 3 D

2 4 3 D

Kategori Jumlah A 0 B 1 C 0

64

D 11 Vc 0.9

Sangat Tinggi

Hasil Uji Gregory Validasi Lembar Respon Peserta Didik

No

Komponen Skala Penilaian

Format Validator I Validator II

Tingkat Relevansi

1

1 3 3 D

2 3 3 D

3 4 3 D

4 4 3 D

2

Isi

1 3 3 D

2 4 4 D

3 4 4 D

3

Bahasa

1 4 4 D

2 4 3 D

3 4 4 D

Kategori Jumlah A 0 B 0 C 0 D 10 Vc 1.00

Sangat Tinggi

66

IIe. Instrumen Angket Persepsi Peserta Didik

LEMBAR PERSEPSI PESERTA DIDIK TERHADAP LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK

Nama : Kelas :

A. Petunjuk

1. Isilah identitas anda terlebih dahulu 2. Isilah semua pernyataan dengan lengkap

3. Berilah tanda checklist pada kolom yang tersedia dengan keterangan skor sebagai berikut:

4: Sangat Setuju 3: Setuju 2: Tidak Setuju 1: Sangat Tidak Setuju 4. Sebelumnya, Saya mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan yang

anda berikan.

B. Aspek Yang Dinilai

No Aspek yang Dinilai Penilaian

SS S TS STS 1. LKPD menarik sehingga tidak membosankan

2. Tulisan dalam LKPD berpikir kirits jelas dan mudah dibaca

3. Prosedur kerja pada LKPD jelas dan mudah dimengerti

4. Materi pada LKPD tersusun secara acak sehingga sulit untuk saya pahami

5. LKPD berpikir kritis menuntut saya untuk memiliki rasa ingin tahu

6. Percobaan yang dilakukan pada LKPD ini tidak sesuai dengan materi

7. LKPD tidak menarik digunakan dalam pembelajaran

8. Kegiatan dalam LKPD menyulitkan saya untuk aktif terlibat dalam percobaan

9. LKPD berpikir kritis ditulis dengan kalimat yang jelas dan mudah dipahami

10. Kegiatan dalam LKPD berpikir kritis membantu saya dalam mencapai tujuan pembelajaran

11. Alat dan bahan dalam LKPD berpikir kritis kurang lengkap

12. Gambar pada prosedur kerja LKPD jelas

13. Pertanyaan dalam LKPD tidak jelas sehingga saya sulit mengerjakannya

14. LKPD berpikir kritis menyediakan ruang untuk menuliskan hasil kegiatan dalam LKPD

15. LKPD membuat saya berpikir lebih mendalam pada materi fisika

16. Permasalahan dalam LKPD sesuai dengan kehidupan nyata

C. Saran-saran

………..

………..

………..

………..

………..

Kaduaja,.……….

Peserta Didik

(……….)

68

LAMPIRAN III

DATA HASIL PENELITIAN

IIIa. Hasil Angket Persepsi Peserta Didik Peserta Didik 1 : Arsyad Petteng

70

Peserta Didik 2 : Eva Indrayani

72

70

No Nama

Memilki daya tarik

Desain LKPD menarik langkah mudah dipahami

Pengetahuan yang diperoleh dari

LKPD

5 7 1 2 4 9 11 12 13 14 3 6 8 10 15 16

1. Arsyad Petteng 4 1 4 3 2 4 2 4 2 3 3 2 1 4 4 4

2. Eva Indrayani 4 2 4 4 1 4 1 4 1 4 4 1 1 4 4 4

3. Ivha Afrilla Pagalla 4 1 4 3 2 3 2 3 2 3 3 2 1 3 4 4

4. Jaya Rian 4 1 3 3 2 3 2 4 2 3 3 1 1 3 4 4

5. Jumadi Sada 4 2 4 3 2 4 2 4 2 4 3 1 2 4 4 4

6. Juwita Pusvita Rahim 3 2 4 4 2 3 2 4 1 3 3 2 1 4 4 4

7. Mirnawati 4 1 4 4 1 4 1 4 1 4 4 1 1 4 4 4

8. Najmi Cahyani P 4 1 4 4 1 4 1 4 1 4 4 1 1 4 4 4

9. Nur Alhafizah 4 1 4 4 2 4 1 4 1 4 4 1 1 4 4 4

10. Nur Habiba 4 1 4 4 1 4 2 4 2 4 3 2 1 4 4 4

11. Nur Hikma 4 1 4 4 1 4 1 4 1 4 4 1 1 4 4 4

12. Nur Hidayah 4 1 4 3 1 4 3 4 1 3 3 2 1 4 4 2

13. Nur Janna 3 1 3 4 1 4 2 3 1 4 4 2 2 3 3 4

14. Nur Qodria 4 1 4 4 1 4 1 4 1 4 4 1 1 4 4 4

15. Nur Hajrah Musdalifa 3 2 3 3 2 3 2 3 2 3 3 2 2 3 3 3

16. Putri Syahra Saro 4 1 4 4 1 4 1 4 1 4 4 1 1 4 4 4

17. Widi Hastuti 4 1 4 4 1 4 1 4 1 4 4 1 1 4 4 4

71

LAMPIRAN IV

LKPD BERPIKIR KRITIS

LKPD BERPIKIR KRITIS

LKPD

73 Lembar Kerja Peserta Didik

GERAK MELINGKAR BERATURAN (GMB)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR Kelompok :

Anggota:1……….

2.……….

3.……….

4.……….

5.……….

X SMA/MA

3.6 Menganalisis besaran fisis pada gerak melingkar dengan laju konstan (tetap) dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

4.6 Melakukan percobaan berikut presentasi hasilnya tentang gerak melingkar, makna fisis dan pemanfaatannya.

Indikator

Tujuan

1. Peserta didik mampu mengidentifikasi besaran-besaran frekuensi, periode, posisi sudut, kecepatan linear, kecepatan sudut pada gerak melingkar beraturan

2. Peserta didik mampu menyebutkan contoh-contoh gerak melingkar dalam kehidupan sehari-hari.

3. Peserta didik mampu menghitung besar kecepatan sudut, kecepatan linear, posisi sudut pada gerak melingkar dengan laju konstan.

4. Peserta didik dapat menyelidiki periode dan frekuensi, kecepatan sudut, kecepatan, linear, dan percepatan sentripetal.

3.6.1 Mengidentifikasi besaran-besaran frekuensi, periode, posisi sudut, kecepatan linear, kecepatan sudut, pada gerak melingkar beraturan.

3.6.2 Menyebutkan contoh-contoh gerak melingkar dalam kehidupan sehari-hari 4.6.1 Melakukan Percobaan gerak melingkar beraturan

4.6.2 Menyajikan dan mengolah hasil percobaan.

Petunjuk Umum

1. Bacalah do‟a sebelum mengerjakan Lembar Kerja Peserta Didik ini 2. Bacalah LKPD ini secara berurutan dari awal sampai akhir

3. Pahami materi yang ada di LKPD sesuai sub bab sebelum mengerjakan latihan soal

4. Diskusikanlah setiap pertanyaan dan permasalahan yang disajikan LKPD dengan teman sebangkumu

5. Ikuti langkah-langkah sesuai sistematika penyajian LKPD dengan baik 6. Jika ada hal yang belum dimengerti mintalah penjelasan kepada guru

75

Gerak Melingkar Beraturan

Gerak melingkar beraturan merupakan gerak melingkar yang besar kecepatan sudutnya tetap terhadap waktu atau percepatannya sudutnya sama dengan nol.

Dari defenisis diatas dapat dituliskan sifat-sifat gerak melingkar beraturan sebagai berikut:

Adapun ciri-ciri GMB adalah sebagai berikut:

 Lintasannya berbentuk lingkaran

t sama, sama

v tetap, arah berubah

 besar dan arah tetap

 besar dan arah percepatan sentripetal tetap

 besar percepatan tangensialnya = 0

 besar pecepatan sudutnya = 0

 besar percepatan total sama dengan percepatan sentripetal Rumus:

= posisi sudut awal (rad)

= posisi sudut akhir (rad) = perubahan posisi sudut (rad)

= kecepatan sudut (rad/s) = waktu (s)

 Kecepatan Sudut

 Kecepatan Linear

 Percepatan Sentripetal

Materi

𝜔 𝜃

𝑡

𝜃 𝜔𝑡

𝜃𝑡− 𝜃 𝜔𝑡

𝜃𝑡 𝜃 𝜔𝑡

76

Saat temanmu meminta untuk menunggu, apakah kamu sering memerhatikan jarum jam yang berputar?

Rasanya lama sekali ya waktu berjalan. Nah, tahukah yang kamu perhatikan itu adalah salah satu contoh benda dengan gerak melingkar beraturan. Sebab, jarum jam selalu berputar dengan menempuh sudut yang sama, misalnya jarum detik menempuh 360o selama satu menit. Begitu juga dengan jarum menit dan jam, masing-masingnya punya besaran sudut tersendiri.

Gerak melingkar beraturan (GMB) merupakan jenis gerak yang mirip, namun tidak sama dengan gerak lurus beraturan (GLB). Perbedaanya terdapat pada jenis lintasannya. Pada GMB, lintasannya melingkar sesuai dengan namanya.

Petunjuk Pengamatan

1. Lakukan percobaan sesuai dengan arahan pada LKPD!

2. Jawab pertanyaan yang disajikan!

3. Lakukan percobaan ini dengan seksama dan penuh kerjasama dengan anggota kelompok!

Alat dan Bahan

1. Beban : 50gr, 100gr, 200gr

2. Tali (benang) : Secukupnya

3. Pipa/ pulpen bekas : 1 batang

4. Penggaris : 1 buah

5. Penjepit Kertas : 1 buah

6. Stopwatch : 1 buah

77

Prosedur Percobaan

Gambar 1. Skema Percobaan

Percobaan 1. Hubungan antara periode dengan frekuensi (R=30 cm) 1. Menentukan NST alat yang digunakan

2. Siapkan alat sentripetal seperti gambar di atas dan sebuah stopwatch.

3. Masukkan tali ke dalam pipa

4. Siapkan massa A dan B. Dimana massa B itu 2 kali massa A ( missal mA = 50 gr dan mB

= 100 gr)

5. Ikat beban massa A pada salah satu ujung dan massa B pada ujung lain.

6. Ukur panjang tali hingga 30 cm menggunakan mistar yaitu dengan mengukur panjang benang dari beban mA menuju pipa bagian atas kemudian menjepit pada bagian bawah pipa agar panjang tali tetap tidak mudah berubah

7. Putar beban mA (tangan memegang pipa) seperti gambar diatas dan benda mencapai laju tetap (gerak melingkar beraturan). Kemudian hitunglah waktu (t) yang dibutuhkan untuk 10 kali putaran

8. Lengkapi tabel yang tersedia pada analisis percobaan.

Percobaan 2. Hubungan antara periode dengan frekuensi (R=20 cm)

1. Siapkan massa A dan B. Dimana massa B itu 2 kali massa A ( missal mA = 50 gr dan mB

= 100 gr)

2. Ikat beban massa A pada salah satu ujung dan massa B pada ujung lain.

3. Ukur panjang tali hingga 20 cm menggunakan mistar yaitu dengan mengukur panjang benang dari beban mA menuju pipa bagian atas kemudian menjepit pada bagian bawah pipa agar panjang tali tetap tidak mudah berubah

4. Putar beban mA (tangan memegang pipa) seperti gambar diatas dan benda mencapai laju tetap (gerak melingkar beraturan). Kemudian hitunglah waktu (t) yang dibutuhkan

R

Massa A

Massa B

1. Membangun keterampilan dasar

Data Hasil Pengamatan Percobaan 1 (R= 30 cm)

Tabel 1.Hubungan antara periode dengan frekuensi

No

Massa Beban

Waktu 10 putaran (s)

(s )

(Hz ) mA

(kg)

mB (kg) 1.

2.

Percobaan 2 (R =20 cm)

Tabel 2. Hubungan antara periode dengan frekuensi

No

Massa Beban

Waktu 10 putaran (s)

(s )

(Hz ) mA

(kg)

mB (kg) 1.

2.

Setelah melakukan percobaan, mari kita

sajikan hasil

79

Analisis Data

1. Hitunglah kecepatan sudut dari setiap percobaan!

2. Hitunglah kecepatan linear dari setiap percobaan!

………

……….

………

………

………

………

………

………

……….

………

………

………

………

………

3. Hitunglah percepatan sentripetal!

4. Bagaimana nilai periode dan frekuensi benda jika jari-jari lintasannya diperbesar ataupun diperkecil?

5. Bagaimana nilai kecepatan sudut benda jika jari-jari lintasannya diperbesar ataupun diperkecil?

………....

………....

………....

………....

………....

………....

………....

………....

………....

………....

………

……….

………

………

………

………

………

81

6. Bagaimana hubungan besar jari-jari lintasan terhadap nilai kecepatan linearnya?

7. Bagaimana hubungan besar kecepatan linear terhadap nilai percepatan sentripetalnya?

8. Sebutkan 3 contoh gerak melingkar dalam kehidupan sehari-hari?

………....

………....

………....

………....

………....

………....

………....

………....

………....

………....

………....

………....

………....

………....

………....

Kesimpulan

Berdasarkan percobaan yang telah kalian lakukan, cobalah untuk menyimpulkan hasil praktikum. Kesimpulan yang diperoleh adalah

………

……….

………

………

………

………

………

83

LKPD

Lembar Kerja Peserta Didik

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR Kelompok :

Anggota:1……….

2.……….

3.……….

4.……….

5.……….

X SMA/MA

GERAK MELINGKAR BERUBAH

BERATURAN (GMMB)

Kompetensi Dasar

3.6 Menganalisis besaran fisis pada gerak melingkar dengan laju konstan (tetap) dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

4.6 Melakukan percobaan berikut presentasi hasilnya tentang gerak melingkar, makna fisis dan pemanfaatannya.

Indikator

Tujuan

Petunjuk Umum

1. Bacalah do‟a sebelum mengerjakan LKPD ini

2. Bacalah LKPD secara berurutan dari awal sampai akhir

3. Pahami materi yang ada di LKPD sesuai sub bab sebelum mengerjakan latihan soal 4. Diskusikanlah setiap pertanyaan dan permasalahan yang disajikan LKPD dengan

teman sebangkumu

5. Ikuti langkah-langkah sesuai sistematika penyajian LKPD dengan baik 6. Jika ada hal yang belum dimengerti mintalah penjelasan kepada guru 3.6.3 Dapat menganalisis gerak melingkar berubah beraturan.

3.6.4 Dapat menerapkan persamaan gerak melingkar berubah beraturan pada permasalahan sehari-hari

4.6.3 Mengemukakan hasil percobaan gerak melingkar berubah beraturan.

4.6.4 Mempresentasikan data hasil percobaan gerak melingkar berubah beraturan.

1. Peserta didik mampu mendeskripsikan gerak melingkar berubah beraturan.

2. Peserta didik mampu menyebutkan contoh-contoh gerak melingkar berubah beraturan 3. Peserta didik mampu menerapkan persamaan gerak melingkar berubah beraturan.

4. Peserta didik mampu melakukan percobaan dengan baik

85

Materi

𝑎𝑡 𝑎. 𝑟

Percepatan dan kecepatan sudut

Gerak melingkar berubah beraturan adalah gerakan dari suatu benda yang menenpuh lintasan melingkar dengan kecepatan sudut yang berubah-ubah, namun percepatan sudutnya tetap. Pada GMBB, kecepatan tersebut akan meningkat apabila searah dengan percepatannya.

Sebaliknya, kecepatan akan menurun ketika berlawanan dengan perubahan percepatannya.

Kalau pada GMB percepatan dinamakan sentripetal, lain halnya dengan GMBB yang percepatannya dinamakan dengan percepatan tangensial. Pada percepatan tersebut terjadi perubahan besar kecepatan linear secara beraturan. Arahnya bisa sama atau berlawanan dengan arah kecepatan linear. Persamaan percepatan tangensial:

Secara sistematis, bisa di lihat persamaan GMBB berikut ini:

Percepatan sudut 𝜃 𝜔0+𝜔𝑡

Perpindahan sudut 𝜃 𝜔 𝑡 2 𝛼𝑡2 Kecepatan sudut 𝜔𝑡 𝜔 𝛼𝑡

𝜔𝑡 𝜔 2𝛼𝜃 Keterangan:

𝜃 : besar sudut lintasan melingkar yang ditempuh 𝜔𝑡: kecepatan sudut akhir

𝜔 : kecepatan sudut awal a : percepatan sudut t : waktu tempuh

Mungkin ada yang bertanya bedanya apa sih antara gerak melingkar beraturan (GMB) dengan gerak melingkar berubah beraturan (GMBB) itu ?

Bedanya tipis kok, kalau gerak melingkar berubah beraturan (GMBB) itu percepatan sudutnya konstan sedangkan pada gerak melingkar beraturan (GMB) yang konstan adalah kecepatan sudutnya.

Membayangkannya begini: bayangin saja sebuah titik di ban karet roda sepeda atau sebuah benda yang diikat dengan tali yang diputar atau berputar pada porosnya. Jika kecepatan berputarnya tetap atau konstan ( tidak semakin cepat atau tidak semakin pelan) itulah GMB sedangkan apabila kecepatan putaran roda semakin cepat berarti percepatan sudutnya bertambah (positif). Bila putaran rodanya semakin lambat itu artinya percepatan sudutnya berkurang (negatif). Nah yang ini dinamakan GMBB.

Petunjuk Pengamatan

1. Lakukan percobaan sesuai dengan arahan pada LKPD!

2. Jawab pertanyaan yang disajikan!

3. Lakukan percobaan ini dengan seksama dan penuh kerjasama dengan anggota kelompok!

1. Memberikan penjelasan sederhana

2. Membangun keterampilan dasar

87

Prosedur Percobaan

1. Menentukan NST alat yang digunakan 2. Siapkan alat yang digunakan

3. Ukur panjang jari-jari ban sepeda 4. Ikat saputangan di ban sepeda

5. Kayuh sepeda selama 10, 15, 20, 25, 30 detik secara perlahan 6. Lengkapi tabel yang tersedia pada analisis percobaan.

Alat dan Bahan 1. Satu set sepeda 2. Stopwatch 3. Saputangan 4. Penggaris

Data Hasil Pengamatan Tabel 1 hasil pengamatan

No. Waktu (s) Banyak Putaran Dalam Rad (

1. 10 2. 15 3. 20 4. 25 5. 30

Analisis Data

1. Hitunglah percepatan tangensial pada percobaan!

Setelah melakukan percobaan, mari kita

sajikan hasil

………

………

………

………

………

………...

89

2. Hitunglah kecepatan sudut pada percobaan!

3. Faktor apa saja yang memmpengaruhi gerak melingkar berubah beraturan

4. Sebutkan contoh hubungan roda-roda dalam kehidupan sehari-hari

………

……….

………

………

………

………

………

………

……….

………

………

………

………

………

Kesimpulan

Berdasarkan percobaan yang telah kalian lakukan, cobalah untuk menyimpulkan hasil praktikum. Kesimpulan yang diperoleh adalah

2. Membuat kesimpulan

………

……….

………

………

………

………

………

……….

………

………

………

………

91

s

Lembar Kerja Peserta Didik

HUBUNGAN RODA-RODA

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN FISIKA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR Kelompok :

Anggota:1……….

2.……….

3.……….

4.……….

5.……….

X SMA/MA

LKPD

Kompetensi Dasar 92

3.6 Menganalisis besaran fisis pada gerak melingkar dengan laju konstan (tetap) dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

4.6 Melakukan percobaan berikut presentasi hasilnya tentang gerak melingkar, makna fisis dan pemanfaatannya.

Indikator

Tujuan

1. Peserta didik mampu mengidentifikasi besaran-besaran frekuensi, periode, posisi sudut, kecepatan linear, kecepatan sudut pada hubungan roda-roda

2. Peserta didik mampu menghitung kecepatan sudut pada hubungan roda-roda 3. Peserta didik mampu menghitung kecepatan linear pada hubungan roda-roda

4. Peserta didik mampu menyebutkan contoh-contoh hubungan roda-roda dalam kehidupan sehari-hari.

3.6.5 Menganalisis sistem gerak melingkar beraturan pada hubungan roda-roda 3.6.6 Menyebutkan contoh-contoh gerak melingkar dalam kehidupan sehari-hari

4.6.5 Melakukan percobaan secara berkelompok untuk menyelidiki gerak yang menggunakan hubungan roda-roda.

4.6.6 Menyajikan dan mengolah hasil percobaan gerak melingkar tentang hubungan roda- roda.

Petunjuk Umum

1. Bacalah do‟a sebelum mengerjakan Lembar Kerja Peserta Didik ini 2. Bacalah LKPD ini secara berurutan dari awal sampai akhir

3. Pahami materi yang ada di LKPD sesuai sub bab sebelum mengerjakan latihan soal 4. Diskusikanlah setiap pertanyaan dan permasalahan yang disajikan LKPD dengan

teman sebangkumu

5. Ikuti langkah-langkah sesuai sistematika penyajian LKPD dengan baik 6. Jika ada hal yang belum dimengerti mintalah penjelasan kepada guru

Dalam dokumen KISI-KISI INSTRUMEN (Halaman 58-149)

Dokumen terkait