• Tidak ada hasil yang ditemukan

Saran

Dalam dokumen CORE ( Connection, Organizing, (Halaman 79-200)

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

B. Saran

Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, maka dalam upaya peningkatan hasil belajar matematika siswa dikemukakan beberapa saran sebagai berikut:

1. Guru hendaknya memperhatikan minat belajar siswa dalam pembelajaran sehingga siswa tertarik untuk mempelajari matematika dan memperoleh hasil yang baik dalam pembelajaran.

2. Guru dapat mengimplementasikan model pembelajaran CORE (Connection, Organizing, reflection, Extending) pada siswa untuk menumbuhkan minat belajar serta penalarannya sehingga tercapai hasil belajar yang optimal.

3. Kepada siswa, diharapkan mampu mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh dari guru dan senantiasa meningkatkan pemahaman untuk setiap pelajaran sehingga hasil belajar semakin meningkat.

DAFTAR PUSTAKA

Astiningsih Luh Ni, dkk. 2014. Pengaruh Model Pembelajaran CORE Berbantuan Media Manipulatif Terhadap Hasil Belajar Matematika.

(online) (http://ejournal . Undisksha.ac.id, diakses pada tanggal 30 Mei 2018 pukul 09.47)

Artasari Pt. Yulia, dkk. Pengaruh Model Pembelajaran Connection, Organizing, Reflection, Extending (CORE) Terhadap Kemampuan Berpikir Divergen Siswa Kelas IV Mata Pelajaran IPS.(online) (http://www.eprints.uns.ac.

Diakses 12 Mei 2018).

Calfee et al. 2004.Making Thinking Visible National Science Education Standart.Riverside University of California. H 222

Departemen Pendidikan Nasional. 2003. Pendekatan Kontekstual. Jakarta:

Departemen Pendidikan Nasional

FKIP Unismuh Makassar. 2014. Pedoman Penulisan Skripsi. Makassar. Pantrira Press.

Hasan Basri. 2015. Paradigm Baru Tentang Sistem Pembelajaran. Bandung.

Pustaka Setia.

Hasbullah. 2012. Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Huda, Miftahul 2013.Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran.Pustaka Pelajar: Yogyakarta.

Humaira Fadhilah Al, dkk. 2014. Penerapan Model Pembalajarn CORE Pada Pembelajaran Matematika Siswa Kelas X SMAN 9 Padang. (online)

Iqbal. Mishabuddin Hasan. 2013. Analisis data penelitian dengan statistika edisike-2. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Justicia, M. 2010. Penerapan Model CORE dalam Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Katerampilan Metakognitif untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Logis Siswa. Skripsi Jurusan Pendidikan Matematika UPI Bandung: tidak diterbitkan. (online).

(https://www.google.co.id.teori tentang kemampuan metakognis. Di akses pada tanggal 8 mei 2018, pukul 16;45)

56

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. 2014. Matematika, Kelas VII SMP/MTs Semester I. Jakarta. Perpustakaan Kemendikbud.

La Iru dan La Ode Safium Arini. 2012. Analisis Penerapan Pendekatan, Metode, strategi dan Model-Model Pembelajaran. Yogyakarta. Multi Presindo.

Lestari, Karunia Eka. 2015. Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: PT Refika Aditama.

Maulana.Pengaruh Model Pembelajaran CORE.(Jurnal Prodi PMT STKIP Siliwangi Bandung).

Muharoroh. 2015. Tingkat Efektifitas Model Pembelajaran CORE (Connecting, Organizing, Reflecting And Extending) Bermuatan MLR (Multiple Level Representation) pada Materi Tata Nama Alkana, Alkena dan Alkuna di

SMA Islam Al-Hikmah Mayong Jepara 2015.

(online).(http://eprints.walisongo.ac.id. Di akses padatanggal 11 Mei 2018, pukul 17.30)

Nugroho Agung Danis. 2016. Perangkat Pembelajaran Geometri SMA Dengan Mengadaptasi Model CORE.(Buku Online).Yogyakarta.Kurikulum 2013.

(diakses pada tanggal 29 Mei 2018 pukul 12.30)

Nur Faqih, dkk. 2014. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Pada Model CORE (Connection, Organizing, Reflection, Extending) dengan Pendekatan Kontekstual Pokok Bahasan Peluang Untuk Siswa SMA Kelas XI.(online). (https://journal.unnes.ac.id. Diakses pada tanggal 11 Mei 2018, pukul 17.10).

Pengaruh Penerapan Model Core Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematikadengan Konvariabel Penalaran Sistematis Pada Siswa Kelas III

Gugug Raden Ajeng Kartini.Tersedia di

https://digilib.unila.ac.id/21944/20/. (online) ( Di akses 19 februari 2018, pukul 20 WITA)

Putri Agata Intan.2016. Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe CORE Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa. (online)

Roekhaeni Arsina, dkk. 2011. Penerapan Model CORE Dalam Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi Matematis Siswa.(online). (http://www.e-journal Mitra Pendidikan.com, Di akses 11 Mei 2018). Vol. 3 No. 1: Jurnal Pendidikan Matematika. (http://www.e- journal.unipma.ac.id, diakses 11 Mei 2018).

Syawal Muhammad. 2018. Pengaruh Penerapan Metode sesnse Of Humor

Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMP Unismuh Makassar.Skripsi tidak di terbitkan.Makassar.Universitas Muhammadiyah Makassar.

Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung:

Alfabeta.

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung. Alfabeta.

Suharsini.Arikanto. 2010.Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Suherman, Erman. 2001. Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer.

Bandung UPI.

Sujarweni, V. Wiratna. 2014. Metodologi Penelitian. Yogyakarta: PT. Pustaka Baru.

Shoimin, Aris. 2014. 68 Model Pembelajaran inovatif dalam kurikulum 2013.

Yogyakarta: AR-RUZZ MEDIA. .

Tranto. 2009. Mendesain model pembelajaran yang inovatif, progresif, edisi 4.

Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Usman. 2005. Model Pembelajaran Kooperatif NHT Sebagai Bentuk Pembekajaran Konstruktivis Terhadap Respon Siswa. (online). (https://

emiliannur.wordpress.com. prossedingseminarnasionalmatematika, di akses pada tanggal 12 Mei 2018)

Yuniarti, Santi. 2013. Pengaruh Model CORE Berbasis Kontekstual Terhadap Kemampuan Pemahaman Matematika Siswa.Tersedia pada http://publikasi.stkipsiliwangi.ac.id/files/2013/01/Santi-Yuniarti.pdf.

(diakses pada tanggal 08 mei 2018).

Zelfiana Erma Surni. 2016. Pengaruh Efikasi Diri dan Metakognisi Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas XI Guppi Kabupaten Gowa.Skripsi.Skripsi tidak di terbitkan.Makassar.Universitas Muhammadiyah Makassar.

L A M P I R A N A

DAFTAR HADIR SISWA

VALIDASI

LEMBAR KEGIATAN SISWA JADWAL PELAKSANAAN

PENELITIAN A.1

A.2

KISI-KISI HASIL BELAJAR

A.4 4

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN A.3

Lampiran A.2 : Daftar Hadir Siswa

DAFTAR HADIR SISWA DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN CORE (CONNECTION, ORGANIZING, REFLECTION, EXTENDING) Sekolah : MTs. Muhammadiyah Datrang

Mata Pelajaran : Matematika Kelas/semester :VII a/Ganjil Tahun Pelajaran :2018/2019

No Nama Pertemuan Ke-

1 2 3 4 5 6

1. Abd. Rasyid Al_Muhaimin A

2. Andi Prayitno

3. Arna Maulana

4. Asman Arnada

5. Fauzan Jafar

6. Fauziyah Hamsa

7. Herman Efendi

8. Muh. Aidil √√ √

9. Muh Akbar s

10. Muh. Anggana Hadi s

11. Nova Sri Mutmainnah

12 Nur Ainul Azkia

13. Nur Annisa Ramadani

14. Nur Azizah

15. Nirfadilah Ayuni

16. Nurhakiki

17. Safruddin S s

18. Samsuridah

19. Sri Agustina Astuty

20. Sri Wahyuni

21. St Nur Umrah

22. Ulfa Aulia Amil

23. Yusriyanti Y

24. Zaimah Qanita

25. Risky

Datarang, 2018

Musdalifah

Lampiran A.2 : Daftar Hadir Siswa

DAFTAR HADIR SISWA DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KONVENSIONAL Sekolah : MTs. Muhammadiyah Datrang

Mata Pelajaran : Matematika Kelas/semester :VII b/Ganjil Tahun Pelajaran :2018/2019

No Nama Pertemuan Ke-

1 2 3 4 5 6

1. A. Ayu Dian Silfani

2. Muh. Aidil Adha

3. Ainhun Muthmainha

4. Dinul Arqam a

5. Anwar Hidayat

6. Arsal Al Isra

7. Budiawan Sentosa

8. Fadila Nurifani

9. Haikal

10. Khaerunnisa

11. M. Zauki

12 Muh. Akbar

13. Muh. Alil

14. Muh. Purta

15. Munirah

16. Muthiah Rama Dani

17. Nur Afni Ramadhani

18. Nur Azizah

19. Nurul Ilmy

20. Siti Salsabila

21. Wahdatul Hidayah Amin i

22. Wahyuni

23. Zhafira

24. Nur Mawaddah

25. Nur Atikah

Datarang, 2018

Musdalifah

RPP

CORE ( Connection, Organizing,

Reflection, Extending )

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Sekolah : MTs. Muhammadiyah Datarang Mata Pelajaran : Matematika

Kelas / Semester : VII /Ganjil

Alokasi Waktu :Pertemuan Pertama1 x Pertemuan (2 jam pelajaran)

A. Kompetensi Inti

KI 1 (Sikap Spiritual) : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

KI 2 (Sikap Sosial) : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI 3 (Pengetahuan) : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

KI 4 (Keterampilan) :Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian

No Kompetensi Dasar Indikator

1 1.1 Menghargai dan menghayati

ajaran agama yang dianutnya. 1.1.1 Mengucapkan salam ketika Guru masuk ke dalam kelas 1.1.2 Membuka pelajajaran dengan

cara berdo’a sebelum memulai proses pembelajaran di kelas.

1.1.3 Menutup pelajaran dengan cara mengucapkan hamdalah setelah pelajaran selesai.

2 2.2 Memiliki rasa ingin tahu, percaya diri, dan ketertarikan pada matematika serta memiliki rasa percaya pada daya dan kegunaan matematika, yang terbentuk melalui pengalaman belajar.

2.2.1 Suka bertanya selama proses pembelajaran.

2.2.2 Suka mengamati sesuatu yang berhubungan dengan himpunan dan anggota himpunan.

2.2.3 Tidak menggantungkan diri pada orang lain dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan himpunan dan anggota himpunan.

2.2.4 Berani presentasi di depan kelas.

3 3.3 Menjelaskan dan menyatakan himpunan, himpunan bagian, himpunan semesta, himpunan kosong, komplemen himpunan menggunakan masalah kontekstual

3.4.1 Menyebutkan pengertian himpunan

3.4.2 Menyatakan masalah sehari- hari dalam bentuk himpunan dan mendata anggotanya

3.4.3 Menyebutkan anggota dan bukan anggota himpunan.

C. TujuanPembelajaran

Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:

 Bersemangat dalam mengikuti pembelajaran matematika.

 Berdo’a sebelum memulai proses pembelajaran di kelas.

 Serius dalam mengikuti pembelajaran matematika.

 Suka bertanya selama proses pembelajaran.

 Suka mengamati sesuatu yang berhubungan dengan materi himpunan dan anggota himpunan.

 Tidak menggantungkan diri pada orang lain dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan materi himpunan dan anggota himpunan.

 Berani presentasi di depan kelas.

 Meyebutkan pengertian himpunan

 Menyatakan masalah sehari-hari dalam bentuk himpunan dan mendata anggotanya

 Menyebutkan anggota dan bukan anggota himpunan

D. Materi Pembelajaran 1. Pengertian himpunan

Himpunan adalah kumpulan benda yang atau objek yang dapat didefinisikan dengan jelas.benda atau objek dalam himpunan disebut dengan elemen atau anggota himpunan. Dalam matematika, suatu himpunan dilambangkan dengan huruf capital A, B, C, …., Z. Benda-benda (objek) dari suatu himpunan tersebut ditulis di antara kurung kurawal “{..} dan dipisahkan dengan tanda koma.

Contoh:

Gambar di atas menunjukkan suatu himpuna dari hewan berkaki dua dimana anggotanya terdiri dari penguin, burung, ayam, dan angsa.

Himpunan dari hewan di atas dapat dituliskan ke dalam bentuk himpunan yaitu:

A= { penguin, burung, ayam, angsa}

2. Anggota himpunan

Setiap benda atau objek yang termasuk ke dalam suatu himpunan disebut anggota/ unsure/ elemen himpunan tersebut. Untuk menyatakan suatu objek yang merupakan anggota himpunan, dituliskan dengan lambing “€”. Sedangkan untuk menyatakan suatu objek yang bukan merupakan anggota himpunan dituliskan dengan lambang “∉” .

Contoh:

3. Tuliskan anggota dari himpunan-himpunan di bawah ini:

a. H adalah kumpulan nama hari dalam 1minggu b. G adalah kumpulan golongan darah

c. V adalah kumpulan huruf vocal

d. P adalah kumpulan bilangan prima yang kurang dari 20 4. Tuliskan kumpulan huruf yang membentuk kata-kata berikut:

a. MATAHARI

b. BANGKITLAH INDONESIAKU

Pembahasan:

8. a. H= {Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum’at, Sabtu, Minggu}

e. G= {O, A, B, AB}

f. V= {a, I, u, e, o}

g. P= {2, 3, 5, 7, 11, 13, 17, 19}

9. a. A= {M, A, T, H, R, I}

c. B= {B, A, N,G, K, I, L, H, D, O, E, S, U}

E. Metode / Pendekatan

 Pendekatan : konstruktivisme

 Model pembelajaran :CORE (Connection, Organizing, Reflection, Extending)

F. Media Pembelajaran Media/Alat

 Worksheet atau lembar kerja siswa (LKS)

 Lembar penilaian

 Papan tulis, spidol

 Laptop

G. Sumber Belajar

 Suwah Sembiring, dkk. 2016. Matematika untuk Siswa SMP- MTs Kelas VII. Bandung. Yrama Widya

 Buku referensi lain.

H. Langkah-Langkah Pembelajaran

Fase Aktivitas Guru Aktivitas Siswa Waktu

Pendahuluan Orientasi

1. Guru memberikan salam untuk memulai proses pembelajaran

1. Peserta didik menjawab salam dari guru

10 menit

2. Guru mengajak peserta didik untuk berdo’a terlebih dahulu sebelum kegiatan pembelejaran dimulai

3. Guru mengecek kehadiran peserta didik Apresiasi

4. Melalui tanya jawab, peserta didik diingatkan kembali tentang materi himpunan yang sebelumnya telah dipelajari pada saat SD

5. Guru menyampaikan indikator pencapaian kompetensi dan memotivasi siswa untuk belajar dengan harapan tujuan pembelajaran dapat tercapai.

2. Ketua kelas memimpin teman-temannya untuk berdo’a secara bersama-sama

3. Peserta didik memperhatikan guru dan mulai focus untuk belajar

4. Peserta didik menjawab pertanyaan dari guru

5. Peserta didik menyimak penjelasan dari guru

Kegiatan Inti

Menyajikan/menyampaikan informasi 1. Guru menyampaikan cakupan materi

pembelajaran dan menyampaikan konsep lama yang akan dihubungkan dengan konsep baru oleh guru kepada siswa (Connection)

2. Guru menjelaskan uraian kegiatan belajar yang akan dilakukan oleh siswa dan mengorganisasikan ide-ide untuk memahami materi himpunan (Organizing)

3. Guru membentuk kelompok secara heterogen yang terdiri dari 4-5 orang 4. Siswa memahami perintah kerja dan

pertanyaan yang diajukan dalam LKS.

1. Siswa berpikir bersama dalam kelompok untuk mencari jawaban dari pertanyaan yang tertera pada LKS dan memastikan bahwa setiap anggota kelompoknya

memahami dan dapat menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru.

2. Siswa mengangkat tangan ketika nomornya disebutkan oleh guru, kemudian

60 menit

Melalui diskusi kelompok, siswa saling membantu dalam member pemahaman isi LKS. Guru member bantuan seperlunya dalam memahami maksud LKS pada kelompok yang mengalami kesulitan.

5. Secara berkelompok siswa melakukan serangkaian aktivitas memahami dan menemukan (Reflection) maksud soal yang tertera dalam LKS (mengamati) 6. Siswa mendidkusikan jawaban atas

serangkaian pertanyaan yang tertera dalam LKS. Guru memberikan bantuan seperlkunya kepada siswa atau kelompok yang mengalami kesulitan (menanya) 7. Siswa menyelesaikan soal yang tertera

dalam LKS dengan memperhatikan contoh maupun dengan menggunakan cara lain untuk memperoleh jawaban yang benar (mencoba)

8. Tiap kelompok menyampaikan hasil diskusinya. Siswa dari kelompok lain memberikan tanggapan maupun pertanyaan kepada kelompok penyaji.

(mengkomunikasikan)

Memberikan penghargaan

1. Memberikan penghargaan kepada setiap kelompok dan memotivasi siswa untuk mengembangkan pengetahuan yang telah diperoleh.

mewakili kelompoknya memberikan jawaban dari pertanyaan yang diajukan guru.

Penutup 1. Guru mengajukan pertanyaan sacara lisan 1. Siswa merumuskan 10

I. Penilain

1. Teknik Penilaian (terlampir) a. Lampiran 1 : Pengamatan b. Lampiran 2 : Pegetahuaan c. Lampiran 3 : Keterampilan

untuk mengetahui pemahaman siswa tentang materi yang telah dipelajari (umpan balik)

2. Melalui tanya-jawab guru dan siswa merumuskan kesimpulan tentang materi himpunan dan anggota himpunan

3. Guru memberikan beberapa soal sebagai tugas secara individu (Extending).

(tindak lanjut)

4. Guru menyampaikan lingkup materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya dan mendorong siswa untuk mempersiapkan materi dengan cara membaca terlebih dahulu materi tersebut 5. Guru menutup pembelajaran dengan ber

do’a dan salam.

kesimpulan tentang materi himpunan dan anggota himpunan 2. Siswa berdo’a dan

memberi salam.

menit

RENCANA PELAKSANAAN PE MBELAJARAN (RPP)

Sekolah : MTs. Muhammadiyah Datarang Mata Pelajaran : Matematika

Kelas / Semester : VII /Ganjil

Alokasi Waktu :Pertemuan Kedua1 x Pertemuan (3 jam pelajaran)

A. Kompetensi Inti

KI 1 (Sikap Spiritual) : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

KI 2 (Sikap Sosial) : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI 3 (Pengetahuan) : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

KI 4 (Keterampilan) :Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian

No Kompetensi Dasar Indikator

1 1.1 Menghargai dan menghayati

ajaran agama yang dianutnya. 1.1.4 Mengucapkan salam ketika Guru masuk ke dalam kelas 1.1.5 Membuka pelajajaran dengan

cara berdo’a sebelum memulai proses pembelajaran di kelas.

1.1.6 Menutup pelajaran dengan cara mengucapkan hamdalah setelah pelajaran selesai.

2 2.2 Memiliki rasa ingin tahu, percaya diri, dan ketertarikan pada matematika serta memiliki rasa percaya pada daya dan kegunaan matematika, yang terbentuk melalui pengalaman belajar.

2.2.5 Suka bertanya selama proses pembelajaran.

2.2.6 Suka mengamati sesuatu yang berhubungan dengan himpunan dan anggota himpunan.

2.2.7 Tidak menggantungkan diri pada orang lain dalam menyelesaikan masalah yang berhubungan dengan himpunan dan anggota himpunan.

2.2.8 Berani presentasi di depan kelas.

3 3.3 Menjelaskan dan menyatakan himpunan, himpunan bagian, himpunan semesta, himpunan kosong, komplemen himpunan menggunakan masalah kontekstual

3.3.1 Menyajikan himpunan dengan menyatakan anggotanya.

4 4.4 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan

dengan himpunan,

himpunan bagian, himpunan semesta, himpunan kosong, komplemen himpunan.

4.4.1Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan himpunan

C. TujuanPembelajaran

Setelah mengikuti proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat:

 Bersemangat dalam mengikuti pembelajaran matematika.

 Berdo’a sebelum memulai proses pembelajaran di kelas.

 Serius dalam mengikuti pembelajaran matematika.

 Suka bertanya selama proses pembelajaran.

 Berani presentasi di depan kelas.

 Siswa mampu menyajikan himpunan dengan menyebutkan anggotanya.

 Siswa mampu menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan himpunan

D. Materi Pembelajaran 1. Penyajian himpunan

Suatu himpunan biasanya diberi nama atau dilambangkan dengan huruf besar (capital) A, B, C, …Z. Adapun benda atau objek yang termasuk dalam himpunan tersebut ditulis dengan menggunakan pasangan kurung karawal {…}.

Suatu himpunan dapat dinyatakan dengan tiga cara, yaitu dengan cara deskripsi, dengan menyebutkan anggota-anggotanya (enumerasi) dan dengan notasi pembentuk notasi.

2. Menyebutkan anggota himpunan (enumerasi)

Suatu himpunan dapat dinyatakan dengan menyebutkan semua anggotanya yang dituliskan dalam kurung karawal. Manakala banyak anggotanya sangat banyak, maka dapat dilakukan dengan cara memodifikasi yaitu diberi tanda tiga titik (“…”) dengan pengertian “dan seterusnya mengikuti pola”.

Contoh:

A = {3, 5, 7}

B = {a, I, u, e, o}

Contoh soal penyajian himpunan

A adalah tokoh-tokoh yang pernah menjadi presiden RI.

Maka cara yang dapat dilakukan ialah dengan mendaftar anggotanya dengan cara:

A = {Soekarno, Soeharto, B.J Habibie, Gusdur, Megawati, SBY}

E. Metode / Pendekatan

 Pendekatan : konstruktivisme

 Model pembelajaran :CORE (Connection, Organizing, Reflection, Extending)

F. Media Pembelajaran Media/Alat

 Worksheet atau lembar kerja siswa (LKS)

 Lembar penilaian

 Papan tulis, spidol

 Laptop

G. Sumber Belajar

 Suwah Sembiring, dkk. 2016. Matematika untuk Siswa SMP- MTs Kelas VII. Bandung. Yrama Widya

 Buku referensi lain.

H. Langkah-Langkah Pembelajaran

Fase Aktivitas Guru Aktivitas Siswa Waktu

Pendahuluan Orientasi

6. Guru memberikan salam untuk memulai proses pembelajaran

7. Guru mengajak peserta didik untuk berdo’a terlebih dahulu sebelum kegiatan pembelejaran dimulai

8. Guru mengecek kehadiran peserta didik Apresiasi

9. Melalui tanya jawab, peserta didik diingatkan kembali tentang materi himpunan yang sebelumnya telah

6. Peserta didik menjawab salam dari guru

7. Ketua kelas memimpin teman-temannya untuk berdo’a secara bersama-sama

8. Peserta didik memperhatikan guru dan mulai focus untuk belajar

10 menit

dipelajari pada saat SD

10. Guru menyampaikan indikator pencapaian kompetensi dan memotivasi siswa untuk belajar dengan harapan tujuan pembelajaran dapat tercapai.

9. Peserta didik menjawab pertanyaan dari guru

10. Peserta didik menyimak penjelasan dari guru

Kegiatan Inti

Menyajikan/menyampaikan informasi 9. Guru menyampaikan cakupan materi

pembelajaran dan menyampaikan konsep lama yang akan dihubungkan dengan konsep baru oleh guru kepada siswa (Connection)

10. Guru menjelaskan uraian kegiatan belajar yang akan dilakukan oleh siswa dan mengorganisasikan ide-ide untuk memahami materi himpunan (Organizing)

11. Guru membentuk kelompok secara heterogen yang terdiri dari 4-5 orang

12. Siswa memahami perintah kerja dan pertanyaan yang diajukan dalam LKS. Melalui diskusi kelompok, siswa saling membantu dalam member pemahaman isi LKS. Guru member bantuan seperlunya dalam memahami maksud LKS pada kelompok yang mengalami kesulitan.

13. Secara berkelompok siswa

1. Siswa berpikir bersama dalam kelompok untuk mencari jawaban dari pertanyaan yang tertera pada LKS dan memastikan bahwa setiap anggota kelompoknya

memahami dan dapat menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru.

4. Siswa mengangkat tangan ketika nomornya disebutkan oleh guru, kemudian mewakili kelompoknya memberikan jawaban dari pertanyaan yang diajukan guru.

60 menit

melakukan serangkaian aktivitas memahami dan menemukan (Reflection) maksud soal yang tertera dalam LKS (mengamati)

14. Siswa mendidkusikan jawaban atas serangkaian pertanyaan yang tertera dalam LKS. Guru memberikan bantuan seperlkunya kepada siswa atau kelompok yang mengalami kesulitan (menanya) 15. Siswa menyelesaikan soal yang

tertera dalam LKS dengan memperhatikan contoh maupun dengan menggunakan cara lain untuk memperoleh jawaban yang benar (mencoba)

16. Tiap kelompok menyampaikan hasil diskusinya. Siswa dari kelompok lain memberikan tanggapan maupun pertanyaan kepada kelompok penyaji.

(mengkomunikasikan)

Memberikan penghargaan

3. Memberikan penghargaan kepada setiap kelompok dan memotivasi siswa untuk mengembangkan pengetahuan yang telah diperoleh.

Penutup 6. Guru mengajukan pertanyaan sacara lisan untuk mengetahui pemahaman siswa tentang materi yang telah dipelajari (umpan balik)

7. Melalui tanya-jawab guru dan siswa

3. Siswa merumuskan kesimpulan tentang materi himpunan dan Penyajian Himpunan 4. Siswa berdo’a dan

10 menit

I. Penilain

1. Teknik Penilaian (terlampir) a. Lampiran 1 : Pengamatan b.Lampiran 2 : Pegetahuaan c. Lampiran 3 : Keterampilan

merumuskan kesimpulan tentang materi himpunan dan anggota himpunan

8. Guru memberikan beberapa soal sebagai tugas secara individu (Extending).

(tindak lanjut)

9. Guru menyampaikan lingkup materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya dan mendorong siswa untuk mempersiapkan materi dengan cara membaca terlebih dahulu materi tersebut 10. Guru menutup pembelajaran

dengan berdo’a dan salam.

memberi salam.

RENCANA PELAKSANAAN PE MBELAJARAN (RPP)

Sekolah : MTs. Muhammadiyah Datarang Mata Pelajaran : Matematika

Kelas / Semester : VII /Ganjil

Alokasi Waktu :Pertemuan Ketiga1 x Pertemuan (2 jam pelajaran)

A. Kompetensi Inti

KI 1 (Sikap Spiritual) : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya.

KI 2 (Sikap Sosial) : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI 3 (Pengetahuan) : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.

KI 4 (Keterampilan) :Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

Dalam dokumen CORE ( Connection, Organizing, (Halaman 79-200)

Dokumen terkait