BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
5.2. Saran
Perlu dilakukan penelitian lanjutan pembuatan sediaan lip balm dengan perlakuan kontrol durasi waktu pembuatan dan kontrol suhu pembuatan agar mendapatkan produk lip balm dengan hasil pengujian yang lebih optimal.
DAFTAR PUSTAKA
Anggadireja, J. T., Zatnika, A., Purwoto, H., Istini, S. 2010. Seri Agribisnis Rumput Laut. Penebar Swadaya.Depok : 7-9.
Akmal., Elman. A., Marwan., Mutmainna., Raharjo. S. 2015. Penggunaan Pupuk Organik DI Grow Terhadap Perttumbuhan dan Kualitas Karaginan Rumput Laut Kappaphycus sp. Jurnal Ilmu Perikanan Vol 4 (1) : 327-336.
Aprilia, M., Purwaningsih, S., Uju. U. 2021. Kajian Literatur Aktivitas Antioksidan dan Karaginan Kappaphycus alvarezii pada Lokasi Perairan yang Berbeda. Tesis. Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Arbie, A. S. 2009. Praktikum Evaluasi Sensori. Dalam : Pengenalan Evaluasi Sensosri. Universitas Terbuka. Jakarta. 42 Halaman.
Arzani, L. D. P., Muhandri, T., Yuliana, N. D. 2020. Karakteristik Karagenan Semmi-Murni Dari Rumput Laut kappaphycus striatum dan Kappaphycus alvarezii. Jurnal Teknologi dan Industri Pangan vol 31(2) : 95-102.
Barel, A. O., Paye, M., Maibach, H. I. 2001. Handbook of Cosmetic Science and Technology,Marcel Dekker,Inc. New York. 680 Halaman.
Bosset, S. 2003. Photoaging Shows Histological Features of Chronic Skin Inflammation without Clinical and Molecular Abnormalitis. Brit. J. Derm 149 : 826-835.
Ditjen POM. 1995. Farmakope Indonesia Edisi Keempat. Departemen kesehatan Republik Indonesia. Jakarta.
Dolorosa, M. T., Nurjanah., Purwaningsih, S., Anwar, E., Hidayat, T. 2017.
Kandungan senyawa bioaktif bubur rumput laut Sargassum plagyophyllum dan Eucheuma cottonii sebagai bahan baku krim pencerah kulit. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 20 (3) : 633 – 643.
Elsner, P dan Maibach, H. I. 2000. Cosmeceuticals Drugs vc Cosmetics. New York: Marcel Dekker Inc.74 Halaman.
Fadilah, S. dan Pratiwi, D. A. 2017. Respon Sintasan Rumput Laut Kappaphycus alvarezii Terhadap Pupup Organik Dalam Perawatan Indoor. Seminar Nasional Thun XIV Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan Universitas Gajah Mada.
Fatimah., Jariah., Nuryati. 2018. Pembuatan Lipstik Alami Berbasis Ekstrak Kunyit (Curcuma longa L.) dan Kesumba Keling (Bixa orellana) sebagai Pewarna Alami. Jurnal Teknologi Agro Industri Vol 5 (1) : 42-51
29
Fernandes, A. R., Michelli, F. D., Claudineia, A. S. O. P., Telma, M. K., Andre, R. B., Maria, V. R. V. 2013. Stability evaluation of organic Lip balm.
Brazilian Journal of Pharmaceutical Sciences 49(2). : 294-296.
Firmansyah. 2019. Karakteristik Tekstur Nasi Instant Yang Dihasilkan Dari Beragam Komposisi Air Dan Suhu Pengeringan. Skripsi. Universitas Jember. Jember. 53 Halaman.
Fitriyani, E., Nuraenah, N., Nofreena, A. 2017. Tepung Ubi Jalar Sebagai Bahan Filler Pembentu Tekstur Bakso Ikan. Jurnal Galung Tropika, 6 (1) : 19-31.
Foon, T. S., Kuppusamy, P., Yusoff, M. M., Govindan, N. 2013. Studies In-Vitro Antioxidant Activities of Marine Edible Seaweed From the East Coastal Region of Peninsular Malaysia Using Different Extraction Methods.
Journal of Coastal Life Marine 1(3) : 193-198.
Hamid, A. A., Aiyelaagbe, O. O., Usman, L. A., Ameen, O. M., Lawal, A. 2010.
Antioxidants: its medicinal and pharmacological applications. African Journal of Pure And Applied Chemistry. 4(8) : 142-151.
Hitler, S. 2011. Pengaruh Berat Bibit Awal Yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan dan Kadar Keragenan Rumput Laut (Kappaphycus alvarezii) Varietas Cokelat Menggunakan Metode Vertikultur.Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Haluoleo. Kendari.
Indiarto, R., Nurhadi., B., Subroto, E. 2012. Kajian Karakteristik Tekstur (Texture Prifile Analysis) dan Organoleptik Daging Ayam Asap Berbasis Teknologi Asap Cair Tempurung Kelapa. Jurnal Teknologi Hasil Pertanian, Vol. 5(2) : 106-116.
Jacobsen, P. L., Denis, P. L., Michael, A. S., Drore, E., Barbara, D. W.2011. The Little Lip Book.USA : Carma Laboratories Inc : 27-29.
Kumajayanti, B. dan Dwimayasanti, R. 2018. Kualitas Karaginan Dari Rumput Laut Kappaphycus alvarezii Pada Lokasi Berbeda Di Perairan Maluku Tenggara.
Kushartono., Wibowo, E., Suryono., Setiyaningrum, E. M. R. 2009. Aplikasi Perbedaan Komposisi N, P dan K pada Budidaya Eucheuma cottonii di Perairan Teluk Awur, Jepara. ILMU KELAUTAN. Vol. 14 (3): 164 -169.
Lalopua, V. M. N. 2019. Daya Aantioksidasi Ekstrak Kasar dan Isolat Antioksidan Alga Kappaphycus alvarezii Terhadap VCO Yang Disimpan.
Jurnal Kemenperin 15(2) : 77-81.
Lantah, P. L., Montolalu, L. A. D. Y., Reo, A. R. 2017. Kandungan Fitokimia dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Rumput Laut Kappaphycus Alvarezii. Jurnal Teknologi Hasil Perikanan 5(3) : 73-79.
Lung. J. K. S., Destiani. D. P. 2017. Uji Aktivitas Antioksidan Vitamin A, C, E dengan metode DPPH. Jurnal Farmaka Suplemen Vol 15 (1) : 53-62 Luthfiyana, N., Nurjanah., Nurilmala, M., Anwar, E., Hidayat, T. 2016. Rasio bubur
rumput laut Eucheuma cottonii dan Sargassum sp. sebagai formula krim tabir surya. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia. 19(3) : 183-195.
Madans, A., Katie, P., Christine, P., Shailly, P. 2012. Ithaca Got Your Lips Chapped: A Performance Analysis of Lip balm. BEE 4530 : 4-5.
Maharany, F., Nurjanah., Suwandi, R., Anwar, E., Hidayat, T. 2017. Kandungan Senyawa Bioaktif Rumput Laut Padina australis dan Eucheuma cottonii Sebagai Bahan Baku Krim Tabir Surya. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia 20 (1) : 10 – 17.
Maryani dan Kristiana. 2005. Khasiat dan Manfaat Rosela. Jakarta.
Molyneux, P. 2004. The use of stable free radical diphenylpicrylhydrazyl (DPPH) for estimating antioksidan activity. Songklanakarin. Journal Science Techology. 26(2): 211-219.
Muliyawan, D., Suriana, N. 2013. Tentang Kosmetik. Jakarta.
Mumpuni. N., Supadmi. F. R. S., Tongkasi. S. M., Fauzi. A. 2021. Antioksidan Vitamin C dan E Memberi Perlindungan Terhadap Elastisitas Sel Darah Merah Selama Penyimpanan Darah Donor. Jurnal syifa Medika vol 11(2) : 84-95
Nazliniwaty., Risnawati., Purba, D. 2012. Formulasi Lipstik Menggunakan Ekstrak Biji Coklat (Theobroma cacao L).Universitas PGRI Buana.
Surabaya.
Noorrohman, A. 2018. Formulasi Ekstrak Daun Cincau Hijau (Premna oblongifoolia merr) dan Rumput Laut Eucheuma cottonii Terhadap Mutu Cincau Hijau Bubuk. Artikel Ilmiah. Universitas Tanjungpura. Pontianak.
6 Halaman.
Nurhabibah., Sriarumtias, F. F., Rizqi, S. 2016. Formulasi dan Evaluasi Sediaan Lipstikk Cair Kombinasi Ekstrak Eetanol Kunyit (Curcuma Longa L.) dan Kayu Manis (Cinnamomum burmanni). Jurnal Ilmiah Farmako Bahari vol 8 (1) : 41-52.
Nurjanah., Nurilmala, M., Anwar, E., Luthfiyana, N., Hidayat, T. 2017.
Identification of bioactive compounds of seaweed Sargassum sp. and Eucheuma cottonii Doty as a raw sunscreen cream. Proceedings of the Pakistan Academy of Sciences. 54(4) : 311-318.
31
Nurmi, 2019. Formulasi Sediaan Lip balm Dari Ekstrak Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa). Skripsi. Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Makassar. 68 Halaman.
Oktaviana, P. R. 2010. Kajian Kadar Kurkuminoid, Total Fenol Dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb.) Pada Berbagai Teknik Pengeringan Dan Proporsi Pelarutan. Skripsi. Universitas Negeri Semarang. Semarang. 73 Halaman.
Pangkahila, W. 2007. Memperlambat Penuaan Meningkatkan Kualitas Hidup.
Anti- Aging Medicine. Cetakan ke-1. Jakarta. Penerbit Buku Kompas. Hal 8- 11.
Parenrengi, A. dan Sulaeman. 2007. Mengenal Rumput Laut Kappaphycus alvarezii. Media Akuakultur vol 2(1) : 142-146.
Peranginangin, R., Sinurat, E., Darmawan, M. 2014. Memproduksi Karaginan dari Rumput Laut. Penebar Swadaya. Jakarta.
Pratiwi, D. A. dan Fadilah, S. 2017. Pengaruh Penambahan Pupuk Organik Pada Pertumbuhan Bibit Rumput Laut Kappaphycus alvarezii. Seminar Nasional Thun XIV Hasil Penelitian Perikanan dan Kelautan Universitas Gajah Mada.
Putri, D. A. 2012. Prediksi Komposisi Glyceryl Monostearate dan Cetyl Alcohol Sebagai Emulsifying Agent Menggunakan Aplikasi Desain Faktorial Dalam Sediaan Lip balm Dengan Pewarna Ekstrak Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus Web). Skripsi. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Yogyakarta. 132 Halaman.
Ratih, H., Titta, H., Ratna, C. 2014. Formulasi Sediaan Lip balm Minyak Bunga Kenanga(Cananga oil)Sebagai Emolien. Fakultas Farmasi Universitas Jendral Achmad Yani.
Rawlins, E. A. 2003. Bentleys Textbook Of Pharmaceutics.London.
Rowe, R. C., Paul , J. S., Marian, E. Q. 2009. Handbook of Pharmacutical Exipeients. Edisi Keenam.
Sila. M. D. 2020. Pengaruh Penambahan Antioksidan Dalam Mencegah Proses Oksidasi Minyak Sawit Curah. Skripsi. Universitas Tribhuana Tunggadewi. Malang.
SNI. Standar Nasional Indonesia 16-2346 .2006. Petunjuk Pengujian Organoleptik dan atau sensori. Badan Standar Nasional. Jakarta. 131 Halaman.
SNI. Standar Nasional Indonesia 16-4769 .1998. Lipstik. Badan Standar Nasional. Jakarta. 6 Halaman.
Suryaningrum, D., Wikanta, T., Kristiana, H. 2006. Uji Senyawa Antioksidan dari Rumput Laut Halymenia harveyana dan Euchema cottonii.
Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan. 1 (1) : 51–63.
Syakdiah, K. 2018. Formulasi Sediaan Lip balm yang Mengandung Minyak Buah Merah (Red Fruit Oil) Sebagai Pelembab Bibir. Skripsi. Universitas Sumatra Utara. Medan. 58 halaman.
Tuiyo, R. 2015. Budidaya Alga Laut (Kappaphycus alvarezii) Dalam Kantong Plastik Dengan Menggunakan Teknologi Basmingro.
Utami, T. S., Arbianti, R., Hermansyah, H., Reza, A., Rini. 2009. Perbandingan Aktifitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Simpur (Dillenia indica) dari Berbagai Metode Ekstraksi dengan Uji ANOVA. Seminar Nasional Teknik Kimia Indonesia : 1-4.
Yusuf, A. N., Hardianti. B., Lestari. I. A., Sapra. A. 2019. Formulasi dan Evaluasi Lip balm Liofilisat Buah Tomat (Solanum lycopersium L.) Sebagai Pelembab Bibir. Jurnal Ilmiah Manuntung, 5(1) : 115-121.
Viswakarma, B., Dwivedi, S., Dubey, K., Joshi, H. 2011. Formulation and Evaluaion of Herbal Lipstick. International Journal of Drug Discovery and Herbal Research.
Wahyuni, M. 2018. Formulasi Sediaan Lip balm Ekstrak Kulit Buah Delima (Punica granatum L). Skripsi. Universitas Sumatra Utara Medan.Medan.
81 Halaman.
Wardayu, V. C., Sari, F., Martha, R. D. 2018. Uji Mutu Fisik dan Penetapan Kadar Propilen Glikol Pada Berbagai Sediaan Masker Wajah. Prosiding Seminar Nasional Sains, Teknologi dan Analisis Ke-1.
LAMPIRAN
Lampiran 1 Score Sheet Uji Skoring
SNI 01-2346-2006 SCORE SHEET
UJI SKORING Tanggal :
Nama Panelis :
Jenis Sample : Formulasi Sediaan Lip balm Dengan Penambahan Rumput Laut Kappaphycus alvarezii
Intruksi : Nyatakan pilihan anda pada kolom di bawah ini sesuai nilai yang telah ditentukan (Skala 1 – 5) pada setiap kolom
Kode Formulasi
Hari 0
Warna Aroma Bentuk F0
F1 F2 F3
Kode Formulasi
Hari 7
Warna Aroma Bentuk F0
F1 F2 F3
Kode Formulasi
Hari 14
Warna Aroma Bentuk F0
F1 F2 F3
Kode Formulasi
Hari 21
Warna Aroma Bentuk F0
F1 F2 F3
Kode Formulasi
Hari 28
Warna Aroma Bentuk F0
F1 F2 F3
Keterangan Skala:
5 : Sangat Baik 4 : Baik
3 : Netral 2 : Buruk
1 : Sangat Buruk
35
Lampiran 2 Standar Nasional Indonesia Produk Lip balm
SNI 16-4769-1998 SYARAT MUTU PRODUK LIPSTIK
No Kriteria Uji Satuan Persyaratan
1 Penampakan - Baik
2 Suhu Lebur oC 50-70
3 Pewarna Sesuai Permenkes
No.376/Menkes/Per/VIII/1990
4 Pengawet Sesuai Permenkes
No.376/Menkes/Per/VIII/1990 5 Cemaran Mikroba
Angka Kapang/Khamir
Koloni/g Negatif
Angka Lempeng Total
Koloni/g Maks.102
S.aureus Koloni/g Negatif
P.aeruginosa Koloni/g Negatif
Lampiran 3 Lembar Uji Iritasi
LEMBAR UJI IRITASI Tanggal :
Nama Panelis :
Jenis Sample : Formulasi Sediaan Lip balm Dengan Penambahan Rumput Laut Kappaphycus alvarezii
Intruksi : Nyatakan reaksi yang anda rasakan pada kolom di bawah ini sesuai keterangan yang telah ditentukan pada setiap kolom
Reaksi Yang Diterima Oleh Kulit Kode Formulasi
F0 F1 F2 F3
Tidak ada reaksi Eritema
Papula Vesikel
Edema Keterangan :
Eritema : Kemerahan Pada Kulit Papula : Benjolan Kecil Pada Kulit Vesikel : Sensasi Terbakar Pada Kulit Edema : Pembengkakan Pada Kulit
37
Lampiran 4 Hasil Uji Oneway Anova dan Uji Lanjut Duncan Menggunakan SPSS Versi 22
ANOVA ph
Sum of
Squares df Mean Square F Sig.
Between
Groups ,089 3 ,030 3,963 ,053
Within Groups ,060 8 ,007
Total ,149 11
ANOVA suhu
Sum of
Squares df Mean Square F Sig.
Between
Groups 199,333 3 66,444 99,667 ,000
Within Groups 5,333 8 ,667
Total 204,667 11
suhu Duncana
sampel N
Subset for alpha = 0.05
1 2 3 4
p0 3 52,00
p1 3 53,67
p2 3 57,00
p3 3 62,67
Sig. 1,000 1,000 1,000 1,000
Lampiran 5 Perhitungan Pembuatan Larutan Stock dan Pengencerannya
• DPPH 0,001 M sebanyak 15 ml (Mr = 394,32 g/mol) Konsentrasi = Berat DPPH
Mr DPPH x 1000
Volume larutan
0,001 M = Berat DPPH
394,32 g/mol x 1000
10 ml Berat DPPH = 0,001 M x 394,32 g
mol x 10 ml
1000 = 0,00394 g
DPPH 0,00394 g dilarutkan kedalam etanol p.a hingga 10 ml
• Larutann ekstrak 1000 ppm sebanyak 50 ml Stock 1000 ppm = 1000 𝑚𝑔
1 𝑙 x 1 𝑙
1000 𝑚𝑙 x 50 ml = 50 mg = 0,05 g
Ekstrak sebanyak 0,05 g dilarutkan dalam etanol p.a hingga 50 ml
• Ekstrak 200 ppm = V1 x M1 = V2 x M2
= 15 ml x 200 ppm = V2 x 1000 ppm
= 15 𝑚𝑙 𝑥 200 𝑝𝑝𝑚
1000 𝑝𝑝𝑚 = 3 ml
3 ml ekstrak 1000 ppm ditambahkan etanol p.a hingga 15 ml
• Ekstrak 400 ppm = V1 x M1 = V2 x M2
= 15 ml x 400 ppm = V2 x 1000 ppm
= 15 𝑚𝑙 𝑥 400 𝑝𝑝𝑚
1000 𝑝𝑝𝑚 = 6 ml
3 ml ekstrak 1000 ppm ditambahkan etanol p.a hingga 15 ml
• Ekstrak 600 ppm = V1 x M1 = V2 x M2
= 15 ml x 600 ppm = V2 x 1000 ppm
= 15 𝑚𝑙 𝑥 600 𝑝𝑝𝑚
1000 𝑝𝑝𝑚 = 9 ml
3 ml ekstrak 1000 ppm ditambahkan etanol p.a hingga 15 ml
39
Lampiran 6 Perhitungan persen inhibis dan IC50
a. Persen inhibis dan IC50 sampel F1 Sampel Konsentrasi
(ppm) Absorbansi % inhibis
Persamaan regresi linear
IC50
(ppm)
Blanko 0 0,513
13,1606 Sampel
F1
200 0,193 62,28
y=0,0787x + 48,213
400 0,087 83,04
600 0,032 93,76
1) Persen inhibis
200 ppm = 0,513-0,193
0,513 x 100 % = 62,28 % 400 ppm = 0,513-0,087
0,513 x 100 % = 83,04 % 600 ppm = 0,513-0,032
0,513 x 100 % = 93,76 % 2) Perhitungan IC50
y = 0,0787x + 48,213 100 = 0,0787x + 48,213 51,787 = 0,0787x
X = 658,03 IC100 = 658,03 IC50 = 658,03
50 = 13,1606
IC50 untuk sampel F1 adalah 13,1606 b. Persen inhibis dan IC50 sampel F2
Sampel Konsentrasi
(ppm) Absorbansi % inhibis
Persamaan regresi linear
IC50
(ppm)
Blanko 0 0,513
18,5063 Sampel
F2
200 0,142 72,22
y=0,0395x + 63,45
400 0,115 77,48
600 0,061 88,01
1) Persen inhibis
200 ppm = 0,513-0,142
0,513 x 100 % = 72,22 % 400 ppm = 0,513-0,115
0,513 x 100 % = 77,48 %
600 ppm = 0,513-0,061
0,513 x 100 % = 88,01 % 2) Perhitungan IC50
y = 0,0395x + 63,45 100 = 0,0395x + 63,45 36,55 = 0,0395x
X = 925,31 IC100 = 925,31 IC50 = 925,31
50 = 18,5063
IC50 untuk sampel F1 adalah 18,5063 c. Persen inhibis dan IC50 sampel F3
Sampel Konsentrasi
(ppm) Absorbansi % inhibis
Persamaan regresi linear
IC50
(ppm)
Blanko 0 0,513
16,4650 Sampel
F3
200 0,399 22,12
y=0,12214x–0,5198
400 0,247 51,85
600 0,149 70,95
1) Persen inhibis
200 ppm = 0,513-0,399
0,513 x 100 % = 22,12 % 400 ppm = 0,513-0,247
0,513 x 100 % = 51,85 % 600 ppm = 0,513-0,149
0,513 x 100 % = 70,95 % 2) Perhitungan IC50
y = 0,12214x–0,5198 100 = 0,12214x–0,5198 100,51 = 0,1221x
X = 823,25 IC100 = 823,25 IC50 = 823,25
50 = 16,4650
IC50 untuk sampel F1 adalah 16,4650
41
Lampiran 7 Grafik IC50
Grafik IC50 sampel F1
Grafik IC50 sampel F2
Grafik IC50 sampel F1
y = 0.0787x + 48.213 R² = 0.9672
0 20 40 60 80 100 120
0 200 400 600 800
Inhibis
Konsentrasi
y = 0.0395x + 63.45 R² = 0.9643
0 20 40 60 80 100
0 200 400 600 800
Inhibis
Konsentrasi
y = 0.1221x - 0.5198 R² = 0.9845
0 10 20 30 40 50 60 70 80
0 200 400 600 800
Inhibis
Konsentrasi
Lampiran 8 Dokumentasi penelitian
Larutan ruumput laut Kappaphycuss
alvarezii
Propylen glycol 1,3 ml Lanolin 5 gr
Cera alba 0,8 gr Proses pembuatan lip balm
Sediann lip balm
Pengujian pH sediaan Pengujian iritasi sediaan
Pengujian suhu lebur sediaan
43
Kaca preparat uji homogenitas
DPPH 0,0039 gr Larutan stock
Pengenceran 200 ppm, 400 ppm, 600
ppm
Blanko Sampel F1 dengan
penambahan DPPH
Sampel F2 dengan penambahan DPPH
Sampel F3 dengan penambahan DPPH
Pengukuran absorbansi menggunakan Spektrofotometri