BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
V.2 Saran
Adapun saran-saran yang dapat penulis sampaikan bagi beberapa pihak sebagai berikut:
1. Bagi Investor
Investor diharapkan dapat lebih memperhatikan kondisi keuangan perusahaan seperti rasio Loan to Deposit Ratio (LDR), Return On Asset (ROA), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebelum menanamkan modalnya di dalam perusahaan tersebut. Hal tersebut disebabkan karena perusahaan yang mendapatkan opini audit going concern merupakan perusahaan yang ada
kemungkinan akan mengalami kebangkrutan di kemudian hari yang akan menyebabkan nilai saham perusahaan tersebut turun secara drastis.
2. Bagi Perusahaan
Perusahaan sebaiknya lebih memperhatikan rasio-rasio keuangan seperti rasio Loan to Deposit Ratio (LDR), Return On Asset (ROA), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) yang dapat dijadikan sebagai indikator dalam menentukan kinerja perusahaan, sehingga perusahaan lebih memahami kondisi dari perusahaan dan terhindar dari opini audit yang tidak baik.
3. Bagi Penelitian Selanjutnya
1. Penelitian ini menggunakan variabel keuangan yang disarankan oleh Bank Indonesia sesuai dengan surat edaran BI, penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah variabel lain yang kemungkinan dapat mempengaruhi penerbitan opini audit going concern.
2. Penelitian juga dilakukan dalam rentang waktu 2005 – 2010 sehingga memungkinkan untuk krisis 2008 dapat mempengaruhi hasil penelitian, penelitian selanjutnya diharapkan dapat menambah tahun penelitian dan mengubah sektor perbankan menjadi sektor lain misalnya manufaktur.
3. Penelitian yang menggunakan variabel Tenure KAP diharapkan menambah tahun penelitian menjadi 7 tahun sehingga pengaruh dari variabel tersebut menjadi lebih terlihat terhadap pemberian opini going concern.
DAFTAR PUSTAKA
Adet. 2011. Pengertian Capital Adequancy Ratio (CAR).
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2010/01/pengertian-capital-adequacy-ratio- car/
Agresti, Alan. Caterogical Data Analysis. 2002. Canada: John Wiley & Sons.
Ajija, S. R., D. W. Sari., R. H. Setianto., dan M. R. Primanti. 2011. Cara Cerdas Menguasai Eviews. Jakarta: Salemba Empat.
Arens, A. A., R. J. Elder., dan M. S. Beasly. 2008. Auditing and Assurance Services-An Integrated Approach. 12 Edition. United States: Pearson Education, Inc.
Azi, Hapiz. 2008. Sejarah Pasar Modal Indonesia. http://www.
http://hapiz.wordpress.com/2008/09/17/sejarah-pasar-modal-indonesia/
Bianca, P. Marie. 2010. Analisis Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas, Solvabilitas Terhadap Opini Audit Unqualified dengan Paragraf Penjelas Going Concern. Skripsi S-1.
Fakultas Ekonomi. Universitas Kristen Indonesia Atmajaya, Jakarta.
Christary, Maria, P. 2009. Pengaruh Informasi Keuangan dan Non Keuangan Terhadap Opini Going Concern Atas Laporan Keuangan Bank-Bank yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2004-2008. Skripsi S-1. Departemen Akuntansi. Fakultas Ekonomi. Universitas Indonesia, Depok.
Ghozali, Imam. 2009. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Semarang:
Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hani, Cleary, dan Mukhlasin. 2003. Going Concern dan Opini Audit: Suatu Studi Pada Perusahaan Perbankan di Bursas Efek Jakarta. Skripsi S-1 disampaikan pada Simposium Nasional Akuntansi VI, Surabaya.
Hasibuan, Malayu, S. P. 2009. Dasar-Dasar Perbankan. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Januarti, Indira. 2008, Analisis Pengaruh Faktor Perusahaan, Kualitas Auditor, Kepemilikan Perusahaan Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern (Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia). Fakultas Ekonomi.
Universitas Diponegoro, Semarang.
Januarti, Indira., dan E. Fitrianasari. 2008. Analisis Rasio Keuangan dan Rasio Non Keuangan yang Mempengaruhi Auditor Dalam Memberikan Opini Audit Going Concern pada Auditee (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang
Terdaftar di Bursa Efek Jakarta Tahun 2000-2005). Jurnal Maksi Volume 8 Nomer 1.
Junaidi, dan J. Hartono. 2010. Faktor Non Keuangan pada Opini Going Concern.
Simposium Nasional Akuntansi XIII, Purwokerto.
Joernal. 2010. Going Concern dan Opini Audit : Suatu Studi pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Jakarta. Jurnal Akutansi.
Karyanti, dan S. Pratolo. 2009. Pengaruh Kualitas Auditor, Kondisi Keuangan Perusahaan, Opini Audit Tahun Sebelumnya, Pertumbuhan Perusahaan dan Debt Default Terhadap Kemungkinan Penerimaan Opini Audit Going Concern. Jurnal Akuntansi dan Investasi Volume X Nomor 1.
Kasmir. 2007. Manajemen Perbankan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Kusuma, Apiek Anggereni S. 2009. Fenomena Perataan Laba (Income Smoothing) pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan Faktor- Faktor yang Mempengaruhinya. Skripsi S-1. STIE Indonesia Banking School, Jakarta.
Lestdwinanto, Handoyo. 2009. Going Concern dan Opini Audit: Studi pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Indonesia Periode 2003-2008. Skripsi S-1. STIE Indonesia Banking School, Jakarta.
Peraturan Bank Indonesia Nomor 13/10/PBI/2011 tanggal 9 Februari 2011 tentang Perubahan atas Peraturan Bank Indonesia Nomor 12/19/PBI/2010 tentang Giro Wajib Minimum Bank Umum pada Bank Indonesia dalam Rupiah dan Valuta Asing. http://www.bi.go.id/web/id/Peraturan/Perbankan/pbi_131011.htm
Perdhana, Galih, S. 2009. Analisis Pengaruh Ukuran Perusahaan, Opini Audit, Ukuran KAP, dan Jenis Industri Terhadap Audit Log pada Perusahaan Publik yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia: Industri Manufaktur dan Perbankan. Skripsi S-1.
Fakultas Ekonomi. Universitas Indonesia, Depok.
Petronela, Thio, A. 2004. Pertimbangan Going Concern Perusahaan Dalam Pemberian Opini Audit. Jurnal Balance Volume I Nomor 1.
Prihadi, Toto. 2008. Analisis Rasio Keuangan: Studi Kasus Perusahaan Indonesia. Jakarta:
Penerbit PPM.
Prihadi, Toto. 2011. Analisis Laporan Keuangan: Teori dan Aplikasi. Jakarta: Penerbit PPM.
Purba, Marisi, P. 2009. Asumsi Going Concern: Suatu Tinjauan Terhadap Dampak Krisis Keuangan atas Opini Audit dan Laporan Keuangan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Puspita, Nindya. 2010. Pengaruh Ukuran Perusahaan, Rasio Profitabilitas, dan Struktur Kepemilikan Terhadap Praktik Perataan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Di Bursa Efek Indonesia Periode 2005-2009. Skripsi S-1. STIE Indonesia Banking School, Jakarta.
Rahayu, Puji. 2007. Assessing Going Concern Opinion: A study Based On Financial and Non Financial Information. Simposium Nasional Akuntansi X, Makassar.
Rahayu, S. K., dan Ely Suhayati. 2010. Auditing: Konsep Dasar dan Pedoman Pemeriksaan Akuntansi Publik. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Rahmat. 2011. Analisa Laporan Keuangan. http://www.rahmatblog.re.or.id
Ramadhany, Alexander. 2004. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Opini Going Concern pada Perusahaan Manufaktur yang Mengalami Financial Distress di Bursa Efek Jakarta. Tesis Program Studi Magister Akuntansi.
Program Pascasarjana. Universitas Negeri Diponegoro, Semarang.
Rizaldy, 2009. Kondisi Ekonomi Perbankan Indonesia 2008-2009.
http://www.nulisonline.wordpress.com/Rizaldy's blog.htm
Santosa, Arga, F., dan Linda, K. Wedari. 2007. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kecenderungan Penerimaan Opini Audit Going Concern. JAAI Volume 11 Nomor 2.
Sekaran, Uma. 2007. Research Methods for Business. 4 Edition. United States: John Wiley & Sons,Inc.
Solikah, Badingatus. 2007. Pengaruh Kondisi Keuangan Perusahaan, Pertumbuhan Perusahaan, dan Opini Audit Tahun Sebelumnya Terhadap Opini Going Concern. Skripsi S-1. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Semarang, Semarang.
Subramanyam, K. R., dan J. J. Wild. 2008. Financial Statement Analysis. 10 . United States: McGraw-Hill.
Sugiono, A., dan E. Untung. 2009. Panduan Praktis Dasar Analisa Laporan Keuangnan.
Jakarta: PT Grasindo.
Surat Edaran Bank Indonesia No. 7/56/DPbS Laporan Tahunan, Laporan Keuangan Publikasi Triwulanan dan Bulanan serta Laporan tertentu dari Bank yang disampaikan kepada Bank Indonesia dan lampiran . http://www.bi.go.id/web/id/Peraturan/Perbankan/se+75605+dpbs.htm
Susanto, Y. K. 2009. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Opini Audit Going Concern Pada Perusahaan Publik Sektor Manufaktur. Jurnal Bisnis dan Akuntansi Volume XI Nomor 3.
Suwhandani, A. 2008. Pengaruh Tingkat Loan To Deposit Ratio (LDR) Terhadap Profitabilitas Bank. http://hdl.handle.net/10364/613
Tunggal, Amin, W. 2010. Teori dan Praktik Auditing. Jakarta: Harvarindo.
Wahyuni, A. I. 2009. Puluhan Bank Berpeluang Menyusul Likuidasi Bank IFI.
http://m.detikfinance.com/puluhan-bank-berpeluang-menyusul-likuidasi-bank- ifi.htm
Winarno, Wing. W. 2009. Analisis Ekonometrika dan Statistika dengan Eviews.
Yogyakarta:
www.idx.co.id
DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1
Paduan untuk mempertimbangkan pernyataan pendapat atau pernyataan tidak memberikan pendapat dalam hal auditor menghadapi masalah kesangsian atas kemampuan entitas dalam mempertahankan kelangsungan usahanya.
Lampiran 2
Pertimbangan auditor Independen tentang dampak memburuknya kondisi Indonesia terhadap kelangsungan hidup entitas.
Lampiran 3
Logistic Regression
Case Processing Summary
Unweighted Casesa N Percent
Selected Cases Included in Analysis 114 100.0
Missing Cases 0 .0
Total 114 100.0
Unselected Cases 0 .0
Total 114 100.0
a. If weight is in effect, see classification table for the total number of cases.
Dependent Variable Encoding
Original
Value Internal Value
NGCO 0
GCO 1
Block 0: Beginning Block
Iteration Historya,b,c
Iteration -2 Log likelihood
Coefficients Constant
Step 0 1 94.576 -1.439
2 92.501 -1.770
3 92.477 -1.812
4 92.477 -1.812
Classification Tablea,b
Observed
Predicted
GCO Percentage
Correct
NGCO GCO
Step 0 GCO NGCO 98 0 100.0
GCO 16 0 .0
Overall Percentage 86.0
a. Constant is included in the model.
b. The cut value is ,500
Block 1: Method = Backward Stepwise (Wald)
Omnibus Tests of Model Coefficients
Chi-square df Sig.
Step 1 Step 49.101 7 .000
Block 49.101 7 .000
Model 49.101 7 .000
Step 6a Step -3.959 1 .047
Block 44.051 3 .000
Model 44.051 3 .000
a. A negative Chi-squares value indicates that the Chi- squares value has decreased from the previous step.
Model Summary
Step -2 Log likelihood
Cox & Snell R Square
Nagelkerke R Square
1 43.376a .350 .630
6 48.426a .321 .577
Model Summary
Step -2 Log likelihood
Cox & Snell R Square
Nagelkerke R Square
1 43.376a .350 .630
6 48.426a .321 .577
a. Estimation terminated at iteration number 8 because parameter estimates changed by less than ,001.
Hosmer and Lemeshow Test
Step Chi-square df Sig.
1 6.588 8 .582
6 6.859 8 .552
Classification Tablea
Observed
Predicted
GCO Percentage
Correct
NGCO GCO
Step 1 GCO NGCO 94 4 95.9
GCO 7 9 56.2
Overall Percentage 90.4
Step 6 GCO NGCO 97 1 99.0
GCO 8 8 50.0
Overall Percentage 92.1
a. The cut value is ,500
Variables in the Equation
B S.E. Wald df Sig. Exp(B)
Step 1a LDR -.050 .027 3.398 1 .065 .951
ROA -.592 .336 3.109 1 .078 .553
CAR -.218 .111 3.841 1 .050 .804
GWM -.022 .198 .012 1 .912 .978
REP -1.186 1.404 .713 1 .398 .306
SIZE -.464 .468 .980 1 .322 .629
TENURE -.128 .483 .071 1 .790 .879
Constant 13.237 7.765 2.906 1 .088 5.609E5
Step 6a LDR -.061 .024 6.152 1 .013 .941
ROA -.851 .237 12.937 1 .000 .427
CAR -.313 .104 8.995 1 .003 .731
Constant 7.430 2.546 8.519 1 .004 1.686E3
a. Variable(s) entered on step 1: LDR, ROA, CAR, GWM, REP, SIZE, TENURE.
Variables not in the Equation
Score df Sig.
Step 6a Variables GWM .842 1 .359
REP 3.735 1 .053
SIZE 3.803 1 .051
TENURE .112 1 .738
Overall Statistics 4.668 4 .323
a. Variable(s) removed on step 5: SIZE.
Lampiran 4
PERUS TAHUN y LDR ROA CAR GWM REP SIZE TENURE
BABP 2005 0.00 80.6 1.24 10.37 7.68 1.00 15.28 1
2006 0.00 87.42 0.26 12.91 7.28 1.00 15.5 2
2007 0.00 84.5 0.57 11.86 9.33 1.00 15.66 3
2008 0.00 90.44 0.09 11.78 5.19 1.00 15.65 1
2009 0.00 89.64 0.18 39.47 5.86 1.00 15.76 2
2010 0.00 84.96 0.24 12.63 9.33 1.00 18.59 3
BBCA 2005 0.00 41.8 3.4 21.5 16.15 1.00 18.83 1
2006 0.00 40.3 3.8 22.1 15.45 1.00 18.99 2
2007 0.00 43.6 3.3 19.2 12.14 1.00 19.2 3
2008 0.00 53.8 3.4 15.8 5.1 1.00 19.32 1
2009 0.00 50.3 3.4 15.3 5.16 1.00 19.46 2
2010 0.00 55.2 3.5 13.5 8.15 1.00 19.6 3
BBNP 2005 1.00 57.03 1.59 10.78 6.25 0.00 14.86 1
2006 1.00 54.83 1.44 16.64 5.45 0.00 15.02 1
2007 0.00 49.39 1.29 17 8.34 0.00 15.14 2
2008 0.00 66.12 1.17 14.04 7.69 0.00 15.12 3
2009 0.00 73.64 1.02 12.56 5.54 0.00 15.18 1
2010 0.00 80.41 1.4 12.94 8.21 1.00 15.48 1
BBRI 2005 0.00 77.83 5.04 15.29 9.55 1.00 18.63 1
2006 0.00 72.53 4.36 18.82 12.34 1.00 18.86 2
2007 0.00 68.8 4.61 15.84 22.09 1.00 19.13 1
2008 0.00 79.93 4.18 13.18 5.57 1.00 19.32 1
2009 0.00 80.88 3.73 13.2 5.9 1.00 19.57 2
2010 0.00 75.17 4.64 13.76 8.05 1.00 19.82 3
BCIC 2005 1.00 23.84 0.22 8.08 5.78 0.00 16.15 1
2006 1.00 21.35 0.38 11.66 5.85 0.00 16.23 1
2007 1.00 38.49 0.37 15.91 5.14 0.00 16.28 1
2008 1.00 93.16 -52.09 -22.29 5.06 0.00 15.54 1
2009 1.00 81.66 3.84 10.02 5.1 0.00 15.83 2
2010 1.00 70.86 2.39 11.16 8.11 0.00 16.19 3
BDMN 2005 0.00 80.8 3.1 22.7 8.05 1.00 18.03 1
2006 0.00 75.51 1.78 20.8 8.14 1.00 18.22 2
2007 0.00 88.05 2.43 20.3 8.29 1.00 18.31 3
2008 0.00 86.4 1.52 15.4 5.07 1.00 18.49 1
2009 0.00 88.76 1.5 20.7 5.11 1.00 18.41 2
2010 0.00 93.82 2.79 16 8.26 1.00 18.59 3
BEKS 2005 1.00 83.6 -2.99 9.71 6.27 0.00 14.22 1
2006 1.00 74.8 -0.96 9.37 8.05 0.00 14.11 2
2007 1.00 78.06 0.13 11.91 7.07 0.00 14.12 3
2008 1.00 71.04 -2 9.34 5.1 0.00 14.22 1
2009 1.00 79.22 -7.88 8.02 5.16 0.00 14.17 2
2010 1.00 52.83 -12.9 41.42 32.93 0.00 14.26 3
BKSW 2005 1.00 55.4 0.3 14.34 9.48 0.00 14.23 1
2006 0.00 69.5 0.36 9.43 8.48 0.00 14.53 2
2007 0.00 68.46 0.35 10.36 8.19 0.00 14.6 3
2008 0.00 74.66 0.23 10.43 5.05 0.00 14.58 1
2009 0.00 66.97 0.3 12.56 5.09 0.00 14.67 1
2010 0.00 71.65 0.17 10.72 8.12 0.00 14.77 2
BMRI 2005 0.00 51.7 0.5 23.7 11.3 1.00 19.39 1
2006 0.00 57.2 1.1 25.3 11.73 1.00 19.4 1
2007 0.00 54.3 2.3 21.1 11 1.00 19.58 2
2008 0.00 59.2 2.5 15.7 5.47 1.00 19.7 1
2009 0.00 61.4 3 15.6 5 1.00 19.79 1
2010 0.00 67.6 3.4 14.7 8 1.00 19.92 2
BNGA 2005 0.00 62.93 2.01 18.32 8.22 1.00 18.07 1
2006 0.00 68.54 2.09 18.88 8.62 1.00 18.2 2
2007 0.00 79.3 2.49 17.03 8.74 1.00 18.36 1
2008 0.00 87.84 1.1 15.59 4.12 1.00 18.45 1
2009 0.00 95.11 2.1 13.59 5.12 1.00 18.49 2
2010 0.00 88.04 2.75 13.24 8.3 1.00 18.78 3
BNII 2005 0.00 60.31 1.68 21.74 10.33 1.00 17.73 1
2006 0.00 70.01 1.17 23.34 10.14 1.00 17.77 2
2007 0.00 88.01 0.65 20.19 6.56 1.00 17.81 1
2008 0.00 86.53 1.23 19.44 6.23 1.00 17.86 2
2009 0.00 82.93 -0.05 14.71 5.27 1.00 17.93 1
2010 0.00 89.03 1.01 12.65 8.15 1.00 18.13 2
BNLI 2005 0.00 78.5 1.2 9.8 8.31 1.00 17.36 1
2006 0.00 83.1 1.2 13.5 8.04 1.00 17.45 2
2007 0.00 88 1.9 13.3 8.32 1.00 17.47 1
2008 0.00 81.8 1.7 10.8 5.2 1.00 17.81 1
2009 0.00 90.6 1.4 12.2 5.2 1.00 17.84 2
2010 0.00 87.5 1.9 14.1 8.2 1.00 18.12 3
BSWD 2005 0.00 55.36 2.06 24.06 8.52 1.00 13.74 1
2006 0.00 54.89 1.28 26.55 8.06 1.00 13.79 2
2007 0.00 62.16 1.17 20.66 8.32 1.00 13.97 3
2008 0.00 83.11 2.53 33.27 5.11 1.00 14.12 4
2009 0.00 81.1 3.53 32.9 5.08 1.00 14.25 5
2010 0.00 87.36 2.93 26.91 8.24 0.00 14.27 6
BVIC 2005 0.00 41.2 1.46 20.28 7.25 0.00 14.56 1
2006 0.00 51.94 1.76 20.27 8.35 0.00 14.88 1
2007 0.00 55.92 1.64 15.43 9.15 0.00 15.48 2
2008 0.00 53.46 0.88 22.77 5.16 0.00 15.54 3
2009 0.00 50.43 1.1 16.86 5.02 0.00 15.81 4
2010 0.00 40.22 1.71 10.8 8.63 0.00 16.15 1
INPC 2005 1.00 85.4 0.34 11.14 7.05 0.00 16.2 1
2006 0.00 79.52 0.4 11.38 7.34 0.00 16.22 1
2007 0.00 82.22 0.25 12.24 7 0.00 16.24 2
2008 0.00 93.47 0.34 14.93 5 0.00 16.37 3
2009 0.00 84.04 0.44 13.87 5.06 0.00 16.55 1
2010 0.00 76.13 0.76 14.52 8.08 0.00 16.65 2
MAYA 2005 0.00 82.35 0.84 14.24 7.36 0.00 14.96 1
2006 0.00 85.35 1.55 13.82 7.21 0.00 15.12 1
2007 0.00 103.88 1.46 29.95 6.31 0.00 15.31 1
2008 0.00 100.22 1.27 23.69 5.33 0.00 15.52 1
2009 0.00 83.77 0.9 17.05 5.14 0.00 15.85 2
2010 0.00 78.38 1.22 20.4 8.03 0.00 16.13 3
MEGA 2005 0.00 51.25 1.25 11.12 10.07 1.00 17.04 1
2006 0.00 42.7 0.88 15.73 11.15 1.00 17.25 2
2007 0.00 46.74 2.33 11.84 11 1.00 17.37 3
2008 0.00 64.67 1.98 16.09 5.33 1.00 17.37 4
2009 0.00 56.82 1.77 18.84 7.55 1.00 17.37 1
2010 0.00 56.03 2.45 14.78 8.06 1.00 17.82 2
NISP 2005 0.00 77.62 1.52 19.71 8.14 1.00 16.82 1
2006 0.00 82.17 1.55 17.07 8.14 1.00 17 2
2007 0.00 89.14 1.31 16.15 8.14 1.00 17.18 3
2008 0.00 76.69 1.54 17.01 5.14 1.00 17.35 4
2009 0.00 72.39 1.79 18 5.17 1.00 17.43 5
2010 0.00 77.96 1.09 16.04 8.16 1.00 17.61 6
PNBN 2005 0.00 55.17 2.27 28.72 5.65 1.00 17.42 1
2006 0.00 80.47 2.78 29.47 7.95 1.00 17.52 2
2007 0.00 92.36 3.14 21.58 5 1.00 17.79 1
2008 0.00 78.93 1.75 20.31 5.02 1.00 17.98 2
2009 0.00 73.31 1.78 21.79 5.02 1.00 18.17 1
2010 0.00 74.22 1.87 16.58 8.11 1.00 18.51 2
Lampiran 5
Proporsi Perusahaan
Keterangan Jumlah
Tahun 2005
1. Laporan Keuangan Going Concern 5
2. Laporan Keuangan Non Going Concern 14
Tahun 2006
1. Laporan Keuangan Going Concern 3
2. Laporan Keuangan Non Going Concern 15
Tahun 2007
1. Laporan Keuangan Going Concern 2
2. Laporan Keuangan Non Going Concern 17
Tahun 2008
1. Laporan Keuangan Going Concern 2
2. Laporan Keuangan Non Going Concern 17
Tahun 2009
1. Laporan Keuangan Going Concern 2
2. Laporan Keuangan Non Going Concern 17
Tahun 2010
1. Laporan Keuangan Going Concern 2
2. Laporan Keuangan Non Going Concern 17
Total Laporan Keuangan Going Concern 16
Total Laporan Keuangan Non Going Concern 98
Proporsi Perbandingan LK Going Concern 14.04%
Proporsi Perbandingan LK Non Going Concern 85. 96%
Total 100%
Sumber : Hasil Olahan Penulis