BAB V PENUTUP
B. Saran-saran
Dibawah ini saran dari peneliti yang dapat dijadikan referensi untuk penelitian selanjtnya adalah sebagai berikut:
1. Bagi Guru
Peneliti berharap kepada tenaga pengajar atau guru khususnya pada bidang matematika untuk memberikan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan berbasis budaya yang ada didaerah masing- masing, agar setiap kegiatan pembelajaran dikelas lebih efektif dan guru lebih kreatif.
2. Bagi Peneliti Selanjutnya
Peneliti berharap penelitian dapat bermanfaat sebagai referensi terkait penelitian yang berhubungan dengan model pembelajaran CTL berbasis budaya suku osing untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII MTs Al-Huda pada materi segiempat.
85
DAFTAR PUSTAKA
Adi, Tomi Wursito, ‗PENGGUNAAN LKS SEBAGAI TINDAKAN RASIONALITAS GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN (Kajian Fenomenologi Di SMA N 7 Surakarta Tahun Pelajaran 2015/2016)‘, 1, 2016 Agus Kistian, Febry Fahreza, and Mulyadi, ‗Perbedaan Model Pembelajaran
Contextual Teaching and Learning (Ctl) Dan Ekspositori Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Di Kelas Iv Sdn Peunaga Cut Ujong‘, Jurnal Tunas Bangsa, 7.1 (2020), 50–59
<https://doi.org/10.46244/tunasbangsa.v7i1.975>
Agustya,Dita, dkk, ‗Efektivitas Pembelajaran Discovery Learning Berbasis Ethnomathematics Ditinjau Dari Kemampuan Berpikir Kritis Siswa‘, 6 (2018), 140–52
Aini, A.N, M Mukhlis, Annizar A.M, M.H.D Jakariya, and D.D Septiadi,
‗Creative Thinking Level of Visual-Spatial Students on Geometry HOTS Problems Creative Thinking Level of Visual-Spatial Students on Geometry HOTS Problems‘, Journal of Physics: Conference Series, 2020
<https://doi.org/10.1088/1742-6596/1465/1/012054>
Aini, Afifah Nur, ‗PERAN ADVERSITY QUOTIENT DAN KETERAMPILAN BERPIKIR BERPIKIR KREATIF DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA‘, 2021
Aini, Meliyana, Dwi Swastanti Ridianingsih, and Indah Yunitasari, ‗Efektivitas Model Pembelajaran Project Based Learning (Pjbl) Berbasis Stemterhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa‘, Jurnal Kiprah Pendidikan, 1.4 (2022), 247–53 <https://doi.org/10.33578/kpd.v1i4.118>
Arif, Asroful, ‗EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN PPROBLEM POSING MENGGUNAKAN MODUL ETNOMATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN BERFIKIR KRITIS DAN ETIKA SISWA DI MTS HASAN KAFRAWI JEPARA‘, 2019
Astari, Tri, ‗PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS PENDEKATAN REALISTIK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SD KELAS IV‘, Jurnal Pelangi, 9.2 (2017), 150–60
<https://doi.org/10.22202/jp.2017.v9i2.2050>
Bahri, Saiful, ‗Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (Ctl) Tipe Inquiry Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis‘, Al- Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 8.I (2017), 45–59
Djunaidi, Arif, and Siti Dawiyah Farichah, ‗Categorization Of Students‘ Systemic
Thinking In Solving A Decision Making Problem‘, Journal of Positive School Psychology, 2022.8 (2022), 6497–6508 <http://journalppw.com>
Dosinaeng, Wilfridus Beda Nuba, Meryani Lakapu, Yohanes Ovaritus Jagom, Irmina Veronika Uskono, Samuel Igo Leton, and Kristoforus Djawa Djong,
‗Etnomatematika Untuk Siswa Sekolah Menengah:Eksplorasi Konsep- Konsep Geometri Pada Budaya Suku Boti‘, AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 9.3 (2020), 739
<https://doi.org/10.24127/ajpm.v9i3.2900>
Farida, Umul, Ferina Agustini, and Husni Wakhyudin, ‗Efektivitas Model Pembelajaran Scramble Berbasis Kontekstual Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Ips Siswa Kelas Iii Sd Negeri Kebondalem 01 Batang‘, Jurnal
Ilmiah Sekolah Dasar, 1.3 (2017), 192
<https://doi.org/10.23887/jisd.v1i3.11840>
Hakim, Lutfi, Hadi Rizaldi Rahmanto, Sepyan Purnama Kristanto, and Dianni Yusuf, ‗KLASIFIKASI CITRA MOTIF BATIK BANYUWANGI MENGGUNAKAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK‘, 17 (2023), 203–11
Hidayati, N, and A A Abdullah, ‗Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) Berbasis Etnomatematika Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa …‘, Jurnal Tadris
Matematika, 4.November 2021 (2021), 215–24
<http://178.128.61.209/index.php/jtm/article/view/4777%0Ahttp://178.128.6 1.209/index.php/jtm/article/download/4777/1854>
Irmaningsih, Alfina, Rizki Wahyu Yunian Putra, and Netriwati, MENGUPAS MATERI DAN SOAL BANGUN DATAR SMP, 01 edn (Arjasa Pratama, 2021) Islamiyah, Agustina Nurul, EFEKTIVITAS PENGGUNAAN UNIT KEGIATAN BELAJAR MANDIRI DALAM MENGEMBANGKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN FIKIH MTS NEGERI 2 JEMBER, Pendidkan, 2022
Karim, Normaya, ‗Critical Thinking Ability of Students in Learning in Learning Mathematics Using the Jucama Model in Middle School‘, EDU-MAT: Jurnal Pendidikan Matematika, 3.1 (2015), 93–104
Kementrian Agama, Saudi Arabia, ‗Al-Qur‘an Al-Karim Dan Terjemahannya‘, Komplek Percetakan Al Qur’anul Karim Kepunyaan Raja Fahd, 1971, p.
1281
Khofifah, Lita, Titik Sugiarti, and Toto‘ Bara Setiawan, ‗Etnomatematika Karya Seni Batik Khas Suku Osing Banyuwangi Sebagai Bahan Lembar Kerja Siswa Materi Geometri Transformasi‘, Kadikma, 9.3 (2018), 148–59
<https://jurnal.unej.ac.id/index.php/kadikma/article/view/11066/6702>
Kholil, Mohammaad, and Fikri Apriyono, ‗Identifikasi Konsep Matematika Dalam Permainan Tradisional Di Kampung Belajar Tanoker Ledokombo Jember ‘, Indonesian Journal of Islamic Teaching, 1.1 (2018), 62–75
Kholil, Mohammad, and Olvi Safianti, ‗Efektivitas Pembelajaran Penemuan Terbimbing Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Materi Barisan Dan Deret‘, Laplace : Jurnal Pendidikan Matematika, 2.2 (2019), 89–98
<https://doi.org/10.31537/laplace.v2i2.246>
Kriswikana Noor, I Made, Ni Ketut Ayu Siwalatri, and . Widiastuti, ‗Konsep Arsitektur Rumah Adat Suku Osing Di Desa Kemiren, Banyuwangi‘, RUANG-SPACE, Jurnal Lingkungan Binaan (Space : Journal of the Built
Environment), 8.2 (2021), 95
<https://doi.org/10.24843/jrs.2021.v08.i02.p02>
Lestari, Ayu Chinintya, and Anas Ma‘ruf Annizar, ‗Proses Berpikir Kritis Siswa Dalam Menyelesaikan Masalah PISA Ditinjau Dari Kemampuan Berpikir Komputasi‘, Jurnal Kiprah, 8.1 (2020), 46–55
<https://doi.org/10.31629/kiprah.v8i1.2063>
Linda, Zakiah, and Ika Lestari, Berpikir Kritis Dalam Konteks Pembelajaran, Erzatama Karya Abadi, 2019
Lipianto, D & Budiarto, M.T., ‗Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikaan Soal Yang Berhubungan Dengan Peersegi Dan Persegi Panang Berdasarkan Taksonomi Solo Plus Pada Kelas VIIj‘, Logaritma: Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Dan Sains, 7.01 (2019), 1
Mahsudi, and Fatimah Azzahro, Contextual Teaching and Leraning, ed. by Mukni;ah, 01 edn (Lumajang: LK3DI Press, 2020)
Masrurotullaily, Hobri, and Suharto, ‗Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Keuangan Berdasarkan Model Polya Siswa SMK Negeri 6 Jember‘, Kadikma, 4.2 (2013), 129–38
Maulana, Muhammad Irfan, ‗EFEKTIVITAS MODEL CTL ( CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING ) BERBASIS ETNOMATEMATIKA TERHADAP‘, 2022
Mukhlis, Mohammad, Dafik Dafik, and Hobri Hobri, ‗Student Critical Thinking in Solving Two Dimensional Armetics Problems Based on 21th Century Skills‘, International Journal of Advanced Engineering Research and Science, 5.4 (2018), 19–30 <https://doi.org/10.22161/ijaers.5.4.4>
Munawaroh, Siti, ‗Gandrung Seni Pertunjukan Di Banyuwangi‘, Jantra: Jurnal
Sejarah Dan Budaya, II.4 (2007), 253–60
<https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbyogyakarta/wp-
content/uploads/sites/24/2014/06/Jantra_Vol._II_No._4_Desember_2007.pdf
#page=46>
Novia, RA, ‗Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) Berbasis Etnomatematika Terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Kelas VII SMP N 1 Rangsang‘, 2019 Novitasari, Novitasari, Rahma Febriyanti, and Ika Aprillia Wulandari, ‗Efektivitas
LKS Berbasis Etnomatematika Dengan Pendekatan STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis‘, Vygotsky, 4.1 (2022), 57
<https://doi.org/10.30736/voj.v4i1.521>
———, ‗Efektivitas LKS Berbasis Etnomatematika Dengan Pendekatan STEM Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis‘, Jurnal Pendidikan Matematika Dan Matematika, 4.1 (2022), 57–66
Nugroho, Yusuf Candra, ‗NILAI ESTETIK BATIK GAJAH OLING BANYUWANGI JAWA TIMUR‘, 4.1 (2017), 88–100
Nuha, Zulfa Ulin, ‗Kemampuan Berpikir Kritis Dalam Menyelesaikan Soal Matematika Pada Materi Garis Dan Sudut Kelas VII SMPN 1 Ngantru Kab.
Tulungagung‘, 2017, 14–43
Pramono, Eka Sartika, ‗Penerapan Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) Dalam Upaya Meningkatkan Kreativitas Dan Berpikir Kritis Siswa Kelas X-9 Pokok Bahasan Bangun Ruang Di Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Padangsidimpuan‘, 2014
Puspita, Vivi, and Ika Parma Dewi, ‗Efektifitas E-LKPD Berbasis Pendekatan Investigasi Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Sekolah Dasar‘, Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika, 5.1 (2021), 86–96
<https://doi.org/10.31004/cendekia.v5i1.456>
Rahayu, Nisa Sri, and Ekasatya Aldila Afriansyah, ‗Miskonsepsi Siswa SMP Pada Materi Bangun Datar Segiempat‘, Plusminus: Jurnal Pendidikan
Matematika, 1.1 (2021), 17–32
<https://doi.org/10.31980/plusminus.v1i1.1023>
Rosyidah, Elok, ‗Upaya Edukasi Kearifan Lokal Dan Strategi Meningkatkan Penjualan Batik Pasca Pandemi Covid-19‘, Seminar Nasional Manajemen, Ekonomi Dan Akuntasi, 19 (2022), 1194–98
Rusja, Jaja, Rasyid Abdul, and Umbara Uba, ‗Penerapan Model Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Berbasis Etnomatematics Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Matematik Siswa‘, Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan, 3.2 (2017), 57–62
Safrina, Khusnul, and Anizar Ahmad, ‗Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Geometri Melalui Pembelajaran Kooperatif Berbasis Teori Van Hiele‘, 9–20
Sakdiah, J, R Salasi, and Y Yuhasriati, ‗Pembelajaran Geometri Melalui Contextual Teaching Learning (CTL) Berbasis Etnomatematika Di Kelas VII SMP N 1 Blangkejeren‘, Jurnal Ilmiah Mahasiswa …, 4.20 (2019), 206–14
<http://www.jim.unsyiah.ac.id/pendidikan-matematika/article/view/10792>
Samadara, Jeli, ‗PENERAPAN METODE INQUIRY DIPADU TRIK TAKTIK WAKTU BERTANYA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR KONSEP SEL PADA SISWA KELAS VII SMP KARTIKA AMBON‘, 1.1 (2019), 16–22
Santhet, Jurnal, and Volume Nomor, ‗Gandrung Seni Pertunjukn Di Banyuwangi Agus Mursidi Pendidiakn Sejarah FKIP Universitas PGRI Banyuwangi Abstrak Tari Gandrung Merupakan Salah Satu Seni Tari Tradisional Yang Berada Di Kabupaten Banyuwangi Sehingga Disebut Dengan Gandrung Banyuwangi . Met‘, 2 (2018), 10–17
Sari, Ratna, ‗Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Treffinger Pada Materi Bilangan Pecahan Di Kelas IV Min Sungai Lulut Tahun Pelajaran 2015/2016‘, 2016, 1–23
Sarimaya, Riska, ‗Penerapan Model Discovery Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas Iv Sdn Coblong Pada Subtema Pemanfaatan Kekayaan Alam Di Indonesia.‘, 2017, 12–47
Sejarah, Jurusan, Perpustakaan Volume, Nomor Tahun, Perubahan Sosial, Masyarakat Suku, Osing Di, and others, ‗E-Journal Pendidikan Sosiologi Universitas Pendidikan Ganesha KEMIREN SEBAGAI MEDIA PEBELAJARAN SOSIOLOGI e-Journal Pendidikan Sosiologi Universitas Pendidikan Ganesha‘, 2 (2020), 180–89
Sirait, S, E Rahmadani, E Syafitri, A Anim, and ..., ‗Pengaruh Model Contextual Teaching and Learning (Ctl) Berbasis Etnomatematika Terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Siswa‘, … Multi Disiplin Ilmu …, 2022, 1–8
<http://jurnal.una.ac.id/index.php/semnasmudi/article/view/2996%0Ahttp://j urnal.una.ac.id/index.php/semnasmudi/article/download/2996/2255>
Siswoyo, Budi, ‗Peningkatan Hasil Belajar Sifat-Sifat Segiempat Dengan Pendekatan STAD ( Student Teams Achievement Divisions ) Di Kelas VII-1 SMP Negeri 2 Kutalimbaru‘, 2.November (2012), 89–102
Sujadi, Imam, ‗Analisis Keterampilan Geometri Siswa Dalam Memecahkan Masalah Geometri Berdasarkan Tingkat Berpikir van Hiele‘, 2.1 (2014), 54–
66
Susilo, A.B, ‗Pengembangan Model Pembelajaran Ipa Berbasis Masalah Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Dan Berpikir Kritis Siswa Smp‘, Journal of Primary Education, 1.1 (2012) <https://doi.org/10.15294/jpe.v1i1.58>
Wahyudiono, Andhika, ‗Kajian Bahasa Osing Dalam Moderenitas‘, 2018, 71–86 Wahyuni, Astri, Surgawi Pertiwi, Astri Wahyuni, Surgawi Pertiwi, and Pengertian
Etnomatematika, ‗Etnomatematika Dalam Ragam Hias Melayu‘, 3.2 (2017), 113–18
Wahyuni, Indah, ‗Eksplorasi Etnomatematika Masyarakat Pesisir Selatan Kecamatan Puger Kabupaten Jember‘, Fenomena, 15.2 (2016), 225–38 Wahyuni, Indah, and Endah Alfiana, ‗ANALISIS KEMAMPUAN EKSPLORASI
MATEMATIS SISWA KELAS X PADA MATERI FUNGSI KOMPOSISI‘, Inspiramatika, 8.1 (2022)
Wijaya, Pricillia Yolanda, Steffi Alyssandrea Purwanto, Jl Siwalankerto, and No Telp, ‗D164 - STUDI RUMAH ADAT SUKU OSING BANYUWANGI JAWA TIMUR‘, 2017, 117–23
Yulianti, Esti, ‗Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) Matematika Berbasis Metakognitif Materi Grafik Fungsi Dan Garis Lurus Untuk Siswa Kelas VIII SMP/MTs‘, 2014
LAMPIRAN-LAMPIRAN Lampiran 1. Matriks Penelitian
MATRIKS PENELITIAN
NO. JUDUL VARIABEL INDIKATOR SUMBER
DATA
METODE RUMUSAN MASALAH
1 2 3 4 5 6 7
Efektivitas Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) Berbasis Budaya Suku Osing Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VII MTs Al Huda Pada Materi Segiempat
1. Model
Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL)
1. Kontruktivisme (constructivism) 2. Menemukan
(inquiri)
3. Bertanya (question) 4. Masyarakat belajar
(learning community) 5. Pemodelan
(modeling) 6. Refleksi 7. Penilaian yang
sebenarmya (aunthentic assessment)
Dokumentasi
Kuesioner
Soal Posttest
Pendekatan kuantitatif dan jenis penelitian eksperimen. Jenis rancangannya
menggunakan Posttest Only Control Group Design.
Populasi seluruh siswa kelas VII MTs Al Huda dengan sampel menggunakan teknik purposive sampling
Teknik dan instrumen pengumpulan data
1. Bagaimana pelaksanaan pembelajaran
Contextual Teaching and Learning (CTL) berbasis suku osing di kelas eksperimen?
2. Bagaimana kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol di MTs Al Huda pada materi segiempat?
3. Apakah ada perbedaan kemampuan berpikir kritis siswa kelas
NO. JUDUL VARIABEL INDIKATOR SUMBER DATA
METODE RUMUSAN MASALAH
1 2 3 4 5 6 7
2. Budaya Suku Osing
a. Rumah adat suku osing
b. Busana tari gandrung suku osing
c. Batik suku osing
berupa tes, kuesioner dan dokumentasi.
Uji keabsahan data: uji validitas aiken dan rehabilitas Alpha Cronbach
Analisis data :
1. Menyajikan data deskriptif
2. Menyajikan data inferensial,
a. Uji prasarat: uji normalitas menggunakan Kolmogorov Smirnov, uji homogenitas Uji F.
b. Uji hipotesis uji Independent Sample T Test.
eksperimen dan siswa kelas kontrol?
4. Apakah model pembelajaran
Contextual Teaching and Learning (CTL) berbasis budaya suku osing efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi segiempat?
3. Kemampuan Berpikir Kritis
1. Interpretasi 2. Analisis 3. Evaluasi 4. Inferensi
4. Segiempat a. Persegi dan Persegi panjang
Lampiran 2. Intrumen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP) Kelas Eksperimen
Sekolah : UPTD SATDIK MTs N 2 Banyuwangi Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : VII/ Genap
Materi Pokok : Segiempat dan Segitiga Alokasi Waktu : 2 x 40 Menit.
Kompetensi Inti
Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3.11 Mengaitkan
rumus keliling dan luas untuk berbagai jenis segiempat (persegi, persegipanjang,
belahketupat,
jajargenjang, trapesium, dan layang-layang) dan segitiga.
3.11.1 Menjelaskan definsi persegi dan persegi panjang
3.11.2 Mengidentifikasi jenis-jenis persegi dan persegi panjang
3.11.3 Mengidentifikasi sifat-sifat persegi dan persegi panjang
3.11.4 Menentukan luas dan keliling persegi dan persegi panjang
3.11.5Menganalisis luas daerah yang terbentuk dari gabungan persegi dan persegi panjang.
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 4.11 Menyelesaikan
masalah kontekstual yang berkaitan dengan luas dan keliling segiempat (persegi, persegipanjang,
belahketupat,
jajargenjang, trapesium, dan layang-layang) dan segitiga
4.11.1 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan luas dan keliling persegi dan persegi panjang.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi pada Bab 2 ini, siswa diharapkan dapat:
Siswa mampu menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan sifat- sifat bangun datar segiempat (persegi dan persegi panjang)
Siswa mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan cara menentukan luas dan keliling bangun datar segiempat (persegi dan persegi panjang)
Profil Pelajar Pancasila:
Bernalar Kritis : Mengidentifikasi masalah
Kebhinekaan global : mengamati fenomena-fenomena dari bangun datar segiempat terkait pencarian luas dan kelilingnya.
Media Pembelajaran:
Lembar Kerja Siswa
Lembar gambar budaya suku osing Model Pembelajaran:
Tatap Muka
Model pembelajaran : Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) berbasis budaya suku osing
Metode : Diskusi, Tanya jawab
Langkah- Langkah Pembelajaran Pembukaan 5 Menit
Guru memberi salam
Guru meminta ketua kelas memimpin doa bersama- sama
Guru dan siswa saling bertukar kabar dan mensyukuri pertemuan saat ini
Guru mengecek kehadiran siswa dan meminta siswa untuk mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan.
Siswa menerima informasi tentang pembelajaran yang akan dilaksanakan dengan materi yang memiliki keterkaitan dengan materi sebelumnya.
5 Menit
Kegiatan Inti 70 Menit
Tahapan Kegiatan pembelajaran Alokasi
Waktu Tahapan-1
Kontruktivisme
1. Guru membagikan LKS kepada siswa 2. Guru meyajikan lampiran gambar
budaya suku osing yang berkaitan dengan bentuk bangun datar persegi dan persegi panjang.
3. Siswa mengamati gambar- gambar tersebut.
4. Guru menggali pengetahuan siswa dengan memberikan pertanyaan terkait bangun datar apa saja yang disajikan pada gambar.
5. Siswa menjawab pertanyaan yang diajukan guru
6. Guru memberikan pemahaman kepada siswa terkait konsep luas dan keliling
5 Menit
Tahapan-2 Inquiry
(Menemukan)
1. Guru meminta siswa membuka LKS terkait tabel 1 terkait sifat-sifat persegi dan persegi panjang
2. Secara bersama-sama guru dan siswa mengisi tabel dengan jawaban yang sesuai dengan sifat-sifat persegi dan persegi panjang.
3. Siswa menawab kolom yang rumpang terkait luas dan keliling pada tabel 2.
10 Menit
Tahapan-3 Questioning (Menanyakan)
1. Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya terkait pemahaman konsep bangun datar persegi dan persegi
panjang yang telah dijelaskan. 15 Menit
2. Siswa bertanya terkait permasalahan yang kurang jelas.
3. Guru membimbing dan mengarahkan cara yang benar pemecahan masalah pada tugas kegiatan kepada siswa.
Tahapan-4 Learning Community (Masyarakat belajar)
1. Guru mengelompokkan siswa kedalam kelompok belajar.
2. Guru meminta siswa berdiskusi bersama kelompok yang telah dibagi untuk mengerjakan tugas kegiatan
3. Siswa berdiskusi bersama kelompok 4. Guru menugaskan kepada peserta didik
untuk melaporkan hasil diskusi kelompok di depan kelas.
5. siswa melaporkan diskusi kelompoknya di depan kelas.
15 Menit
Tahapan-5 Modelling (Pemodelan)
1. Guru memberikan penjelasan yang benar terkait permasalahan pada tugas kegiatan pada siswa
2. siswa memperhatikan penjelasan dari guru.
10 Menit Tahapan -6
Reflection
(Mengulang apa yang telah dipelajari)
1. Guru meminta siswa menyimpulkan hasil dari tugas kegiatan terkait bangun datar persegi dan persegi panjang secara langsung.
5 Menit Tahapan -7
Authentic Assement
(Penilaian yang sebenarnya)
1. Guru meminta siswa mengumpulkan tugas hasil kerja kelompok yang telah dipresentasikan.
10 Menit Penutup 5 Menit
Guru memberikan pengarahan kepada siswa untuk materi lebih dalam materi bangun datar persegi dan persegi panjang secara mandiri.
Guru memberi salam
5 Menit
PENILAIAN
Penilaian Sikap : Observasi sikap spiritual dan sosial dan penilain antarteman
Penilaian Pengetahuan : Tes tulis (posttest) Penilaian Keterampilan : Portofolio
Praktikan,………
Ninit Dwi Noviastuti Nim: T20197041 Ahmad Fazri, S.Pd
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Kelas Kontrol
Sumber: Ratna Sari (2016)94
Sekolah : UPTD SATDIK MTs Al Huda Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : VII/ Genap
Materi Pokok : Segiempat dan Segitiga Alokasi Waktu : 2 x 40 Menit
Kompetensi Inti
Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
Mengolah, menyaji, dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
Kompetensi Dasar
3.11 Mengaitkan rumus keliling dan luas untuk berbagai jenis segiempat (persegi, persegipanjang, belahketupat, jajargenjang, trapesium, dan layang-layang) dan segitiga.
4.11 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan luas dan keliling segiempat (persegi, persegipanjang, belahketupat, jajargenjang, trapesium, dan layang-layang) dan segitiga
94 Ratna Sari, ‗Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Treffinger Pada Materi Bilangan Pecahan Di Kelas IV Min Sungai Lulut Tahun Pelajaran 2015/2016‘, 2016, 1–23.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari materi pada Bab 2 ini, siswa diharapkan dapat:
Siswa mampu menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan cara menentukan luas dan keliling bangun datar segiempat (persegi dan persegi panjang)
Profil Pelajar Pancasila:
Bernalar Kritis : Mengidentifikasi masalah
Kebhinekaan global : mengamati fenomena-fenomena dari bangun datar segiempat terkait pencarian luas dan kelilingnya.
Media Pembelajaran:
Lembar Kerja Siswa
Model Pembelajaran:
Tatap Muka
Model pembelajaran : Langsung atau ekspositori
Metode : Ceramah.
Langkah- Langkah Pembelajaran Pembukaan 5 Menit
Guru memberi salam
Guru meminta ketua kelas memimpin doa bersama-sama
Guru dan peserta didik saling bertukar kabar dan mensyukuri pertemuan saat ini
Guru mengecek kehadiran peserta didik dan meminta peserta didik untuk mempersiapkan perlengkapan dan peralatan yang diperlukan.
Peserta didik menerima informasi tentang pembelajaran yang akan dilaksanakan dengan materi yang memiliki keterkaitan dengan materi sebelumnya.
5 menit
Kegiatan Inti 70 Menit
Tahapan Kegiatan pembelajaran Alokasi
Waktu Tahapan-1
Eksplorasi
1. Guru menggali pengetahuan peserta didik terkait dengan materi yang akan dipelajari seperti definisi luas dan keliling, rumus luas dan keliling bangun datar persegi dan persegi panjang.
2. Guru memberikan materi yang diajarkan dengan menggunakan model konvensional yaitu metode ceramah.
3. Guru memberikan beberapa contoh soal.
40 Menit
Tahapan-2 Elaborasi
1. Guru meminta peserta didik mengerjakan tugas yang telah dipersiapkan.
2. Peserta didik mengerjakan tugas secara individu.
15 Menit
Tahapan-3 Konfirmasi
1. Guru mengarahkan peserta didik apabila peserta didik kesulitan menjawab pertanyaan.
2. Guru bersama peserta didik mengoreksi hasil pekerjaan peserta didik.
3. Peserta didik bersama dengan guru mengoreksi tugas yang telah diberikan.
15 Menit
Penutup 5 Menit
Peserta didik menyimpulkan materi yang telah dipelajari dengan merespon pertanyaan guru yang sifatnya menuntun dan menggali.
Peserta didik saling memberikan umpan balik hasil refleksi yang dilakukan.
Guru memberi salam
5 Menit
PENILAIAN
Penilaian Sikap : Observasi sikap spiritual dan sosial dan penilain antarteman
Penilaian Pengetahuan : Tes tulis (posttest) Penilaian Keterampilan : Portofolio
Praktikum,………
Ninit Dwi Noviastuti Nim: T20197041
PENILAIAN SIKAP Sikap Spiritual
a. Petunjuk Umum
1. Intrumen penilaian sikap spiritual berupa lembar observasi.
2. Instrument diisi oleh guru yang mengajar siswa yang dinilai.
b. Petunjuk Pengisian Kriteria Skor yang diperoleh:
1= Tidak pernah, apabila siswa tidak pernah melakukan sesuai pernyataan.
2= Kadang-kadang, apabila siswa kadang-kadang melakukan sesuai pernyataan.
3= Sering, apabila siswa sering melakukan sesuai pernyataan.
4= Selalu, apabila siswa selalu melakukan sesuai pernyataan.
Lembar Observasi Nama Peserta Didik :
Kelas :
Tanggal Pengamatan : Materi Pokok :
No Aspek Pengamatan Skor
1. Berdoa sebelum dan sesudah melakukan sesuatu . 1 2 3 4 2. Mengucapkan rasa syukur atas karunia Tuhan
3. Memberi salam sebelum dan sesudah menyampaikan pendapat /presentasi.
4. Mengungkapakan kekagungan secara lisan maupun tulisan terhadap Tuhan saat melihat kebesaran Tuhan.
5. Merasakan keberadaan dan kebesaran Tuhan saat mempelajari ilmu pengetahuan
Jumlah Skor c. Rumus Perhitungan Skor Akhir
Dengan Skor Maksimal= Banyak indicator x 4
d. Kategori nilai sikap siswa berdasarkan Permendikbud No.81 A Tahun 2013, yaitu:
Sangat baik (SB) : Jika memperoleh skor:
Baik (B) : Jika memperoleh skor:
Cukup (C) : Jika memperoleh skor:
Kurang (K) : Jika memperoleh skor:
e. Tuntas /Tidak Tuntas
Tuntas:
Tidak Tuntas:
Sikap Sosial
a. Petunjuk Umum
3. Intrumen penilaian sikap spiritual berupa lembar observasi.
4. Instrument diisi oleh guru yang mengajar siswa yang dinilai.
b. Petunjuk Pengisian Kriteria Skor yang diperoleh:
1= Tidak pernah, apabila siswa tidak pernah melakukan sesuai pernyataan.
2= Kadang-kadang, apabila siswa kadang-kadang melakukan sesuai pernyataan.
3= Sering, apabila siswa sering melakukan sesuai pernyataan.
4= Selalu, apabila siswa selalu melakukan sesuai pernyataan.
Lembar Observasi Nama Peserta Didik :
Kelas :
Tanggal Pengamatan : Materi Pokok : Indikator Sikap
1. Berpendapat atau melakukan kegiatan tanpa ragu-ragu 2. Berani presentasi di depan kelas
3. Tidak mudah putus asa
4. Berani berpedapat, bertanya, atau menjawab pertanyaan.