BAB V PENUTUP
B. Saran
Berdasarkan penelitian ini peneliti memberikan beberapa saran yaitu:
1. Kepada pasangan Pernikahan di Bawah Umur, mereka harus lebih berhati- hati dalam bergaul dengan lawan jenis. Apabila Pernikahan dilakukan karena adat, maka mereka harus menunggu waktu yang sudah diatur dalam undang-undang agar Anak yang lahir dianggap sah.
2. Untuk orang tua, mereka harus lebih tegas pada Anaknya yang sudah menikah agar bisa menjadi keluarga yang mandiri. Orang tua harus bisa dijadikan motivator dalam perjalanan berumah tangga.
3. Untuk tokoh masyarakat diharapkan bisa memberikan pengarahan kepada para remaja dan orang tua mengenai batas usia dalam Pernikahan dan akibat dari Pernikahan di Bawah Umur, sehingga tidak terjadi lagi Pernikahan di Bawah Umur lagi.
1999.
Ad-Dimasyqi, Muhammad Bin Abdurrahman. Fiqih Empat Mazhab. Penerjemah:
Abdullah Zaki Alkalaf. Bandung: Hasyimi, 2012.
Aguatiani, Hendriati. Psikologi Perkembangan. Bandung: Refika Aditama, 2009.
Al-‘Asqalani, Ibnu Hajar. Bulughul Maram. Ttp: Tnp. Tt.
---. Terjemah Bulughul Maram. Jakarta: Fthan Prima Media, 2014.
Alam, Andi Syamsu dan M Fauzan. Hukum Pengangkatan Anak Prespektif Islam.
Jakarta: Kencana, 2008.
Bastomi, Hasan. Pernikahan Dibawah Umur Dan Dampaknya. Tinjauan Batas Umur Pernikahan Menurut Hukum Islam Dan Hukum Pernikahan Indonesia. Jurnal Yudisia. Vol. 7. No. 2. Desember 2016.
Departemen Agama RI. Al-Qur’an Dan Terjemahan. Jakarta: CV. Atlas, 2000 ---. Al-Qur’an dan Terjemahan. Jakarta: CV. Atlas, 2000.
Enizar. Hadis Hukum Keluarga 1. Metro: STAIN Press Metro, 2014.
Ghozali, Abdul Rahman. Fiqh Munakahat. Jakarta: Kencana Prenanda Media Group, 2003
Gulo, W. Metodologi Penelitian. Jakarta: Pt. Grasindo, 2004.
Imron, Ali Imron. Perlindungan Anak Dan Kesejahteraan Anak Dalam Pernikahan Di Bawah Umur Al-Tahrir. Vol. 13. No. 2 November 2013.
253-272.
Kartono, Kartini. Pengantar Metodologi Riset Sosial. Bandung: Penerbit Bandar Maju, 1996.
Kasiram, Moh. Metodologi Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Yogyakarta: UIN Maliki Press 2010.
Moelion, Anton M. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Cet-2. Jakarta: Balai Pustaka, 1998.
Moeloeng, Lexy J.. Metodologi Penelitian Kualitatif. Edisi Refisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2009.
Mubayaroh. Analisis Faktor Penyebab Penikahan Dibawah Umur Dan Dampaknya Bagi Pelakunya Dalam Jurnal Yudisia. Vol. 7. No. 2.
Desember 2016.
Muhammad. Metodologi Penelitian Ekonomi Islam. Bandung: PT Raja Grafindo Persada, 2008.
Muntamah, Ana Latifatul, Dian Latifiani, dan Ridwan Arifin. Pernikahan Dibawah Umur di Indonesia: Faktor Dan Peran Pemerintah. Perspektif Penegakan Dan Perlindungan Hukum Bagi Anak. Hukum. Volume 2 / Nomor 1 / Juni 2019. 17
Narbuko, Cholid dan Abu Achmadi. Metodologi Penelitian. Jakarta: PT Bumi Aksara 2013.
Nasution. Metode Research. Penelitian Ilmiah. Jakarta: Bumi Aksara, 2012.
Olivia, Fitri. Batasan Umur Dalam Pernikahan Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Lex Jurnalica. Volume 12 Nomor 3. Desember 2015.
Patilima, Hamid. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta, 2011.
Ramulyo, Idris. Hukum Pernikahan Isalam. Jakarta: Bumi Akasara, 1996.
Saeban, Beni Ahmad. Fiqh Munakahat 1. Bandung: Pustaka Setia, 2018.
Soemitro, Ronny Hanitijo. Metodologi Penelitian Hukum. Jakarta: Ghalia Indonesia, 1985.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif. Dan R&D. Bandung:
Alfabeta, 2011.
---. Metode Penelitian Manajemen. Bandung: Alfabeta 2013.
Tim Penyusun. Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak. Jakarta: Sinar Grafika, 2003.
Tim Penyusun. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak. Jakarta: Sinar Grafika, 2003.
Tim Penyusun. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1979 Tentang Kesejahteraan Anak. Yogyakarta: Pustaka Yutisia, 2009.
Tobibatussa’adah. Tafsir Ayat Hukum Keluarga 1. Yogyakarta: Idea Press, 2013.
OUTLINE
HALAMAN SAMPUL HALAMAN JUDUL
HALAMAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah B. Pertanyaan Penelitian
C. Tujuan Penulisan dan Manfaat Penelitian D. Penelitian Relavan
BAB II LANDASAN TEORI
A. Perlindungan Orang Tua Terhadap Anak 1. Pengertian Anak
2. Asas Dan Tujuan Perlindungan Orang Tua Terhadap Anak 3. Hak-Hak Perlindungan Orang Tua Terhadap Anak
4. Kewajiban Perlindungan Orang Tua Terhadap Anak B. Pernikahan Dibawah Umur
1. Pengertian Pernikahan Dibawah Umur 2. Dasar Hukum Pernikahan Dibawah Umur 3. Batasan Usia PernikahanDibawah Umur 4. Faktor-Faktor Pernikahan Dibawah Umur 5. Dampak Pernikahan Dibawah Umur
C. Perlindungan Orang Tua Terhadap Anak Dalam Pernikahan Dibawah Umur
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Dan Sifat Penelitian B. Sumber Data
C. Metode Pengumpulan Data D. Teknik Analisis Data
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Gambaran Umum Desa Labuhan Mulya
B. Praktik Pernikahan Dibawah Umur di Desa Labuhan Mulya 1. Profil Pasangan Pernikahan Dibawah Umur
2. Faktor Terjadinnya Pernikahan Dibawah Umur di Desa Labuhan Mulya
3. Proses Pelaksanaan Pernikahan Dibawah Umur di Desa Labuhan Mulya
C. Bentuk Perlindungan Orang Tua Terhadap Anak Dalam Pernikahan Dibawah Umur di Desa Labuhan Mulya
D. Akibat Perlindungan Orang Tua Terhadap Pernikahan Dibawah Umur di Desa Labuhan Mulya
BAB V PENUTUP A. Kesimpulan B. Saran
Metro, Desember 2020 Mahasiswa Ybs
Eko Wibowo NPM 1502030025 Mengetahui
Pembimbing I
H. Husnul Fatarib, Ph.D.
NIP. 19740104 199903 1 004
Pembimbing II
Nurhidayati, MH.
NIP. 19761109 200912 2 001
PERLINDUNGAN ORANG TUA TERHADAP ANAK DALAM PERNIKAHAN DIBAWAH UMURMENURUT UNDANG-UNDANG
NOMOR 35 TAHUN 2014 TENTANG PERLINDUNGAN ANAK (Studi Kasus di Desa Labuhan Mulya Kecamatan Way Serdang
Kabupaten Mesuji)
A. Wawancara (interview)
1. Wawancara Terhadap Tokoh Masyarakat
a) Bagaimana pendapat anda tentang Pernikahan Dibawah Umur ? b) Apa saja faktor-faktor yang menyebabkan Pernikahan Dibawah Umur
?
c) Bagaimana dampak setelah Pernikahan Dibawah Umur ?
d) Bagaimana tanggapan masyarakat terkait undang-undang perlindungan anak terhadap Pernikahan Dibawah Umur ?
e) Sejauh mana pengetahuan masyarakat mengenai undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak ?
2. Wawancara Kepada Orang Tua Pelaku Pernikahan Dibawah Umur, Tentang:
a) Apa alasan bapak atau ibu menikahkah anak anda di usia Dibawah Umur ?
b) Bagaimana pandangan keluarga anda setelah menikahkan anak anda di usia Dibawah Umur ?
c) Bagaimana perlindungan anda terhadap anak anda yang nikah diusia Dibawah Umur ?
d) Bagaimana pandangan masyarakat setelah menikahkan anak anda di usia Dibawah Umur ?
e) Apa harapan bapak atau ibu setelah anak anda melakukan Pernikahan di usia Dibawah Umur ?
f) Apakah anda mengetahui mengenai undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak ?
3. Wawancara Kepada Pasangan Pernikahan Dibawah Umur, Tentang:
a) Identitas seperti nama, umur dan pekerjaan ?
b) Pada usia berapa anda melakukan Pernikahan Dibawah Umur ?
c) Apa yang menyebabkan anda melakukan Pernikahan Dibawah Umur ? d) Sudah berapa lama Pernikahan anda saat ini ?
e) Adakah kendala atau masalah setelah anda melakukan Pernikahan Dibawah Umur ?
f) Bagaimana tanggapan orang tua anda setelah anda melangsungkan Pernikahan Dibawah Umur?
B. Dokumentasi
1. Gambaran Umum Desa Labuhan Mulya Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji
Metro, November 2020 Mahasiswa Ybs
Eko Wibowo NPM 1502030025 Mengetahui
Pembimbing I
H. Husnul Fatarib, Ph.D.
NIP. 19740104 199903 1 004
Pembimbing II
Nurhidayati, MH.
NIP. 19761109 200912 2 001