• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB V PENUTUP

C. Saran

Berdasarkan keterbatasan dalam pembuatan penelitian ini, terdapat beberapa saran yang mungkin berguna untuk penelitian selanjutnya seperti:

1. Penelitian selanjutnya mengenai studi kelayakan suatu bisnis diharapkan untuk lebih focus pada setiap aspek- aspek dalam studi kelayakan bisnis. Mulai dari pemasaran hingga aspek AMDAL, apa saja yang menjadi indikator bahwa bisnis yang akan diteliti ini menyimpulkan layak untuk dilakukan. Dalam penelitian yang telah saya buat ini hanya mengacu pada aspek keuangan saja yang menjadi indikator bahwa usaha ini memiliki keuntungan dan layak untuk dikembangkan.

Seharusnya semua aspek dalam SKB harus memiliki kejelasan mengenai kriteria kelayakan, mulai dari

62 pemilihan tempat usaha sampai pada aspek-aspek hal kecil lainnya mengenai usaha yang akan diteliti.

2. Terdapat beberapa perbedaan mengenai sumber-sumber pedoman dalam pelaksanaan penelitian studi kelayakan bisnis. Perbedaan ini seperti bagaimana cara menganalisis persaingan bisnis dan perbedaan dalam metode analisis investasi. Dengan ini untuk penelitian selanjutnya diharapkan lebih cermat dalam memilih buku atau sumber apa yang cocok mengenai Penetian Studi Kelayakan Bisnis yang akan diangat sesuai dengan analisis karakteristik yang akan diidentifikasikan.

DAFTAR PUSTAKA

Al-arif, M.Nur Rianto. Dasar-Dasar Pemasaran Produk Bank Syariah. Bandung Alfabeta CV.2019

Analisa Kelayakan usaha Keripik pada UD. Mawar di Gampong Bate le Like Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen- Edisi II, 2017.

Aqil Barqi Yahya, “Etika Bisnis Perilaku Rasulullah SAW Sebagai Pedoman Berwirausaha”, Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah 5 (1) 2020

Atika Palawiten, Ventje Ilat, “Analisis Cost Volume Profit untuk Perencanaan Laba pada UD Gladys Bakery”, Jurnal Emba 2 (2) 2014

Atika Palawiten, Ventje Ilat, “Analisis Cost Volume Profit untuk Perencanaan Laba pada UD Gladys Bakery”, Jurnal Emba 2 (2) 2014

Bengkuluinteraktif.com/special-bikes/, 19 Maret 2019, diakses pada 2/11/2022.

Dian Astriani, Wafit Dinarto, dan Warmanti Mildaryani,

“Penerapan Agroteknologi Tanaman Jahe dan Pengolahan Rimpannya Sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Petani Di Dusun Sorogaten dan Kaliberot”, Jurnal Agrisains, Vol.4 No.7 (September 2013), 59.

E. Gumbara Sa’id dan A. Haritz Intan, ”Manajemen Agribisnis”, (Jakarta: Ghalia Indonesia, 2001).

Fuad Riyadi, “Urgensi Manajemen dalam Bisnis Islam”, Jurnal Bisnis dan Manajemen Islam 3 (1) 2010.

Gita Srihidiati, “Pemanfaatan Tanaman Jahe Merah Sebagai Produk Olahan Minuman Jahe Instan Dalm Meningkatkan Sistem Imun di Masa Pandemi Covid- 19”, Jurnal Pengabdian Masyarakat 1 (2) 2021

H. Sabrin Nurdin, “Analisis Penerimaan Bersih Usaha Tanaman pada Petani Nenas di Desa Palaran Samarinda”, Jurnal Eksis 6 (1) 2010

Hafsah, Membangun Pertanian Sejahtera Demokratis dan Berkeadilan, (Jakarta: PT Pustaka Sianar Harapan, 2009

Hapsari, Analisis Perencanaan Laba dengan Menggunakan Analisis Biaya Voleme Laba dan Analisis Break Even Point. Skripsi. Fakultas Ekonomi. Yogyakarta:

Universitas Sanata dharma. 2017.

Heru Maruta. “Analisis Break Even Point (BEP) Sebagai Dasar Perencanaan Laba Bagi Manajemen” JAS (Jurnal Akuntansi Syariah). 2 (1) 2018

Hidayatul Mu’arifin, Danang Choirul Umam dan Asep Suherman, “AKUNTANSI BIAYA”, (Nagari Koto Baru:

Insan Cendekia Mandiri, 2021).

Jumingan, “Analisis Laporan Keuangan”, (Jakarta: PT Bumi Aksara, 2014).

K. Suratiyah, Ilmu Usaha Tani, (Jakarta: Penebar Swadaya, 2016).

Kasmir dan Jakfar, Studi Kelayakan Bisnis (Jakarata:PRENADAMEDIA GRUP, 2016).

Kasmir dan Jakfar, Studi Kelayakan Bisnis, (Jakarta: Kencana Penada Media, 2007).

Kasmir, Studi Kelayakan Bisnis: Edisi Revisi Seri HukumHarta Kekayaan, (Jakarta, Prenada Media Grup, 2015).

Mariana Kristianti, “Peran Strategi Usaha Kecil Menengah (UKM) Dalam Pembangunan Nasional” Majalah Ilmiah Informatika 3 (1) 2012

Nasir Asman, SUDI KELAYAKAN BISNIS(Pedoman Memulai Bisnis Era Revolusi Industri 4.0),(Indramayu:ADAB CV. Adanu Abimata, 2020).

Panduan Pengelolaan Program Hibah DP2M Ditjen Dikti 2006 – Edisi VII.

Rahayu, Pengantar Ekonomi MIkro, (Medan: Perdana Publishing, 2015).

Rakyatbengkulu.com/2021/06/04/harga-jahe-terjun-bebas-

dampak-kebijakan-pemerintah-impor-jahe/ diakses pada 2/11/2022.

Rosita Dewati, Yos Wahyu Harinta, dan Agung Setyarini,

Pengembangan Produk Olahan Jahe Di Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar (Studi Kasus Kelompok Wanita Tani Desa Sidomukti),” Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, Vol. 5 No. 4 (2021).

Sabrin. Analisis Break Even Point Pada Produksi Es Balok.

Jurnal Ekonomi Pembangunan. 2015. Vol. XVI, Hal 28 Soekartawi, Analisis Usaha Tani, (Jakarta: UI Press, 1995).

Sutrisno, Manajemen Keuangan Teori Konsep dan Aplikasi, (Jakarta: Penerbit Erlangga, 2016).

Suyati HS, Hamdan Firmansyah, Derri Benarli dkk, Analisis Laporan Keuangan (Cirebon: Insania 2021).

Tim Lentera, Khasiat dan Manfaat Jahe Merah Sirimpang Ajaib (Gramedia, 2002).

Tirta Wulandari, “Analisis Kelayakan Finansial Pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) Nata De Coco di Sumedang, Asian Jurnal Inovation and entrepreneurship 1 (2) 2012

Wan Juwita Raflah, “Analisis Kelayakan Usaha Rumah Industri Pengolahan Ikan Lomek Kering di Bumdes Kuala alam Bengkalis”, Seminar Nasional Industri dan Teknologi, 2021.

Yessica Chatrine Gabriella Siahaan,“Analisis Kelayakan Usaha Pengolahan Gula Aren (Kasus: Desa Suka Maju, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Universitas Sumatra Utara 2019.

L A M

P

I

R

A

N

DAFTAR GAMBAR

Berdasarkan dengan semua kegiatan baik dari produksi produk sampai kepengurusan di bagian PIRT di Dinas Kesahatan Kota Bengkulu, maka berikut disajikan berupa dokumentasi :

Gambar 1 (Proses Sanggrai)

Gambar 2 Hasil Sangrai

Gambar 3

(proses penyaringan rimpa jahe dengan ayakan bambu)

Gambar 4

(hasil setelah disaring dengan ayakan bambu)

Gambar 5

(siapkan biji wijen untuk bahan varian campuran)

Gambar 6

(panaskan gula sampai mencair)

Gambar 7

(gula mulai mecair)

Gambar 8

(campurkan sangraian kelapa jahe dengan biji wijen sesuai takaran)

Gambar 9

(campurkan adonan dengan gula cair sampai merata)

Gambar 10 (siapkan cetakan)

Gambar 11

(letakkan adonan ke dalam cetakan dan diratakan)

Gambar 12

(adonan ditekan dengan roll khusus untuk makanan)

Gambar 13

(dipotong sesuai dengan ukuran yang diinginkan)

Gambar 14

(didiamkan agar manisan mengeras dan mudah di potong)

Gambar 15 (hasil jadi manisan jahe)

Gambar 16

(kemasan manisan jahe JAKWI)

Gambar 17

(lable kemasan manisan jahe JAKWI)

Gambar 18

(Foto Bersama Kegiatan Pelatihan PKP )

Gambar 19 (Kegiatan Seminar PKP)

Dalam dokumen analisis keuangan dan kelayakan usaha (Halaman 76-107)

Dokumen terkait