• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sarana dan Prasarana MTs Darul Musthofa NW Repok Atas 52

Dalam dokumen Dlr tr (Halaman 54-81)

BAB II PAPARAN DATA DAN TEMUAN

7. Sarana dan Prasarana MTs Darul Musthofa NW Repok Atas 52

Analisis data dalam penelitian kualitatif adalah “proses pelacakan dan pengaturan secara sistematis transkrip wawancara, catatan lapangan dan bahan-bahan lain yang dipergunakan untuk meningkatkan pemahaman terhadap bahan-bahan tersebut”.84

84 Arikunto,Prosedur Penelitian,.h. 158.

Berdasarkan definisi tersebut, analisis data dapat dikatakan sebagai suatu cara untuk mengolah dan memaparkan data secara terorganisir dan sistematis.

Pengolahan data yang diperoleh dengan menggunakan aturan- aturan yang ada sesuai dengan metode penelitian yang digunakan.

Dalam data ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif yaitu kegiatan menganalisa data berupa bahan yang di peroleh dari penelitian dan informasi yang di berikan oleh responden kemudian membahas dan menguraikannya baik dari hal-hal yang bersifat umum kemudian menarik suatu kesimpulan (secara deduktif). Analisis deduktif artinya menguraikan peristiwa yang bersifat umum untuk kemudian mengumpulkannya dengan sifat khusus. Jadi, analisis data merupakan langkah lanjutan dari kegiatan pengumpulan data. Data yang terkumpul diolah dan dianalisis dengan maksud agar data itu mempunyai arti dan mampu memberikan keterangan tentang populasi.

Adapun langkah-langkah analisa data kualitatif menurut Sugiyono adalah:

“(1) Data Redukction (reduksi data), (2) Data Display (penyajian data), (3) Cunclusion Drawing atau Verification”.85

a) Data redukction (reduksi data)

Didalam tahap pertama ini dimana peneliti memperoleh data dari lapangan melalui observasi maupun wawancara, maka peneliti mencatatat secara teliti dan rinci sesuai dengan panduan observasi

85 Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R & D,(Bandung : Alfabeta, 2011), h.246.

maupun panduan wawancara. “Dalam prosesnya reduksi data dibutuhkan proses berfikir cerdas, keluasan dan pealaman wawasan yang tinggi”.86 Dengan demikian reduksi data berarti “merangkum, memilih, hal-hal yang pokok dan memfokuskan pada hal-hal yang dianggap penting”.87 “Dengan demikian data telah direduksi akan memberikan gamabaran yang lebih jelas. Maka untuk mempermudah dalam tahap ini peneliti dibantu dengan peralatan elektronik seperti kompoter”.88

b) Data display (penyajian data)

Setelah melakukan reduksi data, maka selanjutnya peneliti mendisplay data. yang dimaksud dengan display data adalah

“menyajikan data dalam bentuk matriks, network, chart atau grafik dan sebagainya”.89 Dalam hal ini melakukan penyajian data dalam bentuk tabel atau yang sejenisnya. Melalui penyajian data tersebut, maka data akan tersusun dan lebih mudah dipahami.

c) Conclusion drawing atau Verification

Langkah ketiga dalam analisa data kualitatif adalah “penarikan kesimpulan dan verfikasi”.90 Dalam hal ini peneliti menggunakan kesimpulan dari hasil data yang didapatkan di lapangan dengan tujuan untuk mendapatkan jawaban dari rumusan masalah oleh peneliti sejak awal.

86 Ibid., h. 247

87 Ibid,h.247

88 Ibid,h.247

89 Amirul Hadi dan Haryono,Metodologi Penelitian,…..h. 62.

90 Sugiyono, Metode Penelitian Kualitatif…, h.246.

c. Triangulasi

Triangulasi adalah “teknik pemeriksaan keabsahan data yang memanfaatkan sesuatu yang lain di luar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data itu”.91

Dalam hal ini, peneliti menggunakan dua teknik yaitu triangulasi sumber dan triangulasi metode. Triangulasi sumber berarti melakukan pengecekan data dengan melibatkan semua sumber data yaitu dilakukan dengan cara menanyakan hal yang sama melalui sumber yang berbeda, dalam hal ini sumber datanya adalah kepala sekolah/madrasah, guru akidah akhlak kelas VIII putri dan siswi kelas VIII putri. selanjutnya triangulasi metode berarti melakukan pengecekan data dengan cara membandingkan data yang diperoleh melalui metode yang digunakan peneliti.

Dengan triangulasi dalam pengumpulan data tersebut, maka dapat diketahui apakah nara sumber memberikan data yang sama atau tidak.

Kalau nara sumber memberi data yang berbeda, maka datanya belum kredibel.

d. Menggunakan Bahan Referensi

Bahan referensi yang dimaksud adalah terdapat pendukung untuk membuktikan data atau informasi yang telah diperoleh oleh peneliti,

91 Laxy J. Moleong, Metode Penelitian…, h. 330

misalnya peneliti mempunyai data melalui wawancara, maka peneliti harus memiliki rekaman wawancara sebagai bahan referensinya.92

Peneliti menggunakan referensi sebagai landasan dalam merumuskan suatu permasalahan. Oleh karena itu, sebagai bahan pendukung dan pertimbangan atas data hasil temuannya, maka peneliti sebisa mungkin menggunakan referensi yang relevan dengan masalah penelitian yang diteliti, yaitu tentang Penerapan Metode Bervariasi Pembelajaran Akidah Akhlak Dalam Membina Akhlakul Karimah Siswi Kelas VIII Putri di MTs Darul Musthofa NW Repok Atas Tahun Pelajaran 2017/2018.

92 Ibid., h. 275.

siswa yang mendaptar pada tahun ajaran baru selalu mengalami peningkatan jumlah pendaptar.

2. Letak Geografis MTs Darul Mustofa NW Repok Atas

MTs Darul Mustofa teletak di Jalan Raya Pendidikan dusun Repok Atas Desa Keru Kecamatan Narmada dengan batasan-batasan sebagai berikut:

a) Sebelah timur berbatasan dengan perkampungan warga Repok Atas b) Sebelah barat berbatasan dengan jalan raya Sedau

c) Sebelah Utara berbatasan dengan dusun Sedau

d) Sebelah selatan berbatasan dengan perkampungan warga Repok Atas.94

3. Data Guru dan Pegawai MTs Darul Musthofa NW Repok Atas

Guru merupakan kompenen yang sangat penting dalam suatu lembaga pendidikan, yang akan memberikan ilmu pengetahuan kepada siswa. Untuk lebih jelasnya tentang keberadaan guru di MTs Darul Mustofa NW Repok atas dapat di rincikan sebagai beriku:

94Observasi, 1 Oktober, 2018.

Tabel 1.

Keadaan Guru dan Pegawai MTs Darul Mustofa NW Repok Atas

Tahun pelajaran 2017/2018. 95

NO Nama Guru Mata Pelajaran

1 TGH.Syahri Ramadhan Al-Qur'an Hadits 2 TGH.Qomaruddin, QH,S.Ag Bahasa Arab 3 TGH.Khairil Anwar, S.Pd.I SKI

4 TGH. Iskandar, M.Pd.I Fiqih

5 Drs.Arthamadi Aqidah Akhlak

6 Drs. Marna Nahwu

7 Taupan Jayadi,S.Pd Ke NW an

8 Herman,S.Pd PKN

9 Ali Usman,S.Pd Bahasa Inggris

10 Indah Eliana Anik,S.Pd Bahasa Indonesia

11 Sirniati,S.Pd Matematika

12 Dedi Hultawadi,S.Pd.I IPA Fisika

13 Maulana,S.Pd.I IPA Biologi

14 Sumadi,S.Pd IPS Terpadu

15 Rahmin,S.Pd Penjaskes

16 Sahdan,S.Pd TIK

17 Nurkasah,S.Pd, SD Seni Budaya

18 Taufik Hidayat,QH Pend.Al-Qur'an

19 Ahmad Ridwan,QH Nashoihuddiniyah

20 Junaidi,S.Pd Faraid

21 Rajabudin,S.P Ta'limul Muta'allim

22 Kamaluddin, A.Md Tauhid

23 Rumesah Sholihin,S.Pd.I Hadits

24 M.Romli,QH Sharef

25 Amir Syarifudin,S.Pd Alquran hadist

95Dokumentasi, Buku Laporan Bulanan MTs Darul Musthofa NW Repok Atas.1 Oktober, 2018.

26 Muliadi, S.HI Pkn 27 Syamsiah Kurniawan, S.Pd Ipa Fisika 28 Salman Al-Farizi, S.Pd TIK

29 Ahmad Mashadi,S.T IPA Fisika

30 Ilham Hadi, QH Sharef

31 Jamaluddin, S.Pd Bahasa Inggris

32 M.Alfiyan Jauhari TIK

33 Deni Kusumawardani Ipa Biologi

Dari tabel di atas, dapat dipahami jumlah seluruh guru serta pegawai di MTs Darul Mustofa NW Repok Atas adalah berjumlah 33 orang, yang terdiri dari berbagai macam lulusan perguruan tinggi.

Keadaan tenaga pengajar sebagaimana yang tertera dalam tabel diatas, memungkinkan MTs Darul Mustofa NW Repok Atas, dapat menjalankan proses belajar mengajar dengan baik dan tepat karena tenaga pengajarnya sesuai dengan kulifikasi pendidikannya.

4. Keadaan Siswa Siswi MTs Darul Musthofa NW Repok Atas

Siswa merupakan satu komponen utama pendidikan artinya dalam pelaksanaan belajar-mengajar keberadaan siswa dalam suatu lembaga pendidikan sangat penting demi tercapainya tujuan pendidikan.

Jumlah siswa-siswa siswi MTs Darul Mustofa dari tahun ketahun terus mengalami peningkatan secara signifikan, jumlah siswa secara keseluruhan di MTs Darul Mustofa NW Repok Atas pada tahun pelajaran 2017/2018 dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Tabel 2.

Keadaan Siswa-siswi MTs Darul Mustofa NW Repok Atas Tahun Pelajaran 2017/2018.96

Kelas Laki-laki Perempuan Jumlah

VII 49 42 101

VIII 48 42 90

IX 44 44 88

Tabel 3

Data Siswi Kelas VIII B Putri MTs Darul Musthofa NW Repok Atas Tahun Pelajaran 2017/2018.97

No NIS Nama Siswa L/P

1 081 Aminah P

2 082 Bq. Eka Setiawati P

3 083 Dian Sasmita P

4 084 Eli Ermawati P

5 085 Handayani P

6 087 Hatmi Irawati P

7 088 Herni P

8 089 Hilmiati P

9 090 Ilian Sopiana Wulandri P

10 091 Irma Kurnia Rohmah P

11 092 Kartini P

12 093 Kurniatun Rasminah P

13 094 Laeli Setiawati P

14 095 Mahyuni Wulandari P

15 096 Mardiana Rohmatin P

16 098 Muhsinatin P

17 099 Muli Hardianti P

18 100 Murnia Apriani P

96Dokumentasi, Buku Laporan Bulanan MTs Darul Musthofa NW Repok Atas, 1 Oktober, 2018.

97 Dokumentasi, Buku Laporan Bulanan MTs Darul Musthofa NW Repok Atas 1 Oktober, 2018.

19 101 Musrifatul Mukarromah P

20 102 Nora Melia Solihin P

21 104 Nur Sofia Laela P

22 105 Nurhalimah P

23 106 Nurul Alidia Wahyuni P

24 107 Nurul Haeniah P

25 108 Nurul Hikmah P

26 109 Nurul Istiqomah P

27 110 Ratnawati P

28 111 Rauhul Hidayani P

29 112 Sartika Murtisari P

30 113 Siti Aminah P

31 114 Sriyanti Rahayu P

32 115 Suhainisa P

33 116 Tira Indrawati P

34 117 Widiawati P

35 118 Wiwin Handrayani P

Dari tabel di atas dapat dipahami bahwa jumlah siswi kelas VIII B putri di MTs Darul Musthofa NW Repok Atas sejumlah 35 orang siswi yang terdiri dari perempuan saja.

5. Visi dan Misi MTs Darul Musthofa NW Repok Atas Visi

Unggul dalam mutu berlandaskan iman dan taqwa Misi

a) Membekali santri/santriwati dengan ilmu agama, berbudi pekerti luhur dan membentuk insan cendikia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.

b) Membentuk insan yang mandiri.98

98 Dokumentasi, Buku Laporan Bulanan MTs Darul Musthofa NW Repok Atas, 1 Oktober, 2018.

Kepala Madrasah Ketua Komite

6. Struktur Organisasi MTs Darul Musthofa NW Repok ATas.99

7. Sarana dan Prasarana MTs Darul Musthofa NW Repok Atas

Setiap lembaga pendidikan, sarana dan prasarana merupakan suatu hal yang harus ada, karena tanpa sarana dan prasarana, maka segala kegiatan yang berkaitan dengan aktifitas sekolah tidak akan berjalan dengan lancar, disamping itu sarana dan prasaranajuga tidak kalah penting

99 Dokumentasi, Laporan Bulanan MTs Darul Musthofa NW Repok Atas, 1 Oktober, 2018.

Kelas IX A Kelas IX B Kelas VIII

A Kelas VIII

Kelas VIII C Kelas VII B

A Kelas VII

Kelas VII C B

Guru Wali Kelas BK

Pembina Osis

Wk. Kurikulum Wk. Kesiswaan Wk.Prasarana

.

Tata Usaha Bendahara

dalam menunjang pelaksanaan pembelajaran sebab sarana dan prasarana wadah untuk melaksanakan proses belajar-mengajar. Untuk keadaan sarana dan prasarana yang bisa dipakai sebagai peunjang dalam proses belajar mengajar di MTs Darul Mustofa NW adalah sebagai berikut:

Tabel 4.

Keadaan Sarana dan Prasarana MTs Darul Mustofa NW Repok Atas

Tahun Pelajaran 2017/2018.100

NO Jenis Ruangan Jumlah Kebutuhan

Kondisi Jumlah

Yang ada Kekurangan

1 Ruang Kelas 19 8 -11

2 Ruang Perpustakaan 2 0 -2

3 Ruang Tata Usaha 2 0 -2

4 Ruang Kepala

Sekolah 2 0 -2

5 Ruang Guru 1 0 -1

6 Ruang Lab 3 0 -3

7 Ruang Lain-lain - - -

Dari tabel di atas dapat dipahami bahwa sejumlah ruangan atau sarana dan prasarana di MTs Darul Mustofa NW Repok Atas tersedia dan

100Dokumentasi, Buku Laporan Bulanan MTs Darul Musthofa NW Repok Atas, 1 Oktober, 2018.

terealisasi dipergunakan sesuai dengan manfaat dan fungsinya masing- masing sehingga memperlancar proses belajar mengajar.101

Sedangkan untuk perlengkapan belajar mengajar dapat dilihat dari tabel dibawah ini:

Tabel 5.

Kondisi Perlengkapan Administrasi Tata Usaha (TU) MTs Darul Mustofa NW Repok Atas

Tahun Pelajaran2017/2018.102

NO Perlengkapan Tata Usaha

Kondisi

Baik Rusak

1 Lemari Kayu 3 -

2 Meja Setengah Biro 6 -

3 Kursi Kayu 12 -

4 Meja Bambu 3 -

5 Meja Panjang 1 -

6 Lemari Konci 3 -

7 Papan Pengumuman 1 -

8 Papan Struktur Organisasi 1 -

9 Papan Kegiatan 1 -

Berdasarkan tabel di atas dapat dipahami bahwa keadaan perlengkapan MTs Darul Mustofa NW Repok Atas dalam kondisi baik, dan tidak ada yang rusak.

101Dukumentasi, Buku Laporan Bulanan MTs Darul Musthofa NW Repok Atas, 1 Oktober, 2018.

102Dokumentasi, Buku Laporan Bulanan MTs Darul Musthofa NW Repok Atas ,1 Oktober, 2018..

Dengan kelengkapan sarana dan prasarana yang dimiliki oleh sekolah tersebut di atas, maka akan sangat mendukung kegiatan proses belajar mengajar, walaupun sifatnya fasilitas pendukung.

Di samping sarana dan prasarana yang telah peneliti paparkan di atas, terdapat juga sarana dan prasarana pendukung proses belar mengajar siswa seperti pada tabel dibawah ini.

Tabel 6.

Keadaan Alat-alat Penunjang Belar Mengajar MTs Darul Mustofa NW Repok Atas

Tahun Pelajaran2017/2018.103 NO Barang/Alat

Kondisi

Baik Rusak

1 Globe 4 -

2 Peta Dunia 1 -

3 Peta Indonesia 1 -

4 Rangka Manusia 2 -

5 Bola Voly 4 -

6 Bola Pimpong 2 -

7 Lapangan Basket 1 -

8 Lembeng 6 -

9 Cakram 4 -

10 Anatomi 4 -

11 Microskop 4 -

12 Pengeras suara 3 -

103 Dokumentasi, Buku Laporan Bulanan MTs Darul Musthofa NW Repok Atas , 1 Oktober, 2018.

Dari dokumentasi tersebut di atas, alat penunjang belajar siswa- siswi MTs Darul Musotofa dalam kondisi baik, tidak ada yang rusak, serta layak untuk dipakai.104 Dengan demikian proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik, walaupun sarana dan prasarana tersebut bersifat penunjang.

B. Metode Yang Divariasikan Oleh Guru Akidah Akhlak Di Kelas VIII B Putri MTs Darul NW Repok ATas Kec. Narmada Lombok Barat.

Sebagaimana yang peneliti kemukakan pada bab terdahulu bahwa metode adalah suatu faktor yang sangat penting dalam pencapaian tujuan pendidikan dan pengajaran, sebab dengan metode guru akan lebih mudah menyampaikan pelajaran kepada peserta didik. Sesui dengan hasil wawancara yang peneliti lakukan dengan pak Arthamadi selaku guru akidah akhlak MTs Darul Musthofa NW Repok Atas bahwa untuk membantu pemahaman belajar yang dihadapi siswa dalam mencapai tujuan belajarnya diperlukan adanya variasi metode mengajar, karena metode mengajar merupakan faktor utama dalam menentukan/menuntaskan hasil belajar siswa.105

Adapun jenis metode yang divariasikan oleh guru akidah akhlak kelas VIII B putri MTs Darul Musthofa NW Repok Atas adalah metode ceramah, drill dan demonstrasi.

Senada dengan hal tersebut guru akidah akhlak mengatakan bahwa saya memvariasikan tiga metode ini yaitu metode ceramah,drill dan demonstrasi dalam materi tentang berakhlak terpuji kepada sesama manusia, menurut saya ketiga metode ini sangat tepat saya gunakan pada materi kali ini karena dengan metode ceramah saya memberikan

104 Dokumentasi, 1 Oktober, 2018.

105 Arthamadi, Guru Akidah Akhlak, MTs Darul Musthofa NW Repok Atas, Wawancara, 7 0ktober, 2018.

penjelasan kepada para siswa, kemudian saya menggunakan metode drill ini untuk membimbing siswa saya terkait materi akhlak terpuji terhadap sesama (husnuzhan) supaya tidak terjadi kesalahan ketika pelaksanaan praktik selanjutnya dengan metode demonstrasi saya menyuruh siswa untuk praktik di depan kelas agar materi yang sudah saya jelaskan tadi mudah dipahami oleh siswa, karena dengan metode demonstrasi siswa bisa langsung melihat, dan menghayati secara langsung materi yang sudah diajarkan,.106

Dari hasil pengamatan selama proses belajar mengajar memang benar guru akidah akhlak memvariasikan tiga metode dalam satu kali pertemuan yaitu metode ceramah, drill dan demonstrasi.

Saya menerapkan metode ceramah memang sesuai dengan ranah kognitif karena dengan metode ceramah siswa mendapat tambahan pengetahuan yang baru, kemudian metode drill mengarah kepada ranah apektif, disini saya membimbing siswa terkait akhlak terpuji (husnuzhan), selanjutnya metode demonstrasi mengarah kepada ranah psikomotorik yang dimana para siswa menunjukkan keterampilan mereka pada saat mempraktikkan materi akhlak terpuji (husnuzhan) di depan kelas.107

Dari hasil observasi peneliti selama mengadakan penelitian di kelas VIII B putri MTs Darul Musthofa NW Repok Atas pada bidang studi Akidah Akhlak, dalam proses belajar mengajar yang dilakukan guru bidang studi Akidah Akhlak dapat dipahami bahwa pak Arthamdi selaku guru akidah akhlak dalam mengajar sudah sesuai dengan hasil wawancara dan pengamatan yang peneliti lakukan bahwa guru akidah akhlak kelas VIII B putri MTs Darul Musthofa NW Repok Atas memvariasikan tiga metode dalam satu kali pertemuan diantaranya adalah metode ceramah, drill dan demonstrasi.

106 Arthamadi, Guru Akidah Akhlak, MTs Darul Musthofa NW Repot Atas, Wawancara, 7 Oktober, 2018.

107 Arthamadi, Guru Akidah Akhlak, MTs Darul Musthofa NW Repot Atas, Wawancara, 7 Oktober, 2018.

C. Penerapan Metode Bervariasi Pada Pembelajaran Akidah Akhlak Di Kelas VIII B Putri Di MTs Darul Musthofa NW Repok Atas

Untuk memperjelas bagaimana cara penerapan metode bervariasi pada pembelajaran Akidah Akhlak kelas VIII B putri di MTs Darul Musthofa NW Repok Atas Kec.Narmada Kab. Lombok Barat masing-masing penerapan metode tersebut, peneliti uraikan dibawah ini sebagai berikut:

Metode ceramah merupakan salah satu metode mengajar yang digunakan oleh pak Arthamdi selaku guru akidah akhlak kelas VIII B putri MTs Darul Musthofa NW Repok Atas dalam menyampaikan bahan atau materi kepada siswa dengan jumlah yang banyak. Selain itu metode ini juga digunakan apabila bahan atau materi yang disampaikan hanya merupakan keterangan atau penjelasan. Sebelum guru akidah akhlak melakasanakan pembelajaran di kelas, terlebih dahulu pak Arthamdi guru mempersiapkan perangkat pembelajjaran/RPP, hal ini akan mempermudah untuk menyampaikan materi dalam proses belajar mengajar, dan dalam penerapannya nanti benar-benar disesuaikan dengan komponen-komponen pembelajaran yang telah dibuatnya tersebut.

Diperkuat dengan hasil observasi yang peneliti lakukan juga bahwa metode ceramah digunakan oleh pak Arthamdi selaku guru akidah akhlak pada awal penyampaian pelajaran dalam proses belajar mengajar. Ceramah dilakukan sambil berdiri di depan kelas untuk menyampaikan materi pelajaran yakni menjelaskan pengertian akhlak terpuji terhadap sesama manusia, dan bagian-bagiannya, dalam hal ini guru akidah akhlak

menjelaskan materi akhlak terpuji terhadap sesama dengan sangat rinci seperti menjelaskan pengertian, bentuk-bentuk, serta perintah untuk bersifat husnuzhan, Guru akidah akhlak juga mengajar dengan penuh semangat dengan cara mengeluarkan ekspresi yang penuh dengan semangat dan dengan suara yang lentang. Kemudian guru akidah akhlak memberikan contoh dari sifat terpuji (husnuzhan) adapun contohnya husnuzhan adalah, tidak berfikir kotor kepada orang lain, menyelesaikan kesalah pahaman kepadanya secara langsung, tidak menduga-duga, saling menghormati, berbuat baik terhadap sesama, generasi tua menyayangi generasi muda. hal ini dilakukan untuk memberikan gambaran atau penjabaran yang luas tentang akhlak terpuji terhadap sesama manusia (husnuzhan).108

Selanjutnya pak Arthamdi selaku guru akidah akhlak menerapkan metode drill (latihan) di kelas VIII B putri MTs Darul Musthofa NW Repok Atas dalam mengajar, metode ini digunakan untuk membimbing siswa sebelum melaksanakan praktik terkait akhlak terpuji kepada sesama manusia yaitu sifat husnuzhan supaya tidak terjadi kesalahan pada saat praktik, berdasarkan hasil observasi pada saat pelaksanaan metode drill (latihan) ini guru menyuruh tiga orang siswa maju kedepan kelas yaitu Mardiana, Nora, dan Nurhalimah, dan tiga orang siswa ini dibimbing sebelum mereka melaksanakan praktik, adapun bentuk bimbingannya adalah Mardiana dan Nora diarahkan guru menjadi seorang yang suka membicarakan keburukan temannya, sedangkan Nurhalimah sebagai orang yang dibicarakan

108 Observasi, 7 Oktober, 2018.

keburukannya dan Nurhalimah ini sebagai orang yang memiliki sifat husnuzhan, yang tidak mau berburuk sangka terhadap temannya.109

Dan metode yang terakhir digunakan pak Arthamdi selaku guru akidah akhlak adalah metode demonstrasi, metode ini digunakan oleh guru akidah akhlak untuk mendemosntrasikan apa yang diajarkan. Dalam hal ini guru menyuruh tiga orang siswa maju kedepan kelas untuk mempraktikkan sifat terpuji terhadap sesama manusia, yaitu sifat husnuzhan, pada saat itu disuruhlah maju tiga orang siswi kedepan kelas untuk mempraktikkan sifat husnuzan kepada sesama, yaitu Mardiana, Nora dan Nurhalimah, yang dua orang siswa Mardiana dan Nora sengaja berbisik-bisik tentang keburukan Nurhalimah dan sambil melihatnya, akan tetapi Nurhalimah tidak merasa tersinggung sedikitpun dan tetap tersenyum kepada Mardiana dan Nora , karena Nurhalimah selalu berprasangka baik terhadap sesama dan tidak pernah merasa dirinya dibicarakan keburukannya, Nurhalimah berkata semua orang saya pandang baik sebelum terbukti kesalahan atau kekeliruannya, sehingga tidak menimbulkan kekacauan dalam pergaulan. Jadi pada saat praktik Nurhalimah sudah menampakkan sifat husnuzannya terhadap sesama temannya.110

Setelah siswi mempraktikkan sifat husnuzan kemudian guru akidah akhlak menyimpulkan sifat husnuzan dengan mengatakan bahwa orang yang ber-husnuzan terhadap sesama manusia dalam hidupnya akan memiliki banyak teman, disukai kawan disegani lawan, jadi bersifat

109 Observasi, 7 Oktober 2018.

110Observasi, Penerapan Metode Demonstrasi di Kelas VIII B Putri MTs Darul Musthofa NW Repot Atas, 7 Oktober, 2018.

husnuzanlah kalian semua kepada sesama teman karena dengan sifat husnuzan juga merupakan kunci sukses dalam pergaulan, baik pergaulan di sekolah, keluarga, maupun di lingkungan masyarakat.111

Hasil wawancara ketika guru akidah akhlak menerapkan metode ceramah

Metode ceramah ini saya terapkan setiap kali saya mengajar di kelas, misalnya saja pada saat saya membuka pelajaran dan pada saat saya menjelaskan materi pelajaran seperti halnya hari ini saya membahas tentang akhlak terpuji kepada sesama manusia (husnuzhan), saya menjelaskan materi tersebut dengan ceramah karena dengan metode ini saya biasa memberikan penjelasan secara rinci dan jelas kepada siswa tentang materi yang dipelajari, walaupun dengan penerapan metode ceramah ini saya melihat siswa merasa bosan, oleh sebab itu disela-sela saya menjelaskan materi saya bercerita hal-hal yang lucu kepada siswa untuk menghilangkan rasa bosan mereka, setelah mereka sudah hilang rasa bosanya, saya melanjutkan kembali menjelaskan bahan yang belum selesai, dengan metode ceramah ini saya berharap siswa secara keseluruhan dapat menyerap pelajaran secara mudah.112

Menurut Bq. Eka Setiawati siswi Kelas VIII B putri MTs Darul Musthofa NW Repok Atas

mengatakan bahwa guru akidah akhlak setiap kali mengajar di kelas dengan menggunakan metode ceramah saya kurang senang kak, karena kalau pak guru hanya menggunakan metode ceramah saja, saya sering mengantuk mendengar penjelasan pak guru, tetapi disela-sela pak guru menjelaskan pelajaran dengan metode ceramah atau disaat kita sudah merasa bosan pak guru selalu ada terselip cerita humor yang bisa membangun semangat kita lagi ketika belajar dan dengan humor yang pak guru sampaikan menghilangkan rasa ngantuk dan bosan pada saat kita belajar , setelah kita sudah tidak merasa ngantuk lagi lalu pak guru melanjutkan penjelasannya lagi.113

111 Observasi, Penerapan Metode Demonstrasi di Kelas VIII B Putri MTs Darul Musthofa NW Repot Atas, 7 Oktober, 2018.

112 Arthamadi, Guru Akidah Akhlak, MTs Darul Musthofa NW Repok Atas, Wawancara, 7 Oktober, 2018.

113 Bq. Eka Setiawati, Siswi Kelas VIII B Putri MTs Darul Musthofa NW Repok Atas, Wawancra, 7 Oktober, 2018.

Dalam dokumen Dlr tr (Halaman 54-81)

Dokumen terkait