• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II PAPARAN DATA DAN TEMUAN

A. Gambaran Umum MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait

1. Sejarah berdirinya

NW. Serta dapat mengembangkannya ke arah yang lebih baik dengan peningkatan Kualitas dan kwantitas penerimaan siswa serta dari bangunan madrasah yang terus berkembang sampai saat ini. Hal ini terindikasi dengan menyebarnya lulusan MTs Rahmatullah Al – Hasan NW sebagai seorang calon pengajar yang berkuliah di salah satu Universitas ternama di Mataram dan menimba Ilmu di Ma’had Darul Qur’an Wal Hadits Nahdlatul Wathan Anjani dan ada juga yang sudah mengabdi di Madrasah-madrasah sekitar Gunungsari.

Dalam perjuangan dan perkembangan selanjutnya, MTs Rahmatullah Al – Hasan NW Kekait tentu tidak terlepas dari berbagai tantangan dan hambatan seperti meninggalnya 2 pendiri Ponpes Rahmatullah Al – Hasan NW Kekait yakni Hj. Ratminah dan TGH. Umar Faruq, merupakan kehilangan yang sangat mendalam atas perginya kedua motivator tersebut. Namun Ponpes Rahmatullah Al – Hasan NW Kekait memandangnya sebagi Pelajaran untuk meneruskan tongkat estapet yang harus terus dibawa dan dikembangkan.

Dalam masa perkembangannya, Madrasah ini terus mengalami peningkatan, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Hal ini terindikasi dari keberhasilan madrasah ini menamatkan siswi pertama pada 2004/2005, dan 2 tahun berikutnya diAkreditasi untuk penyesuaian standar kependidikan, walaupun hanya mendapatkan nilai “ C” namun nilai itu terasa istimewa karna seukuran Madrasah yang baru berdiri. Mendapat nilai tersebut adalah cukup, namun tidak berhenti sampai dsana, Kita bertekat dan terus berbenah untuk Akreditasi selanjutnya harus mendapat nilai lebih baik.31

31 Ustaz. Fathul Aziz, QH. SS., Kepala Madrasah, Wawancara, Tanggal 30 Oktober 2018

2. Letak geogafis

MTs Rahmatullah Al-Hasan Nw Kekait Terletak Di Dusun Kekait Puncang Desa Kekait Kec.Gunungsari Lobar NTB batasan sebagai berikut:

a. Di tengah-tengah antara pemukiman penduduk

b. Seberah barat batasan dengan areal persawahan dan pemukiman penduduk c. Sebelah barat antara berbatasan jalan raya dan areal persawahan.32

3. Struktur organisasi sekolah

Untuk membantu kelancaran dari suatu proses belajar mengajar dalam suatu pendidikan, diperlukan adanya perorganisasian yang baik dan teratur. Adapun struktur organisasi di MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekakit dapat dilihat dari tabel berikut ini.33

32Observasi, 31 Oktober 2018 Di MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait

33 Papan Data Madrasah, Dokumentasi, Tanggal 31 Oktober 2018 Di MTs Rahmatullah Al- Hasan NW Kekait

Struktur Organisasi Sekolah34

4. Keadaan guru dan pegawai

Adapun dewan guru dan pegawai di MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait adalah 21 orang dan lebih jelasnya dapat di lihat pada tabel berikut :

34Laporan Tahunan, Dokumentasi, Tanggal 1 November 2018, Di MTs Rahmatullah Al- Hasan NW Kekait

Ketua Ponpes H.M. Yasin

Ketua Komite

Suhaili, S.Pd.I. Kepala sekolah Fathul aziz, SS

Bendahara

Nurhayati, SE Kep.Tata Usaha

Taufik Kurniawan.

Staf Tata Usaha Zulfahmi, S.Pd.

Sarana/Prasarana Haerul Bariah Humas

H.Zainudin,S.Sos Kesiswaan

H.Ibrahim M, QH Kurikulum

Nurhayati, SE.

Lab. Fisika Herawati, S.Pt Lab. Biologi

Herawati, S.Pt

DEWAN GURU

SISWA

Tabel. I

Data dan jumlah guru dan karyawan di MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait Tahun pelajaran 2018/2019.35

35Laporan Tahunan, Dokumentasi, Tanggal 1 November 2018, Di MTs Rahmatullah Al- Hasan NW Kekait

No Nama Status Mengajar mapel ket

1 Fathul Aziz, SS. Kepala madrasah PPKN 2 Suhaily, S.PdI. Ketua komite Bahasa Arab 3 H.Ibrahim Mastur, S.Pd. Guru Bahasa Indonesia

4 Zulfahmi, S.Pd. Guru Bahasa Inggris

5 H.Zainuddin, S.Sos. Guru Qur'an Hadits 6 Taufik Kurniawan, S.Pd. Guru Mulok Ke NW-An

7 AbdulKabir, S.Pd. Guru Matematika

8 Nurhayati, SE. Guru Ips Terpadu

9 Megawati, S.PdI. Guru Fiqih

10 TutiAlawiyah, SE. Guru Prakarya

11 Idha Septiani, SS. Guru Bahasa Indonesia

12 Herawati, SP. Guru Ipa Terpadu

13 Haerul Bariah. Guru SKI

14 H.Asri Hadi, S.Pd. Guru Penjaskes

15 Muhammad Munzir, QH. Guru Matematika

16 Khaerul Fatah, QH. Guru Nahwu Saharef

17 Rahmi, QH. Guru Aqidah Akhlak

Dari tabel I terlihat bahwa guru MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait berjumlah 21 orang. Untuk di ketahui bahwa guru merupakan faktor yang sangat penting, karna guru bertanggung jawab dalam pembentukan akhlak dan pribadi anak didiknya. Oleh karna itu, keahlian dan profesi mereka masing-masing memiliki peran dalam meningkatkan dan menunjang proses belajar mengajar di MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait.

5. Keadaan siswa dan siswi

Tabel. II

Keadaan siswa siswi di MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait Tahun pelajaran 2018/2019. 36

No Kelas Jenis Kelamin jumlah

Laki-laki perempuan 1

2 3

VII VIII IX

9 5 5

4 4 12

11 9 17

4 Jumlah 19 20 37

36Laporan Tahunan, Dokumentasi, Tanggal 2 November 2018, Di MTs Rahmatullah Al- Hasan NW Kekait

18 Nurjannah, QH. Guru Seni Budaya

19 Mar'atussolihah, QH. Guru Prakarya 20 Kartika Jauhari, QH. Guru Bahasa Arab 21 Zulhani Kurnia Hikma Guru Matematika

Berdasarkan tabel diatas, maka kita memperoleh gambaran yang jelas mengenai keadan siswa siswi di MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait yaang jumlah siswa secara keseluruhan yaitu berjumlah 37 orang, yang terdiri dari siswi perempuan berjumlah keseluruhan 20 siswi dan siswa laki-laki jumlah keseluruhan 19 siswa dari tiga kelas yang berada di MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait.

6. Keadaan sarana dan prasarana

Stiap lembaga pendidikan, sarana dan prasarana merupakan suatu hal yang harus ada, karna tampa sarana dan prasarana, maka segala yang berkaitan dengan aktivitas sekolah tidak akan berjalan lancar. Untuk itu sebagai alat penunjang terjadinya peroses belajar mengajar di MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait.

Yaitu beruba data yang dapat di lihat di tabel sebagai berikut : Tabel. III

Keadaan sarana dan prasarana MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait Tahun Pelajaran 2018/2019.37

37 Laporan Tahunan, Dokumentasi, 2 November 2018

No Jenis Bangunan Jumlah Keterangan

1 2 3 4 5 6

Ruang belajar

Ruang kepala sekolah Ruang TU

Ruang perpustakaan Ruang osis

Ruang BK

3 1 1 1 1 1

Dari tabel di atas dapat dipahami bahwa keadaan sarana dan prasarana di MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait dapat dikatakan memadai atau mendukung kegiatan belajar mengajar yang baik dan nyaman, karna sejak di dirikannya memiliki gedung sendiri sampai sekarang dari ruangan maupun meja, kursi sudah tersedia sesuai jumlah atau keadaan siswa yang ada dan semuanya masih berfungsi dengan baik.

7. Fasilitas

Untuk menunjang kelancaran proses belajar mengajar maka MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait memiliki berbagai macam perlengkapan dan fasilitas penunjang, untuk lebih mengetahui pelengkapan fasilitas tersebut dapat dilihat pada tabel berikut :

Tabel. IV

Keadaan fasilitas MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait kec. Gunungsari kab.lombok barat tahun pelajaran 2018/2019.38

38Laporan Tahunan, Dokumentasi, Tanggl 3 November 2018

7 8 9 10 11

Ruang guru Gedung/Aula WC

Musholla Laboratorium

1 1 2 1 1

Jumlah 14

No Nama Barang Jumlah barang 1

2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

Kursi/meja siswa

Kursi/meja guru diruang kelas Kursi/meja tamu dan guru dikantor Papan tulis

Mading Jam dinding Lemari Printer

Alat-alat syoundsys Bola voli

Bola sepak Meja pingpong Leptop

Televisi LCD proyektor Kotak obat

5 6 14 3 1 1 5 1 2 2 2 1 1 1 1 1

Jumlah 95

Berdasarkan tabel diatas dapat dipahami bahwa perlengkapan fasilitas penunjang dapat dikatakan memadai untuk menunjang peroses belajar mengajar, dan fasilitas di MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait masih layak pakai hingga saat ini meskipun ada satu dua fasilitas yang memiliki cacat namun tetap bisa di manfaatkan ataupun digunakan oleh siswa-siswi dan para guru/kariawan sekolah.

B. Strategi Guru Akidah Akhlak Dalam Mengatasi Kenakalan Siswa Di MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait Kec.Gunungsari Kab.Lombok Barat

Dalam hal ini yang berkaitan dengan akhlak para siswa siswi di MTs Rahmatullah Al-Hasan Nw Kekait. Akhlak siswa siswi bermacam-macam sikap dan tingkah laku mereka berbeda di karnakan berbagai macam lantar belakang keluarga mereka yang menyebabkan akhlak mereka ada yang baik dan bahkan ada yang tidak sewajarnya dilakukan sebagai seorang siswa yang dilakukan baik didalam kelas maupun luar kelas. Kalau perilaku siswa diluar kelas sering ditemui jika berpapasan/bertemu dengan guru, ada yang hormat dengan guru dan ada juga yang tidak, yang hormat kepada guru seperti : memberi salam kepada guru mereka bahkan ada juga yang tidak memberi salam acuh tak acuh dengan guru mereka.39

Dari data diatas dijelaskan bahwa setiap sifat/prilaku seorang siswa akan berbeda pada dasarnya yang dikarnakan berbagai macam cara orang tua mendidik anaknya sejak anak itu mengenal/belajar akan suatu perbuatan dan hal tersebut sangat mempengaruhi akhlak dan tumbuh besar prilaku mereka sehari-hari.

Dan juga di jelaskan oleh selaku kepala madrasah Fathul Aziz, beliau mengatakan : akhlak para siswa berbeda-beda dikarnakan mereka tidak hanya bergaul di sekolah melainkan bergul di luar lingkungan sekolah pula yang mempengaruhi akhlak siswa, dan sudah tentu akhlak mereka ada yang baik dan ada yang buruk karna mereka tidak hanya mendapatkan pergaulan di lingkungan madrasah melainkan di lingkungan luar madrasah pun sangat mempengaruhi

39Ust Rahmi Qh, Guru Akidah Akhlak, Wawancara, Tanggal 5 November 2018

prilaku/akhlak mereka yang mengakibatkan bermacam akhlak siswa yang kita bisa lihat/jumpai.40

Kemudian berdasarkan hasil observasi peneliti paparkan bahwa: akhlak prasiswa siswi di madrasah tidak jauh berbeda dengan akhlak siswa siswi di sekolah umum lainnya, sepeti : kurang rasa menghomati gurunya sendiri.

Contohnya : pada saat diluar jam belajar siswa bergurau dan melawan guru berbicara seperti kawannya sendiri bahkan rasa sopan dan hormatpun tidak dibawa saat berbicara kepada guru sendiri, siswa dan siswi tidak menyadari betapa pentingnya memiliki akhlak menghargai orang yang lebih dewasa ketika berbicara dan bertingkah laku, dan banyak siswa yang sering berkata kasar tampa rasa bersalah mengucapkannya.41

Rahmi selaku guru akidah akhlak mengatakan bahwa : sejak saya mengajar di MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait, prilaku atau akhlak siswa siswi ada yang hormat kepada guru ada juga yang tidak hormat, prilaku siswa ini juga sangat berpengaruh akibat perkembangan zaman sekarang ini alat-alat teknologi semakin canggih yang digunakan dengan sangat menyimpang dan meniru prilaku/akhlak tercela yang diproleh dari teknologi yang canggih, itulah penyebab prilaku siswa atau akhlak siswa terhadap guru kurang sopan.42

Berdasarkan hasil wawancara dari salah satu siswa mengatakan bahwa : akhlak siswa dan siswi atau teman-temannya ketika pada saat proses belajar mengajar ketika ada salah satu diantara teman yang bertanya kepada guru, mereka tidak menghargai atau menghormati antara sesama teman saat proses pembelajaraan maupun saat tidak belajar. Seperti : menertawakan teman saat

40Ustaz. Fathul Aziz, QH. SS., Kepala Madrasah, Wawancara, 5 November 2018

41Observasi, Tanggal 6 November 2018

42Ust Rahmi Qh, Guru Akidah Akhlak, Wawancara, Tanggal 6 November 2018

bertanya kepada guru, padahal kita sering diajarkan/dinasehati tentang menghargai antara sesama dan menghormati guru saat proses belajar ataupun di luar kelas, dan berkata kasar/ mengumpat teman saat bercanda-canda, padahal guru akidah sering menasehati bahwa berkata kotor adalah prilaku yang tidak baik dan itu dosa.43

Selain itu siswi lainnya juga mengatakan : akhlak atau prilaku teman- temannya sering berbohong, meninggalkan kelas, meminta izin keluar kelas dengan alasan berbohong tentunya dan tidak menghargai teman-teman lainya, perilaku teman-teman juga yang sering membohongi guru ketika pada proses belajar mengajar, mungkin teman-teman pada bosan pada saat belajar, maka dari itu minta izin keluar ke toilet, padahal mereka langsung pulang ke rumah.44

Dari berbagai hasil paparan data yang di peroleh peneliti di atas, di dapati berbagai bentuk kenakalan siswa dan berbagai penyebabnya, banyak faktor yang mempengaruhi kenakalan siswa yang diperoleh dari berbagai lantar belakang siswa karna bukan hanya sekolah lah yang bertanggung jawab atau yang membentuk sebuah akhlak siswa yang mereka bawa hingga dewasa nanti, namun kenakalan siswa ini juga diakibatkan dari faktor pergaulan, karna siswa di MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait tidak hanya memperoleh pergaulan dilingkungan sekolah melainkan diluar sekolah dan susdah tentu akhlak mereka ada yang baik ataupun buruk, dari data diatas juga kita dapat memahami kenakalan yang sering ditemui di dalam sekolah ialah kurang rasa hormat siswa kepada guru, kebiasaan berbohong dan kebiasaan menggunakan kata-kata kotor kepada teman-teman mereka, ketika siswa kurang sopan dan kurang menghargai

43Siti Aisyah, Siswi Kelas VIII,Wawancara, Tanggal 6 November 2018

44Marhaeni, Siswi Kelas VIII, Wawancara, Tanggal 6 November 2018

seorang guru maka guru Akidah akhlak sangat berperan penting dalam membimbing/ mengatasi kenakalan siswa tersebut ataupun menjalankan strategi agar siswa-siswi kenakalannya dapat diatasi.

Madrasah sebagai lembaga pendidikan formal turut bertanggung jawab dalam membentuk akhlak siswa. Oleh karna itu, ketika muncul sifat/akhlak yang negative (akhlak mazmumah) di tengah-tengah masyarakat, maka yang menjadi sorotan masyarakat adalah pihak madrasah , terlebih guru yang menjadi tenaga pengajar di sekolah yang menurut masyarakat adalah guru mempunyai tanggung jawab yang penuh terhadap pendidikan dan anak didik mereka dan masyarakat tidak memahami bahwa orang tua juga memiliki peran yang penting dalam mendidik seorang anak/siswa namun masyarakat hanya menilai kecerdasan/akhlak baik buruknya seorang anak itu dia peroleh melalui pendidikan di sekolah tempat menimba ilmu.

Dalam hal ini guru akidah akhlak memiliki berbagai strategi mengatasi kenakalan siswa-siswinya yang berbagai macam kenakalan yang di temui didalam lingkungan masyarakat, diantaranya :

1. Memberikan kebiasaan yang baik pada diri siswa

Memberikan kebiasaan yang baik kepada diri siswa seperti sikap hormat kepada guru. Sesuatu yang dibiasakan kepada peserta didik, maka akan menjadi suatu yang biasa pula dalam kehidupannya terutama kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Pembentukan akhlak melalui pembiasaan yang baik dalam prakteknya di lakukan dengan cara mengucapkan salam apabila bertemu dengan guru, orang

tua dan sesama teman serta saling memaafkan apabila terjadi kesalahan maupun kesalah pahaman diantara mereka di dalam pergaulan di madrasah.45

Kemudian peneliti tidak hanya mewawancarai pihak guru, akan tetapi peneliti juga mewawancarai siswa yang mengatakan bahwa : setiap masuk kelas guru memberikan kebiasaan yang baik kepada kami, seperti : mengucapkan salam ketika guru saat masuk kelas untuk mengajar, untuk menunjukan rasa hormat kepada guru.46 Sejalan dengan itu, peneliti tidak hanya mewawancarai pihak guru dan para siswa, akan tetapi peneliti juga mendapatkan data melalui observasi.

Ternyata melalui hasil observsi guru Akidah Akhlak memiliki strategi yaitu : memberikan kebiasaan kepada siswa seperti : mencium tangan, dan mengucapkan salam setiap masuk kelas.47

Strategi yang di gunakan oleh guru Akidah Akhlak yaitu memberikan kebiasaan dalam hal ini untuk mengatasi kebiasaan buruk seorang guru juga harus mengatasi kenakalan siswa dengan selalu memberikan kebiasaan baik agar sedikit demi sedikit seorang siswa dapat terpengaru dan menjadikan hal tersebut menjadi kebiasaan yang baik dalam kehidupan mereka dan membuang sedikit demi sedikit kebiasaan buruk mereka.

2. Membiasakan membaca doa setiap masuk kelas sebelum memulai proses belajar mengajar, tujuannya agar siswa dan siswi dengan membaca doa pikiran mereka menjadi tenang dan mereka dengan cepat menerima atau menyerap materi pelajaran akan disampaikan oleh guru. Hal ini juga sebagai pembiasaan kepada siswa.48

45Ust Rahmi Qh, Guru Akidah Akhlak, Wawancara, Tanggal 7 November 2018

46Sopian, Siswa Kelas VIII, Wawancara, Tanggal 7 November 2018

47Observasi, Tanggal 7 November 2018, Di MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait

48Ust Rahmi Qh, Guru Akidah Akhlak, Wawancara, Tanggal 7 November 2018

Sejalan dengan itu peneliti juga konfirmasi dengan slah satu siswa yang mengatakan bahwa : sebelum memulai proses belajar mengajar didalam kelas kami membaca doa secara bersama-sama didalam kelas karna dengan membaca doa sebelum proses belajar mengajar mulai pikiran kita menjadi tenang dan mudah menyerap materi mata pelajaran.49 Kemudian peneliti tidak hanya mendapat data dari wawancara, akan tetapi peneliti mendapatkan data dari hasil observasi yaitu : guru akidah akhlak sebelum memulai proses belajar mengajar para siswa di suruh membaca doa setiap masuk kelas.50

Dari data diatas strategi guru akidah yang kedua ialah membiasakan berdoa, dalam islam juga dianjurkan dalam melakukan apapun harus diawali doa agar semua yang kita jalankan akan penuh berkah dan ketenangan, guru Akidah Akhlak menerapkan strategi membiasakan siswa untuk berdoa sebelum memulai proses belajar dan sebelum masuk kelas agar para siswa memperoleh ketenangan sebelum menerima ilmu dari guru yang akan memberikan materi, hal tersebut juga sangat berpengaruh besar dalam akhlak siswa untuk membiasakan memulai dengan berdoa dan tertip sebelum memulai pelajaran.

3. Praktek, artinya siswa diharuskan untuk mampu mempraktekan materi akhlak yang sudah dipelajari, seperti : menghormati guru dan menghargai sesama teman.

Para siswa dan siswi sebelum masuk kelas, mereka bersalam dengan guru.

Pembahasan tentang beberapa materi akhlak yang sudah saya sapaikan selalu saya anjurkan untuk dipraktekan oleh siswa-siswi dlam kehidupan sehai-hari, supaya siswa-siswi biasa dalam berakhlak al-karimah.51

49Sopian, Siswa Kelas VIII, Wawancara, Tanggal 7 November 2018

50Observasi, Tanggal 7 November 2018, Di MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait

51Ust Rahmi Qh, Guru Akidah Akhlak, Wawancara, Tanggal 8 November 2018

Dalam hal ini peneliti tidak hanya mewawancarai pihak guru, akan tetapi mewawancarai salah satu siswi mengatakan bahwa : setelah kami diajarkan atau guru Akidak Akhlak memberikan materi pelajaran kepada kami, kami disuruh untuk mempraktekan materi pelajaran yang sudah disampaikan, salah satunya adalah menghormati guru. Seperti mengucapkan salam.52

Kemudian saat dalam kelas peneliti juga mendengarkan guru Akidak Akhlak pada saat proses belajar mengajar. Setelah menyampaikan mteri pelajaran para siswa disuruh untuk memperaktekan apa yang sudah disampaikannya. Salah satunya adalah : mengucapkan salam dan mencium tangan gurunya. Dan ternyata peneliti juga ada sejumlah siswa yang mempraktekannya, yaitu: memberisalam dan mencium tangan gurunya.53

Dari data diatas juga dijelaskan strategi guru Akidah Akhlak adalah dalam membentuk akhlak siswa menjadi lebih baik, dan guru Akidah Akhlak juga memebrikan berbagai materi tentang prilaku yang baik seorang muslim, namun guru Akidah Akhlak tidak hanya menyarankan atau memberikan materi namun guru Akidah Akhlak juga mengharuskan siswa didiknya mempraktekan materi- materi yang pernah guru Akidah Akhlak sampaikan, seperti menghormati guru/orang yang lebih tua, menghargai sesama teman/pendapat teman, dan sebelum masuk kelas siswa bersalaman kepada guru dan berdoa sebelum memulai proses belajar mengajar.

4. Membangun kerjasama dengan guru lainnya dalam mengatasi kenakalan

Menurut ust Rahmi selaku guru Akhidah Akhlak, Membangun kerja sama yang baik dengan guru lainnya sengat membantu mempermudah strategi-strategi

52Siti Aisyah, Siswi Kelas VIII,Wawancara, Tanggal 8 November 2018

53Observasi, Tanggal 8 November 2018 Di MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait

yang diberikan oleh guru Akidah Akhlak, strategi yang disiapkan untuk membentuk atau mengatasi kenakalan siswa bila dijalankan dengan guru lainnya maka akan menjadi sesuatu yang sangat mudah menjadi kebiasaan dalam kehidupan siswa karna guru lainnya ikut serta dalam menjalankan kebiasaan baik kepada siswa-siswi trutama kebiasaan baik dalam kelas berdoa sebelum belajar, dan guru lainnya juga memberi ketegasan kepada siswa untuk selalu saling menghargai dan guru lainnya juga memberikan contoh yang baik pula untuk anak didiknya.54

Strategi yang dilakukan oleh guru Akidah Akhlak agar berkerja sama menghadapi kenakalan siswa dan semakin memudahkan menghadapi masalah- masalah yang dilakukan oleh siswa, oleh karna itu bukan hanya guru Akidah Akhlak saja yang membentuk sebuah kebiasaan yang baik dan akhlak yang baik bagi peserta didiknya melainkan guru lainnya juga sangat berperan penting dalam menyeimbangkan berjalannya sebuah strategi untuk mengatasi kenakalan siswa tersebut.

Kami selalu bekerja sama dalam membentuk akhlak siswa-siswi di MTs Rahmatullah Al-hasan Nw kekait, dengan mengadakan kerja sama dengan kepala sekolah baik melalui dalam kegiatan proses belajar mengajar maupun diluar kelas atau diluar kegiatan belajar mengajar. Akan tetapi, kerja samanya dengan sebagian guru, tidak semua pihak guru. Oleh sebab itu, salah satu kendalanya.

Hal ini cara kami mengatasi kenakalan siswa-siswi kami yang dilakukan secara

54Ust Rahmi Qh, Guru Akidah Akhlak, Wawancara, Tanggal 10 November 2018

terus menerus sebagai langkah untuk menjadikan siswa-siswi kami berakhlakul- karimah.55

C. Kendala-Kendala Guru Akidah Akhlak Dalam Mengatasi Kenakalan Siswa- Siswi Dan Upaya Mengatasinya

1. Kendala yang dihadapi guru akidah akhlak dalam membentuk akhlak adalah sebagai berikut:

a. Kurang kerja sama yang baik, antara guru Akidak Akhlak dan para guru lainnya. Didalam membentuk akhlak siswa dan siswi di MTs Rahmatullah Al-Hasan NW Kekait, dalam hal ini pnyebabnya adalah para guru, ada yang bersikap acuh tak acuh dalam membentuk akhlak para siswa-siswi.56

Seperti yang dikatakan ibu Nurhayati, pihak guru yang satu dengan yang lainnya bersifat acuh tak acuh. Guru lainnya setelah mereka selesai mengajar atau selesai jam pelajaran mereka kadang langsung pulang sehingga dalam hal ini kurang pengawasan dalam membentuk akhlak siswa- siswi dan membuat siawa-siswi menjadi terbisa tidak terlalu ditegur, sebenarnya seorang guru itu adalah cerminan untuk para anak didiknya maka dari itu kurang perhatian dalam sikap mereka yang mengakibatkan siswa- siswi merasa guru mereka seperti itu lalu mereka bisa juga bersikap seperti itu.57

Pembentukan sebuah akhlak yang baik atau mengatasi kenakalan dari bebagai macam siswa bukan hanya tanggung jawab seorang guru Akidah Akhlak, namun juga guru lainnya harus ikut berperan penting dalam mengatasi kenakalan siswa-siswi tersebut karna bila hanya mengandalkan

55Ust Rahmi Qh, Guru Akidah Akhlak, Wawancara, Tanggal 10 November 2018

56Ust Rahmi Qh, Guru Akidah Akhlak, Wawancara, Tanggal 12 November 2018

57Nurhayati, SE, Guru IPS, Wawancara, Tanggal 12 November 2018

Dokumen terkait