• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV HASIL PENELITIAN

B. Analisa dan Evaluasi

2. Analisa dan Evaluasi Kinerja Program Kemitraan dan Bina

Berdasarka ketentuan yang tercantum dalam Surat Keputusan Mentri BUMN Nomor : KEP-100/MBU/2002 tanggal 04 Juni 2002 adalah dana yang tersedia adalah seluruh dana pembinaan yang tersedia dalam tahun yang bersangkutan yaitu saldo awal, pengembalian pinjaman, setoran dari pembagian laba yang diterima dalam tahun yang bersangkutan. Jumlah dana yang disalurkan adalah seluruh dana yang disalurkan kepada usaha kecil dan koperasi dalam tahun yang bersangkutan terdiri dari hibah dan bantuan pinjaman, termasuk dana penjamin, maka pencapaian kinerja Kemitraan dihitung berdasarkan :

a. Tingkat efektivitas penyaluran dana : 1. Jumlah dana yang tersedia

Saldo awal Rp. 299.451.065,-

Pengembalian Pinjaman Rp. 3.147.582.333,- Setoran bagi laba tahun buku 2005 Rp. 2.779.153.000,- Pendapatan bunga dari pinjaman Program Kemitraan Rp. 328.379.100,-

Pendapatan jasa giro Rp. 13.636.901,- Penerimaan piutang Pegawai Rp. 350.000,- Pendapatan Lain-lain Rp. 3.003.050,-

Jumlah Rp. 6.571.555.449,-

2. Jumlah dana yang disalurkan

Bantuan Pinjaman Rp. 4.972.000.000,-

Hibah Rp. 1.010.912.118,-

Jumlah Rp. 5.982.912.118,-

Rumus = x100%

tersedia yang

dana Jumlah

disalurkan yang

dana Jumlah

= 100% 91,04% 449

. 555 . 571 . 6

118 . 912 . 982 .

5 x

Skor untuk indikator efektivitas penyaluran dana adalah 3 (tiga) poin.

b. Tingkat efektivitas pengembalian pinjaman :

Posisi tungakan kepada usaha kecil dan koperasi per 31 Desember 2006 adalah sebagai berikut ;

Piutang/tagihan lancar Rp. 7.250.940.711,-

Piutang/tagihan kurang lancar Rp. 2.781.346.876,- Piutang/tagihan ragu-ragu Rp. 752.000.843,-

Piutang/tagihan macet Rp. 6.146.939.874,-

Rp. 16.931.228.304,-

Rata-rata tertimbang kolektibilitas pinjaman usaha kecil dan koperasi sebagai berikut :

Piutang/tagihan lancar 7.250.940.711,- x 100% = Rp. 7.250.940.711,- Piutang/tagihan kurang lancar 2.781.346.876,- x 75% = Rp. 2.781.346.876,- Piutang/tagihan ragu-ragu 752.000.843,- x 25% = Rp. 752.000.843,- Piutang/tagihan macet 6.146.939.874,- x 0% = Rp. 6.146.939.874,-

Rp. 16.931.228.304,-

Rumus = x100%

disalurkan yang

Pinjaman Jumlah

pinjaman itas

kolektibil tertimbang

rata Rata

= 100% 56,26%

304 . 228 . 931 . 16

079 . 951 . 524 .

9 x

Skor untuk indicator tingkat kolektibilitas pengembalian pinjaman adalah 2 (dua) poin.

Tata cara penilaian kinerja PUKK dalam usaha membina calon Mitra Binaan yang ada pada Program Kemitraan dan Bina Lingkungan tahun 2006 adalah sebagai berikut :

1. Total bobot untuk penilaian kinerja PUKK adalah 6

2. Indikator penilaian dan masing-masing bobotnya adalah sebagai berikut :

No. Indikator Skor

1 Efektifitas penyaluran 3

2 Tingkat kolektibilitas pengembalian pinjaman 3

Total 6

Metode penilaian masing-masing indikator : 1. Tingkat efektifitas penyaluran dana :

Rumus :

= x100%

diterima yang

dan Jumlah

disalurkan yang

dana Jumlah

= 100% 91.04%

449 , 555 , 571 , 6

118 , 912 , 982 ,

5 x

Penyerapan (%) > 90 85 - 90 80 -85 < 80

Skor 3 2 1 0

Jadi skor untuk indikator tingkat efektifitas penyaluran dana adalah 3 Poin.

2. Tingkat kolektibilitas pengembalian pinjaman : Rumus :

= x100%

disalurkan yang

pinjaman Jumlah

PUKK pinjaman

itas kolektibil tertimbang

rata Rata

= 100% 56.26%

304 , 228 , 931 , 16

079 , 951 , 524 ,

9 x

Tingkat pengembalian (%) > 70 40 - 70 10 - 40 < 10

Skor 3 2 1 0

Skor untuk indikator tingkat kolektibilitas pengembalian pinjaman adalah 2 Poin.

Dengan demikian kinerja program kemitraan dan program bina lingkungan mendapat 5 poin dimana tingkat efektivitas penyaluran dana mencapai 91,04%

atau 3 poin, namun pada tingkat efektivitas pengembalian pinjaman hanya mencapai 56,26% atau 2 poin. Faktor ini disebabkan karena tingginya tingkat piutang bermasalah yang menyebabkan penghapusan piutang bermasalah (Write Off) yang berakibat PKBL tidak maksimal dalam meningkatkan profitabilitasnya.

BAB IV

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

Dari hasil penelitian yang dilakukan penulis, serta uraian-uraian yang menyangkut analisa dan evaluasi kinerja Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) di PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Medan, maka dalam akhir tulisan ini penulis dapat mengambil kesimpulan yang menggambarkan tentang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan pada PT.

Perkebunan Nusantara II (Persero) Medan sebagai berikut :

1. Program Kemitraan adalah sejenis usaha pinjam modal kerja kepada perusahaan perseorangan atau koperasi dengan syarat-syarat tertentu.

Mitra PKBL mengajukan Permohonan Pinjaman ke bagian Kemitraan Bina Lingkungan (KBL). Kemudian KBL melakukan evaluasi awal terhadap calon mitra usaha lalu merekomendasikan usulan permohonan pinjaman ke Derksi PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) Medan

2. PKBL dalam melakukan kegiatan operasionalnya berdasarkan pada Surat keputusan Mentri BUMN Nomor Kep-236/MBU/2003 tentang pedoman kerja Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan

3. PKBL dalam menilai kinerjanya berdasarkan pada Surat Keputusan Mentri BUMN Nomor Kep-100/MBU/2002 tentang penilaian tingkat efektivitas penyaluran dana dan tingkat efektivitas pengembalian pinjaman

4. Anggaran PKBL pada bentuk usaha perorangan, peusahaan dan koperasi kurang terealisasi dengan baik, hal ini dikarenakan besarnya realisasi pada bentuk usaha perorangan namun sangat kecil realisasinya pada perusahaan dan koperasi.

B. Saran

Setelah penulis mengambil kesimpulan, maka saran-saran yang dapat penulis berikan melalui penelitian ini adalah sebagai berikut :

1. Penilaian kinerja Program Kemitraan dan Bina Lingkungan di PT.

Perkebunan Nusantara III (Persero) Medan perlu mengadakan perbandingan dengan perusahaan sejenis.

2. Dengan adanya Write Offf atau penghapusan piutang khususnya piutang bermasalah PKBL belum mendapat profitabilitas yang optimal, maka PKBL hendaknya melakukan analisa dalam pengelolaan PKBL dengan menyeleksi unit-unit usaha berkompetensi yang ada di dalam wilayah binaan PT. Perkebunan Nusantara III (Persero)

3. Untuk periode yang akan datang PKBL harus bertekat untuk meniadakan Write Off dalam bentuk apapun agar kinerjanya lebih baik lagi

4. Dalam merealisasikan anggaran, PKBL harus menyesuaikan anggaran dengan realisasinya agar tidak terlalu besar melebihi anggaran dan terlalu kecil dari anggaran.

DAFTAR PUSTAKA

Hansen Don R, Maryanne M. Mowen, 2000 Akuntansi Manajemen, Edisi Kedua, terjemahan : A. Hermawan, Penerbit Erlangga, Jakarta

Harahap Sofyan Syafr, 1998 Analisa Kritis Atas Laporan Keuangan, Edisi Pertama, Penerbit PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta

Marthin Jhon D, 1999 Dasar-dasar Manajemen Keuangan, Edisi Kelima, Terjemahan : Haris Munandar, Penerbit PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta

Mulyadi, 2001 Balance Scorecard : Alat Manajemen Komputer UntukPelipatganda Kineja Perusahaan, Edisi Kedua, Penerbit Salemba Empat, Jakarta

Munawir S, 2002 Akuntansi Keuangan Dan Manajemen, Edisi Pertama, Penerbit BPFE Yogyakarta

Ps Djarwanto, 2001 Pokok-pokok Analisa Laporan Keuangan, Edisi Kedelapan, Penerbit BPFE Yogyakarta

Ryanto Bambang, 2001 Dasar-dasar Pembelanjaan Perusahaan, Edisi Keempat, Penerbit BPFE Yogyakarta

Sutarto, 2002 Dasar-dasar Organisasi, Penerbit Universitas Gajah Mada

Tampubolon Manahan P, 2004 Manajemen Operasional, Penerbit Ghalia, Jakarta Umar Husein, 2002 Evaluasi Kinerja Perusahaan, Penerbi PT. Gramedia Pustaka

Utama, Jakarta

Van Horne James C, Jhon M. Wachowicz, Jr, 1998 Prinsip-prinsip Manajemen Keuangan, Edisi Kesembilan, Terjemahan : Heru Sutojo, Penerbit Salemba Empat Jakarta

Ikatan Akuntan Indonesia, 2002 Standa Akuntansi Keuangan, Penerbit Salemba Empat Jakarta

, Surat Keputusan Mentri BUMN Nomor : KEP-100/mbu/2002, Penilaian Kesehatan BUMN

oleh unit organisasi yang lebih tinggi. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada lampiran.

Job Decription PKBL di PT. Perkebunan Nusantara, tugas dan tanggung jawab departemen adalah sebagai berikut :

Kepala Bagian berwewenang untuk :

1. Menetapkan Calon Mitra Binaan (CMB) yang akan dianalisa kelapangan sesuai hasil seleksi administrasi atas proposal para pemohon

2. Memberikan pertimbangan atas usaha yang layak dibina dan yang tidak layak dibina

3. Mengusulkan persetujuan sementara atas usaha yang layak dibina dan selanjutnya diajukan ke dereksi untuk mendapatkan persetujuan ditinitif

4. Mengusulkan persetujuan atasbentuk dan penerbitan surat perjanjian/perikatan dengan CMB

5. Membuat ketentuan tambahan untuk memutuskan ketentuan yang telah ada, sehubungan dengan pembuatan perikatan dengan MitraBinaan

6. Menetapkan jadwal kunjungan ke Mitra Binaan dalam rangka monitoring dan pembinaan serta penagihan cicilan terhadap Mitra Binaan

7. Memberikan teguran kepada Mitra Binaan yang tidak memenuhi ketentuan yang diatur dalam surat perjanjian pinjaman

8. Mengusulkan Mutasi Karyawan sesuai kebutuhan antar urusan di bagian KBL

serta kebutuhan lainnya di bagian KBL

11. Memberikan tugas-tugas kepada kepala Urusan/Staf Urusan dibagian Kbl 12. Membuat kebijaksanaan untuk kelancaran pelaksanaan tugas maupun untuk

keperluan lainnya sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan yang berlaku

Tugas Kepala Bagian

1. Menyusun Standart Operating Prosedur (SOP) untuk Pelaksanaan Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan yang dituangkan didalam Surat Keputusan Direksi

2. Menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan

3. Menyusun Strategic Planing (SP) dan Rencana Jangka Panjang (RJP) di bagian Kemitraan dan Bina Lingkungan

4. Melakukan identifikasi, seleksi dan analisa atas kelayakan usaha dan menetapkan CMB secara langsung

5. Menyiapkan dan menyalurkan dana Program Kemitraan kepada Mitra Binaan dan dana Program Bina Lingkungan kepada masyarakat

6. Melakukan pemantauan, monitoring dan pembinaan terhadap Mitra Binaan 7. Mengadministrasikan kegiatan pembinaan

8. Membuat pembukuan atas Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan

10. Menyampaikan laporan dan mengadakan koordinasi atas pelaksanaan PKBL kepada coordinator BUMN Pembina

11. Menjalin dan membina hubungan baik dengan instansi terkait

12. Monitoringdan melaksanakan penagihan angsuran pinjaman dari Mitra Binaan

13. Melaksanakan monitoring dan evaluasi kinerja bidang Kemitraan dan Bina Lingkungan

14. Melaksanakan pembinaan untuk meningkatkan kemampuam Manegerial Pengusaha Kecil dan Koperasi yang berada di sekitar/lingkungan serta wilayah kerja PT. Perkebunan Nusantara III (Persero)

15. Melaksanakan pengkajian atas CMB untuk melihat tingkat keberhasilan yang mungkin dicapai apabila dikembangkan

16. Merumuskan atau menyempurnakan Proposal yang diajukan oleh CMB menjadi sebuah rencana kerja yang disepakati Perusahaan dan Mitra Binaan yang Bersangkutan

17. Memantau perkembangan Mitra Binaan yang dibina dan mengambil tindak lanjut yang diperlukan

18. Membina dan mengatur SDM bagian KBL dalam rangka tercapainya susunan Program Kerja bagian KBL secara efektif dan efisien.

III (Persero) dan kerja sama dengan Forum Koordinasi KBL Tingkat I, II, Koordinator BUMN Pembinaan UKK serta Instansi dan Lembaga terkait 21. Melaksanakan Sistem Manajemen ISO 9000, ISO 14000 dan SMK3 22. Melaksanakan Sistem Penilaian Kinerja (SPK)

23. Melaksanakan Sistem Pengendalian Komputerisasi yang beritegrasi berbasis Data Base Kontiniu dan UP TO DATE

Tanggung Jawab Kepala Bagian

Didalam melaksanakan tugas-tugasnya Kepala Bagian KBL bertanggung jawab kepada Direktur Keuangan PT. Perkebunan Nusantara III (Persero)

Kepala Urusan Perencanaan dan Pembinaan berwewenang untuk :

1. Mengusulkan kepada Kepala Bagian KBL terhadap CMB yang mendapat Prioritas untuk dilakukan analisa lapangan sesuai hasil usulan kebun Penganalisa atau terhadap CMB yang menjadi wilayah Binaan bagian KBL secara langsung

2. Mengusulkan usaha CMB yang layak dibina kepada Kepala Bagian KBL sesuai kesimpulan hasil analisa di lapangan oleh Petugas Kebun Penganalisa maupun oleh petugas dari bagian KBL

4. Mengusulkan kepada Kepala Bagian untuk melakukan peninjauan kelapangan (evaluasi) terhadap objek Bina Lingkungan atas proposal yang diajukan oleh Masyarakat kepada PT. Perkebunan Nusantara III (Persero) melalui Kebun/Unit/Distrik Manajer terdekat ataupun yang lansung ke bagian KBL 5. Melakukan evaluasi terhadap Program Kemitraan maupun Bina Lingkungan

untuk mengetahui perkembangan program yang sudah berjalan

6. Mengusulkan kepada Kepala Bagian untuk memberikan teguran atau Surat Peringatan kepada Mitra Binaan yang tidak mematuhi ketentuan yang diatur dalam Surat Perjanjian

7. Mengusulkan kepada Kepala Bagian segala sesuatu yang dipandang perlu demi kemajuan Usaha Kecil dan Koperasi yang menjadi Mitra Binaan PT.

Perkebunan Nusantara III (Persero)

8. Memberikan tugas-tugas kepada Staf Urusan Perencanaan dan Pembinaan 9. Memberikan penilaian atas prestasi kerja serta mengusulkan kenaikan

golongan atau kenaikan berkala bagi Staf Urusan Perencanaan dan Urusan Pembinaan Kepala Bagian.

Tugas Kepala Urusan Perencanaan dan Pembinaan

1. Menerima dan menindaklanjuti Proposal Kemitraan dan Bina Lingkungan setela didisposisi oleh Kepala Bagian dan meneruskannya ke masing-masing Staf Urusan

daftar usulan untuk menjadi Mitra Binaan

4. Merencanakan, mempersiapkan dan mengkoordinir segala sesuatu yang berhubungan dengan pelaksanaan penerbitan Surat Perjanjian/perikatan dengan CMB yang telah mendapat persetujuan dari Kepala Bagian dan Direksi untuk menjadi Mitra Binaan

5. Mengkoordinir pengadministrasian dokumen-dokumen Mitra Binaan yang terdiri dari :

a. Proposal

b. Hasil analisa administrasi dan analisa lapangan c. Jaminan tambahan

d. Berita acara dan lain-lain

6. Menyiapkan dan mengirimkan Surat teguran kepada Mitra Binaan yang telah melanggar ketentuan yang telah diatur dalam Surat Perjanjian

7. Melaksanakan analisa pasar terhadap peluang usaha dari para Mitra Binaan dan melakukan upaya demi terciptanya hubungan kemitraan usaha yang saling menguntungkan antara Mitra Binaan dengan :

a. Mitra Binaan

b. Pengusaha Menengah

c. Pengusaha besar (termasuk PT. Perkebunan Nusantara III (Persero))

pelaksanaan pelatihan, pemagangan, pameran dan promosi atau yang sejenisnya yang bersumber dari dana hibah yang telah dianggarkan

10. Mengevaluasi perkembangan kegiatan usaha Mitra Binaan langsung kelapangan

11. Mempersiapkan dan melaksanakan pembuatan Rencana Anggaran Biaya dan Rencana Kerja, laporan bulanan/triwulan/semester/tahunan dari urusan analisa dan pembinaan untuk dilaporkan kepada Kepala Bagian

12. Melaksanakan koordinasi antara sesame urusan di bagian KBL dan kerja sama dengan forum koordinasi PKBL Tingkat I, II coordinator BUMN Pembina UKK serta Instansi dan lembaga yang terkait

13. Melaksanakan tugas-tugas lainnya sesuai dengan instruksi dan petunjuk Kepala Bagian KBL.

Tanggung Jawab Kepala Urusan Perencanaan dan Pembinaan

Dalam melaksanakan tugas-tugasnya Kepala Urusan Perencanaan dan Pembinaan bertanggung jawab kepada Kepala Bagian Kemitraan dan Bina Lingkungan.

Administrasi Keuangangan dan Umum

3. Menilai dan mengevaluasi pelaksanaan tugas-tugas Asisten Urusan dan Karyawan dilingkup Urusan Administrasi Keuangan dan Umum

Tugas Kepala Urusan Administrasi/Umum

1. Mempersiapkan dan melaksanakan serta mengkoordinir pembuatan Rencana Kerja dan Anggaran

2. meneliti surat-surat masuk baik interen maupun eksteren serta proposal Kemitraan baik Distrik/Kebun/ Unit maupun dari UKM

3. Mempersiapkan laporan bulanan, triwulan, semester dan tahunan dari semua urusan yang ada di bagian KBL

4. Mengadministrasikan secara lengkap administrasi bidang personalia semua personil bagian KBL

5. Mengurus dan membuat hari-hari berhalangan Personil bagian KBL

6. Melaksanakan penyaluran dan Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan membuat Bilyet Giro dan lain-lain yang berhubungan dengan urusan administrasi keuangan/umum

7. Membuat surat teguran kepada Mitra Binaan berdasarkan data yang dikelola dari urusan Perencanaan dan Pembinaan

9. Membuat permintaan kebutuhan ATK dan menginventarisir kebutuhan bagian KBL, serta membuat Surat Dinas atau Surat Perjalanan Dinas Personil KBL yang akan melakukan Dinas Luar

10. Menyimpan dan mengarsipkan surat-surat atau dokumen bagian KBL

11. Mengamankan Brankas serta bertanggung jawab atas isinya baik itu uang atau surat-surat berharga

12. Menilai Kinerja Karyawan urusan administrasi keuangan/umum

13. Melakukan koordinasi antar sesame urusan untuk terciptanya hubungan harmonis antar sesame urusan

14. Melaksanakan tugas-tugas lain yang diinstruksikan Kepala Bagian.

Tanggung Jawab Kepala Urusan Administrasi Keuangan/Umum

Dalam melaksanakan tugas-tugasnya Kepala Urusan Administrasi Keuangan dan Umum bertanggung jawab kepada Kepala Bagian Kemitraan danBina Lingkungan.

Staf Urusan Perencanaan bertugas untuk :

1. Mengusulkan CMB yang mendapat prioritas kepada Kepala Urusan untuk dilakukan analisa/evaluasi lapangan sesuai hasil analisa Kebun Penganalisa dan menganalisa langsung CMB yang menjadi binaan langsung bagian KBL

penegasan dari Kepala Urusan

4. Memberikan penilaian atas prestasi kerja Karyawan Pelaksana di urusan Perencanaan

5. Memberi tugas/pekerjaan kepada Karyawan Pelaksana erencanaan

6. Memberi tugas-tugas urusan analisa kepada Karyawan Pelaksana urusan perencanaan.

Tugas Staf Urusan Perencanaan

1. Menerima dan menindaklanjuti proposal Kemitraan setelah di Chek List oleh Kepala Urusan Administrasi Keuangan dan disposisi Kepala Bagian serta Kepala Urusan Perencanaan dan Pembinaan, melaksanakan regristrasi dan melaksanakan seleksi administrasi

2. Membantu Kepala Urusan melakukan analisa kelayakan usaha dilapangan terhadap UKK yang akan dicalonkan menjadi Mitra Binaan

3. Membantu Kepala Urusan menyusun hasil kelayakan dilapangan dan menyiapkan daftar usulan para CMB untuk menjadi Mitra Binaan

4. Membantu Kepala Urusan mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan pelaksanaan penerbitan Surat Perjanjian/ Perikatan dengan CMB untuk Wilayah yang tidak termasuk wilayah binaan kebun/unit dan memeriksa Surat Perjanjian/Perikatan yang dibuat Oleh Kebun/unit

c. Surat-surat masuk ataupun keluar dan lain-lain

6. Mengevaluasi dan meneliti hasil pekerjaan Karyawan Pelaksana urusan Perencanaan

7. Melaksanakan tugas-tugas lainnya sesuai instruksi dan petunjuk yang diberikan Kepala Urusan atau Kepala Bagian

8. Membantu Kepala Urusan membuat Rencana Kerja dan Anggaran Biaya serta membuat laporan bulanan/triwulan/semester maupun tahunan dari urusan analisa.

Tanggung Jawab Staf Urusan Perencanaan

Dalam melaksanakan tugas-tugasnya Staf Urusan Perencanaan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Urusan Perencanaan dan Pembinaan.

Staf Urusan Pembinaan berwewenang untuk :

1. Mengusulkan kepada Kepala Urusan Objek Bina Lingkungan yang layak diberikan kepada pemohon

2. Menganalisa/mengevaluasi proposal permohonan Dana Bina Lingkungan yang masuk dari Distrik/Kebun/Unit setelah didisposisi Kepala Bagian dan Kepala Urusan

3. Bekerjasama dan berkoordinasi dengan urusan Perencanaan untuk melancarkan tugas Kepala Urusan Perencanaan dan Pembinaan

dan Urusan Pembinaan

6. Memberikan penilaian atas prestasi kinerja Karyawan Pelaksana Urusan Perencanaan dan Pembinaan kepada Kepala Urusan.

Tugas Staf Urusan Pembinaan

1. Menerima dan menindaklanjuti proposal/permohonan Dana Bina Lingkungan setelah didisposisi oleh Kepala Bagian dan Kepala Urusan

2. Membantu Kepala Urusan melakukan analisa kelayakan terhadap Objek Bina Lingkungan yang diajukan oleh Distrik Manajer/Kebun/Unit atau Masyarakat 3. Membantu Kepala Urusan Menyusun hasil analisa kelayakan serta membuat

daftar usulan untuk mendapat usulan Kepala Bagian

4. Membantu Kepala Urusan merencanakan, mempersiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan pelaksanaan penyerahan Dana Bina Lingkungan yang telah mendapat persetujuan dari Kepala Bagian dan Dereksi

5. Mengadministrasikan dan mengarsipkan segala dokumen yang berkaitan dengan penyaluran Dana Bina Lingkungan

6. Membantu Kepala Urusan melakukan pemantauan, monitoring dan pembinaan terhadap perkembangan kemajuan usaha Mitra Binaan

7. Membantu Kepala Urusan mempersiapkan dan membuat Rencana Kerja dan Anggaran Biaya serta membuat laporan bulanan/triwulan/semester maupun tahunan dari Urusan Pembinaan

9. Membuat penilaian atas prestasi kerja Karyawan Pelaksana Urusan Pembinaan

10. Melaksanakan tugas/pekerjaan yang diinstruksikan oleh Kepala Urusan atau Kepala Bagian.

Tanggung Jawab Staf Urusan Pembinaan

Dalam melaksanakan tugas-tugasnya Asisten Urusan Pembinaan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Urusan Perencanaan dan Pembinaan.

Staf Urusan Administrasi Keuangan/Umum berwewenang untuk :

1. Menjalankan program kerja dalam lingkup urusan administrasi keuangan/umum

2. Memberikan penilaian dan pembinaan Karyawan dalam lingkup urusan administrasi keuangan/umum serta merekapitulasi penilaian bagian KBL untuk diteruskan ke bagian SDM

3. Menilai dan mengevaluasi tugas-tugas bawahannya.

Tugas Staf Urusan Administrasi Keuangan/Umum

1. Membantu Kepala Urusan mempersiapkan dan melaksanakan Rencana Kerja da Anggaran (RKA)

3. Mengadministrasikan surat-surat keluar dari bagian KBL

4. Membantu Kaur mempersiapkan laporan bulanan, triwulan, semester dan tahunan dari semua urusan baik untuk Direksi maupun urusan yang terkait dengan bagian KBL

5. Mengadministrasikan secara lengkap administrasi bidang personalia semua personil bagian KBL

6. Mengerjakan laporan hari-hari berhalangan Karyawan bagian KBL

7. Membantu Kepala Urusan membuat Bilyet Giro/’Cek dan tugas-tugas yang berkaitan dengan Bank

8. Menerima angsuran pinjaman Mitra Binaan serta menyetorkannya ke Bank atas perintah Kepala Urusan

9. Membuat permintaan kebutuhan ATK atau keperluan lainnya yang menyangkut kelancaran tugas di bagian KBL

10. Mengawasi alat-alat/barang inventaris bagian KBL

11. Membantu Kepala Urusan untuk membuat Surat teguran kepada Mitra Binaan 12. Mengarsipkan dan mendokumentasikan seluruh surat-surat berharga antara

lain Surat Perjanjian, Dokumen Kas/Bank dan surat-surat berharga lainnya sekaligus pertanggungjawabannya Kepada Kepala Urusan

13. Melaksanakan penilaian prestasi Karyawan Pelaksana dibawah urusan administrasi keuangan/umum

Keuangan/Umum.

Tanggung Jawab Staf Urusan Administrasi Keuangan/Umum

Dalam melaksanakan tugas-tugasnya Staf Urusan Administrasi Keuangan/Umum bertanggung jawab kepada Kepala Urusan Administrasi Keuangan/Umum.

Krani-I Urusan Perencanaan dan Pembinaan bertugas untuk : 1. Membawahi Krani Urusan Perencanaan dan Pembinaan

2. Membantu Staf Urusan Perencanaan dan Pembinaan dalam melaksanakan tugas-tugasnya

3. Mendelegasikan tugas/pekerjaan yang diberikan Staf Urusan Masing-masing kepada Kepala Krani Perencanaan dan Krani Pembina

4. Membantu Staf Urusan membuat laporan Hasil Evaluasi Perencanaan dan Evaluasi Pembinaan

5. Mencatat dan menginventarisir Proposal Program Kemitraan dan Bina Lingkungan

6. Membantu Staf Urusan membuat Laporan hasil kunjungan ke Distrik/Kebun/Unit ataupun ke Mitra Binaan dalam rangka pembinaan

7. Melaksanakan tugas-tugas yang diinstruksikan atasan

Krani-I Urusan Administrasi Keuangan bertugas untuk : 1. Membantu Staf urusan menyusun RKA

2. Membantu Staf Urusan menyusun Laporan bulanan,triwulan, semester dan tahunan

3. Menerima angsuran Mitra Binaan dan membukukan ke dalam Buku Kas/Bank 4. Membawahi Krani Urusan Administrasi Keuangan dan Umum

5. Membantu Staf Urusan Administrasi Keuangan dan Umum dalam melaksanakan tugas-tugasnya

6. Mendelegasikan tugas/pekerjaan yang diberikan Staf Urusan kepada Krani I Administrasi Keuangan dan Krani I Administrasi Umum

7. Bekkerjasama dengan Krani I Administrasi Keuangan dan Krani I Administrasi Umum membuat laporan hasil evaluasi monitoring

8. Mencatat dan menginventarisir seluruh inventaris bagian Kemitraan dan Bina Lingkungan

9. Membuat laporan hasil kunjunan ke Distrik/Kebun/Unit ataupun ke Mitra Binaan dalam rangka monitoring

10. Melaksanakan tugas-tugas yang diinstruksikan atasan

11. Koordinasi antar sesame Karyawan Pelaksana demi terciptanya hubungan yang harmonis untuk mencapai Kinerja yang baik

CMB Distrik/Kebun/Unit

3. Membantu Staf Urusan Perencanaan dalam rangka pengembalian Proposal CMB yang tidak layak ataupun yang tidak dapat dibantu karena keterbatasan dana

4. Mengerjakan tugas-tugas yang diinstruksikan atasan

5. Koordinasi antar sesame Karyawan Pelaksana demi terciptanya hubungan yang harmonis untuk mencapai Kinerja yang baik

Krani Evaluasi Pembinaan bertugas untuk :

1. Membantu Staf Urusan Pembinaan mengevaluasi permohonan dana Bina Lingkungan dari Distrik/Kebun/Unit ataupun dari masyarakat

2. Membantu Staf Urusan Pembinaan dalam rangka mengevaluasi hasil penyaluran dana Bina Lingkungan ke Distrik/Kebun/Unit ataupun masyarakat 3. Membantu Staf Urusan Pembinaan dalam rangka membuat surat penolakan

atas pernintaan Dana Program Bina Lingkungan dari Distrik/Kebun/Unit ataupun masyarakat

4. Menerjakan tugas-tugas yang diinstruksikan atasan

5. Koordinasi antar sesame Karyawan Pelaksana demi terciptanya hubungan yang harmonis untuk mencapai Kinerja yang baik

Dokumen terkait