• Tidak ada hasil yang ditemukan

SUBJEK DAN KERANGKA PELAKSANAAN STUDI KASUS

Dalam dokumen HALAMAN PENGESAHAN (Halaman 138-144)

A. Rancangan Penelitian

Rancangan penelitian adalah rencana tentang cara mengumpulkan dan menganalisis data agar dapat dilaksanakan secara ekonomis serta serasi dengan tujuan penelitian itu (Nasution, 2007). Rancangan dalam penelitian ini adalah studi kasus atau case study secara menyeluruh berisi hasil wawancara yang mengunakan pertanyaan - pertanyaan terbuka dengan menanyakan kelengkapan identitas, riwayat perkawinan, riwayat penyakit, riwayat kehamilan, riwayat persalinan, riwayat KB, data yang didapat dalam wawancara digunakan untuk pengkajian awal terhadap Ny. A dan observasi yang dilakukan dengan melakukan pemeriksaan fisik kebidanan secara menyeluruh pada kunjungan selama masa kehamilan trimester III serta pemeriksaan yang berkesinambungan pada proses persalinan, nifas, neonatus dan KB pada subjek yang dipilih saat memberikan asuhan berkesinambungan (continuity of care).

B. Lokasi dan Waktu

Laporan Proposal Tugas Akhir ini dilaksanakan di rumah klien Ny.A di Jl.S. Hatta KM 6 Perum Bangun Reksa Blok BB no 62 Balikpapan Utara dari Maret–Juni 2016

C. Subjek Penelitian

Subjek penelitian adalah individu, benda, atau organisme yang dijadikan sumber informasi yang dibutuhkan dalam pengumpulan data penelitian.yaitu orang yang memberi respon atas suatu perlakuan yang diberikan kepadanya.(Amirin,2009).Dalam hal ini, subyek penelitian adalah Ny. A usia 26 tahun dengan usia kehamilan 36 minggu mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir dan neonatus serta pelayanan kontrasepsi.

D. Instrumen Penelitian

Instrument penelitian adalah semua alat yang digunakan untuk mengumpulkan, memeriksa, menyelidiki suatu masalah atau mengumpulkan, mengolah, menganalisa dan menyajikan data-data secara sistematis secara objektif dengan tujuan memecahkan suatu persoalan. Jadi semua alat yang visa mendukung suatu penelitian bisa disebut instrument penelitian. (Arikunto,2010)

Dalam penelitian ini penulis menggunakan beberapa instrument penelitian antara lain dengan wawancara mendalam kepada klien sebagai data subyek dalam melakukan pengkajian awal. Setelah itu melakukan observasi untuk mendapatkan data obyek dalam penelitian tersebut adapun alat yang digunakan dalam penelitian berupa ceklist, leafleat, dan alat pemeriksaan ANC ( timbangan bb, tensimeter, stetoskop, lila, jangka panggul, metlin, funduskop,doppler, refleks hamer, penlight, termometer, alat pemeriksaan hb dan alat pemeriksaan urine) sebagai alat dalam melakukan pengkajian awal.

E. Pengumpulan dan Analisis Data 1. Pengumpulan Data

Pengumpulan data dilakukan selama proses pemberian asuhan kebidanan komprehensif (continuity of care) berlangsung. Adapun teknik pengambilan datanya adalah :

A. Data Primer a. Observasi

Menurut Kriyantono (2008) mengatakan bahwa “Metode Observasi”

merupakan kegiatan mengamati secara langsung tanpa mediator sesuatu objek untuk melihat dengan dekat kegiatan yang dilakukan objek tertentu”.

Peneliti melakukan pengamatan secara langsung terhadap kondisi klien yang dikelola atau mengamati perilaku dan kebiasaan klien yang berhubungan dengan asuhan yang akan diberikan.

b. Wawancara

Menurut Berger dalam Kriyantono (2008) mengatakan bahwa wawancara adalah percakapan antara periset seseorang yang berharap mendapatkan informasi, dan informan seseorang yang diasumsikan mempunyai informasi penting tentang sesuatu objek.

Peneliti mengumpulkan data dengan cara melakukan wawancara langsung dengan klien dan keluarga.

c. Pemeriksaan fisik

Peneliti melakukan pemeriksaan meliputi inspeksi, palpasi, perkusi dan auskultasi yang dilakukan untuk memperoleh data sesuai dengan kasus yang dikelola.

B. Data Sekunder a. Studi Dokumentasi

Peneliti menggunakan dokumentasi yang berhubungan dengan judul LTA ini seperti : catatan medis klien yang berupa buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), literatur dan lain sebagainya.

2. Analisis Data

Menurut Sugiyono (2004) Analisis deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisa data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi.

Analisis data yang digunakan pada penelitian ini mengubah data hasil penelitian menjadi suatu informasi yang dapat digunakan untuk mengambil kesimpulan adalah menggunakan manajemen kebidanan menurut Varney yang didokumentasikan dalam bentuk SOAP.

F. Etika Penelitian

Etika penelitian bertujuan untuk melindungi hak-hak responden untulk menjamin kerahasiaan identitas responden dan kemungkinan terjadinya ancaman terhadap responden. Sebelum penelitian dilakukan,responden akan dijelaskan tujuan dan manfaat penelitian serta jaminan kerahasiaan responden.

Menurut Hidayat (2008) dalam penelitian ini, peneliti akan memperhatikan etika dalam penelitian yang dilakukan dengan langkah-langkah :

1. Informed Consent (Lembar Persetujuan)

Informed consent merupakan bentuk persetujuan antara peneliti dengan responden penelitian dengan memberikan lembar persetujuan.

Tujuannya adalah supaya subjek mengerti maksud dan tujuan penelitian. Jika subjek bersedia,maka responden harus menandatangani lembar persetujuan, jika responden tidak bersedia, maka peneliti harus menghormati hak responden.

Peneliti menjelaskan proses asuhan yang akan diberikan dan memberikan lembar persetujuan kepada klien sebagai bukti kesediaan klien untuk diberikan asuhan pada penelitian ini.

2. Anonimity (Tanpa Nama)

Untuk menjaga kerahasiaan identitas responden, lembar pengumpulan data tidak mencantumkan nama responden, lembar pengumpulan data cukup diisi dengan inisial klien.

Peneliti dalam pendokumentasian hasil asuhan kebidanan hanya menuliskan inisial dari huruf depan nama klien maupun keluarga.

3. Confidentiality (Kerahasiaan)

Kerahasiaan menjelaskan masalah ataupun data klien yang harus dirahasiakan. Semua informasi yang diberikan klien akan dijamin kerahasiannya oleh peneliti.

Peneliti memberikan jaminan kerahasiaan hasil penelitian, baik informasi maupun masalah – masalah lainnya yang berhubungan dengan responden. Hanya kelompok data tertentu yang akan dilaporkan pada hasil riset.

G. Kerangka Penelitian

Kerangka konsep penelitian pada dasarnya adalah kerangka hubungan antara konsep-konsep yang ingin diamati atau diukur melalui

penelitian yang akan dilakukan (Notoatmodjo, 2005). Kerangka kerja dalam penelitian ini diuraikan dalam bentuk skema di bawah :

Gambar Kerangka Kerja Penelitian

v

Studi Pendahuluan / Studi Literature

Subyek Penelitian Ny. R (Kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, nifas, neonatus dan pelayanan kontrasepsi)

Persetujuan Klien (Informed Consent)

Studi Kasus Asuhan Kebidanan Komprehensif

Asuhan Kehamilan

(ANC)

Asuhan Persalinan

(INC)

Asuhan Bayi Baru Lahir (BBL)

Asuhan Nifas (PNC)

Asuhan Neonatus

Rencana Pelayanan Kontrasepsi

Pengumpulan Data:

1. Observasi 2. Wawancara 3. Pemeriksaan Fisik

Dokumentasi SOAP 1. Analisis

kesenjangan antara teori dan praktik

2. Alternatif pemecahan

Proses Pemberian Asuhan Kebidanan

BAB IV

Dalam dokumen HALAMAN PENGESAHAN (Halaman 138-144)

Dokumen terkait