• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tahap assembly pada produk Education Train Sensory dapat dilihat pada Tabel 1.6.

Tabel 1.6 Tahap assembly Education Train Sensory

No Proses Nama

Assembly

Bahan baku

pendukung Mesin/Alat Waktu (menit)

1

Merakit Cassis A dengan bumper kemudian menjadi subassembly 1

Subassembly 1 lem Meja

perakitan 0,8

2

Merakit subassembly 1 dengan as roda (proses dilakukan sebanyak 2 kali) menjadi subassembly 2

Subassembly 2 - Meja

perakitan 0,3

3

Merakit subassembly 2 dengan roda (proses dilakukan sebanyak 4 kali) menjadi subassembly 3

Subassembly 3 - Meja

perakitan 0,25

4

Merakit subassembly 3 dengan kepala gerbong menjadi subassembly 4

Subassembly 4 lem Meja

perakitan 1 5

Merakit subassembly 4 dengan penyangga horizontal menjadi subassembly 5

Subassembly 5 - Meja

perakitan 0,15

6

Merakit subassembly 5 dengan lingkaran depan (proses dilakukan sebanyak 3 kali) menjadi subassembly 6

Subassembly 6 - Meja

perakitan 0,3

Laporan Praktikum Perancangan Tata Letak Fasilitas 2023 I-38

Tabel 1.6 Tahap assembly Education Train Sensory (Lanjutan)

No Proses Nama Assembly

Bahan baku pendukung

Mesin/Alat Waktu (menit)

7

Merakit Chassis B dengan As roda (proses dilakukan sebanyak 2 kali) menjadi subassembly 7

Subassembly 7 - Meja

perakitan 0,3

8

Merakit subassembly 7 dengan roda (proses dilakukan sebanyak 4 kali) menjadi subassembly 8

Subassembly 8 - Meja

perakitan 0,25

9

Merakit subassembly 8 dengan penyangga vertikal (proses dilakukan sebanyak 3 kali) menjadi subassembly 9

Subassembly 9 - Meja

perakitan 0,4

10

Merakit subassembly 9 dengan Keping lingkaran (proses dilakukan sebanyak 3 kali) menjadi subassembly 10

Subassembly 10 - Meja

perakitan 0,2

11

Merakit subassembly 10 dengan Keping persegi panjang (proses dilakukan sebanyak 3 kali) menjadi subassembly 11

Subassembly 11 - Meja

perakitan 0,2

12

Merakit Chassis C dengan As roda (proses dilakukan sebanyak 2 kali) menjadi subassembly 12

Subassembly 12 - Meja

perakitan 0,3

13

Merakit subassembly 12 dengan roda (proses dilakukan sebanyak 4 kali) menjadi subassembly 13

Subassembly 13 - Meja

perakitan 0,25

14

Merakit subassembly 13 dengan Penyangga vertikal menjadi (proses dilakukan sebanyak 7 kali) subassembly 14

Subassembly 14 - Meja

perakitan 0,5

15

Merakit subassembly 14 dengan Keping segitiga menjadi (proses dilakukan sebanyak 3 kali) subassembly 15

Subassembly 15 - Meja

perakitan 0,2

Laporan Praktikum Perancangan Tata Letak Fasilitas 2023 I-39

Tabel 1.6 Tahap assembly Education Train Sensory (Lanjutan)

No Proses Nama Assembly

Bahan baku pendukung

Mesin/Alat Waktu (menit)

16

Merakit subassembly 15 dengan Keping persegi menjadi (proses dilakukan sebanyak 3 kali) subassembly 16

Subassembly 16 - Meja

perakitan 0,2

17

Merakit subassembly 6 dan subassembly 11 dengan

Pengunci menjadi

subassembly 17

Subassembly 17 - Meja

perakitan 1

18

Merakit subassembly 16 dan subassembly 17 dengan

Pengunci menjadi

Subassembly 18

Assembly - Meja

perakitan 1

19 Melakukan inspeksi Assembly Meja

inspeksi 2

3. Tahap packing

Tahap packing pada produk Education Train Sensory dapat dilihat pada Tabel 1.7.

Tabel 1.7 Tahap packing Education Train Sensory

No Proses Mesin Bahan baku

pendukung

waktu (menit) 1 Merakit bagian bawah kardus kecil Meja

packing

Kardus kecil ukuran 32

cm x 6 cm x 8 cm 0,2 2 Melakban bagian bawah kardus

kecil

Meja

packing Lakban 0,1

3 Memotong bubble wrap ukuran 30 cm x 32 cm

Meja

packing Bubble wrap 0,15 4 Mengulung produk education train

sensory dengan bubble wrap

Meja

packing Bubble wrap 0,2 5

Memasukan produk kedalam kardus yang sudah tergulung bubble wrap

Meja packing

Kardus kecil ukuran 32

cm x 6 cm x 8 cm 0,12 6 Menutup dan melakban bagian atas

kardus kecil

Meja

packing Lakban 0,1

7 Merakit bagian bawah kardus besar Meja packing

Kardus besar ukuran 33

cm x 13 cm x 17 cm 0,3

Laporan Praktikum Perancangan Tata Letak Fasilitas 2023 I-40

Tabel 1.7 Tahap packing Education Train Sensory (Lanjutan)

No Proses Mesin Bahan baku

pendukung

waktu (menit)

8

Memasukan kardus kecil yang sudah berisi produk dengan kapasitas 4 unit

Meja packing

Kardus besar ukuran 33

cm x 13 cm x 17 cm 0,8 9 Menutup dan melakban bagian atas

kardus besar

Meja

packing Lakban 0,5

10 Melakukan inspeksi Meja

packing - 0,3

Analisis proses yang dilalui dalam pembuatan produk Education Train Sensory yaitu pre-fabrikasi, fabrikasi, assembly, dan packing. PT VMA Consulting menyarankan jika pihak PTLF JAYA dapat memperoleh bahan baku berupa kayu pinus dengan dimensi panjang x lebar x tinggi yaitu 200 cm x 20 cm x 3 cm dari pemasok sehingga tahap pre-fabrikasi dapat dihilangkan. Hal tersebut karena keterbatasan sumber daya, sehingga apabila didapat dari pemasok dapat mengefisiensi biaya, waktu, dan tenaga kerja.

Tahap fabrikasi merupakan proses yang dilalui untuk mengubah bahan baku menjadi komponen-komponen penyusun produk. Pada tahap ini terdapat 15 komponen yang dibuat yaitu chassis A, bumper, penyangga horizontal, lingkaran depan, kepala gerbong, keping lingkaran, penyangga vertikal, keping persegi panjang, keping segitiga, keping persegi, chassis B, as roda, roda, dan pengunci.

Dalam beberapa proses perlu untuk melakukan adjusting agar ukuran dan bentuk

sesuai dengan yang diharapkan. Hal tersebut dilakukan dengan melakukan

pengaturan terhadap bahan baku atau mesin sebelum proses dimulai. Tahapan yang

dilalui komponen-komponen tersebut berbeda antara satu dengan yang lainnya,

namun terdapat beberapa jenis komponen yang memiliki proses yang sama. Sebagai

contoh, pada pembuatan as roda, penyangga vertikal, dan penyangga horizontal

proses yang dilalui sama yaitu mulai dengan memotong kayu pinus berbentuk balok

dengan dimensi sesuai komponen yang dibuat kemudian dilakukan penggambaran

pola dan selanjutnya dibubut untuk mendapatkan bentuk silindris dengan diameter

0,5 cm. Selain komponen-komponen tersebut, komponen keping depan, keping

Laporan Praktikum Perancangan Tata Letak Fasilitas 2023 I-41

lingkaran, dan roda juga memiliki proses fabrikasi yang sama. Proses yang dilalui yaitu dengan memotong kayu pinus dengan bentuk balok sesuai dengan dimensi komponen kemudian membuat pola lingkaran besar dan lingkaran kecil. Lingkaran besar tersebut sebagai ukuran untuk dilakukan pembubutan agar mendapatkan bentuk silindris, sedangkan pada lingkarang kecil akan dilakukan pengeboran agar berlubang. Selanjutnya dipotong sesuai ketebalan masing masing komponen kemudian melalui tahap pewarnaan dan inspeksi. Pada komponen lain proses produksinya dapat dilihat pada Tabel 1.5. Semua komponen melalui tahap mebuat pola pada meja pola dan pemotongan bentuk balok menggunakan mesin table saw.

Kemudian untuk pemotongan pola dengan lebil detai dapat menggunakan mesin scroll saw, untuk menghaluskan permukaan atau pengamplasan dapat menggunakan mesin sand disc, selanjutnya untuk melubangi komponen dapat dilakukan dengan menggunakan mesin bor. Komponen yang melalui tahap pewarnaan akan digantung pada alat gantung yang selanjutnya akan dimasukkan ke dalam mesin pencelupan. Pada tahap fabrikasi inspeksi dilakukan tidak hanya pada akhir setelah komponen jadi, namu juga padapertengahan proses untuk memastikan bentuk dan dimensinya sesuai.

Tahap assembly dilakukan untuk merakit komponen agar menjadi produk jadi. Pada tahap ini dilakukan di meja perakitan. Pada tahap assembly, perakitan antar komponen akan membentuk sub-sub assembly sehingga apabila subassembly tersebut digabungkan akan membentuk produk jadi. Pada produk education Train Sensory assembly didukung dengan komponen pendukung berupa lem pada asembly komponen chasis A dengan bumper dan komponen chassis A dengan kepala gerbong. Selain assembly tersebut, perakitan dilakukan secara langsung pada komponen sesuai dengan bentuk yang telah dibuat. Untuk rincian mengenai subassembly hingga menjadi produk jadi dapat dilihat pada Tabel 1.6.

Tahap terakhir yaitu packing, tujuan dilakukan packing yaitu untuk

melindungi produk saat penyimpanan dan pada saat proses distribusi. Tahap ini

dilakukan di meja packing. Tahap packing dilakukan dengan menggunakan plastik

bubble wrap yang dipotong menjadi ukuran 30 cm x 32 cm selanjutnya produk yang

sudah digulung bubble wrap dimasukkan ke dalam kardus kecil dengan dimensi

Laporan Praktikum Perancangan Tata Letak Fasilitas 2023 I-42

panjang x lebar x tinggi yaitu 32 cm x 6 cm x 8 cm kemudian dilakban. Selanjutnya

yaitu kardus kecil dimasukkan ke dalam kardus besar dengan dimensi panjang x

lebar x tinggi yaitu 33 cm x 13 cm x 17 cm kemudian dilakban. Pada kardus besar

tersebut berisi 4 produk. Selama proses packing juga dilakukan inspeksi untuk

memastikan kelengkapan komponen.

Dokumen terkait