E. Bidang Pembinaan Kemasyarakatan mempunyai tugas menyiapkan bahan kebijakan dan perumusan pelaksanaan kegiatan berdasarkan
2.4. Tantangan dan Peluang Pelayanan SKPD 1. Tantangan
Rencana Strategis Revisi Badan Kesbangpol Kabupaten Agam Tahun 2021-2026 55 Berdasarkan tabel di atas, dapat disimpulkan bahwa secara umum anggaran dan realisasi pendanaan pelayanan pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Sumatera Barat Tahun 2016-2020 mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun. Fluktuasi anggaran ini dilatarbelakangi oleh adanya beberapa perubahan peraturan perundang-undangan baik pusat maupun daerah yang mewajibkan pelakanaan kegiatan sesuai tugas dan fungsi di bidang kesatuan bangsa dan politik dan kondisi keuangan daerah. Alokasi pembagian anggaran per program/kegiatan setiap tahun tidak sama, tergantung pada prioritas pencapaian sasaran, maupun prioritas pelaksanaan program dan kegiatan sesuai dengan hasil musrenbang.
2.4. Tantangan dan Peluang Pelayanan SKPD
Rencana Strategis Revisi Badan Kesbangpol Kabupaten Agam Tahun 2021-2026 56 b. Kondisi Ekternal
Kendala / tantangan ekternal yang dihadapai terkait pelaksanaan program kegiatan Badan Kesatyuan Bangsa dan Politik Kabupaten Agam yakni :
1. Kondisi geografis wilayah Kabupaten Agam yang berbukit bukit, dan juga merupakan jalur transit dari wilayah utara menuju selatan ataupun sebaliknya yang berdampak masuknya hal-hal negative seperti peredaran gelap minuman keras , narkoba maupun sejenisnya dan banyak lagi dampak negative lainnya.
2. Lemahnya penegakan hukum yang berpotensi masyarakat tidak percaya pada proses hukum.
3. Kebijakan liberalisasi yang membuka peluang masuknya ideologi politik asing yang tidak sesuai dengan ideology Pancasila
4. Rendahnya tingkat partisipasi masyarakat terkait dengan kegiatan politik.
5. Belum sepenuhnya kebijakan pembangunan memperhatikan analisis dampak lingkungan sosial masyarakat atau nilai kearifan lokal yang berpotensi menimbulkan konflik sosial dan sumber daya alam di masyarakat.
6. Peluang.
Peluang untuk mendukung pelaksanaan program kegiatan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Agam untuk lima tahun kedepan adalah :
a. Dukungan kebijakan politik pemerintah pusat untuk membangun system politik Indonesia yang lebih demokratis melalui upaya penataan system pemerintahan daerah, penyempurnaan paket undang undang politik, wacana
Rencana Strategis Revisi Badan Kesbangpol Kabupaten Agam Tahun 2021-2026 57 penyelenggaraan pemilukada serentak dan wacana pemilihan gubernur/wakil gubernur oleh DPRD
b. Adanya wacana pemerintah pusat untuk membuat undang undang tentang kerukunan umat beragama, undang undang tentang Ormas yang bisa berkontribusi pada penciptaan suasana kondusif masyarakat.
c. Adanya kesamaan visi Kepala Daerah Kabupaten Agam dalam RPJMD Kabupaten Agam 2021-2026 yakni “ Mewujudkan Kabupaten Agam Maju, Masyarakat Sejahtera, Menuju Agam Mandiri, Berprestasi yang Madani”
Rencana Strategis Badan Kesbangpol Kabupaten Agam Tahun 2021-2026 58 BAB III
PERMASALAHAN DAN ISU-ISU STRATEGIS PERANGKAT DAERAH 3.1 Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
Masalah masalah yang dihadapi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Agam dilihat dari dinamika sosial dan politik, berdasarkan tugas dan fungsi dalam lima tahun kedepan adalah :
1) Menurunnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Ideologi Pancasila, Wawasan Kebangsaan dan Nasionalisme;
2) Kemungkinnan masih maraknya potensi gangguan keamanan dan ketertiban umum dengan adanya aksi demontrasi dan unjuk rasa lainnya;
3) Masih kurangnya pemahaman masyarakat tentang demokratisasi, penegakan hukum dan HAM yang berpotensi terjadinya konflik dan disintegrasi.
4) Kemungkinan munculnya konflik dan kegiatan terorisme dengan mengatasnamakan agama yang diakibatkan pemahaman agama yang salah;
5) Kemungkinan adanya konfilk batas wilayah dan tanah adat
6) Capaian tingkat partsispasi politik masyarakat masih rendah baik di pileg, pilkada, pilpres bahkan di pilwana
7) Selalu terjdi konflik dalam pelaksanaaan pileg, pilkada, pilpres bahkan di pilwana
8) Belum Optimal proses penguatan kualitas dan kapasitas kelembagaan demokrasi
9) Masih banyaknya penggunaan narkoba dan zat adiktif lainnya di Kabupaten Agam.
10) Derasnya arus masuk budaya asing yang mengakibatkan lunturnya moral dan budaya di tengah masyarakat.
11) Kesenjangan ekonomi akan menimbulkan juga konflik ditengah masyarakat.
Dari identifikasi permasalahan ini dapat dirumuskan sesuai dengan Tabel 3.1 berikut :
Rencana Strategis Badan Kesbangpol Kabupaten Agam Tahun 2021-2026 59 Tabel 3.1
Pemetaan Permasalahan pelayanan Perangkat Daerah No Masalah Pokok Masalah Akar Masalah
Masih rendahnya pemahaman masyarakat
dalam menjaga kesatuan bangsa
Kurangnya pemahaman masyarakat terhadap kesatuan bangsa
1. Menurunnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Ideologi Pancasila, Wawasan
Kebangsaan dan
Nasionalisme;
2. Kemungkinnan masih maraknya potensi gangguan keamanan dan ketertiban umum dengan adanya aksi demontrasi dan unjuk rasa lainnya;
3. Masih kurangnya pemahaman masyarakat tentang demokratisi, penegakan hukum dan HAM yang berpotensi terjadinya konflik dan disintegrasi.
4. Kemungkinan munculnya konflik dan kegiatan
terorisme dengan
mengatasnamakan agama
yang diakibatkan
pemahaman agama yang salah;
5. Kemungkinan adanya konfilk batas wilayah dan tanah adat 6. Masih banyaknya penggunaan narkoba dan zat adiktif lainnya di Kabupaten Agam.
7 Derasnya arus masuk budaya asing yang mengakibatkan
Rencana Strategis Badan Kesbangpol Kabupaten Agam Tahun 2021-2026 60 lunturnya moral dan budaya di tengah masyarakat.
8. Kesenjangan ekonomi akan menimbulkan juga konflik ditengah masyarakat.
Kurangnya pemahaman terhadap politik
- Capaian tingkat partsispasi politik masyarakat masih rendah baik di pileg, pilkada, pilpres bahkan di pilwana - Selalu terjdi konflik dalam
pelaksanaaan pileg, pilkada, pilpres bahkan di pilwana - Belum Optimal proses
penguatan kualitas dan kapasitas kelembagaan demokrasi
Berdasarkan Peraturan Bupati Kabupaten Agam Nomor 45 Tahun 2011 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat, Bappeda dan Lembaga Teknis Daerah. Dan sesuai pasal 5 Peraturan Bupati Agam dimaksud Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Agam adalah merupakan unsur pendukung tugas pemerintah daerah di bidang kesatuan bangsa dan politik tugas tersebut yaitu melaksanakan penyusunan dan pelaksanaan kebijakan daerah dibidang kesatuan bangsa dan politik.
Dalam kaitan tersebut Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Agam tentunya mempunyai fungsi :
A. Perumusan kebijakan teknis di bidang kesatuan bangsa dan politik B. Pemberian dukungan atas penyelenggaraan pemerintah daerah di bidang
kesatuan bangsa dan politik.
C. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang kesatuan bangsa dan politik dan ;
D. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya
Rencana Strategis Badan Kesbangpol Kabupaten Agam Tahun 2021-2026 61 Kebijakan strategis Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Agam terintegrasi dengan prioritas pembangunan naional yakni bagaimana mempertahankan persatuan dan kesatuan sehingga terwujudnyan sistem politik yang demokratis hal ini akan menjadi dasar penentuan arah pembangunan politik dalam negeri kedepan yang pada dasarnya memiliki dua dimensi yakni dimensi penguatan persatuan dan dimensi pembangunan sistem politik yang nantinya akan berkontribusi terhadap pencapaian sasaran program RPJMD.
Kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan pondasi bagi kelangsungan pemerintahan dan pembangunan nasional.
Namun secara objektif, karakteristik daerah yang dibangun diatas kemajemukan, mempunyai potensi kerawanan sosial, politik dan kewilayahan, yang dapat mengarah pada konflik sosial berdimensi vertikal dan horizontal. Kondisi kemajemukan masyarakat secara umum rawan akan konflik, ditambah dengan kebijakan publik yang belum memuaskan serta kesenjangan sosial ekonomi yang masih signifikan.
Pelaksanaan pembangunan yang terpusat dan tidak merata ternyata telah menjadi pemicu konflik sosial. Menguatnya gejala disintegrasi bangsa seperti yang terjadi di daerah lain bisa saja terjadi di Kabupaten Agam yang selama ini cukup terpelihara dengan baik.
Pembangunan nasional di daerah sejauh ini masih memerlukan perhatian serius, karena permasalahan pembangunan itu sendiri mengalami perkembangan sejalan dengan berkembangnya kemajuan iptek, sehingga tuntutan terhadap kemajuan pembangunan selalu saja menimbulkan permasalahan seiring dengan perkembangan kemajuan tersebut. Untuk itu, diperlukan sinkronisasi antara satu kegiatan dengan kegiatan lainnya yang diharapkan akan dapat saling menopang guna meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.
Sementara itu, pengaruh globalisasi yang antara lain terwujud dalam arus informasi yang begitu deras yang membawa masyarakat ke arah keterbukaan, disamping berdampak positif bagi kemajuan bangsa juga berdampak negatif terhadap ketahanan bangsa.
Salah satu dampak dari bergulirnya reformasi adalah perubahan secara mendasar dalam pembangunan sistem politik nasional. Perubahan tersebut adalah perlunya menegakkan kedaulatan rakyat, serta perlunya mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan bebas KKN.
Rencana Strategis Badan Kesbangpol Kabupaten Agam Tahun 2021-2026 62 Pembangunan di bidang politik difokuskan untuk meningkatkan dan mengembangkan budaya politik yang demokratis dan penegakan hukum serta menghormati HAM berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
Akhir-akhir ini pengembangan sistem politik yang demokratis telah berjalan sedemikian rupa baik pada level pemerintahan maupun pada level masyarakat luas. Ini ditandai dengan lahirnya banyak partai politik yang disatu sisi menaruh harapan optimis bagi masyarakat untuk bersaing secara demokratis dan dinamis dalam membentuk pemerintahan yang legitimate. Namun, pemerintahan yang terbentuk pun dinilai masyarakat belum mampu mengatasi masalah-masalah bangsa, sehingga muncul pergeseran sikap yang semakin menjatuhkan kredibilitas pemerintah.
Semakin bertambah banyaknya ormas juga merupakan pemusatan kekuatan dalam berbagai kegiatan bermasyarakat. Untuk itu perlu dikembangkan komunikasi timbal balik di antara sesama ormas maupun antara ormas dengan pemerintah, sehingga program dan kegiatan ormas bisa disejalankan dengan program pemerintah dan selanjutnya ormas bisa memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah khususnya dan pembangunan nasional umumnya.
Ditinjau dari kacamata politis bahwa ancaman serius terhadap integritas Nasional antara lain ditandai dengan berkembangnya gejala- gejala yang menggoyahkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, bahkan sudah menyentuh sendi-sendi yang paling mendasar dari kehidupan berbangsa dan bernegara yang menyangkut nilai-nilai luhur bangsa-bangsa dan negara yang ditandi dengan terjadinya beberapa gejala yang bisa diidentifikasi sebagai berikut:
1. Kecendrungan pergeseran nilai budaya bangsa masyarakat Indonesia yang mengarah kepada budaya yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia dan budaya yang santun.
2. Keengganan untuk dapat merefleksikan dan mengakulturasikan nilai- nilai luhur budaya dan falsafah bangsa serta dasar negara Republik Indonesia yaitu Pancasila
3. Euforia demokrasi yang berlebihan 4. Penguatan faham dan sikap pluralisme
5. Kecendrungan perilaku yang saling menghujat dan membenarkan segala tindakan.
Rencana Strategis Badan Kesbangpol Kabupaten Agam Tahun 2021-2026 63 6. Ditinjau dari sudut demografis warga masyarakat Kabupaten Agam sangat rawan untuk terjadinya konflik masalah tanah yang berkaitan dengan lahan perkebunan dan batas nagari.
Pembangunan di Kabupaten Agam mengacu pada RPJM tahun 2021-2026 menuntut perhatian lebih tidak hanya untuk menghadapi permasalahan yang belum terselesaikan, namun juga untuk mengantisipasi permasalahan yang akan muncul dimasa mendatang.
Berbagai isu global dan nasional perlu pertimbangan dalam menyelesaikan isu yang bersifat lokal dan berimplikasi pada kesejahteraan masyarakat, isu yang dihadapi Kabupaten Agam adalah salah satunya isu keamanan dan ketertiban masyarakat yang merupakan tugas pokok dan fungsi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.
3.2 Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala