• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

E. Teknik Analisa Data

Analisa data adalah proses penyederhanaan data kedalam bentuk yang mebih mudah dibaca dan diinterpretasikan.15 Analisa merupakan proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang didapatkan dari hasil wawancara, pencatatan saat dilapangan, dan dokumentasi dengan cara mengorganisasikan data kedalam kategori, menjabarkanya lagi kedalam unit- unit kecil, mengerjakan sintesa, menyusun kedalam pola, memilih mana yang

14 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R & D (Bandung: Alfabeta, 2012), 241.

15 Kusnadi, Metodologi Penelitian, 122.

penting yang akan dikaji, kemudian setelah itu membuat kesimpulan agar mudah difahami untuk diri sendiri maupun orang lain.16

Adapun data kualitatif secara umum terbagi menjadi tiga terdiri jalur kegiatan yang terjadi secara bersamaan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.

1. Reduksi Data

Mereduksi data sama dengan merangkum, mimilah hal yang penting, memfokuskan pada hal terpenting, tema dan hubunganya. Dengan inilah data yang sudah direduksi akan memberikan gambaran lebih jelas, memudahkan peneliti dalam mengerjakan pengumpulan data yang selanjutnya, dan mencarinya bila dibutuhkan.

2. Penyajian Data

Akhir penting dari analisis adalah suatu penyajian data, dimana penyajian data dapat dikerjakan seperti uraian singkat, berupa bagan, hubungan antar kategori, dan sejenisnya mendisplay data.

Penyajian data adalah sekelompok berita yang tersusun kemudian memberikan kemungkinn ada juga penarikan kesimpulan dalam pengambilan tindakan. Penyajian data yang benar adalah cara yang utama bagi analisis kualitatif yang valid.

3. Penarikan Kesimpulan

Rangkaian kegiatan yang penting selanjutnya adalah menarik kesimpulan. Penarikan kesimpulan hanya sebagian dari kegiatan bentuk

16 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D, 244.

yang utuh, karenyanya kesimpulan juga harus diverifikasi saat berlangsungnya penelitian.17 Penarikan kesimpulan adalah suatu pekerjaan dalam mendapatkan makna benda, mencatat keteraturan, konfigurasi yang kemngkinan, alur sebab akibat proposisi.

Data yang didapatkan dari hasil observasi, wawancara dan dokumentasi, selanjutnya dianalisa agar dapat digunakan dalam menguraikan peran guru akidah akhlak dalam pembentukan keperibadian muslim peserta didik di MI Baabussalaam Desa Wonosari Kecamatan Gadingerejo Kabupaten Pringsewu.

17 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D, 252.

BAB IV

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Temuan Umum

1. Sejarah Singkat Berdirinya MI Baabussalaam Wonosari

MI Baabussalaam Wonosari beralamat di Jalan Raya Wonosari No. 101 Pekon Wonosari Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu.

Pada tanggal 10 Dzulhijah 1376 H / 20 Januari 1955 M sepakat mendirikan sebuah lembaga Pendidikan Tingkat Dasar yang diberi nama

“Sekolah Rakyat Islam (SRI)” beberapa bulan kemudian atas dana swadaya masyarakat dusun Wonosari, maka dibangun sebuah gedung sekolah/madrasah lokal yang masing-masing 7 X 7 meter di atas tanah milik Bpk. KH Masduki.

Pada tahun 1960 memperoleh Piagam Pengakuan Kewajiban Belajar dari Jawatan Pendidikan Agama Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor : T1/12/1057 tertanggal Jakarta 1 April 1960. Sesuai dengan tuntutan zaman pada waktu itu maka pada tahun 1972 SRI berubah menjadi Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah (MII). Kemudian pada tahun 1982 sampai 1983 melalui Departemen Agama Lampung Selatan Madrasah Ibtidaiyah mendapat bantuan rehab ringan sebesar Rp.

2.500.000,- (Dua juta lima ratus ribu rupiah) dari Bupati Lampung Selatan, untuk permanen dengan bantuan swadaya dusun Wonosari, dapat dibangun di atas bekas gedung yang lama dan masih digunakan sampai sekarang.

Pada tahun 1985 memperoleh piagam Madrasah dari Departeman Agama Provinsi Lampung Nomor : 396/MI/LS/85 tertanggal Teluk Betung, 4 November 1985. Pada tahun 1988-1989 melalui Departemen Agama Lampung Selatan. Dengan bantuan swadaya masyarakat dusun Wonosari dapat dibangun gedung baru berukuran 7 X 14 meter terdiri dari 2 (dua) lokal masing-masing berukuran 7 X 7 meter dan satu lokal berukuran 7 X 4 meter disamping gedung yang sama. Pada tahun 1988 memperoleh Akte Yayasan Pendidikan Islam Baabussalaam (YAPIB) Nomor : 2 tanggal 2 Agustus 1988. Sejak saat itu nama MII berubah menjadi Madrasah Ibtidaiyah Baabussalaam (MI Baabussalaam) hingga sekarang.

Pada tahun 1999 mendapat bantuan dari Bank Pembanguna Dunia sebesar Rp. 4.000.000,- (empat juta rupiah) juga atas bantuan swadaya masyarakat dusun Wonosari dibangun sebuah gedung baru disamping gedung lama dengan ukuran 7 X 8 meter yang digunakan sebagai kantor Madrasah hingga sekarang, sehingga 3 (tiga) unit bangunan tersebut membentuk leter “U”

Hingga sekarang MI Baabussalaam telah genap berumur 66 tahun.

Dalam perjalanannya MI Baabussalaam ini yang di bawah naungan Departemen Agama turut mendukung program pemerintah dalam pembangunan dibidang pendidikan dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa dan program wajib belajar (wajar) serta telah membantu para

orang tua wali murid dalam menghantarkan anak-anaknya untuk meneruskan Pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi.

Sejak berdiri pada tanggal 20 Januari sampai sekarang MI Baabussalaam Wonosari sudah mengalami pergantian Kepala Madrasah dengan urutan sebagai berikut:

a. Sumitro Mawardi Tahun 1960 – 1985 b. Nu’man S Tahun 1985 – 1990

c. Sumitro Mawardi Tahun 1990 – 2004 d. Yusman, S.Pd.I Tahun 2004 – sekarang.1 2. Profil MI Baabussalaam Wonosari

Adapun profil Madrasah Ibtidaiyah Baabussalaam Wonosari Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu sebagai berikut:

Tabel. 1 Profil MI Baabussalaam Wonosari

1. Nama Madrasah Madrasah Ibtidaiyah

Baabussalaam Wonosari 2. Alamat Madrasah Jalan Raya Wonosari No. 101

Pekon Wonosari

3. Kode Pos 35372

4. NSM 111218100004

5. NPSM 60705932

6. Tanggal dan Tahun

Didirikan 20 Januari 1955

7. Status Madrasah Swasta

8. Status Pemakaian

Satu komplek dengan Madrasah Tsanawiyah Baabussalaam Wonosari

9. Status Tanah Milik Yayasan

1 “Dokumentasi MI Baabussalaam,” 17 Mei 2021.

10. Status Bangunan Pemanen

11. Luas Tanah 427 M2

Sumber : Buku Inventaris MI Baabussalaam 3. Visi, Misi dan Tujuan MI Baabussalaam Wonosari

Adapun visi-misi dan tujuan Madrasah Tsanawiyah Baabussalaam Wonosari Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu sebagai berikut:

a. Visi

Beriman, Cerdas dan Berprestasi.

b. Misi

Menanamkan dasar keimanan dan akhlaquul karimah serta meningkatkan kualitas prestasi Pendidikan yang sesuai dengan perkembangan zaman.

c. Tujuan

1) Mengembangkan pendidikan Islam yang lebih berkualitas sesuai dengan tuntutan masyarakat dan perkembangan zaman.

2) Meningkatkan kualitas tenaga Pendidikan sesuai dengan kebutuhan program Pendidikan.

3) Membiasakan seluruh warga madrasah bersikap santun dan ramah sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW.2

2 “Dokumen MI Baabussalaam,” 17 Mei 2021.

4. Rekapitulasi Data Guru dan Peserta Didik MI Baabussalaam Wonosari

Daftar Nama-nama Guru MI Baabussalaam Wonosari Kecamatan Gadingrejo Kabupaten Pringsewu Tahun Pelajaran 2020-2021

Tabel. 2 Data Guru No.

Urut Nama Guru Jabatan Pelajaran yang

Diampu

1. Yusman, S.Pd.I Kepala

Madrasah Al Qur’an Hadist 2. Siti Kalimah, S.Ag Guru Ilmu Pengetahuan

Alam

3. Siti Alfiah, S.Pd.I Guru

Sejarah Kebudayaan

Islam 4. Ardian Firdaus, S.Pd Guru Ilmu Pengetahuan

Sosial 5. Siti Nurul Hasanah, S. Pd Guru Matematika 6. Vivi Wulandari, S. Pd Guru Fiqih 7. Eka Kurniyawati, S.Pd Guru Bahasa Indonesia

8. Udi Rahayu, S. Pd Guru Olahraga

9. Iswatun Sholekhah, S. Pd.I Guru Bahasa Lampung 10. Fiki Hermasyah, S.Pd Guru Bahasa Inggris 11. Samroatul Fuadah, S. Pd.i Guru Bahasa Arab 12. Mirna Fidiana, S. Pd Guru Seni Budaya 13. Mera Fidiana, S. Pd Guru Pendidikan

Kewarganegaraan Sumber : Data guru MI Baabussalaam Tahun Pelajaran 2020-2021

Daftar Siswa/I MI Baabussalaam Wonosari Gadingrejo Tahun Pelajaran 2020-2021

Tabel. 3 Data Peserta Didik

No Kelas Laki-laki Perempuan Jumlah

1 I A 9 11 20

2 I B 10 10 20

3 II A 12 8 20

4 II B 11 9 20

5 III A 12 8 20

6 III B 10 10 20

7 IV A 8 12 20

8 IV B 7 7 14

9 V 12 16 28

10 VI 10 15 25

Jumlah 101 106 207

Sumber : Data siswa MI Baabussalaam Tahun Pelajaran 2020- 2021

5. Sarana dan Prasarana MI Baabussalaam Wonosari

Tabel. 4 Sarana dan Prasarana MI Baabussalaam Wonosari

No Jenis Jumlah

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

Ruang Kantor Ruang Guru

Ruang Perpustakaan Ruang Kelas

Meja Kursi Gudang LCD Laptop Komputer Printer Toilet

1 ruang 1 ruang 1 ruang 6 ruang 120 set 1 ruang 2 buah 1 buah 1 buah 1 buah 3 kamar Sumber : Buku Inventaris MI Baabussalaam

6. Struktur Organisasi MI Baabussalaam Wonosari

Struktur Organisasi MI Baabussalaam Tahun Pelajaran 2020-2021 Tabel 5. Struktur Organisasi MI Baabussalaam Tahun Pelajaran 2019-2020

Ketua Yayasan Budi Harmono, S. Ag

Kepala Madrasah Yusman, S.Pd.I

Wali Kelas I A dan I B

Siti Alfiah, S.Pd.I

dan Mirna Fidiana, S.Pd

Wali Kelas II A dan II

B

Iswatun Sholeha,S.Pd.

I dan Mera Fidiana,

S.P.d

Wali Kelas III A dan

III B

Siti Nurul H, S.Pd

dan Samroatul

Fuadah, S.Pd.I

Wali Kelas IV A dan IV

B

Eka Krniyawati,

S.Pd dan Udi Rahayu,

S.Pd

Dewan Guru MI Baabussalaam

Peserta Didik MI Baabussalaam Wonosari

Wali Kelas IV

Ardiyan Firdaus, S.Pd

Wali Kelas VI

Siti Kalimah, S.Ag

Bendahara Yayasan Hi. Sutiono Sekertaris

Yayasan Karjono, AMd

Sekertaris Ardian Firdaus,

S.Pd Bendahara

Udi Rahayu,S.Pd

Dokumen terkait