METODE PENELITIAN
3.6 Teknik Analisis Data
35
keadaan lokasi dalam penelitian yakni di MAN 2 Parepare menggunakan instrumen penelitian berupa alat rekam untuk mempermudah penulis mengumpulkan dan menjelaskan data yang meliputi personalia sekolah, jumlah siswa, fasilitas sekolah, struktur sekolah dan hal-hal lainnya yang dapat menunjang hasil dalam penelitian ini.
gambaran secara umum dan menyeluruh dari obyek penelitian atau situasi dalam penelitian. Domain yang dimaksud dalam teknik analisis data ini adalah arahan atau pernyataan yang sering diungkapkan oleh respoden mengenai apa yang menjadi focus dalam penelitian ini, sehingga setiap jawaban yang diungkapkan responden, dilakukan analisis data untuk mencari domain atau ranah disetiap item pernyataan.
Dari domaian atau arahan yang diperoleh akan ditarik sebuah kesimpulan untuk menjawab rumusan masalah dalam penelitian ini.
Penelitian ini menggunakan analisis data interaktif dengan empat komponen yang saling berkaitan, yaitu: pengumpulan data, penyederhanaan data, pemaparan data, serta penarikan dan pengajuan kesimpulan. Langkah-langkah tersebut secara rinci akan diuraikan sebagai berikut:
3.6.1 Tahap pengumpulan data
Pada tahap ini peneliti mengumpulkan data yang berkaitan dengan Orang tua siswa terkait dengan kepedulian dan tanggung jawab mereka terhadap pendidikan anaknya. Pihak sekolah terkait dengan strategi dan langkah-langkah yang dilakukan dalam rangka mengatasi kesulitan baca tulis al-Qur’an siswa dan guru mengaji di lingkungan masyarakat. Bentuk-bentuk peran dan sinergitas partisipasi keluarga, sekolah dan masyarakat terkait tanggung jawab sebagai kontrol sosial bagi terbentuknya nilai-nilai religius. Bentuk kerjasama yang sinergis dalam mewujudkan tanggung jawab pendidikan Islam antara keluarga, madrasah, dan masyarakat dalam mengatasi kesulitan belajar.
3.6.2 Proses penyederhanaan data
37
Proses ini merupakan proses pemilihan, pemusatan perhatian, dan transformasi data. Penyederhanaan dapat dilakukan dengan membuat ringkasan dan mengembangkan sistem pengkodean guna mempermudah proses pendataan.
3.6.3 Pemaparan data
Pemaparan data dalam penelitian ini dimaksudkan untuk menemukan suatu makna dari data-data yang sudah diperoleh, kemudian disusun secara sistematis dari bentuk informasi yang kompleks menjadi sederhana dan efektif serta mudah dipahami. Adapun pemaparan data dalam penelitian ini secara umum ditampilkan dengan tidak menggunakan angka nominal, tetapi dalam bentuk teks naratif. Sebagai tahapan.
3.6.4 Penarikan dan pengajuan kesimpulan.
Pada tahap terakhir adalah penarikan kesimpulan yang dilakukan sejak tahap pengumpulan data dengan cara mencatat dan memaknai fenomena yang menunjukkan keteraturan ini penulis menggambarkan seluruh proses penelitian tentang Sinergitas Tripusat Pendidikan untuk Mengatasi Kesulitan Siswa Dalam Kegiatan Baca Tulis Al-Qur’an dan seluruh data yang ada, sehingga dapat mengambil kesimpulan yang tepat.
38
4.1.1 Sejarah Singkat dan Prospek MAN 2 Parepare
Mandrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Parepare, pada awalnya adalah Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) Parepare yang didirikan pada tanggal 27 Januari 1965, berdasarkan Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Sulawesi Selatan Nomor : 38/1965.
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama No. 42 Tahun 1992 tanggal 1 Januari 1992, PGAN Parepare berubah nama menjadi MADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) 2 Parepare yang memberi peluang untuk mengembangkan program pendidikan secara umum yang setara dengan program pendidikan pada Sekolah Menengah Umum Negeri lainnya, dengan plus pendidikan Agama. Salah satu pertimbangan ideal dalam peralihan PGAN menjadi MAN adalah bagaimana memenuhi muatan pengetahuan umum kedalam lembaga pendidikan keagamaan sehingga dapat melahirkan alumni dengan kepribadian dan kemampuan yang lebih terintegratif antara imtak dan iptek. Oleh karena itu dengan beralihnya PGAN Parepare menjadi MAN 2 Parepare berarti lembaga pendidikan tersebut akan setara dengan sekolah menengah umum sehingga tidak hanya dapat menerima tamatan MTs namun dapat pula membuka peluang untuk menerima tamatan SMP atau sekolah sederajat.
Sepanjang perkembangan MAN 2 Kota Parepare yang sebelumnya adalah PGAN 6 Tahun Parepare telah mengalami beberapa kali pergantian pimpinan yakni : I Drs. H.M.Alwi Rajab; dari tahun 1970 s/d tahun 1983
39
2.Drs. H.Muhammad Suadi Mandung; dari tahun 1983 s/d tahun 1992 3. Drs. S. Hanafi Djafar; dari tahun 1992 s/d tahun 1995
4. Drs. Muhammad Suadi Mandung; dari tahun 1995 s/d tahun 2003 5 Drs. M. Ibrahim AB; dari tahun 2003 s/d tahun 2013
6. Muh. Akib D, S.Ag., M.Ag; dari tahun 2013 s/d 2015
7. Dra. Hj. Sitti Hadriah pelaksana tugas; dari tahun 2015 s/d 31 Maret 2016 8. Suriyadi Mustaming Pelaksana tugas; 1 April s/d 20 Agustus 2016
9. Dra. Hj. Martina, M.A ; dari Agustus 2016 s/d saat ini
Pada status dan posisi, MAN 2 Parepare mempunyai fungsi dan peran yang lebih luas dibandingkan dengan Sekolah Menengah Umum Negeri lainnya dalam upaya pembinaan generasi bangsa yang berkualitas karena dengan penyetaraan muatan pengetahuan umum sama dengan SMU tetap mempertahankan muatan ilmu-ilmu keagamaan. Sebagaimana sekolah menengah umum MAN 2 Parepare juga membuka beberapa program atau jurusan yakni Agama, IPA dan IPS. Seiring dengan perkembangan regulasi dan kurikulum madrasah aliyah maka sampai saat ini MAN 2 Parepare hanya membuka jurusan IPA dan IPS sedangkan jurusan Bahasa masih dalam proses persiapan.29
Tabel 4.1 Identitas Madrasah
Identitas Madrasah Nomor Statistik Madrasah 131173720030
Nama Madrasah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2
Kota Parepare
Status Madrasah Negeri
PBM Pagi
29 Dokumen MAN 2 Parepare. Tahun 2019 dikutip pada tanggal 15 Januari 2019.
Alamat Jalan Jenderal Sudirman No.
Kelurahan Sumpang Minangae
Kecamatan Bacukiki Barat
Kabupaten/Kota Parepare
K ode Pos 91122
Provinsi Sulawesi Selatan
Telepon (0421) 21483
Email [email protected].
Status Kepemilikan tanah Milik Pemerintah
Luas Tanah 14.822 m2
Sumber Data: Dokumen MAN 2 Parepare 2019 Tabel 4.2 Identitas Kepala Sekolah
Identitas Kepala Madrasah
N a m a Dra.Hj.MARTINA,M.A
N I P 196501011989032005
Nomor Handphone 08124141142
Tempat/Tanggal Lahir Paraja 01-01-1965
Jenis Kelamin Perempuan
Pendidikan Terakhir S2 Program Studi Magister
Pengkajian Islam
Konsentrasi Manajemen Pendidikan Islam
Nomor SK 1083/KW.21.1/2/KP.07.6/7/2016
Tanggal SK 19 Juli 2016
TMT SK 08 gustus 2016
Sumber Data: Dokumen MAN 2 Parepare 2019 4.1.2 Visi, Misi, dan Tujuan Madrasah
Adapun visi dari MAN 2 Parepare yakni, “Mewujudkan Generasi yang Unggul dalam Prestasi, Berakhlaqul Karimah, dan Terampil dalam
41
Berkarya dan Amanah dalam bersikap. Sedangkan Misi dari MAN 2 Ada 11 yaitu:
1. Mengembangkan kreatifitas dan profesionalitas guru
2. Melengkapi madrasah dengan sarana dan prasarana yang memadai 3. Berkomitmen melaksanakan kurikulum yang ditetapkan
4. Mengembangkan proses pembelajaran kreatif dan efektif
5. Mengoptimalkan kajian MAFIKIB (Matematika, Kimia, Biologi dan Bahasa) yang bernuansa Islami;
6. Menumbuhkan semangat jiwa kepeloporan dan kepemimpinan Islami
7. Mengembangkan minat dan kreativitas siswa untuk berkarya dan berprestasi
8. Menciptakan ajang kompetisi dan mendorong peserta didik aktif mengikuti even-even kompetisi mulai dari tingkat madrasah sampai tingkat nasional
9. Menciptakan budaya madrasah yang berbudi pekerti.
10. Menciptakan suasana lingkungan madrasah yang bersih asri sehat dan nyaman.
11. Meningkatkan daya tampung dan akses madrasah dalam pelayanan pendidikan.
4.1.3 Tujuan Madrasah
Sebagiamana visi dan misi tersebut, maka tujuan madrasah adalah:
a) Mewujudkan layanan pendidikan yang bermutu melalui Manajemen Berbasis Madrasah (MBM) yang profesional, terbuka, dan akuntabel .
b) Terpenuhinya kebutuhan sarana dan prasarana pendukung layanan pendidikan dan pembelajaran.
c) Terwujudnya kondisi madrasah yang kondusif dan yaman bagi semua warga madrasah dan stake holder.
d) Menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing.30 4.1.4 Pendidik dan Tenaga Kependidikan
1) Data Pendidik (Termasuk Kepala Madrasah) dan Tenaga Kependidikan Menurut Tingkat Pendidikan
a) Pendidik
(1) Tamatan S2 : 7 Orang (2) Tamatan S1 : 44 Orang Jumlah : 53 Orang
b) Tenaga Kependidikan (1) Tamatan S2 : 5 Orang (2) Tamatan S1 : 12 Orang Jumlah : 17 Orang
c) Satpam/Bujang
(1) Tamatan MAN : 1 Orang
2) Data Pendidik (Termasuk Kepala Madrasah) dan Tenaga Kependidikan PNS Berdasarkan Golongan
30 Dokumentasi MAN 2 Parepare. Tahun 2019 dikutip pada tanggal 15 Januari 2019.
43
a) Pendidik
(1) Golongan IV/b : 3 Orang (2) Golongan IV/a :12 Orang
(3) Golongan III/d : 2 Orang (4) Golongan III/c : 3 Orang (5) Golongan III/b : 6 Orang (6) Golongan III/a : 7 Orang (7) GolonganII/c : 1 Orang (8) Golongan II/a : 4 Orang Jumlah : 38 Orang
b) Tenaga Kependidikan
(1) Golongan IV/b : 1 Orang
(2) Golongan IV/a : 4 Orang (3) Golongan III/d : 1 Orang (4) Golongan III/c : 2 Orang (5) Golongan III/a : 3 Orang (6) Golongan II/a : 1 Orang (7) Honorer : 5 Orang Jumlah : 17 Orang
3) Data tenaga Honorer (1) PTT : 8 orang (2) GTT : 18 orang Jumlah : 20 Orang
Jadi, jumlah keseluruhan pendidik beserta staf di MAN 2 Parepare pada tahun 2019 yaitu 75 orang.
4.1.5 Kurikulum dan Program Pembelajaran
MAN 2 Parepare menggunakan kurikulum 2013 dimana dalam kurikulum ini terdapat hal-hal yang membedakan dari kurikulum sebelumnya yaitu :
a. Mata pelajaran Kelompok A dan C merupakan kelompok mata pelajaran yang muatan dan acuannya dikembangkan oleh pusat.
b. Mata pelajaran Kelompok B merupakan kelompok mata pelajaran yang muatan dan acuannya dikembangkan oleh pusat dan dapat dilengkapi dengan muatan/konten lokal.
c. Mata pelajaran Kelompok B dapat berupa mata pelajaran muatan lokal yang berdiri sendiri.
d. Muatan lokal dapat memuat Bahasa Daerah
e. Satu jam pelajaran beban belajar tatap muka adalah 45 menit.
f. Beban belajar penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri, maksimal 60% dari waktu kegiatan tatap muka mata pelajaran yang bersangkutan.
g. Untuk Mata Pelajaran Seni Budaya dan Mata Pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan, satuan pendidikan wajib menyelenggarakan minimal 2 aspek dari 4 aspek yang disediakan. Peserta didik mengikuti salah satu aspek yang disediakan untuk setiap semester, aspek yang diikuti dapat diganti setiap semesternya.
45
h. Kegiatan ekstrakurikuler terdiri atas Pendidikan Kepramukaan (wajib), usaha kesehatan sekolah (UKS), palang merah remaja (PMR), Karya Ilmiah Remaja, Paskibraka dan lainnya sesuai dengan kondisi dan potensi MAN 2 Parepare.31 4.1.6 Mata Pelajaran Umum
Mata pelajaran umum kelompok A merupakan program kurikuler yang bertujuan mengembangkan kompetensi sikap, kompetensi pengetahuan, dan kompetensi keterampilan peserta didik sebagai dasar penguatan kemampuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Mata pelajaran umum kelompok B merupakan program kurikuler yang bertujuan mengembangkan kompetensi sikap, kompetensi pengetahuan, dan kompetensi keterampilan peserta didik terkait lingkungan dalam bidang sosial, budaya, dan seni.
Mata Pelajaran Peminatan Akademik
Mata pelajaran peminatan akademik kelompok C merupakan program kurikuler yang bertujuan mengembangkan kompetensi sikap, kompetensi pengetahuan, dan kompetensi keterampilan peserta didik sesuai dengan minat, bakat dan/atau kemampuan akademik dalam sekelompok mata pelajaran keilmuan.
Tabel 4.3 Mata Pelajaran Peminatan Akademik
MATA PELAJARAN
KELAS
X XI XII
I. Peminatan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
1 Matematika 3 4 4
31 Dokumen MAN 2 Parepare. Tahun 2019 dikutip pada tanggal 17 Januari 2019
MATA PELAJARAN
KELAS
X XI XII
2 Biologi 3 4 4
3 Fisika 3 4 4
4 Kimia 3 4 4
II. Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial
1 Geografi 3 4 4
2 Sejarah 3 4 4
3 Sosiologi 3 4 4
4 Ekonomi 3 4 4
Sumber Data: Dokumen MAN 2 Parepare 2019
Kurikulum MAN 2 Parepare dirancang untuk memberikan kesempatan kepada peserta didik belajar berdasarkan minat mereka. Struktur kurikulum memperkenankan peserta didik melakukan pilihan dalam bentuk pilihan peminatan dan pilihan mata pelajaran lintas minat dan/atau pendalaman minat.
Pemilihan peminatan dilakukan peserta didik saat mendaftar pada MAN 2 Parepare berdasarkan nilai rapor Madrasah Tsanawiyah/Sekolah Menengah Pertama (MTs/SMP) atau yang sederajat, nilai ujian nasional MTs/SMP atau yang sederajat, rekomendasi guru bimbingan dan konseling/konselor di MTs/ SMP atau yang sederajat, dan hasil tes penempatan (placement test) ketika mendaftar di MAN 2 Parepare, atau tes bakat dan minat oleh psikolog.
Peserta didik masih mungkin pindah peminatan paling lambat pada awal semester kedua di Kelas X sepanjang daya tampung peminatan baru masih tersedia, berdasarkan hasil pembelajaran berjalan pada semester pertama dan rekomendasi
47
guru bimbingan dan konseling, Peserta didik yang pindah peminatan wajib mengikuti dan tuntas matrikulasi mata pelajaran yang belum dipelajari sebelum pembelajaran pada peminatan baru dimulai.
Peserta didik dapat memilih minimal 3 mata pelajaran dari 4 mata pelajaran yang terdapat pada satu peminatan, 1 mata pelajaran yang tidak diambil beban belajarnya dialihkan ke mata pelajaran lintas minat. Selain mengikuti mata pelajaran di peminatan yang dipilihnya, setiap peserta didik harus mengikuti mata pelajaran tertentu untuk lintas minat dan pendalaman minat. Bila peserta didik mengambil 3 mata pelajaran dari peminatan yang dipilihnya, maka peserta didik tersebut dapat mengambil mata pelajaran lintas minat sebanyak 9 jam pelajaran (3 mata pelajaran) di Kelas X atau sebanyak 8 jam pelajaran (2 mata pelajaran) di Kelas XI dan XII.
Sedangkan bila peserta didik mengambil 4 mata pelajaran dari peminatan yang dipilihnya, maka peserta didik tersebut dapat mengambil mata pelajaran lintas minat sebanyak 6 jam pelajaran (2 mata pelajaran) di Kelas X atau sebanyak 4 jam pelajaran (1 mata pelajaran) di Kelas XI dan XII.
Peserta didik yang mengambil Peminatan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam atau Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial, lintas minatnya harus diluar peminatan yang dipilihnya. Sedangkan peserta didik yang mengambil Peminatan Bahasa dan Budaya, dapat mengambil mata pelajaran lintas minat: (1) di luar; (2) di dalam; atau (3) sebagian di dalam dan sebagian di luar, peminatan yang dipilihnya.
Mata pelajaran lintas minat yang dipilih sebaiknya tetap dari Kelas X sampai dengan XII.