BAB III PROSEDUR PENELITIAN
E. Teknik Analisis data
b. Dokumentasi
Dokumentasi dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dari buku ajar PAI dan budi pekerti SMA kelas X . buku tersebut dijadikan peneliti sebagai acuan dalam menentukan kompetensi sekaligus membuat materi ajar Pendidikan agama islam yang akan dimuat dalam media pembelajaran. Dalam pemilihan buku tersebut, penulis telah mendapatkan rekomendasi dari Guru PAI di sekolah.
Untuk melakukan pengujian kelayakan, penulis menggunakan kuesioner dengan perhitungan menggunakan skala likert. Skala likert menggunakan beberapa butir pertanyaan untuk mengukur perilaku individu dengan merespon 4 pilihan : sangat setuju, setuju, tidak setuju, sangat tidak setuju. Skala likert berhubungan dengan pertanyaan tentang pendapat seseorang terhadap sesuatu. 45
Tabel 3. 7 Ketentuan Pemberian Skor
Kategori Jawaban Skor
Sangat Baik 4
Baik 3
Tidak Baik 2
Sangat Tidak Baik 1
Berdasarkan tabel 3.7, skor setiap indikator uji kelayakan dapat dihitung menggunakan rumus :
(
) (
) (
) (
)
Keterangan :
F1 merupakan frekuensi jawaban responden yang menjawab 1 (Sangat Tidak Setuju)
F2 merupakan frekuensi jawaban responden yang menjawab 2 (Tidak Setuju)
F3 merupakan frekuensi jawaban responden yang menjawab 3 (Setuju) F4 merupakan frekuensi jawaban responden yang menjawab 4 (Sangat Setuju)
Perhitungan diatas dapat dilanjutkan untuk semua indikator yang ada kemudian dihitung rata-rata dari indikator yang memiliki aspek yang
45Husein Umar, Metode Riset Bisnis (Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama 2003) h. 98
sama. Analisis hasil juga akan menggunakan rentang presentase sebagaimana pada tabel 3.2
44
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN
A. Pengembangan Media Pembelajaran
Dalam penelitian ini akan dikembangkan Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis Website. Dalam proses pengembangan, metode yang digunakan adalah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Namun mengingat keterbatasan waktu, dalam penelitian ini yang akan dilakukan hanya sampai pada tahap implementasi saja. Pelaksanaan keseluruhan prosedur pengembangan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Tahap Analisis (Analysis)
Analisis kebutuhan adalah tahap awal dalam melakukan penelitian. Penulis melakukan wawancara dengan salah seorang guru Pendidikan Agama Islam dan menanyakan beberapa permasalahan yang sering terjadi dalam proses Pembelajaran. Adapun hasil dari wawancara sebagai berikut :
1. Metode yang digunakan dalam pembelajaran cenderung monoton.
Dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam, banyak guru masih menerapkan metode seputar, ceramah, tanya jawab, hafalan, latihan dan pemberian tugas. Hal ini tentunya dapat membuat siswa menjadi kurang tertarik dengan proses pembelajaran.
2. Keterbatasan Alokasi jam pelajaran
Alokasi jam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam pada sekolah Negeri hanya 2 jam pelajaran dalam 1 minggu. Hal ini tentu dirasa kurang bagi siswa untuk memahami semua materi.
Beberapa siswa terkadang masih kesulitan untuk bisa langsung memahami materi pada saat pembelajaran berlangsung. Mereka membutuhkan pengulangan agar dapat lebih memahami materi yang sudah diajarkan
3. Beberapa sekolah tidak menjual buku pelajaran.
Beberapa sekolah memang memiliki kebijakan untuk tidak menjual buku di Sekolah. Siswa diminta untuk mencari secara mandiri di luar sekolah. Sekolah juga memberikan fasilitas peminjaman buku di perpustakaan namun akses dan durasinya juga masih terbatas.
4. Perbedaan kemampuan Siswa.
Kemampuan siswa dalam memahami pembelajaran sangat berbeda-beda. Ada yang baik dalam mendengarkan ceramah saja, ada yang lebih memahami jika terdapat ilustrasi gambar dan sebagainya.
Berdasarkan hasil diatas telah dianalisis bahwa dibutuhkannya media pembelajaran yang tidak monoton (menjadikan berbagai konten seperti teks, audio, video dan sebagainya). Media pembelajaran
tersebut juga harus bersifat fleksibel dan mudah diakses dimana saja dan kapan saja. Dalam media pembelajaran kontennya juga harus merepresentasikan isi buku pelajaran sehingga tetap sesuai dengan kurikulum yang ada.
2. Tahap Desain (Design) a. Materi Pembelajaran
Penulis memilih materi pembelajaran berdasarkan hasil diskusi Bersama guru Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 3 Kota Bengkulu. Materi yang dipilih adalah tentang “Berbusana Muslim dan Muslimah Merupakan Cermin Kepribadian dan Keindahan Diri”. Hal ini disesuaikan dengan Materi pelajaran yang sedang berjalan dan berdasarkan kompetensi dasar yang sudah ada.
Sub materi yang akan dimasukkan pada Media Pembelajaran nantinya sebagai berikut :
a) Memahami Makna Busana Muslim / Muslimah dan Menutup Aurat
a) Makna Aurat
b) Makna Jilbab dan Busana Muslim
b) Ayat-ayat Al-Qur‟an dan Hadis tentang Perintah Berbusana Muslim/Muslimah
a) Q.S. Al-Ahzab [33] Ayat : 59
b) Q.S. An-Nµr[24] Ayat : 31 c) Hadis dari Ummu „A¯iyyah b. Platform Media pembelajaran
Dalam pembuatan Media Pembelajaran, akan digunakan platform wordpress. Penulis mendapatkan rekomendasi setelah berkonsultasi dengan ahli IT. Hal ini dikarenakan penggunaan Wordpress tidak mengharuskan seseorang untuk menggunakan coding atau pemrograman untuk dapat melakukan instalasi.
Platform wordpress dapat dengan mudah dipahami dan dikembangkan, bahkan oleh orang-orang yang bukan berlatarbelakang IT sekalipun.
c. Desain Tampilan Media Pembelajaran
Pada tahap desain, penulis telah membuat rancangan tampilan pembelajaran sebagai berikut :
Gambar 4. 1 Desain Halaman Daftar Kelas
Pada halaman awal akan ditampilkan daftar kelas yang tersedia yang dapat dipilih oleh siswa. Kelas ini merepresentasikan materi pelajaran, misalnya tentang berbusana muslim, tentang zakat dan sebagainya. Untuk memilih kelas yang diinginkan siswa dapat mengklik tombol “lihat”.
Gambar 4. 2 Desain Halaman Detail Kelas
Setelah siswa memilih sebuah kelas, maka akan ada tampilan detail dari kelas tersebut sehingga siswa dapat memahami materi apa saja yang akan dipelajari dalam sebuah kelas hingga tuntas.
Jika sudah melihat detail kelas, siswa dapat mengikuti kelas dengan mengklik tombol “ikut kelas”.
Gambar 4. 3 Desain Halaman Detail Materi
Pada tampilan materi kelas dibagi menjadi 2 bagian, yaitu : pada bagian kiri terdapat daftar menu materi yang dapat diklik dan pada bagian kanan adalah materi yang ditampilkan. Siswa dapat dengan mudah beralih dari satu materi ke materi lainnya bahkan memilih sub materi yang telah disediakan. Dalam detail materi kelas juga ditampilkan konten seperti gambar, video, ayat Alquran bahkan audio muratal sehingga memudahkan siswa dalam memahami isi pelajaran.
3. Tahap Pengembangan (Development)
Dalam proses pengembangan ini penelitian akan dilakukan instalasi wordpress dan plugin LMS. Setelah itu memasukkan materi dan akan dilakukan review hasil dan validasi oleh ahli. Adapaun rincian tahap pengembangan adalah sebagai berikut :
a. Pengembangan Produk Media Pembelajaran a) Hosting dan Domain
Media pembelajaran dalam penelitian ini nantinya akan berbasis website sehingga membutuhkan hosting dan domain agar dapat diakses oleh siswa melalui internet. Nama domain yang dipilih penulis untuk digunakan dalam penelitian ini adalah nama yang dapat merepresentasikan tujuan yang ingin dicapai, yaitu membuat media pembelajaran pendidikan Agama Islam. Oleh karena itu penulis memilih domain belajarpai.com dengan pertimbangan kemudahan dalam mengetikkan nama domain dan kata “PAI” sendiri cukup merepresentasikan “Pendidikan Agama Islam”. Sehingga pengunjung yang mengakses laman website ini nantinya diharapkan dapat langsung memahami maksud dan tujuan dari website tersebut.
Untuk keperluan hosting, Ahli IT memberikan rekomendasi kepada penulis untuk menggunakan jasa penyedia layanan idcloudhost.com. Hal ini dikarenakan telah sering digunakan untuk menjalankan beberapa website maupun aplikasi dengan skala kecil maupun besar. Selain itu dari sisi biaya tergolong murah serta tersedia pilihan pembayaran bulanan. Selanjutnya penulis mulai
melakukan pendaftaran layanan di alamat
https://idcloudhost.com/hosting/. Pada hosting idcloudhost terdapat beberapa paket yang tersedia. Penulis memilih paket
Entrepreneur Pro dengan spesifikasi CPU : 2 Core, Storage Space : 7 GB, Virtual Memory : 2 GB dan Badwidth : Unlimited
b) Instalasi Wordpress
Setelah mempunyai hosting, berikutnya dapat melakukan intalasi wordpress melalui cpanel yang tersedia. Platform wordpress dapat digunakan untuk banyak hal, terutama media informasi. Akan tetapi media tersebut tidak langsung ada, melainkan harus dilakukan proses pemasangan alat tambahan yang disebut plugin. Pada penelitian ini penulis lebih memilih menggunakan plugin tutor LMS. Hal ini dikarenakan fitur yang dibawah oleh plugin tersebut cukup lengkap, mulai dari pembuatan kelas, materi, soal hingga tanya jawab.
c) Memasukkan materi pembelajaran
Langkah berikutnya setelah platform selesai adalah memasukkan materi. Materi yang digunakan berdasarkan buku pembelajaran yang digunakan di sekolah. Materi yang dimasukkan pada media pembelajaran diatur sedemikian rupa agar dapat mudah dipahami oleh siswa. Materi ini juga dilengkapi dengan gambar dan video yang mendukung sehingga diharapkan dapat meningkatkan minat belajar siswa.
b. Tampilan Hasil Produk Media Pembelajaran
Hasil dari Media Pembelajaran dapat diakses melalui website belajarpai.com. Dengan tampilan sebagai berikut :
1) Halaman Daftar Kelas
Gambar 4. 4 Tampilan Halaman Daftar Kelas
Halaman kelas merupakan halaman yang memuat daftar kelas yang sudah dibuat oleh guru. Pada halaman ini penulis membuat contoh beberapa kelas, namun yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas “Berbusana Muslim dan Muslimah Merupakan Cermin Kepribadian dan Keindahan Diri”.
2) Halaman Detail Kelas
Gambar 4. 5 Tampilan Halaman Detail Kelas
Halaman detail kelas menampilkan dekripsi dari sebuah kelas. Pada halaman ini terdapat video pembuka yang menjelaskan secara singkat tentang kelas tersebut. Terdapat juga topik kelas yang dapat di-klik dan memunculkan sub topik, sehingga siswa dapat mengetahui apa saja yang nantinya akan mereka pelajari dari kelas yang akan diikuti. Untuk dapat mengikuti kelas ini, siswa dapat mengklik tombol Enrol Now dibagian bawah video pembuka.
3) Halaman Materi
Gambar 4. 6 Tampilan Halaman Materi
Setelah siswa memilih kelas, maka akan diarahkan ke halaman materi kelas. Pada bagian kiri, siswa dapat melihat keseluruhan materi. Jika ingin berpindah ke materi lain, siswa dapat mengklik judul materi. pada halaman ini juga terdapat tombol complete yang dapat digunakan untuk menandai bahwa siswa telah menyelesaikan suatu materi.
Dalam media pembelajaran ini, siswa memiliki fleksibilitas untuk dapat memilih materi yang ingin dilihat terlebih dahulu. Apabila siswa belum memahami, tidak perlu mengklik tombol complete sehingga dapat diulang kembali pada lain waktu.
Siswa dapat melihat centang hijau yang menandakan materi tersebut telah diselesaikan, dan yang belum dicentang hijau berarti materi tersebut masih perlu dibaca dan dipahami kembali.
Gambar 4. 7 Tampilan Progres Kelas
Kelas yang sudah diikuti oleh siswa juga memberikan keterangan berapa persen progress pembelajaran yang sudah dilakukan siswa tersebut. Semua kelas yang telah berstatus completed dapat dilihat oleh guru sehingga guru dapat memonitoring dan memberikan perhatian lebih pada siswa yang belum menyelesaikan materi kelas.
4) Halaman Tanya Jawab
Gambar 4. 8 Tampilan Halaman Tanya Jawab
Siswa yang sedang membaca materi pada media pembelajaran dapat mengajukan pertanyaan pada kolom tanya jawab. Pertanyaan yang diajukan seorang siswa dapat dilihat oleh guru maupun semua peserta kelas lainnya. Hal ini memungkinkan terjadinya tanya jawab dan diskusi antar sesama siswa. Guru juga dapat menjawab pertanyaan salah
seorang siswa sehingga siswa lainnya juga dapat mengetahui jawabannya.
5) Halaman Pengerjaan Latihan Soal
Gambar 4. 9 Tampilan Halaman Pengerjaan Latihan Soal
Setelah menyelesaikan semua materi, siswa dapat mengerjakan latihan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi yang telah diberikan. Soal latihan ini dapat bersifat pilihan ganda atau essai. Pada media pembelajaran ini penulis memberikan soal latihan pilihan ganda sesuai dengan soal latihan yang ada pada buku paket pembelajaran di sekolah.
Jika siswa telah mengerjakan soal, akan secara otomatis diberikan penilaian. Penilaian dapat ditentukan batas kelulusannya sehingga siswa dapat mengetahui apakah hasil soal latihannya sudah memenuhi standar atau tidak. Guru juga
dapat mengatur waktu pengerjaan soal dan guru juga dapat memberikan kesempatan pengulangan pengerjaan soal sehingga soal dapat dikerjakan lebih dari satu kali. Hal ini sangat berguna agar siswa mendapatkan kesempatan untuk memahami kembali materi terlebih dahulu.
c. Validasi Produk
Setelah melakukan pengembangan produk, selanjutnya penulis melakukan validasi terhadap hasil pengembangan. Tujuan dari validasi adalah untuk mengetahui tingkat kelayakan media pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbsis website yang dikembangkan sebelum media tersebut digunakan. Hasil dari kegiatan ini berupa saran dan masukan yang akan dijadikan dasar untuk melakukan perbaikan.
Dalam validasi ini penulis melibatkan 3 validator , yang terdiri dari 1 dosen Institut Agama Islam Negeri Bengkulu, yaitu Ibu Dian Jelita, M.Pd ( sebagai validator ahli materi), dan 1 dari PT Ascon Inovasi Data Direktur Teknologi dan Inovasi Bapak Robbie Shugara, S.T (sebagai validator ahli IT), Serta 1 Guru Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 3 Kota Bengkulu, yaitu Ibu Azni Hermiati, S.Ag.
Penulis menggunakan angket dengan alternatif jawaban 4 pilihan, yaitu, sangat sesuai, cukup sesuai, kurang sesuai, dan tidak sesuai. Adapun hasil uji validitas terhadap produk pengembangan
media pembelajaran Pendidikan agama islam berbasis website sebagai berikut.
1) Validasi Ahli Materi
Ahli materi yang akan melakukan validasi terhadap materi ajar adalah Ibu Dian Jelita, M.Pd seorang tenaga pendidik (dosen) di Program Studi Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu. Kepada ahli materi penulis memberikan beberapa pertanyaan, sebagai berikut :
Tabel 4. 1 Hasil Validasi Pengembangan Produk oleh Ahli Materi
S a r a n
A h l i
M a t e r
No Pertanyaan Nilai
1 Bagaimanakah rumusan topik pada pengembangan media pendidikan agama islam berbasis website ini?
3.00 2 Bagaimanakah kesesuaian materi yang diajarkan pada
pengembnagan media pendidikan agama islam berbasis website ini?
4.00
3 Bagaimana kesesuaian antara Standar Kompetensi dengan Indikator pada pengembangan media pendidikan agama islam berbasis website ini?
4.00
4 Apakah isi pembelajaran dalam media pembelajaran sesuai dengan Kurikuluum K13?
3.00 5 Bagaimana kesesuaian uraian isi pembelajaran dan
gambar dalam media pembelajaran pendidikan agama islam ini?
3.00
6 Bagaimana ruang lingkup materi yang disajikan dalam media pembelajaran pendidikan agama islam ini?
4.00 7 Apakah materi yang disajikan melalui media
pendidikan agama islam ini dapat memberikan motivasi kepada siswa agar lebih giat belajar?
4.00
8 Bagaimana tingkat kesukaran bahasa yang digunakam, apakah sesuai dengan tingkat pemahaman siswa?
3.00 9 Apakah instrumen evaluasi yang digunakan dapat
mengukur kemampuan siswa?
4.00 10 Apakah video demonstrasi sudah sesuai dengan materi
pendidikan agama islam?
4.00
Nilai Total 36.00
(Σ) Rata-Rata Skor 3,60
i :
Perjelas bahasa yang digunakan dan disederhanakan agar dapat dengan mudah di pahami siswa. Gunakan font tulisan dengan bahasa arab menggunakan font traditional arabic dengan ukuran 20. Perbaiki kesalahan di soal-soal yang sudah diperiksa
Berdasarkan tabel 3.2 hasil validasi diatas masuk dalam rentang 75-100% sehingga dapat diinterpretasikan sebagai Sangat Baik.
Adapun data kualitatif yang dihimpun berdasarkan hasil validasi oleh ahli materi, materi yang telah dibuat sudah sangat dan cukup sesuai untuk diterapkan. Tidak diperlukan perubahan materi itu sendiri, namun ahli materi memberikan beberapa catatan seperti memperjelas dan menyederhanakan bahasa yang digunakan. Ahli materi juga memberikan saran untuk penambahan ayat Al Quran dalam bentuk arabic dengan ukuran font 20
2) Validasi Ahli IT
Ahli IT dalam penelitian ini adalah bapak Robbie Shugara, S.T. Direktur Teknologi dan Inovasi dari PT Ascon Inovasi Data.
Kepada ahli IT, penulis memberikan instrumen validasi seperti berikut:
Tabel 4. 2 hasil validasi pengembangan produk oleh ahli IT
No Pertanyaan Nilai
1 Apakah media pembelajaran dapat diakses dengan mudah?
4.0 2 Bagaimana kecepatan akses media pembelajaran ? 3.0 3 Apakah media pembelajaran dapat dibuka di berbagai
jenis perangkat dan koneksi internet dengan baik ?
4.0 4 Apakah tampilan media pembelajaran telah sesuai
dengan berbagai jenis perangkat?
3.0
S a r a n A h l i IT
ubah font menjadi lebih tegas dengan ukurang yang diperbesar (Open Sans 14px)
Akses menggunakan seluler sedikit lamban, coba kompres ukuran gambar dibawah 100 kb
Sesuaikan tampilan dengan mayoritas perangkat yang digunakan siswa
Berdasarkan tabel 3.2 hasil validasi diatas masuk dalam rentang 75-100% sehingga dapat diinterpretasikan sebagai Sangat Baik.
Adapun data kualitatif yang dihimpun berdasarkan hasil validasi oleh ahli IT adalah saran perubahan font agar lebih baik.
Penulis sebelumnya masih menggunakan font times new roman yang merupakan font bawaan dari website. Ahli IT juga memberikan masukan untuk melakukan pengurangan kapasitas atau ukuran dari gambar yang digunakan agar waktu yang digunakan untuk memuat konten di halaman menjadi lebih cepat.
3) Validasi Guru Pelajaran Pendidikan Agama Islam
Praktisi pembelajaran (guru) dilakukan terhadap ibu Azni Hermiati S.Ag, Guru Pendidikan Agama Islam SMA Negeri 3
5 Apakah font, ukuran huruf dan komposisi warna telah sesuai sehingga dapat dibaca dengan baik ?
3.0 6 Apakah penempatan konten (gambar/video) telah
sesuai?
4.0 7 Apakah proses registrasi dan masuk (login) berjalan
dengan mudah ?
4.0 8 apakah semua tautan (link) berfungsi dengan baik ? 4.0 9 apakah semua proses input data berjalan dengan
lancar ?
4.0 10 apakah alur pada media pembelajaran memudahkan
pengguna dalam mengaksesnya ?
4.0
Nilai Total 37.00
(Σ) Rata-Rata 3,70
Kota Bengkulu. Kepada guru mata pelajaran, penulis memperlihatkan dan melakukan domonstrasi media pembelajaran kemudian meminta kesediaan menjawab beberapa pertanyaan berikut :
Tabel 4. 3 hasil validasi praktisi pemebelajaran
S a r a n d a r i G u r u m a
ta pelajaran
Tingkat pemahaman anak-anak dalam 1 kelas jelas berbeda-beda, karena itu harus cukup waktu untuk kuis atau kolom tanya jawabnya
Berdasarkan tabel 3.2 hasil validasi diatas masuk dalam rentang 75- 100% sehingga dapat diinterpretasikan sebagai Sangat Baik.
Adapun data kualitatif yang dihimpun berdasarkan dari guru mata pelajaran, media pembelajaran ini telah sesuai sehingga sudah dapat diimplementasikan kepada siswa di kelas. Namun guru mata
No Pertanyaan Nilai
1 Bagaimanakah kesesuaian materi yang disajikan pada pengembangan media ajar ini?
4.00 2 Apakah media ajar ini memudahkan dalam
mengajar?
4.00 3 Apakah isi media ajar ini sesuai dengan SK/KD
kurikulum K13?
4.00 4 Bagaimanakah kesesuaian atara gambar dan materi? 4.00 5 Apakah dalam gambar-gambar media ajar membantu
siswa memahai materi?
4.00 6 Apakah sudah sesuai ukuran huruf dan jenis huruf
yang digunakana?
3.00 7 Bagaimana kejelasan urutan penyampaian materi? 4.00 8 Apakah video demonstrasi dalam media ajar
memberikan daya tarik kepada siswa?
4.00 9 Bagaimana tingkat kesukaran bahasa yang
digunakan, apakah sesuai dengan tingkat pemahaman siswa?
3.00
10 Bagaimanakah kejelasan tugas dan evaluasi 4.00
Nilai Total 38.00
(Σ) Rata-Rata 3,80
pelajaran memberikan beberapa catatan tentang waktu pengerjaan kuis.
d. Revisi Produk
Setelah penulis melakukan validasi kepada ahli materi dan ahli IT serta praktisi pembelajaran, penulis mendapatkan skor validasi yang Sangat Baik. Hal ini menunjukkan produk media pembelajaran yang telah dikembangkan telah layak untuk diimplementasikan.
Namun pada tahap validasi, penulis juga mendapatkan beberapa catatan dan saran dari para ahli. Penulis mencoba mengakomodir saran dari para ahli dan melakukan perubahan pada media pembelajaran agar media pembelajaran yang diimplementasikan akan semakin baik. Berikut adalah beberapa revisi yang penulis lakukan :
1) Revisi Konten Materi
Gambar 4. 10 Tampilan materi setelah revisi oleh ahli materi
Pada awalnya media pembelajaran tidak disertai oleh ayat Alquran dalam bentuk arabic. Berdasarkan saran dari ahli materi, penulis menambahkan ayat AlQuran seperti gambar diatas. Selain
itu penulis juga menambahkan audio ayat AlQuran agar siswa dapat juga mendengarkan pembacaan dari Ayat tersebut.
2) Revisi Tampilan Media Pembelajaran
Berdasarkan masukan dari ahli IT penulis melakukan revisi tehadap tampilan media pembelajaran menjadi sebagai berikut :
Gambar 4. 11 tampilan media setelah validasi oleh ahli media (IT)
Dalam revisi ini penulis melakukan perubahan font huruf yang digunakan menjadi font open sans dengan ukuran 14px.
Pengguanaan dengan perangkat mobile (smartphone) juga telah disesuaikan sehingga tetap terbaca dengan baik. Selain itu untuk gambar yang ada pada media pembelajaran ini telah dilakukan kompresi kurang dari 100kb sehingga membuat waktu loading menjadi lebih cepat
Tabel 4. 4 Tampilan revisi sub menu
Selain itu penulis juga melakukan pemecahan sub materi sehingga siswa dapat memilih materi lebih fokus. Penulis melakukan pembagian sub materi teori dan ayat Alquran atau Hadits yang menjadi dalil materi tersebut
4. Tahap Implementasi (Implementation) a. Teknis Implementasi
Dalam melakukan implementasi ini, penulis berencana melakukan presentasi langsung di depan Siswa untuk memberikan edukasi dan tata cara penggunaan media pembelajaran. Namun karena pandemi Covid-19, pertemuan tatap muka tidak dimungkinkan. Penulis berkoodinasi dengan guru pelajaran dan diizinkan untuk masuk ke dalam grup mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas X IPS 2.
Pada grup whatsapp tersebut penulis berkomunikasi dengan siswa dan memberikan panduan bagaimana siswa dapat mengakses media
pembelajaran. Penulis juga melakukan tanya jawab dengan siswa di dalam grup tersebut untuk memberikan bimbingan lebih lanjut bagi siswa yang mengalami kesulitan.
Sebelum media digunakan, siswa diminta untuk membuka halaman link menggunakan Web Browser yang ada di smartphone mereka.
Halaman link tersebut akan otomatis menuju pada media pembelajaran yang dikembangkan. Setelah memberi waktu kepada siswa untuk mengamati, mencoba menggunakan ataupun memanfaatkan media pembelajaran tersebut, dibuka ruang diskusi agar siswa yang kesulitan dapat bertanya.
5. Tahap Evaluasi (Evaluation)
Pada tahap evaluasi penulis akan melakukan Pengujian kelayakan untuk mendapatkan penilaian dan umpan balik dari media pembelajaran yang telah diimplementasikan. Target dari pengujian ini adalah siswa, khususnya siswa kelas X IPS 2 yang menjadi subjek dalam penelitian ini.
Tahapan pengujian dilakukan dengan memberikan kuisioner yang dilanjutkan dengan melakukan tabulasi data dari jawaban (respon) siswa pada kuisioner.
a. Kuesioner
Kuisioner yang diajukan berisikan pertanyaan – pertanyaan yang berkaitan dengan media yang telah dikembangkann. Pertanyaan tersebut menggunakan 3 aspek yaitu : Aspek Pengoperasian atau