BAB II TINJAUAN PUSTAKA
F. Teknik Analisis Data
Dalam penelitian ini, teknik analisis data yang digunakan oleh penulis adalah teknik yang bersifat deskriptif kualitatif. Teknik analisis data ini akan digunakan
6 Nana Syaodih Sukmadinata, Metode Penelitian Pendidikan.
7 Husaini Usman, Purnama Setiady Akbar, Metode Penelitian Sosial, (Cet, IV; Jakarta. PT Bumi Aksara, 2006).
untuk menganalisis data yang sukar dikuantifikasi misalnya analisis terhadap jawaban-jawaban dari informan berupa kategori.
Setiap kali data terkumpul, data tersebut langsung dianalisis dengan menggunakan teknik analisis yang bersifat kualitatif deskriptif. Penulis mencoba menganalisis data, mengolah data, dan mengambil keputusan dari data-data tersebut serta menggambarkan dan melaporkan apa yang terjadi di lapangan (lokasi penelitian).
Menurut Miles dan Huberman dalam Imam Gunawan bahwa ada tiga tahapan yang harus dikerjakan dalam menganalisis data penelitian kualitatif, yaitu: reduksi data, (data reduction), paparan data (data display), dan penarikan kesimpulan dan verifikasi (conclusion drawing/verifying).8 Analisis data dalam penelitian kulitatif ini dilakukan secara bersamaan dengan proses pengumpulan data masih berlangsung kegiatan ini juga dilakukan selama dan sesudah mengumpulkan data.
1. Reduksi data
Reduksi data merujuk pada proses pemilihan, pemokusan, penyederhanaan, absraksi, dan pentransformasian “data mentah” yang terjadi dalam catatan-catatan lapangan tertulis. Proses ini berlangsung selama penelitian dilakukan, dari awal sampai akhir penelitian.9
Reduksi data merupakan bagian dari analisis, bukan terpisah. Fungsinya untuk menajamkan, menggolongkan, mengarahkan, membuang yang tidak perlu, dan mengorganisasi sehingga interpretasi bisa ditarik.10
8 Gunawan Imam, Metode Penelitian Kualitatif Teori dan Praktik, (Cet. IV; Jakarta: PT Bumi Aksara, 2016).
9 Emzir, Analisis Data: Metodologi Penelitian Kualitatif, (Cet. II; Jakarta: Rajawali Pers, 2011).
10 Basrowi dan Suwandi, Memahami Penelitian Kualitatif.
Tahapan reduksi data dilakukan untuk menelaah secara keseluruhan data yang diperoleh di lapangan, yaitu kepala madrasah sebagai supervisor pendidikan dalam meningkatkan profesional pendidik di MTs DDI Kanang. sehingga dapat ditemukan jawaban dari rumusan masalah dari objek yang diteliti. Kegiatan yang dilakukan dalam reduksi data adalah mengumpulkan data dan informasi dari catatan hasil wawancara dan hasil observasi, kemudian mencatat hal-hal yang dianggap penting yang berkaitan dengan penelitian.
2. Penyajian data
Penyajian data adalah sekumpulan informasi tersusun yang memberi kemungkinan untuk menarik kesimpulan dan pengambilan tindakan. Bentuk penyajiannya antara lain berupa teks naratif, matriks, grafik, jaringan dan bagan.
Tujuannya adalah untuk memudahkan membaca dan menarik kesimpulan.11 Dalam tahap ini penulis melakukan penyajian data dengan cara sistematis agar lebih mudah dipahami sehingga tidak terjadi penumpukan data.
3. Penarikan kesimpulan atau verifikasi Menurut Sugiyono:
Kesimpulan awal yang dikemukakan masih bersifat sementara, dan akan berubah bila tidak ditemukan bukti-bukti yang kuat yang mendukung pada tahap pengumpulan data berikutnya. Tetapi apabila kesimpulan yang dikemukakan pada tahap awal, didukung oleh bukti-bukti yang valid dan konsisten saat peneliti kembali ke lapangan mengumpulkan data, maka kesimpulan yang dikemukakan merupakan kesimpulan yang kredibel.12
Penarikan kesimpulan atau verifikasi dalam penelitian kualitatif mungkin dapat menjawab semua rumusan masalah yang ada dalam penelitian mungkin juga tidak karena rumusan masalah dalam penelitian ini masih bersifat sementara.
11 Basrowi dan Suwandi, Memahami Penelitian Kualitatif.
12 Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D),
Selain itu penulis juga akan menganalisis data dengan menggunakan pendekatan induktif yaitu penggolongan data dengan jalan menguraikan data yang bersifat umum ke khusus kemudian dianalisis untuk memperoleh kesimpulan yang bersifat umum.
G. Pengujian Keabsahan Data
Pengujian keabsahan data dalam penelitian kualitatif menggunakan:
1. Perpanjangan Pengamatan
Perpanjangan pengamatan yang dimaksud adalah setelah penulis memperoleh data, akan tetapi data yang diperoleh belum lengkap dan belum mendalam maka penulis kembali ke lapangan dengan melakukan pengamatan, wawancara lagi dengan sumber data yang pernah ditemui maupun sumber data yang baru. Melalui perpanjangan pengamatan diharapkan sumber data lebih terbuka, sehingga sumber data akan memberikan informasi tanpa ada yang dirahasiakan. Hal tersebut penulis lakukan sebagai bentuk pengecekan kembali data yang telah diperoleh sebelumnya pada sumber data bahwa informasi yang diperoleh benar dan tidak berubah.
Berapa lama perpanjangan pengamatan ini dilakukan, akan sangat tergantung pada kedalaman, keluasan dan kepastian data. Kedalaman artinya apakah penulis
Pengumpulan Data Penyaji
Penarikan Kesimpulan/Verifikasi Red
ingin menggali data sampai pada tingkat makna, makna berarti data di balik yang tampak. Keluasan berarti, banyak sedikitnya informasi yang diperoleh. Dalam hal ini setelah penulis memperpanjang pengamatan, apakah akan menambah fokus penelitian, sehingga memerlukan tambahan informasi baru lagi. Kepastian data adalah yang valid yang sesuai dengan apa yang terjadi.13
2. Meningkatkan Ketekunan
Meningkatkan ketekunan berarti melakukan pengamatan secara lebih cermat dan berkesinambungan. Dengan cara tersebut kepastian data dan urutan peristiwa akan dapat direkam secara pasti dan sistematis. Dengan meningkatkan ketekunan itu, maka penulis dapat melakukan pengecekan kembali apakah data yang telah ditemukan salah atau tidak. Demikian juga dengan meningkatkan ketekunan maka penulis dapat memberikan deskripsi data yang akurat dan sistematis tentang apa yang diamati. Sebagai bekal penulis untuk meningkatkan ketekunan adalah dengan cara membaca berbagai referensi yang berkaitan dengan temuan yang diteliti.
3. Triangulasi
Triangulasi dapat diartikan sebagai pengecekan data dari berbagai sumber data, menggunakan berbagai cara (seperti wawancara, observasi, dokumentasi), dan melalui berbagai waktu. Ada beberapa triangulasi yaitu:
a. Triangulasi Sumber
Triangulasi sumber untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data yang diperoleh melalui beberapa sumber. Sumber data yang memberikan informasi tidak dapat dirata-ratakan seperti dalam penelitian kuantitatif,
13 Sugiyono, Memahami Penelitian Manajemen, (Cet. V; Bandung: CV Al-FABETA, 2016).
tetapi dideskripsikan, dikategorisasikan, mana pandangan yang sama, yang berbeda dan mana spesifik dari sumber data yang dimaksud. Data yang telah dianalisis oleh penulis yang menghasilkan suatu kesimpulan selanjutnya dimintakan kesepakatan (member chek) dengan sumber data. Member chek adalah proses pengecekan data yang diperoleh penulis kepada pemberi data, tujuannya adalah agar informasi yang diperoleh dan akan digunakan dalam penulis laporan sesuai dengan apa yang dimaksud sumber data atau informan.14
Untuk menguji kredibilitas data tentang kompetensi kepala madrasah maka pengumpulan dan pengujian data yang telah diperoleh dilakukan ke kepala madrasah sebagai pimpinan yang punya wewenang dan pendidik di madrasah untuk memastikan keberhasilan kepala madrasah sebagai supervisor
b. Triangulasi Teknik
Triangulasi teknik untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data kepada sumber yang sama dengan teknik yang berbeda. Misalnya data diperoleh dengan wawancara, lalu dicek dengan observasi, dokumentasi. Bila dengan tiga teknik pengujian kredibilitas data tersebut, menghasilkan data yang berbeda- beda, maka penulis melakukan diskusi lebih lanjut kepada sumber data yang bersangkutan atau orang lain, untuk memastikan data mana yang dianggap benar.
Atau mungkin semuanya benar, karena sudut pandangnya berbeda-beda.
c. Triangulasi Waktu
Penelitian yang ingin menghasilkan kredibilitas sebuah data juga dipengaruhi oleh waktu. Data yang dikumpulkan dengan teknik wawancara di pagi hari pada saat
14 Sugiyono, Memahami Penelitian Manajemen.
narasumber masih segar, belum banyak masalah, akan memberikan data yang lebih valid sehingga kredibel. Untuk itu dalam rangka pengujian kredibilitas data dapat dilakukan dengan cara melakukan pengecekan dengan wawancara, observasi atau teknik lain dalam waktu dan situasi yang berbeda. Bila hasil uji menghasilkan data berbeda, maka dilakukan secara berulang-ulang sehingga sampai ditemukan kepastian datanya.15
15 Sugiyono, Metode Penelitian Manajemen.
46
KELAS ROMBEL
JENIS KEL. L P L P L P L P L P L P L P L P L P L P L P L P L P L P L P L P L P JUMLAH 15 16 15 16 14 16 14 15 15 14 14 15 15 15 15 17 5 26 17 14 15 16 10 18 8 22 13 16 12 16 10 19 12 17 JUMLAH PER
KELAS JUMLAH LAKI - LAKI JUMLAH PEREMPUAN JUMLAH TOTAL JUMLAH KESELURUHAN
E
29 D
29 28
C D
31 31
C G
30 29 30
D E
29 29
507
107 73 108
209 125 173
31 31 32 31
102
28 30 29
52 65
A B A B
KELAS VII KELAS VIII KELAS IX
A B F
C F