BAB III METODOLOGI PENELITIAN
3.7 Teknik Keabsahan Data
Keabsahan data dilakukan untuk membuktikan apakah penelitian yang dilakukan benar-benar merupakan penelitian ilmiah sekaligus untuk menguji data yang diperoleh. Pada penelitian ini, uji keabsahan data akan dilakukan dengan menggunakan triangulasi.
Triangulasi dalam pengujian kredibilitas diartikan sebagai pengecekan data dari berbagai sumber dengan berbagai waktu. Dengan demikian terdapat triangulasi sumber, triangulasi teknik pengumpulan data, dan waktu (Sugiyono, 2007:273).
1. Triangulasi Sumber
Untuk menguji kredebilitas data dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber.
2. Triangulasi Teknik
Untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data kepada sumber yang sama dengan teknik yang berbeda.
3. Triangulasi Waktu
Data yang dikumpulkan dengan teknik wawancara di pagi hari data narasumber masih segar, belum banyak masalah, akan memberikan data yang lebih valid sehingga kredibel.
Dalam melakukan penelitian ini penulis menggunakan triangulasi sumber untuk menguji kredibilitas data dilakukan dengan cara mengecek data yang telah diperoleh melalui beberapa sumber. Data yang diperoleh dianalisis oleh penulis
sehingga menghasilkan suatu kesimpulan selanjutnya dimintakan kesepakatan (member check) dengan tiga sumber data (Sugiyono, 2007:274).
Selain itu dengan menggali kebenaran informasi tertentu dengan menggunakan berbagai macam sumber data seperti dokumen, hasil wawancara, dan dengan mewawancarai sumber lebih dari satu subjek yang dianggap memiliki sumber yang berbeda, yang selanjutnya akan memberikan suatu pandangan yang berbeda mengenai fenomena yang diteliti. Berbagai pandangan tersebut akan melahirkan keluasan pengetahuan untuk memperoleh kebenaran yang akurat.
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1 Subjek Penelitian
Di dalam penelitian ini ada beberapa pihak yang dijadikan sebagai informan untuk mendapatkan informasi mengenai Bayu Skak dalam penelitian ini dengan latar belakang yang berbeda. Latar belakang Bayu sebagai Youtuber memiliki daya tarik tersendiri ketika Bayu sudah mulai memposting mengenai dirinya melalui konten video yang dia buat. Sebagai seseorang yang memiliki identitas baru, Bayu mempunyai ide dengan menggunakan media sosial dari semula dikenal hanya seorang pelajar yang hanya tinggal di suatu daerah dengan ciri khas yang ia miliki ia bisa menjadi sosok Bayu Skak yang sekarang.
Bayu yang sudah dari jaman sekolah memang sudah memiliki bakat untuk berani bicara di depan kamera dan membuat ide-ide yang kreatif untuk menghibur orang banyak. Bayu juga ingin memberikan dampak yang positif untuk orang banyak yang melihat atau menonton konten video Bayu Skak. Bayu Skak itu sendiri memiliki ciri khas sendiri dengan cara bicara nya dia yang medok berbahasa jawa timuran dan bernada keras dan sering menggunakan kata umpatan seperti “jancuk” “asu” dan lain lain nya sebagai bentuk rasa spontanitas dalam berbicara atau menanggapi suatu hal yang membuat dia jengkel, namun hal itu bisa diterima oleh orang banyak yang dimana kata-kata seperti kata yang mampu
mengungkapkan rasa kekesalan dan juga bisa digunakan untuk sebuah kata candaan untuk orang-orang terdekat saja. Dan juga bisa menjadikan kata singgungan untuk orang yang tidak terlalu dekat yang akan berakibat menjadi suatu pertikaian karna kata itu. Walaupun dalam etika kata-kata itu tidak patut ditiru karena melenceng dari kata yang baik.
Maka dari itu, Bayu Skak terus membuat konten video dengan ciri khas yang dia miliki itu untuk membuat orang lain juga bisa melihat bagaimana kaum milenial mampu melestarikan bahasa jawa dengan berbeda aspek dan juga dengan bisa mencontoh kata-kata yang baik dan benar dalam konten video Bayu Skak.
Walaupun Dengan ini Personal Ethics Bayu Skak tetap bisa eksis di dalam media sosial youtube.
4.1.1 Sejarah Youtube
Gambar 4.1
Tahun 2005 merupakan titik awal dari lahirnya situs video upload Youtube.com yang di dukung oleh tiga (3) karyawan perusahaan finance online
PayPal di Amerika Serikat. Mereka adalah Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed Karim. Nama YouTube sendiri terinspirasi dari nama sebuah kedai pizza dan restoran Jepang di San Mateo, California.
Setahun sejak kelahirannya, pada tahun 2006 YouTube.com telah menjadi situs yang bertumbuh dengan cepat. Dengan diunggahnya video baru sebanyak 65.000 dan mencapai 100.000 video hingga bulan Juli 2006 ke situs video YouTube. Rekor tersebut mampu menembus 5 situs terpopuler di situs Alexa.com, jauh mengalahkan situs Myspace.com. Pada bulan Juni 2006 situs video YouTube memasuki bidang kerjasama pemasaran dan periklanan dengan NBC.
Awal memasuki pasar internasional, pada bulan Oktober saham situs video YouTube telah di beli oleh Google dengan nilai USD 1,65 juta. Pada saat inilah awal dari situs video YouTube mulai berkembang dan mencapai masa-masa kemapanan di tingkat internasional. Pada awal masa kemapanan situs video YouTube mendapat penghargaan melalui majalah PC world dan mendapat julukan sembilan dari sepuluh produk terbaik di tahun 2006.
Dalam perkembangan portofolio situs video YouTube telah bekerjasama dengan berbagai instansi swasta maupun pemerintahan, yaitu (a) July-Agustus 2007 menyelenggarakan siaran bersama denganCNI acara debat Presiden Amerika; (b) November 2008 menyelenggarakan acara TV episode dan films secara online dengan bekerjasama dengan instansi media swasta di Amerika seperti: Lions Gate, CBS, NBC, Fox dan Disney; (c) Awal tahun 2009 situs video
Youtube melakukan registrasi domain situsnya (www.Youtube-nocookie.com) untuk koleksi videonya yang berada dalam wilayah hukum pemerintah Amerika.
Dan pada bulan November meluncurkan siaran pertujukan bagi para penonton di Inggris yang menampilkan 4000 pertunjukan yang berasal dari 60 pihakketiga yang bekerjasama dengan Youtube. (d) Pada bulan Maret 2010, YouTube mulai menyiarkan konten tertentu secara gratis, termasuk 60 pertandingan kriket Indian Premier League. Menurut YouTube, ini merupakan siaran acara olahraga besar via Internet pertama di dunia yang bersifat gratis.
Selanjutnya, pada tanggal 31 maret 2010, youtube meluncurkan desain situs baru dengn tujuan menyederhanakan antarmuka dan meningkatkan waktu yang dihabiskan pengguna di situs ini. Manajer Produk Google Shiva Rajaraman berkomentar: “Pada bulan Mei 2010, Youtube dilaporkan melayani lebih dari dua miliar videoper hari, jumlah yang dianggap “nyaris duakali lipat penonton primetime di ketiga jaringan televisi terbesar Amerika Serikat”. Pada Mei 2011, Youtube melaporkan di blog perusahaan nya bahwa menerima lebih dari tiga miliar kunjungan per hari. Bulan Oktober 2010, Hurley menyatakan akan mengundurkan diri dari jabatan CEO Youtube dan menjadi penasihat perusahaan.
Salar Kamangar akan mengambil alih kendali perusahaan ini. Pada bulan April 2011, James Zern, seorang teknisi perangkat lunak YouTube, mengungkapkan bhwa 30 persen video di YouTube mewakili 99 persen kunjungan ke situs ini.
Pada November 2011, jejaring sosial Google terinegrasi langsung dengan YouTube dan penjelajah web Chrome, sehingga video-video YouTube bisa ditonton di Google. Bulan Desember 2011, YouTube meluncurkan antarmuka
baru. Kanal video ditampilkan di kolom tengah halaman utama, sama seperti umpan berita situs-situs jejaring sosial. Pada saat yang sama, versi baru logo YouTube dipasang dengan bayangan merah yang lebih gelap. Inilah perubahan desain pertama mereka sejak Oktober 2006.
4.1.2 Profil YouTuber Bayu Skak
Gambar 4.2
Bayu Eko Moektito atau nama yang sering kita kenal dengan panggilan Bayu Skak lahir di Malang, 13 November 1993. Kini youtuber ini berusia 26 tahun dan merupakan lulusan SMK Negeri 4 Malang dan Universitas Negeri Malang. Di SMK, bayu mengambil jurusan animasi sedangkan di Universitas Negeri Malang ia merupakan mahasiswa seni dan bahasa. Tak hanya menjadi youtuber saja Bayu Skak juga menjadi Aktor, Komedian, Sutradara dan Personalia Youtube kebanggaan Indonesia.
Bayu Eko Moektito atau Bayu Skak bahkan sudah menjadi youtuber sejak
grup komedi yang diberi nama “SKAK” atau kepanjangan dari “Sekumpulan Arek Kesel”. Dalam bahasa Indonesia nama grup tersebut berarti “Sekumpulan Anak Capek”.
Pertama kali menjadi seorang youtuber, ia menggunakan peralatan seadanya. Saat itu, bayu dan kawan-kawannya hanya bermodalkan kamera 3 Mega Pixel dan juga ponsel crdas untuk membuat video dan mengunggah nya di youtube.
Video yang dibuat bayu bersama kawan-kawannya sangatlah lucu dan mengundang tawa. Ciri khas video yang dibuat oleh mereka adala selalu berbicara bahasa Jawa. Video-video yang dibuat dan diunggah di channel youtube mereka sangat populer di kalangan teman-temannya.
Bayu dan teman-temannya harus berpisah di Tahun 2011, channel youtube tersebut harus vakum karena masing-masing dari mereka fokus dengan urusan pendidikan masing-masing. Namun pada Januari 2012, bayu skak kembali menghidupkan kanal channel youtube nya.
Bayu lebih banyak membuat konten mengenai kehidupan remaja, komentar game, misuh jawa timuran, dan berbagai video lucu lainnya. Dari video- video tersebut membuat bayu semakin terkenal hingga saat ini. Setelah dikenal sebagai youtuber, bayu juga merupakan seorang aktor ia telah memainkan beberapa film populer. Salah satunya adalah film “Marmut Merah Jambu” yang merupakan film dari Raditya Dika walaupun di film itu bayu hanya menjadi cameo.
Kemudian di tahun 2019, bayu skak menyutradai dan membintangi film
“Yowis Ben 2” yang merupakan sekuel film “Yowis Ben”. Tak hanya itu saja, bayu juga pernah membintangi beberapa film lainnya sebut saja film “Check In Bangkok, Relationshit, Hangout, InsyaAllah Sah, dan Belok Kanan Barcelona”.
Di masing-masing film tersebut dirinya mendapatkan peran yang berbeda-beda.
Meskipun usia nya masih sangat muda, namun dia telah memiliki banyak prestasi yang membanggakan. Tercatat, bayu juga pernah mendapatkan penghargaan “Best Vlog Male 2013” tak hanya itu saja, bayu juga pernah mendapatkan penghargaan “Silver Play Button” dari youtube karena dia telah memiliki lebih dari 100.000 subscriber.
Saat ini, jumlah subscriber kanal youtube milik bayu lebih dari 2 juta subscriber, dengan konten yang tetap lucu, menghibur dan tentu nya mayorutas berbahasa jawa. Dengan banyak nya jumlah subscriber tersebut maka bayu mendapatkan penghasilan yang lumayan banyak dari youtube. Dengan bermodalkan skill, kerja keras dan keuletannya kini bayu berhasil memetik buah dari apa yang bayu tanam sejak masih remaja.
4.1.3 Profil Informan Informan I (Lea)
Wanita yang ramah bernama Mba Lea berumur 25 tahun seorang pekerja swasta, Mba Lea adalah salah satu subscriber Bayu Skak sudah lama Mba Lea ini
memang sangat menyukai konten video nya Bayu skak maka dari itu dia menjadi subscriber channel youtube nya Bayu Skak. Wanita yang ramah ini merupakan narasumber informant saya dalam penelitian ini.
Wawancara dilakukan pada tanggal 15 Juli 2020 yang berlokasi di Kawasan Petukangan Utara Rw.010 Rt.010 Kota Jakarta Selatan. Wawancara dilakukan di kediaman rumah Mba Lea saat Mba Lea ada waktu luang untuk bisa diajak wawancara. Hampir 30 menit lebih wawancara berlangsung dalam situasi yang tenang dan asik penuh candaan dan dukungan dari Mba Lea untuk penulis dan syukur tidak ada hambatan dalam wawancara berlangsung.
Alasan saya untuk memilih Mba Lea ini karena Mba Lea merupakan salah satu subscriber dari channel youtube nya Bayu Skak, karna Mba Lea ini juga meniru kata-kata yang dilontarkan oleh Bayu Skak dengan ciri khas nya Bayu dan Mba Lea juga mengikuti perkembangan youtuber Bayu Skak.
Informan II (Alfan)
Pria yang bernama Mas Alfan berumur 23 tahun seorang mahasiswa dari salah satu Universitas Swasta yang ada di daerah Jakarta. Mas alfan merupakan salah satu subscriber Bayu Skak karna Mas Alfan terlahir dari orang Jawa dan dia sangat menyukai konten video dari Bayu Skak. Pria yang ramah ini merupakan narasumber informant saya dalam penelitian ini.
Wawancara dilakukan pada tanggal 15 juli 2020 yang berlokasi di Kawasan Petukangan Utara Rw.010 Rt.010 Kota Jakarta Selatan. Wawancara dilakukan di kediaman rumah Mba Lea yang dimana Mas Alfan sedang bermain
dirumah Mba Lea wawancara berjalan lancar lebih dari 30 menit kami melakukan wawancara dengan situasi yang asik dan penuh candaan.
Alasan saya memilih Mas Alfan karna Mas Alfan terlahir dari orang Jawa dan dia sangat menyukai orang-orang yang selalu berbicara menggunakan bahasa Jawa maka dari itu dia menyukai Bayu Skak karna bagi Mas Alfan konten video nya memang nyeleneh namun karna nyeleneh nya itu Bayu Skak memiliki ciri khas yang beda.
Informant III (Maftu)
Pria yang bernama Mas Maftu berumur 24 tahun seorang pekerja di salah satu Bank yang ada di Indonesia. Mas Maftu merupakan salah satu subscriber Bayu Skak karena menurut Mas Maftu Bayu Skak sosok yang unik dan cara pembawaan nya dalam konten video nya juga santai yang membuat Mas Maftu ingin terus mengikuti konten video nya Bayu Skak.
Wawancara dilakukan pada tanggal 15 Juli 2020 yang berlokasi di Kawasan Petukangan Utara Rw.010 Rt.010 Kota Jakarta Selatan. Wawancara dilakukan di kediaman rumah Mas Maftu yang berkesempatan diajak berwawancara selepas dia pulang kerja. Wawancara berjalan dengan lancar karna sosok Mas Maftu yang asik dalam berbicara hampir 30 menit lebih wawancara berlangsung.
Alasan saya memilih Mas Maftu karna walaupun Mas Maftu bukan orang kelahiran Jawa namun dia menyukai konten video nya Bayu Skak yang dia juga
mengetahui bahasa yang digunakan Bayu Skak dalam konten video nya terkadang Mas Maftu juga megikuti nya seperti Jancuk, Asu.
Informan IV (Rachel)
Wanita yang berwajah imut bernama Rachel yang berusia 22 tahun seorang mahasiswa dari salah satu Universitas Swasta yang ada di Jakarta. Rachel merupakan salah satu subscriber Bayu Skak karna sosok Bayu Skak ini diketahui oleh Rachel pada saat Rachel tidak sengaja menonton konten video nya yang membuat Rachel lebih ingin tau tentang konten video nya Bayu Skak yang lain.
Wanita yang imut ini merupakan narasumber informant saya dalam penelitian ini.
Wawancara yang dilakukan melaui media Whatsapp pada tanggal 17 Juli 2020. Wawancara menggunakan media Whatsapp karna Rachel tidak dapat ditemui dan Rachel cukup mampu menjawab beberapa pertanyaan saya mengenai Bayu Skak. Alasan saya memilih Rachel karna saya sudah mengenal dia sudah lama dan dia memang mengikuti Bayu Skak baik di Youtube maupun di Instagram.
Informan V (Bagus)
Pria yang ramah ini bernama Mas Bagus berumur 23 tahun seorang mahasiswa dari salah satu Universitas Swasta yang ada di Tanggerang dan juga pekerja di salah satu perusahaan. Mas Bagus merupakan salah satu subsrciber Bayu Skak karna Mas Bagus memang Kelahiran Jawa yang dimana dia memang menyukai konten video orang berbahasa Jawa. Pria ini merupakan narasumber informant saya dalam penelitian ini.
Wawancara dilakukan melalui media Whatsapp pada tanggal 18 Juli 2020 karena kesibukan Mas Bagus sulit untuk ditemui secara langsung dan Mas Bagus juga sangat aktif dalam menjawab beberapa pertanyaan saya mengenai Bayu Skak. Alasan saya memilih Mas Bagus karna saya tau Mas Bagus memang orang kelahiran Jawa dan juga sering menonton konten video nya Bayu Skak dan untuk lebih dalam lagi mendapat informasi dari para subscriber dari Bayu Skak.
4.2 Hasil Penelitian
Dalam penelitian ini, guna mendapatkan hasil yang relevan, data dan informasi yang terkait dengan tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui Personal Ethics Youtuber Bayu Skak dalam Mempertahankan Eksistensinya di Media Sosial Youtube. Penulis menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam (In depth Interview) kepada pihak-pihak yang terkait dengan masalah tersebut, didasarkan pada sumber-sumber yang menjadi data pelengkap dari penelitian ini.
Penelitian ini yang menjadi narasumber nya adalah para subscriber dari Bayu Skak ada beberapa informant yang mau di wawancarai dengan jawaban yang berbeda-beda. Wawancara ini dilakukan untuk mendapatkan data dan informasi-informasi yang sesuai dengan metode penelitian deskriptif kualitatif.
Data-data yang telah penulis dapatkan, kemudian mendeskripsikan data, serta memilah-milah mana data yang perlu dan mana data yang tidak perlu yang dibutuhkan oleh penulis. Setelah penulis membandingkan data yang satu dengan
data yang lainnnya sampai menemukan pola rumusan masalah yang akan digunakan dalam teknik analisis data.
Hasil penelitian diperoleh dari wawancara secara tatap muka dan juga melalui media sosial dengan lima informan pada tanggal 15 Juli dan 18 Juli 2020 dengan persetujuan dari para informan penulis mendokumentasikan wawancara nya dengan alat recorder handphone kemudian penulis menyalin dalam bentuk tulisan, sebagai bahan wawancara penulis sudah mempersiapkan lebih dahulu pedoman wawancara yang ditulis di dalam kertas. Pertanyaan yang penulis ajukan mengacu dari alur pemikiran yaitu sebagai komunikator dalam penelian ini.
Kepribadian (Personality), merepresentasikan keseluruhan profil atau kombinasi karakteristik serta menangkap keunikan secara alami dari seseorang.
Sebagai reaksi dari interaksi dengan orang lain. Pengertian ini berkaitan dengan penampilan fisik, kombinasi dari sifat manusia dan sifat natural/alami yang berada pada masing-masing individu untuk berinteraksi dengan yang lain. Kepribadian didefinisikan sebagai kombinasi antara fisik dan karakteristik mental secara seimbang yang menjadikan identitas bagi individu. Kepribadian mengacu pada pola perilaku teladan, relatif seimbang dan konsisten dengan keadaan internal yang menjelaskan kecenderungan tingkah laku seseorang. Intinya pengertian dari kepribadian berkaitan dengan perilaku seseorang sebagai individu untuk berinteraksi dengan lingkungan (external maupun internal).
Pada era saat ini dimana teknologi menjadi salah satu kebutuhan dalam mencari informasi atau pun menyelesaikan suatu masalah. Teknologi sebagai
salah satu fungsi dalam komunikasi. Instagram, Facebook, Twitter maupun Youtube menjadi alat komunikasi pada era saat ini. Youtube merupakan platform video untuk berkomunikasi atau pun menyebar komunikasi kepada khalayak.
Salah satu content creator dalam youtube yaitu Bayu Skak yang merupakan salah satu youtuber yang memiliki ciri khas yang berbeda dari youtuber lain yang dimana Bayu selalu menggunakan bahasa daerah dalam disetiap konten video nya juga menggunakan kata yang kurang baik (Jancuk).
Penelitian ini mengenai etika pribadi di media sosial dengan jenis penelitian dekriptif dan menganalisis wawancara dengan beberapa informan.
Informan:
1. Lea (pekerja) subscriber bayu skak.
2. Alfan (mahasiswa) subscriber bayu skak.
3. Maftu (pekerja) subscriber bayu skak.
4. Rachel (mahasiswa) subscriber bayu skak.
5. Bagus (mahasiswa) subscriber bayu skak.
Dalam penelitian ini penulis ingin memaparkan 5 sudut pandang yaitu pendapat yang positif dan negatif dari etika pribadi melalui media sosial, dimana penelitian ini membahas tentang bagaimana menurut kalian apakah Bayu Skak sudah memiliki etika yang cukup baik dalam berbicara di dalam konten video nya.
Agar hasil penelitian ini dikaitkan dengan teori yang digunakan penulis sampai pada jawaban pokok penelitian sesuai dengan hasil wawancara yang telah dilakukan. Data yang diperoleh dengan melakukan wawancara secara mendalam
dengan informan dan wawancara melalui media sosial. Hasil wawancara penulis dengan para informant:
Lea adalah seorang karyawan biasa dan dia merupakan salah satu subscriber dari youtube Bayu Skak, dirinya menjadi subscriber sudah cukup lama sejak 2018. Lea sangat menyukai gaya pembawaan Bayu Skak yang terkesan santai namun dia mempunyai anggapan kalau Bayu Skak memiliki etika yang kurang baik dalam berbicara karna sering gaya bicara seperti anak jakarta yang terkesan gaul namun berdialeg bahasa Jawa. Dan apakah menurut Lea apa seorang youtuber Bayu Skak sudah memiliki etika yang baik dalam bebicara di laman youtube, agar bisa mengetahui dari pandangan yang berbeda.
“tidak, karena dengan dia menggunakan kata-kata kasar menggunakan bahasa jawa seperti itu mungkin bisa membuat penilaian orang lain yang dari daerah lain beranggapan kalau masyarakat jawa itu biasa menggunakan bahasa-bahasa kasar seperti itu, padahal mayoritas orang jawa itu dikenal sebagai daerah yang masyarakatnya sangat sopan, secara tidak langsung dia mengubah penilaian itu”
Dilihat dari pernyataan Lea diatas sebagai informan pertama terdapat Alfan sebagai informan kedua yaitu seorang mahasiswa dari salah satu universitas dan dia merupakan salah satu subscriber dari youtube Bayu Skak, dirinya menjadi subscriber sudah sejak lama. Alfan memberikan pernyataan bahwa Bayu Skak memiliki konten video yang lucu dengan bahasa jawa yang menarik maka dari itu Alfan menjadi subscriber youtube dari Bayu Skak. Karna juga Alfan memang terlahir dari orang jawa maka dari itu Alfan memang menyukai sosok Bayu Skak
walaupun pandangan dari Lea dan Alfan berbeda namun Bayu Skak tetap memiliki etika yang kurang baik dalam berbicara dengan kata-kata yang sering ia lontarkan. Menurut Alfan apa seorang Bayu Skak sudah memiliki etika yang baik dalam berbicara.
“tergantung dari sudut pandang mana, sebenernya kata yang bayu katakan memang tidak baik dan tidak patut ditiru apalagi kalau sampai ada orang yang mengikuti nya, namun kalau bayu memang sudah seharusnya membentuk identitasnya dengan menggunakan bahasa Jawa dan juga kata Jancuk yang sering dia gunakan dalam konten video nya”
Dilihat dari pernyataan Alfan diatas sebagai informan kedua selanjutnya terdapat Maftu sebagai informan ketiga yaitu seorang karyawan di salah satu bank dan dia juga merupakan salah satu subscriber Bayu Skak yang sudah mengikuti laman youtube nya cukup lama. Maftu memberikan pernyataan bahwa Bayu Skak tidak memiliki etika yang cukup baik dalam berbicara karena Bayu suka berkata kasar dengan menggunakan bahasa daerah di setiap video nya yang dimana video tersebut bisa ditonton oleh siapa pun dan dapat membuat orang berfikir bahwa orang jawa timur akan seperti sosok Bayu Skak dalam berbicara. Menurut Maftu Bayu Skak memiliki etika yang baik dalam berbicara atau tidak.
“tidak, karena bayu sering berbicara kasar dalam menggunakan bahasa daerah di setiap video nya yang terkadang terlihat tidak baik untuk di dengar”
Dilihat dari pernyataan Maftu datas sebagai informan ketiga selanjutnya terdapat Rachel sebagai informan keempat yaitu seorang mahasiswi di salah satu