BAB III METODOLOGI PENELITIAN
B. Tempat dan Waktu Penelitian
Tempat penelitian ini adalah di Madrasah Tsanawiyah Darussaadah Ciganjur, Jakarta Selatan di Jl. Brigif III No. 37B, RT. 012 / RW. 006, Kelurahan Ciganjut, Kecamatan Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 12630
2. Waktu Penelitian
Waktu penelitian ini dilakukan dimulai dari diterimanya Proposal Skiripsi pada bulan Oktober 2021 sampai dengan Januari 2022 selama 4 bulan, dan pengembalian data dilakukan selama 2 Bulan sejak Oktober hingga Desember 2021.
C. Metode Penelitian
Metode penelitian yang digunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional yang mana pendekatan ini
ditujuan untuk mengetahui ada tidaknya korelasi antara variable kemampuan awal siswa terhadap hasil belajar Akidah Akhlak siswa Madrasah Tsanawiyah Darussa’adah Ciganjur.
Penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan.1
D. Variabel Penelitian
Variabel penelitian adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, obyek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya.2 Suharmi Arikunto mengatakan bahwa variabel adalah objek penelitian atau apa yang menjadi titik perhatian penelitian.3
Penelitian ini terdiri dari dua varibael, yaitu variabel bebas dan variabel terikat yang dapat diuraikan sebagai berikut:
1. Variabel bebas dengan menggunakan simbol (X) yaitu: Kemampuan Awal Peserta Didik
1 Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D, (Bandung:
Alfabeta, 2013), Cet. Ke-16, h. 14
2 Anas Sudijono, Pengantar Statistik Pendidikan, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2004), h. 188
3 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, (Jakarta: Rineka Cipta, 2010), Cet Ke-14, h. 161.
2. Variabel terikat dengan menggunakan simbol (Y) yaitu: Hasil Belajar Akidah Akhlak
Gambar 3.1 Desain Penelitian
Keterangan :
X : Variabel Bebas
Y : Variabel Terikat
Setelah data dari masing-masing variabel tersebut terkumpul, kemudian keduanya dianalisis dengan menggunakan analisis statistik, untuk mengetahui seberasa besar tingkat hubungan variabel (X) yaitu: Kemampuan Awal Peserta Didik dengan variabel (Y) yaitu: Hasil Belajar Akidah Akhlak.
E. Populasi dan Sampel Penelitian 1. Populasi Penelitian
Populasi merupakan objek yang lengkap dan jelas. Sedangkan menurut istilah populasi merupakan keseluruhan objek penelitian yang dapat terdiri dari manusia, benda, hewan atau peristiwa sebagai sumber data yang mewakili karakteristik tertentu dalam suatu penelitian.4
Menurut Sugiyono populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: objek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu
4 Subana, dkk, Statistik Pendidikan, (Bandung: CV Pustaka Setia, 2005), Cet. Ke-2, h. 24
X Y
yang diterapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.
Populasi penelitian adalah keseluruhan (universum) dari objek penelitian yang dapat berupa manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, udara, gejala, nilai, peristiwa, sikap, hidup dan sebagainya sehingga objek-objek ini dapat menjadi sumber data penelitian.5
Berdasarkan hal tersebut maka dapat disimpulkan bahwa yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah Darussa’adah Jakarta Selatan Tahun Pelajaran 2020-2021 dengan jumlah siswa yaitu 122 siswa dengan rincian sebagai berikut:
Tabel 3.1 Jumlah Populasi
NO KELAS JUMLAH SISWA
1 VII / 1 30 Siswa
2 VII / 2 30 Siswa
3 VII / 3 31 Siswa
4 VII / 4 31 Siswa
JUMLAH 122 SISWA
5 Burhan Bungin, Metode Penelitian Kuantitatif ;Komunilkasi, Ekonomi dan Kebijakan Publik Serta Ilmu-Ilmu Sosial Lainnya, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2005) h. 99
2. Sampel Penelitian
Sampel adalah Sebagian dari populasi yang dimiliki sifat dan karakteristik yang sama sehingga betul-betul mewakili populasinya.6 Berdasarkan hal tersebut, yang menjadi sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas VII / 1 dan VII / 2.
Hal ini didasarkan pada pengembalian sampel yang dilakukan secara sampling purposive yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu.7 Sampel diambil dengan memilih salah satu kelas dari beberapa keals yang sudah terbentuk dan kelas yang dipilih berdasarkan pertimbangan peneliti dari hasil observasi dan wawancara yang dilakukan.
Adapun tujuan sampling purposive yaitu agar tidak menggunakan waktu aktivitas dan jam pelajaran pada khususnya mata pelajaran lain.
Penggunaan sampling purposive diambil dari perhatian homogen kelas yang sudah terbentuk. Peneliti mengambil sample dari kelas VII / 1 dan VII / 2 Madrasah Tsanawiyah Darussa’adah Jakarta Selatan Tahun Pelajaran 2020-2021 yaitu berjumlah dengan rincian sebagai berikut:
Tabel 3.2 Jumlah Sampel
NO KELAS JUMLAH SISWA
1 VII / 1 30 Siswa
2 VII / 2 30 Siswa
JUMLAH 60 SISWA
6 Nana Sudjana, Penelitian dan Penelitian Pendidikan, (Bandung: Sinar Baru, 1989), h. 84
7 Sugiyono, Op.Cit, h.124
F. Teknik Analisis Data
1. Metode Pengumpulan Data
Dalam penelitian ini metode pengumpulan data yang digunakan adalah sebagai berikut:
a. Dokumentasi
Untuk mencari informasi variabel bebas (X) hasil ujian awal terkait variabel terikat (Y) hasil ujian sekolah mata pelajaran Akidah Akhlak penulis menggunakan metode dokumentasi. Yang dimaksud dengan dokumentasi yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, majalah, prasasti notulen rapat, agenda dan sebagainya. Data yang dikumpulkan menggunakan metode dokumentasi ini adalah nilai hasil belajar semester ganjil mata pelajaran Akidah Akhlak siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah Darussa’adah Ciganjur, Jakarta Selatan.
b. Data Nilai Siswa
Data nilai siswa merupakan representasi hasil belajar siswa yang ditepuh dalam satu semester. Nilai akhir siswa diambil dari hasil pengolahan beberapa nilai siswa. Data nilai siswa yaitu hasil nilai yang akan menggali informasi terkait variabel (X) dalam penelitian ini. Nilai siswa ini digunakan untuk menggali informasi tentang kemampuan awal peserta didik dalam mata pelajaran Akidah Akhlak.
2. Instrumen Penelitian a. Definisi Konseptual
1) Kemampuan Awal Peserta Didik
Kemampuan awal merupakan kapasitas kognitif yang diperoleh seseeorang pada pembelajaran sebelumnya hingga pada proses pembelajaran yang baru. Kemampuan awal seorang siswa dalam proses belajar mengajar sangat diperlukan terutama untuk membekali siswa dalam mempelajari materi yang lebih tinggi.
2) Hasil Belajar Akidah Akhlak
Hasil belajar Akidah Akhlak adalah kemampuan yang dimiliki siswa dalam upaya sadar dan terencana dalam menyiapkan siswa untuk mengenal, memahami, menghayati dan mengimani Allah dan merealisasikannya dalam perilaku Akhlak Mulia dalam kehidupan sehari-hari melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, Latihan, penggunaan pengalaman dan pembiasaan.
b. Definisi Operasional
Kemampuan awal adalah persepsis siswa terhadap kapasitas kognitif yang diperoleh pada pembelajaran sebelumnya pada mata pelajaran Akidah Akhlak. Kemampuan awal ini diukur dari nilai (Score) dari jawaban responden terhadap instrumen yang mengukur penguasaan materi Akidah Akhlak di SD/MI, pengembangan kemampuan awal siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak di SD/MI
dan menampilkan sikap terhadap mata pelajaran Akidah Akhlak di tingkat SD/MI.
Hasil belajr Akidah Akhlak adalah kemampuan yang dimiliki seorang siswa yang dinyatakan dalam bentuk angka-angka dari hasil tes setelah proses pembelajaran Akidah Akhlak. Hasil belajar Akidah Akhlak ini diukur dari nilai hasil belajar semester ganjil mata pelajaran Akidah Akhlak siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah Darussa’adah Ciganjur, Jakarta Selatan.
3. Uji Coba Instrumen a. Uji Validitas
Validitas berasal dari kata validity yang mempunyai arti sejauh mana ketetapan dan kecermatan suatu alat ukur atau instrument. Uji validitas digunakan untuk mengukur sah atau valid tidaknya suatu kuesioner. Suatu kuesioner dikatakan valid jika pernyataan pada kuesioner mampu untuk mengungkapkan suatu yang akan diukur oleh kuesioner tersebut.8
Untuk mengetahui sejauh mana kevalidan alat ukur, dilakukan perhitungan harga kolerasi setiap butir alat ukur dengan menggunakan rumus. Pearson/Product Momen dengan menghitung harga korelasi dengan menggunakan Microsoft Exel yaitu setiap butir alat ukur di hitung dengan rumus Person Product Moment:
8 Imam Ghozali, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19, (Semarang:
Badan Penerbin Universitas Diponegoro, 2011), h. 52
Keterangan :
R xy : Koefisien Kolerasi Product Moment
N : Jumlah Sampel
∑ XY` : Jumlah hasil skor variabel X dan skor Variabel Y
∑ X : Jumlah Skor Variabel X
∑ Y : Jumlah Skor Variabel Y
Untuk mengetahui valid atau tidaknya soal, maka rhitung dibandingkan dengan rtabel Person Product Moment dengan taraf signifikan 5% (α = 0,05). Adapun kriteria pengujiannya adalah sebagai berikut:
Tabel 3.3
Hasil Uji Coba Validitas Instrumen
NO Nilai
rhitung
Nilai rtabel
Keterangan
1 0,750 0,361 Valid
2 0,625 0,361 Valid
3 0,588 0,361 Valid
4 0,399 0,361 Valid
5 0,031 0,361 Drop
6 0,222 0,361 Drop
7 0,563 0,361 Valid
8 0,471 0,361 Valid
9 0,322 0,361 Drop
10 0,615 0,361 Valid
11 0,562 0,361 Valid
12 0,407 0,361 Valid
13 0,262 0,361 Drop
14 0,400 0,361 Valid
15 0,650 0,361 Valid
16 0,101 0,361 Drop
17 0,420 0,361 Valid
18 0,642 0,361 Valid
19 0,690 0,361 Valid
20 0,567 0,361 Valid
21 0,582 0,361 Valid
22 0,770 0,361 Valid
23 0,465 0,361 Valid
24 0,121 0,361 Drop
25 0,297 0,361 Drop
Berdasarkan tabel diatas 7 (tujuh) butir soal pernyataan yang tidak valid yaitu 5, 6, 9, 13, 16, 24 dan 25. Selanjutnya dilakukan perbaikan terhadap butir pernyataan nomor 16 dan 25. Perbaikan tersebut meliputi susunan Bahasa maupun panjang dan pendeknya kalimat pernyataan tersebut dan sisa dari pernyataan yang tidak diperbaiki maka tidak digunakan pada penelitian ini. Pengujian validitas dilakukan menggunakan Microsoft Excel.
b. Uji Reabilitas
Reabilitas merupakan ukuran suatu kestabilan dan konsistensi responden dalam menjawab hal yang berkaitan dengan kontrak-
kontrak pertanyaan yang merupakan dimensi suatu variabel dan disusun dalam suatu bentuk kuesioner. Uji reabilitas dapat dilakukan secara bersama-sama terhadap seluruh butir pertanyaan. Jika nilai Alpha > 0,060 maka reliabel.9 Dengan rumus sebagai berikut:
Keterangan :
Ri : Reabilitas Instrumen atau Koefisien Alfa K : Banyaknya Butir Soal yang Valid
∑αb : Jumlah Varian Butir Soal Α2t : Varian Soal
Jika koefisien alpha lebih besar dari tabel dengan taraf signifikan 5% maka angka tersebut dinyatakan realiabel. Sebaiknya jika koefisien alpha lebih kecil dari tabel dengan taraf signifikan 5% maka angka tersebut dinyatakan tida realiabel.
Hasil perhitungan tersebut diatas selanjutnya dikonsultasikan klasifikasi berikut ini:10
Tabel 3.4
Klasifikasi Koefisien Reabilitas
Koefisien Realibilitas (R) Inter Pretasi 0,00 ≤ r < 0,20 Sangat Rendah
9 Wirana Sujarweni, Statistika untuk Penelitian, (Yogyakarta: Graha Ilmu, 2012), h.186
10 Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik, Cet. Ke-14, h. 221
0,20 ≤ r < 0,40 Rendah 0,40 ≤ r < 0,60 Sedang / Cukup
0,60 ≤ r < 0,80 Tinggi
0,80 ≤ r < 1,00 Sangat Tinggi
Instrumen dikatakan reabilitas apabila alpha lebih besar atau sama dengan 0,6. Sebaiknya, jika alpha lebih kecil dari 0,6 maka instrument tersebut dinyatakan tidak realiabel.11 Hasil uji realiabilitas instrument dengan menggunakan bantuan SPSS 22 For Windows.
Hasil perhitungan uji realiabilitas instrument dapat dilihat pada tabel sebagai berikut:
Tabel 3.5
Hasil Uji Coba Reabilitas Instrumen Reliability Statistics
Cronbach's
Alpha N of Items
.880 18
Hasil perhitungan dapat diketahui bahwa nilai reabilitasnya sebesar 0,880. Berdasarkan hasil tersebut maka lebih besar dari 0,6 sebagai syarat instrument tersbut dinyatakan realiabel dan termasuk dalam kategori reabilitas sangat tinggi sehingga siap digunakan sebagai alat pengumpulan data.
11 Sugiyono, Statistika Untuk Penelitian, (Bandung: Alfabeta, 2012), h.184