• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tindak lanjut laporan dari masyarakat oleh

Dalam dokumen DAFTAR PUSTAKA (Halaman 62-67)

BAB I PENDAHULUAN

B. Inovasi Pelayanan Pengaduan Warga Berbasis Online di Desa Pakatto Kabupaten Gowa

4. Tindak lanjut laporan dari masyarakat oleh

Kepala Desa

„‟Pelayanan pengaduan berbasis online ini dikeluarkan sejak tahun 2017 dan berlaku sejak tanggal 25 bulan september 2018 hanya saja mengimplementasikannya dilapangan itu tergantung pada kepala desa masing-masing, khususnya kadang kendalanya dari sisi kurangnya teknologi yang ada di desa pakatto.” (wawancara MB pada tanggal, 13 Juli 2019)

Berdasarkan hasil wawancara informan tersebut berkaitan dengan indikator pengaduan berbasis online untuk pertama kali dijalankan di Desa Pakatto Kecamatan Bontomarannu Kabupaten Gowa pada tahun 2018. Dengan kata lain bahwa program ini masih seumur jagung karena baru berjalan beberapa bulan.

Oleh sebab itu, kendala yang paling besar dalam menjalankannya dibenturkan dengan kurangnya teknologi. Selanjutnya hasil wawancara berikutnya dengan bapak SD sebagai Kasi pemerintahan mengatakan bahwa:

“Sejak tahun 2018 dimulainya pengaduan berbasis online didesa pakatto tapi sebelumnya itu kita sudah melakukan sosialisasi terlebih dahulu di tahun 2017 kita sudah melakukan sosialisasi bahwa akan ada bentuk pelayanan yang baru berbasis online, yang akan dilakukan oleh pihak desa khususnya di desa pakatto yang ada di kabupaten gowa bentuknya seperti pelayanan pengaduan berbasis online itu.” (wawancara SD pada tanggal 13 Juli 2019)

Berdasarkan hasil wawancara informan tersebut mengatakan bahwa tentang adanya sosialisasi kepada masyarakat mengenai pelaksanaan inovasi pengaduan warga berbasis online oleh pihak Desa dalam hal ini adalah kantor Desa Pakatto Kabupaten Gowa. Meskipun demikian disadari bahwa salah satu kekurangan dalam menjalankan program tersebut adalah kurangnya pemahaman masyarakat akan program tersebut. Selanjutnya hasil wawancara berikutnya dengan kepala dusun lantebung Bapak HZ mengatakan bahwa:

“Pengaduan berbasis online yang kita maksud disini belum bisa diterapakan sepenuhnya karena masih minimnya teknologi yang gunakan oleh masyarakat sehingga sulit bagi mereka dalam melakukan pengaduan,

masyarakat didesa pakatto ini pendapatan ekonominya sama” (wawancara HZ 13 juli 2019)

Berdasarkan hasil wawancara informan tersebut mengatakan bahwa masih kurang efektifnya mekanisme pengaduan berbasis online dikarenakan minimnya teknologi dan pendapatan ekonomi masyarakat sehingga sulit bagi pihak desa dalam menanganinya.

Kemudian kesimpulan secara keseluruhan berkaitan dengan pelayanan pengaduan berbasis online ini sudah terpenuhi dalam hasil penelitian dengan pembuktian adanya berbagai konsep inovasi yang dikemas dalam bentuk kebijakan-kebijakan, inovasi pelayanan pengaduan yang berbasis online.

Meskipun dalam pelaksanaannya masih dihadapkan pada beberapa masalah yang menghambat sehingga dapat dikatakan masih belum optimal. Selain itu, terdapat kebijakan lain yang dirumuskan oleh pihak desa dalam mempermudah masyarakat dalam melakukan pelayanan pengaduan. Sehingga dengan demikian masyarakat yang jauh dari kantor desa dapat mengadukan masalah yang ada dengan mudah dalam pelayanan pengaduan berbasis online yang di terapkan di kantor Desa Pakatto tersebut.

b. Pencapaian Tujuan

Secara ringkas tujuan E-Government adalah untuk membentuk jaringan komunikasi diantara masyarakat, swasta, dan pemerintah lainnya yang dapat memperlancar interaksi, transaksi, dan layanan. Rendahnya mutu pelayanan publik yang diberikan oleh aparatur menjadi citra buruk pemerintah di tengah masyarakat. Bagi masyarakat yang pernah berurusan dengan birokrasi tentu pernah mengeluhkan dan kecewa terhadap tidak layaknya aparatur dalam

memberikan pelayanan. Hal tersebut akan memunculkan bentuk ketidakpuasan masyarakat terhadap suatu pelayanan yang diberikan oleh pemerintah. Bentuk ketidakpuasan masyarakat tersebut sering dijumpai pada setiap daerah maupun kota, salah satunya adalah keluhan yang ditujukan pada pemerintah Desa Pakatto Kabupaten Gowa.

Berbagai macam kendala mengenai pelayanan publik, seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, dan administrasi kependudukan, masih sering terjadi dilingkungan wilayah Desa Pakatto Kabupaten Gowa. Seiring dengan kondisi tersebut masyarakat juga kesulitan dalam hal penyampaian pengaduan atau aspirasinya yang berupa kritik dan saran terhadap instansi yang bersangkutan.

Dengan menerapkan teknologi seperti pengaduan berbasis online dan didukung perangkat teknologi modern. Kepentingan warga masyarakat Desa Pakatto akan disediakan dan dilayani dengan baik dengan cara yang sederhana, mudah dan efektif.

Berdasarkan dengan indikator tersebut peneliti kemudian mewawancarai Ibu BY selaku Sekretaris Desa Pakatto bahwa:

“Tujuan dari pembentukan pengaduan berbasis online ini adalah untuk menampung semua keluhan serta saran dan kritik masyarakat terkait pelayanan publik. Kalau di kantor desa pakatto masyarakat bisa mengadukan misalnya perihal pelayanan administrasi kependudukan.” (Wawancara Tanggal 13 Juli 2019).

Berdasarkan hasil wawancara informan tersebut mengatakan bahwa tujuan yang ingin dicapai dari pembentukan pengaduan berbasis online ini adalah guna menampung aspirasi masyarakat dalam rangka meningkatkan pelayanan publik.

Salah satu upaya perbaikan kualitas pelayanan publik adalah dengan memberikan

akses seluas-luasnya kepada masyarakat untuk dapat menyampaikan pengaduan atas pelayanan yang diberikan oleh penyelenggara. Dengan adanya keleluasaan akses ini masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi lebih aktif dalam mendorong terwujudnya pelayanan publik yang baik. Selanjutnya hasil wawancara berikutnya selaku Kasi Pemerintahan Bapak SN, mengatakan :

“Yang dulunya manual itu rumit mesti kesana kemari. Dengan adanya system pengaduan berbasis online ini maka jadi efektif dan efisien sesuai dengan tujuannya” (Wawancara SN pada tanggal 13 Juli 2019).

Berdasarkan hasil wawancara informan tersebut berkaitan dengan pencapaian tujuan dapat dipahami dan disimpulkan bahwa berkaitan persoalan pengaduan berbasis online dengan cara manual dan cukup lama sekarang dengan adanya pengaduan berbasis online ini maka menjadi lebih efektif dan efisien. Hal tersebut sesuai dengan hasil observasi peneliti dilapangan yang menemukan bahwa hal yang disebutkan diatas sesuai dengan yang peneliti amati. Selanjutnya hasil wawancara berikutnya NA selaku masyarakat Desa Pakatto, mengatakan bahwa:

“Kami sangat antusias dan kami justru senang dengan sistem pengaduan berbasis online ini karena merasa paham tujuannya yaitu akuntabel, efektif dan efisien.dengan kebijakan ini banyak menguntungkan bagi kami.”

(Wawancara NA pada tanggal 13 Juli 2019).

Berdasarkan hasil wawancara informan tersebut berkaitan dengan pencapaian tujuan dapat disimpulkan bahwa masyarakat sangat antusias dan cukup senang dengan adanya sistem ini karena memiliki pemahaman yaitu bertujuan akuntabel, efektif dan efisien dan menguntungkan bagi instansi yang

bersangkutan. Hal tersebut sesuai dengan hasil observasi peneliti dilapangan yang menemukan bahwa hal yang disebutkan diatas sesuai dengan yang peneliti amati.

Kemudian kesimpulan secara keseluruhan berkaitan dengan indikator pencapaian tujuan ini dapat dipahami bahwa dengan adanya inovasi pengaduan berbasis online seperti saat ini yang dulunya manual menjadikan hal ini dapat lebih mudah, efektif dan efisien serta bersifat akuntabel. Selanjutnya dari pihak pemerintah hingga pengguna layanan pengaduan berbasis online ini cukup merasa senang dan antusias dalam mengikuti program seperti ini.

Dalam dokumen DAFTAR PUSTAKA (Halaman 62-67)

Dokumen terkait