• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tinjauan Teori

Dalam dokumen KELAS VIII UPTD SMPN 23 BARRU (Halaman 38-51)

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

B. Tinjauan Teori

B. Tinjauan Teori

c) Jenis perangkat aktual yang dapat memperkenalkan pesan dan menyegarkan peserta didik untuk belajar. Jenis komunikasi dan metode yang dapat merangsang peserta didik untuk belajar, baik media cetak maupun media suara, visual dan umum.

d) Bentuk korespondensi dan teknik yang dapat membangkitkan semangat peserta didik untuk belajar, baik media cetak, maupun suara, visul dan umum.21

Ciri-ciri media pembelajaran adalah:

a. Penekanan media ajar pada media ajar visual dan suara telah membantu pengalaman yang berkembanga baik di dalam maupun diluar kelas.

b. Media pembelajaran yang digunakan sebanding dengan korespondensi dan koneksoi antara guru dan peserta didik dalam proses pembelajaran.

c. Media pembelajaran digunakn sebagai massa sekali besar (misalkan radio dan telvisi).

d. Sikap perbuatan, strategi, organisasi, dan pelaksana terkait dengan pemanfaatan suatu ilmu.22

Melihat ciri-ciri tersebut, media pembelajaran dapat diartikan sebagai perangkat atau sarana yang dapat digunakan sebgai perantara untuk penyimpanan informasi seperti media umum dan media umum lainnya seperti video Youtube dan lain-lain. Itu semua bisa dimnafaatkan sebagai perbaikan bagi peserta didik yang ingin belajar.

21 Hujair Ah Sanaky, Media Pembeljaran Interaktif-Inofatif (Yogyakarta: Kaukaba Dipantara, 2016).

22 Azhar Arsyad, Media Pembelajaran (Jakarta: Rajawali Pers, 2014).

Media video adalah apa pun yang memungkinkan tanda-tanda suara digambungkan dengan bergerak yang berurutan (progresif). Video dapat digunakan dalam proses pembelajaran karena dapat memberikan pembelajaran mengejutkan peserta didik yang dikombinasikan dengan animasi dan kecepatan untuk menunjukkan perubahan dalam waktu jangaka panjang. Kemampuan video untuk memvisualisasikan materi sangat kuat dalam membantu Anda menyampaiakn mataeri dinamis.23

2. Video Youtube

a. Video Youtube dalam Pembelajaran

Gambar 2.1 Logo Youtube

Isu perkembangan khusunya perkembangan bahan ajar berbasis teknologi telah menjadi trending topik pada bidang pendidikan dan pengajaran di Indonesia.

Teknologi informasi seperti google, Youtube, berita online, dan situs online lainnya yang digunakan sebagai sumber otentik atau referensi bahan ajar.24

Youtube merupakan sebuah situs berbagi video (Sharing Video) atau ahli video terkenal yang membantu didirikan oleh tiga buruh paypal, khusnya Chad Hurley, Steve Chen, dan Jawed karim pada bulan Februari 2005, yang dengan logannya

23 Nurul Aini, Atat Siti, and Cica Yulia, “PENGARUH PENGGUNAAN AUDIO VISUAL PADA PENCAPAIAN ‘ KOMPETENSI DASAR MENGOL AH STOCK , SOUP DAN SAUCE ’ SISWA SMK 3 CIMAHI” 2, no. 1 (2013): 24–32.

24 Zulfah Fakhrudin, “Perancangan Materi Listening Bahasa Inggris Melalui Video Editing YouTube: Pelatihan Guru Bahasa Inggris SMP Islam Parepare Sulawesi Selatan” 4, no. 1 (2020): 275–

88.

“Youtube broadcast Yourself” berencana untuk berbagi rekaman sehari-hari dari user pengguna situs. Dengan nama spasi www.Youtube.com.25

Tahun 2005 adalah tahap awal untuk pengenalan Youtube. Setahun sejak diperkenakan ke dunia, pada tahun 2006 YouTube.com telah berubah menjadi situs yang berkembang pesat. Dengan mentrasfer 65.000rekaman baru dan mencapai 100.000 pada Juli 2006 ke situs video YouTube. Rekor tersebut memiliki opsi untuk masuk 5 lokal paling terkenal di situs Alexa.com, jauh mengalahkan situs MySpace.com. Pada bulan Juni 2006 Situs video YouTube memasuki organisasi pemasaran dan distribusi dengan NBC.

Di era yang serba canggih ini, masyarakat di hadapkan pada peningkatan teknologi informasi (inovasi) yang begitu pesat.26 Penggunaan teknologi informasi sangat membantu dan bisa didapatkan kapapun dan di manapun. Salah satu media teknologi informasi yang berkembang pesat, untuk segala maksud dan tujuan dan efektif terbuka dalam dunia ialah media Youtube.

Youtube adalah tempat untuk mentrafer rekaman dan menonton video yang berisi berbagai jenis informasi dan dapat dinikmati kapan saja dengan pengaturan web yang memuaskan. Dalam rana pendidikan, Youtube diciptakan sebagai media ajar (edukasi). Agar Youtube terus berkembang, jumlah pendukung (pengikut), konten video dan persepektif yang dibuat harus dapat diandalkan. Konten yang dikemas harus menarik sehingga peserta didik akan fokus pada topik yang ditampilkan. Selain itu

25 Itiarani, “Penggunaan Video Dari Youtube Sebagai Media Dalam Pemeblajaran Pendidikan Agama Islam Dikels VIII SMP NEGERI 20 Bandar Lampung” (2019).

26 Lurita Sari, “Upaya Menaikkan Kualitas Pendidikan Dengan Pemanfaatan Youtube Sebagai Media Ajar Pada Masa Pandemi Covid-19,” Jurnal Tawadhu 4, no. 1 (2020): 1074, https://ejournal.iaiig.ac.id/index.php/TWD/article/view/226/163.

konten juga harus mengikuti perkembangan kurikulum sehingga Youtube menjadi aset perolehan yang layak melalui arahan dari instruktur dalam hal pemanfaatannya.27

Inspirasi pendorong pembelajaran Youtube sebagai media pembelajaran adalah untuk menciptakan lingkungan belajar yang relatif, menyenangkan, dan intuitif. Media pembelajaran di Youtube dapat dimanfaatkan untuk peserta didik maupun pendidik itu sendiri melalui web dan presentasi.

b. Manfaat video pembelajaran

Manfaat video pembelajaran untuk guru dan peserta didik yaitu sebagai berikut:

Bagi guru yaitu sebagai berikut:

1) Memiliki pedoman arah, dan urutan pengajaran yang sistematis

2) Membantu memotivasi dan menarik perhatian peserta didik untuk belajar 3) Membantu ketepatan dan kehati-hatian dalam penyajian materi pelajaran

4) Membantu memperkenalkan materi yang lebih konkret khususnya materi yang dinamis, seperti matematika.

5) Membangkitkan rasa percaya diri seorang pengajar

6) Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, damai dan tanpa tekanan Memiliki berbagai metode dan media yang dimanfaatkan agar pembelajaran tidak melelahkan.

7) Membantu efesiensi waktu dengan menyajikan inti informasi secara sistematik dan mudah disampaikan

Bagi peserta didik yaitu sebagai berikut:

1) Merangsang, minat, dan rasa ingin tahu untuk belajar

2) Memotivasi peserta didik untuk belajar baik dikelas maupun secaramandiri 3) Memberikan suasana yang menyenangkan dan tidak membosankan dengan

tujuan agar lebih berpusat pada pembelajaran.

4) Memudahkan peserta didik untuk memahami materi yang dipernalkan disajikan secara sistematis melalui media

5) Memberikan perhatian kepada peserta didik untuk memilih media pembelajaran terbaik untuk belajar melalui berbagai media yang diperkenalkan.28

27 Fira Setiyana and Anggun Kusuma, “Potensi Pemanfaatan Youtube Dalam Pembelajaran Matematika,” Jurnal Pendidikan, Matematika, Dan Sains 6, no. 1 (2021): 71–90.

28 Tri Yudha Setiawan, “Pemanfaatan Youtube Pada Sistem Pembelajran Jaringan Masa Covid-19 Dikelas IIC Sekolah Dasar” (2021).

c. Kelebihan dan kekurangan video Youtube dalam pembelajaran;

Kelebihan video Youtube dalam pembelajaran yaitu :

1) Potensi, Khususnya Youtube adaalah halaman web paling terkenal di dunia web saat ini yang dapat memberikan nilai yang dapat memberi nilai tambahan untuk terhadap education atau pendidikan.

2) Praktis, tepatnya Youtube tidak sulit untuk digunakan dan dapat diikuti oleh semua kalangan termasuk peserta didik dan pengajar.

3) Informatif, lebih spesifik Youtube memberikan data tentang peningkatan perkembangan ilmu pendidikan, kebudayaan, teknologi, dan lain sebagainya.

4) Interaktif, lebih spesifiknya Youtube memfasilitasi dan bekerja sama dengan kita untuk berdiskusi ataupun melakukan tanya jawab dan bahkan mensurvei video pembelajaran.

5) Shareable, khususnya Youtube memiliki kantor HTML, Sematkan kode video pembelajaran yang dapat dibagikan di komunitas informal (jejaring sosial) seperti instagram, whatsApp, facebook, twitter dan juga blog atau website.29

Kekurangan video Youtube dalam pembelajaran yaitu:

1) Asosiasi jaringan, karena wifi belum diperkenalkan di sekolah, membuat video di Youtube tidak dapat disaksikan secara streeming.

2) Mentalitas instan, cara yang paling umum untuik mencari informasi atau data di youtube tampakanya sederhana sehingga jika tidak dikendalikana atau diberdayakan, akan menimbulkan resfon sesaat bail bagi peserta didik maupun bagi guru.

3) Kualitas konten dan video, tidak semua video keagamaan pada Youtube memiliki kualitas yang baik pada saat di upload oleh user. Proses pemilihan, pembuatan sangat mempengaruhi sifats keduanya.

4) Waktu, dalam beberapa kasus jangka waktu peninjauan (proses pembelajaran) tidak sesuai dengan jumlah jam pelajaran, ini dapat menyebabkan proses pembelajaran menjadi tergesa-gesa.

5) Proses pencarian sumber, jumlah video yang terdapat di situs Youtube sangatl banyak, namun tidak semua video sesuai dengan materi matematika yang diperkenalkan, sehingga Youtube juga memerlukan keahlian guru dalam memilih video.30

29 M.Syafrizal Bakhtiar, “Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Youtube Terhadap Efektifitas Proses Pembelajaran Matematika Di Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Jambi.” (2021).

30 Itiarani, “Penggunaan Video Dari Youtube Sebagai Media Dalam Pemeblajaran Pendidikan Agama Islam Dikels VIII SMP NEGERI 20 Bandar Lampung.”

Dengan apikasi Youtube dan aplikasi media sosial lainnya akan memberi kemudahan untuk memperoleh informasi dan juga membangun jaringan sosial akan sangat mudah.

3. Penggunaan video Youtube dalam pembelajaran matematika

Kehadiran media memiliki arti yang cukup penting dalam pembelajaran tidak adanaya kejelasan materi yang disampaikan dapat memanfaatkan masukan dari luar dengan memperkenalkan media sebagai perantara kerumitan materi yang akan disampaikan. Penggunaan media dalam mendidik terutama dalam meningkatkan prestasi anak didik. Proses dan hasil belajar peserta didik menunjukkan perbedaan yang mencolok antara tanpa memannfaatkan media dan memanfaatkan media, sehingga pemanfaatan media, maka penggunaaan media dalam proses belajar mengajar sangat dianjurkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.31

Media video yang dipilih untuk digunakan dalam latihan pembelajaran perlu mempertimbangkan kurikulum. Pemanfaatan media hendaknya dapat membantu latihan-latihan pembelajaran yang bekerja dengan peserta didik untuk mencapai kompetensi yang diinginkan.

Subtansi informasi dan pengetahuan yang terkandung dalam program video yang dipilih harus baru atau up to date. Media video yang memuat informasi dan pengetahuan tentang teknologi komputer misalnya perlu diperbaharui secara rutin, mengingat teknologi komputer yang berkembang pesat.

Pemanfaatan media video pendidikan harus memiliki pilihan untuk membantu peserta didik dalam mencapai target pembelajaran. Media umum seperti halnya video

31 Nana Sudjana dan Ahmad Rivai, Media Pengajaran (Jakarta: Sinar Baru, 2012).

dan multimedia dapat digunakan untuk membantu peserta didik dalam mempelajari informasi dan pengetahuan tentang suatu proses atau prosedur.

Matematika kerap menjadi ketakutan murid. Diyakini sulit dan banyak rumus yang harus dimengerti, matematika sering sering kali merupakan mata pelajaran yang tidak disukai untuk peserta didik tertentu. Mengahadapi kendala tersebut, pengajar diharapkan lebih kreatif saat menunjukkan pembelajaran matematika agar murid tertarik dan bersemangat untuk mempelajarinya, maka hadirlah media pembelajaran matematika.

Media video pembelajaran yang akan digunakan, apapun konstruksinya, harus mamacu peserta didik untuk mengenal subtansi dan informasi yang terkandung didalamanya. Selain menyusun informasi dan data yang tepat, media video pembelajaran juga harus menarik sehingga dapat memacu peseta didik untuk belajar dengan giat.

Penggunaan program video dalam pembelajaran harus memiliki pilihan untuk memasukkan pola pikir peserta didik dalam memasukkan sistem pembelajaran. Peserta didik yang terlibat secara intensif dengan media video dan materi pelajaran di dalamnya dapat belajar lebih efektif dan mencapai kemampuan yang diinginkan.

Sifat khusus dari program video yang digunakan untuk tujuan pembelajaran harus dalam kondisi baik, faktor kebisingan (noise) dalam sebuah program audio akan sangat menghambat kelancaran latihan pembelajaran. Kualitas gambar terputus-putus dari video pembelajaran juga dapat merusak perhatian peserta didik untuk belajar.

Faktor gangguan harus dibatasi dalam penggunaan media pembelajaran.

Dalam aspek kognitif, video dapat digunakan untuk menunjukkan hal-hal yang berhubungan dengan intlektual dan informasi peserta didik. Pada aspek afektif,

program video dapat digunakan untuk melatih unsur emosi, empati, dan apresiasi terhadap suatu tindakan atau keadaan. Dalam pembelajaran pendidikan matematika misalnya, program video dapat digunakan untuk memecahkan suatu masalah.

Program video yang dipilih untuk digunakan dalam latihan pembelajaran harus disertai dengan panduan dalam pengguaannya. Panduan penggunaan media sebagian besar menjelaskan bagaimana program digunakan untuk bekerja dengan sistem pembelajaran.

Adapun tahapan-tahapan penggunaan youtube dalam pembelajaran matematika yaitu:

a. Buka www.youtube.com dalam program web (browser).

b. Pada bagian pencarian di bagian atas ketikan kata kunci, judul atau istilah untuk mencari video yang dikehendaki.

c. Klik tombol “cari”

Gambar 2.2 Pencarian Video Youtube Pembelajaran Matematika

d. Layar pada program web akan menampilkan daftar judul video yang dapat diakses yang memenuhi aturan tersedia dan memenuhi kriteria yang sudah ditempatkan.

e. Pilih video yang sesuai dengan subyek yang diinginkan dengan mengklik video. Video yang dipilih akan dimainkan.

f. Pada bagian bawah layar video, ada pilihan untuk berhenti, mundur, memperbesar video, mampercepat, mengatur volume suara. Ada juga timer yang menunjukkan durasi video.

g. Setelah video selesai diputar, ada pilihan untuk melanjutkan ke video lain menontonnya sekali lagi.

h. Terdapat pilihan untuk menyimpan video di situs Youtube (dengan menambahkannya ke "Favorit" atau "Add to Playlist"), atau menyalin URL video dari kotak rute dan menggunakannya untuk membuat link sehingga terlibat dalam kelas lebih sederhana.

i. Pengguna juga dapat memperoleh informasi tambahan tentang menonton video dan kemampuan Youtube lainnya dengan mengetuk tautan ”Bantuan".

Pemanfaatan Youtube sebagai media pembelajaran membantu penyapaian ketersampaian pesan.

Pemanfaatan Youtube dapat membangkitkan minat dan inspirasi guru.

Demikian juga melalui Youtube, kemampuan memahami konsep matematika bisa maksimal, penyusunan bahan ajar, pemilihan materi yang sesuai, strategi penyampaian untuk instruktur telah maju, yang pada awalnya hanya terus-menerus direplikasi dari Youtube menjadi materi, bahan baru yang penuh ide dengan gaya pendidik masing- masing.

4. Karakteristrik video Youtube dalam pembelajaran

Untuk menghasilkan video pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi dan efektivitas penggunanya maka pengembangan video pembelajaran harus memperhatikan karakteristik video pembelajaran diantaranya yaitu sebagai berikut :

1) Clarity of Massage (kejalasan pesan)

Dengan media video peserta didk dapat memahami pesan pembelajaran secara lebih serius dan data dapat diperoleh secara lengkap sehingga data akan tersimpan dalam memori jangka panjang dan bersifat rentasi.

2) Stand Alone (berdiri sendiri)

Video yang dikembangkan tidak bergantung pada bahan ajar lain atau tidak perlu digunakan bersama dengan bahan ajar lain.

3) User Friendly (bersahabat/akrab dengan pemakainya)

Media video menggunakan bahasa yang lugas, mudah dimengerti, dan menggunakan bahasa yang umum. Tampilan informasi yang muncul, berguna dan menyenangkan bagi pemakaian untk menjawab, mendapatkan apa yang diinginkan.

4) Representatif Isi

Materi harus benar-benar representatif, misalnya materi simulasi atau demonstrasi. Pada dasarnya, topik sosial dan logis dapat dibuat menjadi media video.

5) Visualisasi dengan media

Materi dikemas dalam media yang memuat teks, animasi, suara, dan video sesuai dengan permintaan materi. Bahan yang digunakan tepat, ditangani,

sulit dijankau, berisiko jika langsung diatur sebagai kejadian biasa, memiliki tingkat ketepatan yang dapat disangkal.

6) Menggunakan kualitas resolusi yang tinggi

Tampil sebgai ilustrasi media video yang dibuat dengan inovasi desain dengan resolusi tinggi namun mendukung untuk setiap spech system komputer.

7) Dapat digunakan secara klasikal atau individual

Video pembelajaran dapat digunakan oleh para peserta didik secara individual, tidak hanya dalam lingkungan sekolah, tetapi juga dirumah. Hal ini dapat digunakan secara klasikal dengan jumlah peserta didik maksimal 50, orang bisa dapat dipandu oleh guru atau cukup mendengarkan uraian narasi dari narator yang telah diberikan dalam program.32

5. Cara memilih video Youtube dalam pembelajaran matematika.

Beberapa pertimbangan yang perlu diperhatikan adalah menurut penilaian yang berbeda yang menyatakan bahwa pertimbangan untuk media video adalah sebagai berikut:

a. Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

Media dipilih dengan mempertimbangkan tujuan instruksional yang telah ditentukan sebelumnya yang pada umumnya mengacu pada satu atau gabungan dari dua atau tiga ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Tujuan ini dapat digambarkan sebagai tugas yang harus dilakukan atau yang harus dikerjakan atau dipertunjukkan oleh peserta didik seperti mengigat menyelesaikan latihan yang mencakup tugas-tugas proaktif dan standar berpikir.

b. Sesuai dengan pembelajaran

32 Cheppy Riyana, Pedoman Pengembangan Media Video (Jakarta: P3AIUPI, 2015).

Untuk pelajaran yang bersifat fakta, konsep, prinsip yang generalisasi agar dapat membantu proses pengajaran secara efektif, media harus sesuai dan mendukung sasaran pengajara yang telah ditetapkan dan sesuai denagn kebutuhan penyajian tugas dan kemampuan mental peserta didik.

c. Aspek materi

Yang menjadi pertimbangan dianggap penting dalam memilih media pas atau tidak anatara bahan dan media yang digunakan atau mempengaruhi hasil pelajaran peserta didik.33

Langkah-langkah untuk memilih video Youtube memiliki model yang merupakan atribut yang harus dilatih oleh pemakai media, langkah-langkah tersebut sebagai berikut.

a. Ketersediaan sumber setempat. Hal ini dimaksudkan agar jika video yang dimaksud tidak dapat diakses dari sumber yang ada,maka harus dibeli atau tanpa orang lain.

b. Efektifitas biaya, tujuan serta suatu teknis media pengajaran.

c. Harus luwes, kepraktisan, dan ketahanlamaan media yang bersangkutan untuk waktu yang lama, menyiratkan bahwa ia cenderung digunakan di mana saja dan mudah dibawa dan dipindahkan.

Perbedaan alasan penetapan tersebut di atas, cenderung dipersepsikan bahwa pemilihan media harus sesuai dengan kemampuan dan karakteristik anak didik. Pemilihan video Youtube dapat membantu peserta didik dalam memahami isi

33 Ummyssalam, Buku Ajar Kurikulum Bahan Dan Media Pembelajaran (Yogyakarta:

Deepublish, 2017).

pelajaran, media yang dipilih harus mampu memberikan motivasi, inspirasi dan minat peserta didik untuk mendominasi dan termotivasi untuk belajar lebih.34

Pembelajaran matematika adalah suatu proses belajar mengajar dan mendidik yang berisi dua macam kegiatan yang tak terpisahkan. Kedua macam pandangan tersebut bekerja sama secara terkoordinasi menjadi suatu tindakan ketika ada hubungan anatar peserta didik dan guru, antara peserta didik dengan peserta didik , dan antara peserta didik dengan lingkungan di saat pembelajaran matematika sedang berlangsung.

Dalam dokumen KELAS VIII UPTD SMPN 23 BARRU (Halaman 38-51)

Dokumen terkait