• Tidak ada hasil yang ditemukan

Topik B: Kekayaan Budaya Indonesia

Dalam dokumen Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (Halaman 167-173)

Nama Kearifan Lokal yang Pernah Didapatkan

Waktu Kecil Tanda Tangan

1. Kearifan lokal adalah kebiasaan, perilaku, dan nilai-nilai baik yang diwariskan dari nenek moyang yang masih diterapkan di masyarakat.

2. Fungsi dan manfaat kearifan lokal adalah menjaga kelestarian sumber daya alam, pengembangan ilmu pengetahuan, sumber ilmu pengetahuan, mengembangkan sumber daya alam, memiliki aturan-aturan yang mengatur kehidupan masyarakat setempat.

Apa yang Sudah Aku Pelajari?

Indonesia memiliki keanekaragaman budaya. Banyak suku bangsa dengan bahasa, pakaian, rumah, makanan, dan kesenian yang berbeda-beda. Keragaman ini salah satunya disebabkan karena tempat tinggal yang berbeda-beda.

Setiap pulau di Indonesia mempunyai perbedaan keadaan alam.

Bahkan, kondisi alam dalam satu pulau bisa saja berbeda-beda.

Perbedaan kondisi alam ini memengaruhi cara hidup, kebiasaan, serta budaya penduduknya.

Letak Indonesia sangat strategis karena terletak diantara 2 benua yaitu benua Asia dan Australia. Selain itu, Indonesia terletak diantara 2 samudera yaitu Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Oleh karenanya, Indonesia mudah dikunjungi para pendatang. Akibatnya budaya yang dibawa bangsa lain yang datang ke negara kita juga ikut memengaruhi keanekaragaman budaya Indonesia. Beberapa pakaian dan makanan tradisional Indonesia dipengaruhi budaya bangsa lain.

Mari Mencoba

Mari kita cari keragaman budaya yang ada di sekitar kita! Perhatikan instruksi berikut sebelum memulai.

1. Salinlah tabel informasi keragaman berikut.

No. Nama Asal

Daerah Makanan Khas Bahasa

No. Kesenian

Daerah Suku Senjata

Tradisional Tradisi

Keterangan: Kesenian daerah bisa meliputi lagu, tari, dan alat musik daerah.

2. Wawancarailah 10 orang teman, guru, atau orang-orang di sekitar kalian mengenai ciri khas budaya di daerahnya. Tanyakan sesuai tabel tersebut.

3. Kumpulkan hasil wawancara sesuai arahan guru kalian.

4. Dengan melihat hasil wawancara, coba jawab beberapa pertanyaan berikut.

a. Apa saja keragaman budaya yang kalian temukan?

b. Apa nama suku terbanyak yang kalian dapatkan dari hasil wawancara?

c. Apa lagu daerah yang sudah kalian ketahui?

d. Apa nama makanan khas yang belum pernah kalian coba?

Sebutkan dari mana asalnya!

e. Mengapa terdapat keragaman budaya di daerah kalian?

5. Guru kalian akan memandu untuk kegiatan diskusi bersama.

Setiap wilayah di Indonesia memiliki ciri khas budayanya masing- masing. Mulai dari pakaian adat, makanan tradisional, rumah adat, dan masih banyak lagi. Perbedaan inilah yang membuat Indonesia menjadi indah dan unik.

Bentuk Keragaman Budaya di Indonesia

Lakukan Bersama

Kalian akan di bagi menjadi 6 kelompok dan mewakili salah satu dari 5 pulau besar (Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua) dan 1 pulau gabungan (Bali, NTB, dan NTT) di Indonesia. Setiap kelompok akan menggambar peta satu pulau di Indonesia.

Membuat Peta Keberagaman 1. Siapkan atlas dan buku literatur lainnya!

2. Baca dan cari tahu provinsi yang ada di pulau pilihan kelompok kalian.

3. Tulis dan cari tahu ragam budaya di setiap provinsi pada pulau tersebut yaitu, suku, bahasa, rumah adat, makanan khas, senjata tradisional, kesenian, dsb.

4. Gambarlah pulau dengan ukuran yang besar. Isilah peta dengan gambar ragam budaya sesuai daerahnya. Warnai agar lebih menarik.

5. Jika sudah selesai, gabungkan dengan kelompok yang lain sehingga menjadi peta keragaman Indonesia yang utuh.

6. Setiap kelompok akan mempresentasikan pulaunya dengan ragam budayanya.

Gambar 6.2 Kegiatan pembuatan peta keberagaman di SD Mutiara Bunda Bandung tahun 2019. Fotografer Kinkin Karimah

Sumber: Kinkin Karimah

Mari Mencari Tahu

Apa penyebab keragaman budaya di Indonesia? Mari kita cari tahu bersama.

1. Guru telah menyebar kertas-kertas berisi pertanyaan di sekitar kelas.

2. Berkelilinglah bersama kelompok untuk mengisi pertanyaan di atas meja.

3. Sepakati batas waktu di setiap meja bersama guru dalam kelompok lainnya.

4. Guru kalian akan memandu untuk kegiatan diskusi setelah semua

Mari Refleksikan

1. Mengapa budaya Indonesia beraneka ragam?

2. Mengapa perbedaan justru membuat Indonesia unik?

3. Bagaimana dengan kondisi keragaman budaya di daerah kalian?

4. Faktor apa yang menyebabkan suku bangsa di daerah kalian berbeda dengan daerah lain?

5. Bagaimana sikap kalian dalam rangka menghargai keragaman suku bangsa di Indonesia sesuai dengan tujuan pembelajaran sebelumnya?

Belajar Lebih Lanjut

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2010, terdapat 1340 suku bangsa yang ada di tanah air kita. Suku bangsa ini tersebar di berbagai pulau yang ada di Indonesia. Dalam satu pulau saja kita dapat menemukan lebih dari dua suku bangsa yang berbeda karakteristiknya. Tiap-tiap suku bangsa mempunyai ciri khas yang membedakan dengan suku bangsa yang lain. Ciri suku bangsa yang didasarkan atas ciri fisik disebut ras.

Beragam ras di Indonesia menjadikan masyarakat yang memiliki beraneka ragam suku bangsa, agama dan budaya. Sebagai masyarakat Indonesia yang baik, sudah seharusnya kita saling menghormati dan menghargai perbedaan yang ada di Indonesia.

Jadi, setiap suku bangsa mempunyai ras masing-masing. Oleh karena itu, tercipta keragaman ras.

Memilih Tantangan

Membuat Puisi Keragaman Budaya

Buatlah puisi dengan tema keragaman budaya Indonesia dengan kriteria sebagai berikut.

1. diberi judul;

2. terdiri dari 2 bait puisi yang berisi masing masing bait 4 baris;

3. tulis dengan rapi dan hiaslah kertas yang berisi puisi dengan tema gambar keberagaman;

4. sajikan puisi kalian di depan kelas.

1. Keragaman budaya bisa berupa makanan khas, bahasa, baju adat, rumah tradisional, kesenian daerah, senjata tradisional, dan lain sebagainya.

2. Faktor penyebab keragaman di Indonesia adalah sebagai berikut:

a. kondisi kepulauan indonesia dan letak geografis;

b. pengaruh budaya yang dibawa bangsa lain;

c. perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi.

Apa yang Sudah Aku Pelajari?

Topik C: Manfaat Keberagaman dan

Dalam dokumen Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (Halaman 167-173)