• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tradisi dan modern

Dalam dokumen PERANCANGAN INTERIOR II (RUMAH TINGGAL) (Halaman 63-72)

GAYA DESAIN (PERIODISASI)

A. PENGERTIAN

1.2 Tradisi dan modern

Pengertian tradisi dalam pembangunan

Istilah ‘tradisi’ dalam pembangunan sejak lama disalahgunakan.Dengan

munculnya zaman postmodern, makin lama makin banyak bangunan yang meniru tradisi, entah dari Indonesia atau dari negara luar, dan melambangan

pembangunan yang bermakna historis.Hasilnya adalah gedung tanpa kualitas dalam hal fungsi, bahan bangunan, teknologi, maupun pembentukan, misalnya lingkungan bangunan di mana bentuk istana ditrasformasi menjadi rumah berderet, dan tembok pagar yang melambangkan kesultanan.

‘Candi Yunani’ Menjadi model rumah Tembok pagar kesultanan

Kebudayaan, termasuk kebudayaan membangun, merupakan proses penyesuaian dengan perkembangan yang terjadi. Jika perkembangan tersebut berhenti, maka kebudayaan berhenti pula.Tradisi dalam pembangunan harus berkembang terus- menerus sesuai dengan kemajuan kebudayaan.Hanya sekedar meniru tradisi dari dalam atau luar negri dalam pembangunan atau teknologi tidaklah

cukup.Pengambilalihan teknologi asing tanpa mempertimbangkan sebab dan akibatnya menyebabkan musnahnya akar kebudayaan kita.

Tradisi di pedesaan dan di perkotaan

Tentu saja kehidupan tradisi di pedesaan yang masih erat sangat jauh berbeda dengan kehidupan kota yang sedang mengembangkan kehidupan yang bebas dari ikatan tradisi (sekaligus menciptakan tradisi baru untuk masa depan)

Rumah sederhana di pedesaan

Cirinya adalah bahan bangunan alami dan kesederhanaan dalam bentuk atap (bukan seng

gelombang.

Tata ruang di pedesaan dengan memadatkan rumah sepanjang jalan

Rumah tradisional dikota

Pengaruh penjajahan Belanda dikota

Sumber : (Membangun, membentuk, menghuni penerbit KANISIUS) JENIS-JENIS RUMAH TINGGAL

Cirinya adalah keseragaman dalam bentuk, kemiringan atap yang sama dan hubungan social erat

Cirinya adalah keseragaman dalam bentuk, kemiringan atap sama, jalan agak sempit.

Cirinya adalah bangunan bertingkat, gedung membentuk patio, tampak depan sebagai gedung batu.

A. Rumah Tinggal Tunggal/ Detached

B. Rumah Tinggal Koppel ( Semi Detached )

C. Rumah Susun (Flat)

D. Maisonet (Maisonette)

58

Rumah tinggal tunggal atau rumah terpisah adalah rumah tinggal yang berdiri sendiri.Rumah tinggal tunggal dipakai biasanya hanya untuk satu keluarga dan jarak antar rumahnya berjauhan.Selain itu cottage, villa, bungalow, dan mansion juga termasuk dalam kelompok rumah tinggal tunggal.

Rumah Tinggal kopel adalah Rumah Tinggal Tunggal yang di sekat sama besar antara Kiri dan Kanan.

Rumah yang flesibel, yaitu mampu menyesuaikan berbagai konfigurasi.Kerugian utama rumah susun adalah BC yang mengurangi unit-unit yang dapat diorientasikan ke permukaan tanah.Rumah susun umumnya berisi ganda, artinya mempunyai ruang- ruang yang berada di luar pada unit-unit tersebut.

Adalah sebuah tipe standar dari bangunan berkapasitas tinggi dan bertingkat

rendah.Dikatakan berkepadatan tinggi karena merupakan suatu penumpukan vertikal

E. Rumah teras bertingkat (Terrace House)

F. Rumah Gandeng (Row Houses)

G. Rumah kota (Town House)

Rumah gandeng dan berpekarangan dalam dapat saja dibuat menjenjang ke atas maupun ke bawah sebuah perbukitan guna meningkatkan arah pandangan, dan memberikan orientasi yang lebih baik, juga memungkinkan taman-taman atau teras- teras di atas atap-atap dari unit-unit di bawahnya.

Rumah gandeng berasal dari rumah berlantai dua tradisional yang terletak di atas sebidang petak yang sempit.

H. Rumah berpekarangan Dalam (Patio House)

Sumber : (egygriyaartikel)

 TYPE-TYPE RUMAH TINGGAL

Tipe rumah yang dipasarkan di suatu perumahan pada umumnya diberi nama berdasarkan luas tanah dan bangunan rumah. Namun beberapa pengembang perumahan ada yang memberi nama tipe rumah dengan nama-nama lain seperti dengan nama benda, nama-nama bunga, nama planet dan nama lain sesuai selera dan trik pemasaran pengembang perumahan tersebut.

1. Rumah Type 21

Rumah type 21 adalah tipe rumah dengan luas bangunan 21 m², misalnya rumah dengan ukuran 6m x 3,5m.Ukuran tanah pada rumah

Seperti rumah gandeng dengan penambahan tempat parkir di dalam bangunannya. Parkir di bagian dalam memerlukan halaman depan yang lebih lebar (untuk menampung pengemudi dan jalan masuk dan ruangan bagian dalam untuk kegunaan tertentu) dan kadang-kadang dibuat dengan suatu kedalaman kira-kira 150 feet.

Rumah kota menawarkan kenyamanan yang tinggi untuk sebuah keluarga tunggal kecuali bila dibuat tanpa halaman samping.

Suatu variasi pada rumah "ranch” berlantai satu tradisional.Dengan pintu masuk di bagian tengah, ruang tamu terletak pada sisi dan ruang-ruang tidur pada sisi lainnya.Untuk menyesuaikan pada bidang tanah yang sempit, bentuk tersebut

"dibengkokkan” dan ruang-ruang pribadinya dikitari oleh pemagaran. Dengan menghilangkan halaman-halaman samping dan depan, rumah

"ranch” tersebut kini menjadi rumah berpekarangan dalam (patio).

type 21 dipadukan dengan ukuran luas tanah 6m x 10m = 60 m² dan 6m x 12m = 72 m², sehingga disebut rumah type 21/60 atau 21/72.Tipe rumah ini mempunyai 1 kamar tidur, 1 ruang tamu dan 1 kamar mandi.

Pada sekitar awal tahun 2012, pengembang perumahan tidak diizinkan membangun tipe rumah 21 dan diatur dalam pasal 22 ayat 3 UU Perumahan dan kawasan Permukiman No. 1 tahun 2011 yang mengatur batasan tipe rumah minimal 36 untuk mendapatkan FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan / KPR bersubsidi) dan juklaknya dituangkan dalam Permenpera No. 14 tahun 2012.

Namun sekitar akhir tahun 2012, kebijakan program subsidi perumahan rakyat kembali membolehkan dipakai untuk pembelian rumah type 21 m² yang didasarkan pada keputusan Mahkamah

Konstitusi yang membatalkan ketentuan Pasal 22 ayat 3 UU No.1/2011 tersebut.

2. Rumah Type 36

Rumah Minimalis Type 36

Rumah type 36 adalah tipe rumah yang mempunyai luas bangunan 36 m², dengan ukuran 6m x 6m = 36 m². Luas tanah pada rumah type 36 ini dapat dipadukan dengan beberapa ukuran luas tanah seperti 60 m² atau 72 m², sehingga disebut rumah type 36/60 dan tipe rumah 36/72. Tipe rumah 36 biasanya

mempunyai 2 kamar tidur, 1 ruang tamu dan ruang keluarga serta 1 kamar mandi.

Denah Rumah Type 36 3. Rumah tipe 45

Rumah Type 45 adalah tipe rumah yang mempunyai luas bangunan 45 m², misalnya dengan ukuran rumah 6m x 7,5m = 45m² atau 8m x 5.6m pada luas kapling tanah 8m x 12m = 96 m², sehingga disebut rumah type 45/96. Tipe rumah 45 biasanya mempunyai 2 kamar tidur, 1 ruang tamu, ruang keluarga, dapur, 1 kamar mandi, garasi atau teras rumah yang cukup luas.

4. Rumah tipe 54

Yaitu rumah dengan ukuran bangunan 6m x 9m = 54m2 sehingga disebut rumah tipe 54 diperumahan, tipe rumah ini digunakan pada rumah kelas

menengah yang mengutamakan keluasan bangunan namun dengan harga rumah yang masih dapat dijangkau konsumen calon pemilik rumah di perumahan.

5. Rumah tipe 60

Yang jenis ini mempunyai ukuran bangunan 6 m x 10 m = 60 m2 sehingga disebut rumah tipe 60, rumah ini sudah cukup luas sehingga dapat digunakan pada rumah dengan kelas mewah diperumahan namun masih dengan harga yang terjangkau karena masih terdapat rumah mewah dengan luas bangunan yang lebih besar lagi dari nilai 60 meter persegi.

Untuk tipe yang lainya yaitu 70, 90, 120 Penjelasan tipe rumah tersebut hampir sama hanya disesuaikan berdasarkan pada luas bangunan yaitu panjang x lebar sehingga menghasilkan angaka 70, 90, dan 120, dengan berbagai variasi tipe rumah yang dipadukan dengan luas tanah kavling tergantung tipe rumah yang dipasarkan oleh pengembang perumahan.

Sumber : (http://www.abuazmashare.id)

Konstruksi Rumah

Sebagai bangunan, rumah berbentuk ruangan yang dibatasi

oleh dinding dan atap. Rumah memiliki jalan masuk berupa pintu dengan tambahan berjendela. Lantai rumah biasanya

berupa tanah, ubin, babut, keramik, atau bahan material lainnya. Rumah bergaya modern biasanya memiliki unsur-unsur ini. Ruangan di dalam rumah terbagi menjadi beberapa ruang yang berfungsi secara spesifik, seperti kamar tidur, kamar mandi, WC, ruang makan, dapur, ruang keluarga, ruang tamu, garasi, gudang, teras dan pekarangan.

Rumah memiliki berbagai model dan tipe desain yang beragam, selain model rumah minimalis, terdapat juga beberapa model rumah lain seperti model rumah kontemporer, rumah tradisional dan model rumah modern.

Selain memiliki beragam model rumah saat ini juga memiliki ukuran baku, seperti rumah type 36, rumah type 45, rumah type 54.

 UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1

Dalam dokumen PERANCANGAN INTERIOR II (RUMAH TINGGAL) (Halaman 63-72)

Dokumen terkait