• Tidak ada hasil yang ditemukan

Tujuan dan Tanggung Jawab Masing-Masing Jabatan Pada PT. Bank BRI Kantor Cabang Jember

Dalam dokumen Banking di Bank (Halaman 69-79)

PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

A. Gambaran Objek Penelitian

4. Tujuan dan Tanggung Jawab Masing-Masing Jabatan Pada PT. Bank BRI Kantor Cabang Jember

3. Struktur Organisasi PT. BRI Kantor Cabang Jember

3) Mengambil keputusan sampai dengan batas tugas dan wewenang yang dimilikinya serta menentukan dan mengatur pelaksanaan operasional Kantor Cabang sesuai dengan kebijaksanaan umum Direksi atau kebijakan dari Kantor Wilayah.

4) Melakukan pengawasan dan penilaian terhadap pelaksanaan program Kantor Cabang kerja dan program anggaran Kantor Cabang serta membina tingkat kesehatan.

b. Pengawal Internal Cabang

Sebagai Control Internal di Bank BRI yang bertugas :

1) Mengawasi segala kegiatan yang dilaksanakan pada Kantor BRI Cabang Jember baik kegiatan yang bersifat operasional, kegiatan pembukuan, maupun penyediaan fasilitas, sarana dan prasarana guna meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada nasabah.

c. Manajer Pemasaran

Tugas dan wewenang adalah:

1) Memastikan agar peraturan pengkreditan yang terkait dengan bisnis ritel dipatuhi secara benar dan konsisten guna memperoleh keuntungan yang optimal dengan risiko yang kecil, serta menciptakan pelayanan yang prima.

2) Memutuskan kredit sesuai dengan wewenangnya.

3) Mengidentifikasi potensi ekonomi di unit kerjanya, sehingga dapat dijadikan informasi dalam mengusulkan pasar sasaran.

d. Manajer Operasional

Tugas dan Wewenang adalah:

1) Mengkoordinasi dan bertanggungjawab atas semua kegiatan operasional PT. Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Jember.

e. Asisten Manajer Operasional Tugas dan wewenang:

1) Membantu dan bertanggungjawab atas semua kegiatan administrasi operasional PT. Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Jember. Manajer Operasional Meliputi :

a) Teller, Bertugas :

(1) Mengambil dan menyetor modal serta melayani transaksi nasabah.

(2) Mencocokkan tanda tangan nasabah guna transaksi penarikan.

(3) Mencetak transaksi yang telah dilakukan nasabah dan mencocokkan dengan buku mutasi.

(4) Mencocokkan saldo kas besar dan membuat rincian kas besar serta membuat rincian uang yang pada kas besar kemudian melaporkan kepada seksi front office.

b) Customer Service, Bertugas :

(1) Melayani nasabah yang memerlukan informasi mengenai produk pada bank yang bersangkutan.

(2) Memberikan pelayanan yang baik pada nasabah agar terjalin hubungan yang baik dan menarik minat nasabah untuk menggunakan produk bank tersebut.

(3) Mengusahakan kelengkapan dan pemeliharaan dokumen nasabah serta melayani pembukaan rekening baru naik deposito maupun tabungan.

(4) Mengadministrasikan dokumen secara tertib dan pengajuan permohonan ATM (Anjungan Tunai Mandiri)

f. Asisten Manajer Bisnis

1) Mempunyai tanggungjawab pada masalah kredit dan kelayakan intern PT. Bank BRI.

Yang termasuk Asisten Manajer Penunjang Bisnis adalah Supervisor Administrasi Kredit. Bagian ini menjalankan fungsi administrasi yang berhubungan dengan persetujuan kredit yang diajukan nasabah, kelengkapan dokumen yang diperlukan dalam pengajuan kredit, serta pemeliharaan berkas-berkas.

g. Supervisor Pelayanan Intern

1) Menjalankan fungsi yang berhubungan dengan penyediaan sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan operasional perusahaan.

Pada Supervisor pelayanan intern terdapat bagian sekretariat SDM.

h. Manajer Bisnis Mikro

1) Bertanggungjawab pada bisnis mikro yang ada pada umunya berada di kota kecil, yaitu di Kantor BRI UNIT.

i. Supervisor Administrasi Unit

1) Melaksanakan kegiatan bidang operasional untuk seluruh Kantor BRI Unit. Yang meliputi :

(a) Fungsi PAU (Petugas Administrasi Unit), ialah mengidentifikasikan kegiatan-kegiatan dari Bank BRI Unit.

(b) Fungsi PRU (Petugas Rekonsiliasi Unit), ialah membukukan nota-nota hubungan antara BRI Unit dengan BRI Cabang.

(c) Asisten Manajer Bisnis Mikro ialah bertanggungjawab pada pelaksanaan operasional di BRI Unit.

(d) Pemilik ialah melakukan Pengawasan terhadap kegiatan- kegiatan yang dilakukan pada BRI Unit.

B. Penyajian Data 1. Uji Deskriptif

Uji Deskriptif dalam penelitian ini meliputi usia, jenis kelamin, dan pendidikan terakhir. Berikut ini merupakan deskriptif responden berdasarkan penyebaran kuesioner kepada nasabah PT. Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Jember yang berjumlah 100 responden.

a. Uji Deskriptif Responden Berdasarkan Umur Tabel 3.1

Ditribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Umur

1 Umur Responden

F (%)

1. 20 Tahun 5 5%

2. 21-30 Tahun 83 83%

3. 31-40 Tahun 10 10%

4. 41-50 Tahun 2 2%

Total 100 100%

Sumber: Data Primer, diolah 20

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa data frekuensi responden di PT. Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Jember terkait umur menunjukkan terdapat 5 orang yang berumur 20 tahun dengan persentase 5%, responden yang berada dalam kisaran umur 21 hingga 30 tahun berjumlah 83 orang dengan persentase 83%, responden yang berada dikisaran umur 31 sampai 40 tahun berjumlah 10 orang dengan persentase 10%, dan responden yang berumur 41 sampai 50 tahun memiliki persentase sebanyak 2%. Dengan demikian dapat diketahui bahwa sebagian besar responden di PT. Bank BRI KC Jember berumur 21 sampai 30 tahun dengan jumlah 83 orang dari 100 responden.

b. Uji Deskriptif Responden Berdasarkan Jenis Kelamin.

Tabel 3.2

Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Jenis Kelamin No. Jenis Kelamin Responden

F %

1. Laki-Laki 34 34%

2. Perempuan 66 66%

Total 100 100%

Sumber: Data primer, diolah 20

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwasanya data frekuensi responden di Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Jember terkait jenis kelamin menunjukkan bahwa ada 34 responden yang berjenis kelamin laki-laki dengan jumlah persentase 34% dan 66 responden yang berjenis kelamin perempuan dengan jumlah persentase 66%. Dengan demikian nasabah yang menggunakan e-banking di PT.

Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Jember sebagian besar berjenis kelamin perempuan dengan jumlah 66 orang dari 100 responden dan sisanya 34 orang yang berjenis kelamin laki-laki.

c. Uji Deskriptif Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir.

Tabel 3.3

Distribusi Frekuensi Responden Berdasarkan Pendidikan Terakhir.

No. Pendidikan Terakhir

Responden

F %

1. SMP 1 1%

2. SMA 59 59%

3. S1 37 37%

4. S2 3 3%

Total 100 100%

Sumber: Data Primer, diolah 2020

Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui data frekuensi responden di PT. Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Jember tentang pendidikan terakhir, menunjukkan bahwa terdapat 1 orang responden dengan tingkat pendidikan terakhir SMP dengan persentase 1%, responden yang berpendidikan terakhir SMA sebanyak 59 orang dengan persentase sebesar 59%, responden yang berpendidikan terkahir S1 sebanyak 37 orang dengan persentase 37%, dan ada 3 responden

yang berpendidikan terakhir S2 dengan persentase sebesar 3%. Maka dapat diketahui sebagian besar responden bank Bank Rakyat Indonesia Kantor Cabang Jember ada 59 orang yang berpendidikan terakhir SMA dengan persentase 59 %.

C. Analisis dan Pengujian Hipotesis 1. Uji Instrumen Penelitian

a. Uji Validitas

Uji validitas adalah kemampuan suatu alat ukur untuk mengukur sasaran ukurnya (Darma, 2021). Uji ini dimaksudkan untuk mengukur sah atau tidaknya suatu kuesioner. Pada dasarnya, uji validitas mengukur sah atau tidaknya setiap pertanyaan/pernyataan yang digunakan dalam penelitian. Dalam penelitian ini dijelaskan bahwa uji validitas dilakukan dengan menggunakan aplikasi komputer berupa SPSS. Dengan membandingkan nilai r hitung dengan r tabel.

Dalam menentukan r hitung, digunakan nilai yang tertera pada baris pearson correlation. Sedangkan untuk menetukan r tabel pada kolom df digunakan rumus N-2, dimana N adalah banyaknya responden. Dalam penelitian ini nilai N adalah 100. Jadi df = N-2 atau df = 100-2=98.

Maka didapati nilai r tabel sebesar 0,196 berikut hasil uji validitas pada masing-masing variabel:

Tabel 3.4 Hasil Uji Validitas

Pelayanan (X1)

No. R hitung R tabel Kriteria

1. 0,802 0,196 Valid

2. 0,838 0,196 Valid

3. 0,813 0,196 Valid

4. 0,842 0,196 Valid

5. 0,776 0,196 Valid

6. 0,786 0,196 Valid

7. 0,779 0,196 Valid

Sumber: Data Diolah SPSS 20

Berdasarkan hasil dari jumlah r hitung > r tabel hasil validitas di atas maka dapat diketahui bahwa semua pernyataan variabel X1 (pelayanan) dalam kuesioner dinyatakan valid. Sehingga pernyataan pada variabel pelayanan terhadap keputusan nasabah dalam menggunakan e-banking dinyatakan valid.

Tabel 3.5 Hasil Uji Validitas

Kemudahan (X2)

No. R hitung R tabel Kriteria

1. 0,860 0,196 Valid

2. 0,853 0,196 Valid

3. 0,862 0,196 Valid

4. 0,856 0,196 Valid

5. 0,885 0,196 Valid

6. 0,894 0,196 Valid

7 0,766 0,196 Valid

Sumber: Data Diolah SPSS 20

Berdasarkan hasil dari jumlah r hitung > r tabel hasil validitas di atas maka dapat diketahui bahwa semua pernyataan variabel X2 (Kemudahan) dalam kuesioner dinyatakan valid. Sehingga pernyataan

pada variabel kemudahan penggunaan terhadap keputusan nasabah dalam menggunakan e-banking dinyatakan valid.

Tabel 3.6 Hasil Uji Validitas Kepercayaan (X3)

No. R hitung R tabel Kriteria

1. 0,788 0,196 Valid

2. 0,835 0,196 Valid

3. 0,833 0,196 Valid

4. 0,821 0,196 Valid

5. 0,618 0,196 Valid

6. 0,778 0,196 Valid

7. 0,819 0,196 Valid

Sumber: Data Diolah SPSS 20

Berdasarkan hasil dari jumlah r hitung > r tabel hasil validitas di atas maka dapat diketahui bahwa semua pernyataan variabel X3 (Kepercayaan) dalam kuesioner dinyatakan valid. Sehingga pernyataan pada variabel kepercayaan penggunaan terhadap keputusan nasabah dalam menggunakan e-banking dinyatakan valid.

b. Uji Reliabilitas

Uji Reabilitas adalah sejauh mana hasil suatu pengukuran yang digunakan bersifat tetap terpercaya. Uji reabilitas instrumen untuk mengetahui apakah data yang dihasilkan dapat dikatakan handal. Pada dasarnya uji reabilitas mengukur variabel yang digunakan melalui pertanyaan/pernyataan yang digunakan. Uji reabilitas dilakukan dengan membandingkan nilai cronbach’s alpha dengan tingkat/taraf signifikan 0,5, 0,6, hingga 0,7 tergantung kebutuhan dalam penelitian (Darma, 2021). Adapun dalam pengujian Uji Reabilitas sebagai berikut:

Gambar 3.7 Uji Realibilitas No Nama Variabel AlphaCron

bach Standarisasi Keterangan 1. Pelayanan (X1) 0,906 0,60 Reliabel 2. Kemudahan

(X2)

0.937 0,60 Reliabel

3. Kepercayaan (X3)

0,894 0,60 Reliabel

4. E-banking (Y) 1,00 0,60 Reliabel Sumber: Data Diolah SPSS 20

Berdasarkan tabel ditas maka dapat diketahui bahwa nilai Cronbach Alpha yang dihasilkan sebesar (X1) 0,906 > 0,60, (X2) 0,937

> 0,60, (X3) 0,894 > 0,60, (Y) 1,00 > 0,60. Sehingga pernyataan pada variabel pelayanan, kemudahan, dan kepercayaan terhadap keputusan nasabah dalam menggunakan e-banking dinyatakan reliabel.

Dalam dokumen Banking di Bank (Halaman 69-79)

Dokumen terkait