• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB IV: HASIL DAN PEMBAHASAN

B. Statistik Inferensial

1. Uji Asumsi

Uji asumsi merupakan salah satu uji dalam statistik inferensial yang dilakukan pengujian sebelum uji hipotesis dilaksanakan.

Tujuan dari pengujian ini adalah untuk mendapatkan suatu tingkat ke-validan darisuatu data yang digunakan dalam penelitian.98 Pengujian ini meliputi uji normalitas dan uji homogenitas.

a. Uji Normalitas

Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah data yang telah dihimpun dalam penelitian berdistribusi normal atau tidak.99 Berikut hasil uji normalitas data penelitian yang dihitung dengan menggunakan software SPSS Statistics 25 for Windows.

1) Uji Normalitas Pretest

Uji normalitas pretest dilakukan pada kelas kontrol dan kelas eksperimen.

Guna mengetahui hasil uji, maka uji

98 Ratnasih and Nurjanah.

99 Ratnasih and Nurjanah.

normalitas dilakukan dengan menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov pada program software SPSS Statistic 25 for Windows sebagai berikut

Tabel 4.7. Hasil Uji Normalitas Pretest Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol

Tests of Normality

Kelas Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig.

Pre_test eksperimen .118 30 .200* .940 30 .089 kontrol .137 31 .143 .911 31 .014

*. This is a lower bound of the true significance.

a. Lilliefors Significance Correction

Berdasarkan hasil uji normalitas soal pretest pada tabel 4.7. dengan menggunakan software SPSS Statistic 25 for Windows dapat diketahui bahwasannya berdasarkan uji Kolmogorov-Smirnov dari kelas eksperimen diperoleh hasil uji normalitas pretest memiliki nilai signifikansi (Sig.) 0.200 dimana nilai Sig. 0.200 > α = 0.05.

Sedangkan dari kelas kontrol diperoleh nilai Sig. 0.143 dimana nilai Sig. 0.143 >

α = 0.05. Berdasarkan hasil analisis uji

normalitas tersebut bahwasannya nilai Sig. > α = 0.05 atau r hitung > r tabel maka dapat disimpulkan data hasil pretest berdistribusi normal.

2) Uji Normalitas Posttest

Uji normalitas posttest dilakukan pada kelas kontrol dan kelas eksperimen.

Guna mengetahui hasil uji, maka uji normalitas dilakukan dengan menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov pada program software SPSS Statistic 25 for Windows sebagai berikut

Tabel 4.8. Hasil Uji Normalitas Posttest Kelas Eksperimen dan Kelas Kontrol

Tests of Normality

Kelas Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig.

Post_test eksperimen .157 30 .056 .951 30 .180 kontrol .119 31 .200* .948 31 .139

*. This is a lower bound of the true significance.

a. Lilliefors Significance Correction

Berdasarkan hasil uji normalitas soal pretest pada tabel 4.8. dengan menggunakan software SPSS Statistic 25 for Windows dapat diketahui bahwasannya dari kelas eksperimen

diperoleh hasil uji normalitas posttest memiliki nilai signifikansi (Sig.) 0.056 dimana nilai Sig. 0.056 > α = 0.05.

Sedangkan dari kelas kontrol diperoleh nilai Sig. 0.200 dimana nilai Sig. 0.200 >

α = 0.05. Berdasarkan hasil analisis uji normalitas tersebut bahwasannya nilai Sig. > α = 0.05 atau r hitung > r tabel maka maka dapat disimpulkan data hasil posttest berdistribusi normal.

3) Uji Normalitas Angket Kecemasan Belajar IPA

Uji normalitas angket kecemasan belajar IPA diberikan kepada kedua kelas yakni kelas eksperimen dan kelas kontrol.

Angket ini diberikan untuk mengetahui tingkat kecemasan belajar IPA peserta didik. Data yang diperoleh dihimpun dan dan ditabulasikan dengan Microsoft Excel dan dihitung serta dianalisis dengan menggunakan software SPSS Statistics 25 for Windows. Kemudian uji normalitas angket ini dilihat pada hasil uji

Kolmogorov-Smirnov untuk dianalisis lebih lanjut.

Tabel 4.9. Hasil Uji Normalitas Angket Kecemasan Belajar IPA

Tests of Normality Jenis Kelas

Kolmogorov-

Smirnova Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig.

Pretest Kelas

Eksperimen .189 30 .008 .914 30 .019 Kelas Kontrol .076 31 .200* .980 31 .822 Posttest

Kelas

Eksperimen .115 30 .200* .964 30 .398 Kelas Kontrol .079 31 .200* .986 31 .943

*. This is a lower bound of the true significance.

a. Lilliefors Significance Correction

Berdasarkan uji normalitas angket kecemasan belajar IPA, pada tabel 4.9.

dapat diketahui bahwasannya pada hasil angket pretest kelas eksperimen memiliki nilai Sig. 0.008, maka nilai sig. 0.008 < α

= 0.05. Kemudian dari kelas kontrol memiliki nilai Sig. 0.200, maka nilai Sig.

0.200 > α = 0.05. Sedangkan pada hasil angket posttest dapat diketahui bahwa pada kelas eksperimen nilai Sig. 0.200,

maka nilai Sig. 0.200 > α = 0.05.

Sedangkan pada kelas kontrol nilai Sig.

0.200, maka nilai Sig. 0.200 > α = 0.05.

Sehingga apabila r hitung > r tabel atau nilai Sig. > α = 0.05 maka berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal.

4) Uji Normalitas Indikator Capaian Pembelajaran IPA

Uji normalitas indikator capaian pembelajaran IPA merupakan uji yang dilakukan untuk mengetahui apakah data hasil capaian pembelajaran IPA berdistribusi normal atau tidak. Adapun dalam uji normalitas ini digunakan software SPSS Statistic 25 for Windows dengan hasil sebagai berikut

Tabel 4.10. Hasil Uji Normalitas Indikator Capaian Pembelajaran IPA

Tests of Normality

Kelas Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk Statistic df Sig. Statistic df Sig.

Nilai Eksperimen .151 30 .081 .931 30 .053 Kontrol .132 31 .179 .952 31 .183 a. Lilliefors Significance Correction

Berdasarkan uji normalitas indikator capaian pembelajaran IPA, pada tabel 4.10. dapat diketahui bahwasannya pada kelas eksperimen memiliki nilai Sig.

0.081, maka nilai sig. 0.081 > α = 0.05.

Kemudian dari kelas kontrol memiliki nilai Sig. 0.179, maka nilai Sig. 0.179 > α

= 0.05. Sehingga apabila r hitung > r tabel atau nilai Sig. > α = 0.05 maka berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal.

5) Uji Homogenitas Soal Pretest

Uji homogenitas dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah data yang didapatkan berdistribusi homogen atau berdistribusi dari data yang sama.

Prasyarat dilakukan uji homogenitas apabila telah dilakukan uji normalitas atau data berdistribusi normal. Dalam uji homogenitas dilakukan dengan menggunakan metode uji Levene Statistic dengan menggunakan software SPSS

Statistic 25 for Windows. Berikut hasil uji homogenitas soal pretest

Tabel 4.11. Hasil Uji Homogenitas Soal Pretest

Test of Homogeneity of Variance Levene

Statistic df1 df2 Sig.

Pre_test Based on Mean .286 1 59 .595

Based on Median .169 1 59 .682

Based on Median and with adjusted df

.169 1 58.205 .682 Based on trimmed

mean

.287 1 59 .594

Berdasarkan hasil uji homogenitas yang tertera pada tabel 4.11. dapat diketahui bahwasannya dari hasil pretest memiliki skor Bades on Mean pada skor Levene Statistic sebesar 0.286 dengan nilai Sig. 0.595, maka nilai Sig. 0.595 > α

= 0.05. Sehingga dapat disimpulkan bahwasannya data yang ada dalam pretest baik di kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki nilai Sig. > α = 0.05, maka data berdistribusi dari data yang sama atau homogen.

6) Uji Homogenitas Posttest

Uji homogenitas dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah data yang didapatkan berdistribusi homogen atau berdistribusi dari data yang sama.

Prasyarat dilakukan uji homogenitas apabila telah dilakukan uji normalitas atau data berdistribusi normal. Dalam uji homogenitas dilakukan dengan menggunakan metode uji Levene Statistic dengan menggunakan software SPSS Statistic 25 for Windows. Berikut hasil uji homogenitas soal posttest

Tabel 4.12. Hasil Uji Homogenitas Soal Posttest

Test of Homogeneity of Variance Levene

Statistic df1 df2 Sig.

Post_test Based on Mean 3.271 1 59 .076

Based on Median 3.191 1 59 .079

Based on Median and with adjusted df

3.191 1 57.076 .079 Based on trimmed

mean

3.275 1 59 .075

Berdasarkan hasil uji homogenitas yang tertera pada tabel 4.12. dapat diketahui bahwasannya dari hasil posttest memiliki skor Bades on Mean pada skor

Levene Statistic sebesar 3.271 dengan nilai Sig. 0.076, maka nilai Sig. 0.076 > α

= 0.05. Sehingga dapat disimpulkan bahwasannya data yang ada dalam posttest baik di kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki nilai Sig. > α = 0.05, maka data berdistribusi dari data yang sama atau homogen.

7) Uji Homogenitas Angket Kecemasan Belajar IPA

Uji homogenitas dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah data yang didapatkan berdistribusi homogen atau berdistribusi dari data yang sama.

Prasyarat dilakukan uji homogenitas apabila telah dilakukan uji normalitas atau data berdistribusi normal. Dalam uji homogenitas dilakukan dengan menggunakan metode uji Levene Statistic dengan menggunakan software SPSS Statistic 25 for Windows. Berikut hasil uji homogenitas angket kecemasan belajar IPA.

Tabel 4.13. Hasil Uji Homogenitas Angket Kecemasan Belajar IPA (Pra-Pembelajaran)

Test of Homogeneity of Variance Levene

Statistic df1 df2 Sig.

Pretest Based on Mean .384 1 59 .538

Based on Median .489 1 59 .487

Based on Median and

with adjusted df .489 1 58.341 .487 Based on trimmed

mean .427 1 59 .516

Berdasarkan hasil uji homogenitas pra pembelajaran yang tertera pada tabel 4.13. dapat diketahui bahwasannya dari hasil angket pretest kecemasan belajar IPA memiliki skor Bades on Mean pada skor Levene Statistic sebesar 0.384 dengan nilai Sig. 0.538, maka nilai Sig. 0.538 > α

= 0.05. Sehingga dapat disimpulkan bahwasannya data yang ada dalam pretest baik di kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki nilai Sig. > α = 0.05, maka data berdistribusi dari data yang sama atau homogen.

Tabel 4.14. Hasil Uji Homogenitas Angket Kecemasan Belajar IPA (Pasca Pembelajaran)

Test of Homogeneity of Variance Levene

Statistic df1 df2 Sig.

Posttest Based on Mean .066 1 59 .797

Based on Median .074 1 59 .786

Based on Median and

with adjusted df .074 1 58.478 .786 Based on trimmed

mean .070 1 59 .792

Kemudian dari hasil uji homogenitas pasca pembelajaran yang tertera pada tabel 4.13. dapat diketahui bahwasannya dari hasil angket posttest kecemasan belajar IPA memiliki skor Bades on Mean pada skor Levene Statistic sebesar 0.066 dengan nilai Sig. 0.797, maka nilai Sig. 0.797 > α = 0.05. Sehingga dapat disimpulkan bahwasannya data yang ada dalam posttest baik di kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki nilai Sig. > α = 0.05, maka data berdistribusi dari data yang sama atau homogen.

8) Uji Homogenitas Indikator Capaian Pembelajaran IPA

Uji homogenitas terhadap indikator capaian pembelajaran IPA digunakan untuk mengetahui apakah data hasil penelitian yang telah dilakukan berdistribusi sama atau homogen. Dalam uji homogenitas ini digunakan software SPSS Statistic 25 for Windows dengan hasil sebagai berikut

Tabel 4.15. Hasil Uji Homogenitas Indikator Capaian Pembelajaran IPA

Test of Homogeneity of Variance Levene

Statistic df1 df2 Sig.

Nilai Based on Mean .825 1 59 .367

Based on Median .745 1 59 .392

Based on Median and with adjusted df

.745 1 58.742 .392

Based on trimmed mean .752 1 59 .389

Berdasarkan hasil uji homogenitas indikator capaian pembelajaran IPA yang tertera pada tabel 4.15. dapat diketahui

bahwasannya dari uji homogenitas memiliki skor Based on Mean pada skor Levene Statistic sebesar 0.825 dengan nilai Sig. 0.367, maka nilai Sig. 0.367 > α

= 0.05. Sehingga dapat disimpulkan bahwasannya data hasil uji homogenitas indikator capaian pembelajaran IPA baik di kelas eksperimen dan kelas kontrol memiliki nilai Sig. > α = 0.05, maka data berdistribusi dari data yang sama atau homogen.

Dokumen terkait