Bab IV ANALISA DAN PEMBAHASAN
4.3 Analisis dan Pembahasan
4.3.2 Uji Asumsi Dasar dan Klasik
4.3.2.2 Uji Multikolinearitas
Gambar Plot Kepuasan Nasabah (Customer Satisfaction)
Dari keempat tabel histogram diatas menunjukkan bahwa keempat variabel ini berdistribusi normal. Karena dari analisis plot yang menunjukkan jika data menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal, maka model regresi memenuhi asumsi distribusi normal.
maka variabel tersebut mempunyai persoalan multikolinearitas dengan variabel bebas lainnya. Berdasarkan hasil uji Multikolinearitas yang telah dilakukan dengan salah satu program statistik, maka didapatkan hasil sebagai berikut:
Coefficientsa
Model
Collinearity Statistics Tolerance VIF 1 (Constant)
Compliance .899 1.113
Tangible .638 1.567
Empathy .698 1.433
a. Dependent Variable: CustomerSatisfaction
Dari hasil pengolahan data pada tabel diatas, nilai Variance Inflation Factor (VIF) masing-masing variabel, yaitu untuk variabel Compliance sebesar 1,113;
untuk variabel Tangible sebesar 1,567; dan untuk variabel Empathy sebesar 1,433.
Dari hasil VIF tersebut, dapat dikatakan bahwa tidak ada persoalan multikolinearitas antar variabel independen karena nilai VIF dari seluruh variabel independen lebih kecil dari 5.
4.3.3 Analisis Korelasi Sederhana (Correlate Bivariate – Pearson Product Moment)
Analisis korelasi yaitu suatu analisis yang digunakan untuk melihat hubungan antara dua variabel atau lebih. Jika sampel data melebihi 30 (sampel besar) dan pada kondisi normal, maka dianjurkan untuk menggunakan korelasi Pearson (karena memenuhi asumsi parametrik).
X1 : Compliance
X2 : Tangible
X3 : Empathy
Correlations CustomerSatisfa
ction Compliance Tangible Empathy
Pearson Correlation CustomerSatisfaction 1.000 .251 .198 .193
Compliance .251 1.000 .311 .112
Tangible .198 .311 1.000 .546
Empathy .193 .112 .546 1.000
Sig. (1-tailed) CustomerSatisfaction . .002 .013 .016
Compliance .002 . .000 .108
Tangible .013 .000 . .000
Empathy .016 .108 .000 .
N CustomerSatisfaction 125 125 125 125
Compliance 125 125 125 125
Tangible 125 125 125 125
Empathy 125 125 125 125
Dari hasil pengolahan data pada tabel diatas, pertama penulis akan membahas mengenai keeratan antara variabel Customer Satisfaction dengan ketiga variabel lainnya. Variabel Customer Satisfaction paling erat kaitannya dengan variabel Compliance dengan nilai korelasi 0,251 atau kategori lemah. Sedangkan yang paling rendah tingkat keeratannya dengan variabel Customer Satisfaction adalah variabel
r = x ↑ y↑, x ↓ y ↓
Empathy dengan nilai korelasi 0,193 atau kategori sangat lemah. Tingkat keeratannya dengan variabel Tangible memiliki nilai korelasi 0,198 atau kategori sangat lemah juga tetapi masih diatas variabel Empathy.
Yang kedua penulis akan membahas mengenai keeratan antara variabel Compliance dengan ketiga variabel lainnya. Variabel Compliance paling erat kaitannya dengan variabel Tangible dengan nilai korelasi 0,311 atau kategori lemah.
Sedangkan yang paling rendah tingkat keeratannya dengan variabel Compliance adalah variabel Empathy dengan nilai korelasi 0,112 atau kategori sangat lemah.
Tingkat keeratannya dengan variabel Customer Satisfaction memiliki nilai korelasi 0,251 atau kategori lemah.
Yang ketiga penulis akan membahas mengenai keeratan antara variabel Tangible dengan ketiga variabel lainnya. Variabel Tangible paling erat kaitannya dengan variabel Empathy dengan nilai korelasi 0,546 atau kategori kuat. Sedangkan yang paling rendah tingkat keeratannya dengan variabel Tangible adalah variabel Customer Satisfaction dengan nilai korelasi 0,198. Tingkat keeratannya dengan variabel Compliance memiliki nilai 0,311 atau kategori lemah.
Yang keempat penulis akan membahas mengenai keeratan antara variabel Empathy dengan ketiga variabel lainnya. Variabel Empathy paling erat kaitannya dengan variabel Tangible dengan nilai korelasi 0,546 atau kategori kuat. Sedangkan yang paling rendah tingkat keeratannya dengan variabel Empathy adalah variabel Compliance dengan nilai korelasi 0,112 atau sangat lemah. Tingkat keeratan dengan variabel Customer Satisfaction memiliki nilai 0,193 atau kategori sangat lemah.
Untuk mengetahui faktor mana yang paling dominan, dapat dilihat dari tingkat beta yang paling tinggi. Berikut datanya:
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized Coefficients
B Std. Error Beta
1 (Constant) 2.591 .474
Compliance .202 .084 .219
Tangible .048 .096 .054
Empathy .130 .097 .139
a. Dependent Variable: CustomerSatisfaction
Dari hasil pengolahan data pada tabel di atas, pada angka yang bercetak tebal dapat dilihat bahwa tingkat beta pada variabel Compliance paling tinggi yaitu 0,219.
Maka, dapat disimpulkan bahwa variabel Compliance paling berpengaruh terhadap kepuasan nasabah Bank Syariah Mandiri karena tidak didapat di Bank Konvensional lainnya. Dengan nilai beta yang paling tinggi, variabel Compliance juga dapat dikatakan sebagai faktor yang paling dominan atas kepuasan nasabah di Bank Syariah Mandiri Cabang Mayestik.
Y = 2,591 + 0,202 X1 + 0,048 X2 + 0,130 X3 + e
4.4 Implikasi Manajerial
Implikasi Manajerial adalah saran praktis berdasarkan teori yang telah dibangun dan didasarkan pada hasil penelitian yang diperoleh. Hasil pengujian analisis dalam penelitian ini dapat digunakan sebagai sumber tambahan referensi dan informasi bagi penyusunan rencana strategis Bank Syariah Mandiri Cabang Mayestik Jakarta untuk dapat meningkatkan kepuasan nasabahnya.
1. Uji Validitas menunjukkan seberapa cermat suatu alat tes melakukan fungsi ukurnya atau suatu alat ukur yang dapat mengukur apa yang ingin diukur.
Dari KMO and Bartlett’s Test yang digunakan menunjukkan nilai KMO of Sampling Adequancy menunjukkan angka 0,557, dimana lebih besar dari nilai minimum signifikansi yaitu 0,05. Angka 0,557 > 0,05 menunjukkan bahwa data ketiga variabel adalah valid. Sedangkan pada tabel Anti-Image Correlation, nilai keseluruhan dari empat variabel yang diukur adalah valid karena nilainya melebihi nilai maksimum signifikansi (Compliance 0,561;
Tangible 0,543; Empathy 0,532; Customer Satisfaction 0,692). Hal ini menunjukkan bahwa keempat variabel (pernyataan) secara keseluruhan mampu mengungkap pengaruh service performance (CTE) terhadap kepuasan nasabahnya.
2. Uji Reliabilitas digunakan untuk mengetahui konsistensi alat ukur, apakah alat pengukur yang digunakan dapat diandalkan dan tetap konsisten jika pengukuran tersebut diulang. Dari hasil penelitian ini, hasil uji reliabilitas menunjukkan angka 0,599. Angka 0,599 termasuk ke dalam kategori kurang
reliabel (kurang dapat diandalkan) yang berarti jika pengukuran ini dilakukan ulang, akan didapat hasil yang berbeda dari pengukuran awal dan kurang konsisten terhadap alat ukurnya.
3. Uji Analisis Korelasi Sederhana (Correlate Bivariate – Pearson Product Moment) adalah suatu analisis yang digunakan untuk melihat hubungan antara dua variabel atau lebih. r = x ↑ y ↑ dan r = x ↓ y ↓. Pertama, penulis akan membahas mengenai keeratan variabel customer satisfaction dengan ketiga variabel lainnya. Dari hasil penelitian yang pertama, jika faktor compliance (pengucapan salam) diikutsertakan pada saat pengoperasian kegiatan perbankan syariah maka akan meningkatkan faktor customer service (Y) tetapi kurang berpengaruh secara signifikan. Angka tingkat keeratan antara faktor compliance dengan faktor customer satisfaction yaitu 0,251 atau kategori lemah. Yang kedua, jika faktor Tangible seperti penggunaan jilbab pada petugas customer service wanita, dandanan yang tidak terlalu menor, dan senyum yang bersahaja dapat dipertahankan, maka faktor customer satisfaction (Y) juga akan meningkat tetapi kurang berpengaruh secara signifikan. Angka tingkat keeratan antara faktor tangible dengan faktor customer satisfaction yaitu 0,198 atau sangat lemah. Yang ketiga, jika faktor Empathy seperti pengatupan kedua tangan di dada pada saat akan dan selesai menangani nasabah dapat diterima dengan baik juga sebagai tanda perhatian kepada nasabahnya dan pembeda yang baik dengan bank konvensional dapat dipertahankan, maka faktor customer satisfaction juga akan meningkat tetapi
kurang berpengaruh secara signifikan. Angka tingkat keeratan antara faktor empathy dengan faktor customer satisfaction yaitu 0,193 atau sangat lemah.
4. Untuk mengetahui faktor mana yang paling dominan dalam mempengaruhi kepuasan nasabah, dapat dilihat dari tingkat beta (β) yang paling tinggi. Y = 2,591 + 0,202X1 + 0,048X2 + 0,130X3. Dari hasil pengukuran koefisien, faktor compliance, memiliki nilai β paling tinggi diantara kedua faktor lainnya, yaitu 0,219. Hal ini dapat diartikan bahwa faktor compliance atau pengucapan salam pada saat memulai melayani nasabah dan saat selesai menangani nasabahnya adalah faktor yang paling dominan mempengaruhi kepuasan nasabah.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan pada penelitian “Pengaruh Service Performance Customer Service Bank Syariah Mandiri Cabang Mayestik Terhadap Nasabahnya”, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Penggunaan atribut Islami (seperti Jilbab dan penggunaan salam) yang dilakukan oleh customer service Bank Syariah Mandiri Cabang Mayestik Jakarta kurang berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan nasabahnya. Hal ini dilihat dari nilai korelasi antara variabel Tangible dengan variabel Customer Satisfaction yang bernilai 0,198 atau termasuk dalam kategori sangat lemah.
2. Nasabah Bank Syariah Mandiri Cabang Mayestik Jakarta kurang puas dengan service performance (Compliance, Tangible, dan Empathy) yang diberikan oleh customer service Bank Syariah Mandiri Cabang Mayestik Jakarta. Hal ini dilihat dari nilai koefisien ketiga variabel yang rendah, yaitu:
0,219 untuk variabel Compliance, 0,054 untuk variabel Tangible dan, 0,139 untuk variabel Empathy. Di antara ketiga variabel yang mempengaruhi kepuasan nasabah, variabel penggunaan salam (X3) adalah variabel Compliance yang paling berpengaruh terhadap kepuasan nasabah. Hal ini
dapat dilihat dari nilai beta (β) yang paling tinggi di antara ketiga variabel yang lain, yakni 0,219. Aspek dari variabel Compliance seperti Penggunaan salam yang dilakukan oleh customer service Bank Syariah Mandiri menjadi pembeda yang baik dengan bank konvensional karena pengucapan salam seperti ini tidak ada di bank konvensional.
3. Dari hasil penelitian ini, penulis masih menilai bahwa kecepatan pelayanan dari customer service Bank Syariah Mandiri Cabang Mayestik harus ditingkatkan lagi seiring dengan pertumbuhan jumlah nasabah.
5.2 Saran
Dari hasil penelitian ini, dapat penulis simpulkan beberapa saran. Antara lain:
1. Sebaiknya customer service Bank Syariah Mandiri Cabang Mayestik dapat bekerja lebih cepat dalam menangani nasabahnya.
2. Seiring dengan bertambahnya jumlah nasabah, sebaiknya Bank Syariah Mandiri Cabang Mayestik menambah jumlah petugas customer service agar tidak terlalu terasa lama penanganannya.
xv Yayasan Swarna Bhumy.
Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktek. Edisi Revisi IV. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Dharmayanti, Diah. 2006. Analisis Dampak Service Performance dan Kepuasan Nasabah Sebagai Moderating Variable Terhadap Loyalitas Nasabah (Studi pada Nasabah Tabungan Bank Mandiri Cabang Surabaya).
Djunaedy, Achmad. 2000. Metodologi Penelitian. Program Pascasarjana Teknik Arsitektur Jurusan Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.
El Junusi, Rahman, SE.,MM. 2009. Pengaruh Atribut Produk Islam, Komitmen Agama, Kualitas Jasa dan Kepercayaan Terhadap Kepuasan dan Loyalitas Nasabah Bank Syariah (Pada Bank Muamalat Kota Semarang). Prodi Ekonomi Islam Fakultas IAIN Walisongo.
Hurriyati, Ratih, 2008. Bauran Pemasaran dan Loyalitas Konsumen, Bandung: CV.
Alfabeta.
---, 2005. Bauran Pemasaran dan Loyalitas Konsumen, Bandung: CV.
Alfabeta
Irawan H. 2002. 10 Prinsip Kepuasan pelanggan. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Istijanto, 2009. Aplikasi Praktis Riset Pemasaran, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
xvi Jakarta dan Bogor”. Jurnal Bisnis dan Akuntansi vol. 4, no. 1, p.54-73.
Kasali, Rhenald. 2003. Membidik Pasar Indonesia: Segmentasi, Targeting, Positioning, Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Kotler, Philip dan Armstrong, Gary. 2003. Dasar-dasar Pemasaran, Jakarta: PT INDEKS, Gramedia.
Kottler, Philip and Garry Amstrong. 2001. Principle of Marketing, 9th Edition, New Jersey: Prentice Hall, Inc.
Kottler, Philip and Keller. 2006. Marketing Management, 12th edition, New Jersey:
Pearson Education.
Lovelock, C.H., Patterson P.G., Walker, R.H., 2004. Services Marketing: An Asia pacific Perspective, 2nd edn., Prentice-Hall, Frenchs Forest, NSW.
Malhotra, Naresh K. 2006. Riset Pemasaran. Edisi Keempat. Jilid 2. PT. Indeks:
Jakarta.
Othman, Abdulqawi, & Owen, Lynn. (2002). The multi dimensionality of CARTER model to measure customer service quality in Islamic banking industry: a study in Kuwait Finance House. International Journal of Islamic Services, 3(4).
xvii Priyatno, Dwi. 2009. Mandiri Belajar SPSS. (Statistical Product and Service
Solution) untuk Analisis Data & Uji Statistik. MediaKom. Yogyakarta.
Rasyawal, Mangku. 2009. Measuring Customer Service Quality in Relation With Overall Satisfaction in Bank Umum Syariah.
Santoso, Singgih. 2002. SPSS Statistik Multivariat Pemasaran. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.
Sudarsono, H. 2004. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah Deskripsi dan Ilustrasi.
Penerbit Ekonisia: Yogyakarta.
Supranto J. 2001. Pengukuran tingkat kepuasan pelanggan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Tjiptono, Fandy. 2000. Perspektif Manajemen dan Pemasaran Kontemporer.
Andi.Yogyakarta.
Tjiptono, Fandy. 2002. Strategi Pemasaran. Penerbit Andi: Yogyakarta.
Tjiptono, Fandy. 2004. Manajemen Jasa. Penerbit Andi: Yogyakarta.
Tjiptono, Fandy. 2005. Prinsip-Prinsip Total Quality Service: Penerbit Andi:
Yogyakarta.
xviii Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.
Website:
http://puslit2.petra.ac.id/ejournal/index.php/mar/article/view/16410 www.ekisonline.com
http://purwantohadi.multiply.com/journal/item/48/Etika_Pelayanan_Perbankan_Syar iah
www.syariahmandiri.co.id
http://ibsid.wordpress.com/2009/03/24/peringkat-mutu-bank-syariah-2006/
Majalah:
Gontor Edisi 12 Tahun IV April 2007
InfoBank (Analisis-Strategi Perbankan & Keuangan). No. 326. Vol. XXVIII.2006.
xix Factor Analysis
KMO and Bartlett's Testa
Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy. .557 Bartlett's Test of Sphericity Approx. Chi-Square 68.080
df 6
Sig. .000
a. Based on correlations
Anti-image Matrices
Compliance Tangible Empathy
CustomerSatisfa ction
Anti-image Covariance Compliance .858 -.209 .074 -.188
Tangible -.209 .637 -.352 -.034
Empathy .074 -.352 .687 -.095
CustomerSatisfaction -.188 -.034 -.095 .907
Anti-image Correlation Compliance .561a -.283 .097 -.213
Tangible -.283 .543a -.532 -.045
Empathy .097 -.532 .532a -.121
CustomerSatisfaction -.213 -.045 -.121 .692a
a. Measures of Sampling Adequacy(MSA)
xx
Initial Extraction Initial Extraction
Compliance .274 .086 1.000 .314
Tangible .298 .220 1.000 .738
Empathy .265 .147 1.000 .554
CustomerSatisfaction .234 .052 1.000 .221
Extraction Method: Principal Component Analysis.
Total Variance Explained
Compo nent
Initial Eigenvaluesa Extraction Sums of Squared Loadings Total % of Variance Cumulative % Total % of Variance Cumulative %
Raw 1 .505 47.114 47.114 .505 47.114 47.114
2 .259 24.136 71.249
3 .193 18.001 89.250
4 .115 10.750 100.000
Rescaled 1 .505 47.114 47.114 1.827 45.676 45.676
2 .259 24.136 71.249
3 .193 18.001 89.250
4 .115 10.750 100.000
Extraction Method: Principal Component Analysis.
a. When analyzing a covariance matrix, the initial eigenvalues are the same across the raw and rescaled solution.
xxi
1 1
Compliance .294 .561
Tangible .469 .859
Empathy .383 .744
CustomerSatisfaction .227 .470
Extraction Method: Principal Component Analysis.
a. 1 components extracted.
xxii Reliability
Case Processing Summary
N %
Cases Valid 125 100.0
Excludeda 0 .0
Total 125 100.0
a. Listwise deletion based on all variables in the procedure.
Reliability Statistics Cronbach's
Alpha N of Items
.599 4
Item-Total Statistics
Scale Mean if Item Deleted
Scale Variance if Item Deleted
Corrected Item- Total Correlation
Squared Multiple Correlation
Cronbach's Alpha if Item
Deleted
Compliance 12.9120 1.305 .305 .142 .584
Tangible 12.8240 1.057 .525 .363 .402
Empathy 12.8987 1.215 .408 .313 .505
CustomerSatisfaction 12.9733 1.383 .288 .093 .591
xxiii
Case Processing Summary
Cases
Valid Missing Total
N Percent N Percent N Percent
Compliance 125 100.0% 0 .0% 125 100.0%
Tangible 125 100.0% 0 .0% 125 100.0%
Empathy 125 100.0% 0 .0% 125 100.0%
CustomerSatisfaction 125 100.0% 0 .0% 125 100.0%
Tests of Normality
Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk
Statistic df Sig. Statistic df Sig.
Compliance .231 125 .000 .883 125 .000
Tangible .200 125 .000 .863 125 .000
Empathy .258 125 .000 .851 125 .000
CustomerSatisfaction .274 125 .000 .870 125 .000
a. Lilliefors Significance Correction
xxiv
Model Summaryb
Model R R Square
Adjusted R Square
Std. Error of the Estimate
1 .304a .093 .070 .46621
a. Predictors: (Constant), Empathy, Compliance, Tangible b. Dependent Variable: CustomerSatisfaction
ANOVAb
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression 2.681 3 .894 4.112 .008a
Residual 26.300 121 .217
Total 28.981 124
a. Predictors: (Constant), Empathy, Compliance, Tangible b. Dependent Variable: CustomerSatisfaction
Coefficientsa
Model
Unstandardized Coefficients
Standardized
Coefficients Collinearity Statistics
B Std. Error Beta Tolerance VIF
1 (Constant) 2.591 .474
Compliance .202 .084 .219 .899 1.113
Tangible .048 .096 .054 .638 1.567
Empathy .130 .097 .139 .698 1.433
a. Dependent Variable: CustomerSatisfaction
xxv
1 Correlations Empathy 1.000 .073 -.542
Compliance .073 1.000 -.300
Tangible -.542 -.300 1.000
Covariances Empathy .009 .001 -.005
Compliance .001 .007 -.002
Tangible -.005 -.002 .009
a. Dependent Variable: CustomerSatisfaction
Collinearity Diagnosticsa
Model
Dimensi
on Eigenvalue Condition Index
Variance Proportions
(Constant) Compliance Tangible Empathy
1 1 3.974 1.000 .00 .00 .00 .00
2 .014 17.157 .01 .56 .07 .23
3 .007 23.462 .32 .03 .76 .16
4 .005 28.086 .67 .41 .17 .61
a. Dependent Variable: CustomerSatisfaction
Residuals Statisticsa
Minimum Maximum Mean Std. Deviation N
Predicted Value 3.8512 4.4932 4.2293 .14705 125
Residual -1.11283 .97053 .00000 .46054 125
Std. Predicted Value -2.572 1.795 .000 1.000 125
Std. Residual -2.387 2.082 .000 .988 125
a. Dependent Variable: CustomerSatisfaction
xxvi
Descriptive Statistics
Mean Std. Deviation N
CustomerSatisfaction 4.2293 .48345 125
Compliance 4.2907 .52359 125
Tangible 4.3787 .54599 125
Empathy 4.3040 .51504 125
Correlations CustomerSatisfa
ction Compliance Tangible Empathy
Pearson Correlation CustomerSatisfaction 1.000 .251 .198 .193
Compliance .251 1.000 .311 .112
Tangible .198 .311 1.000 .546
Empathy .193 .112 .546 1.000
Sig. (1-tailed) CustomerSatisfaction . .002 .013 .016
Compliance .002 . .000 .108
Tangible .013 .000 . .000
Empathy .016 .108 .000 .
N CustomerSatisfaction 125 125 125 125
Compliance 125 125 125 125
Tangible 125 125 125 125
Empathy 125 125 125 125
xxvii Nama saya adalah Emiria Rieza Garnette. Saat ini saya masih berstatus sebagai mahasiswa tingkat akhir di STIE Indonesia Banking School dan sedang melakukan penelitian terhadap skripsi yang berjudul “Analisis Pengaruh Service Performance Customer Service Bank Syariah Mandiri Cabang Mayestik Jakarta Terhadap Kepuasan Nasabahnya”. Oleh karena itu, saya memohon bantuan Bapak/Ibu dan Saudara/i untuk dapat menjawab beberapa pernyataan di bawah ini.
Penelitian ini dilakukan hanya untuk tujuan ilmiah dan data yang Bapak/Ibu/Saudara/i berikan akan saya jaga kerahasiaannya.
1. Profil Responden
Pilih jawaban dengan cara melingkari salah satu jawaban yang tersedia.
1) Usia :
a) 17 – 19 tahun b) 20 – 34 tahun c) 35 – 49 tahun d) 50 – 65 tahun e) > 65 tahun
2) Jenis Kelamin : a) Perempuan
b) Laki-laki
xxviii b) Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP)
c) Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SMA/SMK dan Sederajat) d) Diploma (d3)
e) Sarjana (s1)
f) Pascasarjana (s2) dan lain-lain 4) Tingkat Pendapatan (perbulan) :
a) < Rp. 999.999
b) Rp. 1.000.000 - Rp. 2.999.999 c) Rp. 3.000.000 - Rp. 3.999.999 d) Rp. 4.000.000 - Rp. 4.999.999 e) > Rp. 5.000.000
5) Status Pekerjaan : a) Pelajar
b) PNS c) Swasta
d) Lainnya (………) silahkan diisi sendiri 6) Produk Bank Syariah Mandiri yang digunakan adalah :
a) Tabungan b) Giro c) Deposito
d) Obligasi dan lainnya (………...)
xxix Service Bank Syariah Mandiri Cabang Mayestik Jakarta. Mohon untuk melingkari salah satu pilihan jawaban berdasar penilaian Anda dengan sejujurnya.
SS untuk jawaban Sangat Setuju. S untuk jawaban Setuju. RR untuk jawaban Ragu-ragu.
TS untuk jawaban Tidak Setuju. STS untuk jawaban Sangat Tidak Setuju.
2. Variabel Compliance
1) Pengucapan Salam (Assalamu’alaikum) membuktikan bahwa customer service Bank Syariah Mandiri Cabang Mayestik mampu mengikutsertakan hukum Islam dalam pengoperasian kegiatan perbankan syariah.
A. SS
B. S
C. RR
D. TS
E. STS
2) Penggunaan Salam oleh customer service Bank Syariah Mandiri Cabang Mayestik saat ingin melayani nasabah memberikan nilai dan pembeda yang baik dengan Bank Konvensional sehingga nasabah merasa puas.
A. SS
B. S
C. RR
D. TS
E. STS
xxx berpengaruh pada kepuasan nasabah.
A. SS
B. S
C. RR
D. TS
E. STS
Variabel Tangible
1) Penggunaan jilbab dan seragam tertutup yang dikenakan oleh customer service Bank Syariah Mandiri Cabang Mayestik yang perempuan berpengaruh pada kepuasan nasabah.
A. SS
B. S
C. RR
D. TS
E. STS
2) Dandanan (make-up) yang tipis dan tidak terlalu menor oleh customer service Bank Syariah Mandiri Cabang Mayestik yang perempuan berpengaruh pada kepuasan nasabah.
A. SS
B. S
C. RR
D. TS
E. STS
xxxi
A. SS
B. S
C. RR
D. TS
E. STS
Variabel Empathy
1) Pengatupan kedua tangan di dada tanda perhatian kepada nasabah oleh customer service Bank Syariah Mandiri Cabang Mayestik berpengaruh pada kepuasan nasabah.
A. SS
B. S
C. RR
D. TS
E. STS
2) Pengatupan kedua tangan di dada tanda memberikan salam oleh customer service Bank Syariah Mandiri Cabang Mayestik berpengaruh pada kepuasan nasabah.
A. SS
B. S
C. RR
D. TS
E. STS
xxxii nasabah.
A. SS
B. S
C. RR
D. TS
E. STS
Variabel Customer Satisfaction (Kepuasan Nasabah)
1) Nasabah merasa puas dengan pelayanan service performance customer service Bank Syariah Mandiri Cabang Mayestik sehingga tidak ada yang perlu dirubah.
A. SS B. S C. RR D. TS E. STS
2) Nasabah merasa puas dengan atribut Islami (jilbab) yang dikenakan oleh customer service perempuan Bank Syariah Mandiri Cabang Mayestik.
A. SS B. S C. RR D. TS E. STS
xxxiii A. SS
B. S C. RR D. TS E. STS
Adakah yang harus dirubah dari Service Performance Customer Service Bank Syariah Mandiri Cabang Mayestik agar Anda merasa lebih puas ?
………...
Terimakasih atas bantuan Anda
Wass. Wr. Wb
xxxiv Nama Lengkap : Emiria Rieza Garnette
Jenis Kelamin : Perempuan
TTL : Jakarta, 18 Desember 1987
No. KTP : 3674065812870004
Agama : Islam
Alamat : Pamulang Permai Timur IR C43 No. 21, 15417 No. Tlp : (021)-7414460
(021)-95357567 0856.938.938.87
Hobi : Membaca, Public Speaking, Menyanyi dan Berorganisasi E-mail : [email protected]
Pendidikan
• Formal
- Indonesia Banking School, 2005 - 2011 - SMUN 82, Kebayoran Baru, 2002 - 2005 - SLTP 11, Mayestik, 1999 - 2002
- SD Islam Al – Ikhlas, Cipete, 1993 - 1999 - TK Islam Al – Ikhlas, Cipete, 1991 - 1993
xxxv - TBI Bussiness Correspondence, 2007
- TBI English for Bussiness, 2006 - TBI 4th Level, 2005
- LB – LIA Ciputat, Level FSC – ADVANCE, 2004
Sertifikasi
- Karya Tulis Ilmiah Training, 2010 - Basic Treasury Training, 2007 - Credit Analysis Training, 2007
- Indonesia Economic Syariah Club, 2006 - Customer Service Training, 2006
- Peserta Program Magang BRI Unit Tegal Kota II, 2006 - Service Excellence Training, 2005
- Peserta Program Magang BRI Unit Tegal Kota II, 2005 - Peserta “Seminar on Banking Industry”, 2005
Pengalaman Organisasi
- Anggota Sie Dana “IBS Fashion Day”, 2007
- Anggota Customer Relation Officer (CRO) IBS, 2007 - Wakil Koordinator Sie Dokumentasi POM IBS, 2006 - Koordinator Sie Konsumsi KRESIKARS, 2005
xxxvi - Anggota TLUP (Tata Laksana Upacara) SMUN 82 2003 - 2005 (Anggota merangkap
Sie Humas)
- Anggota Sie Konsumsi KRESIKARS, 2004 - Sie Dana Malam Kesenian SMUN 82, 2004
- Anggota Sie Acara PELATGAB (Pelantikan Gabungan) SMUN 82, 2004 - Panitia LDKS dan MOS SMUN 82, 2004
- Sie Acara “Malam Kesenian”, SMUN 82, 2003 - Sekretaris I OSIS SMUN 82, Periode 2002 - 2003
- Sie Humas Karang Taruna Pamulang Permai, Periode 2002 – 2003 Prestasi
- Peserta Terbaik Pelatihan Basic Treasury Training 2007 - Peserta Terbaik Pelatihan Customer Service Training 2006 - Perwakilan Olympiade English Competition SMUN 82, 2002
- Perwakilan Olympiade English Essay Writing Competition, SLTP 11, 2001
Pengalaman Kerja
- Ass. Po Event “Tupperware Home”, Maret 2011- Agustus 2011 (Kompas Gramedia) - Tim Event Acara “Hari Osteoporosis Nasional bersama Anlene”, Oktober 2010 - LO Acara “Jambore Sanitasi Nasional 2010”, Oktober 2010 (Inke Maris Associates) - Wedding Organizer di Miracle Organizer ,Juli dan Oktober 2009
- Peserta Program Magang BRI Unit Tegal Kota II, Tegal, Jawa Tengah, 2005