• Tidak ada hasil yang ditemukan

Uji Prasarat a. Uji Normalitas

Dalam dokumen PERSETUJUAN PEMBIMBING (Halaman 51-62)

Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII MTs Ishlahil Athfal Rumak, Lombok Barat

H. Teknik Analisis Data

2. Uji Prasarat a. Uji Normalitas

Uji normalitas dilakukan untuk mengetahui apakah sampel yang diteliti berdistribusi normal atau tidak, untuk itu penulis dalam menguji normalitas terhadap data hasil penelitian menggunakan uji Liliefors, pengujian normalitas dibantu dengan menggunakan microsoft exel.

Kriteria penerimaan bahwa suatu data berdistribusi normal atau tidak dengan rumusan sebagai berikut :

Jika Lo < Lt maka data berdistribusi normal Jika Lo > Lt maka data tidak berdistribusi normal

Adapun langkah-langkah dan kriteria penerimaan bahwa suatu data berdistribusi normal atau tidak sebagai berikut:

a) Hipotesis

H0 : Data berdistribusi normal H1 : Data tidak berdistribusi normal

b) Untuk menguji hipotesis tersebut penulis menempuh prosedur sebagai berikut:

(1) Pengamatan X1, X2, …., Xn dijadikan bilangan baku Z1, Z2,

…, Zn dengan menggunakan rumus :

S X

ZiXiDimana : Z= Bilangan baku

X= Rata-rata

S= Simpangan baku

(2) Untuk tiap bilangan baku ini menggunakan daftar distribusi normal baku, kemudian dihitung peluanF(Zi)P(ZZi) (3) Selanjutnya dihitung proporsi Z1, Z2, …, Zn yang lebih kecil

atau sama dengan Zi, jika proporsi ini dinyatakan oleh S (Zi) maka:

n

Z Z ,..., Z , Z , Z , ) Z

Z (

S i

i 2 3 4 n i

(4) Hitung selisih F (Zi) – S (Zi), kemudian tentukan harga mutlaknya.

(5) Menentukan harga yang paling besar diantara harga mutlak selisih antara F (Zi) – S (Zi) dan disebut sebagai harga Lo. c) Menentukan harga kritis untuk uji Lilliefors, nilai Ltabel pada

taraf signifikan α = 0,05 dan n= 24 d) Kriteria pengujian:

Terima H0: bila Lhitung< Ltabel, artinya data berdistribusinormal.

Tolak H0: bila L0> Ltabel,Artinya data tidak berdistribusinormal.

b. Uji Linearitas

Uji linieritas bertujuan untuk mengetahui apakah data yang akan dikorelasikan itu regresinya linier atau non linier. Uji kelinieran dan keberartian koefisien regresi dilakukan dengan menghitung jumlah kuadrat-kuadrat (JK) dari beberapa sumber variasi dengan rumus:80

 

   

22

2

) ( ) (

X X

n

XY X X

a Y

 

  

22

)

( X

X n

Y X XY

b n

Tabel 3.7

Rumus Jumlah Kuadrat (JK) Dari Beberapa Sumber Variasi Sumber

Varian Dk JK RJK Fhitun

g

Ftabel

=0,0 5

=0,0 1 Total N

y2

y2

Regresi (a) 1 JK (a) SRe2 gJK(a)

2 Re2

sis g

S Regresi (b/a) 1 JJK S

(b/a)

) / (

Re2 JK b a

S g

Sisa n-2 JK (S) Ssis2 RJKres(a) Tuna Cocok k-2 JK

(TC) 2

2

  k STC JKTC

2 2

G TC

S S Galat

n-k JK (G)

k n SG2JKTC

80Husein Umar, Metode Penelitian Untuk Skripsi Dan Tesis Bisnis, (Jakarta: Rajawali Pers, 2014), hlm. 114.

Untuk melakukan uji linieritas ada beberapa tahap yang akan dilakukan diantaranya:

Mencari persamaan regresi sederhana

X

Y 0 1

 

   

222

0 ( )

) (

X X

n

XY X X

Y

 

  

22

1 n X ( X)

Y X XY

n

Mencari jumlah kuadrat koofesien 𝛽0 n

JK g

yi 2

) ( Re

) (

0

Mencari jumlah kuadrat regresi









 

  

n y y x

x

JK g I i i ( i)( i)

1 ) (

Re 10

Mencari jumlah kuadrat eror

    









 

m

E k n

y y JK

1

2 2

Mencari jumlah kuadrat residu

2 Re ( ) Re ( )

Res yi JK g10 JK g0

JK

Mencari jumlah kuadrat tuna cocok

E s

TC JK JK

JKRe

Mencari rata-rata jumlah kuadrat tuna cocok 2

  k RJKTC JKTC

Mencari rata-rata jumlah kuadrat eror k

n RJKE JKE

 

Menguji linieritas81

E hitung RJKTC

FRJK

𝐹𝑡𝑎𝑏𝑒𝑙= 𝐹(𝛼)(1,𝑛−2)

Jika F hitung (regresi) > F tabel pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05) maka harga Fhitung (regresi) signifikan, yang berarti bahwa koefisien regresi adalah berarti atau bermakna. Jika harga F hitung < Ftabel, maka harga Fhitung non signifikan, yang berarti bahwa hipotesis nol diterima dan hipotesis alternatif ditolak, sehingga regresi Y atas X adalah linier.

c. Uji Hipotesis

Hipotesis merupakan suatu jawaban bersifat sementara terhadap permasalahan penelitian sampai terbukti melalui data yang terkumpul.

Dalam pembuktia, hipotesis 𝐻𝐼 diubah menjadi Ho agar peneliti tidak mempunyai perasangka. Jadi, peneliti di harapkan jujur dan tidak terpengaruh pernyataan 𝐻𝐼.82 Kemudian, hipotesis di kembangkan lagi ke 𝐻𝐼 pada rumusan akhir pengetesan hipotesis. Untuk menguji hipotesis yang menyatakan bahwa terdapat pengaruhgaya lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa di gunakan teknik analisis regresi linear sedrhana, adapun rumus yang digunakan adalah

Y

= a + bX, dan untuk menghitung a dan b di peroleh dari hasil pengamatan X dan Y, dimana:83

81Alfira Mulya Astuti, Statistik Penelitian.., hlm. 91-93.

82Etta Mamang Sangadji & Sopiah, Metodelogi Penelitian…, hlm. 92.

83Husein Umar, Metode Penelitian Untuk Skripsi Dan Tesis Bisnis,...hlm. 114.

 

   

22

2

) ( ) (

X X

n

XY X X

a Y

 

  

22

)

( X

X n

Y X XY

b n

Korelasi dalam regresi linier

Analisis korelasi berguna untuk menetukan suatu besaran yang menyatakan bagaimana kuat hubungan/pengaruh suatu variabel dengan variabel lainnya. Untuk korelasi antara X dan Y hanya dapat dipertanggung jawabkan apabila didasari oleh regresi X atas Y.

Berpangkal pada pengertian tersebut korelasi (r) dapat dihitung dengan menggunakan rumus korelasi product moment, yang rumusnya adalah sebagai berikut:84

  

 

     

2 2 2 2

i i

i i

i i i

i

y y

n x x

n

y x y

x r n

Keterangan:

r = koofesien korelasi antara variabel X dan variabel Y n = banyak data

xi = nilai data ke-i untuk kelompok variabel X yi = nilai data ke-i untuk kelompok variabel Y

84Ibid., hlm. 131.

Untuk mengetahui seberapa besar koefisien determinasi (KD) variabel X terhadap variabel Y digunakan rumus sebagai berikut:

% 100 )

(r2r2KD

Keterangan:

KD ( r2 ) = Koofesien determinasi r = Nilai koofesien korelasi.85 Kriteria pengambilan keputusan:

1) Jika thitung lebih besar dari ttabel maka 𝐻𝐼 diterima dan Ho ditolak. Artinya terdapat pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII MTs Ishlahil athfal Rumak.

2) Jika thitung lebih kecil dari ttabel maka 𝐻𝐼 ditolak dan Ho ditetima. Artinya tidak ada pengaruh lingkungan sekolah terhadap motivasi belajar siswa kelas VIII MTs Ishlahil athfal Rumak.

85Subana, dkk, Statistis Pendidikan, (Bandung: Pustaka Setya, 2000), hlm. 145.

45 1. Deskripsi Lokasi dan Hasil

a. Profil Singkat MTs Ishlahil Athfal Rumak

MTs Ishlahil Athfal Rumak adalah sebuah madrasah yang bernaung di Yayasan Pondok Pesantren Ishlahil Athfal Rumak yang beralamat di jalan Wisata Rumak Barat Selatan, Des. Rumak, Kec. Kediri, Kab.

Lombok Barat, Pro. Nusa Tenggara Barat. MTs Ishlahil Athfal Rumak berdiri pada tanggal 25 Agustus 1988 dengan SK yang terdaftar pada tanggal 15 September 1990 Nomor : Wx.88.245 Ts/1 / 90. Dengan SK Ter akreditasi B pada Tanggal : 6 Desember 2011 Nomor : Dp.

0202267, Piagam Nomor Wx.88.245.Ts./1/90, Akte Notaris Nomor 87, Nomor Statistik Madrasah (NSM):121252010037.

Pada pukul 07.30 s/d jam 13.15 semua peserta pendidikan di MTs Ishlahil Athfal Rumak memulai aktifitas di madrasah, madrasah ini memiliki 10 guru laki-laki, 10 guru perempuan, 2 orang pegawai tata usaha, 1 orang operator sekolah, dan jumlah siswa yang mencapai 160 siswa terdiri dari 45 siswa kelas VII, 30 siswa kelas VIII, serta 50 siswa kelas IX.86

86 Dokumentasi, Profil MTs Ishlahil Athfal Rumak, Rumak, 03 April 2018.

b. Sejarah Singkat MTs Ishlahil Athfal Rumak

Secara historis, Madrasah Tsanawiyah Ishlahil Athfal berdiri pada tahun 1988 yang dipelopori oleh tiga orang sesepuh masyarakat. Para pendiri pada waktu itu memberikan nama MTs. “Ishlahil Athfal” Rumak yang lokasinya berada di Desa Rumak kecamatan Kediri Lombok Barat, NTB.

Pada masa berdirinya, Madrasah ini telah meletakkan dasar-dasar pendidikan keimanan dan akhlakul-karimah serta ilmu pengetahuan umum kepada semua anak didiknya sehingga mampu memberikan nuansa baru kepada masyarakat terhadap output Ishlahil Athfal. Hal ini terindikasi dengan menyebarnya lulusan Ishlahil Athfal sebagai seorang pengajar Pendidikan Agama Islam di berbagai wilayah Lombok Barat, bahkan banyak pula yang telah berhasil meraih gelar dari masyrakat sebagai “Tokoh-tokoh”.

Dalam masa perkembangannya, Madrasah ini terus mengalami peningkatan, baik dari segi kualitas maupun kuantitas. Hal ini terindikasi dari keberhasilan madrasah ini sebagai madrasah yang berstatus Diakui pada tahun 1994.

Hal ini nampak jelas dengan paradigma baru Ishlahil athfal yang ditetapkan oleh Bapak Pimpinan yang merupakan Visi dan Misi kedepan Ishlahil Athfal, yaitu :

Visi MTs Ishlahil Athfal Rumak yaitu, madrasah sebagai lembaga pendidikan yang agamis, berkualitas berdasarkan iman dan taqwa. Sedangkan misi MTs Ishlahil Athfal Rumak yaitu:

a. Melaksanakan pembelajaran agama islam dan ilmu pengetahuan umum b. Meningkatkan kualitas pembelajaran untuk menghasilkan generasi

yang terampil dan mampu memecahkan masalah yang dihadapi

c. Meninkatkan kualitas proses pendidikan untuk mengoptimalkan pembentukan keperibadian yang bermoral.

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut secara optimal, diperlukan kecerdasan, keuletan, dan keteguhan hati yang dilandasi oleh keimanan yang kuat oleh semua keluarga besar Ponpes Ishlahil athfal yang teraktualisasi dalam kehidupan sehari-hari dalam kapasitasnya sebagai makhluk individu maupun makhluk sosial.87

c. Keadaan Guru MTs Ishlahil Athfal Rumak Tabel 4.1

Data GuruMTs Ishlahil Athfal Rumak

No NAMA L/P JABATAN

1 H. Ahmad Farid, S. Pd.I L Kepala Madrasah

2 Haerani, S.Pd P Wakamad Kurikulum

3 Badrun, S.Pd L Wakamad Kesiswaan

4 Nurhijayati, S. Ag P Waka Sarana Prasarana 5 Siti Rosikhah, S. Pd.I P Kep. Perpustakan

6 Laohil Mahpuz, S. Pd.I L Wali Kls VIIIA&P.Pramuka 7 Harniwati, S.Pd.I P Wali Kls IX A&P.Olimpiade 8 Nurlaela, S.Pd P Wali Kelas VII A

9 Nurul Aini, S.Pd P Wali Kelas VII B 10 Rimawanti, S.Pd P Wali Kelas VIII B 11 Agus Setiawan, S.Pd L Wali Kelas IX B 12 Agus Supriyadi, S.Pd L Wali Kelas IX A 13 Maezar Handika, S.Pd L Kep. Lab. Komputer

14 Hilmiah, S.Pd P Guru Mapel

15 Muhammad Nasir, S.Pd.I L Guru Mapel

16 Huri'ah, S.Pd P Guru Mapel

17 Idham Halid, S.Pd, M.Si L Guru Mapel

18 Rohani, S.Ag P Guru Mapel

19 Muhammad Juwaini, S.Pd L Guru Mapel

20 H. Karwani, S.Pd.I L Bendahara/G.Mapel

21 Sudirman L Tata Usaha

22 Muhamad Azmi L Tata Usaha

87 Dokumentasi, Sejarah Berdirinya MTs Ishlahil Athfal Rumak, Rumak, 03 April 2018.

d. Keadaan Siswa MTs Ishlahil Athfal Rumak Tabel 4.2

Data Siswa Kelas VIII MTs Ishlahil Athfal Rumak No Jenis

Kelamin Jumlah Siswa

1 Laki-Laki 17

2 Perempuan 13

Jumlah 30

Berdasarkan data siswa di atas, maka peneliti mengambil seluruh siswa kelas VIIIMTs Sebanyak30 siswa

Kondisi sarana dan Prasarana MTs Ishlahil Athfal Rumak Tabel 4.3

Data Sarana dan Prasarana MTs Ishlahil Athfal Rumak No. Jenis Bangunan Jumlah Ruang Menurut Kondisi

Baik Rusak Ringan Jumlah

1 Ruang Kelas 7 - 7

2 Ruang Kepala Madrasah 1 - 1

3 Ruang Guru 1 - 1

4 Ruang Tata Usaha 1 - 1

5 Ruang Perpustakaan 1 - 1

6 Laboratorium Komputer 1 - 1

7 Ruang Osis dan UKS 1 - 1

8 Mushalla 1 - 1

9 Toilet Guru 1 - 1

10 Toilet Siswa 3 - 3

11 Kantin 2 - 2

B.Data Hasil Penelitian

Dalam dokumen PERSETUJUAN PEMBIMBING (Halaman 51-62)

Dokumen terkait