DAFTAR TABEL, GRAFIK DAN GAMBAR
A. Urusan Konkuren
2. Urusan Kesehatan
a. Organisasi Perangkat Daerah
Pelaksana urusan Kesehatan di Provinsi DKI Jakarta dilaksanakan oleh Perangkat Daerah Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta
b. Program dan Kegiatan
Sesuai dengan Rencana Strategi Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Tahun 2019 - 2022 terdapat 7 program urusan kesehatan dengan jumlah kegiatan ada 103 dengan rincian sebagai berikut :
Tabel 3.11 Rincian Program Urusan Kesehatan
No Nama Program Jumlah
Kegiatan Realisasi % 1. Program Jaminan Pemeliharaan
Kesehatan Daerah. 3 3 100 %
2. Program Pengembangan Upaya Kesehatan Masyarakat dan Upaya Kesehatan Perorangan
53 53 100 %
3. Program Peningkatan Prasarana dan
Sarana Bidang Kesehatan. 37 37 100 %
No Nama Program Jumlah
Kegiatan Realisasi % 4. Program Pengembangan dan
Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK).
5 5 100 %
5. Program Peningkatan Kualitas
Pelayanan Publik Urusan Kesehatan 6 6 100 %
6. Program Pengelolaan Kendaraan
Operasional Urusan Kesehatan 6 6 100%
7. Program Peningkatan dan
Pengelolaan Kantor Urusan Kesehatan 28 28 100 %
Jumlah 138 138 100%
Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, 2019
c. Tingkat Pencapaian Standar Pelayanan Minimal - Pencapaian SPM
Persentase Capaian Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) urusan kesehatan pada tahun 2019 hanya 21,43% yakni dari 14 SPM hanya 3 (tiga) yang mencapai target bahkan ada yang melampau target yaitu SPM Jumlah orang dengan risiko terinfeksi HIV yang mendapatkan pelayanan sesuai standar yaitu sebesar 113,20%.
Hal ini disebabkan karena pemeriksaan yang dilakukan tidak hanya pada penderita HIV melainkan pemeriksaan juga dilakukan kepada orang – orang yang beresiko tertular HIV. Sedangkan untuk SPM yang capaiannya dibawah 100% antara lain dikarenakan terbatasnya jumlah tenaga kesehatan yang diharapkan dapat melakukan kegiatan dalam rangka meningkatkan capaian sesuai sasaran yang diharapkan terutama di Puskesmas Kelurahan dan perlunya jejaring lintas sektor untuk menjangkau sasaran yang diharapkan
Beberapa SPM yang persentase rendah yaitu :
Jumlah orang usia 15 – 59 tahun di kab/kota yang mendapat pelayanan skrining kesehatan sesuai standar hanya sebesar 33,68 hal itu dikarenakan SDM kesulitan untuk input data by name seluruhnya pasien yang sudah mendapat pelayanan kesehatan/skrining, belum semua puskesmas memiliki system pencatatan pelaporan yang terintegrasi antara laporan PTM (Penyakit Tidak Menular) dengan catatan rekam medis Puskesmas, masih banyak masyarakat yang belum menyadari pentingnya skrining kesehatan
Penatalaksanaan Pelayanan Kesehatan Terstandar pada penderita Hipertensi persentase hanya 24, 46% antara lain disebabkan oleh sasaran yang digunakan adalah prevalensi hypertensi berdasarkan pengukuran di Provinsi DKI Jakarta sesuai Riskesdas 2019, masih kurangnya dukungan lintas sector dalam pelaksanaan SPM bidang kesehatan khususnya skrining usia produktif, system pencatatan dan pelaporan belum mencakup kebutuhan program dan sering tidak stabil.
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2019
Tabel 3.12 Indikator SPM Urusan Kesehatan
NO SPM SASARAN CAPAIAN %
1 Jumlah penduduk terdampak krisis kesehatan akibat bencana dan/ atau berpotensi bencana yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar
7,426 7,426 100.00%
2 Jumlah orang yang terdampak dan berisiko pada KLB yang mendapat pelayanan sesuai standar
10,947 10,947 100.00%
3 Jumlah ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal sesuai standar
191,359 190,024 99.30%
4 Jumlah ibu bersalin yang mendapatkan pelayanan persalinan sesuai standar di fasilitas pelayanan kesehatan
182,660 181,728 99.49%
5 Jumlah bayi baru lahir usia 0-28 hari yang mendapatkan pelayanan kesehatan bayi baru lahir sesuai dengan standar
173,963 173,068 99.49%
6 Jumlah Balita usia 12-23 bulan yang mendapat Pelayanan Kesehatan sesuai Standar + Jumlah Balita usia 24-35 bulan mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar + Balita usia 36-59 bulan mendapakan pelayanan kesehatan sesuai standar
720,101 694,102 96.39%
7 Jumlah anak usia pendidikan dasar yang mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar
1,491,097 957,249 64.20%
8 Jumlah orang usia 15–59 tahun di kab/kota yang mendapat pelayanan skrining kesehatan sesuai standar
7,100,187 2,391,081 33.68%
9 Jumlah warga negara berusia 60 tahun atau lebih yang mendapat skrining kesehatan sesuai standar minimal 1 kali
842,832 670,722 79.58%
10 Jumlah penderita hipertensi usia >= 15 tahun di dalam wilayah kerjanya yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar
2,655,350 649,594 24.46%
11 Jumlah penderita diabetes mellitus usia
>= 15 tahun di dalam wilayah kerjanya yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar
260,665 165,766 63.59%
12 Jumlah ODGJ berat yang mendapatkan pelayanan kesehatan jiwa sesuai standar
16,894 15,810 93.58%
13 Jumlah orang terduga TBC yang dilakukan pemeriksaan penunjang
110,150 110,090 99.95%
14 Jumlah orang dengan risiko terinfeksi HIV yang mendapatkan pelayanan sesuai standar
403,492 456,737 113.20%
Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta 2019
d. Jumlah Pegawai, Kualifikasi Pendidikan, Pangkat dan Golongan, Jumlah Pejabat Struktural dan Fungsional
1) Klasifikasi Pegawai Berdasarkan Golongan
Tabel 3.13 Rekapitulasi Klasifikasi Pegawai Dinas Kesehatan No Klasifikasi Dinas
Suku Dinas
Jumlah Jakarta
Pusat
Jakarta Utara
Jakarta Barat
Jakarta Selata
n
Jakarta Timur
Kepulauan Seribu A Golongan
(Jumlah)
Golongan IV 15 69 63 98 155 138 52 590
Golongan III 158 162 149 230 365 324 122 1510
Golongan II 27 443 406 627 997 886 332 3718
Golongan I 0 3 2 1 4 5 0 15
B Eselon (Jumlah)
Eselon II 2 3 1 1 1 3 0 11
Eselon III 6 35 24 20 32 44 4 165
Eselon IV 18 33 17 23 31 29 9 160
Fungsional 3 396 362 558 913 816 295 3343
Staf 171 210 216 354 544 461 198 2154
C Pendidikan
(Jumlah)
S3 0 0 1 0 0 1 0 2
S2 58 99 90 146 222 197 74 886
S1 66 193 184 274 448 387 145 1697
Diploma 49 213 195 298 474 425 159 1813
SLTA 26 168 149 231 367 332 128 1401
SLTP 1 4 2 5 8 11 0 31
SD 0 0 0 2 2 1 0 5
Sumber : Dinas Kesehatan Prov. DKI Jakarta, 2019
2) Kesesuaian Jabatan dengan Pendidikan, Pangkat dan diklat PIM
Tabel 3.17 Kesesuaian Persyaratan Jabatan Struktural Pelaksana Urusan Kesehatan
No Eselon Jumlah
Jabatan
Jabatan yang Terisi
Jumlah Jabatan Yang Memenuhi Persyaratan Pendidikan Pangkat Diklatpim
1 2 3 4 5 6 7
1 Eselon II 12 11 11 11 11
2 Eselon III 155 153 153 153 143
3 Eselon IV 163 161 161 161 37
Jumlah 330 325 325 325 191
Sumber : Data Kepegawaian Dinas Kesehatan Per 2019
Dari jumlah 325 jabatan yang ada, jabatan yang terisi sampai akhir Desember 2019 sebanyak 325 jabatan.
Rekapitulasi Kesesuaian Jabatan dengan :
Tingkat Pendidikan : 325/325 = 100%
Diklat Kepemimpinan : 325/191 = 58,77%
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2019
Kepangkatan : 325/325 = 100%
e. Alokasi dan Realisasi Anggaran
Alokasi anggaran Dinas Kesehatan dibawah ini termasuk RSUD/RSKD Suku Dinas, Puskesmas dan UPT Kesehatan
Tabel 3.18 Alokasi dan Realisasi Anggaran
ALOKASI (Rp) REALISASI (Rp) Anggaran Urusan Kesehatan 9,530,196,883,587 8,693,696,317,917
1 Belanja Tidak Langsung 1,965,725,851,000 1,893,827,420,770 2 Belanja Langsung 7,564,471,032,587 6,799,868,897,147 a Belanja Barang dan Jasa 3,916,030,193,190 3,454,702,083,554 b Belanja Pemeliharaan 51,692,709,906 36,612,112,290 c Belanja Modal 932,559,991,747 776,761,206,258 d Belanja Pegawai 2,664,188,137,744 2,531,793,495,045 Catatan Perbandingan
Alokasi Anggaran Urusan APBD
Belanja Modal : Belanja Urusan 9.79 8.93
Belanja Pemeliharaan : Belanja Barang dan Jasa 1.32 1.06
Belanja Pemeliharaan : Belanja Urusan 0.54 0.42
URAIAN
f. Kesesuaian Perencanaan Pembangunan Daerah
Perencanaan pembangunan kesehatan merupakan perpaduan top down dan bottom up planning. Proses perencanaan pembangunan di bidang kesehatan melibatkan partisipasi masyarakat melalui forum Musrenbang. Sebagian urusan kesehatan telah dilimpahkan ke Kelurahan khususnya yang bersifat pembinaan kesehatan.
Tabel 3.19 Sikronisasi Perencanaan Program
No Dokumen Jumlah
Program Perbandingan Jumlah Program %
1 RKPD 7 RENJA SKPD 2019: RKPD 100
2 RENJA SKPD 2019 7 RKA : RENJA SKPD 100
3 RKA 2019 7 DPA : RKA 100
4 DPA 2019 7
Sumber : Dinas Kesehatan Prov. DKI Jakarta, 2019
g. Kondisi Sarana dan Prasarana yang digunakan
Sarana yang digunakan dalam Urusan Kesehatan tercatat dalam Daftar Barang Inventaris. Barang inventaris yang berupa bidang tanah untuk urusan kesehatan sebagian besar digunakan untuk bangunan Puskesmas, baik Puskesmas Kecamatan maupun Kelurahan.
a. Prasarana Berupa Tanah
No Jenis Ukuran (M2) Penggunaan
1 Tanah Bangunan Kantor Pemerintah 10850 Kantor Pemerintah 2 Tanah Bangunan Kantor Pemerintah 3513 Akper Jayakarta 3 Tanah Bangunan Kantor Pemerintah 1320 Sarana Kesehatan
4 Tanah Bangunan Rumah Sakit 36410 Sarana kesehatan (Rumah Sakit)
5 Tanah Bangunan
Puskesmas/Posyandu 8356 Tanah Suka social Kesehatan (SSK)
6 Tanah Bangunan Kantor Pemerintah 383 Sarana Kesehatan 7 Tanah kosong yang sudah di
peruntukan 510 Sarana Kesehatan
8 Tanah kosong yang sudah di
peruntukan 1695 -
9 Tanah kosong yang sudah di
peruntukan 1350 -
Sumber : Dinas Kesehatan Prov. DKI Jakarta, 2019
b. Prasarana Utama Pendukung Tupoksi
PERUNTUKAN JUMLAH NILAI (Rp)
1) Gedung Dinas Kesehatan 3 199.842.896.266
2) Gedung Suku Dinas Kesehatan 4 62.373.559.464
3) Gedung BLUD Laboratorium Kesehatan Daerah 1 32.792.322.653 4) Gedung UP. Jaminan Kesehatan Daerah 1 119.307.469.031 5) Gedung BLUD Akademi Keperawatan (AKPER) 1 27.282.010.900
6) RSU Kecamatan 24 610.452.067.420
7) Gedung BLUD RS Koja 1 507.774.999.038
8) Gedung BLUD RS Tarakan 1 392.992.491.738
9) Gedung BLUD RS Cengkareng 1 256.698.185.643
10) Gedung BLUD RS Pasar Rebo 1 101.615.146.261
11) Gedung BLUD RS Budhi Asih 1 245.533.178.202
12) Gedung BLUD RS Duren Sawit 1 201.453.084.856
13) Gedung BLUD RSUD Kepulauan Seribu 1 15.091.934.529 14) Gedung BLUD Puskesmas Kecamatan,
Puskesmas kelurahan dan Rumah Sakit.
44 PKC dan 304 PKL
909.322.094.270
15) Gedung AGD 1 108.113.581.431
16) Gudang Obat Dinas Kesehatan 1 584.000.000
17) Gudang Obat Suku Dinas Kesehatan 2 4.044.449.349
Jumlah 3.362.308.058.291
Sumber : Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, 2019
c. Fasilitas / Prasarana Informasi
No
Jenis Fasilitas/
Prasarna
Jumlah Fasilitas pada Dinas/Sudin
Jumlah
Dinas JP JU JB JS JT KP UPT
1. Papan
Pengumuman 12 19 100 106 69 99 7 - 412
2. Kotak
Pengaduan 19 21 51 99 84 35 6 - 315
3. Leaflet 1000 4000 0 174 0 47.227 0 - 88.551
4. Mobil Keliling 1 0 6 9 1 9 0 - 26
5. Media Massa 19 5 47 38 7 73 3 - 192
6. Website 1 8 12 8 0 17 2 - 48
7. E-mail 19 18 43 8 0 32 5 - 125
LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2019
Catatan Perbandingan :
- Website : dinkes.jakarta.go.id - E-mail : [email protected] - Call Center : 021 – 34834872
h. Permasalahan dan Solusi
Dalam upaya pencapaian indikator kinerja bidang kesehatan tahun 2019 tidak luput dari adanya berbagai permasalahan dan kendala. Berikut permasalahan dan kendala yang dimaksud pada tahun 2019 :
1) Cakupan orang usia 15-59 th yg mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar adalah sebesar 32,56% dari target 100%.
Permasalahan :
- Sasaran yang digunakan adalah seluruh penduduk berusia 15 - 59 tahun (Total Coverage). Perbedaan jumlah penduduk riil (Dukcapil/KPLDH) dengan data BPS. Hal ini menyebabkan sulit mencapai target.
- Posbindu RW sudah kurang efektif mengingat peserta posbindu akan berulang.
- Masih kurangnya dukungan lintas sektor dalam pelaksanaan SPM bidang Kesehatan khususnya skrining usia produktif.
- Sistem pencatatan dan pelaporan belum mencakup kebutuhan program dan sering tidak stabil, sering ada revisi tanpa ada pemberitahuan dari Kementerian Kesehatan
Solusi
a) Penyusunan regulasi/ peraturan yang mengatur kebijakan tentang Penyakit Tidak Menular, Kesehatan Jiwa dan NAPZA b) Advokasi ke sektor terkait untuk pencapaian SPM.
c) Penguatan sistem pencatatan dan pelaporan PTM yang efektif dan terintegrasi.
2) Cakupan orang usia 60 th ke atas yg mendapatkan skrining kesehatan sesuai Standar
Permasalahan :
Sistem pelaporan belum terintegrasi sehingga data-data yang diperoleh belum optimal
Solusi :
Perlunya pembuatan sistem pelaporan yang terintegrasi untuk dapat mencapai cakupan menyeluruh
3) Angka kematian Ibu per 100.000 kelahiran hidup Permasalahan:
a) Anggaran AMP di tingkat kota masih belum sesuai standar.
b) Rumah Sakit tempat kematian ibu tidak memberikan data yang lengkap berupa RMM sehingga menyulitkan dalam pengkajian.
Solusi:
a) Mengarahkan sudinkes kota / kabupaten untuk menganggarkan AMP di tingkat kota / kabupaten minimal 4 kali.
b) Melakukan sosialisasi RMM (Rekam medik Maternal) kepada rumah sakit swasta
i. Hal – Hal Lain Yang Dianggap Perlu Untuk Dilaporkan
1) Daftar Dasar Hukum pelaksanaan tugas yang bersifat spesifik sesuai dengan urusan Kesehatan.
No Nomor dan Judul Peraturan Dasar Urusan Kesehatan
Nomor dan Judul Peraturan Daerah/Pergub 1. Peraturan Menteri Kesehatan No
131/Menkes/SK/10/2004 tentang Sistem Kesehatan Nasional
Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2009 tentang Sistem Kesehatan Daerah
2) Inovasi yang dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya pelayanan HIV yaitu :
a) Strategi Notifikasi Pasangan (melakukan pemeriksaan terhadap pasangan si penderita)
b) Strategi Lost And Link yaitu Strategi menemukan kembali Orang Dengan HIV Aids (ODHA) yang hilang
c) Inovasi Jak-Track (Jakarta, Teman, Reservasi, Aktivasi, Cek, Kinerja)
d) Perluasan layanan konseling test dan layanan perawatan dukungan dan pengobatan HIV
e) Penguatan Dokling ke Hotspot kerjasama dengan mitra seperti LSM HIV
3) Prestasi Dinas Kesehatan Tingkat Nasional :
a) Juara II Penilaian Makalah dan Presentasi dalam acara Kompetisi Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Nasional
b) Juara Harapan I Penilaian Makalah dan presentasi dalam acara Kompetisi Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Nasional
c) Perwakilan Indonesia APQO Innovation Class (AIC ) Award 2019 d) Perwakilan Indonesia APQO Innovation Class (AIC ) Award 2019 e) Penghargaan Bintang Tiga dalam acara 25th Asia Pasific
Quality Organization (APQO) International Conference and Indonesia Quality dand Productivity Convention 2019
f) Gold Award dalam acara International Convention on QC Circles 2019 (ICQCC 2019)
g) Juara I Kategori ICT (Information and Communication Technologies), Juara EXPO (Pameran/Stand Terbaik)
h) Juara II Tingakat Nasional Seleksi FKTP (Klinik Kategori Perkotaan) Berprestasi Tingkat Nasional
i) Role Model Penyelenggara Pelayanan Publik Kategori Pelayanan Prima Tahun 2019.
3. Urusan Pekerjaan Umum dan Tata Ruang