• Tidak ada hasil yang ditemukan

Urusan Tenaga Kerja

DAFTAR TABEL, GRAFIK DAN GAMBAR

A. Urusan Konkuren

7. Urusan Tenaga Kerja

LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2019

Peraturan Pemerintah/Peraturan Menteri/Peraturan lain yang berkaitan dengan urusan sosial yang telah dituangkan dalam Peraturan Daerah adalah sebagai berikut :

Tabel 3.53 Peraturan Daerah Urusan Sosial No. Nomor dan Judul Peraturan Dasar Perda

/ Pergub

Nomor dan Judul Peraturan Daerah/Pergub 1. Peraturan Menteri Koordinator

Kesejahteraan Rakyat Nomor 02/PER/MENKO/KESRA/1/2007

Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2008 tentang Penanggulangan HIV/AIDS

2. Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 102/HUK/2007

Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2011 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak dari Tindak Kekerasan

3. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2006 4. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun

1998

Peraturan Daerah No 10 Tahun 2011 tentang Penyandang Disabilitas 5. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun

2012 Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun

2013 tentang Kesejahteraan Sosial

Sumber : Dinas Sosial Prov DKI Jakarta, 2019

Prestasi Daerah yang diterima Perangkat Daerah Provinsi DKI Jakarta pelaksana Urusan Sosial, antara lain sebagai berikut:

Tabel 3.54 Prestasi Daerah Tahun 2019 No. Jenis prestasi/penghargaan

PD PENERIMA K/L PEMBERI PENGHARGAAN 1 Kontribusi Hibah Terbesar Pertama

untuk mendukung Penanganan PMKS Tahun 2019

Dinas Sosial

Provinsi DKI Jakarta

Kementerian Sosial Republik Indonesia 2 Lembaga Kesejahteraan Sosial

Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2019 Juara 2

Dinas Sosial

Provinsi DKI Jakarta

Kementerian Sosial Republik Indonesia 3 Pekerja Sosial Masyarakat (PSM)

Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2019 Juara 2

Dinas Sosial

Provinsi DKI Jakarta

Kementerian Sosial Republik Indonesia 4 Tenaga Kesejahteraan Sosial

Kecamatan (TKSK) Berprestasi Tingkat Nasional Tahun 2019 Juara 5

Dinas Sosial

Provinsi DKI Jakarta

Kementerian Sosial Republik Indonesia

Sumber : Dinas Sosial Prov DKI Jakarta, 2019

Tabel 3.55 Urusan Ketenagakerjaan

No Program Jumlah

Kegiatan Realisasi % 1. Program Pembinaan dan

Penempatan Tenaga Kerja 164 164 100,00

2. Program Penciptaan Hubungan

Industrial yang harmonis 16 16 100,00

3. Program Peningkatan kepatuhan terhadap ketentuan perundangan di bidang Ketenagakerjaan

13 13 100,00

4. Program Peningkatan dan Pengelolaan Kantor Urusan Tenaga Kerja

211 211 100,00 5. Program Pengelolaan Kendaraan

Operasional Urusan Tenaga Kerja 30 30 100,00

Jumlah 434 434 100,00

Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov. DKI Jakarta 2019

c. Tingkat pencapaian urusan wajib

Hasil yang dicapai pada Tahun 2019 dalam urusan ketenagakerjaan (dan ketransmigrasian) sebagai berikut.

a. Program pembinaan dan penempatan tenaga kerja

- Jumlah angkatan kerja di DKI Jakarta pada Agustus 2019 tercatat 5.157.880 orang, bertambah 116.260 orang dibandingkan jumlah angkatan kerja pada Agustus 2019 sebanyak 5.041.620 orang.

- Jumlah penduduk yang bekerja di DKI Jakarta pada Agustus 2019 sebesar 4.836.980 orang, bertambah 110.200 orang dibandingkan dengan keadaan Agustus 2019 sebanyak 4.726.780 orang.

2) Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di DKI Jakarta pada Agustus 2019 sebesar 6,22 persen, mengalami penurunan sebesar 0,02 poin persen bila dibandingkan TPT keadaan Agustus 2019 sebesar 6,24 persen. Secara absolut jumlah penganggur mengalami penurunan sebanyak 6.060 orang, dari 314.840 orang pada Agustus 2019 menjadi 320.900 ribu orang pada Agustus 2019 3) Penduduk bekerja keadaan Agustus 2019 di DKI Jakarta menurut

lapangan kerja utama menunjukkan bahwa tertinggi terdapat pada sektor perdagangan besar dan eceran serta reparasi dan perawatan mobil, yaitu 1.170.000 orang, sektor yang paling sedikit menyerap tenaga kerja adalah sektor pengadaan air, pengelolaan sampah dan daur ulang sebanyak 14.030 orang.

4) Pada Agustus 2019, status pekerjaan pekerja yang terbanyak adalah sebagai buruh/karyawan/pegawai sebesar 3.130.00 orang (64,66%) diikuti berusaha sendiri sebesar 1.044.503 orang (21,60%), dan berusaha dibantu buruh tetap/buruh dibayar sebanyak 132.500 orang (4,45%) dan penduduk yang bekerja dengan status bebas pekerja pertanian sebesar 2.364 orang (0,01%).

5) Pada bulan Agustus 2019 penduduk yang bekerja di sektor formal sebanyak 3.310.940 (68,45%), sedangkan 1.526.040 orang (31,55%) bekerja pada sektor informal.

LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2019

6) Berdasarkan jumlah jam kerja pada Agustus 2019, sebanyak 4.836.980 orang (88,47%) bekerja 35 jam atau lebih per minggu, sedangkan yang bekerja dengan jumlah jam kerja kurang dari 8 jam per minggu sebesar 61.030 orang (1,26%).

7) Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) tahun 2019 mengalami penurunan sebesar -4,46 poin, yaitu dari 69,27 persen pada Agustus 2019 menjadi 64,81 persen pada Agustus 2019. TPAK laki-laki mengalami peningkatan sebesar 0,44 poin, yaitu dari 82,69 persen pada Agustus 2019 menjadi 83,13 persen pada Agustus 2019. TPAK perempuan juga mengalami penurunan sebesar -7,37 poin, yaitu dari 55,39 persen pada Agustus 2019 menjadi 48,02 persen pada Agustus 2019

8) Pada Agustus 2019, penduduk yang bekerja yang berpendidikan tinggi 1.210.000 orang (25,58%), terdiri dari Universitas/S1 sebanyak 798.420 orang, Diploma 237.480 Pendidikan SMA sederajat 2.240.000 orang (46,33%). Pendidikan SMP kebawah 1.560.000 orang (32,25%).

9) Pada Agustus 2019 Tingkat Pengangguran Terbuka yang berpendidikan Universitas sebanyak 4,3%, Diploma 5,39%, SMA 7,44%, SMK 9,56%, SMP 4,8% dan SD ke bawah sebesar 3,22%.

Tingkat Pengangguran Terbuka Tertinggi menurut pendidikan adalah lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Terendah adalah lulusan SD ke bawah

10) Secara persentase Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Selama periode Agustus 2019 – Agustus 2019, mengalami penurunan dari 0,02 persen poin menjadi 6,22 persen. Menurut jenis kelamin, TPT laki laki mengalami penurunan, dari 0,45 persen menjadi 6,20 persen, sementara TPT perempuan mengalami kenaikan dari 5,58 persen menjadi 6,26 persen.

11) Program pembinaan dan penempatan tenaga kerja adalah program yang berupaya untuk memberikan pelayanan kepada pencari kerja untuk memperoleh pekerjaan dan pemberi kerja dalam pengisian lowongan kerja sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuan. Secara umum Program pembinaan dan penempatan tenaga kerja adalah salah satu upaya untuk mengurangi jumlah pengangguran di DKI Jakarta.

DATA PENCARI KERJA,LOWONGAN & PENEMPATAN YANG TERDAFTAR TAHUN 2019 PADA DINAS TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI PROVINSI DKI JAKARTA NO KOTAMADYA/KABUPATEN

PENCARI KERJA LOWONGAN PENEMPATAN

LK PR JML LK PR JML LK PR JML

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11

1 KOTA JAKARTA SELATAN 1.433 1.503 2.936 8.209 6.676 14.885 1.844 1.656 3.500 2 KOTA JAKARTA TIMUR 2.770 1.625 4.395 2.668 1.175 3.843 2.611 1.139 3.750 3 KOTA JAKARTA PUSAT 3.090 2.813 5.903 3.455 2.705 6.205 2.877 2.272 5.149 4 KOTA JAKARTA BARAT 2.986 2.053 5.039 2.707 1.903 4.610 2.417 1.688 4.105 5 KOTA JAKARTA UTARA 6.322 5.743 12.065 2.108 2.387 4.495 1.553 1.947 3.500 6

KOTA KEPULAUAN

SERIBU - - - - - - - - -

16.601 13.737 30.338 19.147 14.891 34.038 11.302 8.702 20.004

Rincian Penempatan Tenaga Kerja Data Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi

Jumlah Pencari Kerja yang mengakses info lowongan kerja

1 Pelayanan Antar Kerja 21.461 Pencaker 30.338 Jakarta Barat 10.911 Orang

2 PPKD 2.680 Target Penempatan 21.000 Jakarta Pusat 5.903 Orang

3 AKAN 0 Penempatan 27.641 Jakarta Selatan 2.936 Orang

4 AKAD 0 % Serapan Lakip 91,11% Jakarta Timur 4.451 Orang

5 AKL 0 Jakarta Utara 4.854 Orang

6 WUB 3.500 Dinas 850 Orang

7 BKK - Total 29.905 Orang

Total Penempatan 27.641

12) Terlaksananya Penempatan Tenaga kerja sebanyak 24.141 orang dari target 21.000 orang atau sebesar 114,95%;

13) Terlaksananya penciptaan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) yang berasal dari pencari kerja sebanyak 3.500 orang

14) Tahun 2019 telah dihasilkan Terlaksananya pelatihan kerja di 7 (tujuh) Pusat Pelatihan Kerja sebanyak 7.300 orang,

15) Tahun 2019 telah dihasilkan Terlaksananya pelatihan Satuan Pengamanan sebanyak 356 orang

16) Tahun 2019 telah dihasilkan terlaksananya Pelatihan Pengemudi SIM A sebanyak 2.470 orang,

17) Tahun 2019, berhasil melatih 1.025 orang dalam hal peningkatan produktivitas tenaga kerja.

(b) Program Penciptaan Hubungan Industrial yang harmonis

1) Tahun 2019 telah ditetapkan Upah Minimum Provinsi DKI Jakarta sebesar Rp 3.940.973,- yang sebelumnya tahun 2019 sebesar Rp.

3.648.035,-

2) Jumlah Serikat Pekerja (SP) / Serikat Buruh (SB) tahun ditahun 2019 berjumlah 3.723 SP/SB meningkat 96 SP/SB di bandingkan tahun 2019 berjumlah 3.627 SP/SB .

3) Federasi Serikat pekerja tahun 2019 berjumlah 145 federasi Serika pekerja bertambah 1 federasi dibandingkan tahun 2019 berjumlah 144 Federasi.

4) Konfederasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh tahun 2019 berjumlah 7 konfederasi pekerja, tetap dibandingkan tahun 2019 berjumlah 7 konfederasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh.

5) Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit pada tahun 2019 berjumlah 1.141 perusahaan, bertambah 146 perusahaan dibandingkankan tahun 2019 berjumlah 995 Perusahaan.

6) Peraturan Perusaan (PP) ditahun 2019 berjumlah 9.696 PP dibandingkan tahun 2019 berjumlah 8.028 PP mengalami peningkatan sebesar 1.668 PP.

7) Perjanjian Kerja Bersama (PKB) ditahun 2019 berjumlah 812 PKB dibandingkan ditahun 2019 berjumlah 740 PKB, mengalami

LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2019

peningkatan sebesar 72 PKB.

8) Kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan perusahaan aktif tahun 2019 berjumlah 111.830 perusahaan dengan jumlah pekerja sebanyak 5.043.814 pekerja, dibandingkan ditahun 2019 berjumlah 101.619 perusahaan, 5.038.193 pekerja.

9) Penyelesaian perselisihan Hubungan Industrial (PHI), Perselisihan HAK ditahun 2019 berjumlah 720 kasus, perselisihan Kepentingan 118 kasus.

10) Penyelesaian Pemutusan Hubungan Kerja ( PHK) tahun 2019 sebanyak 971 perusahaan dengan jumlah pekerja sebanyak 2.548 orang.

11) Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial dengan Perjanjian bersama (PB) sebanyak 314 kasus

12) Mogok Kerja di tahun 2019 di 5 (lima) Wilayah Kota Administrasi sebagaimana terlihat pada tabel berikut:

NO KOTA JUMLAH KASUS T.K TERLIBAT

1 JAK-BAR 7 KASUS 700 Org

2 JAK-TIM 2 KASUS 200 Org

3 JAK-PUS 6 KASUS 571 Org

4 JAK-UT 10 KASUS 3.953 Org

5 JAK-SEL 5 KASUS 312 Org

Total 40 KASUS 5.736 Org

(c) Program Peningkatan kepatuhan terhadap ketentuan perundangan di bidang Ketenagakerjaan

(i) Tahun 2019 telah dihasilkan pemeriksaan norma ketenagakerjaan di Tempat Kerja sebanyak 4.186 Perusahaan

(ii) Tahun 2019 telah dihasilkan Terlaksananya pemeriksaan norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Tempat Kerja sebanyak 3.155 Perusahaan

(iii) Tahun 2019 telah dihasilkan layanan pengujian Higiene Perusahaan, Kesehatan & Keselamatan Kerja pada tahun sebanyak 150 perusahaan.

(iv) Tahun 2019 telah dihasilkan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan tenaga kerja sebanyak 5.000 orang.

d. Jumlah pegawai, kualifikasi pendidikan, pangkat dan golongan, jumlah pejabat struktural dan fungsional

Urusan Ketenagakerjaan dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Sebagian dari pegawai tersebut juga melaksanakan urusan ketransmigrasian.

Tabel 3.56

Rekapitulasi Pegawai Urusan Ketenagakerjaan No Kualifikasi Jumlah Keterangan

A. Golongan 505

1. Golongan IV 103 2. Golongan III 372

No Kualifikasi Jumlah Keterangan

3. Golongan II 29

4. Golongan I 1

B. Eselon 52

1. Eselon I -

2. Eselon II 1

3. Eselon III 14

4. Eselon IV 37

5. Eselon V -

6. Fungsional 196

7.Pelaksana (Staf) 258 C. Pendidikan 505

1. S3 1

2. S2 65

3. S1 311

4. Diploma 27

5. SLTA 96

6. SLTP 3

7. SD 2

Sumber : BKD Prov. DKI Jakarta 2019

Pejabat yang memenuhi persyaratan sesuai dengan kualifikasinya adalah sebagai berikut.

Tabel 3.57

Kesesuaian Persyaratan Jabatan Struktural Pelaksana Urusan Ketenagakerjaan

No Eselon Jumlah Jabatan

Jabatan yang terisi

Kesesuaian

Pendidikan Diklatpim Pangkat

1 Eselon II 1 1 1 1 1

2 Eselon III 19 14 14 14 14

3 Eselon IV 44 37 37 37 37

Jumlah 64 52 52 52 52

Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov. DKI Jakarta 2019

Rekapitulasi Kesesuaian Jabatan dengan :

 Tingkat Pendidikan : 52 / 52 = 100,00 %

 Diklat Kepemimpinan : 30 / 52 = 53,85 %

 Kepangkatan : 52 / 52 = 100,00 % e. Alokasi dan realisasi anggaran

Alokasi anggaran Urusan Ketenagakerjaan pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi tahun anggaran 2019 adalah sebagai berikut.

Tabel 3.58 Alokasi dan Realisasi Urusan Ketenagakerjaan

URAIAN ALOKASI (Rp) REALISASI (Rp) %

ANGGARAN URUSAN WAJIB

(KETENAGAKERJAAN) 483.487.302.562 439.114.204.364 90,82%

1.BELANJA TIDAK LANGSUNG 194.406.787.000 186.594.232.541 95,98%

LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2019

2. BELANJA LANGSUNG 289.080.515.562 252.518.581.953 87,35%

a. BELANJA PEGAWAI

b. BELANJA BARANG DAN JASA 159.116.397.852 136.945.718.917 86,06%

c. BELANJA MODAL 128.575.208.605 114.187.500.035 88,80%

Sumber : LKPD 2019 unaudited, BPKD Prov. DKI Jakarta

f. Kesesuaian perencanaan pembangunan daerah

Pelaksanaan pembangunan pada Urusan Ketenagakerjaan tidak hanya yang dibiayai oleh APBD tetapi juga terdapat kegiatan yang dibiaya oleh APBN melalui kegiatan Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan. Kegiatan dari APBD direncanakan melalui forum Musrenbang yang dipandu oleh Bapeda, sementara kegiatan APBN merupakan penjabaran dari program pemerintah.

Tabel 3.59

Sinkronisasi Perencanaan Program Urusan Ketenagakerjaan

No Dokumen Jumlah

Program

Perbandingan

Jumlah Program %

1 RKPD 2019 5 RENJA SKPD : RKPD 100,00

2 RENJA SKPD 2019 5 RKA : RENJA SKPD 100,00

3 RKA 2019 5 DPA : RKA 100,00

4 DPA 2019 5

Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov. DKI Jakarta 2019

g. Sarana dan prasarana yang digunakan

Sarana yang digunakan dalam Urusan Ketenagakerjaan tercatat dalam Daftar Barang Inventaris. Beberapa jenis dan bentuk sarana dan prasarana yang digunakan adalah sebagai berikut.

Tabel 3.60

Jenis dan Jumlah Fasilitas/Prasarana Informasi Ketenagakerjaan No Jenis Fasilitas/

Prasarana

Jumlah Fasilitas pada Dinas/Sudin/UPT

Jml Prov J

P J U

J T

J S

J B

K P UPT 1. Papan Pengumuman 1 1 1 1 1 1 1 10 17 2. Kotak Pengaduan 1 1 1 1 1 1 1 10 17

3. Leaflet 4 4 4 4 4 4 4 10 38

4. Mobil Keliling 0 10 10

5. Media Masa 4 2 2 2 2 2 2 20 36

6. Website 1 1

7. E-mail 2 1 1 1 1 1 1 10 18

Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov. DKI Jakarta 2019

Catatan :

- Website : disnakertrans.jakarta.go.id - E-mail : [email protected],

[email protected]

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki beberapa sarana pendukung peningkatan kualitas ketenagakerjaan khususnya yang berupa UPT.

Tabel 3.61

Sarana dan Prasarana Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi

No Jenis Sarana Jumlah

1 Pusat Pelatihan Kerja Daerah 5

2 Pusat Pelatihan Kerja Khusus Pengembangan Las Condet

1 3 Pusat Pelatihan Kerja Pengembangan Industri (PPKPI) 1 4 Pusat Higiene Perusahaan, kesehatan dan Keselamatan

Kerja

1 5 Pusat Pengembangan Produktivitas Daerah (P3D) 1

Jumlah 9

Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov. DKI Jakarta 2019

h. Permasalahan dan solusi

Kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan kegiatan pada tahun 2019 adalah sebagai berikut:

1) Berkurangnya Pegawai Fungsional tertentu diantaranya Fungsional Pengantar Kerja, Fungsional Pengawas Ketenagakerjaan, Fungsional Mediator Hubungan Industrial dan Instruktur di Pusat Pelatihan Kerja yang berpotensi menghambat kinerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi DKI Jakarta;

2) Terbatasnya kesempatan kerja pada sektor formal;

3) Masih lemahnya kualitas dan kapabilitas yang dimiliki oleh tenaga kerja khususnya yang berada di wilayah Provinsi DKI Jakarta;

4) Urbanisasi yang terus menerus terjadi seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan wilayah DKI Jakarta memberi dampak pada ketidakseimbangan tenaga kerja dengan lapangan kerja yang tersedia;

5) Laju pertumbuhan angkatan kerja yang jauh lebih besar dari laju pertumbuhan kesempatan kerja;

6) Masih tinggi tingkat pengangguran dan rendahnya tingkat kompetensi dan ketrampilan penganggur/pencari kerja;

7) Pengangguran terbuka di DKI Jakarta masih didominasi oleh mereka yang berpendidikan rendah yaitu setingkat SD, SMP dan SMA/SMK;

8) Ketidak-sesuaian keahlian dan ketrampilan yang dimiliki pencari kerja dengan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan;

9) Informasi kesempatan kerja belum sepenuhnya diketahui oleh para pencari kerja;

10) Masih relatif rendahnya tingkat produktivitas pencari kerja serta kurangnya pemahaman kewirausahaan;

11) Masih kurangnya tenaga fungsional pengawas ketenagakerjaan, mediator hubungan industrial;

12) Masih rendahnya kesadaran perusahaan untuk melaksanakan peraturan ketenagakerjaan;

13) Kerjasama SKPD dengan Dunia Usaha belum optimal.

Solusi yang telah ditempuh untuk menyelesaikan permasalahan dan kendala tersebut diatas adalah melalui:

1) Mengupayakan penambahan kuantitas dan kualitas Pegawai Fungsional tertentu diantaranya Fungsional Pengantar Kerja, Fungsional Pengawas Ketenagakerjaan, Fungsional Mediator

LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI DKI JAKARTA TAHUN 2019

Hubungan Industrial dan Instruktur di Pusat Pelatihan Kerja yang mendukung dan menetukan kinerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi DKI Jakarta;

2) Mengupayakan penciptaan kesempatan kerja baru, baik dari sektor formal maupun informal;

3) Meningkatkan sosialisasi baik melalui media eletroknik, media massa serta upaya memfasilitasi dan mempertemukan antara pengguna tenaga kerja (perusahaan) dan pencari kerja melalui event, antara lain Job Fair;

4) Menyelenggarakan pelatihan yang di butuhkan dan berpotensi terserap di Pasar Kerja;

5) Akselerasi penerapan sertifikasi kompetensi ketenagakerjaan bagi tenaga kerja yang lulus pelatihan kerja;

6) Mengembangkan kurikulum pelatihan yang sesuai dengan perkembangan pasar tenaga kerja dan kondisi pertumbuhan usaha di DKI Jakarta;

7) Menjalin koordinasi yang baik dengan instansi terkait untuk membatasi urbanisasi yang meningkat tiap tahun;

8) Untuk tetap meningkatkan kualitas instruktur, modul dan alat pelatihan up to date pada PPKD di Lima Kota Administrasi, PPKPI Pasar Rebo dan PPKKP Las Condet, sehingga lulusan PPK dapat langsung bekerja karena mempunyai keahlian sesuai kebutuhan pasar;

9) Dengan Instansi terkait melaksanakan kegiatan-kegiatan yang dapat menumbuhkan jiwa wirausaha sehingga para pencari kerja tidak hanya berorientasi menjadi karyawan tapi menjadi wirausaha yang dapat membuka lowongan kerja.

10) Meningkatkan kompetensi dan produktivitas pencari kerja serta pemahaman kewirausahaan;

11) Mengoptimalkan fungsi tenaga fungsional baik pengawas ketenagakerjaan maupun mediator hubungan industrial yang harmonis;

12) Meningkatnya pembinaan dan perlindungan tenaga kerja ke arah terciptanya kesejahteraan pekerja;

i. Hal lain yang dianggap perlu untuk dilaporkan

Peraturan Menteri/peraturan yang berkaitan dengan urusan Urusan Ketenagakerjaan yang telah dituangkan dalam Peraturan Daerah dan Peraturan Gubernur adalah sebagai berikut.

Tabel 3.62

Peraturan Daerah dan Peraturan Gubernur Urusan Ketenagakerjaan No

Nomor dan Judul Peraturan Dasar

Perda/Pergub

Nomor dan Judul Perda/Pergub 1. - Perda 6 Tahun 2004

tentang Ketenagakerjaan - Peraturan Daerah Nomor

12 Tahun 2014 tentang Organisasi Perangkat Daerah

1. Pergub Nomor 271 Tahun 2016 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi;

2. Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 339 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Pusat Pengembangan Produktivitas;

3. Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus

No

Nomor dan Judul Peraturan Dasar

Perda/Pergub

Nomor dan Judul Perda/Pergub

Ibukota Jakarta Nomor 340 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Pusat Pelatihan Kerja Pengembangan Industri;

4. Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 341 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Pusat Pelatihan Kerja Daerah;

5. Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 342 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Pusat Pelatihan Kerja Khusus Pengembangan Las;

6. Peraturan Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 343 Tahun 2016 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Pusat Higiene Perusahaan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja

7. Pergub Nomor 182 Tahun 2019 tentang Upah Minimum Provinsi Tahun 2019;

Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov. DKI Jakarta 2019

Prestasi Daerah yang diterima Perangkat Daerah Provinsi DKI Jakarta pelaksana Urusan Ketenagakerjaan, antara lain sebagai berikut:

Tabel 3.63 Prestasi Daerah Tahun 2019

No. Jenis prestasi/pengharhagan K/L PEMBERI PENGHARGAAN 1 Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan 2019 :

Provinsi dengan Urusan Ketenagakerjaan Kategori Sedang Terbaik Kedua

Kemenaker 2 Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan 2019 :

Provinsi dengan Indikator Utama Penduduk dan Tenaga Kerja Terbaik

Kemenaker

3 Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan 2019 : Provinsi dengan Indikator Utama Kesempatan Kerja Terbaik

Kemenaker 4 Indeks Pembangunan Ketenagakerjaan 2019 :

Provinsi dengan Indikator Utama Jaminan Sosial Tenaga Kerja Terbaik

Kemenaker

5 Gubernur DKI Jakarta atas Dukungan dan

Pembinaan kepada Perusahaan yang telah berhasil mendapatkan Penganugerahan Produktivitas Paramakarya tahun 2019

Presiden

6 Penetapan Gubernur Penerima Penghargaan Pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Tingkat Nasional

Kemenaker

Sumber : Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov. DKI Jakarta 2019

8. Urusan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak