BAB IV PENUTUP
M. HUSBANI
7. Work accomplishment environment (lingkungan pelaksanaan pekerjaan);
8.
Flexible working hours
(jam-jam/waktu-waktu kerja yang fleksibel);9. .
Effective cristicism
(kritik yang efektif);10.
Zero defects
(tidak bercacad).Berdasarkan dari beberapa pendapat tokoh diatas, dapat
disimpulkan bahwa motivasi merupakan upaya mendorong dan mempengaruhi seseorang untuk bekerja sesuai dengan target yang telah ditetapkan untuk mencapai tujuan perusahaan secara optimal.
Oleh karena itu perusahaanCika Aesthettic Interiorjuga membutuhkan motivasi untuk meningkatkan minat kerja sehingga dapat meningkatkan kinerja karyawan
BAB III PEMBAHASAN
A. Analisis Kinerja Karyawan PerusahaanCika Aesthettic Interior
Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, perusahaan Cika Aesthettic Interior memiliki lima orang pegawai tetap yang selalu ada setiap harinya, dalam pengerjaan proyek apabila karyawan tetap dirasa kurang cukup dalam mengerjakan sebuah proyek maka pengawas karyawan akan mencari tenaga tambahan sebagai pegawai tambahan.
Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, bapak Kadri
memiliki jabatan sebagai asiten pengawas di perusahaan Cika Aesthettic Interior. Dari penjelasan yang diberikan oleh bapak Kadri, beliau memaparkan bahwa sebelum bekerja di perusahaan Cika Aesthettic Interior, beliau terlebih dauhulu bekerja serabutan dan pernah juga bekerja sebagai TKI di Malaisia. Dari keterangan yang diberikan perusahaan Cika Aesthettic Interior memberikan pelatihan- pelatihan terlebih dahulu sebelum bekerja, pelatihan-pelatihan yang pernah diterima diantaranya adalah pelatihan cara mengawasi karyawan, cara memakai mesin-mesin berat, dan beberapa pelatihan yang berkaitan dengan pekerjaan dilapangan. Pelayanan yang diberikan kepada konsumen tentu saja sesuai dengan pengarahan yang diberikan oleh bapak Dinar selaku ketua dalam perusahaan tersebut
Karyawan selanjutnya adalah bapak Husni.Bapak husni memiliki jabatan sebagai pengewas karyawan. Selama bergabung di perusahaan Cika Aesthettic Interior bapak Husni juga menerima bebrapa pelatiahan diantaranya adalah cara-cara mengoprasikan mesin-mesin berat, cara memotong kayu dengan mesin dan pelatian- pelatihan lainnya.
Karyawan ketiga adalah bapak Deni, bapak Deni berperan sebagai tukang di perusahaan Cika Aesthettic Interior bersama dengan dua orang temannya yang bernama bapak Muhaemi dan bapak Taufik.
Sebelum memulai pekerjaannya mereka mendapatkan pelatihan terelebih dahulu seperti pelatihan menggunakan mesin-mesin dalam
pekerjaan mereka, pelatihan merakit, mengamplas, mengelem dan pelatihan-pelatihan lainya yang akan memabntu mereka dalam bekerja.
Dari semua karyawan yang di rekrut oleh perusahaan, perusahaan tidak memberikan persyaratan khusus baik dari segi pendidikan maupun pengalaman. Berdasarkan hasil wawancara dengan bapak Dinar, beliau tidak meberikan persyaratan khusus dikarenakan menurut beliau pelanggan akan merasa tertarik untuk menggunakan jasanya dilihat dari hasil pekerjaan yang mereka lakukan, bukan dari pengalaman dan status pendidikan dari para pekerja. Selain itu bapak Dinar juga sangat menekankan keramah tamahan kepada pelanggan agar pelanggan merasa di hargai dan d hormati sehingga bisa menjalin kerja sama-kerja sama yang lain nantinya
Untuk memastikan karyawannya dapat bekerja dengan baik, bapak Dinar memberikan pelatihan-pelatiuhan terlebih dahulu kepada semua karyawan yang akan mengerjakan proyek-proyek yang didapatkan.
B. Karakteristik objek penelitian
Dalam penelitian ini peneliti menggunakan lima orang pekerja sebagai responden. Dalam pemilihan responden yang menjadi karakteristik dari responden yang digunakan dalam penelitiann ini dilihat dari segi pendidikan dan pelatihan.
1. Pendidkan
Dimana pendidikan menurut Hasibuan yang dikutif dari Edwin. B.
Flippo Pendidikan adalah berhubungan dengan peningkatan pengetahuan umum dan pemahaman atas lingkungan kita secara menyeluruh53
Dari data yang diperoleh seperti pada tabel.2.1, semua kariawan yang bekerja di perusahaan Cika Aesthettic Interior berpendidikan sampai pada tingkat sekolah menengah atas (SMA) dan sederajat.
Dalam perekrutan sebagai seorang kariawan perusahaan Cika Aesthettic Interior tidak memiliki persyaratan khusus baik dari segi pendidikan maupun pengelaman kerja.
2. Pelatihan
Menurut Robert dan Jackson Pelatihan adalah suatu proses dimana orang-orang mencapai tujuan organisasi melalui tahap penilaian, implementasi dan evaluasi.54Pelatihan menurut Bernardin
& Russel yang dikutip oleh Gomes Pelatihan adalah usaha untuk memperbaiki kinerja karyawan pada suatu pekerjaan tertentu yang sedang menjadi tanggung jawabnya, atau suatu pekerjaan yang ada kaitannya dengan pekerjaannya55. Sedangkan pelatihan menurut Mondy adalah aktivitas yang dirancang untuk pembelajaran, pengetahuan, dan keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan
53Hasibuan, Melayu,Manjemen Sumber Daya Manusia, (PT. Bumi Aksara:
Jakarta,2002), hal. 69
54Robert, Mathis.L dan Jackson, John H, Management Resosuse:
ManajemeSumber Daya Manusia, (Salemba Empat: Jakarta, 2002) hal 5
55Games Cardoso Fausino, 2002, Manajemen Sumber Daya Manusia, Cetakan ke Tiga, (PT. Bumi Aksara: Jakarta,2002) hal 5
saat ini56.
Berdasarkan pendapat para pakar di atas, maka pengertian pelatihan adalah suatu proses di dalam perusahaan untuk memperbaiki kinerja karyawannya
Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, karyawan yang bekerja di perusahaanCika Aesthettic Interior, sebelum melakukan pekerjaannya atau masuk dalam proyek, karyawan diberikan beberapa pelatihan yang berkaitan dengan pekerjaan mereka nantinya, pelatihan-pelatihan yang diberikan seperti pelatihan menggunakan mesin bor.
Selain itu, utuk menunjak kemampuan kariawan, bapak Dinar selaku pemilik perusahaan sering mendatangkan pelatih yang memang sudah dijamin kemampunnya untk sekedar dering ilmu kepada karyawan. Pelatih-pelatih yang didatangkan oleh pabak Dinar merupakan teman-teman atau rekan kerjanya dahulu sebelum mendirikan perusahaan sendiri.
C. Analisis variabel penelitian
Adapaun yang menjadi variabel penelitian dalam penelitian ini adalah pendidikan dan pelatihan.pendidikan dan pelatihan sama dengan pengembangan yaitu merupakan proses peningkatan keterampilan kerja baik teknis maupun manajerial. Pendidikan
56Mondy, Wayne, Manjemen Sumber Daya Manusia, (Edisi Ke sepuluh, Jilid I, Penerbit Erlangga: Jakarta,2008) hal 210
berorientasi pada teori, dilakukan dalam kelas, berlangsung lama, dan biasanya menjawab
Why.
Latihan berorientasi pada praktek, dilakukan dilapangan, berlangsung singkat, dan biasanya menjawabhow.
Karena itu, pentingnya pendidikan dan pelatihan untuk mengarahkan karyawan pada apa yang diinginkan oleh karyawan. Hasil penelitian yang berkaitan dengan pendidikan dan pelatihan padaCika Aesthettic Interio antara lain dapat dilihat berikut ini.Penelitian mengenai pengetahunan teoritis sangat ditentukan pada pendidikan yang telah dilaksanakan pihak perusahaan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan akan berpengaruh terhadap kinerja karyawan, Peningkatan kemampuan dan keterampilan yang yang diberikan dalam pelatihan dan pendidikan oleh perusahaan sesuai dengan kebutuhan karyawan, Peningkatan kemampuan teoritis dan teknis dari pendidikan dan pelatiham yang telah dilaksanakan perusahaan merupakan salah satu bentuk nyata perusahaan dalam megaplikasi antara kebutuhan perusahaan dengan kebutuhan karyawan, Apilikasi dari program pendidikan dan pelatihan dapat dilihat pada perkembangan kemampuan karyawan dalam memanej kerja sangat dipengaruh oleh tingkat pengetahuan dan pengalaman, Pendidikan dan pelatihan umumnya memakan waktu yang bervariatif, karyawan yang mendapatkan pendidikan dan pelatihan akan berdampak pada kualitas dan kuantitas kerja. Hasi penelitian berkaitan dengan penyataan di atas pada tabel berikut ini.
Tabel 3.1 keriteria responden dari segi pendidikan dan teori No Nama Pendidikan terakhir Pengetahuan
teori
Pengalam an kerja
1 Kadri SMA Tidak Ia
2 M Husbni SMA Tidak Ia
3 Deni Emilia wadi SMK Tidak Tidak
4 Muhaimi MA Tidak Tidak
5 taufiqurrahman SMK Tidak Tidak
Dari data di atas dapat terlihat bahwa para responden dilihat dari segi pendididkan pengetahuan teori yang dimiliki belum ada yang memiliki standar yang seharusnya, namun untuk memastikan pekerjaan yang dilakukan dapat dikerjakan dengan baik, perusahaan memberikan pelatihan-pelatihan yang akan digunakan pada saat proses bekerja nantinya di lapangan.
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Dari hasil penelitian dapat disimpulkan untuk meningkatkan daya saing perusahaan, perusahaan harus memiliki kriteria khusus dalam merekrut karyawan. Selain mumpuni dari segi pengetahuan dan keterampilan pendidikan juga bisa dijadikan sebagai salah satu bahan untuk mempromosikan perusahaan
Pengembangan kinerja karyawan juga tetap dilakukan oleh perusahaan dengan mengadakan pelatihan-pelatihan yang dapat menunjang pekerjaan karyawan nantinnya. Selain itu pengadaan pelatih untuk sekedar sering ilmu dan pengetahuan kepada karyawan sangat membantu karyawan dalam menambah wawasan dan pengalaman mereka
Untuk pningkatan daya saing perusahaan, perusahaan melakukan peningkatan kemampuan dari kinerja karyawan yang dimiliki sehingga akan memberikan dampak positif kedepannya bagi perusahaan.
B. Saran
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, maka peneliti dapat memberikan saran sebagai berikut:
1. Kepada perusahaanCika Aesthettic Interior tidak
Cika Aesthettic Interior tidak adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang desain iterior, maka sangatlah baik apabila karyawan yang bekerja di dalam perusahaan adalah orang-orang yang memang ahli dalam bidang desain iterior.
Dari segi pemasaran, agar perusahaan lebih cepat bekembang, penulis menyarankan untuk menggunakan jasa seles marketik yang dapat mempromosikan perusahaan. Selain itu perusahaan juga dapat memanfaatkkan sosial media sebagai ladang untuk melakaukan promosi karena dijaman yang serba canggih ini, pengguna sosial media sanggatlah banyak.
2. Kepada peneliti selanjutnya
Untuk Para Peneliti Selanjutnya Semoga Skripsi Ini Bisa Menjadi Pedoman Untuk Melakukan Penelitian-Penelitian Selanjutnya. Dan Bisa Mengembangkan Peneltian Dengan Melakukan Penelitian Samapai Pada Tahap Memberikan Solusi Bagi Perusahaan.
DAFTAR PUSTAKA
Arsyad, (2004; 7).
(Daya Saing) Masyarakat Dalam Memenuhi Kebutuhan Hidupnya.
As’ad, M. 2003.
Psikologi Islami: Seri Sumber Daya Manusia
. Yogjakarta:Liberty.
BPS dan UNDP
Indonesia Human Development Report
Data Primer dan Skunder, http://www.nagabiru86` blog/diambil tanggal 12 Juni 2012 pukul 19.20. WITA
Games Cardoso Fausino, 2002,
Manajemen Sumber Daya Manusia
, Cetakan ke Tiga, PT. BumiAksara: JakartaHasibuan, Melayu, 2002,
Manjemen Sumber Daya Manusia,
PT. Bumi Aksara: JakartaHasibuan, Malayu S.P. 2007.
Organisasi dan Motivasi: Dasar PeningkatanProduktivitas
. Jakarta: Bumi Aksara.Lexy J. Moleong,
Metode Penelitian Kualitatif
(Bandung: Rusdakarya).M.J. Langeveld, (1980).
Tingkat Perkembangan Peserta Didik.
Mangkunegara, A.A Anwar Prabu, 2007,
Manajemen Sumber Daya Manusia,
PT. Remaja Rosdakarya: Bandung.Manurung, (2008).
Pertumbuhan Ekonomi Sangat Penting Dan butuhkan
. Jakarta: Lembaga Penerbit FE UI.Margono, S. 2005.
Metodologi Pendidikan
(Bandung: Rusdakarya).Mondy, Wayne, 2008,
Manjemen Sumber Daya Manusia,
Edisi Ke sepuluh, Jilid I, Penerbit Erlangga: Jakarta.Mulyadi, S.Sos (2006).
Kebijaksanaan Dalam Peningkatan Kualitas Hidup.
Reja Mulyahardjo, (2001).
Definisi Pendidikan.
Mangkunegara, A. A. Anwar Prabu. 2009.
Manajemen Sumber Daya Perusahaan.
Bandung :Remaja Rosdakarya.Mondy, Wayne, 2008,
Manjemen Sumber Daya Manusia,
Edisi Ke sepuluh, Jilid I, Penerbit Erlangga: JakartaRobert, Mathis.L dan Jackson, John H, 2002,
Management Resosuse:
ManajemeSumber Daya Manusia,
Salemba Empat: JakartaRuky, Achmad S, 2006,
Berkualitas Mengubah Visi Menjadi Realitas:Pemdekatan Praktis Untuk Memproleh dan Mengembangakan SumberDaya Manusia Berkualitas Dalam Organisasi,
PT. Gramedia Pustaka Utama: JakartaSaydam, Gouzali, 2006,
Built In Training: Jurus Jitu MengembangankanPropesionalisme Sumebrdaya Manusia,
PT.Remaja Rosdakarya: Bandung
Sugiono, 2014,
metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R & D
, Bandung : ALFABETA, 2014.Suharsimi Arikunto,
Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek (
Jakarta: Rineka Cipta,).Suryana, (1sep 2008).
Ekonomi Diartikan Sebagai Kenaikan GDP (Gross Domestic Product).
Sumihardjo dan Tumar, 2002,
Daya Saing Daerah Konsep Dan Pengukurannya DiIndonesia,
Yogjakarta: BPFE-Yogyakarta.Todaro, (2002; 435).
Manfaat Dari Adanya Pendidikan Bagi Pembangunan Ekonomi.
Todaro, (2002; 435).
Manfaat Dari Adanya Pendidikan Bagi Pembangunan Ekonomi.
Undang - Undang No. 23 tahun 1992
Tentang Kesehatan.
Yulia.2016,
Strategi Membangun Brand Image Dalam Meningkatkan Daya
Saing Lembaga Pendidikan, Tesis, Universitas Negeri Maulana
Malik Ibrahim Malang.
GAMBAR 1. FOTO KANTOR CIKA AESTHETIC INTERIOR
GAMBAR 2. WAWANCARA DENGAN PEMILIK CIKA AESTHETIC INTERIOR
GAMBAR 3. PROJEK DESAIN DAPUR MINIMALIS
GAMBAR 4. PROJEK MINI BAR