i
(Studi Kasus Pada Cika Aesthetic Interior Desa Terotok Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur)
OLEH:
M. RIYANTO ARDI NIM: 150.213.163.3
JURUSAN EKONOMI SYARIAH FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) MATARAM
MATARAM 2019
ii
ANALISIS PERANAN KINERJA KARYAWAN TERHADAP PENINGKATAN DAYA SAING PERUSAHAAN
(Studi Kasus Pada Cika Aesthetic Interior Desa Terotok Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur)
Skripsi
Diajukan kepada Universitas Islam Negeri Mataram
Untuk melengkapi persyaratan mencapai gelar Sarjana Ekonomi (S.E)
OLEH:
M. RIYANTO ARDI NIM: 150.213.163.3
JURUSAN EKONOMI SYARIAH FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) MATARAM
MATARAM 2019
iii
PERSETUJUAN PEMBIMBING
Skripsi oleh : M. Riyanto Ardi. NIM : 1502131633 dengan judul. “ Analisis Peranan Kinerja Karyawan Terhadap Peningkatan Daya Saing Perusahaan (studi kasus pada Cika Aesthetic interior Desa Terotok Kecamatan Wansaba Kabupaten Lombok Timur)” telah memenuhi syarat dan disetujui untuk diuji.
Disetujui pada tanggal: 06 Desember 2019
Pembimbing I Pembimbing II
Dr.Riduan Mas’ud, M.Ag Din Hary Pitriadi, M.Ag
NIP. 197111102002121001 NIP. 19711118200051100
iv NOTA DINAS
Mataram, 06 desember 2019 Hal: UjianSkripsi
Yang terhormat Rektor UIN Mataram DI Mataram
Assalamu’alaikumWr. Wb
Disampai kandengan, setelah melakukan bimbingan, arahan, dan korelasi maka kami berpendapat bahwa skripsi M. Riyanto Ardi, NIM.1502131633 yang berjudul “Analisis Peranan Kinerja Karyawan Terhadap Peningkatan Daya Saing Perusahaan (Studi Kasus Pada Cika Aesthetic interior Desa Terotok Kecamatan Wansaba Kabupaten Lombok Timur)” telah memenuhi syarat untuk diajukan dalam sidang munaqasyah skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Mataram.
Demikian, atas perhatian Bapak Rektor disampaikan terima kasih Wasssalamu’alaikum Wr. Wb.
Pembimbing I Pembimbing II
Dr.RiduanMas’ud, M.Ag Din HaryPitriadi, M.Ag NIP. 197111102002121001 NIP. 19711118200051100
vi PENGESAHAN
Skripsi oleh : M.RiyantoArdi, NIM : 1502131633 dengan judul : Analisis Peranan Kinerja Karyawan Terhadap Peningkatan Daya Saing Perusahaan (Studi Kasus Pada Cika Aesthetic Interior Desa Terotok Kecamatan Wansaba Kabupaten Lombok Timur)”, telah dipertahankan di depan dewan penguji Jurusan Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Mataram pada tanggal
Dewan Penguji
1. KetuaSidang : Dr. RiduanMas’ud, M. Ag (.. . . .. . . .) Pemb.I NIP.197111102002121001
2. SekertarisSidang : Din HaryPitriadi, M.Ag (. . . .) Pemb.II NIP. 1971111820005110
3. Penguji I :Dr. H. M. Zaidi Abdad, M. Ag (. . . .) NIP.196911211997031003
4. Penguji II :Any Tsalasatul Fitriyah, M.Si (. . . .) NIP.1990061620150320072
Mengetahui Dekan
Dr. H. Ahmad Amir Aziz, M. Ag NIP. 197111041997031001
1 A. Latar Belakang
Peranan sumber daya manusia sangat penting dalam suatu perusahaan, sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang ikut terlibat secara langsung dalam menjalankan kegiatan perusahaan dan berperan penting dalam meningkatkan produktivitas perusahaan dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sumber daya manusia sangat penting karena jika sumber daya dalam suatu perusahaan tidak baik maka perusahaan akan sulit untuk mencapai tujuan perusahaan.
Kuantitas sumber daya manusia tanpa disertai dengan kualitas yang baik akan menjadi beban organisasi. Sedangkan kualitas, menyangkut mutu sumber daya manusia yang menyangkut kemampuan, baik kemampuan fisik maupun kemampuan non fisik.Oleh sebab itu untuk kepentingan akselerasi tugas pokok dan fungsi organisasi apapun, peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan salah satu syarat utama. Kualitas sumber daya manusia yang menyangkut dua aspek fisik dan non fisik yang menyangkut kemampuan bekerja, berpikiran dan keterampilan lain.
Dampak kualitas yang baik terhadap perusahaan akan sangat menguntungkan perusahaan karena perusahaan akan mudah mencapai tujuan yang diinginkan. Dan perusahaan juga dapat bersaing
2
kualitas kinerja karyawan yang baik maka karyawan akan
semakin ahli dan terampil dalam pekerjaannya. Pelatihan dan pengembangan juga bertujuan untuk meningkatkan efisiensi tenaga dan waktu.
Sumber daya manusia merupakan potensi yang terkandung dalam diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk sosial yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan. Sumber daya manusia yang kompeten dan berkualitas sangat dibutuhkan dalam upaya mendukung produktivitas dan aktivitas agar tujuan negara dapat tercapai dengan sempurna.
Sumber daya manusia juga merupakan faktor kunci dalam reformasi ekonomi, yakni bagaimana menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki keterampilan serta daya saing yang tinggi dalam persaingan global.
Salah satu hambatan mendasar yang dihadapi dalam proses pembangunan di negara yang sedang berkembang seperti Indonesia adalah tidak tersedianya dana yang cukup. Hambatan ini menyebabkan terbatasnya pula upaya menjadikan sumber daya manusia di Indonesia ini menjadi berkualitas. Padahal pembangunan infrastruktur dibutuhkan untuk memfasilitasi pertumbuhan ekonomi, yang akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Secara konseptual pembangunan adalah segala upaya yang
dilakukan secara terencana dalam melakukan perubahan dengan tujuan utama memperbaiki dan meningkatkan taraf hidup masyarakat, meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan kualitas manusia.
Pembangunan nasional seharusnya diarahkan untuk mencapai keberhasilan ini yakni peningkatan harkat dan martabat bangsa.
Masalah sumber daya manusia (SDM) inilah yang menyebabkan proses pembangunan yang berjalan selama ini kurang didukung oleh produktivitas tenaga kerja yang memadai. Investasi sumber daya manusia adalah suatu biaya yang harus dikorbankan baik dalam bentuk uang, waktu maupun kesempatan untuk membentuk modal manusia yang lebih baik di masa depan. Sedangkan modal manusia (
human capital
) adalah istilah yang sering digunakan oleh para ekonom untuk pendidikan, kesehatan, dan kapasitas manusia yang lain yang dapat meningkatkan produktivitas jika hal - hal tersebut ditingkatkan.Produktivitas yang tinggi akan memacu laju pertumbuhan output secara agregat lebih tinggi.
Sumber daya manusia yang berkualitas memberikan pengaruh yang sangat baik apabila dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Manfaat yang baik akan berguna bagi masyarakat dan negara itu sendiri. Sumber daya manusia sangatlah penting untuk negara maju maupun negara berkembang, terutama di daerah-daerah yang ada di Indonesia seperti di Desa Terotok Kecamatan Wanasaba yang semakin berkembang baik jumlah penduduk maupun perekonomiannya. Salah
satu perusahaan yang menerapkan pengembangan suber daya manusia adalah perusahaan Cika Aesthettic Interior Lombok Timur Kecamatan Wanasaba Desa Terotok. Perusahaan tersebut bergerak dalam bidang desain interior.
Sumber daya manusia juga merupakan modal dasar dari kekayaan suatu bangsa, karena manusia adalah faktor produksi yang bersifat aktif mengumpulkan modal, mengeksploitasi sumber-sumber daya alam, membangun organisasiorganisasi sosial, ekonomi, politik dan melaksanakan pembangunan nasional.
Untuk menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, maka pendidikan merupakan suatu hal yang penting dan untuk itu peningkatan kualitas sumber daya manusia mutlak harus dilakukan.Karena dengan kualitas sumber daya manusia yang berkualitas dapat memberikan
multiplier efect
terhadap pembangunan suatu negara, khususnya pembangunan bidang ekonomi. Secara umum tingkat pendidikan dan kesehatan dapat mewakili kualitas tenaga kerja karena dengan pendidikan, seseorang akan bertambah keterampilannya, dan dengan kesehatan seseorang akan lebih kuat dan jernih pemikirannya dalam bekerja. Selain dari pada pendidikan, kesehatan juga turut mempengaruhi kualitas Sumber daya manusia.Tingkat kesehatan masyarakat dapat dilihat dari berbagai indikator, yaitu angka kematian bayi dan angka harapan hidup.Jika angka harapan hidup meningkat, berarti menandakan kesehatan
semakin membaik, dan pertumbuhan ekonomi juga semakin bagus karena masyarakat memiliki kesempatan yang lebih banyak untuk menghasilkan pendapatan.
Apabila ditinjau dari permasalahan yang dihadapi oleh Perusahaan Cika Aesthettic Interior, penulis melihat permasalahan yang mendasari perusahaan Cika Aesthettic Interior adalah kemampuan Kinerja Karyawan dalam berdaya saing, hal ini dapat menyebabkan tidak adanya kemampuanCika Aesthettic Interiordalam Melakukan Persaingan. Sehingga untuk meningkatkan daya saing Perusahaan Cika Aesthettic Interior, Pihak manajemen harus melakukan pelatihan-pelatihan baik itu formal maupun informal terhadap Karyawan yang dimilikinya, dengan meningkatnya kemampuan Karyawan dalam bersaing, Cika Aesthettic Interiordapat meningkatkan persaingan dalam industri perdagangan di era modern ini.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian di atas masalah yang ditelti dan tujuan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut.
1. Bagaimana kinerja karyawan Cika Aesthettic Interior terhadap peningkatan daya saing perusahaan?
2. Bagaimana analisa peranan Kinerja Karyawan terhadap peningkatan daya saingCika Aesthettic Interior?
C. Tujuan Penelitian dan Manfaat Penelitian
1. Tujuan
Berdasarkan rumusan masalah di atas, adapun penelitian ini bertujuan :
a. Untuk mengetahui kondisi kualitas kinerja karyawan.
b. Untuk mengetahui peranan kinerja karyawan terhadap daya saingCika Aesthettic Interior.
2. Manfaat Penelitian
Peneliitian yang dilakukan tidaklah sekedar untuk menguji hipotesis yang ada, melainkan juga dapat berguna bagi semua pihak yang membutuhkan,
a. Bagi perusahaan (Cika Aesthettic Interior, Wanasaba, Lombok Timur) diharapkan hasil studi ini dapat digunakan sebagai salah satu masukan kontribusi yang konstruktif dalam pengembangan sumber daya manusia yang lebih baik.
b. Bagi ilmu pengetahuan, diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu pustaka atau refrensi dalam masalah yang berhubungan dengan peningkatan daya saing perusahaan.
c. Bagi penulis, penelitian ini merupakan kesempatan bagi penulis untuk menerapkan disiplin ilmu yang di dapatkan selama kuliyah
dan menambah wawasan tentang apa yang terjadi di perusahaan.
D. Ruang lingkup dan
Setting
PenelitianRuang lingkup penelitian tentunya berkaitan dengan batasan- batasan yang menjadi patokan dalam sebuah penelitian. Dalam penelitian ini, peneliti akan meneliti peranan SDM terhadap perusahaan dilihat dari segi pendidikan dan pelatihan:
1. Pendidikan
Dalam penelitian ini, peneliti ingin melakukan sebuah penelitian dengan melihat kinerja sumber daya manuasia yang dimiliki oleh sebuah perusahaan dilihat dari segi pendidikan yang dimiliki atau yang telah ditempuh sebeul bekerja di perusahaan.
2. Pelatihan
Selain dari segi pendidikan, peneliti juga ingin melihar kinerja karyawan dilihat dari segi pelatihan-pelatihan yang tekah didapatkan seblem atau selama proses bekerja di perusahaan.
Untuk
setting
penelitian, peneliti menggunakan Cika Aesthettic Interior yang berada di Lombok Timur Kecamatan Wanasaba Desa Terotok sebagai obyek penelitian. Perusahaan ini adalah salah satu perusahaan yang berada di kecamatan Wanasaba yang memanfaatkan tenaga karyawan yang berada sisekitar tempat perusahaan berdiri. Selain itu perusahaan tersebut juga berdiri masih pada lingkungan tempat tinggal peneliti sehinggaakan lebih memudahkan peneliti dalam proses penelitian dan perizinan penelitian
Obek dari penelitian ini adalah peranan kinerja karyawan dalam peningkatan daya saing perusahaan Cika Aesthettic Interior dilihat dari segi pendidikan dan pelatihan kariawan yang bekerja dalam perusahaan
Adapun yang menjadi sabjek dalam penelitian ini adalah kariawan-kariawan yang bekerja di perusahaan dalam penelitian ini adalah kariawan Lombok Timur Kecamatan Wanasaba Desa Terotok
E. Telaah Pustaka
Adapun judul penelitian yang dilakukan oleh peneliti sebelumnya yang berkaitan dengan peranan sumber daya manusia dalam pengembangan sebuah perusahaan anatara lain adalah :
1. Skripsi oleh Dati Sacia Ilya tentang, Analisis Pengembangan Karyawan dalam Peningkatan Kinerja Perusahaan, studi kasus pada Bank BCA Kantor Utama Bandar Lampung.1
Menelaah skripsi yang ditulis oleh Dati Sacia Ilya yang
1Dati Sacia Ilya, “Analisis Pengembangan Karyawan Dalam Peningkatan Kinerja Perusahaan, studi kasus pada Bank BCA Kota Bandar lampung”. (skripsi, Universitas Lampung, 2017).
membahas tentang pengembangan karyawan atau SDM perusahaan sama-sama membahas tentang bagaimana analisis pengembangan SDM perusahaan dalam meningkatkan kinerja perusahaan tau daya saing perusahaan.
Perbedaan skripsi peneiliti dengan skripsi yang ditulis oleh Dati Sacia Ilya terdapat pada fokus penelitian.Peneliti terfokus pada karyawan yang bekerja di perusahaan aestetik dan interior, menganalisis bagaimana sehingga bisa memajukan daya saing perusahaan.Sedangkan skripsi Dati Sucia Ilya memfokuskan pada karyawan bank.Menggunakan angket dengan 30 responden.
2. Jurnal oleh Mochtar, Analisis Strategi Perencanaan Sumber Daya Manusia Dalam Rangka Peningkatan Daya Saing Pada MAN Kota Kediri.2
Menelaah tentang jurnal yang ditulis oleh Mochtar yang membahas tentang peningkatan Sumber Daya Manusia dalam meningkatkan daya saing, sama- membahas tentang peningkatan karyawan Sumber daya dalam menigkatkan daya saing perusahaan.
Perbedaan focus penelitian dari jurnal yang disusun oleh Mochtar dengan peneliti yaitu, focus penelitian yang yang ditulis olek Mochtar lebih kepada pengembangan sumber daya manusia dalam organisasi sekolah. Terfokus pada siswa yang mengikuti
2 Mochtar, “Analisis Strategi Perencanaan Sumber Daya Manusia Dalam Rangka Peningkatan Daya Saing Pada MAN Kota Kediri”. (Jurnal Ilmu Manajemen, 2012).
organisasi pada MAN Kediri.Sedangkan peneliti lebih terfokus kepada perusahaan.Cara agar bagaimana sumber daya manusia perusahaan bisa menigkatkan kinerja perusahaan sehingga meningkatkan daya saing perusahaan.
3. Jurnal oleh Nur Dkk, Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia dan Daya Saing Terhadap Kinerja Organisasi studi kasus pada Koperasi Anugrah Mega Mandiri Manado.3
Menelaah terkait dengan proposal penelitian yang peneliti susun dengan jurnal yang dibuat oleh Nur dkk bahwa sama-sama membahas tentang peningktan daya saing perusahaan yang ditinjau dengan pengembangan sumber daya manusia.
Perbedaan focus penelitian yaitu jurnal yang dibuat oleh Nur dkk lebih memfokuskan penelitiannya terhadap karyawan koperasi.
Memfokuskan terhadap penerapan perusahaan terhadap daya saing perusahaan lain. Sedangkan peneliti lebih memfokuskan kepada strategi yang digunakan dalam meningkatkan sumber daya manusia untuk supaya membangun daya saing perusahaan.
F. Kerangka Teori
1. Pengertian sumber daya manusia
Pengembangan kinerja karyawan penting dilakukan dalam upaya meningkatkan kompetensi kinerja karyawan. Untuk
3Nur, “Pengaruh Kualitas Sumber Daya Manusia dan Daya Saing Terhadap Kinerja Organisasi studi kasus pada Koperasi Anugrah Mega Mandiri Manado”.(Jurnal, 2017)
meyiapkan karyawan dalam menghadapi persaingan globalisasi.
Oleh sebab itu setiap perusahaan mengadakan pengembangan sumber daya manusia tersebut.
Seperti telah kita ketahui bahwa pengembangan sumber daya manusia mempunyai suatu metode-metode yang telah ditetapkan dalam pengembangan perusahaan. Untuk itu lebih jelasnya terdapat beberapa pengertian dari pengembangan sumber daya manusia di antaranya:
Pengembangan Sumber Daya Manusia adalah suatu usaha untuk meningkatkan kemampuan teknis, teoritis, konseptual, dan moral karyawan sesuai dengan kebutuhan pekerjaan atau jabatan melalui pendidikan dan pelatihandan menurut Bella yang dikutip oleh Hasibuan pendidikan dan pelatihan sama dengan pengembangan yaitu merupakan proses peningkatan keterampilan kerja baik teknis maupun manajerial4. Pendidikan berorientasi pada teori, dilakukan dalam kelas, berlangsung lama, dan biasanya menjawab
Why.
Latihan berorientasi pada praktek, dilakukan dilapangan, berlangsung singkat, dan biasanya menjawabhow.
Pengembangan adalah pembelajaran yang melampaui pekerjaan saat ini dan memiliki fokus jangka
4Hasibuan, Melayu,Manjemen Sumber Daya Manusia, (PT. Bumi Aksara:
Jakarta, 2000), hal. 68
panjang5.Pengembangan sumber daya manusia merupakan kegiatan yang harus dilaksanakan oleh perusahaan agar pengetahuan (
knowladge)
, kemampuan (abality
), dan keterampilan mereka sesuai dengan tuntutan pekerjaan yang mereka lakukan.6Pengembangan merupakan suatu peroses jangka panjang yang mempergunakan prosedur sistematis dan terorganisasi dimana pegawai manajerial mempelajari konsep dan teori guna mencapai tujuan yang umum.7
Pengembangan Sumber Daya Manusia adalah usaha–usaha untuk meningkatkan kemampuan karyawan untuk menghadapi penugasan yaitu melalui: Pendidikan, Pelatihan8.
Berdasarkan pendapat beberapa pakar di atas, dapat disimpulkan bahwa pengembangan sumber daya manusia dalah usaha-usaha yang dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para karyawan di perusahaan. Usaha-usaha untuk meningkatkan kemampuan karyawan untuk menghadapi berbagai penugasan yaitu:
a) Pendidikan
5Mondy, Wayne,Manjemen Sumber Daya Manusia,Edisi Ke sepuluh, Jilid I,(Penerbit Erlangga: Jakarta), hal 210
6Saydam, Gouzali, 2006,Built In Training: Jurus Jitu Mengembangankan Propesionalisme Sumebrdaya Manusia, (PT. Remaja Rosdakarya: Bandung, 2006), hal. 21
7Mangkunegara, A.A Anwar Prabu, Manajemen Sumber Daya Manusia, (PT. Remaja Rosdakarya: Bandung, 2007), hal. 44
8Robert, Mathis.L dan Jackson, John H, Management Resosuse:
Manajeme
Sumber Daya Manusia, (Salemba Empat: Jakarta, 2002), hal. 24
Pendidikan adalah berhubungan dengan peningkatan pengetahuan umum dan pemahaman atas lingkungan kita secara menyeluruh.9
Pendidikan/ belajar (
learning
) adalah tindakan yang dilakukan oleh pihak karyawan dalam upaya menguasai, keterampilan, pengetahuan, dan sikap tertentu yang mengakibatkan perubahan yang realtif bersifat permanen dalam perilaku kerja mereka.10Sedangkan Pendidikan menurut Undang -Undang Nomor 2 Tahun 1989 adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui bimbingan, pengajaran dan/atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang.Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa pendidikan merupakan usaha-usaha untuk membina kepribadian dan mengembangkan sumber daya manusia melalui bimbingan, pengajaran dan/atau latihan untuk meningkatkan pengetahuan umum dan pemahaman atas lingkungan kita secara menyeluruh.
b) Pelatihan
Pelatihan adalah suatu proses dimana orang-orang mencapai tujuan organisasi melalui tahap penilaian,
9Hasibuan, Melayu,Manjemen Sumber Daya Manusia, (PT. Bumi Aksara:
Jakarta, 2000), hal. 69
10Ruky, Achmad S,Berkualitas Mengubah Visi Menjadi Realitas:
Pemdekatan Praktis Untuk Memproleh dan Mengembangakan Sumber
Daya Manusia Berkualitas Dalam Organisasi, (PT. Gramedia Pustaka Utama:
Jakarta. 2006)
implementasi dan evaluasi11. Pelatihan adalah usaha untuk memperbaiki kinerja karyawan pada suatu pekerjaan tertentu yang sedang menjadi tanggung jawabnya, atau suatu pekerjaan yang ada kaitannya dengan pekerjaannya12.Sedangkan pelatihan adalah aktivitas yang dirancang untuk pembelajaran, pengetahuan, dan keterampilan yang dibutuhkan untuk pekerjaan saat ini13. Berdasarkan pendapat para pakar di atas, maka pengertian pelatihan adalah suatu proses di dalam perusahaan untuk memperbaiki kinerja karyawannya.
2. Pengembangan suber daya manusia
Pengembangan Sumber Daya Manusia bertujuan dan bermanfaat bagi perusahaan, karyawan, konsumen, atau masyarakat yang mengkonsumsi barang atau jasa yang dihasilkan perusahaan14 (Mondy, 2008: 213). Tujuan pengembangan hakikatnya menyangkut hal–hal berikut:
1. Produktivitas Kerja
Dengan pengembangan, produktivitas kerja karyawan akan meningkat, kualitas an kuantitas produksi semakin baik, karena
technical skill, human skill,
danmanagerial skill
11Robert, Mathis.L dan Jackson, John H, Management Resosuse:
Manajeme
Sumber Daya Manusia, (Salemba Empat: Jakarta, 2002), hal. 5
12Games Cardoso Fausino, Manajemen Sumber Daya Manusia, Cetakan ke Tiga, (PT. Bumi Aksara: Jakarta, 2000), hal.5
13Ibid…,
14Ibid ..,h. 213
karyawan yang semakin baik 2. Efisiensi
Pengembangan karyawan bertujuan untuk meningkatkan efisiensi tenaga, waktu, bahan baku, dan mengurangi ausnya mesin-mesin. Pemborosan berkurang, biaya produksi relatif kecil sehingga daya saing perusahaan semakin besar.
3. Kerusakan
Pengembangan karyawan bertujuan untuk mengurangi kerusakan barang, produksi, dan mesin-mesin karena karyawan semakin ahli dan terampil dalam melaksanakan pekerjaannya.
4. Kecelakaan
Pengembangan bertujuan untuk mengurangi tingkat kecelakaan karyawan, sehingga jumlah biaya pengobatan yang dikeluarkan perusahaan berkurang
5. Pelayanan
Pengembangan bertujuan untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik dari karyawan kepada nasabah perusahaan, karena pemberian pelayanan yang baik merupakan daya penarik yang sangat penting bagi rekan-rekan perusahaan bersangkutan.
6. Moral
Dengan pengembangan, moral karyawan akan lebih baik
karena keahlian dan keterampilannya sesuai dengan pekerjaannya sehingga mereka antusias untuk menyelesaikan pekerjaannya lebih baik.
7. Karier
Dengan pengembangan, kesempatan untuk meningkatkan karier karyawan semakin besar, karena keahlian, keterampilan, dan prestasi kerjanya lebih baik.Promosi ilmiah biasanya didasarkan kepada keahlian dan prestasi kerja seseorang.
8. Konseptual
Dengan pengembangan, manajer semakin cakap dan cepat dalam mengambil keputusan yang lebih baik, karena
technical skill,
danmanajerial skill
nya lebih baik.9. Kepemimpinan
Dengan pengembangan, kepemimpinan seorang manajer akan lebih baik,
human relation-
nya lebih luwes, motivasinya lebih terserah sehingga pembinaan kerja sama vertical dan horizontal semakin harmonis.10.Balas Jasa
Dengan pengembangan, balas jasa (gaji, upah insentif, dan
benefits
) karyawan akan meningkat karena prestasi kerja yang semakin besar.11.Konsumen
Pengembangan karyawan akan memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat konsumen karena mereka akan memperoleh barang atau pelayanan yang lebih bermutu. Prinsip pengembangan adalah peningkatan kualitas dan kemampuan bekerja karyawan.Program pengembangan adalah suatu jenis rencana yang konkret karena di dalamnya sudah tercantum sasaran, kebijaksanaan, prosedur, anggaran, dan waktu pelaksanaannya jelasnya suatu program sudah pasti dilakukan.Supaya pengembangan ini mencapai hasil yang baik dengan biaya relatif kecil hendaknya terlebih dahulu ditetapkan program pengembangan.
Dalam program pengembangan harus dituangkan sasaran, kebijaksanaan prosedur, anggaran, peserta, kurikulum, dan waktu pelaksanaannya. Program pengembangan harus berprinsipkan pada peningkatan efektivitas dan efisiensi kerja masing–masing karyawan pada jabatannya. Program pengembangan suatu organisasi hendaknya diinformasikan secara terbuka kepada semua karyawan atau anggota supaya mereka mempersiapkan dirinya masing-masing.
3. Peningkatan daya saing a. Daya saing
Daya saing adalah suatu keunggulan pembeda dari yang lain yang terdiri dari
comparative advantage
(faktor keunggulankomparatif) dan
competitive advantage
(faktor keunggulan kompetitif).b. Apa kriteria dikatakan meningkat
Criteria dikatakan meningkat apabila omset atau keahlian semakin baik kedepan.
4. Hubungan Kualitas Sumber Daya Manusia Dengan Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan ekonomi mengandung dua arti yaitu, pengertian pertama yang diartikan sebagai pertumbuhan ekonomi digunakan untuk menggambarkan bahwa suatu perekonomian telah mengalami perkembangan ekonomi dan mencapai taraf kemakmuran yang lebih tinggi.Pengertian kedua merupakan tujuan dalam mendapatkan gambaran atas permasalahan ekonomi yang dihadapi dalam jangka panjang.Masalah jangka panjang perekonomian makro adalah masalah pertumbuhan. Masalah ini mengenai bagaimana kita menyetir perekonomian agar ada keserasian antara pertumbuhan penduduk,pertambahan kapasitas produksi dan tersedianya dana untuk investasi.
Sedangkan, menurut Suryana Pertumbuhan Ekonomi diartikan sebagai kenaikan GDP (
Gross Domestic Product
) tanpa memandang kenaikan tersebut lebih besar atau lebih kecil dari pertumbuhan penduduk yang terjadi, serta tanpa memandang apakah terjadi perubahan dalam struktur perekonomiannya atautidak.
Aspek pertumbuhan ekonomi memegang peranan terpenting selaku indikator pembangunan suatu negara.Bahkan tidak jarang pertumbuhan ekonomi diidentikkan pula dengan kesejahteraan dan tingkat kehidupan.Sebagian besar darikomponen pertumbuhan ekonomi ini berorientasi terhadap aspek konsumsi dari perkiraan pendapatan nasional. Komponen konsumsi ini dianggap lebih penting daripada komponen pendapatan, karena komponen ini secara langsung akan mempunyai pengaruh besar terhadap tingkat kehidupan masyarakat.15
Perhitungan tingkat pertumbuhan ekonomi suatu negara/daerah didapat dengan membandingkan produksi nasional bruto (GNP) dari tahun ke tahun. Dari perhitungan ini akan di dapat angka yang menggambarkan tingkat kemajuan aktivitas perekonomian suatu negara.
Badan Pusat Statistik (BPS) menjelaskan bahwa Produk Domestik Bruto (PDRB) adalah jumlah barang dan jasa akhir yang dihasilkan oleh berbagai unit produksi disuatu daerah tertentu dan dalam jangka waktu tertentu. PDRB dapat di gunakan sebagai indikator :
1. Tingkat pertumbuhan ekonomi suatu daerah.
15Suryana, (1sep 2008).Ekonomi Diartikan Sebagai Kenaikan GDP (Gross Domestic Product).
2. Tingkat pertumbuhan perkapita.
3. Perubahan atau pergeseran struktur perekonomian suatu daerah .
4. Tingkat inflasi dan deflasi.
5. Tingkat kemakmuran penduduk.
6. Secara konseptual pertumbuhan ekonomi suatu negara menunjukkan suatu perkembangan kegiatan ekonomi dari satu periode ke periode berikutnya.
Kegiatan ekonomi yang dimaksud akan menghasilkan
output
(pendapatan). Sehingga pertumbuhan ekonomi pada dasarnya menunjukkan perkembanganoutput
dari periode ke periode berikutnya. Guna mencapai tingkatoutput
tersebut dibutuhkan akumulasi modal yang sesuai dengan tingkat output yang diinginkan. Pertumbuhan ekonomi dalam pengertian ini secara matematis dapat diturunkan dari persamaan berikut (Meir dan James,): diasumsikanoutput
merupakan fungsi dari modal(physical capital dan human capital
.Investasi sumber daya manusia menjadi lebih penting peranannya dalam pembangunan.Hal ini karena kegiatan dalam akumulasi modal fisik dapat mengakibatkan penambahan hasil yang menurun dalam penggunaan modal
(marginal diminishing
return of capital),
sedangkan pembangunan membutuhkan kelangsungan dalam jangka panjang.Sehingga adanya investasisumber daya manusia dapat meningkatkan kemajuan teknologi yang pada akhirnya dapat menimbulkan kenaikan produktivitas penduduk.
Sumber daya manusia yang berkualitas bagi negara sedang berkembang merupakan faktor penting dalam upaya untuk mengejar ketertinggalan pembangunan dengan negara lain. Era informasi dan teknologi yang berkembang dewasa ini semakin membuktikan bahwa penguasaan, teknologi yang baik akan berdampak padakualitas maupun kuantitas pembangunan itu sendiri. Agar teknologi dapat dikuasai, maka dibutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas. Dalam kontek proses produksi, maka adanya penguasaan teknologi yang baik, maka akan mendorong terjadinya inovasi teknologi. Inovasi teknologi tersebut pada akhirnya dapat menyebabkan penemuan produk - produk baru dan cara produksi yang lebih efisien.
Menurut Manurung, pertumbuhan ekonomi sangat penting dan dibutuhkan. Sebab tanpa pertumbuhan tidak akan terjadi peningkatan kesejahteraan, kesempatan kerja, produktivitas dan distribusi pendapatan. Pertumbuhan ekonomi juga penting untuk mempersiapkan perekonomian menjalani tahapan kemajuan selanjutnya.16
16Manurung, (2008; 136-137).Pertumbuhan Ekonomi Sangat Penting Dan Dibutuhkan.
G. Metode Penelitian
1. Pendekatan penelitian
Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu.
Berdasarkan hal tersebut terdapat empat kata kunci yang perlu diperhatikan yaitu : cara ilmiah, data, tujuan dan kegunaan. Cara ilmiah berarti kegiatan penelitian itu didasarkan pada cirri-ciri keilmuan, yaitu rasional, empiris, dan distematis. Rasional berarti kegiatan penelitian itu dilakukan dengan cara-cara yang masuk akal, sehingga terjangkau oleh penelaran manusia. Empiris berarti cara- cara yang dilakukan itu dapat diamati oleh indra manusia , sehingga orang lain dapat mengamat dan mengetahui cara-cara yang digunakan.
Pada penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif. Dimana menurut Sugiyono, pendekatan kualitatif adalah pendekatan yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah, dimana peneliti adalah sebagai instrument kunci.17
Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan
17Sugiono,metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R & D, ( Bandung : ALFABETA, 2014), hal. 9
penelitian kualitatip dengan jenis studi kasus.Dimana metode penelitian studi kasus ini meneliti suatu kasis atau fenomena tertentu yang ada dalam masyarakatyang dilakukan secara mendalam untuk mempelajari letar belakang, keadaan atau intraksi yang terjadi.Studi kasus dilakukan pada suatu kesatuan sistem yang bisa berupa suatu program, kegiatan, peristiwa, atau sekelompok individu yang ada pada keadaan atau kondisi tertentu.
Penelitian yang dilakuakan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kualitas kinerja karyawan dan untuk mengetahui peranan sumber daya manusia terhadap daya saing Cika Aesthettic Interior dengan menggunakan pendekatan kualitatip dengan jenis studi kasus. Dengan demikian menurut peneliti jenis penelitian ini dapat menghasilkan data berupa kalimat-kalimat yang berasal sari objek yang diteliti.
Alasan peneliti memilih pendekatan kualitatip dengan jenis studi kasus ini adalah untuk melihat kodisi kualitas kinerja karyawan dan untuk mengetahui peranan kinerja karyawan terhadap daya saing dari perusahaanCika Aesthettic Interior.
2. Kehadiran peneliti
Kehadiran peneliti merupakan hal yang harus ada dalam penelitian kulaitatif dimana kehadiran peneliti merupakan instrument utama dalam sebuah penelitian.Kehadiran peneliti dalam penelitian yang dilakukan brtujuan agar peneliti terjun secara
langsung ke lokasi penelitian agar dapat mengumpulkan semua data yang diperlukan dalam penelitian disaat penelitian dilakukan.
Berkaitan dengan hal tersebut, peneliti berusaha berusaha untuk menjalin komunikasi yang baik terlebuh dahulu dengan informan yang akan menjadi suberutk mendapatkan data dalam penelitian ini. Sebelum melakukan penelitian, peneliti terlebih dahulu menguhungi suber data yang terdapat di lokasi penelitian.
Dalam pelaksanaan penelitian, penelitian dilakukan secara bertahap.
Tahapan yang dilakukan adalah : a. Tahap persiapan
Pada tahap persiapan ini, peneliti mempersiapkan segala sesuatu yang akan dibutuhkan dalam proses penelitian, seperti memperoleh rekomendasi surat izin penelitian dari Fakultas Syari’ah UIN Mataram serja dinas atau lembaga-lembaga yang terkait. Selian itu peneliti juga mempersiapkan pertanyaan- pertanyaan yang akan diajukan pada inporman dalam proses penelitian serta menentukan siapa saja yang akan dijadikan sebagai informan untuk memperoleh data yang dibutuhkan b. Tahap pelaksanaan
Setelah melakuakn persiapan, tahap selajutnya adalah tahap pelaksanaan penelitian, pada tahapan ini peneliti terjun langsung ke lapangan untuk mendapatkan data yang dibutuhkan.
Dalam tahap ini peneliti melakuakn wawancara kepada pihak-
pihak yang telah ditentukan sebelumnya untuk dijadikan sebagai informan dalam penelitian yang dilakukan.
c. Tahapan penulisan laporan
Tahapan selanjutnya adalah tahapan penulisan laporan.
Dalam tahapan ini peneliti akan melaporkan hasil penelitiannya yang dilakuakn sesuai dengan kondisi yang telah ditemukan dilapangan.
3. Lokasi penelitian
Penelitian ini dilakukan di sebuah perusahaan yang bernama Cika Aesthettic Interior yang berada di desa Terotok kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur. Dimana dalam pemilihan lokasi penelitian, peneliti memiliki beberapa pertimbangan diantaranya adalah
a. Peneliti ingin melihat potensi Kiner Karyawan yang terdapat didaerah tersebu dikarenakan lokasi penelitian merupakan daerah tempat tinggal peneliti
b. Kondisi di lapangan yang sangat mendukung untuk melakukan penelitian mulai dari mudahnya akses untuk mendapatkan izin melakukan poenelitian
c. Sebagai salah satu modal bagi peneliti untuk mendapatkan informasi mengenai kondisi msyarakat disekitar temat tinggal siswa
4. Sumber data
Sumber data adalah sabjek dari mana data diperoleh.
Pengumpulan data dilakukan pada pada kondisi yang benar-benar terjadi dengan alami, sehingga adata yang diperleh merupakan ondisi yang sebenarnya dari lapangan, sumber data primer, dan teknik pengumpulan data lebih banyak diproleh dari hasil observasi dan wawancara dan juga dokumentasi. Peneliti sebagai instrument kunci berperan atau berfungsi untuk memilih informasi sebagai sumber data penelitian
Untuk mendapatkan data yang valit dan obyektif terhadap apa yang diteliti, maka dipandang perlu untuk menjelaskan sumber data sekaligus karakteristiknya serta jenis datanya akan di gali dari informasi yang benar-benar dapat di jamin. “Sumber data adalah subjek di mana data tersebut dpat diperoleh”.Data-data yang diperoleh dalam penelitian ini didapatkan melalui informasi yang dipilih sebagai subjek penelitian yaitu sumber yang di duga kuat memiliki pemahaman dan pengetahuan baik secara langsung maupun tidak langsung.18Dalam penelitian ini sumber data yang di butuhkan ada dua macam yakni :
a. Data perimer yaitu data yang diperoleh dari hasil wawancara dengan objek penelitian dari sumber atau data yang hanya dapat kita peroleh dari sumber asli atau pertama. Data perimer harus
18Ibid..., h. 107.
diperoleh secara langsung dengan cara mengambil dari sumber aslinya melalui narasumber yang tepat dan yang kita jadikan responden dalam penelitian. Adapun menjadi data perimer dalam penelitian ini adalahCika Aesthettic Interior.
b. Data Skunder yaitu data yang sudah tersedia sehingga kita tinggal mencari dan mengumpulkan, data skunder dapat kita peroleh dengan lebih mudah dan lebih cepa karna sudah tersedia misalnya arsip dan dokumentasi.19
5. Teknik pengumpulan data
Metode pengumpulan data merupakan suatu cara yang dipergunakan dalam upaya memperoleh dan mengumpulkan data yang diperlukan dalam penelitian. Dalam hal ini peneliti harus mampu menentukan metode apa yang tepat di pergunakan untuk mengumpulkan data.20 Dalam penelitian ini metode yang akan di pergunakan ialah :
a. Metode observasi
Metode obdervasi biasanya juga disebut dengan metode pengamatan ini adalah sebuah metode yang digunakan dalam sebuah penelitian utnuk mengamati bojek penelitian. Observasi juga merupakan sebuah proses yang tersusun dari merbagai
19Data Primer dan Skunder, http://www.nagabiru86` blog/diambil tanggal 12 Juni 2012 pukul 19.20. WITA
20Lexy J. Moleong,Metodologi...,h. 186
proses psikologis21. Metode observasi atau pengamatan ini dilakuakn untuk menilai tingkah laku atau perbuatan manusia sesuai dengan kejadian yang sebenar-benarnya terjadi dilapangan. Dengan menggunakan metode ini peneliti melakauakn pengamatan secata sistematis terhadap kariawan- kariawan perusahaan Cika Aesthettic Interior Lombok Timur Kecamatan Wanasaba Desa Terotok
b. Metode Wawancara (Interview).
Wawancara adalah percakapan dengan maksut tertentu.Percakapan tertentu dilakukan oleh dua orang atau oleh dua pihak pewawancara (
interviewe)
yang mengajukan pertanyaan dan terwawancara (interviewe)
yang memberikan jawaban atas pertanyaan itu.22Wawancara adalah sesuatu bagian terpenting dari bagian survei, tanpa wawancara peneliti akan kehilangan informasi yang hanya di peroleh dengan jalan bertanya langsung dengan respinden. Untuk itu metode wawancara adalah suatu percakapan yang di drahkan pada suatu masalah tertentu dan merupakan peroses tanya jawab secara lisan, di man dua orang
21Sugiono, Metodde..., hal. 145
22Ibid..., h. 186
atau lebih berhadapan secara fisik.23Secara garis besar ada dua macam bentuk wawancara yaitu :
1) Wawancara tidak langsung yaitu wawancara yang hanya memuat garis besar yang akan di tanyakan.
2) Wawancara langsung yaitu wawancara yang di susun secara langsung terperinci sehinga mempunyai check-list.24
Peneliti dalam rangka mewawancarai responden akan menggunakan jenis kedua yaitu wawancara secara langsung karna data yang di butuhkan dalam penelitian kualitatif ini harus mendalam. Sehingga data yang di peroleh benar - benar mendiskripsikan tentang Analisis Peranan Kinerja Karyawan Terhadap Peningkatan Daya Saing Perusahaan Cika Aesthettic Interior, Dalam menggunakan metode wawancara, data yang akan di peroleh adalah analisis peranan Kinerja Karyawan terhadap meningkatkan daya saing perusahaan Cika Aesthettic Interior.
c. Dokumentasi
Metode dokumentasi adalah setiap bahan tertulis atau film.25 Sedangkan menurut ahli lain bahwa “Dokumentasi yaitu mencari
23Ibid...,h. 216
24Ibid...,h. 216
25Ibid, h. 216
data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa arsip-arsip dan sebagainya.26
Metode dokumentasi ini peneliti gunakan untuk mengumpulkan data tertulis yang dapat memberikan keterangan yang sesuai dengan yang di butuhkan: data lokasi penelitian dan tentang analisis peranan kinerja karyawan dalam peningkatan daya saing perusahaanCika Aesthettic Interior.
Data - data tersebut diperoleh dariCika Aesthettic Interior di wilayah Wanasaba Kabupaten Lombok Timur.
6. Teknik analisis data
Analisa adalah peroses yang merinci usaha secara pormal untuk menemukan tema dan merumuskan ide seperti yang disarankan oleh data sebagai usaha untuk memberikan bantuan pada tema dan ide. Setelah semua data yang dibutuhkan terkumpul dalam penulisan skripsi, maka langkah selanjutnya adalah menganalisa data dengan caramembandingkan dan menyatukan hasil-hasil wawancara, dokumentasi dan observasi sehingga kita bisa menganalisis data dengan baik. Dalam penelitian, analisa data merupakan bagian terpenting. Karna analisis inilah, data akan nampak mamfaatnya terutama dalam memecahkan masalah
26Suharsimi Arikunto, Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek (Jakarta: Rineka Cipta, 2002), h. 103
penelitian dan pencapaian tujuan akhir penelitian.
Analisa Data adalah “Peroses mengatur data, mengorganisasikannya dalam suatu kategori dan suatu uraian dasar.27Sedangkan menurut Bogdan dan Biklen, dalam Moleong, analisis data adalah “upaya yang dilakukan dengan jalan bekerja dengan data, mengorganisasikan data, memilah-milahnya menjadi satuan yang dapat di kelola, mensintesiskannay, mencari dan menemukan pola, menemukan apa yang penting dan apa yang tidak di pelajari, dan memutuskan apa yang dapat diceritakan kepada orang lain.28
7. Keabsahan data
Keabsahan data merupakan konsep penting yang diperbaharui dan konsep kesehahian (validitas) dan keandalan (realibitas) menurut versi positisvisme dan disesuaikan dengan tuntutan pengetahuan, keriteria dan pradigmanya sendiri. Keabsahan data bertujuan membuktikan bahwa apa yang diamati oleh peneliti sesuai dengan apa yang sesungguhnya ada dalam kenyataan dan sesuai kebenaran yang terjadi.29
Untuk memperoleh keabsahan data atau data yang valit dapat dilakukan dengan cara atau tekhnik-tekhnik antara lain :
27Ibid..., h. 103.
28Ibid..., h. 248.
29Ibid..., h. 331.
a. Perpanjangan keikutsertaan.
b. Ketekunan dan pengamatan.
c. Triangulasi.
d. Pemeriksaan sejawat.
e. Kecukupan refrensi.
f. Pengecekan.30
Dalam menguji keabsahan data yang diperoleh dari suatu penelitian, peneliti menggunakan tiga dari sembilan poin poin diatas adalah tringulasi, ketekunan dalam pengamatan dan kecukupan refrensi
a. Ketekunan Pengamatan.
Ketekunan pengamatan adalah menemukan ciri - ciri dan unsur-unsur dalam situasi yang sangat relevan dengan persoalan atau isu yang sedang dicari dan kemudian memudatkan diri pada hal - hal trsebut secara rinci. Dalam artian bahwa peneliti hendak mengadakan pengamatan dengan teliti dan rinci secara berkesinambungan terhadap faktor-faktor yang menonjol yaitu Analisa Peranan SDM Dalam Peningkatan
30Ibid..., h. 327
Daya Saing Perusahaan Cika Aesthettic Interior Lombok Timur Kecamatan Wanasaba Desa Terotok
b. Kecukupan Referensi.
Kecukupan refrensi adalah kelengkapan refrensi yang digunakan sebagai pendukung dalam penelitian baik berupa catatan atau penemuan.31Refrensi yang digunakan adalah bahan dokumentasi, catatan yang tersimpan, dengan refrensi tersebut peneliti dapat mengecek kembali data dan informasi yang dapat digunakan sebagai perbanding hasil yang diperoleh dari kritik yang telah terkumpul.
c. Triangulasi.
Triangulasi adalah pemeriksaan data, keabsahan data yang dengan memanfaatkan sesuatu yang lain. Diluar data itu untuk keperluan pengecekan atau sebagai pembanding terhadap data itu.Tekhnik tringulasi yang paling banyak digunakan ialah pemeriksaan melalui sumber lainnya sebagai pembanding terhadap data itu.dalam penelitian ini peneliti menggunakan dua dari triangulasi yang ada.32
1) Triangulasi Sumber Data.
31Ibid..., h. 330.
32Ibid..., h. 330.
Triangulasi sumber data dilakukan untuk medapatkan sejenis dari informasi atau sumber yang berbeda. Triangulasi data yang peneliti lakukan dengan cara membandingkan data hasil observasi dengan data wawancara.33
2) Triangulasi Metode.
Triangulasi metode dilakukan dengan menggunakan berbagai tekhnik pengumpulan data yang ditunjuk untuk memperoleh informasi yang serupa. Triangulasi metode yang serupa dilakukan, secara bersama dalam suatu kegiatan wawancara dengan responden.34
H. Sistematika Penulisan
BAB I PENDAHULUAN
Dalam bab ini membahas tentang permasalahn-permasalahan yang terjadi dalam masyarakat sehingga menimbulkan sebuah permasalahan yang akan diteliti dan melahirkan sebuah judul penelitan.
Hal-hal yang terkait dengan itu juga seperti konteks dari penelitia, fokus penelitian yang disajikan dalam bentuk sebuah pernyataan, tujuan penelitian, manfaat penelitian, telaah pustaka, kerangka teori, ruang
33Ibid..., h. 330-331
34Ibid..., h. 331
lingkup penelitian serta setting penelitian, metode penelitian dan sistemmatika penulisan kemudian diakhiri dengan rencana jadual kegiatan penelitian.
BAB II PAPARAN DATA DAN TEMUAN
Pada bab ini berisikan tentang paparan data dan juga temuan penelitian yang telah ditemukan dalam proses penelitian. Adapaun tenuan dari data hasil penelitian antara lain adalah gambaran umum tentang lokasi penelitian dan juga peranan kinerja karyawan dalam meningkatkan daya saing perusahaan Cika Aesthettic Interior Lombok Timur Kecamatan Wanasaba Desa Terotok
BAB III PEMBAHASAN
Pada bab pembahasan ini berisikan tentang pembahasan mengenai inti dari penelitian yang dilakukan oleh peneliti. Peneliti menguraikan tentang kinerja dari kariawan perusahaan Cika Aesthettic Interior Lombok Timurdalam melayani konsumen dan juga peranaan kinerja karyawan terhadapa peningkatan daya saing Cika Aesthettic Interior Lombok Timur Kecamatan Wanasaba Desa Terotok.
BAB IV PENUTUP
Pada bab ini, menguraikan tentang kesimpulan yang didapatkan oleh peneliti dalam proses penelitian yang bersumber dari pembahasan dan juga menjawab pertanyaan- pertanyaan yang terdapat dalam fokus penelitian. Selian itu pada bab ini juga berisikan tentang saran-saran yang diberikan oleh peneliti untuk peneliti-peneliti
selanjutnta sehingga diharapkan nantinya peneliti selajutnya dapat melakukan penelitian yang lebih baik dari peelitian ini
BAB II
PAPARAN DATA Dan TEMUAN
A. Gambaran Umum Lokasi Penelitan 1. Sejarah berdirinya perusahaan
Pada tahun 2007 sampai dengan tahun 2009 bapak Dinar
bekerja sebagai dravter desain interior di PT. Konsipto Indo Kreas.
Pada akhir tahun 2009 tepatnya pada bulan September bapak Dinar memilih untuk risain dari tempat kerjanya dan bekerja sebagai tenaga desain interior freelent sampe tahun 2011.Kemudian pada tahun 2011 tepatnya bulan agustus bapak Dinar kembali bekerja di PT.Konsipto Indo Kreasi Jakarta Selatan sebagai tenaga kerja super vaeser sekaligus desain interior hingga tahun 2013.
Pada tahun 2013 sekitar antara bulan September dan Oktober .memutuskan untuk keluar dari PT. Konsipto Indo Kreasi, dan memulai karir di Lombok Timur tepatnya di Dusun Terutuk Desa Wanasaba Daya Kecamatan Wanasba Kabupaten Lombok Timur, sebagai desain sekaligus kontraktor desainer interior, pekerjaan pertama adalah mendesain sebuah rumah tinggal diantaranya pada ruang keluarga, mini bar, dan ruang tamu serta ruang karaoke, sejak saat . melanjutkan untuk mengerjakan order dari beberapa orang Costumer yang merupakan masih memiliki hubungan darah dengan . yang salah satunya dari UD.Sinar Rinjani . mengerjakan ruang kerja untuk bagian kepala penggilingan padi, kemudian dirumah tinggal pimpinan UD.Sinar Rinjani Pak H.Abdul Wahid . mengerjakan ruang santainya diantarnya, panel, meja tv, dan beberapa bagian di kediaman beliau, selanjutnya menerima pekerjaan dari teman-teman setelah mengerjakan pesenan dari teman-teman.
Dari bebrapa pesanan yang telah selesai saya kerjakan ternya para kastemer menbgunggah hasilnya si sosmed mereka masing- masing dari sejak itu, nama bapak Dinar dikenal sebagai seorang desain interior
Dari saat itu bapak Dinar memutuskan untuk membangun usahanya sendiri dibidang desain interior.Usahanya sendiri dimulai sekitar awal tahun 2015.Dari sejak itu bapak Dinar merekrut bebrapa orang untuk membantunya adalam mengerjakan peroyek- proyeknya dengan memanfaatkan orang-orang yang ada disekitarnya. Dari awal berdirinya, bapak dinar sudah meiliki 3 kariawan tetap dan 2 orang sebagai cadangan apabila dibutuhkan.
Samapai saat ini bapak dinar masih melakukan pekerjaannya masih dengan format yang sama dari pertama kali berdiri.
Dari sejak berdiri, banyak menerima pekerjaan di kota mataram dan kota selong diantaranya rumah tinggal di beberapa perumahan- perumahan bersubsidi seperti Di Royal Zam-Zan 2, Royal Zam-Zam Plamboyan, Sucipto Resident, Grend Muslim, dan beberapa rumah tinggal pribadi non perumahan salah satunya di daerah Kekalek di jln. Dodokan nomor 4, yang kebetulan Onernya bapak Kasat POLPP Nusa Tenggara Barat, selain itu . juga dapat pesanan dari beberapa mitra-mitra yang pegawai BUMN di Bank Mandiri, untuk tahun 2019 ini . juga masuk ke beberapa temen costumer yang berada di PT.
Pos Indonesia.
2. Visi dan misi a. VISI
Sebagai perusahaan yang baik tentu saja perusahaan harus memiliki visi yang baik.Oleh karena itu perusahaan memiliki visi
“membangkitkan rasa menghargai sebuah karya seni masyarkat”.
b. MISI
Ssebuah perusaan yang baik juga tentu harus memiliki misi yang tepat untuk membangan perusahaan menjadi lebih baik.Maka perusahaan Cika Aesthettic Interior memiliki misi “Membangun kesadaran dan kecintaan terhadap karya seni”.
3. Struktur organisasi perusahaan Cika Aesthettic Interior Lombok Timur Kecamatan Wanasaba Desa Terotok35
4. Data karyawan
35Dokumentasi bagan organisasi cika aesthattic interior Asisten pengawas
KADRI Pengawas Karyawan
M. HUSBANI
Karyawan 1
Deni Emilia Wadi Karyawan 3
Muhaimi Karyawan 2
Taufiqurrahma
Ketua
Bapak Dinar
Tabel 2.1 data karyawanCika Aesthettic Interior N
o
Nama Pendidikan terakhir
1 Kadri SMA
2 M Husbni SMA
3 Deni Emilia wadi SMK
4 Muhaimi MA
5 Taufiqurrahman SMK
5. Tugas dan fungsi dari masing-masing struktur organisasi a. Ketua
Dalam hal ini ketu dari perusahaan Cika Aesthettic Interior adalah bapak Dinar, bapak dinar selaku pimpinan sekaligus pemiliki perusahaan berperan atau bertanggung jawab penuh terhadap pekerjaan dan juga karyawan.
b. Asisten Pengawas
Asiten pengawas berperan sebagai penanggung jawab terhadap kebutuhan yang harus didapatkan oleh karyawan dan juga bertanggung jawab terhadap penggunaan bahan-bahan yang digunakan untuk menyelesaikan sebuah proyek yang dikerjakan.
c. Pengawas karyawan
Pengawas karyawan dalam hal ini berperan sebagai
penanggung jawab terhadap karyawan. Dalam menjalankkan sebuah produk pengawas karyawan berperan mengawasi pekerjaan dari karyawan dan juga mencarikan karyawan baru jikala karyawan yang tersedia dirasa kurang dalam mengerjakan sebuah produk.
d. Karyawan
Karyawan disini berepran sebagai pelaksana dari sebuah proyek yang telah disepakati oleh ketua.
6. Produk-produk yang diterima oleh perusahaan Cika Aesthettic Interior
Adapun proyek-proyek yang bisa dikerjakan oleh perusahann Cika Aesthettic Interior antara lain sebagai berikut :
a. Pembuatan rumah tinggal, pembuatan rumah tinggal ini dimulai dengan desain rumah yang disesuaikan dengan keinginan pemilik rumah, perencanaan biaya yang akan d butuhkan, samapi pada tahap pembangngunan
b. Renovasi beberapa bagian rumah, selain pembuatan rumah tinggal perusahaan Cika Aesthettic Interior juga menerima pesanan untuk merenovasi beberapa bagian dari rumah seperti renovasi kamar tamu, ruang kerja, ruang makan, kamat tidur, dapur, kamar mandi dan lain sebagainya. Dalam pelaksanaannya tentu saja disesuaikan terlebih dahulu dengan pemilik rumah.
c. Pembangunan puskesmas dan klinik, selain mendesain rumah tinggal perusahaan Cika Aesthettic Interior juga menerima pesanan untuk pembangnunan puskesmas dan klinik
d. Penyediaan bahan bangunan, perusahaan Cika Aesthettic Interior juga menyediakan semua jenis bahan bangunan yang di butuhkan dalam pembanganuan
e. Desain bangunan, selain menerima pesanan pembangunan, perusahaan Cika Aesthettic Interior juga menerima pesanan untuk hanya samapi pada tahapan mendesain dan merencanakan biaya yang dibutuhkan dalam pembangunannya.
7. Letak geografis perusahaan Cika Aesthettic Interior36
Perusahaan Cika Aesthettic Interior terletak di sebuah desa yang bernama desa Terotok, tepatnya di kecamatan Wanasaba, Lombok Timur. Letak geografis kantor ini sangat strategis dikarenakan berada di pinggir jalan raya utama yang menghubungkan antara Sumbawa dan Lombok serta berada tengah pemukiman warga.
Pendirian perusahaan juga tidak merugikan warga sekitar, bahkan dalam pelaksanaannya perusahaan juga memanfaatkan tenaga warga sekitar jika dibutuhkan dalam penyelesaian proyek.
Adapaun batasan-batasan dari perusahaan Cika Aesthettic Interior
36Dokumentasi letak geogafis perusahaan Cika Aesthettic Interior, Wanasaba 15 Oktober 2019
adalah :
a. Sebelah utara : Pemukiman Warga b. Sebelah selatan : Sawah Milik Warga c. Sebelah timur : Kantor Camat Wanasaba
d. Sebelah barat : Sekolah SMP Negeri Wanasaba
8. Kondisi dan situasi pisik perusahaan Cika Aesthettic Interior37
Perusahaan Cika Aesthettic Interior memiliki kondisi bangunan yang berlanatai dua, diaman pada bangunan lantai satu dijadikan sebagai tempat pempuatan suatu projek seperti kamar tamu, ruang makan, kamar tidur, dapur, dan mini bar dan sebagainya.
Sedangkan dilantai dua dijadikan sebagai tempat tinggal dan sekaligus kantor.
B. Bagian-bagian projek dan pemasaran perusahaan Cika Aesthettic Interior
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan oleh peneliti dengan bapak Dinar selaku pemilik dari perusahaan Cika Aesthettic Interior, beliau menyampaikan bahawa tekniuk pemasaran yang dilakukan masih menggunakan sosmed peribadi yang dimiliki oleh beliau dan juga dari postingan-postingan dari para pelanggan yang telah dikerjakan sebelumnya.
37Dokumentasi, kondisi dan situasi fisik perusahaan, Wanasaba 15 Oktober 2019
Perusahaan belum menggunakan tenaga seles untuk mempromosikan perusahaan mereka dikarenakan menurut bapak Dinar tenaga seles belum terlalu dibutuhkan dan juga belum sempat terfikir untuk menggunakannya.
1. Data proyek yang telah dikerjakan
Untuk lmengetahui progress yang terjadi padaperusahaan Cika Aesthettic Interior peneliti meminta sedikit gambaran mengenai proyek-proyek yang te;ah dikerjakan oleh perusahaan Cika Aesthettic Interior.
Tabel 2.2 proyek yang telah dikerjakan oleh perusahaan Cika Aesthettic Interior
No Tanggal pelaksanaan
Proyek Modal Keuntunga
n 1 September 2014 Desain rumah tinggal,
ruang belajar, mini bar, ruang karaoke
87 juta 29 juta
2 Desember 2014 Ruang kerja 23 juta 8 juta 3 Desember 2014 Apotik klinik Hamzar 16 juta 4 juta 4 Februari 2015 Desain interior gueses
house
18 juta 7 juta
- Ruang tidur utama
- Ruang tidur anak
- Mini bar
- Ruang keluarga 5 Maret 2015 Work shit dosen stikes
hamzar
22 juta 9 juta
6 Juni 2015 Pembuatam kichen set 6 juta 3 juta 7 Agustus 2015 Desain interior rumah
tinggal
- Ruang keluarga - Ruang tamu - Mini bar
19 juta 8 juta
8 September 2015 Desain interior kantor bertema Victoria
22 juta 12 juta
9 Oktober 2015 Pembuatan
- lemari dapur - Lemari baju
6 juta 2,5 juta
10 November 2015 Desain interior rumah bohemian
55 juta 23 juta
11 Maret 2016 - ruang keluarga - mini bar
12 juta 6 juta
12 April 2016 Pembuatan partisi ruang karaoke
16 juta 7,5 juta
13 Mei 2016 Pembuatan dapur
minimalis
13 juta 5 juta
14 Agustus 2016 Pembuatan kichen set 6 juta 3 juta 15 Desember 2016 Desain intertior kamar
tidur
4 juta 1,5 juta
16 Janurai 2017 Pembuatan partisi ruang karaoke
17 juta 9 juta
17 Ferbuari 2017 Ruang kerja dosen UGR
55 juta 22 juta
18 Maret 2017 Proyek perencanaan dan pengawasan rumah tinggal
200 4 juta
19 April 2017 Pembuat partisi ruangan
6 juta 2,5 juta
20 Agustus 2017 Pembuatan kichen set 6 juta 3 juta 21 September 2017 Desain interior ruang
tidur utama, ruang tidur anak
9 juta 4 juta
22 Oktober 2017 Mini bar, dapur, ruang keluarga
8 juta 3 juta
23 November 2017 Ruang kerja 20 juta 8 juta
24 Desembver 2107
Apotik 16 juta 5 juta
25 Januari 2018 Desain interior rumah tinggal, ruang kluarga, mini bar, partisi ruang karaoke
87 juta 29 juta
26 Februari 2018 Desain interior guese house
18 juta 7 juta
27 Maret 2018 Pembuatan tempat tidur, lemari baju
12 juta 5 juta
28 April 2018 Work shite 22 juta 9 juta
29 Mei 2018 Pembuat partisi
ruangan
6 juta 2,5 juta
30 Juni 2018 Pembuatan lemari tv, meja makan
9 juta 3 juta
31 Juli 2018 Desain interior rumah minimalis
30 juta 12 juta
32 Oktober 2018 Proyek perencanaan rumah tinggal
200 ribu 6 juta
33 Desember 2018 Desain interior ruang utama, tempat lemari
15 juta 4 juta
34 Januari 2019 Desain interior
- Ruang tidur
18 juta 7 juta
utama
- Ruang tidur anak
- Ruang keluarga
35 Februari 2019 Apotik 16 juta 4 juta
36 Juni 2019 Desain interior rumah tinggal
- Ruang keluarga - Mini bar
- Ruang karaoke
87 juta 29 juta
37 Juli 2109 Proyek perencanaan dan pengawasan rumah tinggal
200 ribu 6 juta
38 Agustus 2019 Pembuatan partisi ruangan
6 juta 2,5 juta
39 September 2019 Ruang pimpinan STKIP Hamzar
16 juta 5 juta
Jika dilihat dari proyek yang didapatkan oleh perusahaan, masih ada waktu-waktu kosong yang bisa digunakan utuk mengerjakan proyek lainnya.Menurut peneliti, perusahaan belum melakuakn promosi yang baik.Oleh karena itu masih banyak waktu-waktu kosong yang bisa diguanakan untuk mengerjakan proyek.
Sebagai bahan untuk promosi, menurut peneliti perusahaan juga butuh menggunakan pekerja-pekerja yang telah berpengalaman di bidangnya, sebagai bahan untuk menarik minat dan kepercayaan pelanggan. Jika menggunakan pekerja-pekerja yang telah teruji kualitasnya maka peneliti juga berkeyakinan perusahaan dapat meningkatkan keuntungan yang didapatkan.
2. Tingkat Pendidikan Dan Keadaan SDM
Menurut Ruky (2006) pendidikan/ belajar (
learning
) adalah tindakan yang dilakukan oleh pihak karyawan dalam upaya menguasai, keterampilan, pengetahuan, dan sikap tertentu yang mengakibatkan perubahan yang realtif bersifat permanen dalam perilaku kerja mereka38. Sedangkan Pendidikan menurut Undang- Undang Nomor 2 Tahun 1989 adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui bimbingan, pengajaran dan/atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang. Dari beberapa pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa pendidikan merupakan usaha-usaha untuk membina kepribadian dan mengembangkan sumber daya manusia melalui bimbingan, pengajaran dan/atau latihan untuk meningkatkan pengetahuan umum dan pemahaman atas lingkungan kita secara menyeluruh.Tingkat kinerja karyawan yang ada khususnya di desain interior,
38Ruky, Achmad S, Berkualitas Mengubah Visi Menjadi Realitas:Pemdekatan Praktis Untuk Memproleh dan Mengembangakan SumberDaya Manusia Berkualitas Dalam Organisasi, (PT. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta, 2006)
saya rasa belum begitu memenuhi persyaratan untuk bekerja di bidang desain interior, sehingga saya meminta teman-teman saya yang sudah memiliki kemampuan untuk membantu dalam mengajarkan atau mengalirkan ilmunya kepada karyawan yang saya miliki, saya bersyukur kepada karyawan yang saya miliki karna memiliki niat untuk belajar, jadi sementara ini beberapa karyawan yang kita miliki masih standar masih butuh pelatihan sehingga harus terus kita asah kemampuanya dalam mengerjakan projek- projek desain interior.
3. Bagaimana Kinerja Karyawan Cika Aesthetic Interior
Menurut Hasibuan tolak ukur kinerja pegawai (Birokrasi) ada 5 (lima) tolak ukur yaitu:
1. Kesetiaan
Kesetiaan, yaitu pengukur kesetian karyawan terhadap pekerjaannya, jabatanya, dan organisasi.Kesetian ini dicerminkan oleh kesediaan karyawan menjaga dan membela organisasi di dalam maupun di luar pekerjaan dari rong-rongan orang yang tidak bertanggung jawab.
2. Prestasi Kerja
Prestasi kerja, yaitu penilaian hasil kerja baik kualitas
maupun kuantitas yang dapat dihasilkan karyawan tersebut dari uraian pekerjaannya.
3. Kejujuran
Kejujuran dalam melaksanakan tugas-tugasnya, memenuhi perjanjian baik bagi dirinya maupun terhadap orang lain seperti kepada para bawahannya.
4. Kedesiplinan
Disiplin karyawan dalam memenuhi peraturan-peraturan yang ada dan melakukan pekerjaan sesuai dengan instruksi yang diberikan kepadanya.
5. Tanggung jawab
Tanggung jawab, yaitu kesediaan karyawan dalam mempertanggung jawabkan kebijaksanaan, pekerjaan, dan hasil kerja, sarana dan prasarana yang dipergunakan, serta prilakunya kerjanya.
Untuk teman-teman yang membantu pekerjan desain interior masalah kinerja sementara ini, saya melihat semangat mereka untuk belajar semakin hari semakin meningkat dan tentunya hasil pekerjaan semakin hari semakin baik untuk masalah kinerja, adapun kekurangan terhadap kinerja karyawan saya lengkapi saya ajar kepada mereka senidiri, dan untuk meningkatkan kinerja karyawan saya meminta kepada teman-teman sepropesi dengan saya untuk membantu pekerjaan desain interior.
C. Peningkatan kinerja karyawan terhadap daya saing perusahaan Cika Aesthettic Interior
1. Pengertian daya saing
Daya saing merupakan merupakan efisiensi dan efektifitas yangmemeiliki sasaran yang tepatdalam menentukan arah dan hasil sasaranyang ingin dicapai yang meliputi tujuan akhir dan proses pencapaianakhir dalam menghadapi persaingan.39 Begitu juga dalam teori daya saingmenurut Sumihardjo bahwa:
Kata daya dalam kalimata daya saing bermakna kekuatan, dan katasaing berarti mencapai lebih dari yang lain, atau beda dengan yanglain dari segi mutu, atau memiliki keunggulan tertentu. Artinyadaya saing dapat bermakna kekuatan untuk berusaha menjadi lebihbaik dari yang lain atau unggul dalam hal tertentu baik yangdilakukan seseorang, kelompok maupun institusi tertentu.40
Keunggulan bersaing merupakan kegiatan spesifik yangdikembangkan oleh seseorang, institusi, organisasi lain atau pesaingnya.Kata unggul dalam teori keunggul bersaing menurut Agus Rahayubahwa:
Keunggulan merupakan posisi relatif dari suatu organisasi terhadap organisasi lainnya, baik terhadap suatu organisasi, sebagai organisasi atau keseluruhan organisasi dalam suatuindustri atau posisi relatif seseorang sebagai pemimpin terhadap pemimpin lainnya.Padaperspektif pasar, posisi relatif tersebut pada umumnya berkaitan dengan nilai pelanggan (
customervalue
).Sedangkan dalam perspektif organisasi, posisi39Yulia, Strategi Membangun Brand Image Dalam Meningkatkan Daya Saing Lembaga Pendidikan, (Tesis,Universitas Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, 2016), hal.
49 40
Sumihardjo dan Tumar, Daya Saing Daerah Konsep Dan Pengukurannya Di Indonesia,
Yogjakarta: BPFE-Yogyakarta, 2002, hlm. 8
relatif tersebut pada umumnya berkaitan dengan kinerja organisasi yang lebih baik atau lebih tinggi.41
Dengan demikian dari pendapat Agus Rahayu dapat diambil suatu kesimpulan bahwa suatu organisasi termasuk sekolah, akan memiliki keunggulan bersaing atau memiliki potensi untuk bersaing apabila dapat menciptakan dan menawarkan nilai pelanggan yang lebih atau kinerjanya lebih baik dibandingkan dengan organisasi lainnya.
Istilah daya saing digunakan pada berbagai bidang seperti daya saing siswa dalam belajar, daya saing perusahaan, daya saing industri, daya saing ekonomi, sampai pada daya saing negara.
Semua istilah ini walaupun berbeda konteks tapi memiliki makna yang sama yaitu, usaha yang dilakukan setiap entitas untuk meningkatkan kualitasnya agar dapat bertahan dan mengembangkan diri diantara entitas lain dalam suatu lingkungan.
Dengan adanya pesaing memunculkan daya saing yang bernilai positif bagi kemajuan.Demi meningkatkan daya saing membuat orang meningkatkan kualitas diri dari berbagai sisi dan mencoba mengatasi kelemahan-kelemahan yang ada.Jika semua orang berlomba-lomba meningkatkan daya saing tentu sangat baik bagi kemajuan bersama. Kualitas hidup akan lebih baik dan ilmu pengetahuan akan semakin meningkat. Dapat disimpulkan
41Agus Rahayu, Strategi Meraih Keunggulan Dalam Industri Jasa Pendidikan (Suatu KajianManejemen Strategik),Bandung: Alfabeta, 2008, hlm 66
bahwasannya daya saing yaitu kemampuan untuk menunjukkan hasil lebih baik, lebih cepat atau lebih bermakna. Kemampuan yang dimaksud Sumiharjo dalam teori daya saing adalah42:
a. Kemampuan memperkokoh posisi pasar
b. Kemampuan menghubungkan dengan lingkungannya c. Kemampuan meningkatkan kinerja tanpa henti
d. Kemampuan menegakkan posisi yang menguntungkan
Apabila kemampuan di atas digunakan dalam konsep pendidikan, dalam segi bersaing inilah para pelaku lembaga pendidikan dihadapkan pada tujuan dari setiap lembaga pendidikan agar dapat berjalan dengan jangka panjang.
2. Indikator daya saing
Menurut Porter43, daya saing memiliki beberapa indikator yaitu:
a. Harga bersaing
Harga bersaing merupakan harga yang diketahui lebih standar atau murah dibandingkan dengan harga lainnya.
b. Kualitas produk
Produk memiliki arti penting bagi perusahaan. Tanpa adanya produk, perusahaan tidak akan dapat melakukan apapun dari usahanya. Kualitas produk merupakan keseluruhan ciri serta dari suatu produk atau pelayanan pada kemampuan untuk
42Sumihardjo dan Tumar, Daya Saing Daerah Konsep Dan Pengukurannya Di Indonesia,Yogjakarta: BPFE-Yogyakarta, 2002, hlm.11
43Porter, Michael E,Competitive Advantage (Menciptakan Dan Mempertahankan KinerjaUnggulan), Kharisma Publising Grup, 2008,hlm. 419
memuaskan kebutuhan yang dinyatakan atau tersirat.
c. Keunggulan produk
`Keunggulan produk dapat dilihat dari beberapa bentuk.
Mulai dari kualitas, keistimewaan, desain, gaya, kemasan, pelayanan, dan merk. Dapat dikatakan bahwasannya, keunggulan produk yaitu produk terbaik yang dirancang sedemikian rupa agar dengan mudah dipercayai oleh masyarakat.
3. Memberikan pelayanan dan kualitas yang baik
Pelayanan kepada konsumen merupakan modal utama dalam bersaing secara sehat dalam dunia bisnis, pelayanan yang baik tentu saja akan memberikan hasil yang baik pula kepada perusahaan. Dengan memberikan pelayanan yang baik maka pelanggan akan kembali menggunakan jasa kita nantinya. Selain itu perusahaan juga menekankan pada sikap dan perilaku yang baik kepada pelanggan.
Selain pelayanan yang baik, tentu saja pelanggan juga melihat hasil yang telah dikerjakan, oleh karena itu perusahaan juga memberikan pilihan kepada konsumen mngenai bahan-bahan yang akan diguanakan dalam pengerjaan pesanan mereka. Dengan demikian pelanggan dapat menentukan kualitas bahan-bahan yang digunakan sehingga nantinya pelanggan tidak mersa dirugikan ataupun di tipu oleh perusahaan
4. Daya saing perusahaanCika Aesthettic Interior