Jika diperhatikan sifat makna akhlak di atas, maka yang dinamakan akhlak terpuji ialah “taat”, melaksanakan syariat Allah SWT, berdasarkan keimanan kepada-Nya. Takut kepada Allah sentiasa mendorong manusia untuk bertaqwa, mencari kehendakNya, mengikuti petunjukNya, meninggalkan segala laranganNya, dan mentaati segala perintahNya. Takut kepada Allah adalah tiang iman kepada-Nya dan asas penting dalam pembentukan peribadi seorang mukmin.
Maknanya adalah “mengharapkan ridho Allah SWT.” Al-Rajâ`u (= harapan) sangat bermanfaat untuk menguatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Berprasangka baik kepada Allah SWT berarti selalu bersikap optimis dalam menjalani hidup, berusaha semaksimal mungkin mewujudkan impian, dan menyerahkan hasil usaha kepada Allah SWT. Tingginya rasa cinta seseorang kepada Allah SWT di dunia akan menghasilkan tingkat kebahagiaan yang mulia di akhirat.
Daripada kepelbagaian cinta manusia, cinta kepada Allah Swt. puncak cinta manusia. Al-Quran menyuruh kita meletakkan cinta kepada Rasulullah di samping cinta kepada Allah. Orang yang mempunyai sikap sombong sama seperti orang kafir dan munafik yang enggan menerima kebenaran Allah SWT.
ل ااااسرلا
يشقلا ي
Dalam ghibthah, manusia ingin mendapat kenikmatan yang sama seperti yang dimiliki oleh orang lain tanpa cuba merampas kenikmatan orang lain. Contoh: Seseorang yang ingin memiliki harta yang banyak supaya dapat menggunakan hartanya di jalan Allah SWT sebagaimana yang dilakukan oleh orang lain. Orang yang dikurniakan Al-Quran oleh Allah dan mengamalkannya siang dan malam, dan orang yang dikurniakan harta oleh Allah dan membelanjakannya siang dan malam."
Pendek kata, selagi perasaan dengki ini bertapak di hari-hari seseorang, selagi itulah dia tidak menemui kebahagiaan dalam hidupnya. Terasa berat di hati apabila dia seorang yang cemerlang dalam segala hal yang dicemburui. Anda ingin menjadi pemimpin/pemimpin dan menduduki jawatan yang tinggi, maka tidak ada orang lain di atas jawatan itu;.
Hati-hati terhadap pergaulan yang tamak, karena akan menjadi bencana bagi anak cucu Adam jika mereka saling membunuh saudara laki-lakinya karena salah satu dari mereka cemburu.” Hadits di atas menunjukkan bahwa sifat hasud (iri hati) itu ditunjukkan dalam peristiwa yang memakan waktu. tempat kepada kedua anak Adam yaitu Qobil dan Habil. Namun sebenarnya sifat iri hati tersebut sudah ada sejak diciptakannya manusia pertama Adam (AS) yaitu hasud (iri hati) yang disebabkan oleh setan.
Betapa banyak orang yang bersaudara, berdendam dan saling membenci, hanya kerana dengki kepada saudaranya, kerana dilihat lebih menyayanginya daripada ibu bapanya. Maka terputuslah ukhwah itu kerana penyakit hasad dengki (cemburu) yang melanda hati salah seorang daripada mereka. Kamu semua jangan saling dengki, saling menipu, saling membenci, menjauhi satu sama lain dan jangan membeli barang yang ditawarkan oleh orang lain.
Seorang Muslim adalah saudara kepada Muslim yang lain, maka dia tidak boleh menzaliminya, meninggalkannya, membohonginya dan menghinanya. Selagi sifat dengki menyelinap dalam hati seseorang, selagi itulah dia tidak akan menemui kebahagiaan dalam hidupnya.
PILAR-PILAR AKHLAQ TERPUJI
Allah memberikan Al-Hikmah (pemahaman mendalam tentang Al-Qur'an dan Al-Sunnah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Bahkan para sufi dan filosof menyatakan bahwa kata “al-hikmah” berarti “filsafat dan tasawuf”. Al-Hikmah adalah anugerah dari Allah yang ditaruh di hati para nabi dan wali ketika mempunyai sifat-sifat keagungan dan keindahan, serta sifat-sifat fananya (hilang sementara) makhluk melalui sifat-sifat penciptaan tajalli.
Al-Hikmah dapat diartikan kesatuan perkataan dan perbuatan, ilmu yang bermanfaat dan amal shaleh, bertakwa kepada Allah dan kehati-hatian (wara’) dalam agama, ilmu dan pengalaman, menjawab pertanyaan dengan cepat dan benar. Dengan demikian secara terminologi hikmah menunjuk pada makna ketelitian dalam berkata dan berbuat (ahsanu qaula dan ahsanu amala) serta memperlakukan sesuatu dengan bijaksana (al-ishabat fi al-aqwâl wa al-af'al wa wadh'a kulla syay fî maudhu' hihi ). Oleh karena itu, orang yang hanya menyempurnakan perkataannya tetapi tidak memperbaiki perbuatannya tidak dapat dikatakan sebagai penerima hikmah, begitu pula sebaliknya.
Syaja'ah (keberanian) ialah keadaan fikiran yang dapat menundukkan kemarahan untuk mentaati akal dan syariat. Syaja'ah (keberanian) ialah keadaan jiwa yang mengarahkan timbulnya perbuatan manusia untuk mencapai kemuliaan dan kecemerlangan. Syaja'ah (keberanian) sebagai tonggak akhlak terpuji dalam Islam bukan sahaja keberanian di medan perang.
Rasulullah SAW bersabda maksudnya: “Orang yang digelar gagah itu bukanlah orang yang kuat bergusti, malah orang yang berani ialah orang yang mampu mengawal nafsunya ketika sedang marah.” Keberanian (courage) adalah kekuatan manusia yang luar biasa yang dapat menjamin keselamatan dan harga diri. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim dijelaskan bahawa Rasulullah SAW bertanya kepada para sahabat apakah dan bagaimana mereka menganggap kekuatan mereka.
Para sahabat menjawab bahwa kekuatan adalah diri seseorang yang tidak dapat dihancurkan dan jumlah orang yang banyak. Rasulullah SAW bersabda yang artinya : “Orang yang kuat adalah orang yang mampu mengendalikan hawa nafsunya ketika sedang marah.”
ةِش لَإ َا يلا داديي لَ
Dia juga teringat akan ancaman Firaun sebagai bapa angkatnya apabila dia membunuh orang di bawah perlindungan Firaun. Aku panggil kamu Al-Mutawakkil (orang yang berserah), tidak keras, tidak kejam dan bukan orang yang menjerit di pasar, bukan orang yang membalas kejahatan dengan kejahatan seperti ini, tetapi maafkan dan fahami. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata 'adil' bermaksud: (1) tidak berat sebelah/tidak berat sebelah; (2) sisi kebenaran; dan (3) betul/tidak rawak.
Istilah lain yang terkait dengan kata “adil” dan sering diungkapkan dalam Al-Qur’an antara lain: “al-Qisth” dan “al-Mizan”. Wahai orang-orang yang beriman, jadilah orang-orang yang benar-benar menjunjung keadilan ketika kalian bersaksi karena Allah, meskipun itu terhadap kalian atau orang tua dan sanak saudara kalian.Tidak ada orang lain yang dapat langsung berbicara kepada Rasulullah SAW dalam hal ini kecuali Usamah bin Zaid karena dialah orang yang seperti Rasulullah SAW.
Wahai sekalian manusia, sesungguhnya hanya orang-orang sebelum kamu yang ditimpa musibah, karena jika mereka mendapat bukti bahwa pencuri itu termasuk golongan yang lebih tinggi, maka mereka meninggalkan hukum, dan jika pencuri itu termasuk golongan yang lemah, maka mereka menjatuhkan hukuman (had); Mengkhianati. Namun lebih dari itu, 'keadilan adalah semangat atau norma yang dikendalikan berdasarkan akal dan syariah. Dan peliharalah dirimu dari siksa yang tidak hanya menimpa orang-orang zalim di antara kamu saja.
Yang tersirat dalam konteks 'keadilan' adalah bahwa orang tidak boleh menunda penyiksaan atau hukuman kepada orang yang benar-benar bersalah. Wahai orang-orang yang beriman, jadilah orang-orang yang karena Allah selalu menjunjung tinggi (kebenaran), bersaksi dengan adil. Ujhub dan takabbur juga berarti orang yang menyombongkan kelebihannya; dan menganggap dirinya paling hebat, sedangkan orang lain dianggap remeh, rendahan, dan hina dibandingkan dirinya.
Tidak ada iman bagi orang yang tidak amanah, dan tidak ada iman bagi orang yang tidak menepati janjinya.” Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul-Nya (Muhammad) dan janganlah kamu mengkhianati amanat yang dipercayakan kepadamu. , padahal kamu mengetahuinya. Mereka berkata: “Mengapa Engkau hendak menjadikan (Khilafah) seorang di muka bumi untuk membuat kerusakan dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji dan mensucikan Engkau.
Al-Ghazali membagi tiga tingkatan manusia dalam menghadapi hawa nafsunya, yaitu: (1) Orang yang mampu mengatasi hawa nafsunya karena mempunyai daya juang dan kesabaran yang tinggi; (2) orang yang merugi karena nafsunya, karena ia telah berusaha menahan dorongan nafsunya, namun ia kalah karena dorongan hawa nafsunya lebih besar; dan (3) orang yang mempunyai ketahanan terhadap dorongan nafsu, namun suatu saat kalah karena dorongan nafsunya lebih besar.
Hendaknya seorang hamba yang shaleh mengetahui bahwa seandainya ia mau menghayati kehidupan di alam dunia ini, ia tidak akan
Apabila Rasulullah SAW mendengar ucapan Abu Talhah, baginda bersabda, "Semoga Allah merahmati kamu berdua pada petang itu." Kemudian Ummu Sulaim hamil. Setiap kali Rasulullah SAW bermusafir, Abu Talhah selalu menemaninya dan tidak pernah meninggalkan isterinya. Apabila Rasulullah SAW telah meninggalkan kota Madinah, Ummu Sulaim merasakan tanda-tanda bersalin, yang mengakibatkan Abu Talhah tidak dapat mengikut Nabi SAW kerana menunggu isterinya.
Maka Nabi SAW pun meneruskan perjalanannya..." Akhir cerita, Abu Talhah dan Ummu Sulaim dikurniakan oleh Allah SWT sembilan orang anak dan kesemuanya menghafal al-Quran. Sesungguhnya Allah SWT mempunyai hamba-hambaNya yang sabar jaminan bahawa Dia akan memberi jalan keluar dari pelbagai masalah yang kita hadapi. Katakanlah: 'Sesungguhnya demi Tuhanku, kamu akan dibangkitkan, kemudian kamu akan diberitahu apa yang telah kamu kerjakan.' yang demikian itu adalah mudah bagi Allah." (Q.S.64 (at-Taghobun): 7).
Bersabarlah (wahai Muhammad) dan sesungguhnya kesabaranmu itu hanyalah dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan janganlah kamu berpandangan sempit terhadap apa yang mereka sesatkan.” (Q.S. hati telah bersabar terhadap Rasul-rasul, dan janganlah kamu minta disegerakan (azab) bagi mereka, sesungguhnya yang demikian itu adalah mudah bagi Allah.(22) (Kami jelaskan ini), supaya kamu tidak bersedih hati terhadap apa yang kamu lewatkan. dan supaya kamu jangan terlalu bergembira [1459] dengan apa yang diberikannya kepada kamu.
Rasulullah SAW bersabda maksudnya: “Wahai manusia, sesiapa yang ditimpa musibah di antara kamu atau di antara orang-orang mukmin, maka janganlah kamu ditimpa musibah yang tidak menimpa seorang pun kecuali aku, kerana sesungguhnya salah seorang dari umatku sesudahku yang akan menimpanya. tidak menderita bencana yang lebih besar daripada bencana yang menimpa saya." Adapun solat dilihat sebagai sarana yang melahirkan jiwa yang lembut dan lapang sebagai manifestasi kecintaan kepada Allah SWT.
Qona'ah bermaksud merasa cukup, menerima apa adanya, redha dengan pemberian yang Allah kurniakan kepadanya dengan tidak berhenti berusaha untuk menutup apa yang dirasakannya kurang. Sifat qona'ah akan membuatkan manusia tidak berlebih-lebihan dalam mengejar kemewahan dunia yang mengakibatkan lalainya kewajipan sebagai hamba Allah.
SUMBER-SUMBER AKHLAQ
Khauf – Hubb – Roja x Kibru-Hirshu-Hasadu)
CABANG-CABANG AKHLAQ