Pengertian, Hukum, Hikmah dan Ketentuan Waktu Pelaksanaanya
K u r b a n
K u r b a n
Kurban ialah menyembelih hewan ternak yang memenuhi syarat
tertentu yang dilakukan pada hari raya Idul Adha dan hari tasyrik yakni
tanggal 11, 12, dan 13 Zulhijjah
semata-mata untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Pengertian
Pelaksanaan kurban
hukumnya sunnah muakkad, artinya sangat dianjurkan.
Bagi yang mampu dianjurkan untuk melaksanakan kurban.
Hukum Kurban
Jenis binatang yang
diperbolehkan untuk dijadikan kurban adalah unta, sapi, kerbau,
kambing atau biri-biri.
Jenis Hewan Kurban
Kambing yang telah berusia 2 tahun.
Unta yang telah berusia 5 tahun.
Sapi atau kerbau yang telah berusia 2 tahun.
Biri-biri atau domba yang telah berusia 1 tahun atau yang sudah berganti gigi.
Ketentuan Hewan Kurban
Adapun ketentuan hewan yang diperbolehkan untuk dijadikan hewan kurban adalah:
Waktu penyembelihan kurban adalah setelah salat Idul Adha
(tanggal 10 bulan Dzulhijjah) dan tiga hari tasyrik (11,12, dan13 bulan Dzulhijjah). Penyembelihan boleh dilakukan pada siang hari atau sore hari pada hari-hari tersebut (sebelum matahari terbenam
pada tanggal 13 bulan Dzulhijjah).
Waktu Penyembelihan
Kurban
Daging kurban dibagikan kepada fakir dan miskin dalam keadaan
masih mentah, belum dimasak.
Apabila orang yang berkurban menghendaki, dia boleh
mengambil daging kurban itu maksimal sepertiganya.
Pembagian Daging Kurban
Menghidupkan sunnah para nabi terdahulu, khususnya sunnah Nabi Ibrahim As.
Untuk mendekatkan diri atau taqarrub kepada Allah Swt.
Menghidupkan makna takbir di Hari
Raya Idul Adha, dari tanggal 10 hingga 13 dzulhijjah.
Hikmah Pelaksanaan
Kurban
Kurban mengajarkan kepada kita untuk bersikap dermawan.
Kurban mendidik kita untuk peduli kepada sesama.
Mendidik kita untuk membunuh sifat kebinatangan pada manusia.