• Tidak ada hasil yang ditemukan

(1)1 STRATEGI KOMUNIKASI RASULULLAH SAW

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "(1)1 STRATEGI KOMUNIKASI RASULULLAH SAW"

Copied!
147
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Deskripsi Fokus

Fokus penelitian ini dijelaskan pada tabel sebagai berikut: No fokus penelitian Deskripsi fokus penelitian. Penelitian ini fokus menjelaskan sifat kemunafikan, provokasi dan hoax dalam bentuk pengumpulan data menggunakan metode penelitian kepustakaan.

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

9 Ubay bin Salul dalam menghujat, menyebarkan provokasi dan menyebarkan berita palsu untuk menggagalkan dakwah Rasulullah saw dari tahun 2 H hingga tahun 9 H.

Manfaat Penelitian

Definisi Istilah / Pengertian Judul

Hadis di atas menjelaskan bagaimana Allah menjadikan Rasul-Nya sebaik-baik latar belakang, tempat tinggal dan akhlaknya. Masyarakat Bani Khazraj sentiasa berkumpul dan tampil bertanyakan kepada Abdullah bin Ubay bin Salul penyelesaian masalah yang mereka alami, sebelum Muhammad diutuskan sebagai Rasul.

Metodologi Penelitian

23 Meski dikenal sebagai sosok munafik, ia memiliki anak yang masuk Islam dan menjadi salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang tangguh membela Islam.

Jenis Penelitian

  • Pendekatan Penelitian

Langkah selanjutnya adalah penyusunan dan pengumpulan data yang diperoleh dari data yang telah dikritik dan diinterpretasikan. Menggunakan pendekatan sejarah politik karena dampak perbuatan Abdullah bin Ubay bin Salul menimbulkan konflik di tengah kepemimpinan Nabi Muhammad SAW.

Paradigma Penelitian

Asumsi epistemologis fokus pada penyebaran berita bohong, sifat munafik dan provokasi yang dilakukan Abdullah bin Ubay bin Salul untuk menghentikan dakwah Nabi. Apalagi di zaman yang mempunyai ciri-ciri di atas, bahkan mungkin ada yang lebih dari apa yang dilakukan Abdullah bin Ubay bin Salul.

Sumber Data

Adapun rujukan sekunder dalam kajian ini ialah jurnal selain Hoax dan Etika dalam Al-Quran dan Hadis, buku sejarah selain Rokhiqul Makhtum, karya ilmiah, perpustakaan syamilah, data berasaskan internet yang masih berkaitan dengan tajuk perbincangan. atas .

Tahapan Pengumpulan Data

20 Untuk tahap ini, dilakukan analisis dan verifikasi data yang dikumpulkan dan ditulis dalam penelitian ini. Data yang diperoleh berasal dari jurnal, karya ilmiah, buku, khotbah Syamilah dan beberapa data relevan diperoleh dari akses internet.

Teknik Pengumpulan Data

Teknik Analisis Data

Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi 40 Penggunaan analisis isi teks bertujuan untuk menarik kesimpulan melalui identifikasi berbagai karakteristik isi. Teknik analisis isi tekstual ini merupakan teknik penelitian mendalam terhadap isi informasi yang diperoleh dari media cetak dan tertulis.

LANDASAN TEORI

Landasan Teori

Sedangkan orang munafik sendiri adalah orang-orang yang cerdas, membangun kehidupan manusia, dan hanya merekalah yang layak menjadi penguasa. Ciri-ciri orang munafik disebutkan dalam Al-Qur'an dan Hadits Nabi Muhammad SAW. Mendengar hal tersebut, tentu saja masyarakat yang ikut demonstrasi akan marah dan melakukan tindakan kekerasan.

Para pelaku kebatilan atau kebohongan dalam Al-Qur'an terdiri dari 3 golongan yaitu kafir, munafik dan bid'ah. Dan (di antara orang-orang munafik) ada yang mendirikan masjid-masjid untuk menimbulkan bencana (atas orang-orang yang beriman), untuk mengkafirkan dan memecah belah orang-orang yang beriman serta menunggu datangnya orang-orang yang sudah terlalu lama berperang melawan Allah dan Rasul-Nya. Jadi pada dasarnya Al-Qur'an menjelaskan ciri-ciri orang yang berbohong atau menyebarkan hoax.117 Salah satu faktor maraknya berita palsu adalah digunakan oleh musuh-musuh Islam untuk memerangi umat Islam.

Namun, seorang muslim yang mempunyai pengaruh al-Quran dan al-Sunnah tidak akan terpengaruh dengan api kecergasan yang dibuat oleh orang yang membenci Islam. Juga orang yang mula-mula mereka berita palsu dan bersekongkol dengan beberapa orang.

Kerangka Pikir

ABDULLAH BIN UBAY BIN SALUL

Ayat Al-Qur’an yang turun mengenai Abdullah bin Ubay bin Salul

Tetapi apabila mereka kembali ke lingkungan orang munafik, mereka akan mengejek dan menghina umat Islam. Katakan kepada orang-orang munafik bahawa azab yang pedih menanti mereka. 138) Iaitu orang-orang yang menjadikan orang-orang kafir itu pemimpin dengan meninggalkan orang-orang yang beriman. Uba>dah ibn Sho>mit, yang membebaskan dirinya daripada Allah dan Rasul-Nya, memilih perwalian orang Yahudi, dan Abdullah bin Ubay, seorang munafik yang bertegas untuk taat setia kepada orang Yahudi sambil berkata: Sesungguhnya aku adalah orang yang takut. musibah .147 Maka dengan ayat ini Allah swt melarang orang yang beriman mengikut jejak langkah manusia sebagaimana yang dijelaskan dalam ayat tersebut.

Tidakkah kamu perhatikan orang-orang munafik yang berkata kepada saudara-saudara mereka yang kafir dari Ahli Kitab: Sesungguhnya jika mereka dihalau, orang-orang munafik tidak akan keluar bersama mereka, dan jika mereka diperangi, mereka Kedua, dari Ibnu Abbas. yang berkata: Sesungguhnya ayat ini diturunkan kepada Abdullah bin Ubayy, Rifah bin Zayd, Abdullah bin Nabtal dan orang-orang munafik di Madinah yang diutuskan kepada Bani Nadir seperti yang dijelaskan dalam ayat 151. Orang-orang munafik itu tidak menolongnya. orang kafir di Madinah apabila mereka diusir.

Hadis yang berkaitan dengan Abdullah bin Ubay bin Salul

Hadis ini masih serupa dengan hadis sebelumnya, tetapi dalam riwayat ini terdapat tambahan dalil bahawa Rasulullah saw. Kemudian Rasulullah memanggil Barira dan berkata: "Wahai Berira, adakah kamu melihat sesuatu yang kamu dustakan yang dilakukan oleh Aisyah?" Dia menjawab, "Tidak wahai Rasulullah, sesungguhnya aku tidak melihat sesuatu yang tersembunyi, kecuali pernah dia tertidur di atas adonan keluarganya dan seekor burung datang untuk memakan adonan itu," lalu Aisyah berkata. . Kemudian Rasulullah berdiri di atas mimbar ketika wahyu turun untuk menjelaskan tentang Abdullah bin Ubay bin Salul dan berkata: “Wahai kaum muslimin, siapakah yang akan memaafkanku dari seorang lelaki.

Dan tidak akan terjadi kepada keluargaku kecuali tanpa aku", lalu Saad bin Muadz al-Anshari berkata: "Wahai Rasulullah, selamat sejahtera ke atasnya. Ayat ini diturunkan pada peristiwa kecurangan Abdullah bin Ubay bin Salul terhadap isteri Nabi, Aisyah. Semua hadis menerangkan bagaimana Abdullah bin Ubay bin Salul memperdayakan Aisyah.

Sifat Munafik Abdullah bin Ubay bin Salul

Perbincangan tentang sifat munafik di Madinah, bermula dari Abdullah bin Ubay bin Salul dalam hadis Bukhari No 4900, yang menjelaskan bagaimana gambaran kemunafikan dari Abdullah bin Ubay bin Salul. Abdullah bin Raja menceritakan kepada kami, Isra'il memberitahu kami dari Abu Ishaq dari Zaid bin Arqam, dia berkata: Aku pernah berperang, lalu aku mendengar Abdullah bin Ubay berkata: "Janganlah kamu mempergunakan orang-orang yang bersama Rasulullah sehingga mereka lari daripadanya. Maka aku pun menceritakannya kepada bapa saudaraku atau Umar dan dia pun menceritakannya kepada bapa saudaraku atau Umar dan dia pun menceritakannya kepada Nabi. lalu dia memanggilku lalu aku menceritakan kejadian itu. mengutus utusan kepada Abdullah bin Ubay dan para sahabatnya tetapi mereka bersumpah bahawa mereka tidak berkata demikian.juga berdusta kepadaku dan membenarkan Abdullah bin Ubay dan kawan-kawannya.

Dalam fath{u al-Ba>ri> dijelaskan bahwa perang tersebut adalah perang Bani Musthaliq.159 Kemudian Zaid bin Arqam mendengar Abdullah bin Ubay berbicara. Usai bertemu, Abdullah bin Ubay bin Salul dan kawan-kawan membantahnya dan bersumpah tidak mengatakan hal tersebut. Ibnu Abbas berkata: Abdullah bin Ubay adalah orang yang sangat serius dalam berkomunikasi, ramah dan fasih berbicara, serta tutur katanya lembut.

Provokasi Abdullah bin Ubay bin Salul

Akhirnya dengan bantuan Abdullah bin Ubay, kaum Yahudi Bani Qoinuq' mampu mencapai perbatasan Syam. Kalimat Abdullah bin Ubay bin Salul di atas dimaksudkan untuk memprovokasi para pengikut Nabi Muhammad SAW. Sesampainya di daerah al-Syuth, Abdullah bin Ubay bin Salul berhasil menantang 300 tentara untuk kembali ke Madinah dan tidak ikut berperang.

Apabila dia menyaksikan pembelotan Abdullah bin Ubay bin Salul, 'Abdullah bin 'Amr bin Harâm r.a mengikuti mereka untuk mengingatkan mereka untuk kembali dan bergabung dengan Rasulullah. Di tengah-tengah perjalanan beliau melewati sebuah jamaah yang terdiri dari orang-orang Islam dan Yahudi, antaranya Abdullah bin Ubay bin Salul dan Abdullah bin Rawahah. Kalimat ini nampaknya diucapkan oleh Abdullah bin Ubay bin Salul sehingga didengari oleh orang sekelilingnya dan menimbulkan emosi.

Hoax Abdullah bin Ubay bin Salul

Adapun gurauan yang dimainkan oleh Abdullah bin Ubay bin Salul terhadap isteri Nabi, yang dikenali sebagai hadis ifki. Keindahan kata-kata dan pujukan Abdullah bin Ubay bin Salul tidak membuat Rasulullah saw. Dari Abdullah bin Ubay bin Salul, ketika sebelum perang Uhud, Rasulullah saw.

Setelah mengumpulkan informasi, ia langsung menemui Abdullah bin Ubay bin Salul untuk menjelaskan. Abdullah bin Ubay bin Salul membantah tuduhan Zaid bin Arqam yang tidak benar. Bagian ini mengulas tentang provokasi yang dilakukan oleh Abdullah bin Ubay bin Salul pada masa Perang Uhud tahun 2 Hijriah.

DAMPAK PESAN ABDULLAH BIN UBAY BIN SALUL DAN

Dampak Munafik

Akibatnya, Umar bin Khattab memerintahkan 'Abbad bin Basir untuk membunuh Abdullah bin Ubay bin Salul. Selain itu, sebahagian sahabat Ansar lebih mempercayai kata-kata orang munafik daripada Zaid bin Arqam. 101 Wahai Rasulullah, boleh jadi budak itu (Zaid bin Arqam) khayal tentang apa yang dikatakannya dan tidak ingat dengan baik apa yang dikatakan oleh Abdullah bin Ubay bin Salul. 198.

Para sahabat Ansar terbuai dengan perkataan Abdullah bin Ubay bin Salul karena usia dan kedudukannya di masyarakat. Saat peristiwa itu terjadi, Zaid bin Arqam masih kecil dan Abdullah bin Ubay bin Salul sudah disegani dan disegani oleh masyarakat Khazraj.200 Bagi kaum Ansar saat itu, hal tersebut mustahil dilakukan oleh pemimpin senior Khazraj. apa yang dituduhkan Zaid bin Arqam. Selanjutnya dampak fitnah Abdullah bin Ubay adalah Zaid bin Arqom dibohongi oleh Nabi Muhammad SAW.

Dampak Provokasi

103 Ayat ini diturunkan Allah untuk menguatkan hati kaum Aus dan Khazraj yang hampir kehilangan semangat berjihad dan menjadi kuat kembali.204 Syekh Sulthon Muqnasoh juga menyebutkan beberapa penyebab lemahnya umat Islam dalam perang Uhud. Termasuk juga provokasi yang dilakukan oleh Abdullah bin Ubay bin Salul yang juga menyebabkan sekitar 300 tentara kembali ke Madinah.205. Dengan demikian, dapat dipahami bahwa politik identitas dapat dipahami sebagai upaya individu untuk memperoleh kekuasaan dengan cara mengeksploitasi identitas bersama.206.

206 Husni Mubarok, 'Demokrasi, Politik Identitas dan Kohesi Sosial: Peluang dan Tantangan Strategi Dakwah Menolak Provokasi Politik di Indonesia Demokrasi, Politik Identitas dan Kohesi Sosial: Peluang dan Ancaman Strategi Dakwah Melawan Politik', Jurnal Bimas Islam, II .II. 104 Untuk menjalankan kebijakan identitas tersebut, tidak jarang mereka menyebarkan ujaran kebencian dalam bentuk provokasi atau berita bohong.

Dampak Hoax

Jadi ada sebagian umat Islam yang tergiur dengan berita palsu ini.209 Mereka membahas masalah ini panjang lebar dan mulai menuduh istri Nabi Muhammad SAW. Tak hanya menderita penyakit, 'Aisyah r.a juga mengalami kelakuan tak lazim dari suaminya, Rasulullah saw. Bukan karena ia meragukan kesetiaan istrinya, saw, melainkan ia meyakini 'Aisyah r.a dan Shafwan tidak seperti yang diisukan.

Kabar bohong ini juga menimpa salah satu anggota keluarga 'Aisyah r.a, putri bibinya Abu Bakar ash-Siddiq Ummu Misthah. Dalam musyawarah tersebut Usamah bin Zaid mendukung dan membela ‘Aisyah r.a dengan mengatakan “Wahai Rasulullah saw. Terjadi ketegangan antara suku Aus dan suku Khazraj, namun dapat diredakan oleh Rasulullah saat itu.

Strategi Komunikasi Rasulullah saw menghadapi Abdullah bin Ubay bin

  • Menghadapi sifat munafik Abdullah bin Ubay bin Salul
  • Menghadapi sifat provokasi Abdullah bin Ubay bin Salul
  • Menghadapi sifat hoax Abdullah bin Ubay bin Salul

Sehinggalah Allah menurunkan Surah al-Munafiq yang menjelaskan bahawa benar Abdullah bin Ubay bin Salul telah berdusta. Ketika Abdullah bin Ubay bin Salul masih hidup, beliau masih berkomunikasi dengan baik walaupun menerima layanan yang sebaliknya. Seperti dalam perbincangan sebelum ini, tentang provokasi Abdullah bin Ubay bin Salul, ini berlaku semasa perang Uhud pada tahun 3 Hijrah.

Beberapa sahabat seniornya, termasuk Abdullah bin Ubay bin Salul, pun menyarankan pilihan lain, yakni tetap tinggal di Madinah. Agar setiap muslim mengetahui apa yang harus dilakukan jika berhadapan dengan orang seperti Abdullah bin Ubay bin Salul. Untuk kepentingan penelitian selanjutnya, penulis menyarankan untuk menambahkan variabel baru yaitu korelasi tindakan Abdullah bin Ubay bin Salul dengan keadaan saat ini.

Referensi

Dokumen terkait

dkk EC00m2159894 1 November 202'l Modul Kementerian Hukum Dan Hak AsasiManusia Republik lndonesia !!pslpdit ifl donesia.doio.oo rd/detailEC002021