• Tidak ada hasil yang ditemukan

1. Setelah dilakukan penelitian di PMI Kabu

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "1. Setelah dilakukan penelitian di PMI Kabu"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Hasil analisis penelitian ini diantaranya:

1. Setelah dilakukan penelitian di PMI Kabupaten Blitar terhadap data penolakan sementara dan permanen donor darah yang tercatat di rekam medik/simdondar periode tahun 2019 diperoleh hasil yang di dapatkan sebagian besar penolakan sementara calon pendonor darah berjenis kelamin laki-laki sebanyak 137 responden dan penolakan permanen sebanyak 87 responden, sebagian besar penolakan sementara berumur >35 tahun sebanyak 143 responden dan penolakan permanen sebanyak 110 respon, sebagian besar penolakan sementara memiliki golongan darah O sebanyak 98 responden dan penolakan permanen sebanyak 59 responden.

2. Data calon pendonor darah yang di tolak lebih banyak penolakan sementara sebanyak 251 responden di bandingkan dengan penolakan permanen yang jumlahnya 164 responden. Virus Hepatitis B (HBV) (49,39%) adalah penyebab penangguhan tertinggi secara keseluruhan serta penyebab paling umum dari penangguhan permanen. Tensi rendah (31,87%) merupakan penyebab kedua dari penangguhan secara keseluruhan serta penyebab tertinggi dari penangguhan sementara.

3. Pendonor di PMI Kabupaten Blitar yang ditolak sementara harus dipastikan sudah benar diberi penjelasan agar bisa kembali lagi dan tidak menyebabkan berkurangnya pasokan darah. Penolakan donor darah bertujuan untuk keselamatan transfusi darah/komponen darah dan upaya perekrutan untuk mencegah berkurangnya darah/komponen darah yang berharga. Untuk penolakan permanen di PMI Kabupaten Blitar diberi konseling oleh dokter yang bertugas agar mendapatkan sistem klinis yang tepat untuk perawatan klinis

5.2 Saran

5.2.1 Bagi Peneliti Selanjutnya

Disarankan pada peneliti selanjutnya dapat mengembangkan penelitian ini dengan memperdalam data penolakan donor darah dan desain penelitian yang berbeda.

(2)

5.2.2 Bagi Pendonor

Bagi pendonor yang ditolak sementara diharapkan untuk terus melakukan donor darah dengan menjaga pola hidup yang sehat. Bagi pendonor yang ditolak permanen diharapkan untuk mendapatkan perawatan klinis.

5.2.3 Bagi Instansi

Setalah dilakukan penelitian, disarankan instansi dapat mengembangkan penelitian lebih lanjut tentang alasan penolakan donor darah dengan desain yang berbeda.

Referensi

Dokumen terkait

6 pakai di PMI Unit Donor Darah Cabang Kota Padang dengan mempertimbangkan umur darah tersebut karena berdasarkan hasil diskusi dengan Wakil Direktur PMI UDD Cabang Kota Padang,

6 pakai di PMI Unit Donor Darah Cabang Kota Padang dengan mempertimbangkan umur darah tersebut karena berdasarkan hasil diskusi dengan Wakil Direktur PMI UDD Cabang Kota Padang,

Simpulan: Terdapat hubungan namun tidak signifikan secara statistik antara motivasi dan kepuasan pendonor dengan rutinitas donor darah di UTD PMI Surakarta6.

Lantai satu yang terdapat pada Unit Tranfusi Darah (UTD) di bangunan PMI Cabang Kota Bandung ini terdapat pelayanan donor darah yang meliputi ruang tunggu, bagian

Data dikumpulkan dengan melihat kembali semua catatan medik tentang pasien – pasien yang dilakukan laparoskopi yang tercatat di bagian Rekam Medik RSUP Haji Adam Malik Medan

Secara umum kebutuhan data yang diperlukan dalam aplikasi sistem informasi pelayanan donor darah di PMI Tasikmalaya terbagi kedalam dua aspek teknologi yaitu

Pola makan pendonor di Unit Donor Darah PMI Kabupaten Gunungkidul mengenai frekuensi konsumsi makanan pokok sebagian besar sering mengonsumsi makanan pokok yaitu sebanyak 40 responden

akan dijadikan titik acuan studi kasus , yang menjadi fokus studi yaitu hubungan kepuasan donor darah dengan kualitas layanan donor darah di UDD PMI Kabupaten Jombang.. Hal ini terkait