• Tidak ada hasil yang ditemukan

1

N/A
N/A
Uar Sufrin Irfandi

Academic year: 2025

Membagikan "1"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

STUDI KASUS

1. Permasalahan apa yang pernah anda hadapi?

Permasalahan yang pernah saya hadapi adalah hasil belajar pada materi IPAS tentang ciri-ciri mahluk hiduph. masih rendah karena siswa tersebut kurang fokus Ketika saya (guru) menyampaikan materi dan belum

sepenuhnya menggunakan pembelajaran yang bervariasi untuk

mengembangan kegiatan belajar yang mendukung siswa terlibat untuk membantu menerapkan konsep-konsep IPA sehingga siswa menjadi pasif dan merasa cepat bosan.

2. Bagaimana upaya Anda untuk menyelesaikannya?

Upaya yang saya lakukan dalam menyelesaikan masalah ini adalah untuk memperbaiki proses belajar siswa melalui model pembelajaran yang inovatif, menjadikan peserta didik aktif dalam Pelajaran IPAS dan memberikan pengalaman bermakna pada siswa.untuk dapat

menggunakan model pembelajaran Experiential Learning.

Hal tersebut dapat dibuktikan dari siswa aktif dalam tahap pertama yaitu pengalaman konkret dimana setiap anggota kelompok saling berdiskusi dan berinteraksi dalam melakukan pengamatan mengenai ciri-ciri

mahluk hidup pada lingkungan.

Dalam melakukan percobaan tentang ciri-ciri mahluk hidup secara sederhana, setiap anggota kelompok dapat bekerjasama dengan melakukan tugas sesuai kesepakatan, saling berkolaborasi dalam menyelesaikan tugas.

4. Pengalaman berharga yang bisa anda petik ketika menyelesaikan permasalahan tersebut?

Pengalaman berharga yang bisa saya petik adalah ternyata kita sebagai guru juga harus terus mengupgrade pengetahuan kita tentang proses pembelajaran, model pembelajaran bukan hanya PjBL atau PBL. Kita bisa menerapkan model Experiential Learning khususnya untuk mata

pelajaran IPAS.

Melalui model pembelajaran ini membuat pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan peserta didik pada mata pelajaran IPAS meningkat dengan baik selama proses pembelajaran dimulai, peserta didik menjadi lebih efektif, aktif, kreatif dan bertanggung jawab dalam pembelajaran.

(2)

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu peserta didik yang mengalami kesulitan belajar dan berharap dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik dalam mata

Terlihat pada peserta didik yang duduk dikelas besar yaitu (4,5, dan 6). Rendahnya hasil belajar yang diperoleh disebabkan karena peserta didik tidak pokus saat pembelajaran

Bahan ajar yang baik adalah mampu mendorong peserta didik aktif, berpikir kritis dan memecahkan masalah secara inovatif (Sitepu, 2014). Pembelajaran dengan bahan

Teori belajar kognitif didasarkan pada keyakinan bahwa peserta didik harus aktif dalam upaya memahami bagaimana dunia bekerja. Kepercayaan ini konsisten dengan

Dengan diadakannya Penelitian Tindakan Kelas ini, melalui penerapan pembelajaran kauny quantum memory, diharapkan peserta didik akan belajar dengan baik, aktif, inovatif, kreatif,

Keberadaan media e-Learning diharapkan mampu mengatasi solusi terhadap masalah kurangnya aktivitas belajar peserta didik, sehingga peserta didik dapat lebih aktif dalam proses belajar

Kata kunci; Instrumen Tes, Termokimia, Uraian HOTS Pentingnya soal HOTS bagi peserta didik untuk menjadikan peserta didik mampu berpikir sistematis, belajar menganalisis suatu masalah

Lembar observasi ini digunakan untuk menilai pelaksanaan pembelajaran oleh pengamat (mahasiswa, DPL, DP), meliputi keterlibatan peserta didik, identifikasi peserta didik yang kesulitan belajar, analisis penyebab kesulitan belajar, dan upaya guru dalam mendorong peserta didik yang tidak