Penelitian bertajuk Studi Kelayakan Pendirian Ritel ini disusun untuk memenuhi persyaratan ujian Sarjana Ekonomi Program Studi Manajemen di GICI College of Economics. Para staf dan karyawan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi GICI yang telah mengabdi kepada penulis dengan sepenuh hati.
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Studi kelayakan usaha adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu usaha yang dijalankan untuk menentukan apakah usaha tersebut layak untuk dijalankan. Jadi dengan melakukan studi kelayakan usaha dapat memberikan gambaran apakah usaha atau badan usaha yang diteliti layak atau tidak layak untuk dijalankan.
Pembatasan Masalah
Namun dalam praktiknya, perusahaan nirlaba juga sebaiknya melakukan studi kelayakan usaha, karena keuntungan yang bisa diperoleh tidak hanya bersifat finansial, tetapi juga non finansial. Berdasarkan fenomena tersebut, penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai ruang lingkup dan aspek studi kelayakan bisnis.
Manfaat Penelitian
LANDASAN TEORI
METODOLOGI PENELITIAN
PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN
SIMPULAN DAN SARAN
LANDASAN TEORI
- Pengertian Studi Kelayakan Bisnis
- Perdagangan
- Distribusi
- Perdagangan Eceran
- Jenis Perdagangan Eceran
- Perdagangan Eceran Korporat
- Aspek Pemasaran .1 Pemasaran
- Bauran Pemasaran
Perdagangan dalam negeri adalah perdagangan barang dan jasa dalam wilayah negara kesatuan Republik Indonesia, tidak termasuk perdagangan luar negeri. Toko diskon, yaitu toko yang menjual barang standar dengan harga lebih murah karena mengambil margin lebih rendah dan menjual dalam jumlah banyak.
Pasar
Pasar merupakan titik temu antara penawaran dan permintaan suatu jenis produk atau jasa sehingga tercapai kesepakatan dalam bertransaksi. Sedangkan menurut para ahli lainnya, pasar adalah tempat bertemunya penjual dan pembeli, atau bertemunya kekuatan penawaran dan permintaan sehingga membentuk suatu harga.
Permintaan
Pengertian pasar tentunya merupakan suatu hal yang sangat penting bagi seorang pengusaha atau pemasar yang ingin membawa suatu produk ke pasar. Oleh karena itu, para pengusaha atau pebisnis harus bisa mengetahui apa dan siapa pasarnya serta bagaimana cara selanjutnya mengendalikannya.
Penawaran
Peramalan Permintaan
Peluang Pasar
Segmentasi-Target-Posisi di Pasar
Setelah segmen pasar diketahui, perusahaan harus melakukan analisis untuk memutuskan berapa banyak segmen pasar yang akan dicakup, dan kemudian memilih segmen mana yang akan dilayani. Setelah perusahaan memutuskan segmen pasar mana yang akan dimasukinya, maka perusahaan juga harus memutuskan posisi apa yang ingin diambilnya pada segmen tersebut untuk menentukan posisi pasar, menentukan posisi pasar yaitu menentukan posisi bersaing suatu produk atau pasar.
Aspek Produksi dan Teknologi
- Seleksi Produk
- Proses produksi
- Perencanaan Kapasitas Produksi
- Perencanaan tata letak (layout)
- Perencanaan jumlah produksi
Produk dengan jumlah kecil dan jenis yang berbeda-beda menggunakan proses produksi yang berfokus pada proses atau sering disebut dengan proses intermiten. Perencanaan kapasitas jangka menengah, rencana bulanan atau triwulanan untuk 6 hingga 18 bulan ke depan.
Aspek Sumber Daya Manusia
- Perencanaan Sumber Daya Manusia
- Analisis Jabatan
- Penarikan tenaga kerja
- Kompensasi
- Integrasi
- Pemutusan Hubungan Kerja
Perkiraan kebutuhan tenaga kerja perusahaan didasarkan pada berbagai pertimbangan, termasuk rencana produksi atau jasa yang disusun sesuai dengan jenis atau bidang investasi. Pengadaan tenaga kerja (procurement) merupakan upaya untuk memperoleh jumlah dan jenis tenaga kerja yang tepat untuk memenuhi kebutuhan organisasi guna mencapai tujuan yang telah ditentukan. Perekrutan tenaga kerja merupakan kegiatan untuk mencari sebanyak-banyaknya tenaga kerja potensial dengan jabatan yang tersedia.
Berbagai tahapan dalam proses rekrutmen pada hakikatnya merupakan salah satu tugas pokok para profesional yang bekerja pada unit organisasi yang mengelola sumber daya manusia. Pembayaran merupakan imbalan atau ganjaran yang diterima oleh pekerja atau pegawai atas kontribusinya terhadap tercapainya tujuan perusahaan.
Aspek Hukum
- Skala Usaha
- Bentuk Hukum Perusahaan di Indonesia
Usaha mikro merupakan usaha yang tidak berbadan hukum, biasanya tidak memiliki izin yang dikeluarkan dari instansi yang berwenang dan sering disebut dengan usaha informal. Badan usaha jenis ini merupakan badan usaha yang mempunyai kekayaan, hak milik dan tanda penyertaan seseorang dalam kepemilikan perusahaan melalui saham perusahaan. Badan Usaha Milik Negara atau yang sering disebut BUMN adalah suatu badan usaha yang bergerak pada suatu bidang usaha yang seluruh modalnya dimiliki oleh negara, kecuali ada keadaan khusus berdasarkan peraturan perundang-undangan.
Unit usaha negara lainnya di Indonesia adalah Persero, Perusahaan Umum (Perum), dan Perusahaan Daerah (PD). Koperasi adalah suatu bentuk badan usaha yang bergerak dalam bidang perekonomian dan bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para anggotanya, sifatnya murni pribadi dan tidak dapat dipindahtangankan.
Aspek Finansial
- Pengertian Aspek Finansial
- Kebutuhan Dana dan Sumbernya
- Aliran Kas (Cash Flow)
- Kriteria Penilaian Investasi
Rasio Leverage merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur sejauh mana aset perusahaan dibiayai dengan hutang. Dengan kata lain rasio ini bertujuan untuk mengetahui setiap rupiah modal ekuitas yang dijadikan jaminan utang, dan biasanya rasio ini dinyatakan dalam persentase. Bagi perbankan, semakin besar rasio ini maka akan semakin tidak menguntungkan, karena semakin besar pula risiko kebangkrutan yang mungkin terjadi dalam usahanya, namun bagi perusahaan semakin besar rasionya maka semakin baik.
Merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi pemanfaatan sumber daya perusahaan (penjualan, persediaan, penagihan piutang, dan lain-lain). Rasio ini menunjukkan hasil seluruh aset yang dikuasai dengan mengabaikan sumber pendanaan dan biasanya rasio.
Kerangka Berfikir
Semakin kecil (rendah) rasio ini, maka semakin buruk, dan sebaliknya. 3) Pengembalian ekuitas (ROE). Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksploratif, penelitian eksploratif merupakan jenis penelitian sosial yang bertujuan untuk memberikan definisi atau penjelasan kecil mengenai konsep atau pola yang digunakan dalam penelitian.
Jenis Data
Metode Pengumpulan Data
Wawancara merupakan teknik pengumpulan data dengan tanya jawab yang dilakukan secara sistematis dan berdasarkan tujuan penelitian. Kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan memberikan responden serangkaian pertanyaan atau pertanyaan tertulis untuk dijawab. Dalam hal ini penulis memberikan kuisioner secara langsung kepada pihak-pihak yang berkepentingan, dalam hal ini para pengguna sepatu tersebut.
Dalam penelitian ini, penulis telah melakukan observasi di berbagai tempat seperti di tempat pembelian bahan baku, peralatan produksi dan sejenisnya pesaing.
Alat analisis
Metode Pengolahan Data
Menurut Fahmi, siklus hidup produk atau product life cycle merupakan keadaan dimana suatu produk secara umum mempunyai empat tahapan proses mulai dari masa perkenalan, pertumbuhan, kematangan hingga penurunan.
FASE 1 adalah masa perkenalan suatu produk yang diluncurkan oleh perusahaan ke pasaran. Pada tahap perkenalan strategi umum yang digunakan adalah
FASE 2 adalah masa pertumbuhan saat produk yang diciptakan oleh perusahaan tersebut telah masuk ke pasaran dan mulai memiliki nilai perhatian kepada para
Namun perusahaan harus selalu melakukan inovasi pada produk yang dijualnya untuk mempertahankan penjualan dan eksistensi produk. Dalam tahap kematangan ada dua strategi utama yang dapat diterapkan, yaitu strategi defensif dan strategi ofensif. Strategi defensif bertujuan untuk mempertahankan pangsa pasar, sedangkan strategi ofensif lebih fokus pada upaya perubahan untuk mencapai tingkat yang lebih baik.Strategi ini dapat berupa mengintensifkan penawaran produk dan memenangkan pelanggan pesaing.
- Analisis Sumber Daya Manusia
- Analisis aspek produksi dan teknologi 1. Analisis Seleksi Produk
- Analisis Aspek Hukum 1. Analisis Legalitas Badan Usaha
- Analisis aspek keuangan
- Gambaran Umum Perusahaan
- Hasil Analisis Aspek Pasar
Dengan alat promosi manakah perusahaan akan menginformasikan, mempengaruhi, membujuk dan mengingat konsumen tentang produk dan perusahaan? Pemilihan produk yang akan dihasilkan oleh suatu perusahaan dapat dilakukan dengan berbagai cara, termasuk melihat nilai total dari seluruh faktor yang berhubungan dengan produk tersebut. Analisis aspek keuangan meliputi gambaran sumber dana, biaya-biaya yang akan dikeluarkan untuk menentukan keuntungan yang dicapai.
Strategi yang akan diterapkan dilihat dari skor yang diperoleh antara lain dari hasil analisis kompetitor. Teknologi, teknologi yang akan peneliti gunakan adalah mesin kasir, mesin EDC dan audio speaker, namun nantinya peneliti akan menambahkan teknologi seperti CCTV dan televisi untuk kegiatan promosi.
Nilai Ekspor Alas Kaki
Hasil Analisis Aspek Hukum
Tujuan utama dari “Sneak Store” adalah untuk mendapatkan keuntungan dan memberikan lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Apabila bangunan tempat perusahaan berada berada di wilayah perusahaan maka diperlukan surat keterangan dari RT/RW setempat. Fotokopi akta pendirian atau akta pendirian dan perusahaan bagi Wajib Pajak Penghasilan Badan dalam negeri atau surat keterangan penunjukan dari kantor pusat untuk bentuk usaha tetap.
Surat pernyataan tidak berkeberatan dari tetangga yaitu surat izin tetangga yang dikukuhkan dan ditandatangani oleh RT/RW. Persyaratan untuk mendapatkan Izin Gangguan (HO) sama dengan persyaratan untuk mendapatkan SITU.
Hasil Analisis Keuangan
Dari tabel diatas dapat disimpulkan bahwa laba kotor pada tahun pertama sebesar Rp dan total biaya operasional yang dikeluarkan sebesar Rp. Selanjutnya laba sebelum bunga dan pajak mengalami kerugian sebesar Rp dan laba setelah pajak mengalami kerugian sebesar Rp). Tabel proyeksi arus kas di atas menunjukkan total arus kas masuk pada tahun pertama sebesar Rp.
Total arus kas masuk dan total arus kas keluar menunjukkan saldo kas akhir pada tahun pertama sebesar Rp 80.584.800. Tabel di atas menunjukkan total aset pada tahun pertama sebesar Rp, menggambarkan total aset lancar sebesar Rp dan total aset.
Aktivitas
Profitabilitas
Solvabilitas
ROE (Return on Equity) menunjukkan -25,7% di tahun pertama dan -6,2% di tahun kedua, ROE juga tergolong baik karena meningkat. Rasio Hutang pada tahun pertama menunjukkan 35,93% yang berarti modal pinjaman (hutang usaha) sebesar 35,93% pada tahun pertama dan menurun menjadi 32,89% pada tahun kedua. Rasio ini menunjukkan bahwa pemberi pinjaman menyediakan 40% pendanaan untuk setiap rupee yang disediakan pemegang saham pada tahun pertama.
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Untuk struktur organisasinya sendiri, perusahaan ini menggunakan struktur organisasi fungsional, sedangkan untuk kompensasi, total biaya yang dibutuhkan untuk sumber daya manusia adalah Rp per bulan untuk 18 karyawan yang ada. Secara hukum, badan yang paling cocok untuk usaha ini adalah PT (Perusahaan Saham), hal ini terbukti dari perusahaan “Sneak Store” yang dikelola oleh 2 orang dengan modal masing-masing anggota dan pinjaman bank, tujuan didirikannya perusahaan ini adalah untuk menghasilkan keuntungan dan memberikan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Kemudian izin yang dibutuhkan perusahaan ini adalah Akte Pendirian, NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak), SITU (Izin Tempat Usaha), HO (Izin Gangguan), SIUP (Izin Berdagang), TDP (Surat Tanda Daftar Berusaha) dan terakhir Pendaftaran Merek Produk. .
Meski pada tahun pertama usaha ini mengalami kerugian, namun tetap untung karena keuntungan terus meningkat setiap tahunnya. Hal ini ditopang oleh payback period perusahaan ini selama 4 tahun 8 bulan dan margin keuntungan pada tahun pertama penjualan sebesar -10,68%. karena mengalami kerugian namun mengalami peningkatan hingga tahun kelima, layak juga untuk ROE dan ROI karena mengalami peningkatan. Menjalankan usaha ini memerlukan modal yang cukup besar, namun usaha ini layak dilihat dari lima aspek yang diteliti.
Saran
PI (Indeks Profitabilitas) juga dinyatakan layak, dimana nilai PI dinyatakan layak karena lebih besar dari 1.
KUESIONER PENELITIAN
IDENTITAS RESPONDEN Nama Lengkap
PERTANYAAN PENELITIAN
P1 = Produk NIKE menggunakan bahan sintetis yaitu kanvas dan suede P2 = Produk penelitian akan menggunakan bahan kanvas dan sintetis P3 = Model yang digunakan NIKE adalah high, medium dan low P4 = Model yang digunakan peneliti adalah low . P7 = Dalam kegiatan promosi, NIKE menggunakan media sosial, internet dan iklan di televisi P8 = Dalam kegiatan promosi, peneliti akan menggunakan media sosial dan internet P9 = NIKE memiliki toko di sepanjang jalan dan di pusat keramaian P10 = Bagi peneliti, toko pinggir jalan akan dibuka. P12 = Produk riset dapat diperoleh secara online dan langsung di toko P13 = NIKE mempunyai slogan “Just do it”.
P15 = NIKE mempunyai pelayanan yang ramah di setiap cabang P16 = Peneliti pelayanan mengutamakan kepuasan pelanggan. P17 = Teknologi yang digunakan NIKE meliputi mesin kasir, alat EDC, speaker, dan televisi P18 = Teknologi yang digunakan peneliti meliputi mesin kasir, alat EDC, dan speaker audio.